Laptop 3 JUTA Terbaik SEDUNIA. - Dynabook Portege X30L-J (YouTube Video)
Jujur akhir-akhir ini kita udah dasp banget sama harga laptop. Jadi mari kita hunting laptop bekas today. Di Jakarta kayaknya enggak ada tempat lebih bagus ya buat cari laptop bekas daripada Harco Mangga 2. Nah, tapi di marketplace gua sempat nemu ada laptop core i3 gen 11 harga cuma katanya cuma Rp3 jutaan. Bener enggak nih? Ini katanya 3,1. Enten banget ya. Dab. Walaupun ini barang JDM ya, keyboard-nya Jepang, tapi chargernya udah USBC, Bro. Udah USBC dan baterainya masih setar 80% lah. Masih masih masih sehat ini. Dibonusin kayak ginian. By the way, lucu banget. Biar biar engglis katanya keyboardnya. Biar gua gak protes. Oke, baru selesai ngetes. Ini emang entengnya enteng banget sih. Gila sih ini bisa upgrade RAM lagi katanya. Makanya nanti kita cek ya. Jadi ini dia penampakan Debook Forge X30 LJ ya. Dynook Y83 di store namanya. Jadi Dyn Book ini bukan merek kaleng-kaleng. Kalau kalian tahu Sharp, kalian tahu Toshiba. Tadinya itu mereknya Toshiba namanya Porteje J ya. Ada merek Toshiba laptop keren. Terus habis itu dibeli sama Sharp Divis-nya. Jadi Dabook sekarang ini tuh entengnya gila banget sih. Maksudnya gua yang biasa megang [musik] laptop 1 kiloan 1,2 1,3 aja. Pas megang ini tuh benar-benar rasanya super super ringan karena ini bukan plastik, bukan aluminium tapi magnesium alloy. Makanya ini benar-benar entengnya itu gila banget kayak kayak enggak megang laptop, kayak megang mainan gitu. Gila sih harga Rp3 juta kita dapat laptop yang bahannya enggak main-main gitu kualitasnya dan enak banget dibawa ke sana kemari. Kalau gua baca sih kemarin [musik] di product page-nya ini udah dapat sertifikasi MIL XD810H jadi kuat tahan banting juga. Yang enggak kalah menarik di luar build quality dan bobotnya adalah fakta bahwa ini touch screen. Padahal layar full HD ini soft panel loh. Enak aja dan responsif meski enggak support stylus. Per video ini dibuat laptop R jutaan baru mana ada yang udah touch screen terang dan warnanya bagus. Let alone punya konstruksi premium. Yang terus bikin laptop ini unik dan menang telak daripada beli laptop entry level adalah dia enggak cuma punya satu port USBC tapi dua port USBC thunderbolt 4 full function support display dan charging. Wow. Diam-diam ini emang orang Jepang pintar ya ngedesain Ultra. Laptop setipis ini masih dilengkapi HDMI full size bahkan port RJ45 buat kalian para admin IT. Mantap nih port collection-nya untuk sebuah Ultra Book yang beratnya gak nyampai 1 kilo. Oh ya, di luar masalah keyboard Jepang, keyboard-nya ini juga belum backlit ya. Yang penting sensor fingerprint, webcam shutter, dan sensor IR lengkap semua membuktikan bahwa ini laptop bisnis yang masih sangat relevan di tahun 2026. Kualitas webcam seperti ini ya, Guys. Udah pakai webcam shutter. By the way, satu-satunya varian prosesor yang kemarin ditawarin di toko adalah Core i3 1115. Chip ini boleh berumur 5 tahun sekarang, tapi performa dan efisiensinya tetap boleh diadu lawan AMD Ashlon Gold atau Intel N100 yang sekarang udah masuk harga 5 jutaan. Yang bikin benar-benar enggak habis pikir itu soal RAM dan SSD. Laptop setipis dan seringan ini berhasil naruh satu tambahan slot Sodin BDR4 dan SSD-nya full size M.2 2280 udah keisi 256 gig meski sebaiknya kalian upgrade sendiri nih wright-nya pas dites cuma dapat sekitaran 200 Mbps tinggal ditambah sekeping lagi RAM 4 atau 8 gig auto jadi DDR4 dual channel lebih oke dari Intel N100 yang kekunci single channel pintar banget kan desainnya sampai detik ini Core i3 1115 G4 masih termasuk prosesor dual core 4 paling kencang yang pernah kami tes single core performance-nya oke juga punya integrated graphic serta media engine yang cespleng ingat ya ini endingnya nya bukan G1 tapi G4. Sehingga selama punya RAM dual channel performa IGP-nya merupakan upgrade dari UHD graphic 620, Radeon RX Vega 3, bahkan Radeon 610M dan sejenisnya. Untuk edit-edit video Full HD basic, edit foto apalagi sekedar bikin presentasi, laptop ini udah siap tempur. Buktinya kuat kok playback editing 4K Premiere Pro selama enggak grading berat di resolusi playback setengah. By the way, jangan lupa setelah beli laptop ini ada baiknya BIOS update dulu demi performa maksimal. Link download ada di deskripsi. Kita coba main Dota rata kiri di konfigurasi dual channel ini. IGPU masih ngangkat jadi sedikit lebih capable dari ekspektasi. Berhubung ini chip low power ya, cooling fanle gini udah lebih dari cukup buat mempertahankan suhu permukaan di bawah 40 derajat celcius. Daya tahan baterai masih oke ya. Kemarin kami cek di battery report masih sisa bater health sekitar 80%. Kuatlah playback YouTube 6 sampai 7 jam layaknya laptop entry level pada umumnya. [musik] Gue bisa bilang ini sebuah laptop yang terawat dengan baik. Jadi, make sure cek-cek dulu laptop bekas yang mau kalian beli. Mungkin next video kita ulas ulang tips-tips cari laptop bekas gitu biar enggak kena barang zong. So, itu aja soal Dynamook G83 atau Porte J X30 LJ ini. Well, kita bisa bilang ini opsi paling worth it ya untuk R jutaan sekarang. yang kayaknya susah banget dikalahin dan mereka katanya masih punya stok ratusan unit di toko. Jadi langsung aja cek tokonya secara fisik kalau bisa ya. Ada juga link di bawah tapi harga online pasti lebih mahal daripada offline karena ada biaya admin dan lain-lain. Jadi kalau kalian emang pengin beli ini dan tinggal di sekitaran Jabodabek, please datang aja ke tokonya. Ya, sekian dulu. Tapi kayaknya kita bakal mulai banyak review laptop-laptop bekas kayak gini. Kalau kalian suka pokoknya langsung aja komen, like kalau kalian suka sama video ini. Jangan lupa juga buat subscribe ya. Gue Mike. Sampai jumpa di next video
