Laptop Gaming Rasa PC Desktop! Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup 26™ Edition (YouTube Video)
Salah satu klaim yang agak gila menurut saya nih dari laptop Lenovo yang satu [musik] ini. Mereka yang berani nge-claim true desktop replacement alias bisa pengganti PC desktop kamu yang butuh performa mentok tapi tetap bisa dibawa ke mana-mana. Ini dia Lenovo Legend Pro 7i FIFA World Cup 26 Edition. Laptop gaming yang speknya buas dan juga punya identitas khusus karena hadir sebagai bagian dari kolaborasi Lenovo dengan FIFA. Nah, sebagus apa? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Buat yang belum tahu info ini, jadi Lenovo merupakan official technology partner untuk FIFA World Cup 26 yang kemarin udah berlangsung. Lenovo juga menjadi teknologi partner untuk FIFA Woman World Cup 2027 di Brazil. Jadi semangat sepak bolanya tuh memang dibawa sampai ke lini gaming lewat Legend. Dan laptop yang saya pegang ini ngebawa semangat tersebut dalam bentuk edisi khusus FIFA World Cup 26. Oke, sekarang kita masuk ke laptopnya. Dari desain aja sebenarnya udah kelihatan kalau ini tuh legend. Bentuknya tegas, kerasa gaming banget, tapi masih punya kesan premium yang enggak terlalu berlebihan buat dibawa kerja. Nah, karena ini FIFA World Cup 26 Edition, [musik] ada beberapa detail yang bikin unit ini beda dari Legend Pro 7i biasa. Di backovernya ini ada logo FIFA World Cup 26. Sebentar deh, [musik] sebentar. Ini desain belakangnya cakep banget ya. Lampu RGB-nya di bagian logo sama di ventilasinya ini bikin kesan gaming-nya berasa kuat banget. Belum lagi pas kita buka layarnya full size RGB keyboard plus ada RGB light juga di bagian bawah depannya ini. Terus ada yang suka banget dari bagian tombol WASD-nya [musik] yang ini nih. Warnanya dibuat beda dan bahannya juga beda. Jadi bisa langsung ketahuan tombol WASD-nya yang mana. Buat urusan keyboard Lenovo menggunakan Legend True Strike. Keyboard ini punya per key RGB yang bisa dikustomisasi [musik] lewat Lenovo Spectrum. key travel 1,6 mm, soft landing switch, dan key [musik] cap yang bisa diganti. Buat gaming, respon tombolnya kerasa cepat dan presisi. Sementara buat mengetik dokumen atau bikin [musik] script seperti yang sering saya lakuin, fels-nya juga masih nyaman. Nah, tentunya laptop ini juga udah didukung sama layar yang proper ya. Dan pas kita coba juga mantap banget kelihatannya. Lenovo pakai pure Site OLED gaming display berukuran 16 inch dengan resolusi WQXGA 2560* 1600 [musik] pikel refresh rate 240 Hz, brightness sampai 500 nits [musik] dan respon time di bawah 0,5 m. Wah, dari sini aja udah tahu kalau layar ini enggak main-main. Jadi, buat ng game kompetitif, pergerakan objek kerasa mulus dan responsif. Apalagi udah support display SDR, Dolby Vision dan Vesa True Black 1000 dengan rasio kontras sampai R juta banding 1. Nah, kita udah coba juga nih tes layarnya. Layar ini bisa mencakup 100% sRGB dan 100% DCIP3. Jadi, selain enak buat gaming, reproduksi warna juga luas buat kebutuhan editing foto, maupun video. Warna kelihatan vibrant. Detail di area gelap juga lebih gampang terlihat karena panel OLED punya kemampuan menghasilkan warna hitam yang sangat pekat. Lenovo juga udah ngasih teknologi anti bird in. Jadi buat kalian yang sering menggunakan laptop dalam waktu lama, ada perlindungan tambahan untuk menjaga panel OLED-nya. Buat performanya juga bikin heboh sih. Lenovo Legend Pro 7i ini menggunakan Intel Core Ultra 9 275 HX. prosesor kelas atas yang memang ditujukan buat kebutuhan performa berat. Prosesornya dibarengi juga dengan Lenovo AI Engine Plus yang bisa ngebantu mengoptimalkan performa gaming secara real time. Ada juga nih Legend Space [musik] yang memberikan kontrol lebih dalam untuk pengaturan performa sampai overclocking CPU dan GPU. RAM-nya menggunakan 16 [musik] GB CS Odim TDR5 6400 sebanyak 2 [musik] buah. Jadi totalnya 32 GB dan udah berjalan dual channel. Sementara untuk GPU-nya punya TGP sampai 140 watt. Mau dipakai ngapain aja jelas ini maksimal kinerjanya. Untuk tahu seberapa kencang performanya saya langsung tes nih hasil pengujiannya. Ini untuk presor menunjukkan skor single core 3.110 dan multior-nya mencapai 20.858. Kemudian pada pengujian performasi view lainnya hasil single core-nya mencapai 857 dengan multiore 15.101. Pengujian berikutnya dapat skor single core 2.246 dan multior-nya di 37.258. Sementara pengujian lainnya mencatat 138 untuk single core dan 2.182 untuk multiore. Jadi dari sini udah kelihatan kalau Intel Core Ultra 9275 HX ini di laptop ini memang kuat benar. Lalu untuk performa keseluruhan sistem, laptop ini berhasil mendapatkan skor 12.088. Sementara untuk performa grafis, pengujian pertama dia bisa mencatat skor total 17.672 dengan grafik skornya 17.741. Pengujian berikutnya menghasilkan skor total 38.357 dengan grafik skor-nya 47.307. Kemudian pengujian berbasis rate racing mencatat skor 84.447 dengan rata-rata grafik tes mencapai 321 FPS. Jadi kalau melihat hasil pengujian ini, jelas laptop ini punya tenaga yang gede untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari dipakai nge-game gaming sampai pekerjaan yang berat. Storage-nya juga enggak kalah ngebut nih. Saya tes kecepatannya SSD-nya dan hasilnya kecepatan baca mencapai 6.88 MB/s. Sementara kecepatan tulisnya tembus di 6.736 [musik] MB/s. Jadi untuk urusan booting atau buka tutup aplikasi bisa lancar dan ngebut. Laptop ini masih sanggup memberikan pengalaman yang nyaman. Nah, ada alasan juga Lenovo bikin performa sekuat ini tapi tetap lancar. Mereka pakai sistem pendingin Legend Cold Front. Di dalamnya ada vier chamber berkapasitas sampai 250 watt, kipas turbo charge, hyper chamber, smart fan system, dan triple TSI fan system. Sistem ini dirancang supaya panas dari komponen utama bisa dibuang dengan lebih efektif ketika CPU dan GPU sedang [musik] bekerja keras. Bahkan ada tambahan boost sampai 15 watt untuk membantu mempertahankan performa. Jadi ketika kalian sedang gaming atau rendering dalam waktu lama, sistem pendinginnya memang punya peran besar untuk menjaga performanya supaya tetap konsisten. [musik] Memang sih PC desktop tetap punya kelebihan masing-masing, terutama dari sisi masih bisa di-upgrade dan komponennya yang lebih fleksibel. Tapi kalau yang kalian cari ada laptop yang bisa memberikan performa kelas desktop dalam bentuk yang masih bisa dibawa ke mana-mana. Ini nih Lenovo Legend Pro 7i FIFA World Cup 26 Edition. ini cocok sih. Nah, dengan semua performa layar OLED 240 Hz, sistem pendingin dan tentunya embel-embel FIFA World Cup 26 Edition ini, kalian siap keluarin budget berapa ya buat laptop seperti ini? Kalau menurut saya sih buat yang memang membutuhkan performa maksimal dan pengin punya sesuatu yang lebih spesial, Lenovo Legend Pro 7i FIFA World Cup 26 Edition ini menarik banget sih untuk dipertimbangkan. Siapin aja budget sekitar yang tertera di judul video ini. Gimana? Mau beli sekarang? Langsung aja ke link yang ada di deskripsi video di bawah ini. Oke, guys. Jadi, itu dia Lenovo Legend Pro 7 FIFA World 26 Edition. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
