Lebih ENTENG & CANGGIH! Huawei Freebuds Neo (YouTube Video)
TWS ini bentuknya super mini, super kecil, tapi jangan salah noise cancelling-nya di atas kertas lebih dalam daripada AirPods Pro 3 dan harganya enggak nyampe 2 juta rupiah. Wow kan? Pas pertama gua baca spec sheet-nya lumayan menarik sih ya karena gua jadi punya pertanyaan tuh di harga segini kira-kira si Huawei naruh prioritasnya di mana? Nah, gua udah testing dan gua bakal share ke kalian. Yo what's up guys saya welcome back to the best channel like this channel sama gua Malvin dan ini dia Huawei FreeBuds Neo, TWS terbaru Huawei yang bisa dibilang ngisi slot yang selama ini kosong di lini TWS mereka di kelas 1 jutaan. Jadi langsung aja kita mulai pembahasannya. Let's go. Oke, mari kita unboxing. Di depan box sudah ada logo Hi-Res Audio ya. Jadi dari awal Huawei udah ngasih tahu kalau ini tuh kualitas suara mereka enggak main-main. Di belakang ada highlight design, light mini stem, ada adaptive noise cancellation sama unlimited spatial audio yang mana nanti kita akan cobain satu-satu. Fun fact, Neo di sini tuh singkatan dari new energy on. Jadi Huawei tuh kayak pengen kasih emphasis kalau ini tuh segmen baru dengan energi yang baru gitu. Udah cukup marketing-nya? Langsung kita buka aja. Dan ini dia untuk case-nya ya, bentuknya bulat pipih kayak UFO ya, beda banget sama case TWS yang biasa kotak gitu ya. Jadi ini bisa dibilang lumayan enak digenggam, masuk kantong celana juga enggak nonjol dan ear buds-nya sih yang paling penting memang kecil banget. Nih gua jejerin sama TWS yang pakai batang lain ya yang di meja aja kalau misalnya langsung ya kelihatan bedanya. Di Indonesia ada tiga warna yang bakal dijual. Pertama seller silver yang kita pakai sekarang, ada nebula pink sama ada ice white. Nah, dari segi bobot Huawei FreeBuds Neo juga lebih ringan di 4,8 gram per ear bud ya. Ini kita bandingin sama AirPods Pro yang beratnya sekitar 5,4 gram. [musik] Ya, walaupun bedanya tipis sih ya tapi kalau dipakai di kuping ternyata cukup berasa gitu, cukup berasa kalau si FreeBuds Neo kayak enggak pakai ear buds. Nah, gua pakai kerja di kantor tadi ya hampir berapa 2-3 jam itu aman bagian dalam kuping juga enggak terlalu pegal dan Huawei memang bilang ini tuh bentuknya dirancang lebih dari 10.000 data bentuk telinga. Dan jujur buat kuping gua fit-nya ini langsung pas tanpa harus gonta-ganti [musik] ear tips. Tapi kalau kalian mau ganti ada tiga ear tips cadangan dari XS sampai ke L. Terus gua penasaran TWS seringan ini kalau dibawa lari gampang copot enggak sih? Dan gua coba testing ya untuk jogging ini ternyata aman enggak sekalipun gua [musik] harus kayak benerin posisinya. Ditambah dia juga IP55 jadi keringetan pas olahraga atau kena gerimis itu aman. Oke next bagian yang menurut gua paling bikin kaget di harga kelasnya adalah noise cancelling. ANC-nya dalam banget yang mana karena dia itu pakai chip Kirin A3 ya di mana chip generasi ketiga ini tuh sama dengan yang ada di Huawei FreeBuds Pro 5 yang mana posisinya tuh TWS flagship-nya Huawei. Arsitektur ANC-nya juga dual channel yang mana di atas kertas ANC-nya itu punya kedalaman up to 55 desibel. Tapi memang angka doang itu enggak cukup buat coba tes bawa ke jalan raya depan kantor ya dan pas ANC-nya nyala memang kedapannya lumayan signifikan ya suara mesin, kerumunan itu yang dominan langsung keredam jauh. Dan yang tersisa kurang lebih paling suara-suara tipis yang ada di belakang. [musik] Selain ANC, ambient mode-nya juga menurut gua udah cukup natural yang mana buat ukuran TWS di harga satu jutaan ini tuh biasanya paling gua temui di kelas di atasnya gitu at least dua jutaan sampai tiga jutaan. Satu fitur lagi yang gua cukup surprise ketemu di sini adalah fitur conversation awareness di mana kalau kita ngomong itu musiknya otomatis turun dan suara luar itu masuk dan responnya juga cukup cepat dan kalau kita nunggu mungkin sekitar tiga sampai lima detik dia juga bisa balik [musik] lagi ke ANC mode-nya gitu. Gua enggak perlu copot ear buds lagi kalau kayak mau pesan kopi atau mau ngomong [musik] sama tim itu tinggal ngomong aja dia langsung otomatis mati kayak ngeredupin lagunya. Koneksi udah Bluetooth 6.0 yang mana bisa nyambung ke dua device sekaligus yang multi point connection. Dari pengalaman gua nyobain banyak TWS-nya Huawei ya kena dua tiga dinding ruangan di studio koneksinya termasuk yang paling stabil [musik] yang pernah gua pakai. Oke, ini kita coba skenario misalnya lagi nonton YouTube ya, terus kita perlu ke toilet gitu kan. Nah, keluar dari ruangan. Oke, ini dinding kedua ya. Kita tutup pintu. Mulai agak putus-putus sedikit gitu. Kedengaran enggak? Jadi, dua dinding masih oke ya. Nah, sama seperti TWS Huawei lainnya, Huawei FreeBuds Neo ini bisa nyambung ke semua OS ya, baik itu Android sampai [musik] ke iOS. Bahkan bisa konek secara bersamaan walau beda OS tadi ya. Cuma memang untuk Android harus download apps Huawei Audio Connect itu di Huawei App Gallery karena dia enggak ada di Play Store. Baterainya 10 jam sekali cas, 6 setengah jam kalau kalian pakai mode ANC dan total up to 40 jam sama case-nya. Dan kalau lupa ngecas, cas 10 menit lewat USB-C udah dapat 4 jam pemakaian. Itu cukup buat pulang pergi kantorlah plus ada sisa dikit. Paling satu yang nanggung menurut gua adalah dari segi kontrol FreeBuds Neo ini masih pakai mode touch ya, bukan cubit. Tapi kontrolnya sendiri lengkap dari yang play pause sampai ke volume. Dan selama testing sih gua ngerasa ini lumayan sensitif. Jadi, enggak perlu kayak tekan-tekan sampai dalam biar ke-register. Ada gaming mode juga buat yang suka gaming dan ngebantu banget ya minimalisir delay suara pas lagi main game. Buat teleponan, Huawei pakai sistem two-way clear calling. Jadi, noise cancelling-nya kerjanya dua arah ya plus nahan angin sampai katanya tuh kecepatannya 9 m/detik. Dan gua tes langsung ini pakai WhatsApp ya. Kalau di pinggir jalan tadi, coba kalian dengerin. So, guys, ini dia tuh kualitas mikrofon dari Huawei FreeBuds Neo ini gua teleponan ya via WhatsApp dan kalian bisa langsung dengar hasil suaranya langsung dari tim kita di studio. Ini kondisi pinggir jalan banyak mobil motor lewat ya. Ya kalau bisa dengar ini suara gua di kondisi aslinya ya. Kondisi yang lumayan berangin. Iya. Dengan suara yang motor lalu lalang. Gimana kualitas audionya? Boleh kalian silakan komenin di bawah. Untuk segi sound quality Huawei FreeBuds 4i Neo ini sudah mengantongi sertifikasi Hi-Res dan juga HWA atau Hi-Res Wireless Audio. Terus untuk driver-nya dia pakai Turbo Driver Acoustic System-nya Huawei yang mana buat kuping gua karakternya itu warm, bass-nya punchy banget bukan yang bikin pengang sih tapi berisi bulat gitu. Lagu andalan kita buat testing-nya Bruno Mars That's What I Like itu bagian perkusinya yang biasanya banyak kayak lewat doang gitu di TWS lain di sini tuh lebih jelas terdengar. Stereo image-nya juga lebar dan kerasa ada jarak kiri sama kanan. Terus yang menarik juga ada spatial audio dan ini bisa jalan di iOS maupun Android. Walaupun memang efeknya tuh kayak bisa dibilang virtual surround ya. Jadi suaranya tuh kayak datang dari sekeliling kita. Paling kerasa memang kalau dipakai nonton film lega lah space-nya dibandingin stereo biasa. So, balik lagi ke pertanyaan kita di awal. Di harga sekitar satu jutaan Huawei naruh prioritasnya di mana sih? Jawabannya memang menurut gua ada di hal yang paling kerasa kita pakai tiap hari. Pertama [musik] enteng di kuping ya sampai lupa lagi pakai TWS, ANC-nya, ENC yang serius ya dan koneksinya juga anteng stabil plus suara yang enak didengerin lama. Catatan gua lebih ke kontrol yang masih pakai tap ya, enggak ada wireless charging dan apps untuk Android-nya memang masih mesti download dari app store terpisah biar bisa maksimalin fiturnya. Nah, untuk harganya sendiri Huawei FreeBuds 4i Neo dijual di harga resmi 1,799 juta [musik] rupiah dan ada program loss worry free selama satu tahun. Jadi kalau kalian punya earbuds-nya hilang kalian bisa beli gantinya dengan harga yang spesial. Dan kalau kalian beli HP barunya Huawei juga ada Huawei Nova 16s itu ada potongan 400 ribu. Jadi FreeBuds 4i [musik] Neo-nya cuma 1,399 juta rupiah. Detail lengkapnya boleh langsung tonton aja di kolom deskripsi di bawah. Jadi buat kalian yang cari TWS ANC pertama atau pengen upgrade tanpa harus tebus sampai 2 juta lebih ya, ini bisa jadi salah satu yang paling gampang gua recommend sekarang. Yes, kalian jadi tim TWS seringan mungkin atau tim yang penting bass, boleh kalian komen di bawah. Dan kalau videonya bermanfaat, boleh kasih tombol jempol ke atas. Jangan lupa subscribe ke Best In Otak dan itu aja. Nama gua Melvin. Thank you so much for watching. See you guys on the next video. Ciao.
