Jungkat

Loafers Pertama BRODO! Sedikit Penyesuaian, Banyak Perubahan?! REVIEW BRODO Ace Neptune Loafers (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Jumpa lagi di review sepatu bareng sama Dedi dan ini adalah Angga. Oke, kali ini kita mau ng-review apa? Bro Ace Snaptune Lovers. Lovers. Oke, kita masih dengan Lovers ya. Lovers. Kemarin tuh kita udah sempat yang Mark Lovers. Iya. Sekarang Brodo Lovers. Dan ini Brodo terang-terangan ya. Brodo Ace Neptune Jadi udah tahu ya udah basisnya basisnya udah Ace Neptune apanya aja dimodifikasi supaya bentuknya lover ya. Untung gua ngomongin gitu ya. Brodo Ace apa eh Brodo Ace Neptune Lovers. Berarti basisnya 530 enggak gitu ya? Memang sih ada benarnya kalau dibalik dari belakang ya kan. Tapi silakan loh Pak mari kita bahas dulu satu persatu dari awal. Baiklah, kita bahas dari sisi upper. Heeh. Upernya jelas ya, loverslovers yang berbasis sneakers ini yang transpasi sneakers ini tuh pasti pakai mesh. Kebanyakan pakai mesh mash ya. Hanya Jordan saja yang lucu ya. Dia tidak pakai mesh tapi pakai leather. Full leather. Boleh juga tuh AJ1 lover gitu. Iya. Tapi tinggi sekali Pak itu bagian. Udah ya. Oke ini lanjut lanjut sini lanjut. Fokus fokus fokus. Oke. Nah, ini bedanya match E bedanya dengan Mark e Mark Aeroflex dia tuh match-nya jauh lebih lebar dan ada polanya, ada bentuknya, polanya ya. Dalam pola-pola begitu ya. Iya. Kayak seawe gitu ya. Nah, kayak Neptune itu kok Iya sih itu. Iya sih. Iya kan? Coba tuh kan. Nah mirip polanya. Oke. Jadi Nun yang baru ya bukan Nun. N baru. Eh, itu N bukan sih? Itu S Nova ya? Esova sih sebnya pakai mesh yang kayak I betul betul betul betul. Eh, oke. Ditambah di bagian to box-nya ini ada F leather atau synthetic leather ya. Kalau ini pakai synthetic leather dengan ada entahnya aksen apa tapi menarik sih dia kelihatan seperti robotik-robotik gitu. Tapi berhubung black on black enggak kelihatan. Iya black on black sih. Iya benar. Nah ini tobox-nya. Bedanya dengan di eh Mark adalah karena pakai panel leather, dia juga lebih mengelilingi sudut eh mengelilingi kaki. I jadi lebih sturdy plus ee lebih melindungi juga dan lebih luas coverage-nya. Nah, terus di sisi samping masih F leather juga atau ini kayak atau piu ya? Kayaknya kayaknya lebih ke pu sih. Di sini ada ornamen yang agak-agak kelihatan metalik atau reflektif? Kalau di yang hitam ini jadinya reflektif aja, licin aja. Licin saying enggak ada warna putihnya kita. Oh iya betul. Enggak pegang warna putihnya. Nah dan di sisi belakang. Nah kalau di Mark itu ada dua brandingan di bagian samping sama di bagian tang. Yang ini hanya di bagian belakang. Lebih berani lagi ya. Udah gitu kecil lagi lagunya. Black on black lagi. Black on black lagi. Enggak putih gitu. itu kayak enggak bodo amat lah. I lu udah tahulah udah tahulah dari belakang 530. Eh bukan brodo aaptune lovers. Lovers ya lovers. Oke di bagian belakangnya ini ada panel reflektif ya. Kecil warna silver. Iya. Enggak tahu kapan mau dipakainya tapi ya L di situ ornamen kecil buat yang hitam-hitam ini. Heeh. Dan di bagian Nah, ini sebenarnya ada support juga di bagian luar tapi berasa loh. Iya nih. Tapi memang kecil aja enggak enggak begitu. Ini supportnya kalau enggak dipegang ini supportnya kesannya enggak ada. Heeh. Padahal tapi kalau kalian pegang belakangnya begini nih. E ini keras loh. Nih lihat bagian ininya. Ini nih yang ngunci bagian samping kanan kiri cobaang inya nih. Ini. Oh ini juga ada di dalam ternyata. Jadi ini plus di bagian dalam ini mungkin kelihatinnya mesh ya. Tapi ternyata ada lempengan. Ada dalamnya dalamnya. Ini gua demen nih yang enggak usah pamer-pamer tapi ada Iya. Fungsi gituul ini yang kita enggak nemu di Mark. Iya enggak ada. Kita enggak nemu. Ini ada jadi detail teknisnya ada di sini. Dan di shock liner. Di bantalannya juga lebih memanjang. Nah. Iya. Jadi bantalannya tuh lebih lebih letter U gitu. Lebih mengelilingi ya. Jadi bantal-bantal mengeli. Jadi kalau udah dapatnya pas masuk udah gelup k lebih ngock ya. He lebih ng-lock dia. Nah di paling insyaallnya nih kok bukan jagoan kita nih biasanya Zen rolling. Bukan bukan bukan Zen rolling. Ini pakai Zen Stride namanya Br Z Strighte. Biasa intinya sih biasa aja sih maksudnya. Oke intinya ini adalah Insol Eva Foam ya. Hm. Tapi nanti kita bahas ya, bahwa saran gua jangan ganti ini ke zen rolling. Oh iya, untuk kali ini gua akan bilang jangan ganti ke zen rolling. Walaupun gua sempat ganti tapi lu balik lagi sama gua kan. Gu enggak pakai Z rolling lagi. Iya. Heeh. Lagi. Oke. Wah, ini agak Wah. Oh, iya. Dia dia nge-pres sekali loh. Ngepresali. Kalau salah masukin dia enggak nyampai ujung nanti. Enggak, ini bukan gimmik. Emang benar-benar emang beneran itu emang emang serat gua lupa ngasih tahu lagi. Jangan dicabut. Sori, Pak. Enggak apa-apa maksudnya entar repot masukinnya lagi gitu. Nah, di bagian outs eva foam. Di bagian misalnya outsall-nya pakai ada rubber dan rubbernya ini sepertinya sebenarnya satu bagian ya dia full sampai ke dari belakang sampai ke depan. Iya. Ini outsall-nya kayaknya begitu ya. Jadi satu satu bagian. Heeh. Jadi satu bagian. Yes. Tapi karena untungnya banyak ulirnya jadi tetap fleksibel sebetulnya. Iya, di satu bagian dari depan ke belakang, tapi itu juga yang buat dia jadi lebih stiff di bawahnya. Lebih apa ya? Enggak gampang. Enggak gampang keputir. Tanpa perlu nambahin ee platplat segala macam. Heeh. Dia udah enggak gampang kepuntir bawahnya. ya. Jadi eeah pengalamannya nih tadi kan tadi udah sempat dimention kalau udah pas ukurannya ngock. Pas dia bisa ngock. Iya, dia bisa nge-lock. sayangnya di gua again gua punya masalah dengan ini sedikit kegedean sedikit iya dibandingin sama yang Mark lebih los oh lebih gede Mark oke jadi ini masih lebih ini berasa ini berasa kayak miss setengah oke ok kayak setengah atau bahkan cuma seperempat sepertiga gitu ee jadi tetap gua harusnya bilang bahwa ini kalian harus tetap fitting sih untungnya kalau Brodo sebetulnya harusnya bisa bisa fitting ya br Saya penting cari aja tuh. Apalagi kalau di Bandung gampang. Wah, Bro. G tuh ada di Grand Indonesia. Iya, Grand Indonesia tuh bisa fitting harusnya kalau ininya ada. Iya, kalau barangnya karena ini kan barang lumayan gaib nih. Hilang-hilangan juga nih. Banyak banget yang nyari karena bentuknya keren. Iya. Warna hitamnya tuh banyak banget yang udah hilang. Banyak banyak. Dan gua juga pertama kali pakai enak banget ya. Enak. Ee bicara plus ini plus ini. Ini empuk. Ini empuk tapi stabil. Gua dapetin apa yang ada di Neptune. Neptune, Neptune banget. Empuk tapi stabil. Jadi, no complain soal soal mid soul-nya eh stability. Cuman empuknya dia ini He lebih empuk dari Mark. Lebih empuk ya? Lebih empuk. Lebih empuk. Dia lebih empuk dari Mark. Membuat kalau kita tambahin lagi pakai zen rolling yang super empuk dan super tebal itu tidak cocok. Tiba-tiba berasa limbung. Oh, iya. I ya. I. gitu. L beradahal gua pengin ngegedein ke atas supaya supaya bisa nempel ke sininya nih. Nah, anyway si penguncinya ini juga si penahannya ini lebih rapat daripada yang yang lainnya. Jadi ini sebetulnya lebih dekat dengan size gue. Tapi tetap aja sih masih agak kegedean rasanya. Jadi ujung-ujungnya yang gua lakukan adalah pakai kaosaki tebal. Oke. Untuk nambah kepadatan lah ya. Iya. Tapi ini pakai kaos saki. Kalau tebalnya sudah cukup tebal ini benar-benar bisa ngunci. Oke. Kan? Kenapa ini yang masih gua pakai e sering-sering tanpa dimodif? H Gua sedikit berharap bahwa gua kemarin bisa nyoba sih sizing-nya. Mungkin yang lebih kecil bisa karena waktu ee Brodo Arte. Oke, Brodo Artep on kan gua pakai 45 bukan bukan 46. Oh, turun satu berarti. Oh, karena nyari setengahnya itu ya? Turun. Iya artinya gua 45 bukan 46. Oke, harusnya gua berpikir bahwa mungkin sama lagi ya terjadi karena slip on nih. Harusnya gua pakai 45 gitu. He he. Tapi gua ya tapi gua takutnya nabrak jari gua kan. Tapi kan arte itu enggak setebal ini panelnya. Makanya asumsinya 46. Iya itu dia. Makanya gua takutnya itu dan gua takutnya karena ini kelihatan begini ya di depan. Takutnya nanti begitu ada 45 nabrak door gitu kan. Takut begitu makanya enggak berani ambil 46 lagi ya. Jadinya mesti ngakalin pakai kaosaki yang lebih tebal. Tapi all in all gua ngelihat desainnya sendiri ini black on black. Jadi kalau kalian nyari sepatu hitam ya para genzi mau cari misteri. Nah nih bermisteri. Misteri. Misteri. Ini sepatu apa ya? Gila, kayak 530 kalau ngangkat gitu. Eh bukan kayak lovers. Apa ya? Apa ya? Dicari logonya enggak nemu di mana gitu. Sini doang. Cuma di belakang doang. Ini pun kalau susah logonya apa sih? Enggak terlalu kelihatan juga. Kalau familiar benar benar benar. Enggak ada teks, enggak ada apa di luarnya gitu. Yang ada cuman ngelihat aja sepatunya keren. Udah, udah gitu aja. Jadi ini suatu yang mantap banget menurut gua sih asik banget lovers-nya buat gaya sekarang. Ee cuma harganya mungkin agak tinggi dan agak sulit nyarinya ya. Betul. Betul betul betul dong. Dia di berapa sih harganya di kisaran ini harganya tuh di R99.000 loh. Retail retailnya 569. Cuma kemarin cari-cari sih bisa nyampai di R500.000 1000 pas enggak tembus di 400 ya susah nyari mungkin kalau teman-teman kalau vouchernya sakti ya iya bisa sampai 48 490* 480 mungkin ya iya siapa tahu vouchernya vouchernya sakti mungkin bisa dapat lebih ini ya lebih rendah lagi harganya tapi karena udah nge-lock gitu sih harusnya ya katakanlah buat kenyamanan pakai makanya di angka 400 eh buat gua sih masih ok ee cuman ya itu again saran gue Gua sama dengan semua sepatu slip on itu fitting deh. fitting deh. Untuk Brodo bisa di fiting jadi fitting deh. Kalau enggak nanti kadang-kadang bisa miss. Terutama buat yang gede. Kayaknya kalau yang kecil enggak masalah harusnya karena kalau lovers enggak bisa diapa-apain juga kan. Iya harus sampai saat ini belum ada yang bisa eh belum ada yang kasih adjustment di bagian entah lasing entah di bagian Dan ini gua enggak kepikiran buat tukar kemarin. Kemarin gua pikir tukar enggak ya begitu pertama masuknya agak gede mau tukar enggak ya? Tapi begitu seharian nyoba apa nyoba-nyoba enggak usah kayaknya kalau tukar gua bakal kekecilan. Jadi gua milih pakai Kak yang lebih tebal aja udah beres gitu dan keren-keren aja gitu mau dipakai ke mana. Gua coba jalan di mall juga enak empuk lah. Empuk. Cuma harus terbiasa dengan lovers lagi ya. Lovers tuh enggak mungkin benar-benar yang plek tek gitu. Enggak mungkin gitu. Itu enggak mungkin. Kalau udah terbiasa dengan ee sneakers yang semuanya mengunci gitu ya. Lovers tuh enggak ngunci gitu. Iya. Iya. I enggak not supposed to be ngunci. Kalau lovers itu kayak dari dulu juga begitu. Ini lebih ke gampang aksesnya karena slip on kan. Harusnya. Iya mungkin ya sama seperti yang sebelumnya review sebelumnya mungkin gua bisa nyaranin kalau mungkin ee yang di Indonesia mau bikin lovers itu mau bikin strapnya di itu benar-benar jadi strap yang bisa di-adjust. Heeh. Heeh. Heeh. He he. Sekalian aja gitu. Iya. Biar ada fungsinya. Buat ada fungsinya. He. Buat ngencengin punggung kaki jadi lebih fungsional lebih dekat lagi ke apa penggunanya yang emang terbiasa dengan sepatu yang udah fit gitu. Fit banget. Kalau bisa dirack kencang gitu ya. Kalau misalnya retro zaman dulu juga begitu Iya sih ada yang begitu juga gitu buat Iya. Dan tetap mudah gitu enggak harus di tetap mudah. Iya, tetap mudah gitu ya bisa diaturlah. Saya enggak mau-ngatur mereka pada bikin. Cuman saran aja supaya lebih gampang dan lebih nyaman buat orang-orang juga kalau pada saat mau milih. Dan dari siluet build plus pilihan warnanya yang black on black ini kelihatan jadi lebih prepy lebih enak buat yang mungkin acara agak formal semial ya. Iya semi formal bahkan formal mungkin kalau zaman sekarang ya lebih asik. Lebih asik. Ketimbang lu masnya pakai sneakers ya. Iya. Jangan, jangan di jangan di kan banyak yang pakai sneakers, kawinan pakai blazer bawahnya pakai Jordan kan udah umum. Kalau tetap aneh di mata saya sneaker head, sneaker head-nya tetap harus tahu tempat ya, Teman-teman ya. Tapi kalau ini kayaknya mungkin bukan kayak memaksakan sneaker masuk ke kawinan atau ke acara formil, tapi menyesuaikan diri gitu. dia ngambil sepatu formal yang cenderung formal. Bentuk bentuk yang formil itu dibikin lebih nyaman dipakai. Jadi menurut gua ee asik ada kayak beginian. pertama yang satu ini embuk banget tapi stabil ya maksudnya enggak enggak yang terus di oglek-ogelk kecuali kalau lu tambahin tambahin macam-macam nih lu tambahin zin rolling iya begini begini gua jawab tuh sekali tuh ke mall seharian ke mall pakai gitu pakai zoling iya iya limbung benar-benar iseng banget nyobain jalan gitu dan ya karena juga ini kan keluarga Ace ya heeh secara harusnya outsnya dengan apalagi dengan ulir yang seudah Oke, udah oke sih. Grip oke. Gua enggak merasa bahwa dia licin juga di tempat yang kering. He kan lucu ya. Ee salah satu Ace es yang mana terakhir? Ace nexus. S Nexus itu kan lucu di tempat yang kering dia malah licin. Nexus licin. Kalau lantainya kering dia licin. Itu aneh tuh. Gua enggak ngerasain itu di sini. Jadi pilihan yang tepat semuanya udah tepat tapi masalahnya kita masih harus ada ekstra effort di fitting. Fitting. Yap. Harus nyoba langsung. He. Karena gak mungkin lu bisa main nyamain begitu aja sepatu yang bisa ditaliin sama sepatu yang enggak bisa dikunci tali ini. Nah, jadi fitinglah kalian untuk dapetin ini. Dan menurut gua kalau kalian bisa dapetin sih ini asik banget. Enggak perlu keluar yang berjuta-juta kena gorengan gitu ya. He he. Enggak perlu harus nungguin grade day dulu. E enggak perlu enggak perlu enggak perlu enggak perlu enggak perlu sampai kayak gitu ya. eh lovers-lovers ini datang dengan penampilan sudah oke banget dan estetik estetik udah oke banget eh technically juga udah oke gitu. Dan bayangkan ya, kalau kalian beli, lu beli sepatu yang R juta ke atas itu ya, enggak 2 juta, R juta ke atas saya. Iya, kan? R juta ke atas itu lovers, lovers brand luar itu ya. Terus enggak fitting, enggak nge-fit, pas, enggak pas di kaki asal asal ada jadi tropi pedih banget jadi tropi. Jadi pajangan doang itu tuh. Kalau ini kan lumayan ya gitu. Ini lumayan misalnya mau kasih wah iya teman gua ada yang size-nya lebih gede, ada yang kakinya lebih gede, gue jual ke dia aja deh gitu. Ya udah lu ambilnya R00.000 lagi cepek gitu. Masih masih bisa gitu kan. Lah kalau itu lu ambilnya Rp3 juta gitu. Dan dan eh dari sisi bobot sebenarnya kalau lovers-lovers dari brand lokal ini udah bisa eksekusi supaya enggak berat-berat banget gitu loh. Ini hitungannya ringan sih kaki. Oh iya size 46 loh. Nah size 46 hitungannya masih ringan gimana yang e golden size. Gimana golden size enteng? Iya kan kemarin nyobain yang size berapa? Yang 37 ya? 337 itu enteng banget kan? Iya. Jadi udah oke sih. Enggak enggak enggak tahu. Gua enggak merasa bahwa kalian perlu nyari di brand internasionalnya juga gitu ya. Kecuali kalau memang brand Dasmer ee ya tuntutan circlean. Carilah circle yang tepat. Siapa tahu circle kalian lagi bilang oke ya jalan-jalan weekend ini kita semuanya pakai e lovers brand ini. Ya udah mau ngomong apa kan gitu. Kalau itu kan lain cerita kira lebih ke arisan ya Pak ya. ya. Oke. Jadi menurut kalian sendiri bagaimana dengan lovers yang ee sudah dikolaborasikan dengan sepatu olahraga seperti ini? Apakah menurut kalian ini jadi tren sebetulnya? Sudah jadi tren ya. Ini sebenarnya sudah tahun kedua ya? Iya. Tahun kedua. Benar. Sudah tahun kedua. Bahkan masuk mau masuk tahun ketiga kali ini sebetulnya ee bahwa ini semakin lama semakin banyak dan sekarang brand lokal lumayan cepat enggak adopsinya. Ada opsinya. Heeh. Sudah mulai ada paling enggak ada dua brand kita lihat sudah ada. Jadi menurut kalian sendiri bagaimana? Mau coba juga ya sneakers, lovers ini, lovers, sneakers, whatever see. Iya, lover sneakers. Lover sneakers ya. Oh iya, lover sneakers ini. Atau mungkin skip aja, mendingan sneakers aja. Terus kalau lovers mending yang klasik aja sekalian. Wah, coba deh tulis di kolom komentar ya. Atau mungkin brand lokal mau kepikiran atasnya ee lovers beneran yang kulitan. Betul. Bawahnya sneakers. Ah, kayaknya keren tuh ya. Keren lah. Udah banyak yang udah banyak juga soalnya dieksekusi di luar. Sebentar sebentar gua lagi mikir siapa? Harusnya brodo bisa bisa karena kan awalnya kulit. Awalnya dari kulit awalnya dari kulit. Ayo bisa dong bisa kali. Clean clean menurut kalian gimana? Udah ada tulis di kolom komentar ya biar mereka pada bisa baca semua tuh pada produsen. Oke kalau gitu sampai sulu. Sampai ketemu lagi di review suatu berikutnya. Sia.

Lihat di YouTube