Jungkat

LUPAKAN Ultra, Mending POCO F7 Pro? (YouTube Video)

  • 09/04/2025

Beda R,5 juta. Apakah Poco F7 Pro ini lebih worth it F7 Ultra? Kira-kira seberapa jauh perbedaan performance-nya? Kameranya beda langit dan bumi enggak? Fitur-fitur lain yang dipangkas apa aja? Yuk, kita bahas. Tapi sebelumnya biar modal gua beli HP ini enggak sia-sia, boleh bantuin gua dengan like video ini ya. Thank you. Oke, jadi ini dia boknya yang sama persis kayak Ultra nih, cuma beda tulisan pro doang. Unit gua yang warna hitam storage-nya 256. Dan kayak biasa kita cepat aja ada sim ejector, kertas-kertas yang jarang dibaca, case elastis warna hitem, HP-nya itu sendiri, charger 90 watt, dan kabel type E ke type C. Pastinya langsung disambut sama Hyper OS 2 berbasis Android 15 ya. Habis itu gua setup-setup kayak biasa regis sidik jari yang udah ultrasonic juga. Pas kelar setup gua cek storage-nya udah kemakan 31-an gig dan langsung diminta update software 500-an meg. Impresi gua sama Pro version ini sekilas mirip ya kayak varian ultranya. Tapi ada beberapa perbedaan kecil yang kalian mesti tahu. Pertama untuk kamera modulnya sendiri enggak ada ring warna kuning kayak di Ultra. Dan kalau diperhatiin di antara ketiga bulatan di sini ada satu buletan hitam gede di tengah untuk varian Pro. Sedangkan di ultra bulatan hitemnya ngelingker gitu. Dari sisi bum juga berasa lebih tebal di ultra ya. Terus buat back di pro version dia ada perpaduan antara matte dan glossy di bagian atas. Sedangkan ultranya sama-sama matte. Sedangkan buat feel genggam ada berasa beda di mana backnya yang pro version ini benar-benar flat. Sedangkan ultra ada sedikit lengkungan jadi enggak tajam-tajam amat. Kalau buat layar sama-sama aja sih kalau gua lihat dengan bezel yang sama juga mendekati simetris yang kalau gua kepoin di website mereka dagunya itu lebih tebalan dikit 0,3 mili. Habis itu frame-nya bermaterial aluminium di atas sama kiri kosong di kanan volume dan power button. Terus di bawah ada speaker, port type C, mic, dan dua SIM slot card yang enggak bisa tambah memori. Terus buat tebal dan berat secara angka F7 Pro ini sedikit lebih tipis dan enteng ya. Terpaut 6 gr dan 0,27 mili. Tapi pas dipegang langsung gini feel-nya mirip-mirip aja. Nah, lanjut buat spesifikasi full-nya. Kalian langsung lihat di layar ini aja ya. Paling gua highlight apa aja yang beda dari varian ultra. Oh ya, buat tes performance, gaming sama kamera. Sabar habis ini. Jadi perbedaan utamanya itu dia ada di chipset pakai Snapdragon 8 Gen 3. Terus baterainya lebih gede 6000 mAh dengan charging lebih kecil 90 watt. Enggak support wireless charging juga. Buat layarnya hampir sama semua kecuali untuk perlindungannya dia pakai Gorilla Gas 7i. Dan terakhir dari sisi kamera di varian Pro-nya enggak kedapatan lensa tele. Ultrawide-nya juga cuman 8 mili 8 mili 8 megap dan selfie 20 megapel. Tapi buat lensa utamanya pakai sensor yang sama ya, 50 megapel light, Fusion 800. Selebihnya sama, sama-sama punya fingerprint ultrasonic, heptic feedback yang getarannya mantap, fitur AI yang kalau gua bandingin sebelahan gini sama persis. Ada buat writing, editor di galeri, translate-translatean sampai circle to search dan Gemini juga hadir. Terakhir buat speakernya. Nah, terus gimana kalau dibandingin sama model sebelumnya F6 Pro? Upgrade atau downgrade? Nih, pertama dari chipset jelas upgrade lah ya dari Snapdragon 8 gen 2 ke gen 3. Habis itu buat baterainya meningkat cukup jauh naik 1000 mAh. Tapi untuk charging-nya malah turun nih padahal sebelumnya 120 wat. Habis itu ada upgrade juga dari sisi IP rating, terus teknologi fingerprint dan perlindungan layar. Untuk kamera hampir mirip lensa utama sama-sama 50 megapel light cusion 800, 8 megapel ultrawide, 2 megapel makro yang dihilangin sekarang dan selfie-nya meningkat dikit. Terakhir, gimana kalau dibandingin sama IQ 13? Gua lagi siapin sih videonya. Jadi kalian subscribe buat yang belum ya biar gak ketinggalan video gua ini. Oke, jadi gua sempat lakuin banyak tes di antara kedua HP ini yang sebelumnya gua pasin HP-nya punya baterai di 100%. Settingan sama refresh rate 120 Hz beserta resolusi layar. Terus untuk performance-nya pun gua nyalain yang ultimate. Untuk tes pertama Antutu yang mana F7 Ultra itu bisa kelar duluan dengan suhu cukup tinggi di 44,4 derajat dengan skor 2,6 juta. Sedangkan F7 Pro menyusul setelahnya ya dengan suhu lebih adem di 42,1. Skornya terpaut 600.000 lebih rendah untuk baterai dari tes tadi pro version berkurang 1% sedangkan ultranya 2%. Lanjut kita ke Geek Bench yang selisih skornya sekitar 600-an poin single core dan 2000 poin multi core. Suhu beda tipis di 0,2 derajat aja dengan baterai sama-sama berkurang 1%. Habis itu ini yang menarik untuk 3D Max Test. Selain Poco F7 Ultra yang punya base loop lebih tinggi 1500 poin, stabilisasinya juga lebih baik sekitar 6% ya. Tapi hasil itu ada harganya, yaitu suhu dan konsumsi daya yang lebih tinggi nih mencapai 50,6 derajat dan baterai 5% memakan daya lebih dari Poco F7 Pro. Dan next gua lakuin tes download barengan sekitar 1 gig dan entah gimana sekarang progres download-nya enggak nongol di notif ya. Jadinya gua tungguin di galeri sampai akhirnya F7 Ultra nongol dan disusul F7 Pro. Habis itu gua pakai file-nya buat rendering Kinaster yang editannya gua kasih scale dan satu filter. Terus eksport dalam 4K 30 dengan bit rate yang dibentokin. Untuk output file-nya itu sekitar 5 giga. Nah, hasilnya F7 Ultra tentu bisa kelar duluan dong yang selisihnya sekitar 11 detik kalau dibanding varian Pro-nya. Untuk suhu dan konsumsi daya mirip-mirip. Dan pertanyaan selanjutnya gimana buat nge-game? Jadi buat Gin Impact HS 60 selama 20 menit main dapat efek rata-rata di 57,6 ya. Baterai berkurang 9% dengan suhu 42,7. Bnya selama tes tadi performance mode-nya udah gua nyalain. Terus untuk wood ring wave settingan mentok dapat FS lebih rendah di 54,8. Baterai berkurang 11% dengan suhu cukup panas di 44,7 yang main selama 20 menitan juga. Hasil ini kalau gua bandingin sama varian ultranya emang sedikit di bawah tapi enggak yang beda terlalu jauh juga sih. Kalian bisa lihat datanya di sini. Oke, pertama mari kita ngomongin ultra white yang mana hasilnya lebih gelap di Proversion nih. Di varian Ultra shadow atau area gelapnya lebih keangkat, overall juga lebih cerah. Terus buat lensa white mirip-mirip aja sih kadang bisa terangan dikit di F7 Ultra. Dan karena ketambahan lensa telefoto, jadi buat zoom atau shoot jauh gitu lebih jelas hasil gambar yang masih detail. Di Pro version zoom mentoknya bisa sampai 20 kali sedangkan ultra 60 kali. Hal ini juga berpengaruh sama foto portraitnya ya, di mana F7 Ultra ini ketambahan dua fokal lengotal ada empat. Di mana pro version-nya cuman ada dua tuh yang bikin foto di F7 Ultra bisa lebih close up sih tanpa harus dekatin ke objeknya. Ini salah satu nilai plus banget. Oh ya, sama telefotonya tadi dia bisa shoot makro loh dengan jarak fokus sekitar 10 cent. Lanjut buat selfie, kedua HP ini bisa shoot sampai 0,8 kali ya. Cukup luas. Tapi kalau dilihat varian Pro-nya lebih luas lagi. Cukup berasa. Tapi secara skin tone lebih akurat di ultra version. Sedangkan Pro-ya agak kecoklatan dan kadang kemerahan juga. Nah, sekarang kita ke video. Mulai dari resolusi videonya yang mentok di 8K 24 fps dan 4K60 kamera belakang. Sedangkan selfie-nya 1080p 60 belum bisa 4K tuh. Untuk hasil ultra wide di kondisi tertentu entah kenapa di ultra bisa lebih gelap gini cuman di kondisi lain bisa mirip hasilnya dengan pro version jadi enggak terlalu konsisten. Sedangkan lensa white-nya sekilas mirip cuman kalau dipelotin benar-benar warna daun dan jalanannya agak lebih warm kekuningan gitu. Kalian berasa enggak? Terus saat recording gini kedua HP-nya bisa pindah ke ultrawide ya. Cuma ini terbatas di 1080p 30 aja. Sedangkan 1080 cuman F7 ultra yang pindah lensa. Dan kalau kita ke 4K, kedua HP ini gak bisa pindah ke ultrawide. Tapi di ultra bisa pindah ke telefoto. Habis itu buat zoom mentok sama-sama bisa di 15 kali yang hasilnya berasa banget kalau F7 Ultra lebih jernih dibanding Pro version yang enggak ada telefoto. Kalau selfie-nya gimana, Bang? Secara jarak pandang untuk pro version-nya masih tetap lebih luas ya. Tapi sama kayak foto, warna kulit muka lebih natural di ultra dengan dynamic range yang sedikit lebih baik di ultra juga. Dan terakhir buat menu kamera juga sama ya, paling yang kiri atas itu cuma beda penamaan aja. Intinya buat kita foto dengan full resolusi lensa. Oke, jadi Poco F7 Pro ini ada tiga warna, ada hitem, biru, sama silver. Untuk varian sama harga early early bird-nya ada di R,6 juta buat storage 256 dan 8,4 di 512. Terus kalau dibandingin sama varian ultranya lumayan jauh nih, mesin nambah sekitar 2,5 juta. Dan buat ngejawab pertanyaan awal, apakah Poco F7 Pro ini lebih worthed dari varian ultranya? Menurut gua kalau kalian tipe Poco Fan original, maksudnya prioritas performance nomor satu dengan harga yang lebih terjangkau. Tanpa peduliin sama kemampuan kamera, F7 Pro ini cocok banget. Tapi bukan artinya kamera Poco F7 Pro ini jelek ya? Kayak yang kalian bisa lihat sebelumnya udah termaksud baik, tapi emang fiturnya lebih terbatas aja. Eh, Bang, bukannya performancenagon 8 Elite di F7 Ultra lebih maksimal? Benar, tapi nambah 2,5 juta lagi buat dapetin performance mentok doang menurut gua terlalu banyak yang masih dikeluarin. Sedangkan kemampuan Snapdragon 8 gen 3 aja udah cukup banget kecuali nambah 2,5 juta tadi selain incer performance mentok di Snapdragon 8 Elite kalian juga butuh kemampuan kamera yang lebih mantap bisa langsung cus ke F7 Ultra tuh ketambahan lensa telefotonya itu bikin pengalaman pakai kameranya lebih fleksibel kayak udah gua jelasin zoom jauh bisa lebih diandalin foto portret lebih cakep terus jangan lupa lensa tele tadi bisa buat shoot makro juga belum lagi ultrawide-nya lebih baik dengan 32 megapel dan di luar kamera juga ada plus-plus-nya. Kayak misalnya udah support wireless charging. Kapasitas baterai 5300 mAh yang lebih kecil emang bikin greget sih, tapi sedikit terobati dengan charging 120 watt-nya menurut gua. Ya, balik lagi ke budget kalian di kelas harga masing-masing kedua HP ini emang kasih spek yang bagus sih walaupun untuk varian F7 Ultranya punya penantang yang serius dari IQ 13 sesama Snapdragon 8 elite. Kasih tahu di komen ya seberapa antusias kalian tungguin duel ini. Dan terakhir janji terakhir udah ngomong panjang lebar gini bakal keluar di Indonesia enggak, Bang? Kemungkinan besar iya, karena dari beberapa artikel yang gua baca, F7 Ultra dan F7 Pro ini udah ada TKDN-nya. Yang belakangnya K2 CG itu F7 Pro dan KCG itu ultra. Yeah.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Poco F7

POCO F7 adalah smartphone yang sudah dipasarkan resmi di Indonesia dan ditempatkan sebagai model yang menonjolkan performa tinggi. Perangkat ini memakai platform Snapdragon 8s Gen 4 dengan proses manufaktur TSMC 4 nm. Konfigurasi CPU-nya octa-core dengan kecepatan hingga 3.21 GHz, dan GPU yang digunakan adalah Adreno 825. Untuk kebutuhan AI,...

Poco F7 Pro

POCO F7 Pro adalah smartphone yang dipasarkan resmi di Indonesia dan berada di kelas performa tinggi. Perangkat ini mengusung platform Snapdragon 8 Gen 3 dengan proses manufaktur 4 nm. CPU-nya memakai konfigurasi octa-core dengan prime core berbasis X4 hingga 3,3 GHz. GPU yang digunakan adalah Adreno, dan tersedia Qualcomm AI...