Main Game Lebih Kencang dengan AI! Seri Mengenal Laptop Gaming - Part 6 (YouTube Video)
Ini AI yang harusnya kalian suka. Tenang, AI 1 ini bukan buat ngejawab pertanyaan atau untuk yang bikin gambar. Bukan. AI yang ini bikin performa laptop gaming jadi lebih kencang. Ya, kita bisa bikin frame rate saat main game lebih tinggi dengan pakai AI. Tapi emangnya AI beneran bisa bikin lebih kencang? Bukannya ini gimmik doang ya? Tenang, kita kasih jawabannya dalam video ini. Dan ini adalah video keenam dari seri video mengenal laptop gaming. Oke, dulu kita perlu melakukan banyak tweak kalau mau bikin frame rate game jadi lebih tinggi tanpa perlu upgrade hardware. Biasanya sih yang di twick itu game-nya ya. Tapi kalau udah mentok kadang Windows-nya juga ikutan kita Twik. Bahkan kalau udah ekstrem yang kita twak adalah hardware-nya seperti overclocking misalnya ya. Tapi berbeda dengan saat ini. Sekarang kita bisa menggunakan AI untuk meningkatkan frame rate saat kita main game. Dan ini berarti kita enggak perlu terlalu repot ng-twick atau ngoverclock yang berisiko mengganggu kestabilan Windows atau hardware yang kita miliki. Ya, untuk saat ini memang belum banyak produsen yang melengkapi laptop gaming mereka dengan AI untuk meningkatkan performa. Tapi HP Omen Max 16 yang satu ini punya teknologi AI dalamnya. yang bisa meningkatkan frame rate saat kita main game. Laptop gaming ini dilengkapi dengan Omen AI yang terintegrasi di dalam aplikasi Omen Gaming Hub. Nah, menurut HP, Omen AI ini secara otomatis mampu meningkatkan frame rate saat main game dengan mengoptimalkan setting Windows dan game berdasarkan spek dari laptop gaming XP Omen yang sedang kita gunakan. Menariknya kita gak perlu melakukan setting yang rumit untuk memanfaatkan si Omen AI ini. Kita cukup nginstal game yang didukung Omen AI. Lalu kita langsung tekan sebuah switch di aplikasi Omen Gaming Hub untuk mengaktifkannya. Tentunya ini sangat mudah sekali ya, terutama untuk pengguna awam yang ingin menikmati gaming yang lebih kencang tanpa perlu melakukan pengaturan yang rumit-rumit. Tapi perlu diperhatikan saat ini aplikasi Omen AI ini masih dalam tahap beta ya dan hanya mendukung beberapa judul game tertentu saja. Jadi enggak semua game bisa ditingkatkan frame rate-nya dengan menggunakan Omen AI. Tapi ini tidak menutup kemungkinan ke depannya akan makin banyak game yang bisa di-support. Nah, beberapa game yang saat ini sudah mendukung Omen AI, contohnya Dota 2, Valoran, PUBG Battlegrounds, Rainbow Six Siege X, Apex Legends, Overwatch 2, dan sebetulnya masih banyak lagi ya. Menariknya beberapa game terbaru nantinya juga akan didukung oleh Omen AI seperti Battlefield 6 atau Borderlands 4. Sekarang mari kita uji performanya ya. Kita akan buktikan apakah Omen AI beneran bisa meningkatkan frame rate. Nah, untuk ujian kali ini kita akan menggunakan mode performa di balance dan kecepatan kipas di 100%. Pertama-tama kita coba dulu game Dota 2. Saat kami benchmark, average FPS yang didapat adalah 164,2 FPS saat Omen tidak aktif dan kalau kita aktifkan kita dapat 168,5 FPS. Ada kenaikan sekitar 2,6% di game yang satu ini. Sekarang kita coba game Rainbow Six Siege X ya. Saat kami uji dengan internal benchmark di game ini, average FPS yang dapat adalah 193 FPS. Nah, itu kalau Omen AI-nya tidak aktif. Kalau kita aktifkan si Omen AI, kita dapat 248 FPS. Ini cukup tinggi naiknya sekitar 28%. Sekarang mari kita coba game Valoran. Saat kita benchmark, average FPS kita dapat adalah udah tinggi sih 312,3 FPS. Itu kalau Omanya enggak aktif. Kalau diaktifkan kita dapat 284,1 FPS ya. Ternyata frame rate-nya malah turun di game yang ini ya. Tapi harusnya ini masih wajarlah ya mengingat Omen AI ini masih dalam tahap beta, masih butuh dipoles lebih baik lagi. Dari tiga game kita uji tadi bisa kelihatan ya potensi dari aplikasi Omen AI ini dia bisa kita gunakan untuk meningkatkan performa saat main game dengan cara yang sangat praktis. Saat ini memang masih ada hit and miss untuk peningkatan performanya tapi harusnya masih bisa dikembangkan lagi dengan lebih baik nantinya. Nah, selain dengan Omen AI, kita juga bisa meningkatkan frame rate dengan AI dari GPU yang digunakan oleh HP Omen Max 16 ini. Laptop gaming ini pakai RTX 5080 laptop, jadi kita bisa meningkatkan frame rate dengan mengaktifkan DLSS4 multi frame generation. Fitur ini akan menggunakan AI untuk menciptakan hingga 3 frame tambahan untuk setiap satu frame yang di-render. Oke, kita langsung coba aja di game Blackmith Wukong. Kalau DLSS MFG-nya enggak aktif, frame rate-nya itu akan sulit mencapai 100 FPS. Tapi begitu kita aktifkan frame rate- game langsung tembus di atas 100 FPS. Padahal ini game triple A yang berat loh ya. Tapi bisa jalan di atas 100 FPS. Berikutnya kita coba lagi game triple A lainnya. Borderlands 4. Lagi-lagi kalau enggak diaktifkan frame rate-nya itu enggak tembus 100 FPS. Tapi setelah diaktifkan, frame rate-nya langsung tembus di atas 100 FPS dengan setting grafis yang sama. Masih kurang contohnya. Mari kita coba lagi game Cyberpunk 2077. Seperti dua game sebelumnya, kalau enggak diaktifkan DLSS MFG-nya, frame rate-nya itu tidak tembus 100 FPS. Tapi begitu diaktifkan, frame rate-nya bisa naik di atas 100 FPS. Nah, selain menggunakan DLSS 4 MFG, kita juga bisa meningkatkan frame rate dengan mengaktifkan fitur DLSS atau DLSS3 frame generation kalau memang game-nya belum support DLSS 4 multiame generation. Oke, yang tadi itu AI dipakai untuk main game. Sekarang kita coba AI di HP Omen Max 16 untuk mendukung kerjaan kita sehari-hari. Misalnya kita butuh sebuah gambar untuk materi pekerjaan kita. Kita bisa pakai AI buat bikin gambar yang kita inginkan. Jadi enggak perlu tuh repot-repot gambar-gambar atau minta bikinin sama orang lain. Salah satunya kita bisa pakai aplikasi seperti si ComFI UI ini. Di sini kita cuma masukin teks atau prom mengenai gambar apa yang ingin kita buat. Berikutnya tinggal klik tombol run dan gambar yang kita inginkan jadi dalam waktu beberapa detik saja. Nah, buat desa 3D kita bisa pakai AI ini di aplikasi Blender. Kita bisa menggunakan AI the noiser untuk menghilangkan noise yang muncul di viewport maupun hasil rendernya. Perbedaan bisa dilihat nih pada klip berikut ini ya, antara AID noiser tidak aktif dan kalau dia diaktifkan. Nah, enggak cuma itu, AI juga bisa kita pakai nih saat editing video. Satu contohnya di aplikasi Dainci Resolve Studio ini. Di aplikasi ini ada fitur AI super scale yang dapat meng-upscale video resolusi rendah ke resolusi yang lebih tinggi. Nah, bisa dilihat nih saat kita pakai fitur AI supercale, load GPU Nvid-nya mengalami kenaikan. Jadi, AI-nya nih beneran kepakai. Nah, selain itu ada juga fitur magic mask yang memungkinkan kita melakukan masking pada objek yang diinginkan. Misalnya kita mau masking pada orang yang ada di video dan menghilangkan gambar latarnya, kita tinggal tarik garis seperti ini dan tekan tombol tracking. Tuh, lihat gambar latarnya langsung hilang dalam sekejap ya. Nah, selain Dave Vinci Resolve aplikasi Premiere Pro ya, Adobe ya, itu juga bisa memakai AI untuk salah satu fiturnya yaitu scene edit detection. Langsung aja kita coba ya. Klik kanan video yang ada di timeline lalu kita jalankan fitur scene edit detection. Tuh, kelihatan kan GPU NVD-nya ke-load saat videonya sedang dipotong-potong ya. Ya, jadi udah jelas ya, ternyata AI bisa kita gunakan untuk meningkatkan frame rate saat kita main game. Ini bisa menjadi solusi praktis buat gamer yang in game-nya lebih kencang dengan cara yang sangat mudah sekali. Memang aplikasi AI yang tadi kita coba di awal masih harus dipoles lagi supaya lebih sempurna. Tapi seenggaknya kita sudah melihat potensinya. Sepertinya hanya butuh waktu saja nih. Dan tentunya AID Lap Gaming juga bisa kita pakai untuk mendukung produktivitas kita sehari-hari, terutama untuk mencari cuan dari pekerjaan kita. Jadi menurut kalian apakah EAI yang bikin performa gaming lebih kencang ini menarik? Coba tulis pendapat kalian di kolom komentar. Saya Didi Irfan Jaga TV.
