Jungkat

Laptop Serba bisa !! Desain, Gaming ? GAS AJA !! Yoga 7 Ryzen AI (YouTube Video)

  • 28/06/2025

Baru 1 minggu pakai laptop ini benar-benar bisa buat saya jatuh hati. Enggak cuma sekedar laptop benda mati, tapi laptop ini bisa mendongkrak produktivity. Memang laptop ini enggak cocok untuk game hardcore, tapi akan sangat cocok dipakai oleh aktor, doktor, bahkan diktaker. Bobotnya ringan banget untuk sebuah laptop 14 inch cuman di 1,3 kg. Dan yang paling penting untuk ketebalannya tipis banget, cuman 1,5 centti. Jadi dalam har portabilitas laptop ini enak banget bisa dibawa ke mana-mana. Yuk kenalan sama salah satu laptop keren ini, yaitu Lenovo Yoga 7 2in1 AKP yang pakai prosesor AI dari AMD. Laptop ini op banget dalam hal fleksibilitas. Karena dia ada embel-embel two inone-nya, artinya laptop ini pasti convertibel. Modenya bisa kalian ganti seperti ini, seperti ini, dan kayak gini juga. Laptop ini itu bawaannya low profile banget, enggak neko-neko, tapi bisa banget untuk banyak kebutuhan. khususnya yang butuh untuk kebutuhan kreatif di manapun dan butuh laptop portable yang balance antara performance dan hemat baterai. Bawaannya itu simpel banget, enggak rameai tapi tetap e catching dan yang paling penting itu brandingnya enggak lebay. Kan ada tuh ya laptop yang brandingnya logo brand, lalu di bawahnya itu juga ada logo SKU-nya itu jadi rame banget jelek menurut saya. yang biasanya ada logo Yoga di bagian punggungnya. Ini cuman diganti logo dibos dan tulisannya cuman Lenovo yang warnanya nyatu banget sama warna bodinya. Bahan yang dipakai juga sudah bahan full metal khas laptop premium tapi memang finishingnya agak disayangkan sedikit meninggalkan sidik jari kalau kalian sentuh atau tangan kalian lebih mudah berkeringat. [Musik] Seperti yang dikatakan tadi, dia pakai prosesor AMD AI, lebih tepatnya ada di AMD Ryzen AI7 350 dengan 8 core 16 thre dengan maksimal turbo p boost-nya di 5,0 GHz dan L3 cas-nya di 16 MB. Dan yang pasti kalau laptop seperti ini tidak akan memiliki diskret GPU. Dia pakai integrated GPU dari Radeon 860M dan ditenagai juga dengan 50 tops atau triliun operation per second untuk menunjang artificial intelligence-nya. Standarisasi untuk laptop AI, RAM-nya itu minimal harus 24 gig, tapi yang ini sudah dikasih lebih-lebih. Untuk RAM-nya sudah dikasih 32 gig dengan speed 7.500 M transfer per second. Dan yang asik dari Lenovo itu V RAM-nya atau integrated GPU-nya kalian bisa atur bisa lewat bias, bisa juga lewat software dari AMD dengan maksimal 24 gig. Lenovo juga kasih storage yang cukup gede di laptop ini 1 TB dengan speed yang kencang juga di 6.500-an untuk read-nya dan 5.800-an untuk rate-nya. lumayan untuk sebuah SSD NVM Gen4. Karena laptop ini punya sertifikasi copilot plus PC, kita coba AInya dulu. Dibandingkan laptop-laptop kalian yang jadul laptop ini sudah pasti ada cocreator. Kalian tinggal buka Pain, klik cocreator, lalu kalian masukkan prom yang kalian inginkan atau sedikit gambar di sana untuk mencoba diterjemahkan dan langsung jadi illustrator dadakan. Fitur-fitur lainnya ada juga yang berbayar atau subscribe, ada juga yang free seperti background remover yang pasti kepakai juga di sini. Enggak ketinggalan juga ada fitur studio effect dan sekalian aja mungkin kita bahas mengenai kameranya. Untuk kameranya sendiri dia cukup gede. Dia dengan resolusi 1440p atau 5 megap dengan kualitas yang baik walau di kondisi pencahayaan yang kurang. Nah, untuk studio effect-nya ada background effect yang akan menciptakan efek blur di bagian background-nya. Ada econct juga. Kalian bisa cheating gitu ya, seolah-olah mata kalian terus melihat ke kamera atau ke layar. Jadi kalau meeting Zoom enggak akan ketahuan. Serta juga ada automatic framing yang bikin kita tetap berada di tengah. Nah, untuk sio effect ini seperti biasa kalian bisa akses di bagian pojok kanan bawah bagian tas barnya. Ada juga left caption ya memang belum support bahasa Indonesia tapi sudah cukup akurat. Itu sudah cukup bagus. Ada juga fitur recall dan fitur AI ini cukup revolusioner gitu ya. seolah-olah kalian punya memori tambahan. Jadi, kalian enggak perlu repot-repot mengingat, tidak membebankan otak kalian, gitu ya. Seolah-olah itu kalian punya memori digital pribadi lah. Butuh AI offline bisa karena memang ini sudah di atas 40 tops. Kalian bisa instal LM lokal. Contohnya kayak lama. Tapi memang kalian harus sering banget nginputin data di sana biar semakin lama makin pintar. Nah, kalau kalian enggak pengin install sana sini ribet. Lenovo udah nyediain namanya Lenovo AI Now. Ini seperti all ininone software AI. Kalian bisa pakai chat GPT dari sini juga atau kalian bisa pakai local AI. Nah, untuk local AI-nya dia bisa dokumen summaries, lalu juga find dokumen juga. Bahkan kalau kita punya slide PPT yang banyak banget kalian daripada nyariin satu-satu tinggal cari di situ aja. Dia akan cari datanya di slide mana data itu ada. Untuk tes generatif pada software MU seperti stable diffusion, kita cuman butuh waktu 4 detik aja. Artinya, text to image bisa dijalankan pada kondisi offline atau tanpa internet. Sementara untuk workload yang lebih berat seperti Jaggernut, laptop ini menyelesaikan dalam waktu 1 menit 20 detik. Ini termasuk cepat juga untuk kelasan laptop yang ringan dan tipis. Apalagi tanpa bantuan cloud AI dan dedicated GPU sama sekali. Yuk, sekarang kita akan masuk ke performance-nya. Nanti di gaming-nya ada hal yang menarik nih di laptop ini. Kita akan masuk ke signab R15 terlebih dahulu. Pada saat mode charger atau plugin, laptop ini dapat skor rata-rata multiore-nya di 2.200 sampai 2.300 poin dengan single core performance-nya di 292 poin. Tapi pada saat bater only kita dapat skor di 1770 sampai 1800-an. Berarti penurunannya ya kurang lebih sekitar 30% lah ya. Untuk single core-nya masih sama alias enggak ada perubahan. Nah, untuk skor R23-nya, Lenovo ini mencatatkan skor yang cukup konsisten juga. Dalam mode plugin, multi skornya mencapai di 14.866 poin. Dan untuk not pluginnya, skor tertinggi berada di angka 14.000 1000 poin atau ya turun kurang lebih sekitar 5,8%-an lah. Tapi untuk single core-nya mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dari skor 1920 hanya jadi 1428 poin. Berarti kurang lebih sekitar 25% penurunannya. Tapi masih okelah sebenarnya ya. Tapi menurut saya dari dua percobaan tadi yang paling valid itu ada di R23-nya karena memang tipical R23 ini kan renderingnya butuh waktu yang lebih lama dibandingkan R15. Jadi semua resource kalkulasi variabel untuk suhu, performance, kestabilan itu bisa benar-benar dikalkulasi di sana daripada R15. Sekarang kita mau tes produktivitas atau gaming nih. Mungkin ke produktivitas dulu mungkin ya. Karena memang laptop ini bukan untuk laptop gaming sebenarnya. Jadi yang nungguin sabar aja dulu ya. Dalam pengujian editing Lenovo Yoga 7 2in1 AKP10 ini menunjukkan performance yang cukup solid pada pengujian kita di Premiere 4K. Laptop ini mampu menyelesaikan hanya dalam waktu 2 menit 49 detik. Sedangkan FHD-nya juga lebih cepat pasti ya di 2 menit 2 detik, tapi enggak selisih jauh banget. Lanjut ke pengujian 3D-nya dengan simulasi BMW. Untuk CPU rendernya surprisingly laptop ini mampu menyelesaikan dalam waktu yang cukup cepat untuk sebuah laptop tanpa dedicated GPU di 3 menit 26 detik. Sedangkan GPU-nya 2 menit 52 detik. NPU dan GPU yang dibawah oleh AMD Ryzen 7 AI 350 ini benar-benar bisa dongkrak performance-nya dan ini keren banget. Untuk penggunaan harian seperti Word, Excel, PowerPoint, kita coba ekspor PPT to PDF 150 lembar. Laptop ini menyelesaikan hanya dalam waktu 10 detik doang. Dan randomis data Excel yang gede banget cuman selesai di 27 detik. Nah, sekarang yang ditunggu-tunggu kita akan tes gaming-nya. Untuk Dota 2, laptop ini mampu menghasilkan rata-rata di 82 FPS dengan setting fastest dan puncaknya bisa menyentuh di angka sekitar 108 FPS. Lanjut ke Valoran. Mulus banget pastinya average yang kita dapat di 89 FPS dan bisa tembus sampai 217 FPS dengan resolusi FHD plus atau 1920 * 1200. dan settingan yang kita pakai menggunakan setting high. Lanjut ke game open world yang jadi momok untuk integrated GPU Gensin Impact. Laptop ini mampu mendapatkan hasil yang cukup lumayan di 57 fps dengan setting high. Wah, keren enggak tuh? Jadi, kalian masih bisa pakai tuh main di laptop ini. Lanjut ke game yang lebih berat ya, Black Meet Wukong. Tapi kita akan pakai beberapa simulasi. Jadi AMD itu punya fitur namanya AFMF atau yang mereka beli nama AMD Flit Motion Frame 2.1. Jadi kayak eh multifame generation ala AMD gitu ya. Nah, kita main di Black Mid Wukong pada saat posisi default setting dengan AFMF-nya kita off-kan terlebih dahulu. Kita dapat rata-rata di 33 FPS. Tapi kalau AFMF-nya kita on-k itu rata-rata kita dapat di 46 bahkan bisa lebih dikit 50 fps-an. berarti bisa mendongkrak kurang lebih sekitar 50% performance-nya. Lanjut ke game yang menguras grafik card banget Cyberpunk 2077. Pada saat kondisi AFMF-nya kita off-kan dan DLSS-nya kita off-kan juga, kita masih dapat di angka sekitar 26 FPS. Tapi saat DLSS-nya kita buatkan on dan AMF-nya kita on-kan juga, kita langsung lompat di 43 FPS. Ya, memang kalian enggak bisa berharap untuk sebuah integrated GPU. berharap di fps-an. Tapi untuk setting seperti ini di integrated itu masih cukup oke dan masih cukup playable. Nah, coba deh kalian perhatikan pada grafik pada saat kita main game ini. Suhunya bisa menyentuh di angka 97 sampai 99 derajat celcius. Dan bisa dikatakan laptop ini benar-benar memaksimalkan power limitnya. Untuk GPU clock-nya kalian perhatikan itu berada di kisaran 2.500-an MHz. Jadi memang ada sedikit fluktuasi dikit banget ada turun memang tidak ekstrem banget. Jadi thermal throttle-nya memang masih bisa dijaga di laptop ini dan itu juga sudah kita buktikan pada pengujian game atau rendering-nya tadi. Nah, bisa dikatakan performance-nya cukup menjanjikan untuk sebuah laptop tipis seperti ini. Kalau kalian perhatikan pada bagian pamr di bagian pojok kanan atas itu ada tulisan yang bertuliskan Pureese. Apa itu? Pureide sendiri itu merupakan branding dari Lenovo yang layarnya itu sudah lolos di berbagai pengujian. Mulai dari akurasi warna itu harus punya lebih dari 100% SRGB dan layarnya ini sudah mendukung 100% dicri dengan sRGB-nya di 141%, adob RGB-nya di 97% dan NTSC-nya di 94%. Lalu brightness-nya ini terang banget, siap banget kalian pakai bermain, bekerja di luar ruangan. Untuk panelnya jadi standar Pure sendiri harus minimal pakai layar IPS. Ini sudah OLED jadi pasti jelas lolos. Lalu punya sertifikasi anti blue light, jadi semuanya terpenuhi, aman. Oh i ada yang ketinggalan. Untuk refresh rage-nya juga minimal 60 Hz dan layar ini sudah pakai 120 Hz dan touch screen juga. dan kalian dapat stylus pen juga. Nah, seperti yang diomong tadi, layarnya touch screen. Kalian bisa tekan dengan 10 jari sekaligus. Jadi, dia sudah multifing juga. Lalu, juga stylus p-nya kalian bisa atur fungsinya karena memang di sini ada tombol gitu ya. Kalian bisa atur fungsinya di software bawaan dari Lenovo. Turun ke bagian keyboard-nya. Siapa sih yang enggak tahu keyboard kelas flagship Lenovo? Salah satu keyboard terbaik jika dibandingkan dengan brand-brand lain yang serupa. Beneran deh kalian pakai ngetik nekannya itu enggak perlu effort, empuk banget. Backlit-nya juga ada dua level pencahayaan yang kalian bisa atur menggunakan shortcut function dan spasi. Lalu touchpad-nya juga cukup gede dan kita tidak mengalami kendala yang berarti. Bukan tidak mengalami, tidak ada kendala yang berarti mengenai touchpad dan keyboard-nya. Ini semua enak. Untuk sebuah laptop TV seperti ini, bisa dikatakan speakernya juga gak kaleng-kaleng. Dia punya empat buah speaker masing-masing dua twitter dan dua wover. Dan dioptimasi juga dengan Dolby Audio yang kalian bisa atur juga pakai software Dolby di sana. Customisasinya juga sudah disediakan, tapi EQ-nya juga kalau kalian kurang puas gitu ya, juga bisa kalian atur sesuai dengan mood dan keinginan kalian. Dan hasil suaranya seperti ini. Nah, untuk portnya sendiri sederhana tapi powerful. itu yang bisa gambarin portnya karena enggak terlalu banyak tapi fungsinya gila. Di kanan ada USB type E 3.2 gen one yang support juga on USB. Sabilah kalian pakai untuk power bank gitu ya. Lalu ada USB type C 3.2 gen 2 yang support juga dengan power delivery dan display port. Di kiri ada HDMI 2.1 lalu masih ada juga USB type C dengan fungsi yang sama seperti di kanan. Lalu juga ada combo jack audio. Salah satu fungsi dari type C-nya itu merupakan display port 2.1 USB R10 yang support layar hingga 4K 240 Hz. Wah, gila gak tuh konektivitas tambahannya dia juga sudah pakai Wii 7 dan Bluetooth 5.4. Nah, lalu bagaimana dengan baterainya? Kenapa laptop finish jadi salah satu laptop yang paling saya suka? karena dia punya kapasitas baterai yang cukup gede yaitu 70 wat hours. Tapi karena memang performance-nya dia yang cukup tinggi pada pengujian kita PCAR 10, kita dapat lama waktu di 13 jam lebih dikit. Tapi cukuplah ya untuk pekerjaan-pekerjaan kantoran tanpa harus bawa charger. Untuk real penggunaannya juga pada pengujian 10 menit untuk video streaming YouTube kita hanya berkurang 3%. Lalu untuk office hanya berkurang 2% dan gaming-nya cuman berkurang 10%. Tapi jujur aja daripada sekedar hemat-hematan baterai saya lebih cocok performance-nya dipertahankan seperti ini sih. Baterainya cukup oke dengan performance yang kencang. Beberapa hal yang membuat saya jatuh hati sama laptop ini selain modelnya yang memang simpel, cakep, enggak neko-neko, enggak lebay, variabel performance dan baterainya itu balance banget. Jadi enggak perlu mengorbankan performance untuk dapat daya tahan baterai yang awet. atau kalau dibalik enggak perlu mengorbankan baterai untuk dapat performance yang tinggi. Ini sudah pas banget tonjingannya. Enggak cuman itu, bobotnya juga ringan banget. Ketebalannya juga 1,5 cent. Jadi itu tipis banget. E cing juga kalau dibawa ke mana-mana. Mungkin semua itu salah satu faktornya karena memang dia menggunakan teknologi AMD yang terbaru karena prosesornya pakai AMD Ryzen 7 AI 350 di mana ekspor untuk videonya kencang, daya tahan baterainya awet. Lalu juga fitur AI-nya mendukung produktivitas banget. Ditambah lagi untuk fitur copilot-nya juga sudah berjalan cukup perfect. Salah satu contohnya ada fitur copilot recall yang itu sangat berguna banget untuk orang-orang seperti saya yang memang gampang lupa gitu ya habis ngerjain apa atau habis browsing apa di hari-hari sebelumnya. Dan juga laptop ini di-cover garansi selama 3 tahun dengan premium care. Artinya kalian bisa hubungi customer service-nya 24 jam. Enggak cuman itu, sudah di support juga. dengan accidental damage protection. Jadi kalian enggak usah takut kalau baterainya eh baterainya kalau laptopnya jatuh pecah kena air aman semua dicover. Pembelian laptop ini sudah termasuk Office 2024 dan langganan Office 365 basic dan itu gratis selama 1 tahun. Nah, untuk varian harganya itu dibandrol kalau kalian cari di marketplace di angka sekitar 19 sampai Rp juta. Kira-kira kalian tertarik enggak dengan laptop performance balance seperti ini dan bodinya yang cantik banget serta fitur yang banyak banget? Kalian bisa tuliskan di kolom komentar. Oke, cukup sekian video kali ini. Mungkin kalau kalian ada pertanyaan atau ada sesuatu yang bisa dibahas atau ada kritikan, kalian bisa tulis di kolom komentar. Saya Rico. See you.

Lihat di YouTube