Laptop Terjangkau Serba Bisa dari Acer - Review Acer Aspire Lite 14 (YouTube Video)
Laptop yang harganya mulai dari R jutaan ini cocok banget buat dipakai sekolah, kuliah, dan kerja ya. Prosesor juga cukup kencang pakai Intel Core 3 processor. RAM-nya 8 GB DDR5 dan kalau mau upgrade juga gampang banget nge-upgrade-nya. Kapasitas storage sih ada di 512 GB. Jadi udah lega nih buat harganya ya. Layarnya IPS, resolusinya WuxgaGA dengan aspek rasio 16 binian banget. Kameranya udah langsung full HD loh di harga segini. Bobotnya juga gak bercanda nih, cuma 1,17 kg. Baterainya bisa tahan sampai 10 jam dan pastinya udah dapat Microsoft Office Home 2024 gratis serta gratis juga langganan Microsoft 365 selama 1 tahun. Ya, ini adalah Acerpire Lite 14 ya. Untuk sebuah laptop entry level yang satu ini menarik banget sih ya. Jadi, buat kalian yang sedang mencari sebuah laptop terjangka untuk keperluan sekolah atau kerja, mungkin sebaiknya nonton video ini sampai habis ya. Apa yang menarik di laptop ini? Nah, kita bahas bareng-bareng mulai dari spesifikasinya. Untuk prosesornya, dia pakai Intel Core 3 processor N355. Code name-nya adalah Twin Lake Littography Intel 7. baseDP-nya di 15 watt. Dia punya total 8 core dan 8 trad. Maksimum turbo frekuensinya ada di 3,9 GHz. Dan untuk smart cas-nya dia punya 6 MB. IGP-nya pakai Intel Graphics dengan 32 execution unit. Sudah support output 4K, accelerasi AV1, dan quick syah ada. RAM-nya 8 GB DDR5 4800 single channel. Untuk yang satu ini prosesornya memang cuma support konfigurasi RAM single channel ya. Ya, kalau masih kurang sih, kita bisa upgrade RAM-nya dengan sangat mudah karena di bagian bawah laptopnya terdapat kompartmen khusus untuk RAM. Jadi kita enggak perlu bongkar seluruh cover bawahnya. Cukup buka area RAM dan kita bisa langsung upgrade RAM dengan mudah. ini bisa nyampai 16 GB. Untuk kaporus-nya ada di 1/2 TB atau 512 GB SSD NVMI PCI Gen 3. Di sini hanya ada satu slot SSD M.2 ya dan jadi kalau mau upgrade kita harus ganti SSD yang sudah terpasang. Tapi untuk harganya ini udah lumayan besar sih sebetulnya SSD-nya. Modul Wi-Fi-nya pakai Intel WiFi AX101. Ini udah sport WiFi 6 dan Bluetooth versi 5.4. Untuk kapas baterainya ada di 45 wathour. OS-nya pakai Microsoft Windows 11 Home. Untuk body form factornya adalah clamp Shell dan materialnya polikarbonat. Warnanya yang ini yang warna biru ya. Selain itu juga ada dua warna lain yaitu rose Sakura dan light silver. Desainnya tuh polos khas Acerpire Light dengan logo Acer kecil di bagian atas dengan teks Aspire di bagian bawah pada cover belakang laptop ini. Warna biru pada laptop ini juga membuatnya terasa beda lah dibanding laptop-laptop lain yang di kelas harga ini. Biasanya kan yang di kelas harga ini warnanya cuman hitem, abu-abu, silver gitu ya. Nah, secara keseluruhan desain itu simpel, sederhana, cocok dijadikan laptop untuk kegiatan sekolah ataupun bekerja. Untuk dimensinya panjang 31,4 cm, lebar 21,9 cm, dan ketebalan di 1,78 cm. Bobotnya hanya 1,17 kg untuk laptopnya aja. Ini tergolong sangat ringan untuk sebuah laptop di kelas harga ini. Biasanya untuk kelas harga terjangkau bobotnya itu ada di kisaran 1,3 sampai 1,5 kg. Nah, untuk charger juga cukup ringan di 180 gr adapter chargernya sudah menyatu dengan colokan listrik. Jadi lebih simpel kalau mau dibawa-bawa. Total bobot kalau dibawa-bawa dengan chargernya baru mencapai 1,35 kg. Enten banget nih untuk display layarnya menggunakan panel IPS ukuran 14 inci resolusinya WuxGA atau lebih tepatnya 1920 * 1200 pikel aspek rasonya jadi udah kekinian ya 16 bfresh rate-nya tentunya 60 Hz menurut Acer gamonnya ada di 45% NTS nah berdasarkan pengunjaan kami tingkat cecaran maksimumnya ada di 303 nit sementara gambut coversnya ada di 53% sRGB dan gambut volume-nya di 53,2% sRGB. Ya memang ini belum terlalu cocok kalau mau dipakai untuk kegiatan content creation class profesional. Tapi tenang karena kita bisa pakai monitor tambahan kan kalau emang yang dibutuhkan adalah akurasi warna. Dan kalau memang hanya digunakan untuk latihan editing foto, editing video, atau memang enggak butuh akurasi warna kelas profesional, ini udah oke sih. Karena layarnya udah IPS jadi konsistensi warnanya udah lebih bagus dibandingkan kalau kita pakai layar TN di kelas harga ini. Untuk permukaan layarnya ini matte ya atau antiglare. Jadi tidak memantulkan bayangan saat digunakan. Bingkai layernya sisi kanan dan kiri tergolong tipis dan bingkai atas agak sedikit tebal. Tapi biasalah karena ada kamera dan mikrofon di area tersebut. Nah, untuk kameranya ini menarik ya karena resolusinya udah langsung 1080p 30 fps. Biasanya untuk laptop kelas harga segini nih ya, kameranya tuh masih di 720p, ini langsung 1080p. Cakep ya. Kameranya juga sudah dilengkapi dengan shatter fisik untuk meningkatkan keamanan dan privasi penggunanya. Lubang mikrofonnya terletak di samping kanan dan kiri kamera. Untuk kamera dan mikrofonnya kurang lebih seperti ini ya. Kali ini kita keluar untuk menguji mikrofon dari laptop Acer Expire Light yang satu ini. Untuk noise cancelling-nya sendiri ya ini untuk laptop kelaserga ini kita enggak berharap banyak ya. Jadi memang noise di belakang saya ini masih sering banyak yang masuk gitu. Tapi menariknya suara saya juga masih bisa kedengaran dengan jelas di mikrofon laptop yang satu ini ya. Dan yang ini adalah kualitas webcam dari laptop Acer Spire Light 14. Untuk kameranya sendiri ini bisa dibilang bagus untuk kelas harganya ya. Apalagi dia resolusinya udah 1080p. Jadi emang kalau dibandingin dengan laptop lain di harga segini biasanya kameranya tuh masih di 720p. Ini keren banget sih. Dan pastikan aja ee kalian gunakan kamera laptop ini di ruangan dengan pencahayaan yang cukup. Untuk sistem audio, laptop ini menggunakan speaker stereo dengan konfigurasi dua buah speaker yang mengarah ke alas laptop kanan dan kiri. Jadi kalau kalian lihat ada grill di samping keyboard ini bukan speaker ya. Ini cuma hiasan aja. Nah, untuk kotes suara yang satu ini bassnya terasa agak kurang ya. Jadi dia lebih dominan di vokal dan high-nya. Tapi mengingat harganya yang sangat terjangkau, kami rasa ini bukan masalah yang besar ya. Nah, kalau mau lebih mantap sih ya tambahin aja pakai headset atau enggak pakai speaker tambahan itu ada audio jack-nya kan tuh bisa dipakai tuh ya. Lanjut untuk konektor. Di sebelah kiri ada DC in, ada satu USB type C yang udah support data transfer dan power delivery. Lalu ada satu HDMI, 1 USB 3.2 gen1, satu USB type C yang udah support data transfer dan display output juga. Nah, di sebelah kanan ada satu micro SD card reader, ada satu audio eject combo 3,5 mm dan Kensington lock slot. Untuk keyboard ya, dia menggunakan layout dari Acer biasanya ya. Tombolnya terasa soft tapi agak sedikit mengeluarkan suara saat kita sentuh dan saat kita gunakan untuk mengetik. Meski demikian, yang satu ini masih terasa cukup nyaman saat digunakan. Sayangnya di sini belum ada tombol navigasi seperti page up, page down, home, dan end. Saya menariknya di keyboard ini sudah tersedia 6 pad yang menyatu dengan beberapa tombol keyboard di sebelah kanan. Padakses dengan menekan tombol en lock yang ada di pojok kanan atas keyboard. Jadi, kalau misalnya butuh banyak ngetik angka tanpa teks dan huruf, ini akan nyaman sekali. Nah, untuk tombol anak panah atas dan bawah itu punya ukuran setengah dari tombol lainnya. Nah, selain itu kita juga bisa menemukan ada tombol copilot yang dapat digunakan untuk mengakses cepat fitur Microsoft copilot pada laptop ini. Sayangnya keyboard ini masih belum dilengkapi dengan backlit. Nah, untuk touchpad ini ukurannya tergolong besar dan terletak center to space bar tapi sedikit melebar ke kanan hingga tombol Alt. Tidak ada tombol khusus untuk klik kanan dan kiri tapi yang satu ini sudah mendukung berbagai gesture dari Windows Precision Driver. Nah, untuk sistem pendingin SRS Spire Light 14 menggunakan sistem pendingin aktif dengan satu kipas dan satu heat pipe. Intake-nya dari bawah dan ekha. Sekarang kita bahas aspek performanya. Langsung aja kita lihat konsistensi performanya pakai CBCH R23 dengan stability test selama 30 menit. Untuk skor maksimum yang didapatkan adalah di 4.799 poin. Lalu untuk skor yang bisa dipertahankan ada di kisaran 4.600 sampai 4.700-an poin. Memang ini bukan skor terkencang untuk las harganya, tapi skor seperti ini udah tergolong ok lah ya. Sementara itu kalau tidak dicolok ke listrik konsistensi performanya masih cukup baik di 4700-an poin. Jadi lumayan mirip ya antara colok listrik dan tidak colok listrik. Dan karena prosesornya sendiri punya jumlah core yang banyak, laptop ini masih bisa diajak multitasking untuk kerjaan ringan seperti nonton, browsing, ngetik-ngetik dokumen atau mengolah data di Excel dan spreadsheet. Nah, untuk suhu kerjanya kita lihat di sini di awal suhu sempat spike ke 79 derajat celcius tapi langsung turun dan bertahan di kisaran 62 sampai 70 derajat celcius. Aman banget di sini suhunya ya. Oke, langsung aja kita lihat buat ngedit video gimana. Kita gunakan video yang sama seperti biasanya yang 2 menit 7 detik. Nah, sekarang untuk export video 1080p 60 fps dengan software only on dalam waktu 4 menit 27 detik. Kalau pakai open dalam waktu 4 menit 9 detik. Nah, untuk suhu kerjanya suhu CPU udah di kisaran 59 sampai 70 derajat celcius. Masih aman banget. Sekarang kita lihat kalau kita pakai Da Vinci Resolve 19.1. Untuk eksport video 1080p 60 fps butuh waktu 8 menit 14 detik. Nah, suhu kerjanya kita bisa lihat di sini CPU ada di kisaran 60 sampai 70 derajat Celcius juga. Lagi-lagi masih aman banget. Kalau pakai CapCut bagaimana? Kita masih pakai durasi yang sama 2 menit 7 detik. Dan kalau kita pakai untuk exporting video 4K 60 agak ngadi-ngadi tapi enggak apa-apa ya. Kita selesai dalam waktu 10 menit 7 detik. Udah lumayan nih kalau 4K 30 bisa separuh waktunya berarti ya. Nah, sementara untuk export video 1080 60 fps selesai dalam waktu 2 menit 34 detik. Nah, ini udah cukup kencang ya. Bahkan untuk full HD 60 fps udah lumayan lah ini. Apalagi kalau cuma 30 fps. Udah kencang banget nih pakai CapCut nih. Nah, untuk suhu kerjanya pada saat pengekspor suhu CP-nya ada kisaran 57 sampai 70 derajat Celcius. Lagi-lagi masih aman. Sekarang kita masuk ke pengujian gaming. Kita tahu ini bukan laptop buat gaming, tapi kalian pasti mau tahu kemampuan gamingnya. Hasilnya seperti ini. Nah, di game yang terakhir ini GTA 5 dimainkan selama 30 menit. Kita lihat suhu CPU ada kisaran 62 sampai 67 derajat celcius. Sementara untuk suhu permukaan, seluruh area permukaan keyboard itu suhunya nyaman di bawah 40 derajat Celcius. Area kanan di 30 sampai 33 derajat Celcius, area tengah 33 sampai 37 derajat Celcius. Dan area kiri di 33 sampai 38 derajat Celcius. Untuk pamres juga adem banget di bawah 31 derajat Celcius. Oke, sekarang kita lihat kecepatan SSD-nya. Dengan kristalisma kita dapatkan bahwa kecepatan bacanya ada di 3.44 MB/ dan tulis ada di 3063 MB/s. Untuk sebuah sesi PC genry ini sih udah kencang ini udah mentok speed-nya ya. Kalau dulu sih SSD sepremium ini harusnya jatuh di laptop gaming. Lanjut untuk daya tahan baterainya. Untuk pengujian ini berita kita set di 150 dengan volume di 25%. Hasilnya untuk lokal video playback 1080p. Baterai habis setelah 10 jam 10 menit. Ini hasil yang sangat baik untuk laptop entry level seperti yang satu ini. Biasanya laptop seperti ini ya di 6 jam sampai 7 jam itu udah oke. 8 jam itu udah bagus. Ini bisa 10 jam. Keren banget ya. Lanjut untuk charging testnya. 30 menit pertama baterai terisi di 26%. Sementara dari kosong sampai penuh butuh waktu 2 jam 45 menit. Durasi charging ini agak sedikit lambat kalau berdasarkan standar kami. Yang biasanya kita harapkan adalah di kisaran 2 jam pas. Oke untuk harganya untuk unit yang kami uji ini harganya ada di Rp6.9 Rp99.000. E sebentar sebentar mau protes ya. Katanya R jutaan tadi ya. Tenang Acer itu punya varian lain juga. Untuk varian yang prosesornya sama dengan satu ini, tapi storage-nya di 256 gig itu harganya ada di Rp5.749.000. [Musik] Benar kan? R jutaan kan bukan 5999 kan? Nah, selain dua varian ini masih ada satu varian lagi yang pakai Intel Prosessor N150. Nah, ini harganya ada di Rp5.99.000 untuk varian 256 GB dan ada yang R5.300 Rp349.000 untuk varian yang storage-nya 1/2 TB dan semua ini sudah termasuk mendapatkan Microsoft Office Home 2024 yang aktif selamanya gratis ya dan ada langganan Microsoft 365 basic selama 1 tahun dan ada garansi 3 tahun yang terdiri dari 1 tahun spare part 1 tahun garansi international travel dan 3 tahun untuk layanan atau servis. Oke kita masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama untuk RAM memang prosesor 1 ini belum support konfigurasi dual channel. Walaupun demikian, kita tetap bisa upgrade RAM yang terpasang di laptop ini kalau memang kapasitasnya dirasakan kurang. Dan upgrade-nya juga gampang banget ya, karena kita enggak perlu bongkar seluruh cover bawahnya. Dan kalau bicara soal performa sebetulnya udah terbantu karena dia menggunakan DDR5. Lalu untuk layar ini masih belum 100% sRGB. Saya mengingat yang satu ini memang harganya sangat terjangkau. Kita sih enggak banyak protes ya. Dan kalau butuh akurasi warna kan tinggal pasang monitor eksternal aja. Lalu untuk durasi charging-nya ini tergolong agak lama sih untuk standar kami. Dari sisi menariknya yang pertama desainnya. Nah, laptopnya tergolong tipis dan ringan untuk kelas harganya. Babatnya cuma sekitar 1,1 kg doang. Ini enteng banget buat kelas harga segini. Lalu performnya juga oke. Pakai Intel Core 3 processor N355 yang punya total 8 core. Buat multitasking kerjaan ringan sih masih aman, tapi mungkin bisa upgrade dulu RAM-nya ke 16 gig kalau dirasakan kurang. Mau editing foto dan video yang ringan-ringan ya, ini masih oke banget. Storage-nya juga udah lega, udah langsung 1/2 tera untuk versi yang kita uji kali ini. Nah, kemudian di sini ada yang unik di sini di keyboard-nya ya. Ini bisa diubah jadi mode 6 pad kalau memang dibutuhkan. Kemudian kamera ini udah kekinian banget resolusi udah 1080p. Lalu konektornya melimpah dan punya micro SD card reader, USBC, dan bisa pakai monitor eksternal pula. Su kerjanya juga terolong aman banget dan baterainya nih awet untuk les harganya. Bisa nyampai 10 jam nih. Lalu ada bonus Microsoft Office 2024 dan Microsoft 365 basic selama 1 tahun. Garansi 1 tahun spare part dan 3 tahun layanan resmi dari Acer Indonesia. Oh ya, dan dia juga punya garansi international travel warranty selama 1 tahun loh ya. Jadi, Acer Lite 14 ini cocoknya buat siapa? Pertama, untuk orang tua yang sedang nyariin laptop buat anaknya untuk sekolah ya. Ini cocok banget nih. Udah gratis office lagi di sini. Jadi enggak perlu beli atau nginstal-instal lagi. Udah ada semuanya ya. Buat yang kerja dan butuh laptop yang terjangkau dan e irit daya, yang satu ini bisa jadi pilihan. Nyari laptop buat kuliah. Cocok-cocok aja sih sebetulnya ya selama pekerjaannya ya cocok sama laptop ini. Lalu mengedit foto atau video 1080p 30 fps yang ringan-ringan ini juga masih bisa banget. Intinya sih pastikan bahwa memang pekerjaan yang kalian lakukan di laptop ini udah sesuai dengan spek dan kemampuan dari laptop ini. Jadi kalau cari adalah sebuah laptop tipis, ringan, baterai irit dengan harga terjangkau. Rasanya Acerpir Light 14 yang satu ini memang layak sekali untuk dipertimbangkan. Saya D Irfan Jakatibu TV.
