Jungkat

Laptop Snapdragon Masih Bikin Bingung? Cek Jawabannya Disini! (YouTube Video)

  • 24/09/2026

Bisa gak sih instal ulang Windows di laptop Snapdragon? Bisa enggak sih nge-print di laptop Snapdragon kalau driver ARM-nya enggak ada? Apakah aplikasi X86 jadi lebih boros baterai pas jalan di laptop Snapdragon? Ya, kita akan jawab pertanyaan-pertanyaan kalian yang dilontarkan di kolom komentar community post channel kami. Ini tentunya pertanyaan enggak cuma yang tadi itu doang, ada banyak pertanyaan yang lainnya ya. Makanya simak video ini sampai selesai. [musik] Oke, langsung aja kita jawab satu persatu pertanyaan-pertanyaan ini ya. Pertama, emangnya ada laptop Snapdragon kelas entry level dengan harga terjangkau? Spesifikasinya seperti apa? Nah, untuk kelas entry level pastinya ada dong ya. Kalau saat ini entry levelnya adalah laptop pakai Snapdragon X yang polos ya. Tapi di akhir tahun 2026 ini rencananya akan ada laptop dengan Snapdragon C atau Snapdragon C. Menurut Qualcom, laptop Snapdragon ini rencananya dijual dengan harga kisaran 300-an dolar atau sekitar 5 jutaan dengan kurs saat video ini dibuat. Prosesor Snapdragon C ini sendiri menggunakan konfigurasi 8 core dan memiliki NPU untuk local AI. Di komtex 2026 yang lalu kita sudah lihat salah satu laptopnya ya, ada Acerpire Go-nya 8 GB SSD 512 dengan layar full HD. Selain the Racer, nantinya harusnya ada juga laptop Snapdragon C dari HP dan Lenovo. Lanjut lagi. Apakah aplikasi X86 itu akan lebih boros baterai pas dijalankan di laptop Snapdragon kalau dibandingkan dengan aplikasi yang native ARM? Ya, ya betul, betul ngerti-ngerti saya. Kalau dari hasil pengujian kami sih efisiensi baterainya tetap mirip. Di sini kita coba ng-render file barbershop dengan menggunakan Blender versi X86 versus versi ARM tanpa dicolok ke charger. Hasilnya kapasitas baterai sama-sama turun sekitar 15%. baik pakai blender yang X86 maupun yang ARM. Jadi menjalankan aplikasi X86 tidak membuat baterai di laptop ST jadi jauh lebih boros. Ini juga membuktikan bahwa semakin matangnya kemampuan Prism emulatornya Windows saat mengemulasi aplikasi yang non ARM. Udah keren nih sekarang nih. Lanjut lagi. NPU di laptop Snapdragon bisa dipakai untuk apa aja? Nah, sebenarnya kami sudah punya video pembahasan penggunaan NPU di laptop Snapdragon. Ya, mungkin ini belum subscribe jadi kelewat ya. Oke, kita coba jawab cepat aja. NPU ini prosesor khusus AI yang konsumsi dayanya sangat rendah. Salah satu kegunaan NPU paling populer adalah digunakan untuk meeting online. NPU bisa kita gunakan untuk menjalankan fitur Windows Studio Effect. Ini untuk efek blur background dan lain-lain gitu ya untuk kameranya. Nah, dengan NPU pemakaian baterai jadi lebih irit dibandingkan dijalankan di core CPU. Tapi tahu enggak kalian bahwa NPU itu juga bisa dipakai untuk main game? Iya, NPU bisa kita pakai untuk menjalankan fitur auto SR atau auto Super Resolution bawaan Windows 11. Fitur ini akan mengup scale resolusi game. Jadi tampilan visualnya jadi lebih tajam. Misalnya resolusi 800p jadinya 1200p. Ini membuat frame rate game tetap tinggi karena setting resolusi aslinya kan 800p. Menariknya saat kami coba dengan game Cyberpunk di laptop Snapdragon X Elite X Elite ya, efek penurunan FPS akibat auto SR ini tergolong minim. Kalau fitur auto SR-nya mati, average FPS-nya itu 41 FPS. Kalau auto SR-nya aktif, average FPS-nya ke 39 FPS. Jadi, hanya turun sekitar 2 FPS aja kita dapat resolusi yang lebih tinggi. Keren kan? Pertanyaan berikutnya lagi, apakah bisa main game di laptop Snapdragon? E, ini tadi sudah dibahas sebetulnya ya bisa ya. Bahkan kami selalu mencantumkan pengujian gaming setiap review laptop Snapdragon. Dan enggak cuma itu, kita juga sempat bikin pengujian bermain game sambil streaming di laptop Snapdragon. Tapi perlu diperhatikan ya, laptop Snapdragon itu tidak dirancang khusus untuk main game. Sama seperti semua laptop tin and light lainnya. laptop dengan prosesor X86 yang tipis dan ini kan kan enggak di targetkan untuk main game juga ya. Jadi sama dengan yang ini, jangan dicampur-campur ya. Nah, kalau memang tujuannya untuk main game banget ya langsung aja pilih laptop gaming. Lanjut lagi. Laptop apa saja yang sudah menggunakan prosesor Snapdagon X series? Emangnya udah banyak? Nah, pilihan laptop Snapdagan di Indonesia itu sebenarnya udah banyak ya dari Acer, Asus, HP atau Lenovo tuh udah ada. Pilihan prosesor juga beragam dari Snapdragon X yang terjangkau sampai Snapdragon X Plus di kelas mid dan ada Snapdragon X Elite serta ada X2 Elite yang paling kencang. Kalau pengin tahu lebih lengkap sih langsung aja cek review laptopnya di channel Jagat Review ini. Oke, ini pertanyaan wow lucu ya. Apakah laptop Snapdag bisa di-overclock atau diunderfult? Nah, ini fitur biasanya ditemui di laptop gaming dan di PC desktop ya. Jadi emang bukan satu yang ada di laptop tipis dan ringan. Nah, sampai saat ini kami tidak tahu cara untuk melakukan overclock atau underfult laptop Snapdragon. Kami juga belum menemukan tools atau aplikasi untuk ee melakukan hal tersebut. Tapi tenang, kita masih bisa mengatur profil performa laptop Snapdragon. Apakah mau irit banget, jadi jalan standar atau mau kencang banget? Tentunya ada tidaknya pengaturan tersebut tergantung produsen laptopnya, ya. Kemudian yang berikutnya, apakah bisa instal ulang atau clean instal Windows di laptop Snapdragon? Apakah semudah di laptop X86? Ya, sebenarnya kita tidak perlu melakukan can install Windows 11 di laptop Snapdragon. Ya, Windows 11 sudah dilengkapi dengan fitur reset dis PC. Jadi, kita bisa mengembalikan kondisi Windows-nya seperti pertama kali dinyalakan setelah pas baru habis kita belah pokoknya, ya. Nah, kami juga sempat mencoba nih clean install laptop Snapdragon dengan membuat bootable USB drive dengan menggunakan aplikasi Rufus. Nah, di sini kita pakai ISO Windows 11 Arm 25 H2 yang di-download dari website Microsoft ya, resmi ya. Hasilnya proses instalasinya ternyata mengalami kegagalan. Saat ini kami belum menemukan solusi untuk kendala tersebut, tapi ada kemungkinan disebabkan oleh bootable USB drive yang tidak memiliki file driver dari laptop yang kami pakai. Jadi melakukan clean instal di lapar itu memang memungkinkan tapi masih merepotkan karena harus masukkan file driver laptop. Oh ya, masing-masing produsen laptop stiker sebenarnya punya metode recovery sendiri ya untuk mengembalikan OS ke kondisi seperti semula. Salah satunya seperti Asus yang punya aplikasi My Asus in Win R for USB. Aplikasi ini bisa digunakan untuk memulihkan sistem operasi lengkap dengan drivernya tanpa perlu berusah payah memasukkan driver ke instalasi Windows 11. Tapi jujur aja sih ya, saya pakai Snapdragon X Elite itu udah 1 tahunan untuk kerja ya dan enggak merasa ada kebutuhan instal ulang ya. Ini sama juga dengan laptop-laptop X86 yang lain. Belum ada yang instal ulang juga nih. Nah, ini menarik juga nih. Apakah laptop Snapdragon support driver versi X86? Ya, laptop Snapdragon tidak bisa menggunakan driver versi X86. Prism emulator sendiri tidak bisa melakukan emulasi di tingkat driver. Untuk perangkat tertentu memang bisa langsung dikenali dan digunakan karena ada driver generic bawaan Windows. Tapi untuk perangkat lain seperti Snal GPU misalnya yang membutuhkan driver khusus versi ARM itu ya jelas tidak dikenali kalau kita pakai driver X86. Apakah laptop Snapdragon mendukung aplikasi dengan ekstensi dxc? Ya jelas support dong. Laptop Snapdragon kan bisa menjalankan file XC atau executable baik ARM atau X86. Jadi meskipun Windows-nya versi ARM, aplikasinya tetap menggunakan format DXC. Lagi pula DXC ini merupakan format file bawaan Windows sejak lama kan, jadi enggak diubah-ubah. Beda supportnya aja AR sama S86. Nanti kalau kalian jalanin yang S86 di laptop Snapdragon ya balik lagi ketemu dengan emulatornya itu yang udah makin canggih itu. Bagaimana perform local AI laptop Snapdragon? Nah, laptop Snapdragon sebenarnya sudah sangat mumpuni untuk local AI. Ini didukung dengan kemampuan NPU-nya yang udah bisa 45 tops di Snapdragon X series dan 80 tops di Snapdragon X2 series. Contoh aplikasi EI yang bisa pakai NPU Snapdragon adalah Anything LLM. Bisa dilihat nih, NPU-nya bekerja saat kita pakai AI-nya buat tanya-tanya. Tapi ada juga aplikasi yang bisa menggunakan GPU Adrenal untuk komputasinya seperti LM Studio. Sebagai catatan untuk lokal AI ini yang parameternya besar tentunya akan butuh RAM yang besar juga ya. Nah, ini lucu nih. Apakah laptop Snapdragon bisa menjalankan aplikasi Android emulator? Nah, kalau Android emulator buat laptop Snapdragon ini kita bisa pakai Mumu Player. Nah, menarik ya. Mumu player ini sudah ada versi native arm jadi performa dan kompatibel saya lebih baik lagi. Saat kami coba Momo Player ini ternyata bisa jalan lancar tanpa masalah. Bahkan saat menggunakan laptopan polos yang terjangkau itu buat main diam atau jalan aplikasi Android seperti Instagram ini enggak ada masalah ya. Lanjut lagi. Apakah laptop Snapdragon bisa menggunakan printer kabel atau wireless yang belum ada driver arm-nya? Nah, untuk printer wireless ini masih bisa digunakan dengan laptop Snapdragon. Kita juga menggunakan printer tersebut ke jaringan Wi-Fi yang sama dengan laptop Snapdragon. Lalu kita bisa menggunakannya. Sementara untuk printer yang masih pakai kabel ini bisa diakali dengan menghubungkannya ke port USB yang ada di router Wii. Jadi, printer kabelnya diubah jadi printer wireless juga nih. By the way, kami tahu masih ada banyak yang pakai printer saat ini. Kami tahu banget kok kebutuhan ini ada. Tapi buat sebagian besar pengguna laptop, sejujurnya printer yang model langsung nancepap ke laptop ini udah jarang dipakai kan ya? Kalau di kami sih tim admin kami pakai, tapi saya dan tim yang lain itu udah enggak pakai printer untuk kerja. Kemudian apakah kita bisa pakai webcam eksternal? Bisa dong. Contohnya kayak webcam yang kami punya nih ya. Nah, tinggal colok ke port USB laptop dan dia langsung dikenal tanpa perlu install driver. Tapi perlu diperhatikan kalau kita pakai webcam eksternal tambahan fitur Windows studi effectnya jadi tidak bisa aktif di sini ya. Kemudian apakah laptop Snapdragon bisa menggunakan Android OS mengingat prosesornya ini ARM? Harusnya bisa ya. Tapi ingat laptop Snapdragon ini awalnya dikembangkan bersama Windows. Jadi OS bawaannya untuk yang dijual saat video ini dibuat memang masih Windows dan kami belum dapat info apakah kita bisa ganti sendiri ke Android. Rencananya sih Google tahun ini akan mengumumkan laptop dengan aluminium OS yang sebenarnya itu berbasis Android 17. Nah, sejauh pantauan kami akan ada laptop dengan stepbagon yang menggunakan OS ini. Jadi, ditunggu aja kehadirannya ya. Apakah laptop Snapdragon bisa menjalankan Linux? Nah, laptop Snapdragon tipe tertentu sebenarnya sudah bisa menjalankan Linux tapi memang belum semua distro Linux mendukung prosesor ARM 64. Nah, salah satu distro Linux yang sudah support adalah Ubuntu. Kami nyobain menjalankan Ubuntu secara live alias tanpa diinstal di laptop Snapdragon X Elite dari Lenovo. Dan ternyata bisa berjalan lancar tanpa masalah. Semua hardware dalam laptop juga bisa dikenali tanpa masalah. Kamera bisa digunakan, Wii terhubung ke internet, speaker juga keluar suaranya. Jadi kalau mau pakai Linux di laptop udah mulai bisa nih. Tapi ingat ya, ini masih di tahap awal Linux bisa digunakan di laptop Snapdragon. Apakah laptop Snapdragon siap berkompetisi dengan laptop non Snapdragon? Nah, bisa dibilang laptop Snapdragon ini semakin kompetitif bersaing dengan laptop non Snapdragon. Kalau soal data baterai sih enggak usah ditanya ya. Justru kita harus berterima kasih sama laptop Snapdragon karena meningkatkan dan menaikkan standar daya tahan baterai laptop Windows jadi di atas 20 jam. Jumlah aplikasi ARM dan compatibel aplikasi nonar ARM juga makin baik dalam 2 tahun terakhir ini. Bahkan jumlah aplikasi ARM-nya en kali lipat lebih banyak dibandingkan awal peluncurannya. Enggak cuma itu, saat ini udah ada 6.000 aplikasi nonar ARM yang sudah divalidasi oleh Qualcom berjalan normal dan stabil di laptop Snapdragon. Jadi dengan peningkatan kompatibel software yang sangat baik dan sangat cepat daya tahan baterai yang sangat-sangat awet menurut kami, laptop Snapdragon sudah sangat bisa bersaing dengan laptop Tetin and Light manapun saat ini. Jadi sudah jelas ya jawaban-jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan kalian seputar laptop Snapdragon tahun 202. Nah, mudah-mudahan jawaban kami bisa memberikan info tambahan dan pengetahuan tambahan bagi kalian dan buat kalian enggak perlu takutlah sama laptop Snapdragon ya. E saya aja makai nih udah udah setahun lebih ya. Kalian sendiri gimana nih? Apakah masih ada pertanyaan seputar laptop yang masih belum ketemu jawabannya? tulis di kolom komentar. Oke.

Lihat di YouTube