Jungkat

Lebih Worth it dari Airpods Pro ?! Samsung Galaxy Buds4 Pro (YouTube Video)

  • 01/01/1970

R juta kembali 1000. Ini adalah harga dari Samsung Galaxy Budge 4 Pro. Naik sekitar 21% atau Rp700.000 dibandingkan Galaxy Budge 3 Pro generasi sebelumnya. Saya udah pakai Galaxy Budpo ini sekitar 2 minggu dan saya juga udah punya dua kesimpulan. Kesimpulan yang pertama ini adalah Buds terbaik di ekosistem Android sekarang. Dan yang kedua kayaknya Galaxy Bud 4 Pro ini bukan buat kalian. agak bertentangan ya karena memang jawabannya enggak bisa sesimpel itu. 2 minggu itu waktu yang benar-benar saya habiskan untuk nyoba si Galaxy Budge 4 Pro ini. Saya pakainya itu mulai dari kerja, olahraga sampai nyarip juta lapangan kerja. Kalau untuk spesifikasinya kalian lihat di website Samsung aja karena di video kali ini saya bakal ceritain gimana pengalaman saya pakai si Galaxy Budge 4 Pro. Kita mulai dulu dari desain ya. Kalau kalian lihat case-nya ini berubah total dari yang sebelumnya tinggi dan sempit. Sekarang jadi lebih flat, lebih lebar dengan penutup bening yang sedikit gelap dan bunyi magnetisnya itu satisfying. Kayak cetak-cetak gitu. Entah kenapa, tapi saya suka banget. Kayak menyenangkan. Ukurannya masih sangat bisa masuk saku celana. Wireless charging dia ada, USBC di belakang ada. Tombol pairing ada semuanya lengkap. Tapi ada satu hal yang hilang kalau dibandingkan generasi sebelumnya. Apa itu speaker? Speaker di dalam case-nya ini udah enggak ada. Di BDCH 3 Pro case-nya bisa bunyi kalau kalian mau cari posisinya lewat Find My Device sekarang hilang. Enggak ada penjelasan resmi dari Samsung kenapa. Karena biasanya kan kenapa mereka berubah dari titanium ke aluminium ya biar lebih bisa menghantarkan panas. Nah, ini speakernya hilang tanpa ada penjelasan yang jelas. Kalau menurut kalian ini bukan masalah besar. Buat saya sih ini masalah besar ya. Karena saya tipikal orang yang klamsy, yang sering lupa. Kalau tiba-tiba casing-nya hilang terus di bawah bantal, di bawah bantalnya Pak Bahlil misal kan repot ya. Untuk earbuds-nya sendiri desainnya sekarang juga berubah. Stemnya sekarang lebih kotak dengan bagian belakang ada tekstur kayak brush metal. kelihatannya lebih premium dan yang lebih penting 2 minggu saya pakai dia lebih kerasa nyaman di telinga. Saya udah pakai 4 jam nonstop saya buat kerja dan rasanya itu enggak pegal. Enggak ada rasa dia mau lepas sendiri atau rasa yang kayak kejbit jemurannya baju. Enggak ada. Nyaman banget. Biasanya earbud selain itu memang banyak yang desainnya itu lebih premium atau lebih cakep dibandingkan Galaxy Bud 4 Pro. Tapi lebih cakepnya pas difoto aja lebih estetik. Tapi kalau dipakai setengah jam aja kadang kuping udah panas. Untuk kontrol Samsung tetap pakai sistem yang sama. Swipe atas bawah untuk volume, tekan sekali untuk playpus, dan tekan dua kali untuk skip lagu. Dan yang baru ini bakalan kelihatan aneh sih sebenarnya di depan umum. Nama fiturnya itu headester yang sebenarnya di AirPods udah duluan ya. Tapi fitur ini saya kira awalnya gimik tapi ternyata enak banget. Jadi kalau misalkan ada telepon terus kita lagi bawa-bawa belanjaan gitu ya, kita tinggal ngangguk aja untuk angkat teleponnya dan tinggal geleng-geleng aja kalau dengar responnya Pak Bahlil lagi ngomong apa. Tapi yang perlu diingat, fitur ini enggak bisa aktif secara default ya. Harus diaktifkan dulu di settingannya. Masuk ke bagian yang paling seru tapi paling susah juga kalau dijelaskan lewat video apa itu kualitas suara. Tapi bakal saya coba ya. Jadi drivernya ini baru wooover-nya lebih besar areanya sekitar 20% lebih luas dari generasi sebelumnya. Hasilnya ya bass-nya lebih solid, enggak mudi, enggak berlebihan. Tribel tetap detail dan suara secara keseluruhan terasa lebih natural. Enggak kayak dengerin speaker Bluetooth yang dipaksakan masuk ke telinga. Ada equalizer di aplikasi Samsung yang bisa diatur secara manual dan dia ada 9 band. Tapi kalau malas, preset Dynamic itu awal yang bagus sih. Suaranya itu bakalan sedikit juicy, dibass dan trible. Tapi cocok buat kalian yang suka suara panci atau yang bass-nya lebih nendang. Kalau dibandingkan dengan kompetitornya, contohnya apa? Mungkin Sony WF 1000 MX6. Sony memang punya kualitas yang lebih audio file. Tapi untuk mencapai titik itu, Sony itu melakukan trade off yang lumayan banyak, yang agak berkurang dari sisi harian kalau dipakai. Kayak contohnya cas-nya lebih berat, ear tips-nya lebih gede, terus tipsnya juga harus sering diganti untuk kenyamanan jangka panjang. Nah, si Galaxy Budch 4 Pro ini memang secara kualitas tidak lebih audio file dibandingkan Sony, tapi gap-nya enggak sebesar 2 atau 3 tahun lalu. Dan untuk 90% aktivitas sehari-hari, kerja, olahraga, commute, meeting, Buds 4 Pro ini udah lebih dari cukup. Intinya ini bukan earbudge untuk audio file yang mau duduk diam di kursi dan fokus dengerin musik aja. Ini earbuds untuk orang yang hidupnya bergerak dan butuh audio bagus di semua situasi. Ini salah satu upgrade yang paling kerasa sih di Galaxy Budge 4 Pro Noise cancellation. Si Budge 3 Pro sebenarnya punya ANC yang bagus, tapi cara kerjanya ini masih pasif. Jadi pilih level selesai. Sementara Budge 4 Pro hadir dengan adaptif ANC 2.0 yang aktif memonitor kondisi sekitar dan menyesuaikan sendiri secara real time. Ada lima level ANC yang bisa kita pilih. Tapi jujur aja saya enggak bisa merasakan perbedaan antara levelnya. Jadi saran saya sih langsung mentokin aja ke lima. Jadi suaranya itu kayak bukan sekedar me berkurang ya. Kayak benar-benar suaranya itu langsung keblokir. Saya coba pakai di pinggir jalan raya jam sibuk dan suara kendaraan turun drastis. Saya bisa dengar detail lagu yang biasanya tertutup sama kebisingan. Ada dua fitur tambahan yang saya suka. Yang pertama ada deteksi sirene. Jadi kalau misalkan ada suara ambulan atau suara polisi, dia bakal langsung nurunin ANC-nya biar kita eneh dengan sekitar. Kok engeh ya? Kedua, ada deteksi bicara. Jadi kalau misalkan kalian lagi dipanggil teman, terus kalian langsung ngomong, wah ANC-nya juga bakalan langsung hilang. supaya kita bisa dengar lawan bicara tanpa cabut earbuds sekitar 5 sampai 10 detik setelah berhenti ngomong balik ke ANC lagi. Fitur ini terdengar sepele tapi bisa menghemat waktu karena kan kalau misalkan diajak ngomong copot dulu, pasang lagi repot. Untuk ambiance modenya ada 5 level juga dan di level tertinggi kualitasnya hampir setara AirPods Pro. Jadi suara masuk itu terdengar natural, enggak kayak terdengar seperti suara CCTV. Nah, sekarang saya mau cerita gimana untuk kualitas telepon dan juga kualitas micnya. Di Galaxy Bud harus saya akui mikrofonnya ini kurang ya. Di Budge 4 Pro sekarang udah support sama dual band Bluetooth untuk panggilan dengan kejernian audio sampai 16 kHz. Perubahan ini kerasa langsung sih kalau dipakai buat telephone. Saya udah tes telepon tiga teman saya dan tiga, dua dari tiga teman saya itu dia bilang suaranya lebih enak dibandingkan Galaxy Budpo yang memang biasanya saya pakai buat daily. Dan satu lagi dia enggak berani komen apa-apa karena dia tunaungu. Dan untuk kualitas mikrofonnya kalian bisa coba dengerin ini. Ya, ini kira-kira suaranya yang menurut saya sih lebih clear, lebih jernih dibandingkan Galaxy Budge 3 Pro ya. Jadi kalau misalkan dibuat meeting ya enggak perlu repot-repot lagi pakai mic eksternal. Ini aja udah cukup kok, suaranya udah enaklah. Sekarang kita masuk ke bagian ekosistem atau fitur tambahan yang biasanya di-review itu ke skip ya. Padahal menurut saya ini termasuk fitur, salah satu fitur yang penting juga. Jadi kalau kalian pakai Samsung Galaxy phone kayak S25 Ultra atau S26 Ultra, pokoknya HP Samsung lah. Bud 4 Pro ini bukan sekedar earbud. Ini kayak semacam eksistensi dari ekosistem kalian. Auto switch antara Samsung device berjalan mulus. Hampir semirip AirPod di ekosistemnya Apple. Jadi kalau misal kalian lagi dengar musik dari HP, tiba-tiba ada notifikasi di tablet, earbudge-nya bakalan pindah sendiri ke koneksinya tablet. Jadi enggak perlu ganti manual. Spatial audio dengan head tracking juga ada. Fitur live translate dengan 22 bahasa termasuk bahasa Indonesia juga ada. Gaming mode untuk latency yang lebih rendah ada. Ini yang enggak dimiliki sama AirPods ya. Dan akses AI handsfre sekarang udah bisa ke Google Gemini dan juga Perplexity enggak cuma di Bixby. Nah, kalau di AirPods bisanya kan cuman Siri aja ya. Nah, poin ini yang jadi poin di mana dia lebih baik dibandingkan AirPods Pro. Tapi memang kalau misalkan kalian bukan pengguna Samsung, jadi kalian beli Galaxy Budch 4 Pro tapi HP kalian itu iPhone ya harga R juta. Buat apa? Karena kayak kalian beli sesuatu Rp4 juta tapi setengah fiturnya udah hilang. Jadi paling cocok ya kalau kalian beli Galaxy Budch 4 Pro ya di HP Samsung. Tapi Galaxy Budch 4 Pro ini kalau kalian pengguna Samsung atau kalian pengguna HP Android merek lain selain Samsung, sebagian fiturnya enggak akan berjalan optimal. Kalian tetap bisa pakai earbuds-nya sebagai earbuds Bluetooth. Tapi untuk harga Rp4 juta fiturnya banyak yang dipangkas. Ya, buat apa? Jadi, yang perlu dicatat itu bukan salah earbuds-nya ya. Itu salah kalian enggak research dulu sebelum check out. Untuk baterai dia 6 jam dengan ANC. sih kalau misalkan sama case-nya itu sekitar 26 jam ya. Kapasitas baterainya memang lebih naik dibandingkan Galaxy Budge 3 Pro yang ada di 53 mamp. Budge 4 Pro sekarang 61 mamp. Tapi kenapa kayak sama-sama aja? Karena secara hardware dan secara fitur lebih banyak makanya lebih boros. Untuk pemakaian normal 1 hari 6 jam itu cukup. Tapi kalau kalian tipe yang pakai earbuds lebih dari itu nonstop seharian di kantor, perjalanan panjang atau sekedar sering lupa ngecas, ya ini bisa jadi bahan pertimbangan sih. Apalagi kalau misalkan kalian sering bisnis trip dari Jakarta ke Eropa misalnya. Nah itu harus diperhatikan tuh. Dan kompetitornya di harga serupa ada yang bisa ngasih pakai ANC itu sekitar 7 sampai 8 jam. Jadi kalau alasan kalian beli Galaxy Bud 4 Pro karena baterainya awet, bukan alasan yang tepat sih. Oke, jadi 2 minggu satu IRBs. Gimana kesimpulannya? Galaxy Bud 4 Pro adalah earbuds terbaik di ekosistem Android saat ini. ANC-nya itu kuat, suaranya natural, kualitas panggilan akhirnya diperbaiki sama Samsung. Dan integrasi ekosistem Samsung-nya susah ditandingi sama kompetitor, apalagi sama Apple yang AI-nya aja. Saya baca-baca sih Apple bakalan kerja sama sama Google untuk bisa integrasi Apple sama Gem ini. Karena mungkin mereka udah nyerah ya dengan Apple intelligence-nya. Tapi ada syaratnya ya untuk kalian bisa menikmati semua fitur itu tadi. Jadi HP kalian itu kalau bisa ya harus Samsung. Kalau kalian pengguna Samsung dan belum punya earbudge premium, ini pilihan paling masuk akal di harga R juta sekarang. beli. Tapi kalau kalian punya Galaxy Budge 3 Pro dan kondisinya masih baik, mungkin menurut saya sih tahan dulu. Upgrade-nya sih ya ada ya, tapi mungkin satu-satunya alasan kenapa kalian harus upgrade ke Buds 4 Pro adalah call quality-nya yang sekarang memang jauh lebih baik. Kalau kalian bukan pengguna HP Samsung, mungkin kalian juga bisa lirik si Sony WF 1000 MX6 tadi walaupun cas-nya lebih berat atau zabra ya. Intinya kalau dari 1 sampai 10 saya bisa kasih skor 7,5 lah ya. Ya, kenapa enggak 8 atau 9? Karena naiknya lumayan sekitar 21% R700.000 dibandingkan versi sebelumnya. Padahal kalau kita lihat pasar US harganya itu masih mirip sekitar 250. Enggak ada kenaikan. Nah, kenapa di Indonesia naik? Karena kalau kita lihat kurs dolar juga enggak naik sih, tapi enggak gede-gede banget. Jadi cukup segitu aja. Saya Andika and see you on the next video.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.