Laptop 2 Jutaan Buat SEKOLAH! - Advan Soulmate X (YouTube Video)
Rata-rata anak sekolah zaman sekarang punya dua pilihan ketika orang tuanya ngasih budget R jutaan. Yaitu satu, beli tablet Android Plus keyboard yang lebih intuitif, lebih portable, mudah dipakai, namun enggak punya sistem operasi desktop yang proper atau laptop murah yang tentu lebih enak dipakai buka office, ngetik, jalanin app desktop, tetapi hampir pasti kurang enak dipakai, layar jelek dan lebih ngelag-ngelag. Tetapi harap tenang karena inilah laptop 2 jutaan paling usable saat ini. [Musik] Kita mungkin udah mengenal Advance Soulmate Siri sejak beberapa waktu lalu. Di satu sisi dia emang sangat terjangkau. punya segala sesuatu yang menjadikannya laptop sebatas layak pakai buat anak sekolahan, kecuali dari segi layar. Ya, karena sebelumnya selalu pakai layar HDTN yang resolusinya lebih kecil dan lebih bikin sakit mata daripada HP R jutaan. Soulmate X sekarang dibekali panel 14 inch IPS full HD 16 b 9. Sebuah improvement drastis sekaligus langkah di pasar laptop 2 jutaan. Dari yang sebelumnya sama sekali burik, sekarang udah bisa nyamain kualitas layar rata-rata laptop merek global di range 5 sampai 6 jutaan. buat ngerjain tugas main Roblox dan nonton YouTube jadi lumayan meski belum sebagus layar tablet Android 2 jutaan. Basically di luar warna sekarang jadi panda alias full putih dengan frame layar warna hitam gini wujud enggak banyak berubah dibanding soulmate generasi pertama. Untungnya kolom page up, page down home, dan end telah kembali setelah sempat hilang di soulmate plus. Backlit jelas belum ada. Terus sayangnya tombol pan atas bawah kembali jadi sempit. Fungsi FN lock dan tombol copilot pun belum tersedia paling hanya ada lampu indikator caps lock dan touchpad. Nah, koleksi port lumayan lengkap. Ada slot micro SD XCI, USB 2.0, combo audio jack, dan slot kembok di sisi kanan. Lanjut kiri ada charging port USBC. Enggak cuma satu, tapi dua USB A 3.2 gen HDMI 1.4, port USBC multifungsi yang sama-sama bisa dipakai ngecas. Yes, inilah keunggulan utama laptop-laptop Advance Entry level dibanding mayoritas merek laptop lain, yaitu adanya USBC multifungsi yang bisa dipakai buat ngecas sekaligus nyolok monitor. Praktis banget pula di dalam box udah include charger USBC 45 watt, jadi ke sekolah atau ngampus enggak perlu tuh bawa dua charger yang berbeda buat HP, tablet, dan laptop. Cukup satu charger aja. Hold on. Laptop ini pakai sebuah prosesor atau APU dual core low AMD yang udah lama banget enggak kita dengar, yaitu AMD Athlon 3020i keluaran 2020. Sure, dibanding semacam Celeron N40 yang sempat jadi standar laptop 2 sampai R jutaan ini masih agak lebih capable dibarengi IGP Radion Vega 3. Namun ya jangan berharap banyak juga apalagi base configuration-nya cuma dikasih RAM di DR4 gig channel sangat disarankan buat nambah minimal jadi 8 atau 12 gig full dual channel sekaligus manfaatin keberadaan dua slot SSD. satunya sebatas ada SSD M2 SA1TA 128 gig udah bukan EMMC namun bisa kalian tambahin satu lagi SSD NVME pada board utama. Still ini sebuah upgrade dari notebook murah peninggalan or 2 kalian berbekal HDD 10 tahun lalu. Seperti yang kita lihat APU Raven Ridge yang disokong passive cooling ini at least lebih proper dibanding Celeron N420. Cukup buat sehari-hari ngerjain presentasi, ngetik tugas, buka Google Classroom, streaming anime, atau konsultasi ke Copilot dan chat GPT dengan nyaman. Limitasi terbesar sejak soulmate pertama 2 tahun lalu masih soal passive cooling dan mudah throtling. Jadi kurang recommended buat dipakai ngedit video apalagi render 3D. Tapi, tapi Radeon Vega 3-nya kuat diajak main Roblox kan? Well, masih kuat-kuat aja tapi masalah passive cooling masih menghantui membuat tablet Android 2 jutaan lebih stabil buat usage scenario ini. However, ada banyak game retro yang memang hanya jalan native di Windows. Enaknya bisa mainin itu. Contoh ini gue bernostalgia main game Portal 2 keluaran 2011. Soal keyboard tadi udah dibahas feel basic seperti halnya touchpad dan juga kualitas speaker. Daya tahan baterai pun nothing spesial di kelasnya. Tetapi sekali lagi, charger bawaan udah USBC itu nilai plus yang sangat penting buat bikin hidup praktis. Jujur aja di antara laptop-laptop lokal 2 jutaan lain, ini bisa dibilang waras selama RAM dan SSD-nya kalian tambah sendiri. Baik ZX Sky 232 Mini maupun Axio Hype One masih sama-sama bermodal Celeron N420 yang kinerjanya masih di bawah 3020i. Apalagi dua-duanya juga sama-sama dibekali passive cooling. Mungkin SSI SA Sata 128 gig itu masih cukup buat kebanyakan anak SD atau anak SMP yang handelin penyimpanan dan layanan cloud. Sedangkan kalau emang butuh kinerja yang lebih fleksibel, terutama kalau memang mau dipakai buat sesekali edit video di CapCut, main Dota, dan sebagainya untuk jangka waktu lebih panjang, alangkah baiknya para orang tua bisa kasih laptop yang lebih proper di harga 3 hingga R jutaan macam Advan Workmate. Perbedaan antara 3020i dan Ryzen 5 3500 itu jauh banget improve-nya. Dalam kata lain, peningkatan harga enggak nyampai dua kali lipat memungkinkan kenaikan performa hampir tiga kali lipat. After all, bagi seorang pelajar laptop itu potensi investasi jangka panjang melebihi HP dan enggak menutup kemungkinan setelah si anak lulus, laptopnya akan lanjut dipakai di dunia kerja. Itu dulu aja soal Soulmate X. Link pembelian ada di deskripsi. Gue Mike. See you at the next video
