Liquid Cooling di Hape Ini Beneran Ngaruh! nubia Neo 5 GT Special Edition & REDMAGIC 11S Pro! (YouTube Video)
Ih, Norin kedinginan banget hari ini. Padahal dia cuma lagi di ruangan tamu, lagi main game di HP. Tapi dua HP ini bikin jadi dingin terus. Ini Nubia Neo 5 GT Special Edition dan ini Red Magic 11S Pro. 2 HP gaming dari Nubia yang sistem pendinginnya. Gila. Penasaran? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Jadi ini ada Nubia New 5 GT Special Edition. Kita udah pernah bahas ya Nubia Neo 5 GT yang videonya juga sukses bikin orang penasaran sama HP-nya. Nah, kali ini ngehadirin special edition yang desainnya beda banget. Pertanyaannya kenapa ya Noren duduk di sini dengan jaket tebalnya segala? Jawabannya ada di aquacore cooling system. Di dalam HP ini ada dua sistem pendingin sekaligus liquid cooling menggunakan AI server grade Fluinate Liquid atau semacam cairan khusus yang tidak menghantar listrik. Dipompa terus-menerus sama pizo elektrik microp melewati chipset, motherboot, baterai, dan semua area panas lainnya. Nih kamu bisa lihat kan sewaktu kita charge dia bakalan bergerak cairannya. Fitur seperti ini udah pernah kita lihat juga sewaktu bahas Redmi Magic 11 Pro. Nah, di R Magic 11S Pro ini juga ada. Kalau dilihat-lihat mirip lah ya desainnya. Dan saya suka banget sama desain yang full back cover tanpa ada bum kamera yang menonjol. Dan di sisinya ini juga ada solder trigger dan ada tombol power berwarna merah. Dan di atas itu semua, Nubia Neo 5 GT Special Edition ini ada build in active cooling fan yang mengalir udara dingin melewati seluruh jalur cairan tadi. Nah, dia ini jadi smartphone pertama di kelasnya yang punya liquid cooling dan active cooling fan. Lihat sendiri nih, langsung kedorong keluarkan angin panasnya. Jadi bisa jauh meminimalisir panas HP berlebih. Biasanya kalau HP gaming kepanasan solusinya beli cooler eksternal. Ini malah jadi bulky. lebih makan baterai dan kalau sambil colok listrik jadi ribet. Di sini semuanya udah ada di dalamnya. Lebih efisien, lebih rapi, dan gak ada aksesoris tambahan yang perlu dibeli. Total area pendinginnya juga luas loh, bisa mencakup 33.652 mm² dan kombinasi VC, grapin, dan liquid cooling-nya. Layarnya 6,8 inch, AMOLED resolusi 1.5K, refresh rate 144 Hz, color gamut di 98% sRGB dan 90% DCIP3. Warna di layar ini terasa hidup dan [musik] enggak berasa datar. Pig brandness klaim-nya sampai 4.500 nits dan kontras rasio 1 juta bing 1 membuat hitamnya benar-benar pekat. Pastinya paketan HP ini buat dipakai main game sih seru ya. Dan hasilnya udah saya buktiin sendiri lewat tes gaming. Tapi sebelum itu kita lihat dulu yuk benchmark-nya. Anutu hasilin Rp1.85.725. 3D Max sling shot9. White left 3.873. [musik] Geek Benz single core 1034. Multi core 3.155. Ini [musik] kelas Demon City 7.400. Dan angkanya memang di bawah Red Magic 11S Pro yang pakai Snapdragon Elite Gen 5 dengan [musik] clock speed 4,74 GHz leading version. Wajarlah ya harganya juga terpaut jauh. Red Magic 11 Pro ini bisa dapetin skor Antutu di Rp4.441.500. 3D Max slingshot max out, white left juga max out. Jadi jelas dipakai main lebih enak. [musik] Dan balik lagi nih, Nubia Neo 5GT special edition. Pressingly performanya stabil banget loh. CPU thoting test selama 30 menit performa CPU rata-rata di 95%. Nah, kita juga main di Nobia Neo 5GT Special Edition. Tapi sebelum itu ada dual gaming solder trigger bawaan yang jadi andalan saya buat main game FPS enak banget pastinya dengan bantuan trigger ini. Dan jangan lupa buat aktifin game space 5.0-nya. Di sini kamu bisa optimasi CPU dan GPU terpisah. Trigger mapping macro, AI trigger, AI behavioral. learning, smart notification, key [musik] remapping, data panel performa real time. Bisa dibilang ini paling lengkap di kelas harganya. Oh iya, ada juga nih demi AI Copilot 2.0 bisa dibilang semacam gaming code real time atau gaming chatboard untuk tanya strategi main game-nya. Nah, balik lagi tes game-nya ya. Masih ingat kan waktu itu [musik] kita main Gin Impact di Nubia Neo 5 GT yang biasa rata-rata FPS-nya di 48 fps dan suhu 43 derajat. Nah, yang special edition ini dengan aquacore cooling system ini jadi lebih stabil dan lebih kencang loh. Rata-rata FPS G impact aja di sini jadi 53 FPS dan suhunya enggak pernah lebih dari 40 derajat. Wow, bedanya jauh banget kan dengan cooling system yang dipakai di sini. Delta Force pada settingan standar bisa hasilin FPS rata-rata 88 FPS, terendah di 80-an FPS, suhu maksimal 40 derajat celcius. Nah, yang terakhir kita mainin di Mobile Legends. Settingannya HD, frame rate ultra 15 menit, FPS rata-rata 119 FPS, suhu maksimal 38 derajat Celcius. Tuh kan, ini beda lagi. Jadi lebih dingin dibandingin seri Nubia Neo 5 GT ya sebelumnya. Nah, itu yang dihasilkan oleh Aquacore Cooling System. Baterainya juga nih dikasih 6.210 mAh yang support fast charger 80 watt. Bisa bypass charging juga jadi lebih nyaman nih ngecas sambil main game. Nah, sekarang kita bahas lebih lanjut ke Red Magic 11S Pro yang merupakan smartphone gaming flagship terbarunya Nubia. Selain tadi dia pakai Snapdragon [musik] Elite Gen 5 dengan clock speed 4,74 GHz leading version, ada dua hal yang paling membedakannya dari gaming phone lain di kelasnya. Ada cooling dan baterai tahan lama. Kita langsung main game ya. Pastiin game Space 5.0-nya aktif di mana ini bisa untuk boosting performance. Selain itu bisa set Wii low latency juga. Genin Impact di sini kita pakai settingan highest dengan 60 FPS dan kita mainin selama kurang lebih 15 menit. FPS rata-rata 58 FPS. Terendahnya di 50 FPS saat lagi banyak musuh. Suhu maksimal ada di 40 derajat. Gensin di settingan ini [musik] sih oke banget ya. Lanjut kita main Delta Force pada settingan HD 120 FPS selama 15 menit. FPS rata-rata di 116 FPS dan terendah ada di 110 FPS saat ramai. Suhu maksimal 40 derajat juga. Wah, ini sih nyaris full tanpa frame drop sepanjang main. Dan ini mentok 120 FPS loh. Keren. Selanjutnya kita mainin Mobile Legends pada settingan SD frame rate ultra selama 15 menit. FPS rata-rata di 142 FPS, terendah di sekitar 130-an FPS, suhu maksimal 39 derajat. Di sini gila sih, 142 FPS rata-ratanya dan suhunya pun masih terjaga dengan baik ya di sini. Ini berkat sistem pendingin yang generasi terbaru lagi. Ada liquid metal 3.0, vaper chamber 13.116 116 mm². Turbo fan yang sekarang tahan air. Sirkulasi cairannya semakin efisien 10% lebih efisien dibanding seri generasi sebelumnya. Baterai dikasih 7.500 mAh dengan pengisian 80 watt. Bukan hanya itu, dia sekarang support wireless charging 80 watt juga loh. Ini kesempatan wireless charging terkencang yang pernah saya coba nih. Jadi jelas ya kenapa Noren pakai jaket tebal kayak gini. Karena kedua HP ini emang dingin. Bahkan setelah nge-game berat berjam-jam pun masih tetap dingin. Kelihatan banget. Apalagi kalau dibandingin sama Nubia Neo 5 GT yang biasa. Ternyata liquid cooling kayak gini berpengaruh banget ya sehari-hari. Lebih tepatnya kamu bisa beli di harga Rp6.999.000. Di mana ada diskon spesial cuma Rp5.999.000 aja. Sampai 13 Juli 2026 ini kamu bisa dapat voucher up to Rp1 juta garansi 1 tahun by Unicom Care dapat jaminan update 5 tahun plus ada gratis kartu perdana aksis dengan kuota 300 GB udah bisa kamu beli nih di Shopee. Nah, buat yang tertarik sama Nubia Red Magic 11s Pro, harga awalnya Rp21.999.000 dan ada harga diskon nih, jadi Rp18.999.000 R aja sampai 13 Juli 2026. Benefit lainnya ada di Bli Protection, promo bank hingga Rp2 juta, eksklusif voucher hingga Rp1 juta, dan cicilan bisa 24 bulan. Nah, kalau Red Magic 11S Pro belinya dibeli-b ya, Guys. Promo harganya ini cuma berlaku hari ini aja ya, Senin 13 Juli 202. Jadi, udah tahu dong harus langsung cepat-cepetan belinya. [tertawa] Anyway, bisa dibilang Nubia Neo 5 GT ini ngebawa DNA Red Magic di harga yang jauh lebih terjangkau dan sistem pendingin yang ngebuktiin kalau dinginnya bukan omon-omon. Oke, guys. Jadi, itu dia Nubia Neo 5 GT dengan Red Magic 11S Pro. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
