LIHAT BUS DI PAMERAN BERSAMA ANDRIAWAN PRATIKTO! (YouTube Video)
Oke, sekarang kita ada di GIA ya. Mungkin pas videonya tanya udah enggak Gas. Oh, gitu. Iya ya. Oke, siaplah. Tapi anyway ya, gua thank you banget sama Adriawan. Tadinya kita mau bikin video ini pagi, cuma gara-gara pagi nyokap gua ngajak jalan-jalan ke GIAS ya, gua nemenin dulu. Jadi kita undur jadi menjelang magrib. Hari menjelang magrib udah mau gelap ya. Jadi apa aja yang menarik di GIA? Jadi di GIAs tahun ini tuh sedikit berbeda. Enggak sedikit sih, agak banyak karena yang biasanya bus itu di hall 1. Iya. Nah, karena terlalu banyaknya mungkin pabrikan, mobil-mobil yang baru ya, datang masuk ke GIAS debut, akhirnya bus mengalah di Hall 11. Awalnya, fun fact, awalnya bus itu enggak ikut, Mas. Karena enggak dapat slot. Oke. Setelah negonego akhirnya dapat tapi di tenda. Makanya temanya kondangan. Oke. Tapi oke lah, Om. Maksudnya masih tetap diadain gitu loh. Tetap ada. Dan hari ee tahun 2025 ini spesial karena biasanya karoseri yang hadir itu tiga, sekarang empat. Yang biasanya Adip Putro, Laksana, Tentram. Sekarang tambah satu lagi Newcamer. New Armada. New Armada. Oh, New Armada enggak pernah ikut ya biasanya ya? New Armada biasanya di Bassbard. Oh, di mana? Kemayoran ya kalau enggak salah. Nah, sekarang New Armada juga ikut di GIA. Kebetulan juga mengenalkan produk barunya. Jadi, pada gelaran GIAs tahun 2025 ini ada dua. Apa tuh? Yang baru. Avante baru dari Karoseri Tentram dan juga Scalyander R25 dari Karoseri New Armada. New Armada. New Armada Magelang. Kalau kar dia punya yang baru ya. Heeh. Karena model barunya si ee si apa tadi? New Armada itu setiap 3 tahun sekali. R 19 22 sekarang 25. Facelift dia ya berarti ya facelift tapi yang ini lebih sadis lagi Mas. Kenapa tuh? Nanti aja kita lihat di akhir. Oke yuk kita langsung aja menuju ke sini. Entar ini tebak-tebakan. Kalau kanan kayak begini biasanya tentram. Oke. Berarti udah mulai paham nih Mas. Iya iya iya iya. Karena ada tulisannya situ. Oh iya. Ah ini Avante. Ini Avante H8. H itu ketinggian Mas itu jangan tunggu kita di luar. H7 H8 H9 3,7 3,8 3,9 tingginya. Oke, seperti itu. Ini dia pakai sasis Mersi 1626 yang udah air suspension dan udah standar emisi Euro 4. Oh, ini baru. Ini baru dan ini dibeli oleh PO Pranata. Pranata PO pariwisata asal Probolinggo. Kalau beli sudah termasuk sama matanya ini. Ini tambahan sih opsional tapi biasanya kalau gini dikasih sih sama karoserinya. Oh, gitu ya. Oh, ada MercedesBenz-nya. Ya, ini model baru facelift depan sama belakang. Ini lampunya empat gini ya. Iya. Ini lampunya ini dua. Ini lampu jauh, lampu dekat, sama fog lamp. Oh, ini fog lamp. Fog lamp di situ. Foglamp itu biasanya ke bawah ya? Ya, ini karena yang bawah sekarang jadi running se, Mas. Oh, se-nya di bawah ya, bukan di ikut sini ya. Nah, ini DRL-nya. Oke. Oh, seperti itu. Keren. Terus ini bolong loh. Ini emang bolong sih. Ini buat apa ya? Pemanis aja sih sebetulnya. dibikin floating sama dia. Nah, fun fact model kayak gini tuh awalnya tahun 2016. Jadi kalau dilihat dari kejauhan I kelihatan ini kayak best tingkat karena ada pemisah padahal bukan. Nah, zaman dulu kayak ini ya, bukan single glass. Iya. Tapi sekarang trennya di tahun 2025 ini udah mengurangi seperti ini karena visibilitas keluarnya penumpang agak terganggu makanya. Iya. Sekarang dikurai tapi masih untuk bis segmen pariwisata ini kan mainnya pariwisata dia masih dikasih kayak gini sih rata-rata. Oh. Oh, tapi enak nih kalau pecah enggak ganti gede kan gantinya lebih kecil kancanya mungkin segini mungkin ya sekitar R jutaan lah kalau misalkan pecah satu. Kalau single glass yang gede gitu berapa? Sekitar tujuh kalau enggak salah. Oh jauh y mahal makanya ngeri banget kalau yang banyak ngelempar-ngelempar gitu. Single sedih ya? Sedih banget apalagi yang kacanya single Oke coba kita liat ke samping ya sekarang ya. Ke samping. Oke. Apa yang membeda? Weh. Nah, ini kalau misalkan enggak ada se-nya atau enggak ada hazard-nya, dia akan berwarna biru. Oh, biru. Jadi untuk selendangnya si Avante yang dulu itu ada cutting diamondnya yang versi sebelumnya full kaca sekarang. Sekarang full kaca ada lampunya di sini. Ini udah masuk generasi ketiga untuk Avante. Ini boleh ditutup enggak? Jangan. Ini kan lagi ada coba pelan yo. Ayo coba pelan-pelan ya. Permisi. Oh, ya udah. Nah, kayak gini. Nah, rata ya. Rata sekarang. Rata. Oh. Sekarang lebih minimalis tapi depan belakangnya galak, Mas. Ini ini bagus sih. Belakangnya lebih sadis, Mas. Ini pakai Ala, ya? Ini Ala, Mas. Waduh, pakai veleg aluminium. Kayaknya standarnya pameran semua pakai aluminium deh. Kalau pameran ya. Io. Tapi enggak tahu kalau udah jalan opsional tetap dipasang atau enggak. Tapi kalau dilihat dari PO-nya Pranata ini, ini emang PO-nya ini nyeni banget. Jadi hobi modif dia bilang dalamnya di yuk, Mas. Dalamnya itu di apa? custom-custom pesanannya untuk joknya juga khusus seperti itu. Belakangnya coba lihat lihat belakangnya. Nah, belakangnya ini, Mas. Oh, cakep yo. Dia ini kalau bisa dibilang untuk stop lamp-nya ini dia ini ee berkiblat pada bus Brazil. Bus Brazil namanya Marco Polo generasi ke-8 yang dilahirkan tahun 2021 tapi sama tentram. Dikasih lit warna hitam gini. Ini tuh nyala ini kadang enggak. Ini cuman mainan doang hiasan ya. Tapi kadang ada yang nyala loh. Kalau anu kadang ke bawah Mas arahnya Ini cuman mainan doang. Ini shot bar ini bagus nih. Jadi kalau nabrak kenanya Ini kalau di sini tuh fungsi utamanya buat naik ke kapal sih, Mas. Oh naik kapal ya. Biasanya kan pariwisata overland biasanya ke Bali ke Sumatera. Ee takutnya nanti ya mentok pas ada ramdoor naik ke sana kena ombak gitu. Ini kan rawan. Hm. Ini kan fiber bukan plat. Jadi takutnya nanti pecah atau gimana gitu. Apante baru era baru. Era baru. New Erau. New Era awalnya apa itu tahun 2016. 2016. Sekarang sudah generasi ketiga di tahun 2025. Ini kita masuk yuk. Masuknya bisa, tapi enak di dalam sih sebetulnya. Ada lebih banyak variannya lagi nanti. Oh, jadi kita dalam aja. Ini masih di luarnya. Heh. Kita sekarang geser ke sebelah aja ya. Ke sebelah ya. Kalau ini baru juga dari Laksana ini kalau dilihat dari modelnya lama. lama udah tahun 2022 sudah ada. Cuman ini custom. Customnya itu apa aja tuh? Customnya itu biasanya double decker itu kan 4,15 m. Ini lebih panjang anu ee tingginya 4,15 m. Dia dipendekin lagi jadi 4 m pas. Kok gitu? Tujuannya buat bisa masuk kapal. Karena ini busnya ini bakal overland ke Bali. Selama ini double tacker untuk masuk ke Bali problemnya di kapal. Bisa masuk kapal tapi ngantrinya 4 jam. Wow. Macam 5 jam. Nunggu kapal. Nunggu kapal. Jangan galak-galak. Nunggu kapal yang sesuai dengan speknya. Tingginya 4,2 m. Daripada nunggu lama-lama mendingan dicustom. Cuman customnya ini yang agak risetnya emang harus dalam banget. Berarti ini lebih pendek dibanding double decker biasa ya. I selisih 15 cent Mas. Kalau I enggak kelihatan tapi ya enggak kelihatan. Itulah bagusnya Laksana. Tapi 4,15 itu setelah airsusnya diturunin ee US maksimal dong. 4? Oh, airsus maksimal 4 m. 4 m, Pak. Berarti kalau diturunin bisa lebih bisa 3 kom sekian lah. Oke. Itu dalam ini kondisi yang paling tinggi ya. Kalau off-nya langsung masuk. Udah masuk. Oke. Oh, sudah bisa masuk nih. Asik. Ini double. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Lihat bentar. Berarti lebih pendek dong. Iya kan? 170 hampir mentok. Hampir mentok. Harusnya enggak mentok, Enggak. Ini ininya apa namanya? kena rambut ya. Jadi gua sambil bersih-bersih up plafon. Banyak hal yang unik karena ini untuk pertama kalinya double decker tangganya di tengah depan lah. Iya bukan di belakang ya. Enggak di belakangnya enggak di sini lagi. Terus custom toiletnya kalau dibuka enggak ada juga di sini. Oh ada closetnya berdiri ya? Enggak ada closet cuman urino air doang. Iya. Jadi buat buat biar orang itu enggak enggak bermset kalau misalkan ini ada kloset kan buang air besar. Padahal enggak enggak semua PO itu bisa buang air besar di toilet. Ah, kalau misalkan perempuan gimana ya? Kalau misalkan berani ya jongkok. Kalau enggak minta nanti nanti tinggal ke krya. Heeh. Rest area diturun ditungguin lah pasti apa. Nah, kita ke depan dulu atau ke belakang dulu? Ini ke belakang dulu. Ini yang spesial. Ini model lorongnya ini di model kayak si kayak kereta ya. Kereta di luar negeri. Nah, kayak keren banget ini. Iya. Boleh masuk ya. Monggo masuk masuk isi. Asalamualaikum. Wah. Wah, keren banget. Dapat kamar sendiri top. Private dalam satu lantai bawah ini cuman ada empat penumpang doang, Mas. Depan sama belakang ya? Depan sama belakang doang. Ini bisa ditutup juga loh. Ditutup juga. Cakep betul. Ini kedap suara. Mau karaokean di sini bebas. Nanti ada TV. Kemungkinan kalau udah jalan mungkin ada TV-nya atau ada avot-nya. Cuma di sini kalau pas lihat. Heeh. dibuka.Entar sor sini ya. Ini ada Samsung tab-nya, Mas. Oh, tab Samsung. Oh, bisa diambil dong, ya. Jangan toh. Tiketnya berapa nih kayak gini nih? Belum tahu ini bakal jalan ke mana. Nah, semoga Klaten Jakarta ya. Ada isu ini bakal jalan Jogja Klaten, ke Weh, nyala ini. Nyala, Mas. ini tab ya. Ini stainless steel juga ya? Stainless. Pengerjaannya juga rapi banget. Wow. karena ini permintaan request khusus dari PO-nya. seperti itu. Tapi ini kalau misalkan ada TV, ada home teaternya gitu ya, waduh asik banget. Terus kasihan penumpang atas. Wah, di bawah lagi nonton sebelum lagi nonton lagi heeh asik nih sama Samsung Galaxy. Benar Samsung Galaxy Tab dia. Kalau dicopot dia bunyi enggak? Jangan. Kan ada larnya. Wing wi wing wiing. Mungkin di sini juga misalkan kita tekan di sini, di sana akan bunyi tit tit tit tit gitu. Manggil manggil kru. Oh kalau misal butuh bantuan apa? Oh nyala tuh. H iya Mas lover asin-nya lihat kayak apa coba? Mercedes. Betul. Karena bisa Mercedes bukan ini Volvo. Ini Volvo. Wah ni salah ini. Harusnya Volvo nih. Isi-kisi AC-nya ya ini. Wah pengen tak ganti keramik ya. Tak bawa pulang ganti keramik. Aduh no komen saya. Ini juga ini ya kayak solid gitu loh. Io ii PR iki nutupnya k agak susah. Iya dong. Gini caranya. Nah kan saya itu lebih bis daripada Anda. Tutup. Ini kosong. Gua pengin tahu kalau rebah seberapa rebah. Coba rebahin aja. Ini yang belakangnya. Oke. Ada USB-nya juga tipe E sama tipe C. Sama ini buat kakinya. Betul. B. Oh my god. Amazing. Beautiful. Cuma kalau gua naik sendirian ya sebelahnya orang enggak dikenal terus ditutup ya. Kalau agak malas sih sebenarnya sih. Bisa sih itu jadi problem sih. Iya sih sebetulnya cuman kalau misalkan ngobrol in kan jadi kenal jadinya nanti. Enggak kenal. Iya sih, tapi ya masa ya ditutup diam-diam aja kayak orang kan harus ngobrol kan mau turun mana Mas gitu loh. Oh iya iya enggak sih? Heeh ya kan gua orangnya ini ya introvert ya jadi lebih baik diam diam aja pakai headset ya. Hah? Oh iya bisa dapat headset enggak? Biasanya di anu ada sih biasanya ada ya? Oh tapi ini enak banget loh. Enak banget di belakang ada dua kamar di sini sama di sini. Ini pasti ngantri sih ni. Biasanya waiting list yang model-model kayak gini tuh. Iya. Wah, ini the best ever. Ini gokil. Di bikin gini ya. Iya, tapi ini risetnya lumayan mahal. Iya. Sepadan lah. Sepan. Sepadan. Sepadan lah. Sepan. Sepadan dengan hasil yang dihasilkan gitu. Ini nyaman banget loh duduknya loh. Asli. Kenapa? Kenapa kereta enggak bisa bikin gini sih? Karena mungkin. Ya udah yuk. Ayo. Oke, Mas. Kita sekarang naik ke atas. Oh, dapat tablet juga, ya? Iya, di sini juga ada. Hm. Oke. Gimana? Terus duduk seatnya 21. Sepanjang perjalanan bisa lihat view kayak gini. Apalagi rutenya ke Pulau Dewata, Mas. Iya, benar, benar, benar. Enggak sih, gua lebih senang kalau di tutunnya Jakarta Jogja lewat Klaten sih. Sebetulnya kalau orang mesti ngiranyain Jakarta Jogja atau Jakarta Malang seperti ini kan dia juga punya rute Jakarta Malang. Cuman buat apa dia reset sampai 4 m? Kalau Malang Ben mendingan yang biasa aja ya. Mendingan yang 415 yang template-nya aja Ya udah kita tunggu yang keluar 415 Jakarta Selatan begini. Siap. Nanti request aja ke Pak Bosnya. Iya iya. Ini apa sih PO? Apa sih? MTrans Mtr. I Jogja Jakarta ada Jogja Jakarta sementara ini masih belum belum? Oh, pantes gua enggak pernah naik. Iya. Kalau naik kan pasti kasih kabar loh, Mas naik yang ini. Naik yang ini. Nah, betul tuh. Saya biasanya kalau naik tuh Agras. Agramasar Jaya. Udah juga itu aja. Heeh. Biasa nyari yang sliper atau kadang-kadang yang di bawah tuh. Double tapi di bawah. Yang kayak gini kan kursinya gedenya. Heh. Enak. Coba kita mundurin ya. Coba mundurin melodi. Hah? Enak kan? Ah, kayak setengah sliper kan? Kursinya ini bahannya juga beda. Po lain enggak ada yang pakai. Ee ini kan kalau kayak gini kalau basah ngerep ya. Ee basah ya resiko sih sebetulnya. Cuman untuk kenyamanan dari penumpang ini yang paling nyaman sih. Paling nyaman ya. Iya. Kalau untuk penumpang kalau masalah-masalah kena kotor debu PO ini sudah menerapkan model kayak gini sejak tahun 2017 Mas. Jadi kan tapi kan bisa me-manage itu semua bisa apa y merawatlah bisa pakai vakum yang nyedot gitu loh. Heeh. Cuma itu apa namanya ribet menangnya kan ribet man powernya masih tetap nambah kan kalau pakai kulit kan dia ada tet selesai kayak gini nih ya kan kalau itu emang pas emang kalau itu pakai kulit imitasi karena kan bersinggungan dengan hal yang kotor kaki. Iya biar bersihin gampang. Iya. Kalau ini kan enggak kotor kan rata-rata kecuali ada yang ngompol. Iya. Itu itu sesuatu yang tidak di ya setahun sekali belum tentu ya. Iya. Heeh. Paling yang lebih sering muntah. Muntah. Yoi. Muntah. Terus apa lagi? I sih muntah Iya. Muntah ya. Banyak kan yang tapi orang naik bus kayak gini minim sih muntahnya. Bis semewah ini. Heeh. Iya. Dan udah semewah ini biasanya bawahnya juga halus. Betul. Udah pengalaman terlatih dan sebagainya. Awas aja di bawa bus kayak gini gualugalan ya. Iya bawa barang 2 miliar lebih loh. Ini lebih mas ini sekitar 4,5 lah. 4,5 miliar ya. Jangan kencang-kencang. Heeh. Ya kan gua kaget gitu loh. Kan 4,5 miliar. Wow. Sekitar segitulah. Sasisnya aja udah 2 koma sekian sasisnya. yaitu tiketnya berapa berarti kalau dilihat dari modelnya ini ya yang kursi kayak gini yang udah jalan di PO ini ke arah misalkan ke arah Jogja Denpasar mungkin ya ini mungkin sekitar 600 bawah 700 gitu sih yang belakang lebih murah sih 410 mungkin 410 410 gitu gila nih keren banget ya ini kayaknya dari dari semua besi yang pernah gua naikin ini paling mewah sih makanya nya dari tadi kan aku bilang, "Mas harus nyobain ini dulu sebelum ke sana." I berarti kalau ke sana ini dong ekspasi langsung turun ya. So ini tempat di luar sih. Gila ini keren banget ya. Mantap mantap mantap. Ini buatannya Laksana. Apanya? Ini Laksana. Ini Laksana. Ini iniaksana Laksana. Ini bisnya Laksana. Legacy. Laks legasi. Tapi depan tuh enggak dikasih ini wiper ya. Kalau rata-rata enggak dikasih. rata-rata enggak dikasih. Kalau misalkan hujan kan jadi bisa tetap ngelihatkan. Iya. Adapun biasanya ku tuh malah jarang apa lupa di sini loh. Oh kadang gitu. Yuk. Udah belakang sama aja ya. Udah belakang kursi 21 biasa. 21 biasa ya. Sama kayak sini ya. Ini satu-satu di sini satu-satu karena kan buat ee akses tangga kan Mas. Heeh. Yang belakang du 22 tapi kursinya total 28 yo. 2 24. 24 belakang kursi 22. Oh, ya. Kursinya ini yang bikin rimba kencana malam. Iya. Hai ya. Hai. Sekarang kita lihat depannya ya. Nah, ini enggak ada kursinya lagi ya. Nanti bakal dipasang. Nah. Oh, nanti akan dipasang. Jadi ini bakalnya kayak gini nanti, Mas. Jadi ini untuk crew driver, driver satu, driver 2 tidurnya di situ. Oh, enggak ada lampunya tapi ya. Ada harusnya. Oh, iya. Belum. Atau kita enggak tahu caranya dinyalain atau gimana gitu nanti. Oh, jadi ada tempat tidurnya sendiri di sini ya. untuk kenyamanan kru. Jadi enggak cuma penumpang doang, perumput juga dipikirin kenyamanannya. Diatur sama Laksana gimana akar nyamannya gitu. Akses kru ke penumpang dia ada di sini. Oh ini ini aksesnya ke sini. Oh pintu ada pintu kecil ya. Yoi. Ih. Tapi harus harus ee Ninja Warrior lah. Ninja warrior se ini dari Kerawat Motor ya, Mas? Iya. O alah temannya Om Giant. Temannya Om Giant. Betul. Ini sekalian jadi smoking area, Mas. Oh, smoking arinya di sini. Iya. Kalau mau rokok tinggal bareng kru di sini. Oh, karena orang ee krwya tuh lagi nyetir sambil ngerokok dia ya. Kalau krwya kalau PO ini SOP-nya enggak boleh sih. Enggak boleh ya? Enggak boleh. Oh, tapi yang ini boleh. Kalau penumpang boleh. Oke. I see. Keren ya. Volvo ya. Volvo B11R Euro 5 terbaru yang itu ada ada layarnya lagi atas situ sama ini spion kamera, Mas. Kiri kanan. Jadi aku enggak tahu ya ini kok kenapa kok udah dikasih spion biasa masih dikasih spion kamera. Oh penting itu. Kenapa penting buat enggak karena beda pakai spion kamera tuh tetap beda sih feel-nya beda. Feel-nya beda. Kayak ee saya tuh juga pendalat. Kan kalau kita lampu seic 5 ada di mu speedometer kan. Heh. Kalau udah udah gitu gua enggak lihat spion lagi. Oh gitu. Pakai kamera itu. Iya. Tapi kalau misalkan ada sesuatu yang kita tetap perlu, kita bisa ngelihat. I tapi kalau untuk bus ya, Mas Yo. Ini masih hedon banget sih ini. Iya hedon banget ya. Makanya hanya Sultan yang bisa membangun biser seperti ini. Ini harus ada jiwa hobinya sedikit sih. Enggak cuma enggak cuma buat bisnis ya. Iya. Enggak cuman buat bisnis memang senilah membangun itu seni lah gitu. Iya. Wow. Ini bisa jadi video sendiri nih sebenarnya ya. Bisa ini habis lihat yang ini, lihat yang lain jadi I oke enggak enggak kita jadi 41 aja yuk gitu. Lanjut kita ke Hor 11 ke dalam aja. Oke, let's go. Oke, Pak Did suun ya. Wih, langsung dingin. Emang dingin tak pikir dulu itu yo di tenda itu enggak dingin, Mas. Iya, dulu udah udah panas matanya perih yang ini. Sekarang malah dingin. Enak. Nah, ini sekarang kita lagi ada di hall 11 di bootnya karoseri tentram. Ini tentram sama kayak tadi ya. Y display armadanya tentram. Ini D1. D1 itu kan ada D1 D2. He kalau D2 itu double decker. D1 itu semacam kayak double decker tapi cuman deck satu deck. Tahu enggak yang punya siapa? Siapa? MT Trans. Oh Mtrance. Jadi overtr lagi? Enggak enggak enggak enggak. ini buat overland ke Bali. Bali ini H8.8 ini H8 tingginya 3,8. Yang ini model single glass Mr juga bukan. Ini tamas Antarnusa Muda. Tam. Oh. PO wisata sih tapi juga dia buka rute ke mana kemarin yo? Bandung ke Palembang sama ke mana? Pekanbaru. Yang punya AMS mana? AMS. AMS. AMS. Belum ada. Andriawan maju sejahtera. Ini multiklaselas. Dalam satu bus ada tiga kelas. Ini banyak ya. Tentram ya. Iya. Makanya yang di sini yang di display, Mas. Kalau tadi kan cuman karena enggak muat kalau ditaruh di sini. Makanya tadi mous mau masuk mending di sini aja. Ini H8 yang tadi ya. H8 beda, Mas. Ini yang multas. Jadi M yang tadi bukan H8. H8 juga tapi ini multielas. Ini tig tiga kelas dalam satu bus. Ada sliper, ada kursi biasa, belakangnya sliper lagi. K lihat. Oke boleh. Oke yuk. Kita boleh-boleh aja di sini. Masuk aja. Oh ini langsung naik ke atas ya. Yoi. Oh, ini kelas selonjor. Ini sliper. Ini sliper ya masuknya ya. Ini yang eksekutif. Ini yang punya PO dari Kalimantan namanya Yesu. Oh, Yesu. Yesu. Kemarin gua udah ke sana. Yoi. Ini yang kursi biasa. Ini yang sliper. Ini yang slipernya ya. Ini ke mana nih? Berarti ini Pangkalan Bun Samarinda. Bukan Pangkalan Bun sampai ke Palangkaraya. Palangkaraya. Kadang bisa sampai ke Banjarmasin. Oh, Banjarmasin. Iya, iya iya iya. I jadi sekarang bus Kalimantan udah mulai meniru style-nya bus yang ada di Pulau Jawa. Iya. Dan penting banget nih kalau misalkan ini apa busnya? Basicnya ini MercedesBenz 1626 Airsus ya? Enggak. Kalau default-nya dia enggak ersus tapi dicustom airsus sama caroseri tentram. Oh. Karena biar bisa lebih stabil Mas dimodif biar lebih stabil. Soalnya jalan kemarin tuh dari Pangkalan Bun ke Palangkaraya emang lumayan seru lewat Sampit. Heeh. Jalannya kan enggak begitu. Gua enggak bilang jelek sih. Seru aja. Iya sih seru. Seru. Ini semua dicustom kursnya bagus ininya nih ya. Heeh. Eh apa? Nyeni. Nyeni. Balik lagi. Nyeni. Meninya bagus banget nih. Heeh. Baru dari sana loh gua loh ya. Kemarin kan punya dia Scania K410 tronton 6* 2. Sekarang dia beli lagi yang kayak gini. Oke. Ada WC juga di belakang ya. WC ada di belakang. WC di belakang. Tempat bikin kopi teh ada di belakang juga. Yuk orang mau keluar yuk. Ini aslinya Mas 4,15. Tinggi kan? 4? Iya. Kelihatan sih lebih tinggi ya. Kelihatan dia lebih tinggi. Sama-sama Avante baru ini. Avante. Kalau tadi beda. Kalau tadi Legacy. Oh iya. Kalau dari tentram tentram ini Yesu juga nih. Ini bukan, iniarud Bandung, Palembang, Jambi. Oh, iya ya. Ini biasanya begini kan? Iya. Heeh. Seperti ini. Ini sliperernya banyak loh. Ini sliperernya ada enam, Mas. Jadi bisa dicustom mau. Biasanya kan kalau begini bukan sliper kan bagian sininya kan biasanya kursi biasa. Kursi biasa tapi yang mahal. Iya betul. Jadi ada enam sliperernya. Ada enam di sini. Ada bagasi tambahan karena double decker itu bagasinya enggak susah. Betul. Iya. Bagus sih. Bagus. Bagus. Kakinya masuk ke dalam ya. Yi. Nice. Aduh sangat menyenangkan sekali. Ini ee Jogja Jakarta gak? Ini ini overland malahan ini Mas. Hah? Ke Jambi. Ke Jambi. Mana yang kok ada yang Jakarta sih? Karena gua nyari sliperer tuh susah tahu enggak kalau udah ada enggak nanti kita coba lihat ya. Harus H-5, H-4 baru dapat soalnya. Ya, emang sekarang orang pada senang naik sliper kok. Iya, emang kalau udah naik sliper tuh malas naik yang lain. Dan harganya tetap lebih ee oke dibanding kereta loh menurut gua ya. Sliper itu. Iya, betul. Ini kursinya 21 kapasitas enggak kesal 30C. Hmm. Kinya juga masih menggunakan rimba kencana. Rimba kencana. Oke. Kalau ini beda. Kalau ini pakai kulit imitasi biasa. Hmm. He sekarang ini punya PO siapa nih? Ini Epastar Eka Permata Agung. Ini kayak tempat coating. Iya. Ini sekarang tuh lebih ke warna warm white, Mas. Kalau dulu warnanya biru. Biru itu kalau bel tidur sakit mata. Sakit di mata sekali nusuk. Kalau ini kan lebih masuknya kalem seperti itu. Seali cakep. Nah, gitu. Audinya pakai Venom ya. Yoi. Tapi ini custom sih, Mas. Ini kan spek pameran harus yang high end seperti itu. Oke, let's go. Oke, kita ke tetangga sekarang. Kita geser ke tetangganya seri Adiputro. Sama-sama masih di Malang. Sama-sama Malang. Jaraknya enggak ada sekilo. Sekilo lah mungkin. Oh, enggak ada sekilo. Jangan masih keluarga lagi. Iya, tetanggaan lah. Tetangga dekat. Dulan mana Adipro sama Tentram? Waduh, kalau sejarahnya kurang paham, Mas. Mungkin Adipro dulu ya mungkin ya. Wah, pas ada acara. Gimana? Ya udah next saja kalau gitu. Ini maaf ya buat Adi Putro ya. Bukannya apa-apa tadi pas lagi ada acara jadi berisik. Kita ke tempat lain. Ini kita sekarang ke Laksana ini. Ada PO Mas Wahid enggak di sini? PO Mas Wahid kebetulan tahun ini absen dulu dari GIAS. Sekarang Laksana di sini ngedisplay ada tiga, Mas. Yang baru. Yang baru kayaknya yang sebelah sana punya E Rosalia Indah. Oh, tapi ini juga menarik sebetulnya, Mas. Ini putra pelangi. Praelangi dari punya rute kalau enggak salah Medan. Heh, ke Pekanbaru ada, Medan ke Banda Aceh juga ada. Tapi ini kayaknya yang jadi masterpiece-nya mereka. Oh, apa yang hebat? Kita masuk yuk. Kayak ada-ada itu ya depannya tuh kayak Sinar Jaya. Iya, hampir kayak Sinar Jaya. Tapi ini emang jadi ciri khasnya mereka sih, Mas. Oh iya seperti itu. Ini dia pakai sasis kan K410 Euro 5. Waduh baru sasisnya sultans sultan ya. Yoi. Kita masuk ya. Ini ada yang unik nih Mas. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Ada ada sliper di sini. Oh di sliperer ada di sini ya? Sliperer ada di sini. Naiknya pakai tangga ini trap. Ini agak kayak Ninja Warrior sih. Coba mau coba naik enggak? naiknya kayak gitu. Bentar biasanya. Oh, itu ada tempat sepatunya. Iya, ini agak ada ininya ada TV-nya. TV-nya itu juga bisa nyambung ke internet, Mas. Tapi ini panjang banget loh. Itu panjang. Panjang banget loh. Jadi kalau tinggi kalian 180 ini kayaknya tuh panjang loh. Masih bisa lebih panjang dari yang belakang gua rasa. Ee sama aja sih sebetulnya ini. Tapi ini panjang banget ya. Segini sih namanya kayaknya gua seliper engak panjang sass namanya. Nih kayaknya gua sliper enggak pernah sepanjang ini deh. Ini 177 enggak bakal mentok nih. Gimana? Nyaman kan? Nyaman. Enak. Cuman naiknya yang mungkin agak PR. Ini tempat naruh sepatu, Mas. Tempat naruh sepatu ya di semua ada kok. Ada ada kayak macam lockernya di dalam. Ini enak banget. Sliper. Tapi di depan Kalau diiniin direbahin masih bisa. Oh enggak enggak. Ini udah paling rebah. Nah itu mentok. Oh paling rebahnya segini ya. Aduh, enak banget ini. Ah, ini kenapa enggak ada yang Jogja Jakarta biar lewat Kelatan gitu. Yang model gini belum adanya yang Semarang, Mas. Kalau mau Semarang, Jakarta ada Semarang. Statnya dari Jepara model gini ada. Kalau mau lu pakai kacamata enggak? Enggak mau pakai enggak? Nih ada temu satunya di belakang itu. Ada ada kelas yang beda lagi. Mau lihat enggak? Oh, ya udah. Apa? Oke. Ayo. Kelas apa? Kelas apa? Oke. Kalau pas lihat di sini ada tempat untuk naruh locker. Locker. Di bawah juga ada. Isi kecil amat. Buat apa? Ya cukuplah buat sepatulah. Sendal. Enggak dong. Enggak muat ya sepatu. Muat. Coba ya. Coba. Bisalah. Bisalah. Dua. Bisa. Ininya. Empuk ya? Empuk. Dia karpetnya bagus. Enggak muat. Siapa bilang muat? Bisa. Tapi dipaksa. Ada sih. Oh. Ini lebih lebar ya karena di sini dua, Mas. Oh, dua. Wah, cakep nih. Jadi biasanya kalau misalkan ibu bawa anak kalau dikasih kursi sliper satu dia tuh akan sempit. Makanya ini adalah solusi dari karoseri Laksana seperti itu. Ih, bagus. Sinar saya punya loh, tapi enggak lewat tempat ini dia lewatnya Magelang. Bagus loh ini. Kanan kiri gini ya, dua ya. Atas bawah juga. Mana jalan Medan mana? Kenapa sih? Banda Aceh. Banda Aceh. Kenapa sih enggak lewat Jogja kelaten aja gitu? Ini Sumatera, Mas. Iya, habis Sumatera bikin kesal. L ini Rosalia ini yang Mercy 245 dulu perang Kis kan punya Adas ya. Yang ada Adas ada sini sekarang. Oh ini bus punya Adas nih berarti ya. Paling canggih se-Indonesia untuk sasisnya saat ini. Karena yang lain enggak ada Adasnya dia ada-ada. H berarti bisa ngerem otomatis ya. Ngerem otomatis. Ada yang bisa ngerem otomatis. Terus adaptif cruise control dia ngikuti depannya. G iya. Heeh. L kiping assisnya ada juga. Apa? L kiping assisnya ada juga. Ada land departure kan kalau misalkan belok gini ada warning-nya ada dia di sini. Tapi harus diaktifin dulu. Iya. Ya Rosalia Indah punya 10 kayak giniah. 10 ya. 10 yang enam model gini. Empat double decker. Iya iya iya. I. Nah sekarang kita menuju ke karoseri New Armada. New Armada ini Magelang. Magelak. Walaupun dia newer, Mas. Tapi enggak dong. New Armada enggak newer dong. Newer untuk gias. Untuk gias. Untuk gias. Tapi langsung menggebrak dengan model R25-nya. Gebrak-gebrak gitu Wah, tenan. Kemarin pas launching, wah viral banget, Mas. Ini Mas apa hebatnya? Lihat mukanya kayak apa. Lihat. Wis sadis enggak tuh? Kayak ini J6 Cherry JX. Cerry J. Betul. Tapi ini lebih kayak ada taringnya enggak sih? Iya, karena yang dulu juga kayak Scorpion gitu kan. Ini dipertahankan nih. Betul. DNA-nya masih ada tapi ini lebih sadis lagi, Mas. Iya iya iya iya. Oh, udah sold out. Udah sold out. Ini ke Peko Makassar Scania punya ya? Scania K450 yang varian paling tinggi. Ini lucu ya, wipernya ada ininya keluar. Wiper memang dari karoseri aja sih. Oh, itu karoseriya ya. Kayak gini. Dan setiap apa itu? Oh, ini ini juga beda nih ya. dibikin floating ya. Bikin floating. Sama ada tiga kaca ya seperti biasa pada umum ini ada yang model single glass, double glass, dan ada yang model double glass tapi pakai triple ael. Dan yang di R25 ini dia bisa custom plafon di atas. Coba lihat setiap plafonnya setiap beda semua, Mas. Oh iya benar tu itu sama itu. Yang terbaru infonya yang ini. Emang Armada itu dia kan keunggulannya di plafon. Plafonnya dia kedap enggak? Dia tuh plafonnya bisa dari single panel. Dia mesin press-nya gede. Karena New Armada itu dia enggak cuma pabrikan bus. Selain lain itu kan ada kan dia itu juga ee nge-pres body buat pabrikan mobil. Jadi dipres nanti dikirim sampai di pabrik mobil itu baru di gitu. Jadi presnya di sini. Ini yang jadi apa ya? Jadi yang paling wah di sinilah di GIAs untuk saat ini untuk masalah desain ya. Dari desain depan, desain belakang. Belakangnya kita lihat yuk. Oke, belakang kita lihat. Belum lihat nih. Sampingnya juga beda banget ya sampingnya ini tapi simpel Mas. Lebih simpel dia. Oke. Kotak ya. Kay. Selendangnya juga dibikin karbon. Motifnya itu di sini kita lihat. Oke. Bagiannya gitu loh, Mas. Semok banget, Oh, iya. Keren. Keren. Keren. Lampunya. Ini titik titik titik titik kayak Hyundai. Ioniko. I benar kan? I kita naik ke atas engak ke samping. Berarti dia harus kita racunin mobil di atas. Bisa kita lihat ada high mounted stop lamp-nya di atas kiri kanan ya. Heeh. Kalau aku pribadi dari depan sama belakang aku lebih senang belakangnya. Enggak tahu kenapa belakangnya ya cakep sih. Dilihat dari belakang agak jauh gitu dia tinggi banget gitu loh. Heeh. Cakep ini. Cakep. Ini coba tingginya berapa coba? Lebih tinggi dari saya sih kayaknya ya. Ini 3, sekian. 3,9. 3,9 hampir 4 m ya. Kalau ini 3,8. Oh, oke. Berarti ini masuk ke kapal enggak ada masalah ya? Kalau masuk kapal enggak ada masalah. Kapal kan rata-rata ram door-nya 4 m, Oke. Yang ini sama ya? Yang ini sama. Ini dari Sidoarjo. PO-nya Tinara. Ini semua dibikin handiop gini ya? Iya, seperti ini. Oh, ini yang gedeb ini dari UTR. Dari Priuk. Oh, pakai Volvo. Jadi tadi tuh ini Mercy, Than Scania, ini Volvo. Jadi beda-beda. Dalamnya dalamnya kalau ini pariwisata, Mas. Kalau kalau jadi ketiganya paling mewah dalamnya sini sih. Kalau mau masuk ayo. Priok Pride. Iya. Dari Prioni. Tetangganya mungkin. Oh iya. I iya banyak ya. Eh apa namanya? Crazy Rich Tanjung Priok ya. Yoi. Priok price. Dashbornya itu setiap sasis beda loh Mas Modelnya. Oh dashboardnya beda ya. Kalau ini yang Volvo ini untuk ngepasin dia lebih simpel. Oke, kita masuk. Oh, i dashboard-nya baru ya. Dashboard-nya baru. Dia lebih simpel yang ini. Kalau yang Mercy sama yang Scania dia ada tonjolannya lagi. Menyesuain dengan modelnya dari klaser instrumennya sih Volvo. Dia kiri kanannya tuh sama gitu balance Dan di sebelah kanan tuh ada panel-panel lagi tuh. Lampu. Iya. Rapi, rapi rapi. Bagus bagus. Cakep. Finishingnya cakep. Aku senang. Ini untuk sebuah pariwisata sih mewah nih. Ada ada kakinya ya. Ada kakinya. Ini segmen pariwisata premium, Mas. Ini Mas pariwisata premium ya. Wah, ini sayang sekali bisa jadi kursi lagi padahal ya. Ini dibuat speknya spek antar kota, antar provinsi tapi pariwisata. Pariwisata. Kalau aku kemarin ngobrol sih ada arah-arah ke antar kota-tarinsi sih, Mas. Hm. Jangan-jangan ada WC. Ada WC-nya Pariwisata kan jarang ya? Ada WC ya. Jarang. Karena kan kalau pariwisata biasanya ngejar jumlah kursi kan. ini dikasih berarti ini berapa seat? Aduh kurang paham aku, Mas. Mungkin sekitar 30 sekian 30 sekian hampir ke 40. Wow cakep. Wah gila keren banget ya GIAs 2025. Heeh. Ini sayang kita enggak bisa ke Adi Putro karena lagi ada acara ya dan waktu kita terbatas. Jadi semoga perjalanan Anda baik-baik saja. Siap. Terima kasih. Sampai jumpa lagi. nanti kita main-main ke Blitar. Mengintip garasi. Wah, garasinya gede nih. Muat bus soalnya. Dadah. Bye bye.
