Laptop Gaming Tipis, Dual Monitor Portable, Hingga Smart Ring! Ini Inovasi Acer di Computex 2025! (YouTube Video)
Jumpa lagi Jakib TV. Saya di depan bootnya Acer dan saya butuh bantuan kalian. Benar-benar butuh bantuan kalian. Bantuan apa? Nah, gini. Saya kan mau lihat dalam sini nih. Saya mau kasih lihat nih semua nih barang-barang produk-produk barunya Acer tahun 2025. Saya akan butuh bantuan kalian untuk memilih mana yang paling menarik dari yang paling baru dari Acer di tahun 2025 ini ya. Kita di dalam dan waduh banyak tuh banyak banget kan barang-barang barunya ya. Mau mulai dari mana dulu ya? Dari laptop dulu, dari monitor dulu. Kalau laptop yang mana? Gaming dulu atau yang biasa dulu? Ya udahlah kita langsung aja ke yang satu ini, yuk. Nah, di Boot Acer ini ada banyak banget produk mereka. Langsung aja kita lihat mulai dari lineup laptopnya dulu. Yang pertama ada Acer Swift H14 AI. Nah, kalau ini sih laptop super ringan yang saya sangat suka nih. Sayangnya kita enggak akan bahas laptop ini di video kali ini. Tapi tenang karena laptop ini akan kita bahas lebih detail dalam sebuah video yang terpisah nantinya ya. Berikutnya ada Swift X14 AI dan Swift X14. Nah, kalau yang ini adalah laptop tin and light dari Acer yang cocok banget dipakai untuk content creator karena udah dibekali dengan diskrit GPU terbaru yang super kencang. Untuk varian Swift X14 AI akan dibekali dengan prosesor dari AMD up to Ryzen AI 9365 dan untuk varian Swift X14 akan bekali prosesor dari Intel up to Core Ultra 9 285H. Kapasitas RAM-nya up to 32 GB LPD 5X dengan kapasitas hingga 2 TB SSD NVM PC Gen 4. Menariknya, laptop ini sudah dibekali dengan diskrit grafis terbaru dari Nvidia GeForce up to RTX 5070 laptop dengan Nvidia Studio Drivers. Jadi langsung siap untuk berbagai kegiatan content creation. Untuk dimensi panjangnya 32,2 cm, lebar 22,7 cm, dan ketebalannya 0,97 cm untuk sisi paling tipis. Sementara sisi paling tebalnya ada di 1,79 cm. Bobotnya masih cukup ringan ya dikisaran 1,6 kg. Keren sih ya. Laptop pakai RTX 5070 tapi bobotnya cuma 1,6 kil. Layarnya punya ukuran 14,5 inci dengan panel oled resolusi 2,8. Tentunya yang satunya diklaim sudah 100% di CP3 dan udah punya sertifikasi Vesa Display HDR True Black 500 dan udah diverifikasi oleh Kalman. Berikutnya ada Swift Go 14 AI dan 16AI. Seperti namanya, kedua laptop ini memiliki perbedaan di ukuran layar. Untuk Swift GO 14AI pakai panel OLED ukuran 14 inci dengan resolusi 2,8K. Sementara Swift GO 16 AI pakai panel OLED 16 inci resolusinya 3,2K. Keduanya diklaim memiliki color gamut 100% di CP3 dan sudah disertifikasi Vesa Display HDR True Black 500. Untuk opsi prosesornya itu hingga Intel Core Ultra 7258V dengan RAM hingga 32 GB LPD 5X. Kapasitas storage-nya hingga 2 TB untuk varian 16 dan 1 TB untuk yang varian 14. Bobotnya 1,6 kg untuk varian 16 dan 1,3 kg untuk varian 14. Untuk ukuran varian 16 itu punya panjang 35,5 cm, lebar 25 cm, dan ketebalan 1,59 cm. Sementara yang varian 14 inci punya panjang 31,2 cm, lebar 22 2,5 cm, dan ketebalan di 1,59 cm. Sama seperti Swift Go yang pernah kita review, laptop ini juga punya touchpad yang berfungsi sebagai media control. Tapi ada fitur baru di touchpad ini, yaitu meeting control. Terdapat shortcut yang biasa digunakan saat meeting seperti mute microphone dan mematikan webcam. Menarik banget sih ini ya. Nah, di dekat area laptop Lin Swift ini ada satu laptop yang ditaruh dalam bok kaca seperti ini. Katanya ini adalah calon laptop baru dari Acer yang pakai prosesor Panther Lake alias prosesor generasi baru Intel yang saat ini belum dirilis. Sayangnya kita enggak bisa megang laptopnya secara langsung. Jadi, belum banyak informasi tentang laptop ini juga ya. Seharusnya sih laptop ini hadir di akhir 2025 atau bahkan mungkin di CIS 2026. Laptop berikutnya ada dari lini Expire yaitu Aspire 14 AI dan Sireire 16 AI. Laptop-laptop dari serpire ini akan hadir dengan berbagai spesifikasi. Ada yang menggunakan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 258V. Ada yang pakai prosesor AMD hingga Ryzen E7350. Dan ada juga yang menggunakan prosesor Snapdragon X. semuanya memiliki opsi kapasitas hingga 32 GB LPDDR 5X dan opsi storage hingga 1 TB SSD NVM PCI Gen 4. Nah, untuk varian Intel dan AMD akan ada beberapa opsi layar yaitu 16 inci OLED untuk resolusi 2K, 14 inci OLED dengan resolusi full HD, 16 inci IPS dengan resolusi full HD, dan 16 inci IPS resolusi full HD dengan opsi touch screen. Sementara varian Snapdagan ini pakai layar IPS dengan ukuran 14 dan 16 inci dengan transisi full HD dan opsi touchscreen. Untuk yang ukurannya 16 inci bobotnya ada di kisaran 1,5 kg. Sementara yang 14 inci bobotnya ada di kisaran 1,2 kg. Sekarang kita masuk ke area gaming. Yang pertama ada Predator Helios Neo 14 AI. Nah, ini adalah laptop high performance super kencang yang sangat ringkas dari Acer. Prosornya itu pakai Intel Core Ultra 9 285H yang sudah punya 16 core. GPU juga baru banget nih pakai opsi hingga Nvidia GPOS RTX 5070 laptop. RAM-nya kapasitasnya hingga 32 GB dengan storage up to 2 TB. Ukurannya terasa sangat ringkas ya dengan layar olet ukuran 14,5 inci, resolusi 2,8K dengan respon time di 0,2s. Bobotnya juga masih di bawah 2 kg tepatnya di 1,9 kg. Jadi masih oke nih buat dibawa ke mana-mana. Sistem beringinnya pakai Fifth Gen Aeroblade 3 Defend dengan vector heat pipe dan liquid metal thermal gras untuk menjaga seluruh komponennya bisa tetap adem. Laptop gaming berikutnya adalah Predator Tritan 14A. Yang satu ini juga mungil dengan ukuran layar sama seperti Helios Neo barusan ya di 14,5 inci. Panelnya OLED dengan resolusi WQ XDA plus atau 2,8K 1 m response time dan udah diverifikasi Kalman juga. Jadi cocok banget untuk content creator kelas profesional. Bobotnya hanya 1,6 kg dengan ketebalan maksimum di 1,7 cm. Nah, walaupun mungil yang satu ini enggak kalah kencang karena prosesor udah pakai Intel Core Ultra 9 28V dengan RAM 32 GB LPD dan 5X. Disk GP-nya pakai RTX 5070 laptop, jadi jelas kencang ya. Seluruh komponen ini didinginkan dengan sistem pendingin terbaru dari Predator yaitu 6 gen Aeroblade 3 Defense dengan grafin thermal interface dan vaper chaber. Jadi udah jelas adem ya satu ini ya. Nah, selain laptop gaming kelas atas, ada juga laptop gaming seri terjangkau dari lini Nitro. Di sini ada Acer Nitro 16S AI dan Nitro V1S AI. Nah, walaupun terjangkau, Acer menyematkan prosesor hingga AMD Ryzen AI 9365 yang super kencang. Diskipunya juga main-main hingga Nvida GeForce RTS 5070 Ti dan RTS 5070 laptop. RAM-nya itu hingga 32 GB DDR5 5600 MHz. Storage-nya up to 2 TB SSD NVMI PC Gen 4. Bobotnya ada di kisaran 2,1 kg dan ketembalannya di 1,99 cm. Baterainya punya kapasitas 76 wat hour dan sistem pendinginnya sudah menggunakan liquid metal thermal gris untuk varian yang 16 AI dan quad intake exhaust untuk varian V16S AI. Oke, masih dari lini Nitro ini ada Nitro 18 AI dan Nitro 16 AI. Kalau kita lihat fitur-fiturnya yang satu ini sebenarnya lebih cocok masuk ke kategori laptop kelas menengah atas. Pertama kalau kita lihat dari sistem pendinginnya, kedua nitro ini sudah menggunakan vector heat pipes dan liquid metal thermal grasa digunakan di laptop kelas atas. Ventilasi udaranya juga sudah menggunakan quad intake dan exhaust untuk memaksimalkan aliran udara ke dalam komponen. Dari segi spesifikasi hardware, keduanya sudah menggunakan prosesor hingga AMD Ryzen AI9 365 dan RAM hingga 32 GB. Untuk diskret grafisnya ada opsi hingga RTX 5070 Ti laptop. Untuk stornya juga lega hingga 2 TB SSD NVMI PCI Gen 4. Untuk varian 18 ini tebalnya 2,49 cm dan bobotnya di 3 kg. Sementara unuk varian 16 ini bobotnya ada di 2,41 kg dengan ketebalan 2,36 cm saja. Keduanya memiliki baterai dengan kapasitas besar ya 90 wath. Nah, selain laptop Windows, ada juga nih laptop Chromebook baru dari Acer namanya Acer Chromebook Plus Enterprise 714. Laptop ini pakai pressor up to Intel Core Ultra 7 155. Wah, ini kencang banget kalau untuk Rombook ya. RAM-nya up to 16 GB dan storage up to 512 GB SSD. Layarnya IPS 14 inci, resolusi 1800p dan refresh rate-nya 120 Hz. Sertifikasi military standar 810H juga ada, jadi harusnya kencang parah dan tangguh juga. Oke, di area berikutnya kita bisa menemukan beberapa desktop gaming dari Acer. Yang pertama ada Predator Orion 3000 PC gaming desktop dari SRD menggunakan prosesor terbaru dari Intel yaitu Intel Core Ultra 7 265F. Presornya dipadukan dengan disk GP yang gak kalah kencang dari Nvidia yaitu GeForce RTS 5070 dengan kapasitas di 12 GB GDDR7. Nah, yang satu ini konfigurasi RAMnya hingga 32 GB DDR5 dengan storage hingga 2 TB SSD dan 2 TB hardisk. Casing-nya tergolong compact ya dengan volume di 28 L. Untuk sistem pendingin yang satu ini menggunakan air cooling untuk CPU-nya dengan ukuran 90 mm dan ditambah dengan kipas sistem yang menempel pada casing dengan ukuran 120 mm untuk membantu meningkatkan sirkulasi udara dalam casing. Tentunya kipas dan casing ini sudah dilengkapi dengan lighting RGB yang dikombinasikan dengan panel kaca pada sisinya biar makin estetik dan terasa banget kesan gamingnya. Oke, bukan hanya predator di sini kita juga bisa menemukan desktop gaming kelas Nitro juga. Nah, ini Nitro 20. Yang satu ini punya ukuran lebih kecil dibandingkan Orion 3000. ini 15 L. Menariknya desktop yang satu ini menggunakan prosesor AMW Ryzen AI 9 365 yang biasanya ada di laptop. Artinya secara teoritis desktop yang satu ini sudah memiliki NPU dengan performa up to 50 tops. Wah keren nih ya. Meskipun pegan prosesor laptop yang satu ini tetap dibekali dengan GPU class desktop dari Nvidia yaitu GeForce RTS 5060 yang tentunya udah pakai arsitektur terbaru. RAM-nya menggunakan konfigurasi dual channel dengan kapasitas hingga 32 GB dengan stor 1 TB SSD M.2 2 NVM PCI Gen 4 plus 1 TB hardisk berukuran 3,5 inci. Yang membuat desktop ini lebih mewah adalah tombol power-nya yang sudah terintegrasi dengan fingerprint scanner. Wuh, jarang-jarangnya ada desktop PC yang dilengkapi dengan sistem keamanan geometri terintegrasi seperti ini. Oke, kita lanjut lagi. Ini ada deretan monitor dari Acer. Pertama kita lihat dulu monitor profesional buat kreator. Ada Acer Pro Creator PE320 QXT. Monitor ini pakai layar sentuh 32 inci resolusi 6K 99% Adobe RGB dan 99% DCI IP3 dengan Delta E di bawah satu. Akurasi warnanya tinggi banget dan sudah Kalman verified juga. Ada sertifikasi display SCR 600, support input silos juga dan webcam bawaannya ini 8 megap. Stannya cukup kokoh dan bisa diatur untuk ketinggian dan kemiringannya. Lalu ada juga PE320 QKX yang harusnya lebih terjangkau. Ukurannya 32 inci juga. Tapi ini 4K pakai QD OLED dan 240 Hz. 99% di PT dengan Delta E lebih kecil dari 1 dan sudah Kalman verified juga. Dia punya sertifikasi display true black 400. Dua monitor ini benar-benar kenator yang serius ya. Oke, lanjut lagi. Ini ada jajaran monitor portable dari Acer. Pertama ada Acer Pro Creator PE160W. ukurannya adalah 15,6 inci pakai OLED resolusi 1800p dan refresh set di 120 Hz karena harga gamb 100% di dengan delta E di bawah 2. Tentunya ini lebih diarahkan buat kreator, buat editing foto, video dan sebagainya. Untuk interface-nya bisa pakai USBC dan HDNI. Bentuknya ringkas banget ya. Cocok buat kreator yang butuh lebih dari satu monitor tapi suka kerja dari mana saja. Berikutnya ada monitor portable Acer PD243YE yang lega banget dengan dua layar berukuran 23,8 inci. Ini pakai panel IPS resolusi full HD, refresh rate-nya sampai 100 Hz. Ini juga mendukung input USBC dan HDMI. Tapi karena ukuran layarnya terbilang besar buat monitor portable, jadi dia butuh satu konektor USBC lagi untuk dayanya. Nah, ini enak nih kalau yang butuh kerja multiplay sambil bepergian tapi penginnya pakai layar yang besar. Nah, kalau yang tadi itu kebesaran atau mungkin kemahalan. Acer punya PD163 QT ya dengan dua layar berukuran 15,6 inci. Ini pakai layar IPS resolusinya full HD juga. Plus kedua layar ini bisa diatur supaya jadi satu layar besar vertikal. Oh ya, dua layar portable ini juga bisa dilipat seperti ini nih. Jadi lebih ringkas ya kalau mau dibawa-bawa. Nah, masih bicara soal monitor portable. Di sini ada juga Nitro PG271K. Ini monitor gaming. Layarnya 27 inci, panel IPS dengan respon stand di 0,5 ms. Motor ini punya support dynamic frequency resolution atau DFR. Jadi dia bisa pakai 4K 75 Hz atau full HD 144 Hz. Masih dari lini Nitro ada dua monitor unik di sini karena sudah pakai Google TV ya. Ada Nitro G321 QKP dengan layar 32 inci 4K 165 Hz. Ada juga yang pakai layar curve 34 inci Nitro G341CUR W0 dengan resolusi UWQ HD atau ultra wide QHD dengan referate 240 Hz. Karena pakai Google TV, kedua monitor ini bisa buka app seperti YouTube dan lain-lain secara langsung nih jadinya ya. Bahkan enggak perlu pakai laptop atau PC desktop lagi. Sekarang ke monitor gaming yang lebih serius lagi nih. Ada Predator X27 F5 dengan reference rate 500 Hz ya. Mau gaming mulus banget bisa nih pakai monitor ini ya. Layarnya 27 inci pakai QD OLED. Jadi response time-nya udah pasti rendah ya. Restusinya QHD 2560 * 1440 piksel. Ini udah 99% di CP3 dengan display HDR True Black 500. Jadi tampilannya mantap banget. Dia udah pakai adjustable stand. Monitornya juga tipis banget. Lalu kalau butuh 4K refresh-nya tinggi ada Predator X27X. Ini pakai QD OLED juga. Resolusi tentunya 4K dengan reference sampai 240 Hz, 99% di CP3 dan sertifikasi Vesa Display SDR True Black 400. Ini juga pakai adjustable stand mirip dengan yang 500 Hz tadi. Dan yang ini bodinya juga tipis. Oke, itu untuk J monitor ya. Kita lanjut ke produk yang lain. Acer juga pamerin proyektor nih di sini ya. Ada PD1810, PD1520S, dan PD1520 US. PD1810 ini punya resolusi 4K tingkat kecerahannya hingga 1000 ansil lumens dengan ukuran proyeksi hingga 100 inci. Kalau yang PD1520S resolusinya full HD tapi tingkat kecerahannya bisa nyampai 1200 ansilumens untuk ukuran proyeksinya nyampai 75 inci. Nah, kalau yang PD1520 US itu resolusinya full HD juga tapi tingkat kecerahannya itu di 500 ansilumens. Menariknya yang satu ini dilengkapi dengan touch module. Jadi hasil proyeksinya bisa kita sentuh seperti layar touch screen. Unik kan? Berikutnya ada solusi untuk koneksi internet portable dari Acer Connect yang terdiri dari M4, M6i Plus, dan D5 Pro. Untuk Acer Connect M4 ini adalah portable mobile WiFi dengan koneksi hingga 16 perangkat. Menariknya yang satu ini punya IP rating di IP68. Jadi ada protensi terhadap debu dan air. Kalau Acer Connect M6i Plus ini adalah router Wii portable dengan koneksi hingga 128 perangkat. Jadi cocok nih kalau mau dipakai di tempat yang penggunanya ada banyak. Sementara untuk Acer Connect D5 Pro adalah dongle 5G dengan konektor USBC. Jadi bisa langsung dihubungkan ke perangkat seperti laptop atau tablet. Ketiganya sama-sama udah bisa jalan di jaringan 5G dan punya dukungan untuk menggunakan SIM card fisik eim dan VSIM. Lanjut lagi. Di sini juga bahkan ada tablet Android. Ini ada Iconia V11 dan V12. Sesuai dengan namanya, Iconia V11 itu punya layar IPS 11 inci dengan resolusi WUXGA dengan trfnya 90 Hz. Sementara iconnya V12 ini layarnya IPS 12 inci dengan resolusi 2K dan refresh set 90 Hz. Keduanya sama-sama pakai SOC Mediatch Helio G99 tapi kapasitas RAM dan storage-nya beda. Icon-nya V11 pakai 4128 sementara Icon-nya V12 pakai 8256. Baterai sama-sama 8000 mAh dengan dukungan charging 20 watt. Untuk kektivitas ikconnya V12 cuma ada varian Wii saja. Sementara untuk icon-nya V11 itu punya varian WiFi only dan ada juga varian yang ada 4G-nya. Oke, lanjut lagi. Ternyata ada smart ring di Boot Acer ini. Yang satu ini namanya adalah Acerse Ring. Ini bisa digunakan untuk memonitor aktivitas harian kita seperti tidur, detas jantung, dan lain-lain. Ada tujuh ukuran yang tersedia mulai dari ukuran 7 sampai 13. Tapi dibot ini memang tersedia cuma ada lima ya dalam display ya. Bobotnya cuma sekitar 2 sampai 3 gr tergantung ukurannya. Jadi cukup ringan. Warnanya ada dua yaitu rose gold dan black. Terakhir ada deretan scoter dan sepedal listrik dari Acer. Ada yang Eeries dan Predator series. Tapi yang paling menarik perhatian kami adalah si Predator e Ranger. Ini adalah sepeda listrik bergaya trail. Jadi kita bisa kayu sendiri, pakai tenaga dari baterai atau pakai kombinasi keduanya yang disebut Acer sebagai pedal assist. Motornya 750 watt dengan kapasitas baterai di 10.000 mAh. Kecepatan maksimalnya itu bisa mencapai 45 km/h kalau pakai pedal Asis. Sementara jarak tempuhnya itu bisa nyampai 55 km kalau kita pakai pedal assisnya. Oke, jadi mana yang paling menarik ya? Tulis di kolom komentar. Kasih tahu sama kami mana yang paling menarik dari semua yang ada di boot-nya Acer ini ya di Komutex 2025. Tulis di kolom komentar ya. Karena kami juga pengin tahu sebetulnya kalian lebih suka sama yang mana sih? Apakah laptop-laptop yang tipis itu atau device-device yang lain. Nah, dari laptop-laptop itu yang mana yang paling menarik buat kalian? Apakah yang gaming apa yang tipis dan mungil itu yang mana? Yuk kasih tahu sama kami ya. Oke, sampai sini dulu. Saya di Irfan JakaTB TV. [Musik]
