Layar 195" Cuma Sekecil Ini!!!! XREAL One Pro (YouTube Video)
Percaya enggak kalau sekarang saya lagi nonton film di layar 135 inch, bukan di bioskop, bukan juga di depan TV. Saya nontonnya pakai XREAL One Pro. Ini AR glasses yang tampilannya dari luar persis kacamata biasa. Tapi dalam lensanya ada layar full SD 1080p. Dan apa ini benar-benar sepraktis yang orang bilang? Yuk, langsung aja kita bahas. Let it go. Dari kotaknya udah kelihatan premium, kan? Bernuansa hitam dan emas. Materialnya matte dan di tengahnya ada logo XREAL dengan di samping ada serinya, yaitu XREAL One Pro. Isinya kamu bakalan nemuin unit XREAL One Pro, terus ada case buat naruh kacamatanya yang rigid dan kelihatan kokoh. Ada kabel USB-C bawaan juga. Tiga ukuran nose pad S, M, dan L buat nyesuaiin fitting di batang hidung kamu. Enggak kelupaan juga ada lembar dokumen lengkap. Nah, jadi XREAL One Pro ini bisa berjalan langsung dari perangkat yang terhubung. Misalnya mau dihubungin lewat HP, laptop, konsol. Jadi semacam screen mirroring. Cara menghubungkannya tinggal colok aja pakai kabel type C-nya yang ini. Udah deh, beres. Bisa langsung kelihatan tampilannya ada di XREAL One Pro-nya ini. Masalahnya kalau pakai kacamata kayak gini tuh suka berasa berat, bikin pegel kuping deh karena berat dari gagangnya. Kalau ini masih enteng pas dipakai, beratnya 87 gram aja. Untuk ukuran AR glasses dengan semua yang ada di dalamnya ini, ini terbilang enteng. Dari luar tampilannya seperti kacamata hitam biasa aja. Di bagian gagang kanan ada tiga tombol fisik. Tombol X merah di bagian bawah. Gunanya ini buat satu klik untuk ganti mode. Dua klik untuk buka menu OSD atau on screen display. Tahan untuk switch transparansi lensa di tiga level transparan. Dan ada shortcut button yang default-nya untuk transparansi mode, tapi bisa diatur sendiri sesuai kebutuhan kita nih. Pengalaman pakainya sih ya seru-seru aja nih, karena suaranya juga langsung dari kacamata ini. Speakernya juga udah menggunakan sound by Bose, udah terintegrasi di dalam gagangnya dan mengarah langsung ke telinga. Ada mikrofon juga nih untuk keperluan call atau voice input. Tapi yang paling penting dari Xreal One Pro jelas ada di layar lensanya ini. Dia ini pakai layar Sony 0,55 inci micro OLED. Gini-gini panel kecil tapi tajam loh. Resolusinya 1920 * 1080. Refresh rate-nya maksimal 120 Hz. Peak brightness-nya di 700 nits dan latensinya 3 milidetik. Bikin gerakan di layar berasa enggak ada nge-lag dan mengganggu. Field of view-nya 57 derajat. Nah, saya diinfo juga nih sama tim Xreal kalau ini diklaim sebagai FOV terbesar di AR glasses yang kamu bisa beli saat ini. Area pandang yang kamu lihat lebih luas dibanding generasi sebelumnya. Settingan default-nya di 135 inci di jarak 4 meter secara virtual. Dan ini tuh udah pas banget buat dipakai nonton film atau nge-game. Nah, dari settingannya juga kamu bisa adjust nih mulai dari 120 inci hingga 195 inci. Dan jarak virtualnya bisa kita atur nih dari 2 sampai 10 meter. [musik] Yang bikin canggih itu adalah teknologi optiknya. Dia pakai optical engine 4.0 dengan X Prism [musik] Optics. Optik yang ultra slim ditambah ada anti-glare technology yang bikin gambarnya tetap tajam dan bebas refleksi. Hasilannya tetap sama bahkan di kondisi pencahayaan yang beda-beda. Chip yang menggerakkan semua ini adalah Xreal X1 special chip. Nah, chip ini tuh dibuat khusus untuk AR glasses [musik] yang memungkinkan fitur screen anchoring dan tampilan yang tetap sesuai. Xreal One Pro support 3 degrees of freedom atau 3 DOF. Jadi, dia punya sensor di kacamatanya supaya bisa mendeteksi gerakan kepala dan layarnya bisa kita suruh diam di tempat saja. Jadi, kita tetap bisa lihat ke kanan kiri, layarnya tetap ada di titik awal. Biar berasa kayak bioskop beneran aja sih. Layarnya enggak ikutan gerak meskipun kamu noleh ke mana-mana. Terus kalau kepengin balik lagi atau re-center tinggal tekan tombol yang sama saja, nanti dia akan balik lagi. Ada juga fitur ultra wide mode di sini. Nah, kamu bisa aktifin ini juga nih buat dapat efek layar ultra wide. Cocok buat kamu yang serba multitasking di laptop yang layarnya diperluas secara virtual. Dan ada side view mode untuk memungkinkan kamu pakai kacamata tanpa layar yang menghalang. Jadi, kamu masih bisa lihat sekitar. Yang menurut saya bikin salah satu poin utama dari Xreal One Pro, koneksinya fleksibel buat ke mana saja bisa. Tinggal langsung colok untuk Android, tapi pastiin dulu ya USB-C-nya support sama display out. Langsung colok kabel, selesai. Enggak perlu setup tambahan. iPhone 15 ke atas bisa langsung colok via USB-C. Terkecuali untuk seri E-nya ya. Buat di laptop atau PC bisa langsung juga colok lewat USB-C. Sama juga untuk Steam Deck, ROG Ally, atau seperti Nintendo Switch. Nah, bisa buat konsol enggak nih, Om? Jelas bisa ya. Di Xbox ataupun PlayStation enggak ada masalah. Dan karena variasi interface di berbagai device berbeda-beda, jadinya kompatibilitasnya enggak bisa dijamin 100% untuk semua model. Terus kalau enggak support, kamu juga bisa pakai USB-C hub-nya yang dijual terpisah. Intinya sih buat dipakai nonton film atau series, sejauh ini pengalaman terbaik bisa dikasih Xreal One Pro. Berasa kayak layar beneran aja, enggak ada distruksi. Dilihatnya juga tetap enak. Nah, tapi kalau saya buat dipakai main PS5 sambil tiduran, beh ini the best deh. Latensi 3 ms-nya bikin seperti no delay dan 120 Hz-nya smooth. Semuanya sih oke ya, mungkin yang saya notice tuh enggak ada baterai internal dan harus pakai kabel masih jadi konsen saya. Kalau mau pakai main konsol sih enggak masalah, kalau pakai HP atau laptop lumayan bikin baterai juga cepat turun. Jadi, buat yang lama-lama kerja di kafe harusnya nyolokin listrik buat laptopnya juga ya, biar enggak cepat habis. Jadi, setelah saya habiskan waktu dengan Xreal One Pro, ini adalah AR Glasses terbaik yang pernah saya coba dari sisi kualitas layarnya. Tampilannya yang bagus kayak gini, tapi beratnya cuman 87 gram aja loh. Enteng banget sih, nyaman pakainya. Tapi, apakah ini untuk semua orang? Hmm, rasanya tidak. Tapi, untuk yang memang sudah merasakan bahwa layar fisik itu membatasi, terlalu besar untuk dibawa, solusinya bisa pakai Xreal One Pro ini. [musik] Harganya juga sesuai sama kegunaan. Siapin aja budget yang tertera di video ini. Menarik kan? [terkesiap] Oke Guys, demikian soal Xreal One Pro ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
