Laptop Kemendikbud Konoha DIOBRAL ?! Dari 12 Juta jadi 1 Jutaan? (YouTube Video)
Oh, jadi ini laptop yang viral itu banyak banget. Wah, barang bukti nih. Jangan dibeli, Guys. Ini barang haram. Oknum seller udah dapat komisi nih dari S. [Musik] Halo, Deen-komen di unboxingnya Kerumbu kemarin. Gila sih ya hujatannya ya parah ya. Tapi saya bisa mewajari sih karena bayangin aja ya harganya kerumbuk ini yang kita bahas ini R,4 juta flip touch screen link pembelian di deskripsi cuman sama Kemend Diicbud dijualnya R10 juta. Jadi 10 kali lipat. Jadi sebagai rakyat biasa saya pun juga pasti akan marah kayak gitu. Jadi ya hal wajar sih saya pun enggak sakit hati. Cuman di video kali ini kita akan ngejawab pertanyaan-pertanyaan dari netizen yang ada di video unboxing kemarin. Nah, menuruskan komenan-komenan yang menurut saya enggak lurus, jadi kita lurusin. Jadi, kasus ini kan terjadi di tahun sekitar 2021 ya, karena ada Peraturan Menteri Nomor 5 tahun 2021 tentang spesifikasi minimal yang akan dipakai untuk program Kemen Dickbot. Nah, spesifikasinya itu mirip sama laptop yang kita bahas ini. Makanya ya logikanya pasti laptop ini masuk juga. Tapi sebenarnya beda. Nah, kalau laptop yang bekasnya Kemen DICB boot harusnya sih gak bisa dijual ya. Karena laptop tersebut udah di-lock sama belajar ID. Jadi laptop-laptop pengadaan tersebut itu ada program dari Google itu namanya Google Chrome Education Upgrade. Nah, itu harus bayar lagi. Itu kayak support dari Google. Jadi, sebelum kita masuk ke laptopnya, kita harus login pakai belajar.id dan laptop ini pure enggak ada. Jadi setelah dinyalain kita harus upgrade Google Chrome-nya terus kita masukin akun dan udah bisa dipakai seperti biasanya. Kalau yang belajar.id itu enggak bisa karena di-lock sama Google karena memang untuk program pemerintah. Nah, fungsinya apa sih si Google Chrome Education Upgrade ini atau belajar.id? Fungsinya kalau saya baca-baca di page-nya Google sih ya intinya buat menerapkan kebijakan keamanan, terus filter konten, terus mengunci perangkat untuk penggunaan tes atau ujian standar, terus juga melacak dan mengamankan perangkat yang hilang atau dicuri. Dan pusat Kemend Diikbud itu bisa atur laptopnya dari jauh. Nah, fungsinya ya biar bisa terfilter, biar anak-anak yang dipinjamin atau sekolah yang dipinjamin laptop itu enggak main aneh-aneh, bisa dikontrol gitu. Nah, kedua ada Peraturan Presiden nomor 12 tahun 2021 juga untuk laptop program. Pokoknya laptop yang dijual ke pemerintahan itu harus pada tahun itu sih TKDN-nya masih 25% kalau enggak salah. Sekarang jadi 40%. Tahun itu 25%, BMP-nya 40%. Nah, si Lenovo ini enggak TKDN. Bentar, itu kayaknya ada boknya deh nih ya. Jadi kalau kita lihat country of-nya itu di manufactur di Lenovo Slovakia, bukan made in Indonesia. Jadi enggak mungkin dia TKDN dan enggak mungkin dibeli sama pemerintahan. Dan ketiga saya sudah cari tahu list laptop brand mana yang dipakai sama Kemendikbud. Dan listnya ini saya kutip dari sebuah website. Enggak ada nama Lenovo sama sekali. Tapi asumsi saya ya, ini asumsi aja sih. Enggak tahu bener atau enggak. Jadi sebenarnya ini project yang memang ditujukan buat pemerintahan juga Kemendikbud juga karena speknya mirip. Tapi di tengah jalan ada peraturan TKDN. Nah, akhirnya karena tiba-tiba perubahan aturan, jadi laptop ini enggak masuk dan dia kan flip touchsreen ya. Sementara kalau kita lihat dari spek list merek tadi enggak ada yang flip dan enggak ada yang touchsreen. Nah, biasanya kalau tender-tender kayak gitu kalau misalkan syarat minimalnya aja 4 gig 32 gig storage, ngapain Lenovo nambah-nambahin flip sama touchscreen? Karena ya kalau tender biasanya gimana caranya buat semurah mungkin? Nah, ini ngapain Lenovo bikin flip sama tou screen? Cuman ya asumsi saya sih sebenarnya memang ditujukan untuk itu, tapi di tengah jalan peraturannya berubah ya. Makanya wah karena udah terlancur masuk Indo ya udah deh dijual di consumer aja. Jadi barang itu kan ada dua ya, komersial sama consumer. B2B itu commersial ke B2G itu busnis to government mungkin ini yang B2G. Terus karena akhirnya enggak diambil kalau sudah terlanjur masuk Indo ya udah dijual ke sumer aja mungkin kayak gitu. Nah, kayak contohnya nih di website-nya SIPLA, Lenovo ini dijual berapa coba? R juta. Maksud saya di video kemarin ini loh, kalau misalkan produknya enggak masuk pemerintahan cuma sejuta yah tapi arahnya ke mana-mana. Tapi saya bisa mewajar lah karena banyak yang sakit hati. Nah, pertanyaan selanjutnya ini dari Adit 29 ya. Rekomen tapi izin request review lanjutan buat relan ngetik plus dengar lagu. Nah, kemarin juga udah kita coba untuk YouTube itu sekitar 10 jam playback dengan brightness 80% masih aman, masih sisa. Terus test performance dengan cara buka Chrome YouTube sambil buka office. Apakah lancar jaya? Oke, kita coba. Kebetulan kita langsung split screen aja ya. Split screen di sini dan terus buka Google Docs. YouTube-nya kita coba cari DKID kok enggak ada internet. Oke, jadi kalau kita coba sih aman ya. Ini saya YouTube-an. Bentar, ini saya volumenya saya kecilin dulu. Sisa project. Nah, terus di sebelahnya kita kerja pakai Google Docs. Bisa sih, tapi saran saya sih karena ini Chromebook itu memang lebih optimal untuk pakai cloud untuk pakai aplikasi aplikasi yang bebas. Jadi pastikan internetnya kencang ya. Karena kalau enggak kencang ya jadinya patah-patah. Tuh, coba ya. Karena ini internet saya lagi dipakai mana anak-anak? Kita coba pakai si internet dari Samsung aja. Ya, jadi caranya karena udah saya piring tinggal diinstal hotspot kayak gini dan dia bakal minta koneksi ke sini. Apa ini? Kalau koneksinya wai kan percuma ya. Settin dulu W-nya. Nah, ini udah connected kan ya. Minta sim code-nya dari sana dan lebih lancar ya karena memang cloud base dia tergantung dengan wifi-nya. Terus apa tahu lagi pertanyaannya tadi? Saya buka dulu di sini. Dan Mas Adit ini mintanya sambil buka WA ya. Wah, kebetulan kalau WA sih karena udah langsung connect ke sini ya. Jadi saya enggak instal WA, cuman notif-notif di HP saya itu bakalan masuk ke sini nih karena udah connect sama HP-nya. Jadi kalau ada WA bakalan saya replnya dari situ aja. Tapi mungkin kita tambahin satu aplikasi lagi lah ya. Misalkan Play Store ya, apakah kuat? Karena ini kan running dua ya, running YouTube sama Google Docs. Sekarang kita coba untuk running satu lagi mungkin Play Store kayak gini contohnya. Nah, masih bisa sih ya tapi jangan jangan ekspektasinya itu bakalan kencang banget gitu enggak nih? Kalau kalau kalian lihat ada patah-patahnya juga tuh. Karena memang harganya ya R1,4 juta. Kalau harganya Rp10 juta sih saya ujat benarnya. Kalau R1 juta sih kayak ah R1 juta agak-agak nge-lag okelah. Tapi kalau R10 juta nge-lag wah kacau. Terus ini ada pertanyaan selanjutnya saya udah beli unit 1 dapat stylus enggak ya pada paket pembelian? Ee enggak ada sih ya setahu saya memang biasanya kalau laptop baru kalau Lenovo Yoga contoh itu ada yang dapat stylus ada yang enggak. Terus biasanya sih harusnya dapat tas ya kalau laptop baru. Nah, mungkin karena ini dia udah jual rugi jadi tasnya diembat sama dia. Jadi enggak ada tasnya buat yang tanya ada stylus ada tas. Sayangnya enggak ada. Pertanyaan selanjutnya update OS sampai kapan? Yang saya tahu Chrombook Asus masa update sampai 202. Nah, ini agak tricky ya. Kemarin saya sudah research. Jadi kalau untuk Chromebook yang ini itu sama kayak Asus jadi tahun 2029. Nah, ini udah saya tampilin hasil research saya karena krombook yang ini ada beberapa versi ya, ada 300E, second generation sampai generasi keempat. Yang kita bahas ini generasi kedua yang habisnya supportnya itu di tahun 2029. Aduh, sama kayak HP lah. HP itu kan Android supportnya 2 tahun, ada yang 3 tahun, ada yang 6 tahun. Nah, Chromebook itu biasanya 10 tahun. Cuman karena ini produk 2022 2020, jadi akhirnya nanti habisnya di 2029. Nah, pertanyaannya kalau software update-nya atau support Chrome-nya udah habis, apakah laptopnya enggak bisa dipakai? Bisa, cuman enggak optimal. Jadi, kalau contoh misalkan WhatsApp itu dia update WhatsApp ya dan WhatsApp-nya itu cuman support di Chrome OS versi berapa gitu. Nah, untuk chrome OS versi sebelumnya jadinya enggak support jadi enggak optimal WhatsApp-nya enggak bisa di-update kayak gitu aja sih sebenarnya. Dari Mas Wah, ini panjang juga ya. Elkesaba saya pernah pakai Chromebook. Spek rendah tapi OS ya. Sama tolong dimu capc di full review-nya dilengkapin, Bang. coba pakai filter subtitle, premium effect dan lain-lain. Peh. Nah, saran saya kalau misalkan mau pakai CapCut ini diclose semua aja dulu ya karena berat karena RAM-nya cuma 4 GB. Ee terus habis itu medianya bebaslah kita ambil media yang seadanya aja di laptopnya karena ya kameranya Chrombook ini B aja. Ini foto saya yang saya pakai webcam. Bentar kurang terang ya. Nah, ini aja suaranya kedengar enggak kalau patah-patah tuh? Padahal ini pakai template enggak ngedit. Jadi saran saya sih capc kalau pakai template-template aja masih oke lah ya. Dan kalau misalkan kalian masih bisa ekstra sabar sih bisa karena ini template aja kayak gitu dan ngedinya cuman gini-gini doang. Lanjut ke pertanyaan selanjutnya dari Atan Jondel. Bisa buat live TikTok enggak, Bang? Ah, kalau mungkin buat live-nya bisa cuman saran saya jangan lah ya karena kameranya burik banget. Udah saya coba atau kita cobain lagi? Enggak lah ya. Di video unboxing kemarin udah kita coba. Kameranya enggak worthed buat live. Malah kalau dibuat live memang bakalan banyak ada yang nyawer ya. Tapi nyawernya itu dengan tujuan, "Mas, beli kamera yang bagus dong buat live gitu ya. Jangan kalau buat live." Lanjut dari Demang Bambang. Bisa main game PC Android? Apakah ada Bluetooth? Bisa main game PC? Ada. Ini tadi aja udah connect sama ekosistemnya Samsung kan ya. Jadi kalau Bluetooth ada, Wii ada. Kalau game kemarin sih udah kita coba dan game yang bisa dimainkan di sini dengan lumayan lancar cuma satu Roblox aja. Mobile Legends kemarin saya coba ini sambil kita buka Roblox-nya ya. Mobile Legends itu kemarin saya buka coba dia cuman nge-freeze di bagian ee bootingnya aja terus enggak bisa. Kalau Roblox masih bisa. Coba kita main Roblox ya. Nah, jadi ini kita udah main di Oh, pendaki pemula namanya ya. Tuh, jadi kalau kita main cukup lancar di Loblox. Walaupun jangan berharap e lancarnya yang lancar banget ya. Tapi kalau misal kita scrolling-srolling kayak gini karena kan dia juga touch screen ya. Jadi kalau misalkan bosan main pakai keyboard-nya bisa pakai touch screen-nya bisa 360 kayak gini juga. tuh. Dan dia langsung auto rooted. Nah, jadi kita bisa main kayak gini. Coba kita lihat settingannya ya. Settingannya kemarin udah saya mentokin rata kiri sih. Setting respon. Oh, ini setting. Jadi settingannya kayak gini. Grafik modenya graficity-nya di benar-benar paling kiri. Karena kalau quality-nya medium aja ya, ya masih bisa dimainkan. Tapi enggak selancar ini. Ini kan masih lumayan lancar nih. Tuh, lanjut ke pertanyaan lain. Mas Bayu 48, cobain OTT player, Bang. Jalan enggak dia? OTT kita udah coba kemarin kayak RCTI Plus gitu ya, contoh ya. Enggak bisa. Jadi bisanya itu cuma Netflix, Prime Video, Disney gitu bisa. Mana RCTI Plus? Ya saya udah instal kok kemarin RCTI Plus kok jadi hilang. Nah, intinya di Chromebook itu sebenarnya udah ada aplikasi-aplikasi yang disarankan sama Google. Aplikasinya apa aja bisa dilihat di sini. Jadi yang yang kayak kategori best for Chromebook. Nah, ini ada Microsoft 365. Jadi buat yang bisa nyamain Microsoft, bisa main Microsoft. Terbiasa di Microsoft bisa pakai 365, cuman 365 itu tetap online. Nah, tapi kalau offline pakai apa, Bang? Offline-nya pakai BPS. Setelah ini saya tunjukin. Jadi, ini aplikasi-aplikasi yang best for Chromebook. Kayak contohnya ada Photoshop juga loh ya. Tapi jangan dibayangkan Photoshop-nya itu Photoshop versi yang kayak di PC gitu. Enggak. Mana sih Photoshop? Udah dihapus ya. Kita instal lagi deh. Nah, namanya Adob Photoshop Web. Jadi dia itu cloud base sama kayak cloud gaming-nya Nvidia, gaming-gaming yang cloud. Makanya kalau kalian pernah tahu ada laptop kentang tapi bisa main game triple A itu biasanya pakai sistem cloud kayak gitu. Nah, ini Photoshop-nya juga loading-nya bakalan tergantung koneksi internet. Kalau koneksi internetnya lancar ya bakalan lancar. Nih contoh ya. Ini yang Photoshop loh. Jadi bayangin laptop kentang, laptop Chromebook bisa pakai Photoshop tuh lancar kalau Photoshop web makanya harus butuh internet. Nah, di podcastnya Pak Nadim sama Mas Dedi pernah saya dengar tuh Chromebook itu tetap bisa dipakai offline loh. Bisa sih bisa ya dipakai offline cuman enggak enggak optimal. Paling cuman ngetik-ngetik aja gitu. Dan itu pun harus pakai WPS. BPS-nya versi mobile. Nanti saya tunjukin. Ini saya coba dulu Photoshop-nya mau tunjukin kalau misalkan kalian tanya apakah bisa untuk ngedit. Bisa, tapi benar-benar tergantung sama internet. Nah, jadi kalau lihat ya menu-menunya itu muncul tapi enggak seadvance yang di PC ya. Kayak misalkan ya brightness kayak gini muncul. Terus juga ada AI-nya juga. Jadi kalau misalkan contoh mau remove background tergantung internet ini sama kayak AI on bukan AI on device ini AI on cloud tuh langsung ke hapus background-nya. Terus kalau misalkan mau ganti-ganti exposure bisa juga tuh tinggal di slide-selide seperti ini. Cuman jangan expect kayak dia yang langsung lancar kayak di Photoshop yang advance gitu ya. Tapi kalau untuk ya on the go, ngiredit-ngirit tipis, ngiredit-ngirit poster okelah asalkan sekali lagi ada internet. Kemarin ada yang tanya, "Bang, kalau dibuat zoom bisa ganti background enggak?" Udah saya coba. Enggak bisa, ya. Jadi zoom-nya cuman kamera aja enggak bisa ganti background. Mungkin karena enggak ada in-nya, ya. Mungkin sambil nunggu nginstal, saya penasaran ya. Kemarin juga ada yang tanya apakah bisa type C-nya ini display port. Nah, di sebelah sini ada monitornya Samsung. Oke, kita coba. Ini kabelnya kabel yang display port ya. Jadi kabel yang memang buat monitor. Jadi kadang portnya itu support sama display port K bet tapi kabelnya enggak support. Jadi harus dipastikan kabelnya juga support display port dan ya bisa jadi dia punya dua port type C bisa power del full function lah power delivery data transfer sama display port. Nah ini tapi langsung kebacanya ini itu ya apa namanya extend monitor. Jadi kalau pengin besar ya harus dipindah ke sini dulu. Ini potret kita coba ubah jadi landscape. Terus kita gedein lagi. Nah, ini guys VPS-nya tapi versi mobile. Jadi kalau misalkan mm PC level sih enggak bisa ya. Mungkin bisanya pakai Office 365 tadi. Tapi saya enggak punya akun Office 365 sih. Jadi saya enggak bisa nunjukin versinya. Bentar. Ini kalau mau new gimana sih? Nah, hai Andika. Eh, bentar. Bahaya Andika, guys di sini. Di video kali ini kita nyobain VPS Office versian kencang juga ya. Walaupun saya kira kalau misalkan kita keekin ke PC eh ke monitor bakalan agak lagi gitu kalau buat ngik, tapi ternyata lancar kok. Terus ada pertanyaan selanjutnya, "Bang, apakah Chrome ini bisa jalanin Microsoft Office secara natif non based cloud?" bisa kalau WPS tadi udah terjawab ya kalau misalkan offline, oh ini tolong buat office dicoba aplikasi Appword, Excel, PowerPoint dari dan WPS Office PC level juga ada. Wah, kebetulan tadi udah dicoba VPS level, cuman dia bukan yang PC level ya. Jadi WPS-nya aman dan mungkin kemarin juga ada yang tanya perihal bisa Kanva enggak? Jadi kita coba untuk Kanva. Dan kanvasi aman selama ya itu tadi ya karena ini cloud base connect internet asalkan aplikasinya itu enggak di-instal, enggak terlalu butuh on device prosesnya aman-aman aja. Oh ya di next video kita juga bakalan bikin Tom tolong ceput no eh laptopnya di Jansa. Kita bakalan bikin dia untuk jadi Windows ya. Karena banyak yang Bang bisa pakai Windows enggak? Bisa pakai Windows Kak. Sebenarnya sih saya sudah bilang kalau misalkan ini spesifikasinya kayak gini dipakaiin Windows percuma karena RAM-nya cuma 4 gig, storage-nya juga cuman 32. Jadi aplikasi Windows itu kan kebanyakan on device ya. Cuman mungkin bisa kalau misalkan kita pakai Windows 10 Lite ya. Tapi tetap untuk urusan storage-nya dia kurang. Tapi tadi saya udah coba explore kalau misalkan Windows 10 Lite itu masih enteng. Tapi ya walaupun udah enteng kan belum belum selesai. Belum selesai ya. Jadi nantilah di next video atau kita saya bikin short-nya video pendek aja tentang gimana caranya pindah Chromebook ke Windows secara enak. Nah, ini terakhir Kanva dia aman-aman aja kalau misalkan kita mau add terus atau edit. Intinya sih kalau misalkan mau pakai benar-benar buat kerja ya bisa tapi harus tahu triknya. Jadi jangan buka aplikasi barengan banyak-banyak. Kalau misal Canva, Kanva aja satu gitu. Jangan yang ditambahin Kanva terus Google Chrome terus dilihat YouTube. Wah harus diingat ekspektasinya harus turun karena ini harganya cuma R1 jutaan. R1 jutaan. Terus untuk kita dapat flip touch screen kayak gini aja susah loh ya. Karena harga bekasnya kalau kalian cek di marketplace banyak yang jual itu masih 1,517 untuk yang touchscreen. Sementara ini baru di 1,4 juta. Bahkan kalau misalkan kita cek di topet atau di Shopee kalau misalkan ada voucher itu bisa R1,2 juta. Jadi ya murah banget. Tapi karena murahnya ekspektasinya harus diturunin. Karena tablet R1 jutaan yang halu aja itu wah itu enggak bisa dipakai. Masih ada enggak tabletnya di sini? Kan yang saya beli Rp1 juta yang katanya RAM 16 gig storage 512 itu benar-benar nge-lag dan enggak bisa dipakai. Jadi kalau dibandingin beli Rp1 juta dapat tablet kayak gitu, mending ini ya. Karena selain bisa jadi tablet bisa jadi laptop juga. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja. Kalau kalian minat nanti link pembeliannya di pojok kiri atau di deskripsi. Dan kalau mau tanya-tanya juga di bawah nanti akan saya kasih admin sendiri untuk kalian tanya-tanya. Oke, sayaudi and see you on the next video.
