Laptop Premium Multi-Fungsi yang Kencang - Review Lenovo Yoga Slim 7i 14 Aura Edition (YouTube Video)
Ini adalah laptop yang unik ya. Dia adalah laptop tipis, ringan, multifungsi, dan kencang yang masuk dalam kelas premium dari Lenovo ya. Prosesornya jelas sudah pakai yang terbaru, Intel Core Ultra 7 Lunar Lake, ya. IGP-nya kencang, bisa main game triple A yang satu ini. RAM-nya udah langsung 32 GB, LPDDR 5X. Storage-nya 1 TB. Layarnya pakai panel OLED. 100% DCI P3 2,8K, 120 Hz touch screen ya. Dan pastinya sudah menuhi standar copilot plus PC dan disertifikasi Intel Evo pula. Ini adalah Lenovo Yoga Slim 7i14 Aura Edition. Ya, di akhir tahun 2024 kemarin kita sudah sempat review Yoga Slim 7i Aura Edition juga ya. Untuk spesifikasi dasarnya juga terlihat sama dengan yang satu ini. Bedanya yang dulu itu layarnya di 15 inci. Yang ini lebih mungil dia yang 14 inci ya. Walaupun ukurannya lebih mungil, performanya enggak kalah kencang dibandingkan yang kemarin kita uji. Dan suhu kerjanya juga tetap terjaga dengan aman di laptop ini. Mirim seperti yang kemarin. Nah, penasaran? Oke, kita mulai pembahasannya dari spesifikasi utamanya dulu. Untuk prosesor dia pakai Intel Core Ultra 7 258V Lunar Lake ya. Ini ya, Fabrikasi TSMC N3B. Base power 17 wat dengan maksimum turbo power di 37 wat. Total core-nya ada 8 core 8 trad terdiri dari 4 performance core dan 4 low power efficient core. Maksimum turbo frequensinya ada di 4,8 GHz dan Intel smart case-nya ada di 12 MB. Untuk NPU-nya dia pakai Intel AI Boost dengan kemampuan komputasi hingga 47 tops. Jadi Intelornya sudah punya kemampuan AI yang cukup mumpuni dan sudah menunai persyaratan dari Copilot Plus PC. Untuk integrated graphicsnya, dia pakai Intel Arc Graphic 140V yang punya 8X e Corse ya. Jumlah Cor-nya mirip seperti yang ada di IGP prosesor Meteor Lake, tapi yang satu ini pakai arsitektur GPU X2 yang sudah menjadi penerus dari arsitektur Xi yang ada di IGP-nya Meteor Lake. Arsitektur baru ini diklaim mampu menawarkan performa grafis hingga 50% lebih tinggi dibandingkan pendahulunya yang udah lumayan kencang ya. Yang satu ini juga sudah mendukung kemampuan decode atau playback video dengan kodex VVC atau versetile video codex alias H266 bukan H265 lagi ya. tentunya akselerasi AV1 dan Quicks juga tersedia di sini. Untuk RAM 32 GB LPDR 5X 853 dual channel 128 bit. Perlu diperhatikan ya, chip memori pada Intel Core Ultra Series 2 yang satu ini sudah menyatu dengan prosesor. Jadi, ini memang tidak bisa di-upgrade tapi udah gede sih ya. Lalu untuk storage 1 TB SSD MD.2 NVM PCI Gen 4 hanya tersedia satu slot SSD M.2 ya di sini ya. Jadi kalau mau upgrade kita harus ganti SSD yang udah terpasang tapi udah 1 tera udah lega juga. Untuk kreativitas wireless-nya dia pakai Intel WiFi 7 be21. Ini udah WiFi 7, udah Bluetooth versi 5.4. Kapasitas baterainya lumayan besar di 70 wat hour. Untuk sistem operasinya dia pakai Windows 11 Home. Tentunya karena laptop ini sudah mulai persatan copilot plus PC dia sudah mendukung fitur-fitur seperti cow creator dan live caption juga. Untuk body factornya adalah clim shell atau laptop classic. Materialnya anodized aluminium. Warnanya namanya ini adalah Luna Grey ya. Untuk desain ini terlihat sama persis dengan Yoga Slim 7i15 Aura Edition yang pernah kita review. Ini masih mempertahankan rounded desain di sudut-sudut laptopnya. Yang membedakan adalah di ukurannya kalau yang kemarin 15 inci sekarang 14 inci. Nah, untuk logo Lenovo yang digunakan juga masih sama ya teks Lenovo di bagian tengah covernya. Nah, untuk dimensi panjang 31,2 cm, lebar 21,9 cm, dan ketebalan di 1,39 cm. Bobotnya laptopnya aja di 1,28 kg. Lalu chargernya 190 gr. Jadi total bobotnya kalau di bawah-bawah masih di bawah 1,5 kg tepatnya 1,47 kg. Untuk layarnya dia menggunakan Lenovo Pure Side Pro Display. Ini adalah panel OLED dengan ukuran 14 inci. Resolusinya di 2,8G atau tepatnya 2.880 * 1800 pikel dengan aspek rasio 16 b. Layarnya sudah mendukung dynamic refresh rate dari 30 hingga 120 Hz. Jadi kekinian banget ya. Menurut Lenovo layarnya punya tingkat kecerahan di 500 Nits dan kal gambut di 100% di CP3. Nah, kalau dari pengujian kami, peak brightness di mode SDR itu mencapai 502 nits. Wah, udah sesuai ya. Tapi yang lucu, di mode HDR dia bisa mencapai 1043 nitz. Ini terang banget ya. 700 aja udah bagus. Ini 1.000 loh. Lalu untuk gamut coversnya ada di 99,6% di CP3 dengan gambut volume di 119,8% di CP3. Nah, yang jelas layar ini udah cocok bangetlah kalau mau dipakai buat nonton, buat ngedit foto, ngedit video, ya udahlah mantap banget ini. Apalagi layarnya sudah disertifikasi Dolby Vision. Vesa display HDR true black 500 dan low blue light dari toov Rinland. Jadi makin nyaman saat dipakai. Nah, meskipun ini bukan laptop convertible, layar laptop ini punya kemampuan touch screen juga. Permukaan layarnya ini glossy ya dan memang mantukan bayangan. Tapi layar seperti ini membuat tampilan jadi lebih cemerlang lagi. Layar ini bisa dibuka hingga 180 derajat. Jadi mudahkan saat kita ingin menampilkan isi layar ke lawan bicara. Mungkin untuk presentasi di atas meja gitu bisa juga ya. Excel seperti ini juga meminimalkan kemungkinan kerusakan layar akibat enggak sengaja kedorong. Lalu untuk bingkai kanan kirinya ini tergolong tipis ya. Sementara yang atas terlihat sedikit tebal karena ada webcam di area situ. Nah, untuk kamera dan mikrofonnya laptop ini menggunakan kamera dengan resolusi 5 megapel dan saat digunakan untuk video recording resolusi maksimalnya adalah 1080p 30 fps. Tentunya dia juga ada support fitur Windows Studio Effect seperti background effect, auto framing, dan contact. Dan fitur ini dapat diakses melalui aplikasi kamera atau melalui shortcut pada tas bar di pojok kanan bawah. Dan jelas dia sudah support penggunaan NPU untuk kameranya. Jadi harusnya bisa lebih irit lah kalau kita lagi video call tanpa nyolok ke listrik. Nah, untuk mikrofonnya terletak di samping kanan kiri kamera dan ada satu set mikrofon yang terletak di area body ya, lebih tepatnya di bawah touchpad mengarah ke pengguna. Mikrofon ini sudah dilengkapi dengan fitur AI noise cancelling yang dapat diakses melalui software Lenovo Vantage. Untuk hasil kamera dan kualitas mikrofonnya kurang lebih seperti ini ya. Kali ini kita sedang ada di luar untuk menguji kemampuan mikrofon dari laptop Lenovo Yoga Slim 7i Aura ID. Untuk mikrofonnya sendiri ini dia punya fitur noise catering yang cukup bagus. Suara saya masih terdengar dengan cukup jelas tapi suara-suara bising yang ada di belakang saya bisa difilter dengan rapi. Dengan pencahaan yang mencukupi, kualitas kamera di laptop ini ternyata oke juga. Gambar tampak jernih dengan detail yang cukup baik dan noise yang minim. Suara yang ditangkap mikrofon juga terdengar dengan jelas dan terasa natural. Nah, untuk audionya speaker ini terletak di samping kanan kiri keyboard mengarah ke pengguna. Ya, lubang grill yang di samping kanan kiri ini adalah lubang speaker beneran ya. Speakernya menggunakan konfigurasi empat speaker masing-masing 2 watt yang terdiri dari dua wover dan dua tweter dan ini sudah support fitur Dolby Atmos dan smart amplifier. Terdapat software Dolby Access di sini ya yang digunakan untuk mengubah preset audio dan equalizer. Untuk suaranya tergolong sangat lantang apalagi untuk sebuah laptop yang tin and light seperti ini. Kualitas suaranya juga bisa dibilang sangat bagus ya. Detail suara terdengar dengan jelas dan rapi. Bassnya cukup kuat dan memuaskan meskipun bukan tipe yang menggelegar. Untuk kolektor di sebelah kiri ada satu HDMI 2.1, ada dua Thunderbolt dan ada satu micro SD card reader. Di sisi kanan ada privacy shutter, ada tombol power, dan ada satu audio jack combo 3,5 mm. serta 1 USB 3.2 gen one 5 Gbps yang ukuran besar. Nah, untuk keyboard dia menggunakan keyboard chicklet dengan layout khas Lenovo. Switch-nya udah soft dan silent, enggak berisik ya dan tersenyaman saat digunakan untuk mengetik. Ini khas laptop seri yoga lah ini satunya ya. Nah, seperti biasa terdapat tombol copilot key yang dapat digunakan untuk mengakses fitur Microsoft copilot dengan cepat. Tidak ada tombol khusus untuk navigasi seperti home, page up, page down, dan end. Di sini tombol-tombol itu adanya jadi tombol kombinasi ya dengan tombol anak panah. Nah, untuk tombol anak panahnya sendiri untuk atas dan bawahnya itu punya ukuran setengah dibandingkan tombol lainnya. Tentunya satu ini juga sudah dilengkapi dengan backlit berwarna putih dengan dua tingkat kecerahan dan satu tingkat kecerahan otomatis. Untuk touchpad, laptop ini menggunakan precision touchpad dengan lapisan kaca ya. Jadi, wah mulus lancarlah di sini ya. Ukuran tergolong besar untuk sebuah laptop 14 inci di 13,5 * 8 cm ya dan letaknya center to space bar jadi minim resiko tersenggol saat kita sedang mengetik. Nah, untuk sistem keamanan laptop ini menggunakan sistem pengamanan biometrik berupa kamera infrared yang sudah mendukung Windows Hello juga. Nah, sementara untuk sistem pendingin dia menggunakan sistem pendingin aktif berupa dua buah kipas dan dua buah heat pipe. Intake udara dari bawah dan ekhaya ke arah belakang. Oke, sekarang mari kita bahas sedikit tentang fitur aura edition dari Lenovo. Nah, yang pertama di sini ada smart mode. Fitur ini dapat membantu mengurangi distraksi dan meningkatkan keamanan saat bekerja menggunakan laptop agar kita bisa lebih produktif. Lalu terdapat fitur shield yang dapat membantu memberikan peringatan privasi dan secara otomatis mengingatkan VPN yang terinstal saat kita terhubung ke jaringan Wii publik. Berikutnya ada fitur attention yang akan mengatur timer untuk menonaktifkan notifikasi Windows dan memblokir situs website yang bikin enggak fokus. Nah, buat yang punya insting buat buka medsos pas kerja nih cocok banget nih ya. N. Lalu ada juga fitur wellness yang membantu menjaga kesehatan mata dengan memberikan notifikasi aturan 2020 atau 2020 agar mata tidak cepat lelah dan dia juga menjaga kesehatan punggung ya dengan memberikan notifikasi saat kemungkinan kita duduk dengan postur yang tidak baik. Lalu ada smart share. Fitur ini membantu integrasi mulus antara laptop dan smartphone. Jadi kita bisa melakukan transfer foto lebih mudah dan cepat tanpa kabel dengan Intel Unison. Dan yang terakhir ada Smart Care. Fitur ini memberikan layanan customer service yang dapat diakses secara cepat dan mudah melalui software Lenovo Vantage. Oke, sekarang kita masuk ke aspek performanya. Sama seperti laptop Lenovo Yoga lainnya, yang satu ini juga memiliki profil performa yang ada dalam fitur smart mode dari Lenovo. Opsinya ada tiga nih, ada performance, ada adaptive power mode, serta ada battery saver. Mode performa ini bisa diakses melalui software Lenovo Vantage atau dengan shortcut function plus huruf Q. Nah, sekarang kita lihat konsistensi performanya pada saat kita menjalankan CBZ R23 stability test ya. Ini dicolok ke listrik dulu. Nah, di sini kita lihat bahwa skor tertinggi yang dia capai adalah di mode adaptive power kita dapat 10.246 poin. Di mode performance kita dapat 10.704 poin. Sementara untuk skor yang bisa dipertahankan di mode adaptive power ada di kisaran 9.500 sampai 9.700-an poin. Di mode performance ada di 10.200-an poin. Kemudian kalau kita cabut colokan listriknya ya, jadi cuma pakai baterai doang ya, skor tertinggi mencapai 10.718. 718 poin untuk SAR yang bisa dipertahankan ada di kisaran 10.300 sampai 10.400 poin. Ini menarik ya, malah sedikit lebih kencang dibandingkan saat dicolok ke charger. Ini wajar karena ini adalah sebuah laptop Evo ya kan. Kecolok atau tidak kecolok ke listrik itu performance-nya harus mirip. Oke, lanjut untuk suhu kerjanya. SU CPU ada di kisaran 75 sampai 85 derajat Celcius dalam pengujian yang tadi. Dan ini adalah hasil pengukuran yang sangat wajar. Kita langsung aja deh langsung masuk ke software yang berat deh. Blender 4.3.2 N2 BMW render test. Di sini untuk TD rendering dengan CPU kita selesai dalam waktu 4 menit 1 detik. Sementara kalau kita pakai one API selesai dalam waktu 1 menit 7 detik. Ya lumayan ya untuk suhu kerja suhu CPU ada di kisaran 60 sampai 78 derajat celcius saja. Oke sekarang kita lanjut ke software video editing. Adopi Premiere Pro 2025 kita pakai video yang 2 menit 7 detik seperti biasanya. Untuk 4K60 video export dengan software only on dalam waktu 7 menit 25 detik. Sementara kalau pakai GPU acceleration sesuai dalam waktu 4 menit 28 detik. Jadi kataan di sini ya cocoknya sebetulnya 4K 30 fps ya. Kalau 4K 60 agak sedikit lama ya. Tapi 4K 30 fps harusnya kencang. Untuk 1080p 60 fps kita lihat dengan software only dalam waktu 1 menit 48 detik dan kalau pakai GPU acceleration selesai dalam waktu 1 menit 12 detik. Nah, kondisi kencang. Untuk suhu kerja pada saat melakukan 4K60 video export dengan GPU acceleration ya CPU itu stabil di kisaran 63 sampai 70 derajat celcius saja. Adem, enggak ada masalah. Sekarang mari kita lihat kalau kita pakai Da Vinci Resolve 19.1. Software video kelas profesional tapi versi gratisnya. Masih pakai video yang sama yang 2 menit 7 detik. Kalau 4K60 exporting selesai dalam waktu 7 menit 45 detik. Sementara kalau videonya 1080 fps selesai dalam waktu 2 menit 27 detik. Mantap ini ya. Nah, untuk suhu kerja di 4K video exporting kita lihat bahwa suhu CPU ada di kisaran 65 sampai 80 derajat celcius saja. Enggak panas juga di sini. Lanjut ke CapC Video editor. Nah, videonya masih sama ya, durasinya sama juga. Untuk 4K60 video exporting selesai dalam waktu 2 menit 1 detik saja kencang. Lalu untuk 1080p video eksportnya 48 detik saja. Nah, syukurnya pada saat melakukan 4K video export tadi ya, CPU itu ada kisaran 55 sampai 70 derajat celcius. Adem banget. Oke, sekarang kita lanjut ke UL Prosion ya. Ini adalah benchmark yang muuji kemampuan NPU dalam prosesor dengan menghasilkan gambar dari input tex dengan menggunakan stable division 1.5 ya. Nah, NPU di Core Ultra 758 Vic membutuhkan waktu 11,236 detik untuk menghasilkan gambar resolusi 512 * 512 piksel. Sebagai perbandingan kalau kita pakai Core Ultra 715H yang pendahulunya itu butuh waktu 44,463 detik di pengujian yang sama. Jadi jauh lebih kencang ya. Tadi sudah bilang ya, bahwa IGP-nya itu kencang ya. Sekarang mari kita lihat kalau dipakai buat gaming seperti apa. [Musik] [Tepuk tangan] Oke, di game yang terakhir ini Assassin's Creed Miras ya selama setengah jam SCPU dari kisaran 66 sampai 73 derajat Celcius dan sempat sekali spike ke 77 dan ada yang ke 81 derajat Celcius. US masih aman banget untuk suhu permukaannya ini menarik ya walaupun laptopnya tipis dan ringan, seluruh permukaan keyboard ini tidak ada yang suhunya menyentuh 40 derajat celcius. Suhu tertingginya ada di area kiri di kisaran 33 sampai 37 derajat Celcius saja dengan titik terpanas di tombol huruf R yang juga hanya mencapai 38 derajat Celcius. Luar biasa. Lalu untuk area tengah dan kanan keyboard suya terlihat aman di bawah 35 derajat Celcius. Kalau palmres sih aman banget bahkan di bawah 30 derajat Celcius. Oke, sekarang mari kita lihat kecepatan SSD-nya. Dengan Crystal dismart, kita dapatkan bahwa kecepatan bacanya ada di 69 MB/ dan tulis di 5331 MB/. Untuk sebuah SS di ukuran 2242 ini sih kencang banget ya, bisa nyampai 6.000-an, ya. Lanjut untuk baterai tesnya. Nah, di sini kita pakai setting berant 150. Volume suara 25% dengan resolusi tetap dibiarkan 2,8K. Refresh dat kita taruh di 60 Hz dengan mode adaptive power. Hasilnya saat digunakan untuk muter video dengan resolusi 1080p. secara offline. Baterai baru habis setelah nyaris 15 jam, tepatnya 14 jam 45 menit. Nah, sekarang mari kita uji lagi dengan standar dari Intel untuk Evo ya. Kita ubah beratas ke 200 nits. Hasilnya adalah baterai baru habis setelah nyaris 14 jam atau tepatnya 13 jam 50 menit. Mantap. Oke, kita lanjut ke charging testnya. 30 menit pertama terisi di 38%. Sementara dari kosong sampai penuh dia butuh waktu tepat 2 jam. Jadi, ini adalah hasil yang wajar. Oke, untuk harganya harga resminya ada di Rp22.999.000 ya dan ini sudah mencakup Microsoft Office Home and Student 2021 garansi 3 tahun untuk premium care lengkap dengan 3 tahun accidental damage protection. Nah, untuk premium Care ini menawarkan layanan call service center selama 24 jam sehari 7 hari seminggu. Garansi ini juga menawarkan layanan perbaikan di tempat seperti di rumah bisa, di rumah kita bisa ya. Jadi enggak perlu dibawa ke service center. Sementara untuk accidental damage protection atau ADP itu menawarkan proteksi terhadap kelalaian pengguna di luar garansi utama yaitu ketumpahan cairan, jatuh dari meja, retak panel LCD, keyboard mati, corating listrik, jatuh enggak sengaja, ya semua di-cover 100% selama 3 tahun. Bahkan bisa diklaim lebih dari sekali. Tapi bukan untuk part yang sama. Untuk part yang sama itu maksimum dua kali, tetap aja bisa dua kali, ya. Nah, kalau kalian tertarik, laptop Lenovo ini bisa dibeli melalui Lenovo Official Store dan authorized store baik secara offline maupun online. Oke, kita masuk ke hal yang perlu diperhatikan. Pertama, tentunya RAM dari laptop ini karena udah menyatu bahkan dengan prosesornya jadi itu tidak bisa di-upgrade. Tapi mengingat ini sudah LPDR 5X8533 dengan ukuran 32 GB ya enggak banyak komplain sih, udah cukup banget sih ya. Lalu untuk performa baterainya untuk sebuah laptop kelas premium seperti ini sebetulnya harapan baterai itu bisa sedikit lebih dari 16 jam. Ini 1 jam agak miss dari harapan kami. Tapi mengingat layarnya yang luar biasa mantap ini ya sudahlah ya sudah nyentuh 15 jam udah bagus banget. Dari sisi menariknya yang pertama ini adalah laptop Intel Evo platform. Jadi jelas semuanya bisa diandalkan. Fitur-fitur yang diharuskan oleh e platform Evo itu sudah ada semua di sini. Mulai dari performa hingga responsivitas laptopnya itu sudah terjamin. Lalu, prosesor udah pakai Intel Core Ultra 200 V series. Jadi performanya jelas kencang, terutama untuk IGP-nya ya. Mau editing foto lancar, edit video kencang, rendering 3D masih bisa nih tipis-tipis ya. Lalu main game triple A bisa banget karena IGP-nya yang udah kencang. Suhunya tergolong aman di sini ternyata storage-nya juga super lega di 1 TB dan kencang pula. Ternyata layarnya udah olet. Resolusi 2,8K 120 Hz udah 100% di CP3 pula ya. mau dipakai buat apa aja udah enak banget. Mau nonton atau untuk content creation atau bahkan untuk gaming juga enggak masalah di sini. Kemudian meskipun dia tipis, yang satu ini masih punya konektor USB dan HDMI yang full size ukuran besar. Jadi enggak perlu bawa-bawa adapter tambahan dan masih punya dua konektor Thunderbolt WiFi 7, Bluetooth versi 5.4 jadi udah future proof. Lalu dia udah punya fitur keamanan biometrik. Lalu speakernya juga bagus banget yang satu ini ya. Dan kemampuan W cancel-nya juga udah oke banget. Garansi juga panjang dan lengkap dengan ADP selama 3 tahun. Jadi pertanyaannya Lenovo Yoga Slim 7i14 Aura Edition cocoknya untuk siapa? Nah ini buat yang nyari laptop tipis, ringan, kelas premium, tapi butuh performa yang kencang juga ya. Ini cocok banget buat pekerjaan kantoran, butuh laptop buat meeting, ya. Yang ini keren. Desainnya juga profesional di sini. Mau dipakai untuk edit gambar, editing video, desain 2D, bahkan 3D model yang tipis-tipis lancar di sini. Buat yang butuh laptop unt programming juga ini oke banget ya. Asalkan memang software-nya cocok dengan spesifikasinya ya. Bagi kami sih laptop ini adalah sebuah laptop yang benar-benar multifungsi. Tipis, ringan, multifungsi. Ya, jangan disamakan dengan laptop gaming yang berat dan besar. Tidak. Ini ringan, tipis, dan ini multifungsi banget. Bahkan ke gaming pun bisa. Jadi kalau yang dicari memang adalah sebuah laptop tipis, ringan, ukuran 14 inci dengan performa kencang dan desain premium. Rasanya Lenovo Yoga Slim 7i14 Aura Edition ini sangat layak untuk dipertimbangkan. Saya di Irfan Jaga TV.
