Jungkat

Laptop 11 Juta Dapet SSD 1 TB!! - Vivobook S3407VA (YouTube Video)

  • 05/04/2026

Di tahun 2026 ini kita bisa dapat laptop di harga R jutaan yang kayak apa sih? Karena sekarang harga komponen itu lagi naik ya, banyak laptop manufacturer itu pada ngasih kompromi di layar lah, di baterai lah, di spek juga lah. Dan ini adalah laptop yang harganya Rp1 jutaan tapi masih bisa ngasih 1 TB SSD. Sama seperti laptop Vivobook yang sebelumnya udah rilis di tahun 2025. Jadi desainnya itu yang sekarang sudah lebih elegan, lebih cakep dengan logo yang please banget ini jangan diganti. Bahan surface-nya cukup premium dan solid dan juga sudah military grade. Laptopnya sih lumayan tipis ya, tapi enggak enteng-enteng [musik] banget. Di dalam pembeliannya pun kita juga dikasih bonus tas yang di mana ini nice to have ya menurut gua buat di laptop harga Rp jutaan. Hingch-nya tentu bisa dibuka pakai satu tangan aja. Jadi ini adalah yang premium. Layarnya berukuran 14 inch full HD 16 b sayangnya color gamutnya masih belum 100% sRGB ya. Masih belum cocok buat creator sosem sekalipun. Makanya gua agak bingung kenapa kemarin ada reviewer yang bilang ini layarnya bukan kaleng-kaleng. Keyboard-nya seperti biasa ini layout-nya Asus. Buat yang warna silver ini ya, warna keyboardnya udah sama dengan bodinya. Sementara yang varian warna satu lagi matte gray itu keyboard-nya berwarna hitam dan touchpad-nya ini juga lumayan luas. Penempatannya juga pas. Dilengkapin dengan smart gesture. Jadi bisa ngatur volume, brightness, dan juga scrubbing video dari touchpad. Lalu buat konektivitas di sebelah kanan hanya ada satu USB 3.2 gen one aja. Sementara di sebelah kiri ada dua USBC 3.2 genen one yang support PDP. satu full HD my port, USBA 3.2 gen one lagi dan audio combo jack. Nah, tapi dari semua desain yang gua bilang itu tadi, itu kan BAJA ya, [musik] yang spesial itu terletak di speknya. CPU-nya itu dia pakai Intel Core 5210H yang di mana ini adalah sebuah prosesor 8 core 12 three. Biasanya CPU ini tuh ada di laptop gaming entry level yang ya IGP-nya sih enggak terlalu kencang ya, tapi kalau lagi dibawa workload kencang ini lumayan oke. Dan juga karena dia udah terbagi antara performance core dan efficiency core, jadi CPU ini cukup efisien. RAM-nya juga di sini Asus bisa ngasih 16 gig di mana 8 gig-nya itu solder dan 8 gig-nya lagi itu sodim dan bisa di-upgrade lagi. Jadi kita masih ada opsi juga. Sementara ini nih SSD-nya itu berkapasitas sampai 1 TB PCIN4. Ya, [musik] menurut gua salah satu yang bisa ditonjolkan dari vivobook ini adalah speknya sih di harga Rp1 jutaan ya. Nah, performa dari CPU-nya ya sebenarnya sosso ya, tapi ini masih mending kalau kita bandinginnya itu sama Core Ultra 5226V dan ini masih bisa diajak workload A Excel yang berat-berat atau PowerPoint yang efeknya itu banyak. Dan kalau soal graphics ya, karena ini CPU enggak dapat Intel Arc series jadi paling ya bisa main game-nya itu settingan low semua. Tapi masih mending karena kayak Zenless Zone Zero atau Honkai Starrel itu masih dapat 47 FPS. Ar knight Enfield juga dapat 39 FPS dan Follow itu masih bahkan masih bisa dapat 100usan-an FPS. [musik] Berarti grafnya ya ini enggak jelek-jelek banget. Lumayan lah bahkan buat sebuah Ultrabook. Nah, tapi kalau dipakai ngedit video ya sebenarnya ini bukan laptop yang diperuntukkan untuk itu ya. Ya kita nyobain scrubbing video 4K di sini masih enak kalau enggak banyak efeknya. Kalau mau banyak-banyak efek ya, full HD masih oke dan buat render time-nya sih masih lumayan lama. Dan kalau mau ngomongin blender ya ini bukan pasarnya lah. Buat nanganin panasnya karena ini bukan laptop yang high performance banget. Jadi dia hanya menggunakan single fan dan satu heat pipe aja. Suhunya itu sama sekali enggak panas cuma ya mentok di beberapa derajat aja. Dan surface-nya juga didominasi sama 36 sampai 37 derajat celcius. Paling ya ada spot-spot yang memang bisa nyentuh sampai 39. Dan buat sebuah ultrabook, Vivobook S3407 VA ini memang agak berat, tapi tipisnya ini mantap. Kalau dimasukin tas masih praktis, baterainya juga tahan lumayan lama karena kapasitasnya yang sampai 70 wath. Sementara kalau dibawa casannya pun enggak terlalu berat karena sudah USBC. Laptopnya sendiri cocok kalau didampingin sama monitor USBC karena bisa sekalian ngecas dan buat dipakai WFC pun masih elegan lah desainnya. Suara speakernya sendiri ya ini standar tapi ya mengingat ini harganya Rp1 jutaan jadi masih bisa dikompromi. Kalau kita ngelihat laptop-laptop di harga Rp1 jutaan [musik] sekarang sebenarnya sih cukup maklum ya masih ngasih 60-an% sRGB. Toh HP sama Lenovo itu juga masih di 45%-an NTSI. Paling kan ada satu yaitu Acer. Dia itu ada Aspire Go. 14 itu harganya R1 jutaan dan udah pakai 100% SRGB tapi masih pakai Core Ultra 5 yang 125H atau kalau kalian mau nambah dikit lagi Lenovo tuh ada dia ID Pet Slim 5 dengan eh Ryzen AI5330 tapi sudah full HD OLED ya paling full HD oled-nya itu dan harganya pun 12,6 jutaan alias nambah dikit. Tapi ya kalau kita bahas laptop ini lagi ya, selain dari layarnya, speknya sih gua cukup acungin jempol karena dia udah ngasih ultrabook dengan upgradable RAM untuk mengantisipasi kondisi seperti sekarang. Tapi kalau menurut kalian laptop di harga 10 sampai R jutaan yang worth it yang mana sih? [musik]

Lihat di YouTube