Laptop 5-7 juta in This Economy Dapet Apa Sih ?? (YouTube Video)
Nyari laptop di kondisi sekarang itu emang agak susah ya. Bukan agak sih susah, kemarin aja kayak Axio Hype X1, Atlon Gold 8128 harganya udah nyentuh di R,1 juta. Mahal buat Athlon sebenarnya tapi masih yang paling murah dibandingkan brand-brand yang lainnya. Ada yang R juta dapat Seleron brand multinasional kayak Asus S Lenovo Athlon itu udah nyentuh R juta. Wah gila lah harganya ini. Bukan ganti harga lebih ke harga baru. Nah di saat kayak gini seperti biasa enggak bosan-bosannya saya ngingetin jangan memaklumi tapi harus tetap memahami. Karena kalau kita maklum, "Ah, ya udah deh karena memang harganya kayak gitu ya kayak kita kurang kritis gitu. Jadi kita harus paham ya paham harganya naik tapi tetap harus kritis. Nah, di video kali ini saya akan coba bantu kalian untuk ngasih rekomendasi laptop di range harga 5 sampai R jutaan yang menurut kita harganya itu masih masuk akal. Tapi fun fact pas kita research tentang laptop 5 sampai R jutaan ini ya sekarang itu dapatnya rata-rata brand laptop ODM atau brand laptop lokal. Tapi kita saring lagi brand lokalnya. Ini benar-benar brand lokal yang after sales-nya masih oke lah ya. Titik-titik after sales-nya jelas. Jadi kalau misalkan ada apa-apa kalian enggak beli putus gitu. Kalau misalkan rusak masih bisa ke service centernya. Bahkan juga ada beberapa yang udah ada ADP. Karena untuk list harga segitu kita enggak mau kalian dapat seleron gitu ya. Ya, ada brand multinasional tapi dapatnya seleron di harga R sampai R juta itu kayak enggak masuk akal gitu. Jadi ya sayangnya memang di rekomendasi kali ini bukannya saya pro sama lokal, pro sama ODM, enggak. Tapi memang di kelas harga segitu. Kalau untuk dari sisi performance-nya yah sekarang zamannya laptop lokal harganya jadi masuk akal. Nah, menurut UUR atau Undang-Undang rekomendasi kita seperti biasa kita kasih disclaimer dulu, kita kasih syarat kenapa kita memilih laptop ini ya karena ini rata-rata brand lokal ya. Seperti yang saya bilang tadi, after sales-nya harus jelas. Plus RAM-nya kita coba carikan yang 8 GB ya, walaupun agak susah sebenarnya. Terus untuk storage minimal 256 GB dan layar kita usahain dapatnya IPS lah bukan TN. Kalau misalkan TN dia harus ada selling point lain yang lebih unggul. Okelah, jadi langsung aja kita lihat laptop yang pertama. Ini kita nemu sih sebenarnya bukan brand lokal yaitu Acer Travel Mid. Ini mungkin Acer-nya atau retailnya belum tahu kalau harganya udah naik segini banyak. Jadi ini masih termasuk hidden jem. Jadi ada Acerra Mate P214. Laptop ini pas kita shoot ya harganya itu di9 dan ini jujur aja ini satu-satunya laptop bukan dari brand lokal yang ada di rekomendasi kali ini. Kenapa dia ada di urutan kelima? Karena dia lumayan banyak ya untuk komprominya. Jadi untuk prosesor dia pakai Intel Core i3 generasi 11 115G4 yang untuk kebutuhan dasar kayak office, browsing, software atau administrasi itu masih cukup. Tapi masalahnya RAM bawaannya itu cuman 4 GB di kondisi sekarang ya. Apalagi kalian pakai Windows 11 RAM 4 GB itu sebenarnya bisa sih, tapi kalian ya maksimal kayak buka aplikasi background itu enggak boleh banyak multitasking enggak boleh banyak karena bakal makan RAM banget ya. Dua atau tiga window, dua atau tiga tab chrome masih okelah. Dan layar dari laptop ini ukurannya 14 inch, resolusinya full HD. Tapi sayangnya untuk panelnya dia pakai panel TN. Jadi lumayan banyak komprominya ya. Ciri khas layar TN lah. Intinya layar TN itu kalau kalian udah pakai IPS terus kalian balik ke TN itu kayak malas gitu. Tapi kalau misalkan kalian terbiasa pakai TN belum pakai IPS ya perbedaannya enggak bakal kelihatan sih. Selling poin utama laptop ini menurut saya ya prosesornya walaupun generasi 11 tapi paling enggak enggak dapat AMD Atron Silver Gold ataupun Sheron. Jadi dia masih cocok kalau buat bisnis yang mengutamakan fungsi konektivitas dan juga durability-nya. Kalau soal garansi, Acer di antara laptop brand lokal walaupun AXO udah ada ADP ya, tapi kalau kita mauin after sale, Excer juga ada ADP. Tapi di seri tertentu, di seri ini sayangnya enggak ada ADP. Tapi kalau kita mainin after sales ya, Acer mungkin karena dia udah lama lebih lama dibanding AXU jadi lebih trusted. Kalian bisa cek garansinya pakai SN di web Acer dannya bisa lewat service yang resmi. Acer juga punya opsi perpanjangan, garansi lewat super care. Untuk kelebihannya jelas ada di prosesornya tadi dibandingkan dengan harga sekarang yang dapatnya Aton dan Seleron ini walaupun G 11 masih ok lah. Terus masih upgradable. RAM-nya bisa di-upgrade, storage-nya bisa di-upgrade. After seal-nya juga jelas, tapi kekurangannya jelas di memori RAM. Layarnya TN dan quality party-nya ya kelasnya entry level. L cocoknya buat siapa? Cocoknya ini buat startup UMKM yang butuh laptop dengan harga startnya itu enggak terlalu mahal di kondisi sekarang. Terus pelajar, kasir, mahasiswa, dan juga admin itu masih ok lah. Lanjut ke laptop selanjutnya, ada Axio Hype 5 AMD X3 yang pas videonya dibuat ya, pas syuting ya, itu di 6449 dengan harga sedikit lebih kecil dibandingkan Acer tadi, tapi spesifikasinya cukup mumpuni kayak prosesornya walaupun ini prosesor lama ya, Ryzen 5 3500 Unya RAM-nya udah 8 GB, storage-nya udah 256 GB. Ada IGP-nya juga dengan Radean Vega 8. Layarnya 14 inch full HD IPS. Tapi perlu diingat, Ryzen 3500 U itu termasuk prosesor yang vintage juga atau prosesor kalau Majapahit enggak sih ya, prosesor senior lah. Tapi kalau buat ngerjain tugas office, edit foto ringan atau bahkan game ringan kayak VO atau Dota gitu masih kuat. Apalagi RAM-nya udah 8 GB dan juga pakai SODIM. Jadi kalau misalkan mau upgrade masih bisa. Poin menarik lainnya, laptop ini punya backlit keyboard dan Excel-nya bisa dibuka sampai 180 derajat. Untuk bagian after sales ini, nah ini aksinya menurut saya menarik ya karena dia menggandeng kayak semacam insurance gitu. Jadi semua laptop mereka walaupun harganya affordable kayak yang R jutaan ini kemarin di Axio AMD Hype yang atolan aja R jutaan itu udah ada ADP. Jadi untuk varian hype memang hampir rata-rata itu ada ADP selama 3 tahun. Jadi kalau misalkan rusak human error, kebakar, kebanting, kongslet atau apapun itu kecuali hilang atau kalian gadaikan ya itu masih dapat garansi dari Axio. Kekurangannya jelas prosesornya ini prosesor lama dan harganya naik lumayan dari pertama kali launching. Launchingnya itu kalau enggak salah R jutaan, sekarang jadi R jutaan. Lanjut ke laptop selanjutnya dari brand lokal juga ada SPC Style 55. Laptop ini kurang lebih R1 juta lebih murah dibandingkan ASIO jadi R jutaan. Speknya juga mirip-mirip. AMD Ryen 5 3500, RAM 8 GB 256, Radion Vega 8 dan layarnya 14 inch full HD IPS. Bahkan kalau kita lihat dalamannya juga mirip. Mungkin manufacturnya atau versi ODM-nya sama ya. Tapi kenapa sih SPC ini lebih murah dibandingkan dengan Axio? Selisnya R juta ya. Karena SPC ini secara after sales memang dia ada garansinya dan kalau enggak salah XPC itu bisa kita titip di Indomaret aja untuk garansinya. Cuman sayangnya untuk XPC ini dia enggak ada ADP ya, masih di-cover garansi 1 tahun tapi enggak ada ADP. Jadi kalau misalkan human error atau mereka alasan-alasan kayak misalkan oh ini rusak karena kena pet biasanya ada oknum-oknum kayak gitu kan ada ya. Intinya kalau misalkan enggak human error 1 tahun dicover sama mereka. Tapi satu hal lagi yang perlu dicatat di SPC ini harga yang ini ya itu masih DOS belum Windows. Sebenarnya kalau kalian penonton di KID harusnya udah bisa lah ya cara nginstal Windows. Jadi enggak perlu kayak jasa instal Windows kalian bayar Rp300.000. Enggak perlulah. Kalian cari aja di DKID itu cara instal Windows kita udah pernah bikin videonya juga. Kelebihan laptop ini jelas harganya lebih murah dibandingkan Axio. Spesifikasinya juga mirip-mirip. IPS juga after sales ya. Sayangnya enggak ada ADP tapi bisa lewat Indomaret dan keyboard-nya itu backlit. Kalau untuk kekurangannya mungkin kalian enggak familiar sama SPC, tapi kalau kalian kerja di pemerintahan atau kalian kerja di perdinasan, harusnya enggak asing lah ya dengan kata SPC. SPC itu juga terkenal dengan monitornya. Cuman karena teman-temannya yang lokal itu kayak AXU, Advance, apalagi ya, Z itu masuk ke perlaptopan, mungkin dia juga ah ikut ah masuk ke laptop mungkin ya. Di urutan ketiga masih dari brand lokal juga ada Axio Hype 3 Gen 11. Harganya pas kita shoot di 6499. Dia pakai Intel Core i3 gen 11 juga bisa dibilang ini seri i3 tapi di atasnya Acer tadi ya. Kalau Acer tadi kan 2 core 4 red, kalau ini 4 core 8 red. Dan arsitekturnya lebih baru jadi performanya lebih kencang. RAM bawaannya udah 8 GB tapi cuma satu slot. Storage-nya udah 256 GB SSD. layar IPS full HD bukan yang TN tapi tetap walaupun lebih kencang dari Acer karena perbedaannya cuma 2 corret 8 core pat ya kegiatan yang bisa kalian lakukan di laptop ini ya kegiatan office ring ngetik-ngetik ya transfer files buat kerja yang ringan-ringan itu bisalah apalagi layarnya udah IPS kan ya kekurangannya untuk slot RAM-nya sayangnya enggak bisa di-upgrade tapi kelebihannya Axio ini menarik sama Polytron itu menurut saya brand lokal yang menarik karena mereka berani untuk pakai ADI karena kan ya walaupun mereka bekerja sama dengan insurance ya pasti mereka harus bayar ke insurance-nya itu berapa? Untuk insurance-nya berani ngover barang yang udah kita rusakin human error. Urutan pertama ada Advance WorkPro Lite yang pas kita shoot ini harganya masih sangat-sangat menarik karena dia harganya di R,9 juta memang tapi dari segi spesifikasi dia udah pakai prosesor Intel Core i5 generasi ke-12 yang bisa dibilang ini paling kencang lah di antara rekomendasi kita yang hari ini. RAM-nya 8 GB, storage 256 GB, dan udah full HD 14 inch IPS juga. Prosesor ini punya 10 core dan juga 12 trad. Jadi kalian mau multitasking, buka banyak tab atau mau editing video 4K tipis-tipis itu masih bisa ya. Dan untuk prosesornya tadi kan IFF 12 ya, yang berarti dia IF generasi ke-12. Dan di list kita ini dia adalah prosesor yang paling mudah di antara semua rekomendasi. Kelebihan lainnya, RAMnya udah pakai Sodim dan dua slot. Jadi, RAM-nya bisa di-upgrade. Untuk after seals-nya sih garansinya 1 tahun untuk Advance ini ya. Dan service centernya juga kalau Advan juga ada di beberapa kota juga cuman Advance ayolah Advance, SPC, ZYX, Axio, Polytron kan udah berani ADP ya. Kenapa kalian enggak main ke ADP juga? Jadi biar customer itu ngerasa tenang gitu belinya ya. Walaupun kalau kita ngomongin ADP atau insurance itu kan probability ya. Tapi sebagai customer kita kan ngerasa aman kalau misalkan human error aja kalian yang bayarin. Terus mungkin ini sebenarnya enggak masuk list tapi kita mention aja lah ya karena menurut saya ini juga cukup menarik di kondisi perlaptopan harganya kayak gini. Jadi ada Advance 360 Go yang harganya itu R5,6 juta. Spesifikasinya dia pakai MD Ryzen 3 3200 8 GB 256 14 inch full HD. Tapi karena namanya 360 jadi dia touch screen. Itu aja sih ya kelebihannya ya touch screen dan juga hing-nya bisa 360 jadi tablet. Cuman kalau kita mainin touch screennya advance di dengan prosesor kayak gitu ya kalian harus ekstra agak sabar lah ya nyeket di situ kayak kadang ada latency ada delay-nya gitu ya. Harga R5 juta di kondisi sekarang touch screen itu termasuk selling point yang menariklah. Okelah. Jadi itu tadi adalah lima rekomendasi laptop di kelas 5 sampai R jutaan. Kalau kalian bilang, "Wah, kenapa kok ini brandnya cuman multinasional, cuman Acer." Karena kalian coba cek sendiri aja di marketplace untuk range 5 sampai R juta itu udah enggak ada. Ada sih laptop brand multinasional, tapi prosesornya itu interselleron lah, Atlon lah. Jadi menurut saya kayak 5 juta atau sampai R juta dapat Saeron itu kayak ah nanti kalau misalkan harganya udah normal lagi dijual berapa seleron? kayak paling cuman laku R juta. Jadi udah rugi depresiasi R5 juta. Jujur aja ini rekomendasi yang paling nyesek yang pernah saya bikin ya, karena harganya itu udah enggak masuk akal. Dan banyak yang komen juga di rekomendasi saya yang 6 bulan lalu atau bahkan 3 bulan lalu kok harganya beda sama rekomendasi ya karena harganya itu emang berubah-ubah fluktuatif ya. Jadi paling benar ya cari aja rekomendasi harga yang paling baru mendekati misalkan upload-nya seminggu lalu itu masih relevan lah. Tapi kalau udah 2 bulan, 3 bulan biasanya udah enggak relevan. 1 minggu aja udah jarang relevannya. Tapi kalau menurut kalian dari lima laptop tadi, mana yang menurut kalian sesuai dengan kebutuhan kalian? Kalau emang udah ada budgetnya dan memang butuh laptop, saran saya beli sekarang. Apapun lah, apapun laptopnya terserah kalian. Tapi kalau emang butuh beli sekarang karena harganya bakalan lebih naik lagi nanti. Saya kudi see you on the next video.
