Laptop Gaming ODM Touchscren 8 Jutaan, Worth it kah ?! (YouTube Video)
Laptop harga R jutaan kalau dari brand luar biasanya cuma dapat spek yang pas-pasan. Kurang banget kalau dibuat handle kerjaan. Biasanya paling cuma jadi bahan rasan-rasan. Saran sih kalau R jutaan mending ngambil brand lokalan karena meskipun harganya terjangkau tapi bisa diandalkan. Semoga ya. Contohnya kayak laptop dari Advance dengan PD-nya hadir ngasih kejutan bahwa prosesor Ryzen 7 yang bikin kerja dan nge-game makin nyaman dan layarnya bisa dioperasikan pakai tangan. Gokil kan? Ya udah, enggak usah rebutan. Selamat menonton. Dimsam gacauan. Hai Andika, Guys, di sini kenalin ini adalah Pixw T. T-nya di sini kepanjangannya bukan termol ya, tapi touch screen. Kalau kalian the Javu sebenarnya ya memang ini laptop yang seri Pix War-nya Advance pernah kita bahas juga. Cuman bedanya ini seri baru. Yang barunya ada di bagian layarnya yang touch screen. Tapi apakah upgrade-nya ini cuman touch screen-nya aja? Yuk kita bahas. Pertama kali saya lihat pas laptop ini datang, kayaknya saya pernah lihat laptop ini deh. Dia enggak baru-baru amat, terutama di bagian desainnya. Coba deh kalian amati apa perbedaan dari kedua desain shape dari kedua laptop ini. Enggak ada sama sekali, kan ya, perbedaan shap-nya ya namanya laptop ODM ya. Warnanya pun sama, yang beda cuma gambarnya aja. Yang satu gambarnya rameai banget, gambar transformer. Sedangkan yang satunya lagi yang baru gambarnya ini lebih minim. Jadi lebih enak dilihat sih ya menurut saya. Peseluran body kayak dimensi, build quality, ketebalan warna, bahkan tata letak port dan lekukan bodinya pun plek ketriplek. Kayaknya dulu Advance pas pesan di pabriknya ini mereka pesannya polosan deh. Terus karena stoknya masih banyak akhirnya dicat ulang tuh biar kelihatan desainnya baru. Jadi kayak usaha sablon kaos ya. Untung aja sama Advance, sablonnya gak ditambahin tuh di pojok kirinya I love Advance. H karena kalau di sablon kayak gitu, S3 marketing sih, tapi marketing manajemen resiko. Nah, yang beda dari generasi sebelumnya ya jelas display atau layarnya. Sebenarnya bukan yang beda-beda banget juga karena bedanya cuma ditambahin touch screen aja. selebihnya sama. Panelnya pakai IPS 15,6 inch, resolusinya juga full HD dan bahkan color gambutnya atau color akurasinya juga belum 100% sRGB. Tampilannya juga masih sama aja kayak generasi sebelumnya. Dan menurut keyakinan saya ya buat Advance, mungkin kalau saya pribadi ya jadi produk managernya Advance, saya enggak bakalan upgrade ke touch screen-nya, tapi saya upgrade ke 100% sRGB aja. Karena untuk kebutuhan saya content creator, saya butuh yang colornya itu sama kayak aslinya. Karena ini kan touch screen ya. Tapi touch screen-nya ini dia enggak bisa sampai 180° exelnya, terus juga enggak bisa di-flip. Jadi, touch screen-nya kalau buat saya pribadi ya, menurut keyakinan saya ini kayak ya fitur yang nice to have aja. Buat saya enggak kepakai. Tapi buat kalian yang mungkin ya butuhnya touchsreen dengan kondisi claim shell kayak gini ya bisa dipakai sih. Tapi apa ya touch screen dengan kondisi kayak gini mungkin main football manager kali ya. Tapi itu kembali lagi menurut keyakinan saya ya. Karena saya tuh enggak suka kalau misalkan touch screen tapi posisinya kayak gini karena tangan saya lama-lama jarem gitu ya. Kalau di bawah gini kan enak ya. Kalau gini kayak jarem. Kalau kita lihat spesifikasi dari laptop ini juga kurang lebih sama. Bisa kalian lihat tabel spesifikasinya di sini. Dan kalau kalian jeli, ada dua spesifikasi yang beda. Pertama dari Wii yang udah naik jadi Wi6. Terus ada RAM yang kapasitasnya sama tapi pakai LP diDDR5 dan speed-nya naik. Ya, sebenarnya kalau dari sisi harga masih terjangkau lah ya karena harganya di Rp8 jutaan dan dia pakai prosesor Ryzen 7 6800H. Memang prosesor bisa dibilang prosesor ya lama, tapi dibandingkan brand internasional lain yang harganya Rp8 jutaan, ini prosesor yang masih kencang. Prosesornya masih sama kayak generasi sebelumnya. Jadi yang di-upgrade itu RAM-nya tadi. Dan kita juga sempat komparasi lah ya Advan Pixware yang dulu sama yang sekarang yang RAM-nya naik. Ya memang ada kenaikan performa tapi kalau dibilang yang mind blowing gitu upgrade-nya enggak juga. Nih, coba lihat data hasil benchmark yang udah kita tes, kita sandingin juga sama hasil dari generasi lama yang udah pernah kita bahas. Di SBCH R23 perbedaan skornya di 1000 poin di tes render. Perbedaan yang berasa cuma di render Premiere 4K-nya. Lainnya ya beda-beda tipis. Dan pas kita tes buat main game, upgrade speed RAM-nya ini malah enggak berasa ada pengaruhnya. Kalau kalian lihat di chart ini, corec clock-nya juga enggak ada perbedaan yang berarti semua yang ada di dalam CPU-nya masih sama aja. Tapi kalau kita singkirkan komparasinya sebenarnya di harga Rp8 juta ya performanya Pixb ini masih mantap. Masih bisalah bersaing sama laptop 15 inch di kelas harganya. Buat kerja juga masih nyaman dan buat main game yang enggak begitu berat juga masih mulus. Mungkin ke depan advance saran saya Pixw-nya ini kan dia enggak ada dedicated grafik card ya. Daripada upgrade di touch screen mending dikasih dedicated GPU biar beneran laptop gaming gitu. Kalau kayak gini tuh form ve factornya laptop gaming. Prosesornya seri gaming memang, tapi kayak kurang dedicated GPU itu kayak kurang greget gitu. Ibaratnya kita makan nasi tapi enggak ada lautnya. Oh ya, flashback dikit soal RAM. RAM-nya karena sekarang dia pakai LP, jadi untuk Pix World yang touch screen ini RAM-nya udah menikah sama MOBOya ya. Enggak bisa dipisahin alias onboard. Dan enggak ada slot kosong juga buat upgrade RAM. Adanya slot SSD kosong buat kita nambah storage. Terus kalau kita mainin part-part lain ya masih sama ya. Mungkin kalau kalian pengin lihat review detailnya bisa lihat review Advan Pixbelnya karena part lain sama. Contohnya apa? Kayak port sama keyboard-nya pun juga sama tata letaknya sama backlit ada tapi belum yang RGB. Baterai juga sama-sama di 58 wat hour dan kualitas speaker atau kameranya pun juga masih sama kayak generasi sebelumnya. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja video review dari Advance Pix Touch screen ya. Ingat T-nya bukan aneh-aneh bukan. Laptop ini harganya di Rp.600. R99.000. Jujur sebenarnya laptop ini lumayan oke di kelas harganya udah pakai Ryzen 7 6800H. RAM-nya juga langsung dikasih 16 GB 6400 MHz LPDDR5 yang memorinya juga udah support. Seperti yang kalian tahu sekarang RAM itu bisa dibilang naik daun, naik haji. Intinya harganya lagi mahal banget lah. Tapi Advance tetap bisa ngasih harga yang masih reasonable. Storage-nya juga udah 12eng TB, plus masih ada slot storage lagi buat upgrade. Layarnya juga udah touch screen. Walaupun kalau buat saya pribadi menurut keyakinan saya touch screen-nya buat saya enggak kepakai karena Excel-nya enggak bisa sampai flip gitu ya. Bisa dibilang si Advance Pix World Touch Screen ini bukan upgrade dari Pix World sih. Ini kayak cuman ya ini loh ada seri baru yang touchsreen. Jadi kalau misalkan kalian kebutuhannya sebenarnya bukan yang touchsreen ya saran saya ambil yang sebelumnya ya. Walaupun secara speed RAM beda lebih kencang ini, tapi seperti pengujian kita tadi, selisihnya enggak terlalu banyak. Cuman kalau kalian butuhnya laptop yang high performance dan butuh touch screen buat kerjaan ataupun hiburan kalian, ya Advance Pix Touchscreen ini bisa menjadi rekomendasi yang sangat menarik. Terlebih lagi harganya masih under Rp9 juta saya and see you on the next video.
