Jungkat

LEXUS RX PALING KENCANG! LEXUS RX500h (YouTube Video)

  • 08/06/2025

Lexus RX tipe tertinggi RX500 HF Sport. Di mana mobil ini harganya R,9 miliar. Tapi gua senang. Kenapa? Karena dari dulu Lexus RX itu yang hadir itu 270 pakai mesin 2700 cc terus berubah jadi 200T habis itu jadi RX300 ya. Tapi mesinnya sebenarnya masih sama. Nah, sekarang akhirnya Lexus RX keluar yang versi paling tingginya. Tetap yang keluar yang 350 masih ada ya. Ada juga yang 450 H+ di mana yang itu plugin hybrid. Tapi yang ini adalah versi yang paling tinggi dan paling kencang. Jadi tenaganya itu paling besar dan 0 ke 100-nya hanya dalam 6,2 detik saja ya. Jadi memang sudah selayaknya Lexus RX yang bersaing sama X5 ya, BMW atau Mercedes Benz mungkin GLE lah ya, itu dapetin mesin yang tinggi juga gitu loh. Tetang jangan nanggung-nanggung gitu karena udah kelasnya beda. Dan mobil ini kalau kalian bandingkan dengan Lexus RX yang biasa ya atau yang 450 bisa dilihat yang sport ini dia dapat body kit depan velegnya 21 inci dia pakai Micheline Pilot Sport 4 SUV jadi gede sekali ya dan kalau kita lihat ya mungkin enggak semua orang suka sama desainnya tapi di luar dari itu kita pasti setuju bahwa desainnya ini terlihat mahal terlihat wah ini pasti mobil harganya mahal sekali memang R,9 miliar ya hampir 2 M Dan mobil ini juga buat mesan itu dulu pertama kali keluar agak susah ya. Indennya cukup panjang. Kalau sekarang kurang tahu, coba kontak eh sales Lexus kesayangan kalian apakah masih inden atau enggak. Dan mobil ini sangat sering kita lihat di jalan kalau di daerah Kelapa Gading atau PIK ya di PIK. Jadi memang Lexus itu kalau kita lihat mobilisnya itu adalah ini. Tapi kalau sekarang enggak tahu ya karena yang Lexus LM itu juga rameai di jalan. Kalau varian yang F Sport itu dia grill depannya semua dibikin warna hitam, enggak ada kerum-kerumannya sama sekali ya. Dan yang gua suka dari Lexus yang zaman sekarang itu dia punya warna itu yang koper kayak gini itu keren banget. Dan kalau kita lihat lampunya, dia ada tiga buah projecttor. Dan untuk high beam-nya sudah pakai matrix. Jadi dia bisa high beam tapi kalau misalkan ada mobil dari lawan arah, dia bisa otomatis matiin eh segmen-segmen yang ada lawan arahnya. Dan kalau kita ke samping, jadi Sport ini meskipun dia bukan varian yang balap ya. Dia kayak mungkin kalau Mercedes tuh AMG line. Kalau misalkan BMW itu M Sport ya. Ini juga F Sport itu bukan yang versi kencang tapi emang enggak ada sih yang yang F beneran ya. Nah, dia tetap dapat lihat dong kaliper depannya itu remnya besar sekali dan suspensinya pun juga mendapatkan tuningan khusus. Jadi beda sama yang Lexus RX biasa. Dia lebih sporty dan bisa diatur dampingnya. Jadi bisa dibikin keras, sporty, atau dibikin biasa saja. Nah, ke samping ya. Seperti biasa, Lexus zaman sekarang ini tuh menipu karena sebenarnya dia sudah pakai elektrik ya. Jadi di dalamnya itu ada tombol kita pencet baru dia akan kebuka. Jadi dia sama sekali enggak bergerak. Ada aksen hitamnya juga sampai ke bagian belakang ya. Dan bagian belakangnya pun juga sama, remnya besar sekali. Nah, belakangnya dibandingkan dengan Lexus RX yang kemarin, yang ini dibuat lebih landai. Dan sekarang logonya itu hilang diganti tulisan Lexus di bagian sini ya. Kalau kalian lebih suka mana? Desain yang baru atau yang lama. Di belakang itu wipernya ngumpet di bagian atas sini ya, jadi enggak kelihatan. Sama di bagian bawah sini dia bumpernya lebih gondrong dibandingkan dengan varian yang biasa yang bukan F Sport. Nah, karena dia bukan plugin hybrid juga, kalau yang plugin hybrid tuh dia ada dua buah lubang kanan dan kiri. Yang sebelah kiri itu untuk bensin. Yang sebelah kanannya itu buat nyolokin biar dia jadi mobil listrik. Jadi kalau kalian pengen beli yang lebih hemat lagi, Lexus juga menyediakan. Dan untuk yang versi sekarang juga itu semuanya hybrid. Jadi even yang 350H-nya itu juga sudah pakai mesin hybrid. Sekarang kita buka ya belakangnya. Nah, bagasinya sekarang sedikit lebih besar dibandingkan dengan model sebelumnya. Ada separasinya yang bisa dibuka. Tapi kalau misalkan kita copot separasinya ini, kita enggak dikasih tempat buat naruh. Dan seperti yang kalian tahu, Lexus pasti dibikin super mewah ya. Even saya bagasinya pun juga dibikin sangat mewah. Lihat dong ini karpetnya itu enak sekali, lembut ya. Dan bagian belakang sini ini dikasih seal plate metal ya. Dan ini plastiknya belum dicabut. Terus bagian kunciannya itu dikasih plastik lagi biar kelihatan kayak rata gitu. Jadi emang dibikin semewah mungkin. Sayur belakang sini pun juga karpetnya aduh ini luar biasa mewahnya. Dan lihat dong ini buku buat buku servis dan buku manual ya. Itu juga dibikin tasnya itu mewah. Wah tuh. Ini apa ini? Ini delivery-nya segala macamnya. nya ada di sini. Jadi memang Lexus itu ee seperti biasa perintilannya pun juga dibuat mewah. Oke, bagian bawah sini kalau kita buka dia enggak dapat bagasi tambahan tapi kita dapat ban serep. Di mana udah jarang di mobil di kelas ini dapat ban serep ya. Tapi memang ban serepnya itu dia enggak full size. Dan kalau kita lihat di sini kita dapat dongkrak yang sangat besar. Sebelah kanan sini kalau kita buka itu ada akinya yang gede sekali. Jadi cocok nih buat Bapak-bapak yang kalau mau beli mobil baru tuh harus ngelihat wah ini enggak ada ban serepnya enggak jadi kita beli. Nah yang ini tetap ada. Nah, terus juga di sebelah kiri sini ada tombol. Jadi kita tinggal pencet nanti dia akan melipat bangku baris tengah dan tentu saja dia jadi rata lantai. Yuk, sekarang kita tutup saja. Kita masuk ke bangku baris tengah. Nah, sekarang kita ke bagian belakangnya ya. Oke, ini paling tegaknya segini. Kita mundurin lagi. Hah, kalau dipakai buat mundur seperti ini, ini enak sih. Jadi, kita dapetin ruang tengah itu yang lega. Ini bagian depannya kalau misalkan ada driver, dia akan maju dengan sendirinya. Leg room masih ada banyak. Headro juga masih ada banyak. Dan yang gua suka di Lexus adalah build quality dan fit and finish-nya. Memang secara desain tuh bukan yang wah banget gitu ya. Kalau misalkan kita masuk ke brand Jerman gitu kan kelihatan ya ee tarikan-tarikan garisnya ini tuh kelihatan kayak ya mobil normal pada umumnya. Tapi pas kita pegang bahan-bahannya terutama di bagian sini nih enak banget nih ada velvetnya ya. Bu quality fit and finish-nya itu super sekali. Kecuali ini satu hal yang gua paling tidak suka di mobil ini adalah head unit belakangnya. Jadi dia punya RSA atau rear seat entertainment. Dan ini bukan dari Lexus Jepangnya. Ini kayaknya bikinan dari Lexus Indonesia ya. Lihat di sebuah mobil 2 miliar ada beginian ya. Dan ini Android enggak nyambung juga sama head unit depannya. Jadi dia kayak berdiri sendiri ya. Dan kalau mau disambungin itu mesti pakai Bluetooth dari sini ya. Jadi wifi-nya bisa kita kekin sendiri menurut gua ya. Nambah fitur sih. Jadi bisa dibilang oh dia ada ee rear screen di belakang gitu kan. Tapi karena kualitasnya kurang begitu bagus, rasanya ini enggak pantes ditaruh di sebuah Lexus. Sisanya no complaint. Even di belakang pun kita dapat audio yang bagus sekali ya. Suaranya aduh. Dia pakai Mark Levinson 21 speaker ya. Gua enggak terlalu penting sama berapa jumlah speakernya, tapi Mark Levinson belum pernah mengecewakan. Salah satu eh brand audio terbaik yang bisa kalian dapetin di sebuah mobil. Kursinya juga enak ya, tempat buat tangan enak. Di sebelah kiri juga pas. Ada cup holder di bagian sini dan ada tempat buat ngecas HP di bagian bawah sini ya secara wireless. Dan kalau kalian enggak pengin secara wireless, di sini ada USBC dua biji ya. Sama dia tuh punya AC di bagian belakang. Dia itu blowernya enggak bisa diatur berapa kencengannya, tapi bisa kita atur seberapa dingin dan seberapa panas. Jadi ada temperaturnya di sini. Tapi untuk kursi belakang yang gua lihat di video di luar negeri itu ada penghangat sama pendingin kursinya. Tapi untuk versi Indonesia kayaknya enggak dikasih ya. Padahal kalau kita lihat kursinya ini sudah dibuat perforated. Artinya ada bolong-bolong. Kalau misalkan ada pendinginnya dia bisa keluar angin dari sini. Tapi sayangnya enggak yah. Sisanya sih superb dalamnya bagus banget. Tuh lihat tuh. Ini blue-nya sama kulitnya itu bisa padu padannya pas. Dan di bagian bawah sini tunnelnya enggak terlalu gede. Karena meskipun dia direct for atau all wheel drive, nah di bagian belakangnya itu dia pakai motor listrik, bukan pakai gardan dari depan ke belakang. Sekarang kita ke bagian depannya. Tapi sebelumnya kita tutup dulu karena dia punya. Let's go. Nah, sekarang kita masuk ke dalam interiornya ya. Dan seperti yang kalian lihat interiornya mungkin kalau di dalam foto itu biasa saja bentuknya. Tapi pas kita lihat langsung ini baru terasa eh lekuk-lekukannya, kemewahannya itu emang bagus sih. Dan gua paling suka adalah di mobil ini. Jadi mobil sekarang itu kan banyak yang pakai ee buat buka pintu itu elektrik ya. Dia udah enggak pakai tuas lagi. Nah, cuman ketika kalian lagi emergency, butuh buat darurat, itu biasanya suka ditaruh di bagian bawah sini gitu ya. Dan itu darurat kalau lagi panik itu agak susah sih. Ada yang mau tarik apa segala macam. Nah, kalau ini dia dipencet bisa buka pintu. Tapi kalau darurat tinggal kita tarik tuasnya dua kali. Ting. Mudah sekali. Jadi enggak perlu khawatir ya pas kita lagi ee buru-buru dalam keadaan darurat. Dia bisa dibuka dengan mudah gitu. Enggak perlu cari-cari di mana ya ini ya enggak kelihatan kan. Nah, ini gampang. Dan untuk yang varian F Sport ini, dia tuh dalamnya warna hitam dengan kulit warna merah dan kursinya ini depannya itu bagus sekali. Lihat dong ini desain kursinya tulisan export di sini ya. Tuh lihat tuh ini kursinya udah pakai sport seat dan ini kursinya bagus plus enak. Memang kalau kursi sport itu dibikin agak keras dan bagian kiri kanan itu dibikin sangat supportif ya. Tapi buat gua yang ee tinggi 170 cm dan ee beratnya juga ideal ya. Ini sih pas. Mungkin kalau lebih gendut lagi terasanya agak sedikit sempit tapi buat gua ini pas banget. Dan setir X4-nya ini juga dipegang enak sama tombol-tombolnya kan di depan ada head up display ya. Nah, seperti Lexus-Lexus yang lain. Gua suka banget ketika kita tempelin tangan ke sini ya. Dia tuh langsung layar depannya yang head up display itu. Nah, dia tuh kayak ada hovering. Kita tahu kita mau pencet yang mana nih, following distance ya kan. Terus ada driving assistant mode. Pencet lagi. Nah, berubah jadi buat ngatur si head up display-nya. Jadi ini intuitifnya bagus. Enggak cuma sebelah kanan, tapi yang sebelah kiri juga sama. Jadi kalau kita bingung mau pencet yang mana, tinggal lihat depan aja sambil kita ngelihat depan tuh enggak perlu kita lihat bawah gini, ya. Udah, ini bagus banget sih. Dan sekarang udah ada beberapa mobil yang ngikutin Lexus biar jadi kayak gini. Nice. Terus kalau ke sebelah kanan sini kita dapat nano EX ya buat ngebersihin udara. Terus di bagian bawahnya ada tombol buat ngatur odo sama tripnya. dan kita bisa atur tingkat kecerahan speedometer. Di bawahnya lagi ini ada setory seat-nya dan di bawahnya ini ada untuk power back door sama untuk buka fuel. Nah, di bawahnya lagi, wah ini keren sih. Jadi ada tempat buat naruh barang, tapi pas kita buka, wah ini udah soft opening. Terus juga dalamnya itu ada blue-nya. Bagus ya. Jadi sampai tempat-tempat terkecil pun juga dikasih ee kemewahan sama si Lexus ini. Paling yang gua kurang suka itu di bagian head unitnya. Ini sebenarnya dulu itu pertama kali ee Lexus pakai di NX2 ya. Gua suka sama desainnya bagus ya dan kelihatan modern gitu. Tapi semakin ke sini karena Toyota juga pakai jadi beberapa mobil Toyota tuh juga dia punya head unit yang sama dan tampilannya pun juga sama. Jadi rasanya ee kemewahannya itu berkurang. Tapi kalau misalkan dibikin eksklusif buat Lexus ya menurut gua sih bagus. Dan dia ini meskipun desainnya sederhana ya, jadi UIU-nya tuh biasa banget gitu, tapi dipakai itu gampang. Jadi buat kita pakai gitu ya, kayak misalkan tombol-tombolnya itu gede. Terus misalkan nih kita mau buka shortcut-nya gitu, kita enggak perlu dari atas kita swipe, tapi pencet aja di sini tombolnya gede dan tombol-tombol ini juga lebih gede lagi. Tuh, tuh gede semua. Jadi kemungkinan kita buat salah mencet itu kecil gitu loh, karena saking gedenya ya. Dan tombol-tombol AC-nya pun juga semua dibikin ee di layar ya. Dan bagian bawahnya sini ini khusus buat AC sama buat ini nih pendingin kursi. Jadi kursinya itu bisa pendingin tapi enggak bisa jadi pemanas. Nah, kita bisa atur arah semburannya di sini ya. Dan untuk fannya ada di bawah sini. Terus seperti biasa Lexus. Nah, ini nih ininya bagus ya. dial-nya. Jadi buat temperatur tuh kanan kiri ada di sini ya, tengahnya. Tap enggak bisa dipencet nih, cuma begini doang. Nah, buat audio ada putarannya di sini. Sama untuk devoger itu enggak cuma bagian belakang tapi di bagian spion juga. Nah, di sini untuk yang bagian depan sama di bawahnya lagi ada kisi AC ya. Kisi AC-nya bentuknya agak sedikit aneh tapi bisa berfusi dengan baik dan bisa dimatiin. Dari bagian sini ini ada tombol buat kamera 360-nya. Sebenarnya bukan 360 tapi 720 dan dia juga punya namanya Lexus Parking Assist. Jadi dia bisa parkir secara otomatis. Nah, di bawah sini kita dapat tempat penyimpanan. Ini karet tapi bukan buat ngecas HP dan ada eh charger dua biji USBC. Nah, di bawahnya lagi ada USBA sama USBC. USBA buat hubungin HP kita ke head unit ya. Dan di bawahnya baru ada wireless charging-nya. Dan ini kalau misalnya ditutup sama sekali enggak kelihatan. jadi rapi seperti ini. Cup holder ada dua di bagian sini. Dan yang lucunya kalau misalkan kita masukin botol yang gede gitu ya, kita tinggal pencet ke dalam. Nah, jadi dia bisa lebih turun. Mau dinaikin lagi gimana? Tinggal pencet di sini nanti dia akan naik. Nah, ini kita masukin, kita tekan ke bawah jadi turun. Dikin lagi. Nah, jadi naik. Simpel tapi lucu sih. Jadi enggak terlalu nongol ya. Nah, sebelah kanan sini ini tuas transmisinya ini persis kayak punya Alpard yang hybrid ya. Jadi kalau kita mau masukin ke D tinggal koper kanan ke bawah ya, mundur ke depan ya, terus buat jadi manual tinggal pencet ke bawah lagi. P-nya dipencet. Nah, ini elektronic parking brake, auto hold, stability control off sama yang di sebelah sini itu untuk offroad ya. Nah, yang unik buat buka konsol tengahnya ini dia tuh bisa dari sebelah kiri gini atau dari sebelah kanan. Dan biasanya kalau beberapa mobil itu buat kulit di bagian sininya itu kan dibedain ya. Jadi yang buat e kulit di kursi itu bagus, yang di sini dibikin jelek, tapi yang di sini itu dibikin bagus juga gitu. Jadi bahannya itu halus ya, kayak semacam napader gitu. Tapi si Lexus ini udah enggak pakai ee kulit asli, semuanya pakai artificial semua biar ramah lingkungan. Nah, di bagian bawah sini kita dapat storage yang lagi-lagi mewah ya. Dapat bluew yang tebal sekali ya. Tapi sayangnya biasanya kalau mobil high console kayak gini itu kan bawahnya suka dikasih storage ya. Yang ini enggak. Jadi ya begini aja. Di atas ini itu bukan tempat buat naruh barang ya. Dan seperti biasa build quality-nya itu semua solid. Enggak ada yang goyang-goyang ya. Dipegang itu semuanya bagus. Nah, di atas kita dapat digital mirror. Terus di sini ada kaca enggak terlalu besar sama ada lampunya ya. Dan buat buka panoramic sunroof itu ada di bagian sini. Kita buka dulu ya. Sepertinya mau hujan nih ya. Entar kita belok. Dia melambat enggak? Oke, melambat dia ya. Tikungan dia berkurang kecepatannya. Ini kita lagi pakai adaptive cruise control. Kita mau ke Salaig by the way ke tempatnya Om JJ Polnaya ya. orang yang kalau enggak salah nomor dua ya ee touring motor terjauh dan terbanyak negara yang telah dikunjungin beliau itu. By the way, ini mobil enaknya kita tinggal di Klaten ya. Jadi setiap kita pinjam mobil itu kita bawa ke Katen gitu ya. Jadi kita experience dari mobil ini tuh banyak gitu. Kita pakai di tol jarak jauh dan kawan-kawannya ya. Nah, seperti gua bilang tadi, di Lexus RX500H ini kan di F Sport pakai cuningan kaki-kaki yang berbeda dengan Lexus RX biasa. Dan ya benar e lebih sporty ya kalau kita coba steeringnya lebih direct dan ketika kita di tol gitu ya naik mobil ini eh ini kan steeringnya walaupun dibikin tuning yang lebih sporty gitu ya, tapi menurut gua tetap masih comfort oriented ya, tapi pas dibawa cempatan tinggi ini baru terasa ya dia setirnya lumayan sporty ya dan bantingannya meskipun dia sudah di tuning lebih sporty tapi menurut gua ini enggak Enggak, enggak ada apa-apanya. Kerasnya sih. Memang sih kerasa kerasnya kalau kita ngelewatin kayak ini loh ee apa namanya? Kereta api sambungan tuh kerasa degdeg degdeg gitu ya. Tapi pas kita pakai di jalan tol, jalan berlubang sedikit kita hajar gitu ya, ini masih kategori yang menurut gua nyaman ya kan. Karena bayangan gua ketika ngomongin sport suspension ya kan kalian pernah naik C300 yang AMG line ya, itu kan keras banget jadinya ya. Beda banget suspensi standarnya sama yang suspensi AMG lainnya kan. Ini tuh masih empuk ya. Jadi kalau kalian pikir ah enggak mau ah beli RX 500H karena suspensinya pasti lebih keras. Serius ini menurut gua sekeras-kerasnya Lexus dia masih comfort oriented, masih nyaman. Nih coba nih sambungan jembatan dia tuh. Duing masih nyaman, Pak. Ya, tapi yang paling gua suka adalah dari mobil ini itu response engine-nya karena dia tuh pakai mesin 2400 cc, 4 silinder turbo dan gabungan sama tenaga e mesin listrik ya itu jadi sekitar 360-an horsepower ya, angka yang besar. Tapi respons-nya itu dia tuh cepat banget. Jadi enggak berasa kayak mobil bensin sih sebenarnya ya. Dia tuh kalau kita gas langsung seg gitu cepat ya. Dan suara mesinnya itu artifisial sebenarnya. Jadi itu tuh suara speaker sebenarnya, bukan suara mesin. Dan suaranya tuh agak dibikin kayak V8 enggak sih? Kita turunin gigi, ya. Jadi ketika kita gas gitu ya, itu suara mesinnya tuh berasa banget suara mesin bohongannya gitu loh. Enggak berasa suara mesin beneran, tapi sensasinya jadi beda gitu. Jadi karena yang namanya hybrid itu mirip-mirip kayak mobil listrik ya, dia ada transmisinya tetap ya e en percepatan tapi ya begitu ketika kita gas tuh mesin listriknya ngangkat duluan tapi untungnya ada artificial sound-nya ya jadi enggak kerasa kayak mobil hybrid ya jadi ada wung itu sensasinya ada lah dan 0 ke 106 detik itu kencang dan ketika kita bawa di atas 100 km/h itu tenaganya pun juga masih ngisi. Nah, itulah enaknya kalau mobil hybrid punya mesin bensin 2400 cc turbo yang tenaganya gede juga. Jadi, beberapa mobil hybrid itu kan tenaga gabungannya gede, tapi karena mesin bensinnya itu kecil, tenaganya juga enggak gede. Pas lagi di atas 100 itu buat nambah tuh susah. Kayak kita naik Zenix gitu kan. Berasa tuh wah pas di putaran bawah cepat banget naiknya. Udah di atas 100 lebih enak yang Innova Reborn diesel gitu karena lebih cepat naiknya. Nah, ini tuh enggak kejadian ya. Wajar sih ya karena mobil premium bagaimanapun juga di R,9 miliar ini pas dipakai di tol kencang. Ini baru terasa mobilnya enak. Dan kita pakai jalan aja. Yang namanya mobil bagus tuh biasanya kalau kita bawa kencang itu enggak berasa kencang. Ini 140 tuh berasanya kayak bawa 110 tahu enggak? Karena mobilnya anteng nih. 138 kan enggak berasa kan. Tapi pas kita nyetir tuh ya, kalau kita gak lihat speedometer sama HUD ini kerasanya kayak 110 ya, Viif ya. Kayak bawa 100 ya. Itulah yang menyenangkan dari mobil mewah itu ya. Bagaimanapun sekarang banyak mobil-mobil yang punya fitur mewah tapi harga rendah. Tapi yang susah ditiru adalah ketika lu lagi cruising kencang, dalamnya tuh terasa enggak intimidating. Suspensinya terasa santai, suara anginnya santai, suara mesinnya santai, bahkan suara kolongnya itu masih santai. Masih kedengaran masuk ya, tapi udah sangat minim sekali gitu. Jadi begitulah ee mobil premium tuh kalau kita bawanya pelan-pelan pelan gitu tuh enggak terlalu berasa. Tapi pas kita bawa kencang baru terasa bahwa ini fine tuning-nya bagus ya. Tuh, nih jembatan loh nih. Suspensinya enak. Padahal dia pakai sport suspension jadi enggak berasa sport suspension. Memang kursinya kalau buat jarak jauh tuh agak sedikit berasa ya karena kan dia kursinya lebih keras, lebih firm. Jadi ketika kita jarak-jarak pendek sejam 2 jam tuh masih enak. Tapi di atas itu udah mulai berasa kurang nyaman ya. Kursinya tuh kayak kita bawa mobil sport kali ya. Kayak misalkan kita duduk di 86 atau di Jariaris. Nah, ini kursinya mirip-mirip gitu. kerasnya sama e supportifnya tuh bagus. Tapi ya ketika pakai jarak jauh agak berasa gitu. Dan kalau kita ngomongin pedal F ya untuk pedal gasnya enak. Dia sangat responsif ya. Tapi untuk remnya dia masih agak ee terasa mobil hybrid lah. Mobil hybrid, mobil listrik. Kan bikin pedal rem itu kan enggak gampang ya. Jadi dia itu ada regenerative breaking-nya. Nah, di sini tuh juga masih agak terasa kerasnya dan sensitifnya. Jadi ngremnya tuh enggak bisa dalam. Jadi nginjak dikit dia udah langsung ngerem. Harus pakai feeling. Tapi overall ini mobil enak sekali. Apalagi kalau udah style audio ya, staging-nya bagus, suaranya bagus, nyaman. Memang cocok buat di harga R,9 miliar ya. Jadi tadi sebelum masuk rest area ya sekitar 500 m kali, tiba-tiba ada burung nabrak dari samping dia terbang jedar. Terus gua tanya-tanya VIP, "Itu burung bukan sih tadi ya?" Enggak tahu, tapi bukan dari mobil depan masalahnya ya kan enggak ada descap-nya ee kalau mobil pinjaman ya. Jadi kalau mobil kita sendiri biasanya kita wajib pasang pasang pasang berasa cinta laura gua biasa pasang descam gitu kan ya. Ini patah sedikit tapi ini kayaknya bisa ditempel lagi sini. Nah nanti kita tempel lagi ya. Ya namanya di jalan kita enggak tahu tiba-tiba ada burung lewat. Untungnya bisa dimasukin lagi ya. Cuman ada retak sedikit aja. Untungnya bumpernya engak kenapa-napa sih. Dan kayaknya dia kenanya ke bagian situnya ya. Enggak kena ke bumper ya. Enggak ada berjak darah atau segala macamnya. Baru pertama kali loh. Gua dulu pernah kena bird strike ya. Bird strike udah kayak ke pesawat aja. Pernah ditabrak burung waktu lagi di New Zealand di sirkuit Pokekohe. Lagi nyetir ngebut ya kan. Tapi juga di sirkuit jedar kena burung. Burungnya masih nyangkut gitu. Karena emang pas di bagian ee bumper yang ada kisi-kisinya, ada grillnya di bawah gitu loh. Nah, kalau ini sekarang kenanya dari samping. Kenapa sih mobil mepet-mepet amat? Eh, tuh ngapain ke kiri lagi coba? Orang kita santai. Ya weslah, kanannya kosong. Jadi kurang lebih seperti itu. Dan bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Nah, karena dia hybrid tapi tenaganya gede, tentu saja kita enggak bisa berharap ini hybridnya seperti mobil hybrid pada umumnya yang bisa sampai 120, 122, enggak. Dan sekarang ini kita dapat 10,8 L/100 atau mungkin sekitar 19 ya. Tapi kalau kita pakainya nyantai, enggak pakai yang performance kayak tadi kan, karena kita sambil ngetes kan itu gua dapetin sekitar 114 ya. Ee sebor-sebornya ini 19 kalau kita pakainya irit bisa sampai 116. Tapi untuk mobil yang segede gini itu kondisi bahan bakar itu sangat menyenangkan loh. Apalagi dibandingkan dengan RX300 yang mesinnya belum pakai hybrid ya. Ini udah jauh lebih irit. Jadi kesimpulannya setelah kita nyobain Lexus RX500H ini gua senang banget. Kenapa? Karena akhirnya Lexus itu ngasih trim yang paling tinggi yang sampai 500. Dan hybrid pula artinya dengan tenaga sebesar ini performa yang bagus dia juga tetap ngasih kehematan bahan bakar yang lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Bahkan untuk di kelasnya yang sama-sama punya akselerasi kencang. Nah, tapi kalau kalian mau beli Lexus RX ini, itu tuh jadi galau ya. Mending 450H plus yang PV atau yang 500H versi Sports kalian? Coba kalian komen di bawah. Kalau misalkan kalian punya uang hampir 2 miliar kira-kira ambil yang 450 H+ atau yang 500. Coba komen di bawah. Itu aja mungkin vlog kita kali ini. Terima kasih telah menonton. Jangan lupa untuk like dan subscribe dan bantu kami untuk menghapus komen judi online.

Lihat di YouTube