Laptop Gaming WORTH IT Yang Dipakai Buat Kuliah Sampe Kerja!! ASUS TUF Gaming 16 (FX610J) (YouTube Video)
Kalau kamu lagi cari laptop gaming yang desainnya masih sopan buat dibawa ke kampus, meeting atau kerja, tapi begitu pulang bisa langsung disiksa buat nge-game dan masih kuat. Nih kenalin Asus Staff Gaming 16 FX610J. Asus ngebawa laptop ini dengan tagline Buil to last for gaming creation and AI. Beh, jadi jelas tuh kalau laptop ini fokusnya enggak cuma gaming doang, ada performa, durability, dan juga masih bisa di-upgrade untuk dipakai dalam jangka panjang. Terus seberapa sanggup sih laptop ini menemani hidup kamu sehari-hari? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Begitu pertama kali saya pegang, saya langsung notice desainnya. Biasanya laptop gaming identik dengan desain yang mentereng. Terus rameai juga lagi. Tapi tough Gaming 16 ini justru dibuat lebih minimalis. Jadi ketika kamu bawa ke kampus atau meeting sama klien masih tetap kelihatan profesional. Bodinya juga udah dilengkapi teknologi smooth free. Jadi enggak gampang meninggalkan bekas sidik jari. Ketebalannya cuman sekitar 1,94 cm. tapi tetap membawa DNA TAF dengan udah lulus pengujian military grade MIL STD810H. Buat kamu yang setiap hari commuting atau sering membawa laptop traveling, durability seperti ini tentu cukup nenangin batin deh ya. Untuk port, beberapa yang utama ditempatkan di bagian belakang seperti DC in, HDMI 2.1 FRL, RJ45, dan USB type A. Di samping juga tersedia USB type C [musik] dengan Thunderbolt lengkap dengan display port 1.4 dan power delivery 3.0. Di sisi satunya ada satu port USB type A. Sewaktu dibuka, laptopnya masih punya kesan look yang kalem. Tapi kita tahu kalau laptop ini gahar menggunakan RGB full size keyboard dengan tombol WASD yang transluion ini. Trackpad-nya juga punya ukuran yang pas. Lanjut ke layarnya. Asus Staff Gaming 16 pakai panel 16 inch Wuxga dengan refresh rate 144 Hz. Baselnya tipis sehingga area layar terasa luas dan exelnya bisa dibuka sampai 180 derajat. Saya juga tes nih color gamutnya dan hasilnya mencapai 100% sRGB dan 84% di CP3. Nah, sekarang kita masuk ke jeroannya. Laptop ini ditenagai Intel Core i7 14650HX generasi ke-14 dengan 16 cores dan 24 trads. Untuk grafisnya tersedia hingga Nvidia GeForce RTX 5070 laptop GPU dengan TGP 85 watt 70 wat base plus 15 watt dynamic boost. Saya langsung tes menggunakan beberapa benchmark di Geek Band 7. Hasilnya 2.416 single core dan 12.983 83 multiore. Kemudian CineBZ R20 [musik] mendapatkan 748 single core dan 7.556 multiore. Sementara CineBZ R23 mencapai 1972 single core dan 18.619 multiore. Di Cine Benz 2024 hasilnya 116 core dan 1044 multi core. Untuk performa grafis 3D [musik] Mark Spy mendapatkan skor 9.539 dengan grafik skornya 8.908. 1986. Kemudian Fireestrike mencapai 24.094 dengan grafik [musik] skor 26.544. Sedangkan solar B tembus 43.874 atau sekitar 166 FPS pada grafic test. [musik] Dan performa seperti ini tentunya harus didukung cooling yang mumpuni. Asus menggunakan sistem pendingin hingga 105 watt dengan second gen arc flow fence dan three hits pipes. Bahkan tingkat kebisingannya diklaim sekitar 40 dBA pada performa tersebut. Sekarang kita buktiin langsung buat main game ya. Game pertama saya coba adalah demo dark game Arc of Blood dengan preset high. Hasilnya game berjalan cukup mulus tanpa startering yang menunggu dengan rata-rata sekitar 100 FPS. Dan menariknya, of blood ini game buatan orang Indonesia loh, asli Bandung. Wow. Game ini rencananya bakal dirilis full pada kuarter 4 2026. Bahkan fun fact-nya game ini dikembangkan on the go menggunakan salah satu laptop dari seri tia Asus TF Gaming A16. Nah, jadi buat kamu yang masih mikir laptop gaming cuma buat main game nih, buktinya [musik] bisa dipakai juga buat bikin game juga, bahkan bisa hasilin duit. Saya lanjut ya ke Cyberpunk 2077 menggunakan retracing overdrive, pad racing on, dan DLSS multiframe generation 4X. Hasilnya rata-rata berada di kisaran 90 hingga 95 fps. Visualnya tetap detail dan pantulannya terasa hidup. Kemudian saya coba Resident Evil Requin dengan graphic quality max pad tracing on dan DLSS rata-rata bisa mencapai sekitar 120 FPS. Jadi ketika kamu set ke grafis tinggi, gameplay-nya tetap kerasa smooth. Nah, kalau kamu memang berencana memakai laptop ini sampai beberapa tahun ke depan, ada satu bagian yang menurut saya penting banget. Laptop ini bisa di-upgrade. Asus TAF Gaming 16 punya dua slot sodim DDR5 5600 MHz yang bisa mencapai maksimal 64 GB serta 2 slot M2 NVME PCI 4.0 SSD dengan kapasitas hingga 2 TB. Jadi ketika kebutuhan kamu meningkat dari kuliah ke dunia kerja, kamu masih bisa upgrade RAM atau storage tanpa harus langsung ganti laptop. SSD bawaan juga saya tes menggunakan Crystal DISM [musik] dan hasilnya read di 5.197 MB serta Wide [musik] 3.496 MB/s. Buat buka aplikasi mindahin file besar [musik] sampai loading game responnya udah serba cepat. Nih untuk baterainya, laptop ini punya kapasitas 63 wat hour dan ada baterai care mode yang bisa membatasi pengisian sampai sekitar 80% ketika laptop sering terhubung ke charger. [musik] Asus menyebut fitur ini dapat membantu menekan baterai swelding red hingga 20% sehingga kesehatan baterai bisa lebih terjaga untuk penggunaan jangka panjang. Dan menurut saya nih karakter Asus TF Gaming 16 ini cukup jelas ya. Ini memang laptop gaming, tapi desainnya enggak terlalu agresif sehingga masih nyaman di bawah kuliah atau kerja. [musik] Di saat yang sama, Performa tetap bisa dipakai buat gaming berat, crashion, bahkan bisa [musik] dipakai mengembangkan game seperti Ax of Blood. Ditambah durability mil STD 810H layar 144 [musik] Hz dengan 100% sRGB dan dual slot RAM serta SSD yang masih bisa di-upgrade. Laptop ini memang dirancang untuk dipakai dalam jangka waktu lama. Intinya sih saya suka L [musik] ya sama laptop ini. Nah, after sales-nya sering banget ya jadi kendala. Tapi ada satu brand yang saya percaya urusan after sales-nya. Asus memberikan 2 tahun garansi internasional dan 2 tahun Asus VIP perfect warranty, termasuk accidental damage protection. Jadi, udah pasti sewaktu beli tinggal pakai aja, enggak perlu pusing ini itu lagi. Jadi kalau kamu mencari satu laptop yang bisa menemani perjalanan dari kuliah sampai kerja, tapi tetap punya tenaga untuk nge-game dan berkreasi ketika dibutuhkan, Asus Staff Gaming 16 FX61J ini punya kombinasi yang cukup lengkap. Kalian lihat sendiri ya tadi ya, laptop seri tatai nge-game. Siapin aja budgetnya sekitar mulai dari Rp27 juta999.000. In this economy kita juga harus mulai menerima ya, Guys, ya. Penyesuaian harga yang tentunya dialami semua pihak. Gimana? Menarik kan? Oke, Guys. Jadi, itu dia review saya untuk Asus Staff Gaming 16 FX61J. Kalau kamu penasaran dengan harga dan konfigurasi lengkap, langsung cek link yang saya taruh di kolom deskripsi video ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
