Laptop Tanpa Ini, BUKAN Laptop Gaming! Seri Mengenal Laptop Gaming - Part 1 (YouTube Video)
Jumpa lagi di TV ya. Kali ini kita mau bahas mengenai satu hal yang penting banget dalam laptop gaming. Laptop gaming biasa kalau dibahas itu pasti bahas prosesornya apa, GPU-nya apa, RAM-nya apa, ya, layarnya bagaimana. Padahal ada satu aspek yang membuat laptop gaming kurang terasa laptop gaming kalau enggak ada yang satu ini. Iya. Apa itu? Software pendukung untuk laptop gaming. Ini penting banget. Laptop gaming modern harus punya yang satu ini. Nah, apa saja yang bisa dikendalikan atau diatur dengan software-software laptop gaming ini? Kita akan bahas dalam video kali ini. Oke, dibandingkan dengan laptop tipis dan ringan yang biasa, software pengaturan performa pada laptop gaming serius itu jauh lebih lengkap ya. Karena di software ini terdapat berbagai macam fitur khas yang biasanya hanya ada di laptop gaming. Contohnya di software Omen Gaming Hub. Pada laptop HP Omen Max 16 yang satu ini. Di sini kita bisa melakukan monitoring hardware seperti suhu CPU dan GPU, clock CPU dan GPU, penggunaan RAM dan lain-lain. Software pada laptop gaming juga memiliki beberapa pengaturan mode performa yang dapat kita pilih sesuai dengan pekerjaan yang kita lakukan. Nah, kalau sedang dipakai di ruangan hening seperti perpustakaan misalnya, kita bisa atur ke mode Echo CHO supaya kipasnya enggak jadi berisik. Kalau mau dipakai buat main game atau kerja berat yang butuh performa kencang banget, kita bisa ubah ke mode performance atau unleashed. Nah, ini lebih kencang lagi nih. Dan pengaturan performa ini efeknya sangat signifikan. Contohnya saat kita jalankan Cinder Bench R23 stability test di mode balance skor yang dapat dipertahankan itu hanya dikisaran 25.000an ribuan poin. Sedangkan saat kita gunakan mode unleas, skornya mampu bertahan di 34.000 sampai 35.000-an poin. Jadi jauh ya nih ya di Bonda Unlist skornya bisa lebih tinggi sampai 36%. Tapi selain mode performa, software di laptop gaming itu juga super lengkap karena ada pengaturan kecepatan kipas juga. Jadi kalau memang pekerjaan laptop tertolong berat, kita bisa set kipasnya ke max supaya suhunya lebih terjaga karena kipasnya akan berputar di kecepatan maksimal secara terus-menerus. Contohnya kayak gini nih. Kita coba jalankan SB R23 lagi selama 30 menit di mode paling kencang ya. Modenya unleas dengan kecepatan kipas maksimum. Hasilnya bisa lihat di grafik ini bahwa SU CPU bisa dijaga aman di kisaran 70 sampai 80 derajat celcius dengan sesekali aja spike ke 85 derajat celcius. Untuk performa sekencang ini, ini luar biasa adem sih. Oke, masih bicara soal kipas. Selain mode kecepatan otomatis dan maksimal, biasanya kita bisa mengatur kecepatan kipas secara manual berdasarkan suhu dari CPU dan GPU-nya. Hampir di semua laptop mode pengaturannya akan seperti ini ya. Di sini kita bisa lihat grafik suhu versus kecepatan kipas. Misal kita mau atur kecepatan kipas agar berputar 100% saat suhu menyentuh 75 derajat Celcius, kita tinggal ubah pengaturan pada grafik ini. Jadi asik ya, tinggal diatur aja mode performanya sesuai dengan kebutuhan kita. Yang kayak gini-gini nih enggak ada di laptop yang non gaming ya. ini spesial di laptop gaming. Nah, kalau di laptop gaming kelas atas seperti Omen Max 16 yang satu ini, pengaturannya bisa jauh lebih lengkap dan detail lagi. Di sini kita bisa menemukan mode unlist yang membuka berbagai pengaturan lanjutan lagi seperti PL1, PL2, PL4, pengaturan nilai ACC max processor, smart performance gain, maximum baterai drain, dan casis temperature limit. Nah, ini menarik karena ada pengaturan batas suhu casis atau batas suhu permukaan laptop. Di sini suhu permukaan dimonitoring dengan menggunakan infrared thermopile sensor. Jadi saat kita sudah atur nilai casis temperature limit di sini, laptopnya akan menjaga agar suhu permukaan tidak melebihi suhu di sini. Sekencang apapun performasi view dan GPU-nya. Ini benaran lengkap dan detail ya mode performanya. Bahkan bisa bikin bingung nih saking banyaknya opsi yang tersedia di software yang satu ini. Tapi kalau bingung tenang karena kebanyakan laptop gaming modern yang kelas atas itu udah banyak yang pintar. Jadi udah pada bisa secara otomatis mengubah mode performanya ke mode paling kencang yang cocok buat gaming saat kita menjalankan game. Makin terasa seitu karena enggak perlu ganti-ganti mode performa secara manual. Nah, kalau kalian tip yang suka ngulik di beberapa laptop gaming kelas atas sudah ada fitur overclocking. Bahkan contohnya di laptop Omen Mc 16 ini kita bisa temukan opsi untuk melakukan overclocking. Mau overclocking CPU atau GPU di sini ada semua. Nah, untuk overcing CPU kita bisa mengubah nilai voltase dan multiplayer prosesornya secara keseluruhan atau perore masing-masing sesuai dengan keinginan kita. Sedangkan untuk menu overclocking GPU terdapat slider yang dapat digunakan untuk menaikkan clock GPU hingga 200 MHz dan memori VAM bisa dinaikkan 400 MHz. Di sini juga terdapat fitur untuk menguji kestabilan performa CPU-nya ya dengan memberikan beban maksimum ke CPU selama beberapa menit untuk memastikan bahwa settingan kita emang stabil. Jadi jangan langsung dipakai buat ngedit video gitu ya. Nah, selain itu kita juga bisa melakukan monitoring suhu, power, clock speed, dan voltase dalam menu yang satu ini. Oke, menurut HP pengaturan overclock yang dilakukan oleh software ini tergolong aman dan kalau memang terjadi masalah saat overclocking atau gagal booting, tenang karena kita bisa menekan tombol power selama 15 detik untuk melakukan riset seperti semula. Jadi, setelah itu langsung balik lagi normal. Tapi tentunya yang namanya overclocking sudah pasti ada risikonya dan segala risiko dari overclocking itu ditanggung sendiri oleh kita ya. Intinya do it at your own risk. Nah, bicara soal diskret GPU di laptop gaming biasanya akan ada opsi untuk mematikan diskret GPU-nya supaya baterai makin hemat lagi. Jadi, dia hanya menggunakan integrated graphics-nya aja. Oke, selain menu pengaturan performa di software ini juga biasanya tersedia menu optimizer yang dapat secara otomatis menonaktifkan berbagai fitur Windows yang kurang dibutuhkan saat main game seperti Windows Update, Microsoft Game Bar, Windows game mode, automatic background recording, dan lain-lain. Menu ini juga dapat digunakan untuk menonaktifkan mekanisme core parking agar semua core dari procesor tetap aktif saat kita bermain game. Ya, software yang terdapat di laptop gaming kelas atas juga biasanya sudah memiliki opsi network priority. Jadi, kita bisa memberikan prioritas koneksi internet pada software tertentu. Misalnya kalau kita lagi main game online dan butuh prioritas koneksi internet, kita bisa atur di sini agar aplikasi lain itu ngalah dulu deh sama game yang satu ini. Ya, game ini yang paling penting. Dan yang enggak kalah penting dari pengaturan performa di laptop gaming itu adalah menu pengaturan lighting RGB. Jadi kalau laptop gaming yang digunakan punya desain kalem dan profesional, kita bisa atur RGB-nya ke putih aja misalnya agar tetap terkesan profesional saat dipakai buat meeting atau kerja. Nah, waktu mau kelihatan gaming banget ya tinggal nyalakan lighting RGB-nya biar makin bling-bling. Untuk lighting sendiri ada beberapa jenis ya, ada satu zona warna, tiga zona warna, empat zona warna, hingga yang pergi RGB seperti yang ada di laptop Omen Max 16 yang satu ini. Ya, jadi bagaimana? sudah paham kan bahwa software pendukung dalam sebuah laptop gaming itu luar biasa pentingnya ya. Nah, ini baru bagian pertama dari pembahasan mengenai laptop gaming. Kita akan lanjut ke seri-seri berikutnya. Jadi jangan lupa dipantengin terus di sini ya. Oke, saya D Irfan Jaka Ibu TV. [Musik]
