Laptop Gaming = Sekedar "GIMMICK"? 🫨💻 - MSI Crosshair 16HX AI (GeForce RTX 5070 Laptop GPU) (YouTube Video)
Beberapa orang bilang bahwa laptop gaming itu sebatas gimik, tidak worth it dibanding rakit PC atau beli laptop non Windows. Tapi bukankah itu sama saja seperti bilang bahwa beli mobil itu scam, mending sekalian beli truk gitu. Hah. Today kita mau jelasin kenapa laptop gaming mungkin memang bukan buat semua orang, tapi nevertheless masih sangat relevan saat ini, terlebih yang ditenagai oleh GPU NVIDIA GeForce RTX generasi terbaru. Kita mulai dengan elephant in the room dulu lah, yaitu soal enggak mungkin bawa-bawa PC sana kemari kayak orang aneh yang satu ini. Ini adalah sebuah mesin gaming portable GeForce RTX 5060/5070 mobile plus Core Ultra 7. Laptop gaming seperti MSI Crosshair 16 ini ngasih kemampuan kerja di mana pun, kapan pun, bahkan bisa dipakai sementara tanpa harus cari colokan. Enggak semua orang di dunia ini prefer atau punya luxury untuk cuma kerja di dalam kamar atau di kantor. Bahkan jadinya bisa pakai device yang sama di rumah, di kantor, dan di luar tanpa harus backup-backup data tiap kali ganti tempat dan ganti perangkat. Bawa laptop gaming itu 10 kali lebih mudah daripada bawa PC gaming sana kemari dan enggak makan banyak tempat di kamar kosan atau apartemen yang sempit. Kedua ya di mana energi dan listrik semakin mahal, laptop nawarin alternatif PC gaming lebih hemat daya yang enggak bikin meteran listrik cepat turun. Di mana rata-rata PC gaming bisa narik lebih dari 400-an watt saat main game, kami tes laptop ini cuma narik sekitaran 230 watt di skenario yang sama. Itu pun sudah dengan performa maksimal, Max-Q Switch dan MSI Overboost nyala yang bisa alokasikan 175 watt untuk gabungan CPU dan GPU. Oh ya, kadang kita lupa kalau laptop gaming itu sudah ngasih bonus monitor spek gaming ukuran compact. Meski idealnya tetap nyolok monitor 24 inch ke atas pas di rumah, di laptop ini ada monitor gaming QHD 240 Hz 16 inch yang selalu menemani, 100% DCI-P3 yang siap melibas tugas animasi, graphic design, video dan foto editing maupun game-game kompetitif. Bicara soal game, NVIDIA RTX 50 Series dengan Multi Frame Gen bisa memaksimalkan panel 240 Hz ini di gaming non kompetitif. Singkat cerita, gaming dan creative apps sudah enggak seperti dulu yang cuma ngandelin raw performance GPU secara TFLOPS. Banyak app modern dan fitur-fiturnya melibatkan AI dan tool berbasis machine learning dan akselerasi kemampuan dan kecepatan kerja berkat Tensor Core yang enggak cuma useful buat DLSS dan ray tracing. Misal ini di Cinema 4D kita bisa lihat kenaikan drastis kecepatan render dibanding GPU non RTX. Bahkan contohnya ada Redshift real time ray tracing dan denoising langsung dari viewport yang ngebantu banget saat ngerjain tugas modeling dan animasi 3D. Lancar selama kalian pakai GPU GeForce RTX plus VRAM minimal 8 giga seperti bawaan RTX 5070 laptop. Oh ya, sekedar mengingatkan soal DLSS 4 dan Multi Frame Generation memungkinkan kita bisa jalanin setting ultra dan resolusi QHD ke atas secara lancar jaya di laptop tanpa butuh GPU paling high end. RTX versi mobile emang punya perbedaan spek dan performa dibanding versi desktop, tapi secara fitur lengkap enggak ada yang ketinggalan. Di masa-masa memori harganya selangit, punya VRAM 8 giga aja sudah patut disyukuri. Beda sama mayoritas ultrabook, Crosshair 16 Series memungkinkan user buat nyicil storage dan memori in this economy. Jadi mau beli versi RAM 16 giga pun bisa upgrade 32 atau 64 giga di kemudian hari. Begitu juga NVMe bisa di-upgrade karena beli langsung 2 tera satu keping mahal banget kan. Kalau bisa nyicil 1 tera 2 kali, ini ngebantu buat ekspansi storage ngikutin kebutuhan tanpa harus bawa dongle SSD ke mana-mana. Berkat sistem Cooler Boost 5 dengan dua kipas besar dan lima heat pipe, kita enggak perlu khawatir juga soal sustain performance saat gaming atau rendering. Suhu emang enggak akan serendah PC, tapi sistem ini ngejamin komponen laptop tetap aman dalam penggunaan berat jangka panjang dan meminimalisir throttling. Well, sebagai dalam tanda kutip desktop replacement, laptop sejenis Crosshair ini enak bukan karena sekedar ukuran layar luas dan cooling oke, tapi posisi koleksi port yang ada di belakang sehingga bikin meja lebih clean dari perkabelan. Karena ada Thunderbolt 4, nyolok docking pun support aja. Dan kalau cuma mau dipakai ngetik tugas dan browsing di kampus, cukup perlu bawa charger USB-C 100 watt buat ngecas laptop ini saat ninggalin charger 280 watt bawaan di rumah. Eh, halo guys. Nama aku Vanessa dan aku dulu adalah mahasiswi [musik] animasi 3D dan juga bisnis manajemen di Mages Institute of [musik] Singapore as well as UPH. Dulu aku pakai laptop gaming yang enggak pakai RTX. Oh, kalau software sih sebenarnya cukup banyak ya. Karena kalau di animasi 3D itu butuh software-software kayak Cinema 4D, terus ada 3DS Maya, Max. Ehm, ada juga ZBrush. After Effects juga ada. Sebenarnya sih kalau udah dapat komparasi kayak gini sih gampang ya ngelihatnya ya. Karena kayak kalau udah ada RTX itu tadi kita juga sempat ngetes dari secara rendering [musik] dan viewport dan segala macam itu jauh lebih cepat, jauh lebih efisien juga. Kita kalau misalnya kayak ke crunch sama [musik] deadline dan segala macam, itu pun juga membantu banget. Kita bisa langsung ngelihat real time dari lighting effects-nya dan segala macam. Itu membantu banget sih sebagai student sih especially. The experience was not pleasant. [tertawa] Karena eh dulu pas masih pakai laptop jadul, [musik] aku aja enggak bisa langsung nge-render di laptop aku. Jadi aku bakal export dulu eh model aku yang udah jadi, aku masukin ke komputer di sekolahan aku, terus aku tinggal semalam, dua malam, tiga malam sampai akhirnya kelar. Jadi kayak agak PR sih memang sih. Benefitnya sih kerasa banget jujur, karena eh apalagi dengan deadline yang tidak ada habisnya ya sebagai student animasi ya, itu memang harus laporan terus sih sama guru sih. Jadi kayak harus tektokan terus gitu. Jadi time is of the essence basically. Worth it sih pasti worth it sih. Kalau misalnya dulu bisa beli sih, tahu gini aku sudah sudah beli dari dulu. Cuma kalau misalnya enggak percaya silakan dicoba saja sendiri.
