Lengkap Gamepad + Fan Cooler, ONEPLUS ACE 6 ULTRA (YouTube Video)
HP dengan chipset kencang. Ini dia OnePlus S6 Ultra ya, Guys. Kembali lagi bersama dengan Diar. Udah lama ya kita enggak bahas perangkat-perangkat gaming nih. Ada OnePlus S6 Ultra. Smartphone ini kentel banget sama dunia gaming. Gimana enggak kentel sama dunia gaming? Lihat nih, ada fan coolernya nih sekalian saya beli. Kemudian ada nih game-nya. Wih, canggih bener ya. Smartphone yang menyediakan aksories game ada fan coolernya itu niat banget. Jadi si OnePlus S6 Ultra ini pakai chipset MediaTek Diamond City 9.500. Nah, sekeren apa sih smartphone ini? Secanggih apa? Sekencang apa, kameranya kayak gimana? Bentuk desainnya kayak gimana? Main gameennya tuh seenak apa enggak? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Oke, langsung aja kita unbox si OnePlus S6 Ultra ini. Boknya kayak gini, Guys, ya. Tapi kalau saya perhatiin, Guys, ya. Kalau saya lihat pakai mata kepala langsung ini warnanya kok warna merah ya? Tapi kalau di kamera jadi warna orange. Benar enggak kalian ngelihatnya warna orange apa warna merah? Saya ngelihat mata langsung warna merah nih. Kok bisa gitu ya? Ini efek dari cahaya atau apa ini? Okelah ya, langsung aja kita buka tulisannya S. Ini apa tulisan Mandarinnya nih? OnePlus 6 Ultra nih. Sultra dan ini saya ambil yang varian RAM 12 GB. Internal storage-nya 512 GB. Dan ini saya ambil yang warna hitam. Yuk, langsung aja kita buka. Wuh. Aduh. Du duh. Lepas. Iya. Kita buka. Iya. Hm. Mantap. Seperti biasa ya slogannya dari OnePlus never settle. Wis. Kita lihat dulu. Kita angkat dulu smartphone-nya. Kita taruh di samping dan kita lihat di dalam bok ini dapat apa aja. Oke, pertama box yang kecil ini. Kita lihat pasti di sini ada sim trajector dan casing. Oke, kita lihat udah enggak ada apa-apa lagi. Isinya yang di situ. Dan di sini ada tulisan ada browser kecil atau apa nih ya? Quick start guide enggak sih? Ini cuma selembar doang, Guys. Nah, ini dapat casing yang lumayan keren karena dikasih ada efek gitu tulisannya ada keren juga ya S tapi ada OnePlus-nya juga di sini. Keren sih kalau kena cahaya dia bisa begitu loh. Kalau kena cahaya dia bisa begitu loh. Nih saya dekatin ya. Cuman ada bayang-bayang gitu. Cuma kalau kena cahaya wuh kerennya cuy. Nah, kalau di bagian belalamnya kita bisa lihat nih, never settle dan sini kayak ada motif-motif kayak begitu, Guys. Keren sih, simpel tapi detail. Nah, saya suka nih kayak begini daripada softcase bening. Apa itu softcase bening? Kita lihat lagi di dalam box ini dapat apa aja. Widih. Di gila, Guys. Dapat kabel charger warna merah dalamnya warna putih. Wis mantap. Eh, sekali lagi, Guys. Ini boksnya warna merah, kabelnya warna merah. Tapi di komputer saya, di kamera ini warna orange. Ini mana yang benar, ya? Nah, nih dapat sim 3 ejectornya dan ini dapat kepala charger 120 watt. Mantap, Ny. Dan enggak dapat apa-apa lagi di dalam boknya. Kita lihat langsung ke si smartphone-nya. OnePlus S6 Ultra. Oke. Wuh, 165 Hz loh. Ini buat gaming, Guys. Biasa paling berapa smartphone? 120 Hz. 144 Hz, ini 165 Hz loh, wis jangan macam-macam nih. OnePlus X6 Ultra. Wuh, kita lihat. Sebuah smartphone. Wih, gila keren sih ini. Keren sih. Sebuah smartphone yang berperform tinggi buat main game. Pasti dia rame ya. Enggak mungkin smartphone-nya simpel, pasti rame. Kalau kita lihat, tapi sebelum bahas desain, kita lihat dulu yuk sim yang dipakai dari OnePlus S6 Ultra ini. Kita lihat ya, dia pakai SIM tray-nya model dia pakai dual nano SIM, enggak menyediakan slot micro SD. Iya. Oke, langsung kita bahas desainnya. Dari sebelah sini kita bisa lihat ada 1 2 3 garis antena, tombol power on off, tombol volume pengarah suara, dan di bagian atas ini terdapat ada mikrofon, ada satu dua buah garis antena, speaker hmm mantap dual speaker stereo nih, Guys. Kemudian di bagian sini ada satu dua buah garis antena dan tombol mute. Kemudian di sini bagian bawah ada speaker dua buah eh mikrofone port type C 1 du garis antena dan slot simter trer yang udah kita buka tadi. Nah, di bagian belakang ini yang cukup rameai terdapat ada dua buah kamera LED flash dan tulisan S. Ada logo OnePlus juga. Ini warnanya warna hitam cuman sedikit kayak ada warna birunya dikit ya. Dan di samping-samping es-nya ini kayak ada warna-warna ungunya. Wow, keren sih. Bam kameranya juga seperti itu, Guys. Hmm, mantapnya. Dan kalau kita lihat bagian depan ini layar ada satu buah lensa selfie. Dan ini layarnya datar ya, flat bukan yang curve. Wus, mantap loh. Dipegang solid, desainnya keren. Udah, langsung aja kita nyalain. Hap. Tret logo OnePlus keluar powered by Android. Nah, kita lihat apakah ada intro animasi yang mengesankan. Kita tunggu ya karena ini pakai chipset yang lumayan kencang. Enggak mungkin lama-lama juga. Tuh kan color OS loh. Oppo punya nih. Kita lihat. Tunggu sebentar. Wih, langsung cuy. Cerah banget guys ini layarnya. Oke, kita lihat tampilan screen lock-nya guys. Wih. animasinya emang atraktif ya, langsung zek zek zek gitu ya. Kita masuk ke home screen. Hmm, kualitas layarnya memang tajam ya, Guys ya. Dan kalau kita lihat ke menu setup, nah menu setting kita lihat di sini bezelnya presisi loh. Atas, samping, kiri, kanan, dan bawah. Lihat presisi. Wah, smartphone yang presisi itu baselnya nikmat banget ya. Kalau kita masuk ke about device tuh dia pakai color OS 16.0.7 device name-nya S6 Ultra. Lihat tuh, Guys. Cepsetnya Dam City 9.500. Oke, nanti kita bahas e secara spek nanti di saat kita untutu ya secara benchmark nanti kita bahas. Dan ini kita bisa lihat nih, Guys. Smooth banget ya. Dan si OnePlus S6 Ultra ini memiliki dimensi dengan panjang 162,5 mm, lebar 77,5 mm dengan ketebalan 8,5 mm dengan berat 217 gr. Jadi terbilang smartphone ini bukan smartphone yang jumbo dan cukup solid dan agak sedikit berat karena udah melebih dari 217 gr. Lebih dari 200 gr ya. Tapi ini benar-benar solid ya. Karena ini sebuah smartphone yang benar-benar build quality-nya bagus buat gaming. Wah, mantap ini, Guys. Dan di OnePlus S6 Ultra ini memiliki bentang layar 6,78 inch dengan jenis layar AMOLED 1 billion color 165 Hz. Rasul layarnya 1272 * 2.772 pikel. Crystal seat glass. Nih lapisan layarnya. Huh, mantap banget ya, Guys. Nah, sekarang kita tes nih, Guys, secara benchmark dari OnePlus S6 Ultra ini. Kita mulai dari antutunya berapa nih? Kita lihat. Diamond City 9.500. Wis, hampir R juta, cuy. Rp3.923.941. Oke, kategori smartphone yang kencang ini sih. Kemudian kita lihat lagi Geek Band 6-nya berapa skornya itu kita lihat dia 2.905 untuk single core dan 7.567 untuk multiore-nya. Dan untuk 3D Mark kita lihat nih, Guys. Kita lihat. Wih, udah max out tuh sling sou dan white level ya. Artinya ini speknya rata kanan. Tinggal kita tes buat main game nih. Tapi sebelum itu saya mau buka dulu unbox nih si fan cooler dan juga si gamead-nya ini. Oke, sekarang kita buka yang ininya dulu deh ya. Di sini ada tulisannya 40 watt OnePL dan kita langsung buka aja. Karena ini printilan-printilan tulisannya bahasa Mandarin ya, saya suka jadi sulit ini mau ngasih terangin ke kalian. Nah, ini dia keren banget sih. Tapi di sini ada lagi. Ada apa ya? Oh, ada beberapa dokumen nih ya. Seperti biasa ya, lembar panduan pengguna. Kemudian di sini ada tempelan buat di body belakang ya, Maxsavef-nya. Jadi tinggal pakai tempel dark magnet. Dan ini dia si fan cooler-nya. Kita keletek. Iya. Wah. Ah. Uh. E. Uh. Mantap. Oke. Keren nih, Guys. Tuh, di sini kita bisa lihat ada ventilasi-ventilasinya. Dan apakah ini ada RGB Lad-nya? Saya belum tahu. Nanti kalau kita pasang baru kita tahu apakah ada RGB light-nya apa enggak. Oke, kita taruh dulu di sini. Dan sekarang kita buka gamepad-nya. Ini yang bikin lebih menarik ya. tulisannya OnePlus dan sini juga ada tulisan Mandarin yang saya enggak bisa jelasin ke kalian. Langsung aja deh ya. Ya. Oke dan seperti biasa never settle juga. Dan oke itu aja isinya. Ini sebuah gamead. Wow kerenny. Kerennyo. Nih ada tombol-tombolnya guys. Nih. Wah. Ah, jadi nanti begini, Guys, megangnya. Tuh, tuh. Dan ini kita bisa lihat di sini kita bisa congkel. Nah, ini kita bisa taruh buat fan coolernya. Wih, nempel langsung. Aduh, keras ada nempel, Guys. Wih, wow keren banget. Keren banget ini. Kalau kita sekalian tempel aja deh ya si OnePlus S 6 ultranya. Nah, seperti ini. Oke, Nah, seperti itu, Guys. Waduh, bunyi artinya udah connect. Wow. Nah, ini guys saya udah siapin kabel buat dikonekin ke powerbank dan ke si fan coolernya. Kita lihat ceklik apakah ada uh ada RGB light-nya, Guys. Wah, keren, cuy. Keren cuy. Kita nyalain. Woh, langsung seng. Tekan lagi. Makin keras enggak? Oh, dia pelan. Oke, ada empat kali ya. Okelah, ini buat kencang aja lah ya. Dan udah tadi udah langsung connect nih si gamepad-nya. Langsung kita nyalain game Gin Impact aja yuk, Guys. Sudah masuk ke game-nya Gensin Impact. Gila, speakernya keren banget, Guys. Berasa banget stereo dan loudness-nya. Ada suara vokalnya. Dan ini udah kita bisa pakai gamead-nya ini ya. Yang ini bawah buat apa? Setset tuh. Buat lompat. Yang ini buat lari. Nah, yang ini buat nyerang. Tuh, gitu, Guys. Kalau yang ini buat senjata rahasia. Udah saya set. Nah, jadi pada saat kita buat ee jalanin aplikasi game, si gamepad-nya otomatis aktif. Dan kita bisa lihat dari menu game ini tuh settingan gamepad-nya kita bisa lihat udah bisa kita set nih mau dari yang tombol ini buat apa, yang ini buat apa gitu, Guys. Oke, jadi saya mainin udah pakai dari tombol-tombol di belakangnya gamepad ini. Kita langsung cobain. Uh. Ayo, L. Ayo, L. H. H. Uduh. Du du du duh. Hm. L. Hm. L gantian L gantian. M L H L Genet guys. Wuh. Hm. H. Widih, gila keren banget. Aduh, saya mati nih. Ganti, ganti. Hmm. Hm. L. Hm. L. Widih. Widih. Waduh, waduh, waduh, waduh. Ampun. Woi, ampun, ampun, ampun. Wih, disusul orang lagi lari juga disusul. Saya mau jelasin FPS nih ke kalian. Halah, jangan dong, jangan dong. Woduh. Jadi sama tim saya udah dites nih, Guys. FPS main game Gensin Impact selama 15 menit pakai dengan highest 60 fps. Ini maksimal bisa 120 fps. Gila, Maensin Impact 120 FPS di OnePlus S6 Ultra ini. Rata-rata FPS-nya berapa? 120 FPS juga. Dan FPS terendah hanya di 115 FPS lagi kondisi lagi ramai. Maksimal suhu cuma di 38 derajat celcius aja loh. Gila sih adem ayam FPS-nya rata kanan mentok enggak nge-drop. Gila-gila OnePlus S6 Ultra wajib kamu masuk Indonesia deh. Waduh keren banget. Kita coba main game satu lagi deh ya. Ya nih guys sudah masuk ke game-nya Delta Force langsung saya pakai. Fungsinya pakai gempad ya. Pakai gempad belakang ini. Keker tembak. Wih, keker tembak. Gila keren banget. Enak banget ini. Keker tembak lagi. Keker tembak. Saya suka banget ini main game pakai OnePlus S6 Ultra. Mantap new. He heh heh heh eh. Mana? Mana? Mana? H loh. Eh l eh l ngibritkan lo. Ngibritkan lu. Ngumpet-ngumpet aja di sana. Kita lihat. Kita lihat. Iya. Nih. Ni ni nih. W. Yes. Yes. Hmm. Kena kan? Kena L. Kena L. Mampu mampu. W. Wih, banyak banget di sana. Banyak banget di sana cuy. Banyak banget di sana. Banyak banget. Satu lagi kena. I keren banget cuy. Satu lagi kena. I enak banget main gameennya nih. Oke, jadi sama tim saya udah dites nih, Guys, ya. Main game Delta Force dengan settingan SD 120 FPS selama 15 menit. FPS-nya rata-rata bisa di 117 loh. Dan FPS terendah hanya di 100 FPS dan maksimal suhu hanya di 38 derajat celcius. Jadi, adem nih main genin adem, main Delta Force adem, FPS-nya tinggi ya. Ini berkat ini nih. Tuh. Gila gila gila gila gila gila. Saya suka banget ini. Huh, mantap. Nah, untuk performa CPU dari OnePlus S6 Ultra ini rata-rata di 63%. Kita tes menggunakan aplikasi CPU throating test selama 30 menit. Untuk touchling red-nya maksimal di 1000 Hz. Kita tes menggunakan aplikasi Touch Sampling Red Tester. Maksimal sentuhan yang bisa diterima layar secara bersamaan bisa 10 jari. Dan sensor yang ada di OnePlus S6 Ultra udah lengkap dan semua berfungsi dengan baik mulai dari accelerometer sensor, LED sensor sampai maneting sensor. Pemakaian baterai di OnePlus S6 Ultra kita pakai untuk nonton video dengan kualitas 1080 sekitar 30 menit, baterai berkurang 2%. Berikutnya kita gunain scrolling TikTok dan Instagram kurang lebih 30 menitan, baterai berkurang 3%. Dan kita pakai bermain game kurang lebih 30 menit, baterai berkurang 7% aja. Sedangkan untuk layarnya juga kita udah tes brightness test normal brightness di 886 nit. Kalau gamo tesnya di mode Vivit 100% sRGB dan 99% DCI P3. Nah, untuk kamera dari OnePlus S6 Ultra ini memiliki dua buah kamera belakang yang terdiri dari 50 megap F1.8 untuk main kamera. Kemudian ada juga 8 megap F2.2 untuk ultrawide. Sedangkan kamera depannya ini 16 megap. Kita liat hasil contoh jepitan foto dan record video dari OnePlus S6 Ultra ini sebagai berikut. Nah, Guys, inilah hasil perekaman kamera belakang dari OnePlus A6 Ini di resolusi 1080 30 fps ya. Untuk hasilnya kalian bisa lihat sendiri nih stabil banget. gitu sambil jalan. Terus dynamic range-nya sebenarnya oke, cuman karena memang langit lagi berawan jadi enggak terlalu kelihatan ya detailnya. Tuh, kalian masih bisa lihat ada biru-birunya terus shadow-nya juga masih aman detailnya. Warnanya juga bagus ya, natural enggak yang oversaturated juga. Dia bisa pindah ke lensa ultra wide nih untuk perekamannya. Nah, kalau ini untuk perekaman di 1080 60 fps. Untuk yang 60 fps ini dia kekurangannya enggak bisa pindah ke ultra wide tuh. Cuman untuk stabilisasinya masih aman. Terus juga fokusnya kita tes ya. Tuh fokusnya juga cepat ya hitungannya ya. Tuh dari dekat ke jauh itu cepat perpindahannya. Terus dia bisa zoom dua kali tuh. Untuk pindah ke ultrawide dia enggak bisa ya di 60 fps ini. Nah, ini untuk perekaman di 4K 30 fps. Untuk 4K 30 FPS dia juga ternyata enggak bisa pindah ke ultrawide. Tapi untuk kualitasnya udah cukup oke ya. Dia juga masih stabil, enggak ada cheater, terus guncangannya juga enggak yang terlalu noticeable dan fokusnya juga masih aman nih. Fokus dekat ke jauh itu juga cepat. Kita ambil jalan. ini di 4K30. Nah, ini untuk perekaman di 4K 60 fps. Masih stabil juga ya. Biasanya kalau HP udah di resolusi tinggi stabilisasinya itu biasanya udah turun banget. Tapi yang ini masih aman ya. Kita sambil jalan juga masih aman nih. Dia tetap enggak bisa pindah ultra wide ya. Jadi yang bisa pindah ultrawide cuman 1080 30 fps aja. Kita coba zoom dua kali. Tuh detailnya masih bagus. Terus perpindahan zoom-nya juga mulus banget, halus. Nah, ini untuk kamera depannya dia cuman bisa ngerekam di 1080 30 fps. Untuk hasilnya kayak gini kalian bisa lihat sendiri dicang-nya aman. Kalian bisa lihat tuh gedung di belakang tuh masih kelihatan detailnya enggak yang overblown. Terus juga kalau backline gini muka masih kelihatan jelas. Oke, ya. Sambil jalan juga stabilisasinya bagus. Cuman sayangnya kamera depannya cuman bisa ngerekam di 1080 30 fps. Enggak bisa naik, enggak bisa 4K, enggak bisa 60 fps. Cuman untuk stabilisasinya udah oke banget nih. Enggak ada goyang, enggak ada cheater juga. Nah, sekarang kita tes sensor fingerprint yang ada di layar ini. Dan ini adalah proses perekaman sidik jari di OnePlus S6 Ultra. Dan yang saya suka apa? Dia enggak mental-mental, Guys. Langsung pak. Mantap. Chipset kencang. Proses segalanya juga serba kencang. Dan langsung aja kita juga face unlock ya. Ini adalah proses perekaman wajah dan wih cepat banget cuy wajah saya langsung kerekam. Langsung aja kita tes nih sensor fingerprint yang ada di layar. Telunjuk enggak bisa, tengah enggak bisa, jempol langsung bisa. Dalam kondisi screen off. Widih, mantap, cuy. Kita face unlock. Hap. Intip. Uh, cepat. Saya suka nih. Performa kencang. Semuanya serba kencang. Mantap. Oke, kesimpulan saya sama OnePlus S6 Ultra ini adalah beh eh ini dulu kan pernah ada kabar OnePlus mau masuk Indonesia. Kalau itu masuk dan ini diboyong ke Indonesia, ini adalah smartphone yang paling-paling enak dengan harga yang terjangkau. Mungkin ini saingannya akan bersebelahan sama IQ series dan juga Poco F sekian series. Tapi ini saya lebih suka ini. Kenapa? Berasa banget, powerful banget. Dia pakai chipsetnya Damond City 9.500 kemudian ee layarnya 165 Hz. Saya main game Gensin Impact di sini bisa 120 FPS. Coba di HP kamu bisa main Gensin Impact di 120 fps paling 60 fps. Iya kan? Ini 120 fps. Paling mentok itu di 115 fps saat kondisi lagi ramai. Ini kencang banget. Dan yang menariknya temperaturnya 38 derajat celcius. Dingin ya. Berkat ini tentunya ya ada fan coolernya yang ini, Guys. Berkat ini tadi ya. Ya, ini adalah paket yang lengkap ya. Main game-ennya enak, ada gamepad-nya, bisa dicustom buat permainannya. Di Gensin enak, di Delta Force juga enak. Kita bisa custom pakai gamepad-nya. Ini enggak ada hal yang sulit. Biasanya pakai gamepad sulit tuh buat konfigurasinya, tapi di sini enggak. tempel langsung tek string langsung connect langsung bisa pakai. Ih edan. Kameranya ini juga edan. Kamera belakang bisa video 4K 60 fps smooth. Kamera depan bisa 4K eh enggak di full HD eh 30 fps. Tapi kamera belakangnya udah smooth banget dan bokehnya rapi. Ini is edan ini ya. 8.000 juga mAh nih baterainya. Gila gede. Enggak ada yang enggak enak pakai smartphone ini. Speakernya dua. Aduh, bayangkan. Kayak nonton bioskop, Guys. Ini saya enggak bohong ya. Saya enggak mengada-ngada loh. Saya enggak mengada-ngada loh. Ini saya suka banget. Pas tadi tes main game, speakernya itu benar-benar biar langsung sekitar ini tuh berasa banget. Udah adem, kencang, kamera bagus, suara enak, baterai gede. Harganya ini saya beli di China yang RAM-nya 512 GB, storage-nya di Rp10.500 atau R2 juta di kurs di K rupiah ya. Soalnya nih kursnya lagi naik ya. China Yuan lagi naik juga. Jadi enggak hanya dolar aja guys yang naik, tapi China Yuan juga lagi naik. Jadi kursnya tuh saya bingung antara 10,5 juta atau R juta sekitar itulah ya. Itu tanpa gameepad dan fan coolernya. Beh ini ya kenapa ya di Indonesia enggak banyak smartphone yang canggih-canggih yang enak-enak ini masuk. Padahal harganya juga enggak mahal banget R10 jutaan. Cincai lah ya. OnePlus juga mana nih? Ayo dong masuk Indonesia bawa yang kayak gini ke Indonesia. Jadi tuh rakyat Indonesia bisa menikmati produk-produk yang keren. Ini tuh bagus banget. Enggak ada minusnya. Minusnya mungkin apa ya? Enggak ada loh. Enggak ada loh. Paling yang ini mungkin enggak terlalu bongsor ya, kecil. Tapi saya suka HP bentuknya kecil. Udahlah pokoknya ini positif, enak, keren dari OnePlus S6 Ultra ini. Oke, Guys. Demikian video e dari OnePlus S6 Ultra ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya.
