Laptop Gaming 20 Jutaan Impian | LENOVO LEGION 5 (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wasalatu wasalam ala rasulillah. Ya, selama seminggu terakhir ini saya ngejajal sebuah laptop gaming yang konon kabarnya menjadi game changer karena udah menggunakan game changer GeForce RTX 50 series. Lenovo Legend 5, satu buah laptop dengan GeForce RTX yang konon menaikkan kasta dari penggunanya. Baik dia seorang gamer ataupun juga content creator. Apakah iya? Mari kita ceki bersama-sama. Nobotech Review. Barang buat review dan ya karena laptop ini adalah performance base dan saya juga diajak sama Nvidia untuk menjajal kemampuan dari graphic processing unitnya. Kita coba bahas satu-satu power dari GeForce RTX 5070 yang ada di laptop ini. GeForce RTX 5070 itu sendiri pada dasarnya menonjolkan dua power ya. Yang pertama adalah power dari sisi rate racing-nya dan satu lagi dari DLLS4 plus multi frame generation. Rate racing ngebikin visual jadi lebih appeiling, lebih true to life, dan untuk di LSS4 ini ngebikin frame jadi lebih tajam. Nah, multifame generation dengan konsep AI, dia ini menambah jumlah frame jadi lebih banyak. Langsunglah kita tes menggunakan game, ya. Kan berasa banget kalau kita coba ngelihat di game Indiana Jones lah. Ketika ray tracing-nya nyala, pencahayaan, bayangan, dan pantulan itu jadi super super realistis. Visualnya masuk dalam kategori imersif lah kalau bahasa kerennya. Sementara dengan DLSS4 dan juga MFG atau multiame generation pas saya coba di game Marvel Rivals. Teknologi AI yang ada di RTX 50 series dengan optical flow accelerator yang paling baru ini ngebikin FPS-nya terasa naiknya dan juga kelihatan dari FPS meternya game jadi lebih smooth dan juga in a way jadi lebih appealing untuk dimainin hari-hari. Bahkan untuk game yang udah support di LS4, MFG dan juga Racing seperti Doom, Nvidia berani ngeklaim kalau peningkatan FPS-nya akan berasa dan juga bisa kita lihat data FPS-nya. Tentu dengan hadirnya GeForce RTX 5070 di sini peningkatannya enggak cuma dari sisi grafik aja, hadir juga Nvidia Reflex. jeda antara gerakan tangan dan juga respons di layar itu jadi lebih cepat dan juga presisi. Jadi pastiin Nvidia Reflex dalam posisi on selalu. Nah, tentu enggak cuman untuk gamer ya, untuk creator pun juga GeForce RTX 5070 ini punya fitur yang menyenangkan seperti kalau misalnya kita pengin bikin 3D lah menggunakan blender. Saat saya coba rendering BMW, tahu ini bukan yang paling berat, tapi ini yang paling umum gitu ya, menggunakan CPU, dia ini memerlukan waktu hampir 2 menit. Sementara kalau kita render menggunakan GeForce RTX 5070 hanya memerlukan waktu 17 detik aja untuk renderingnya selesai. Di dunia editing seperti menggunakan Adobe Premiere, GeForce RTX 5070 juga membawa kesenangan tersendiri ya. Dengan hadirnya akselerasi kuda, render dan juga editing video itu jadi lebih menyenangkan. Saya coba render video ke 1080 ini. Videonya ada di sekitaran 8 menitan. Hanya memerlukan waktu 2 menit aja untuk render full dari awal sampai selesai. Hal-hal yang kayak begini tuh sebenarnya ngebikin kerja jadi enggak cuman efektif tapi juga efisien. Ya, kita ngertilah konsep di mana tiba-tiba kan suka kerjaan kita kira udah mau beres eh ada revisi, akhirnya harus ulang lagi, render lagi dan segala macamnya. Ini yang bikin capek gitu ya. Dan kita kebantulah dengan hadirnya si akselerasi kuda tadi. Nah, sementara untuk teman-teman yang mulai bermain-main dengan AI eh saya mencoba benchmarking menggunakan all lama Deeps R18B. Ternyata untuk EV rate-nya dia ini bisa menyentuh 50,52 token per second dibandingkan dengan GeForce RTX generasi sebelumnya yang saya punya 4060 yang hanya bermain di area 36 token pers. Ini udah cakep sih jatuhnya. Oh ya, by the way, karena Lenovo Legend 5 ini udah powered by Nvidia, jadi ada nih beberapa software bawaan Nvidia yang bisa kita optimize sebenarnya seperti Nvidia Broadcast dengan Studio Voice-nya, Virtual Key Light dan juga IC contact. ini akan membantu streamer lah dalam nge-stream pas dia lagi nge-game hari-hari. Enggak ketinggalan, GeForce RTX 5070 juga udah punya encoder khusus namanya adalah encoder AV1. Jadi untuk streaming resolusinya bisa meningkat sampai 1440p, tapi bit rate-nya tetap terjaga, enggak sampai membengkak. Software yang kedua yang bisa kita jajal tentu tak lain dan tak bukan adalah Nvidia App. Di sini kita bisa meng-update driver, set DLSS untuk game-game yang kita punya sampai mengatur overlay. Jadi, ya bisa dibilang untuk kelasannya GeForce RTX 570 ini masuk dalam kategori unggul ya, menyenangkan untuk dipakai, terutama untuk main game dan juga creator gitu kan. Tapi GeForce RTX 5070 itu baru satu bagian aja dari Lenovo Legend 5. Bagian lainnya gimana? Oke, mari kita bahas ya. Yang menarik sebenarnya adalah walau power dari GPU ini gede, dia mengambil daya di atas 100 wat, tapi Lenovo Legend 5 itu enggak terus jadi berisik juga kipasnya gitu ya. Masih bisa dibilang terkontrol dengan baik. Bahkan juga selama uji coba kemarin tidak ada rasa throtle atau mengganggu lah dari device ini sampai yang namanya main game atau ngebuka aplikasi sampai terasa berat. Enggak ada begitunya. Salah satu alasannya mungkin karena hadirnya cooling system khusus di laptop ini ya sama Lenovo ini disebutnya adalah Cold Front Hyper. Sampai saya ini agak bingung ya kok bisa satu buah game yang emang sifatnya ini berat kita jalanin semua kemampuannya cuman berjalan lancar enggak ada kedet-kedetnya gitu. Jadi ngeraciknya pintar nih si Lenovo dengan Lenovo Legend 5 ini. Untuk pembuangan angin panas hanya ada di area belakang aja. Jadi area kiri kanan ini udah bersih. Enggak akan keganggu ya kalau kita main menggunakan mouse. Jadi udah aman di sana. Untuk masalah kenyamanan penggunaan port Lenovo Gen 5 ini juga masuk kategori lengkap. Kita bisa ngelihat di sebelah kiri ada dua USB type C, ada satu buah USB type A dan juga Ethernet port. Sementara di sebelah kanan itu ada dua USB type A dan di bagian belakang itu ada dua port HDMI dan juga power port. Nah, dari spek selengkapnya sendiri, Lenovo Legend 5 ini udah menggunakan Ryzen AI7 350. RAM-nya 32 GB dan juga storage-nya 1 TB. Install banyak game atau simpan banyak file buat edit video ini udah aman. Tentu the more, the Marrier, dan good news-nya adalah hadir dengan dua slot untuk SSD. Jadi pengin menambah up to 1 tera lagi itu bisa di laptop ini. Dari sisi layarnya, Lenovo Legion 5 ini udah menggunakan Lenovo Pure Side OLED dengan ukuran layar 15 inci. Tapi mungkin yang paling menarik perhatian adalah laptop ini untuk laptop dengan layar 15 inci secara spesifikasi bodinya atau ukuran bodinya itu termasuk kompact kecil dan juga ringan untuk kelasannya ya. gampang masuk tas hari-hari, enggak perlu tas khusus dan juga untuk layarnya itu bisa dibuka up to 180 derajat. Okelah, ini bukan satu buah fitur yang baru, tapi lagi-lagi perpaduan antara performa dan juga fisiknya Lenovo Legend 5 ini jadi satu buah hal yang menarik hadir di kelasan laptop gaming lagi-lagi untuk yang beli laptop ini enggak cuman untuk nge-game tapi juga untuk kerja atau mungkin ee beresin kerjaan-kerjaan dokumen. Oke, good news-nya adalah Lenovo Legend 5 ini udah menggunakan Lenovo Legend True Strike. Jadi keyboardnya ini udah enak dengan travel key 1,5 mm, udah empuk. Dan untuk backlit keyboard-nya sendiri ini udah 24 zone RGB plus terang. Bisa dilihat di belakang gitu ya. Walaupun kondisi lighting di sini terang, tapi masih bisa ngelawan tuh keyboard-nya nyala-nyala. Nah, dari tadi udah kebahas nih masalah performa desain yang kayaknya emang udah menarik. Harganya deh sekarang berapa? Ini menurut saya sih enggak kalah menariknya. Mulai dari Rp24 juta kurang 1000 atau 2499. Dan untuk yang varian paling tingginya itu hadir di angka R7 jutaan. Menurut saya sih ini steel deal. Balik lagi ya karena satu buah paket yang gampang dibawa ke mana-mana, portable tapi punya power yang udah oke. Dan seperti biasa tentu karena ini adalah produk dari Lenovo. Jadi setiap pembelian Lenovo Legend 5 sudahudah termasuk dengan ADP selama 3 tahun dan udah termasuk Legend Ultimate Support selama 3 tahun. Nah, buat yang pengin dapetin update-an seputar Lenovo dan juga Nvidia, follow sosial medianya Nvidia yaitu Nvidia GeForce Indonesia dan juga Lenovo Indonesia. Plus like juga Facebook dan join grup GeForce Community Indonesia. Semua link yang terkait dengan sosial media-sosial medianya tadi bisa langsung cek di kolom deskripsi. Dan itu dia video kita kali ini. Cukup banyak pembuktian-pembuktian ya. Ya, karena ini juga di-challenge namanya sama Nvidia dan juga Lenovo. So, here you go. Apa yang membuat kamu tertarik dari device yang satu ini? Apakah performanya, desainnya atau apa? Silakan tulis kolom komentar. Kita diskusi gua sekarang Taufik mau diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bye.
