Laptop Ultra-Ringan Ultra-Kenceng Dari TECNO! TECNO MEGABOOK S14! (YouTube Video)
Ini tekno kesambot apaan sih ya? Masa ngeluarin laptop tipis dan ringan namanya Techno Megabook S14. Beratnya cuman 886 gr doang. Ini jadi laptop 14 inch OLED paling ringan di dunia saat ini. [tertawa] Tapi apa cuma ringan doang yang bikin laptop ini menarik? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Kita dikirimin paket kayak gini nih. Wih, ada balon-balonnya. Ada info nih kalau ini merupakan laptop OLED 14 inch paling ringan di dunia. Wih, mantap cuy. Di dalamnya ada box Techno Megabook S14 bernuansa orange dengan ada biru-biru dan hijaunya kayak gini nih. Nah, pada paketan penjualannya kamu bakalan dapetin laptop Techno Megabook S14-nya. Dikasih juga di sini ada kabel charger type C, kepala charger 65 watt, dan juga lembaran dokumen. Oke, jadi yang saya suka dari laptop ini jelas dari ringannya. Kalau ditimbang cuman 886 gr doang. Udah gitu ketebalannya hanya 14,9 mm. Laptop ini jelas dibuat untuk kamu yang sering kerja mobile atau selalu pindah tempat buat kerja. Meskipun begitu, desainnya itu minimalis, modern, dan bersih tanpa banyak ornamen. Cocok buat kamu yang suka laptop dan tampil elegan, tapi enggak berlebihan. Nah, yang saya suka walaupun tipis dan enteng, exelnya tuh bisa dibuka pakai satu jari aja dan bisa terbuka hingga 135 derajat. Keyboard-nya juga masih nyaman dipakai ngetik lama. Ada backlit juga dan touchpad yang besar membuat navigasinya terasa cepat dan presisi. Bahkan tombol power udah digabung dengan sensor fingerprint. Jadi login tinggal satu kali tap aja di tombol ini. Bikin serba cepat, simpel, dan efisien. Sayangnya nih portnya ini cuma terdapat dua USBC full function bagian sebelah kiri dan satu USBC di bagian kanan. Jadi kalau kamu butuh port dengan slot lain ya pakai USB hub ya. Oh iya, karena bobotnya sangat enteng dan bodinya sangat tipis, sasisnya terasa sedikit [musik] lebih kurang kokoh ya dibanding laptop aluminium yang tebal. Bukan masalah besar sih, karena semua faktornya juga nutup kekurangan yang minim ini. Nah, sekarang bagian yang bikin saya senang lihatnya yaitu layar. Teekno megabook S14 ini dikasih layar OLED 2.8K. Warna vivitnya asik banget dilihat. Hitamnya pekat banget, detailnya tajam, dan saturasinya juga enggak lebai. Jadi masih berasa natural dengan resolusi 2880* 1800 piksel dan brightness-nya sekitar 440. Nonton video, ngedit foto, atau bikin konten di laptop ini masih mumpuni. Tapi lumayan terlihat ketika digunain outdoor di bawah sinar matahari langsung nih. Layar OLED ini tetap punya refleksi yang lumayan kelihatan. Tapi ya namanya layar OLED dan glossy pula. Jadi pasti bakal terlihat jelas refleksinya. Tapi yang namanya OLED udah pasti color gamotnya tinggi nih. Benar aja sewaktu saya tes bisa dapetin 100% sRGB dan di CP3-nya juga sama. Udah gitu gamot volume-nya tinggi juga nih 174% sRGB dengan 123% DCIP3. Udah deh hasil kayak gini buat dilihat enak banget. Lanjut kita bahas performanya. Tekno ngasih dua pilihan Intel Core Ultra mulai dari Ultra 5125H sampai Ultra 715H. Dua-duanya punya NPU Intel AI Boost dan GPU Intel Arc yang secara keseluruhan bikin laptop ini masih kapable buat aplikasi aplikasi AI generasi baru. Yang saya coba ini varian Intel Ultra 715H ya. Multitaskingnya berat, terasa stabil, editing masih aman dan performa harian kerasa mulus. Apalagi dengan RAM LPDD R5X 16 GB, terus dikasih juga SSD 1 TB PCI gen 4 yang responsif banget. Dengan adanya NPU, fitur AI bawaan seperti AI galery, AI meeting [musik] assistant, knowledge database sampai AI PowerPoint bisa dijalankan secara offline. Kamu bisa nyari foto hanya lewat keyboard, bisa bikin presentasi lengkap hanya dari satu kalimat, bahkan bisa transcribe meeting tanpa internet. Buat yang kerjanya meeting sama klien atau dikit-dikit meeting sana sini, fitur kayak gini tuh kerasa banget ngebantunya. Nah, terus kita udah tes juga nih benchmark-nya. performanya oke nih untuk laptop setipis ini. [musik] Pada pengujian 3D Mark, Spy menghasilkan skor 2.864 dan fire strike-nya mencapai 5.278. PC dapatin skor 6.076. Geek B6 mencatat single core di 2.207 dan multicore 10.405. Terus untuk Ceb R20 mencatat single core 556 dan multiore-nya di 2.592. Sementara CineBZ R23 mencatat 1474 dan 7.641. Selama pemakaian emang performanya stabil dan konsisten tanpa throating yang berlebihan. Bahkan SSD-nya juga kencang nih dengan kecepatan baca mencapai 6.983 MB/ dan tulisnya 6.331 MB/s. Buka aplikasi jadi serba cepat deh. Terus buat main game bisa enggak nih? Ya jelas bisa dong. Saya udah coba main game beberapa nih di sini. Meskipun bukan laptop gaming loh, Megabook Sported ini tetap punya kemampuan gaming yang lumayan oke. Digensin impact dengan settingan lowest 60 fps dan resolusi 2880 * 1800. Saya mendapatkan rata-rata sekitar 50 hingga 55 fps dengan drop ke-40-an FPS. Sewaktu ramai efek bermunculan. Sedangkan untuk Dota 2 performanya jauh lebih mulus. Pada settingan fastest dengan render scale 50% dan resolusi yang sama, FPS rata-ratanya berada di kisaran 100 hingga 110 FPS dan drop terendahnya di angka 90-an FPS. Main game kompetitif kayak gini jadi nyaman terus dan serba responsif tanpa gangguan yang berarti. untuk audio. Nah, tekno ngasih speaker dengan DTSX Ultra yang suaranya cukup panci buat laptop setipis ini. Kamera 2 megapel juga masih bisa nge-cover kebutuhan kita buat meeting online. Terus dikasih baterai 50 wat hour masih cukup buat pengguna normal seharian penuh. Charger gun 65 watt-nya kompact dan enak juga dibawa ke mana-mana. Kesimpulan, Techno Megabook S14 ini ngasih pengalaman yang oke di banyak aspek. Layarnya juara dengan kualitas warna dan brightness yang bikin nyaman dipakai lama. Performanya juga konsisten dan cukup bertenaga ya untuk kerja harian. Desainnya juga menonjol banget dengan bobotnya yang enteng banget. Jadi secara keseluruhan meskipun ada beberapa kekurangan tapi laptop tekno S14 ini cukup solid. Ini laptop yang beneran mendefinisikan ulang laptop ultra portable. Layarnya oleh tajam, performa ngebut, fitur-nya lengkap, desain premium, dan bobotnya yang super gila entengnya. Meskipun ada beberapa kekurangan tapi bukan masalah besar ya dan solid banget kok laptop ini. Apalagi kalau dibandingkan dengan harganya dengan harga R jutaan untuk ultra 5 dan R5 jutaan untuk Ultra 7. Kamu dapat laptop OLED 2.8G Peroma Intel Ultra. Fitur lengkap yang bekerja offline, desain magnesium aloy premium dan bobot hanya 899 gr aja. Pilihan yang menarik banget kan? Oke, Guys. Jadi, itu dia Tekno Megabook S14. Semoga bisa menambah bosan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
Video Lainnya
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Persaingan ponsel sejutaan semakin sengit berkat kehadiran dua saudara kembar yang menawarkan spesifikasi menggoda. Meski sekilas tampak serupa dengan layar mulus...
Pasar ponsel pintar kelas entri kembali diguncang oleh kehadiran Tecno Spark Go 3, sebuah perangkat yang tampaknya siap mendefinisikan ulang ekspektasi pengguna di...
Pasar ponsel pintar kembali diguncang oleh kehadiran gawai ramah kantong yang secara mengejutkan tampil sangat identik dengan desain perangkat flagship termewah...
Kenaikan harga smartphone di kelas entry-level sering kali membuat kita berekspektasi lebih terhadap peningkatan fitur yang dibawa. Namun, Tecno Spark Go 3 justru...
Pasar ponsel pintar kelas menengah kembali diguncang oleh kehadiran Tecno Camon 50 yang membawa kombinasi spesifikasi ekstrem, mulai dari baterai raksasa hingga...
Kondisi pasar teknologi global belakangan ini memang sedang bergejolak, memicu lonjakan harga yang cukup terasa pada berbagai perangkat elektronik modern, termasuk...
Berburu ponsel baru di rentang harga Rp3 hingga 5 jutaan menjelang momen Lebaran kini terasa jauh lebih menantang sekaligus memuaskan. Pasar mid-range tahun ini...
Pasar laptop premium super tipis kini kedatangan penantang baru yang siap mengusik dominasi nama-nama besar. TECNO Megabook S14 hadir mendobrak stigma dengan...
Pasar ponsel pintar kelas menengah kembali diguncang oleh inovasi radikal yang menantang batas desain konvensional. Melalui Tecno Pova Slim, industri disuguhkan...
Berburu ponsel baru di rentang harga Rp 1 hingga 5 jutaan kini terasa seperti menjelajahi medan perang spesifikasi yang sangat sengit. Menariknya, pergeseran tren...
Pasar ponsel pintar di penghujung tahun selalu menyajikan kompetisi sengit, di mana deretan perangkat baru saling sikut demi memikat hati konsumen yang bersiap...

















