Majesty Talks Eps. 1 - Kenalan dengan Majesty Builder dan Cerita di Balik Proyek Ibu RK (YouTube Video)
terbangun dengan sistem swakelola. Jadi, beliau membeli bahan sendiri. E, jadi enggak ada mark up harga, enggak ada pergantian spek gitu. Jadi kita bantuin banget nih, Bu. Speknya kayak gini. Kita baru terbatas untuk klien-kliennya Emporio Arsitek aja. Oke. Saya sudah punya kontraktor nih, tapi saya pengin melibatkan pengawas [musik] dari Majesty Builder. Itu kira-kira bisa enggak ya? Halo pemirsa Majesty, selamat datang di Majesty Talks. Kali ini kita akan membicarakan soal arsitektur, pembangunan rumah dan manajemen konstruksi. Pada hari ini kita sudah kedatangan Pak Gus D selaku founder dari Emporio Arsitek dan juga Majesty Builder sebagai bagian dari Emporio Arsitek. Nah, tapi kali ini kita akan spesifik membahas mengenai Majesty Builder. Kira-kira bisa dijelasin enggak sih perbedaan antara Majesty Builder dan Emporio Arsitek? Oke. Kalau Emporal arsitek itu kan bergerak di bidang arsitektur ya, desain ya, desainer eh kita ada desain arsitektur maupun interior. Tapi kalau untuk Majesty ini sebenarnya dia adalah jasa pengawasan dan manajemen konstruksinya. Di mana sebenarnya gambar itu memang sebaiknya ee dipandu oleh seorang pengawas dan manajemen konstruksi di lapangan gitu. Nah, saya ee sedikit menambahkan bahwa ada perbedaan antara hanya mengawasi oke dan ikut menjadi dalam manajemen konstruksinya. Oh, oke. Nah, kalau sebagai pengawas saja dia hanya memastikan nih gambarnya sudah sesuai enggak sama ee pembangunan gitu kan. Heeh. Jadi ini ee kolomnya udah benar enggak? Ini ukurannya sudah benar enggak? Cuman itu prinsipnya. Kalau manajemen konstruksi dia juga ikut membantu satu berkomunikasi dengan perencana gitu kan. Karena kalau pada saat pembangunan itu sering sekali ada revisi-revisi. Saat kita membangun entah tiba-tiba kliennya punya ide barulah, entah itu karena bahannya tidak tersedia, jadi kita harus ganti bahan lain ee atau macam-macam. ee bahkan di rumah saya sendiri juga antara desain yang saya bikin dan pembangunannya juga saya rubah-rubah gitu loh. Tiba-tiba nih kita dapat ee uang lebih misalnya gitu. Wah, udah yang tadinya bangunan yang di bagian mana misalnya cuman satu lantai kita jadikan dua lantai kan. Oke, itu bisa jadi gitu loh. Nah, untuk itulah perlu adanya seorang man pengawas dan manajemen konstruksi di lapangan yang menyambungkan antara progres pembangunan di lapangan dengan perencana gitu. Itu jadi terus terkontrol dan terpantau oleh tim perencana yang merencanakan desain itu dari awal gitu. Kalau berbicara mengenai pengawas dan juga manajemen konstruksi di Medi City Builder ini juga ada namanya pembangunan swakelola ya. Heeh. Bisa dijelaskan mungkin. Betul. Betul. Jadi istilah swakelola itu adalah salah satu istilah dalam pembangunan. Ada selain swakelola ada juga istilahnya pembangunan dengan ee sistem lamsam namanya. Kontrak lamsam. Kontrak lamsam itu biasanya kontrak yang dipakai oleh kontraktor. Jadi klien ee menyerahkan semuanya kepada kontraktor untuk menghitung total semua. Nah, bahan dan jasa itu disediakan oleh kontraktor. Klien membeli membayar semua ke kontraktor seperti itu. Jadi seperti beli serah terima kunci istilahnya. Jadi langsung overall dari kontraktor. Nah, kalau swakelola ini klien yang membeli bahan sendiri. Dia membeli bahan sendiri. Namanya juga swak kelola. Berarti kan mengelola sendiri kan. Iya. Dia beli bahan sendiri, dia membayar tukang yang dibantu oleh seorang manajemen konstruksi di lapangan seperti itu. Nah, ini semuanya ada plus minusnya. Kalau yang kontrak lamsam dia lebih simpel. Jadi dia tinggal bayar ke kontraktor, kontraktor yang ngerjain. Tetapi resikonya ya kalau misalnya pembangunnya tidak sesuai dengan spek atau apa itu yang memang jadi problem gitu. artinya kembali bergantung pada ee kualitas si kontraktor itu. Apakah kejujurannya atau bagaimana? Karena kita kan nyerahin duit nih. Iya, betul. Kita enggak bisa ngontrol dia mau apain duitnya. Kita enggak tahu. Kalau dapat kontraktor yang bagus ya syukur. Kalau enggak ya itu jadi problem. Kalau swakelola ee kelebihannya justru itu karena uang dipegang oleh klien. Jadi kalau dia mau beli bahan dia baru bayar. Jadi uangnya dipegang sama klien nih. ya. Beli bahan bayar tukang itu dia yang pegang. Entah dia mau cepetin, entah mau dilambatin progres pembangunannya, dia yang pegang kendali. Klien itu yang pegang kendali. kekurangannya memang akan lebih repot ya tentunya ya komunikasi bayar beli bahan segala macam. Nah, di sinilah letak manajemen konstruksi itu membantu juga si klien untuk menjembatani antara klien dan supplier-supplier. Beli bahan misalnya beli pintu. Nah, biasanya manajemen konstruksi ini yang bantu untuk menghubungkan klien dengan penjual pintu, penjual kloset gitu. Jadi enggak enggak enggak repot-repot amat sih, enggak gitu. Nah, justru itulah gunanya si manajemen konstruksi itu untuk mempermudah klien yang melakukan swakelola seperti itu. Oke, berbicara soal tadi menghubungkan antara klien dengan vendor-vendor, apakah dari Majesty Builder ini punya rekanan yang mungkin bisa membantu klien untuk membeli material gitu? Iya, tentu saja. Tentu saja karena itu bagian dari skop pekerjaan dari manajemen konstruksi sebenarnya. Jadi di situlah kita membantu klien untuk mencari vendor yang reputasinya bagus, kualitas barangnya bagus ee supaya klien tidak pusing. Karena kan orang awam enggak tahu. Beli klosetnya di mana, beli ee apa pintunya di mana dan seterusnya gitu. Itu pertama. Yang kedua, kita juga ada kenalan-kenalan yang ee corporate ya. Heeh. yang sifatnya ee apa sudah kenal lama dengan Emporio sebagai corporate. Jadi bisa dapat harga diskon lah gitu. Jadi harganya bisa lebih murah kalau kita kenalkan dengan perusahaan-perusahaan ini gitu daripada beli langsung di toko sebagai orang perorang. Biasanya kan harga eceran tuh. Nah, gitu. Jadi bisa bisa dibantu oleh ee manajemen konstruksi ini untuk mencarikan vendor dan juga biasanya dapat harga yang lebih murah seperti itu. Kalau untuk pemilihan bahan dan juga material, apakah dari sisi pengawas itu bisa terlibat? Apakah dari majesty builder ini melibatkan pengawas untuk bisa melihat kualitas dari material dan bahan ini? Oke. Tentu saja e spek dan ee yang akan dipasang di lapangan itu tentu kita akan mengacu pada ee desain dari tim perencana kita. Kita enggak kita enggak keluar dari perencanaan awal. Nah, kalau untuk kualitas ya tentu saja itu akan dipantau oleh tim pengawas. Jika ada barang cacat, barang yang tidak sesuai dengan spek dan seterusnya tentu akan disampaikan ke owner dan jika memang harus diganti oleh vendor ya kita akan apa usahakan untuk melakukan penggantian seperti itu kan gitu. Oke. Berarti memang dari awal sampai akhir juga pengawas juga dilibatkan ya. Pasti itu pasti karena ya klien kan orang sibuk biasanya. Jadi itulah kenapa kita perlu taruh satu orang yang incas di lapangan yang kalau saya bilang itu sebagai wasit lah. Anggaplah klien punya kontraktor atau punya mandor yang tahu kualitas mereka bagus atau enggak, yang kerja tahu kerjaan mereka bagus atau enggak kan harus ada satu orang teknis yang ada di situ. Betul gitu. Kalau klien biasanya orang awam ya enggak tahu nih bagus apa enggak nih gitu kan. Makanya kita taruh satu orang teknis di sana untuk memastikan kualitas mereka itu sudah bagus gitu. Oke, mungkin sekarang kita akan lebih spesifik ya pemirsa Majesti. Kita akan membahas salah satu project yang sudah ditangani oleh Majesty Builder. Ini ada project dari Ibu RK. Mungkin Pak Gusdi bisa bercerita soal projek ini. Iya, ini Ibu RK di Gersik. em rumahnya memang tidak terlalu besar, tapi ee ini terbangun dengan sistem swakelola. Jadi beliau membeli bahan sendiri, kemudian kita bantu dengan ee pengawas dan manajemen konstruksi di sana gitu. Kalau dari kami dari perencana sih puas hasilnya sesuai dengan desain yang kita buat gitu. Jadi bayangkan kalau biasanya rumah rumah yang enggak terlalu besar kadang-kadang kan kontraktor enggak mau ngambil kan. Betul. Nah, itu kadang-kadang susahnya. Tapi dengan sistem swakelola klien beli bahan sendiri kemudian ada pengawas ternyata hasilnya benar-benar sesuai dengan desain dan spek yang dipakai pun itu sesuai dengan perencanaan karena kan klien beli sendiri nih. Heeh. Nah, jadi enggak ada mark up harga, enggak ada pergantian spek gitu. Jadi kita bantuin banget nih, Bu. Speknya kayak gini belinya kayak belinya yang seperti ini gitu ya. Klien beli sendiri kebetulan dapat diskon ya untung di klien gitu loh. Jadi harganya bisa ditekan jauh gitu. Dan dan kita dari perencana juga enak. Jadi ada pertanyaan dari lapangan bisa langsung ditekel. Jadi komunikasi intern lah antara pengawas dan perencana gitu. Berarti bisa dibilang bahwa sistem pembangunan swak kelola ini juga menyumbang efisiensi ya bagi pemilik rumah yang sedang membangun itu. Klien Ibu RK ini kan menggunakan sistem pembangunan swakelola membeli barang sendiri dan lain sebagainya. Kira-kira ada enggak sih kendala yang dihadapi pada saat prosesnya? Ya, untuk secara major problem sih enggak ada dan beliau puas ee makanya beliau memberikan izin kita untuk take ee dokumentasi juga kan seperti itu. Untuk problem-problem minor ya mungkin ada tapi tidak terlalu signifikan gitu. Dan yang saya soroti sih sebenarnya adalah pada saat proses pembangunan seperti yang saya bilang tadi ee antara tim perencana kita di kantor maupun orang lapangan itu tektokannya bagus karena kan satu visi nih itu jadi tim lapangan juga pegang gambar, tim perencana pegang gambar mereka komunikasinya enak gitu loh. gitu. Bahan yang dipasang juga sesuai spek. Jadi hampir no drama lah. Enggak ada enggak ada drama yang terlalu apa pusing gitu loh. Berarti memang kunci dari pembangunan dengan sistem ini itu adalah komunikasi dan juga transparansi ya. Pasti pasti karena komun karena pembangunan itu prinsipnya kan manaj ee apa namanya ee cross cross managemen ya. Ada ada buildernya, ada pengawasnya, ada perencananya. Nah, ini kalau komunikasi enggak bagus repot gitu. Oke ya. Selain projek Ibu RK, ada enggak cerita menarik dari projek-projek yang sudah ditangani oleh Majesty Builder ini sendiri? Iya, kalau untuk Majesty Builder dan ee dan sistem swakelola ya intinya swak kelola kita sudah sering pakai dan hasilnya klien tuh sejauh ini sih happy gitu. Karena seperti yang saya bilang tadi, bahan mereka beli sendiri, otomatis mereka merasa punya kontrol untuk membeli bahan mana yang mereka sukai. Itu pertama. Yang kedua, kadang mereka dapat diskon kan kadang pertengahan tahun atau akhir tahun ada big sale itu kan. Oh, iya. Oke. Nah, itu kadang-kadang mereka dapat seperti itu. Jadi, yang dulunya budgetnya sedikit itu bisa akhirnya bisa dapat barang yang bagus kan. Nah, itu tuh. Kemudian yang kedua yaitu sesuai dengan spek yang kita desainkan. Jadi, klien enggak ada enggak ada kekhawatiran bahwa ini speknya diturunin atau enggak gitu kan. Karena yang beli kan dia sendiri itu. Oh, iya. I kan. Jadi enggak ada problem sebenarnya gitu. Nah, untuk yang ee pembangunan baiswa kelola ini sebenar sebenarnya ya mungkin kita bisa tunjukin nih ee sampel-sampelnya. Banyak sebenarnya klien yang merasakan benefit dari sistem ini gitu. Saya juga punya pertanyaan nih, mungkin pemirsa Majesti juga relate, "Saya sudah punya kontraktor nih, tapi saya pengin melibatkan pengawas dari Majesty Builder." Itu kira-kira bisa enggak? Ya, sangat bisa. Ini jawaban saya sangat bisa dan itu sering kita lakuin. Oh, oke. Karena Emporio juga kan punya kenalan beberapa kontraktor yang bagus yang sering kita pakai. Justru dengan adanya Majesti ini malah bisa ee double double cover gitu loh. Dalam artian komunikasi dengan arsitek kita jadi lebih cepat. jika ada perubahan, ada ee revisi di lapangan bisa lebih cepat. Kemudian yang kedua juga ee apa namanya? Trust dari klien lah. Trust dari klien juga lebih meningkat gitu. Karena kan kontraktor bekerja nih ada yang mengawasi, ada yang mengecek, ada yang memvaluasi apakah kerjaannya sudah bagus atau belum kan. Apakah sudah layak dibayar atau belum kan gitu. Jadi double cover nih. Jadi go ahead. Kalau mau pakai tukangan, beli bahan sendiri juga bisa pakai majesty. Kalau punya kontraktor dengan kontrak lamsam yang seperti saya bilang tadi serah terima kunci juga bisa pakai majestik. Oke. Jadi jawabannya sangat bisa ya. Sangat bisa karena peran pengawas ini dalam pembangunan itu ada tiga pihak yang harus ada. Perencana, desainer, pengawas, dan builder. Oke. Nah, builder ini bisa berupa kontraktor, bisa berupa tukangan, plus beli bahan sendiri. Prinsipnya seperti itu. Oke, pertanyaan terakhir mungkin dari pemirsa Majesti juga penasaran kira-kira klien seperti apa sih yang cocok dengan sistem pembangunan seperti ini? Oke, untuk klien yang swak kelola ini sebenarnya cocok untuk klien yang ingin safety. Jadi, karena dia bahan beli sendiri, tukang dia bayar sendiri, otomatis kan budget dia pegang gitu. Jadi, keamanan finansial itu terjaga. Itu pertama. Yang kedua adalah ee apa namanya? Sometime dia masih senang berburu bahan barang-barang diskon gitu. ada diskon, ada kayak ee apa namanya? Pameran-pameran besar itu kan biasanya tengah tahun, akhir tahun ada diskon besar. Nah, itu dia bisa dapat barang yang tadinya mahal banget dapat diskon besar. Nah, itu yang klien-klien yang seperti itu cocok nih untuk swak kelola gitu. Itu pertama. Yang kedua, klien yang senang efisiensi. Oke, gitu. Jadi dengan dengan adanya ee apa seperti saya bilang tadi manage sendiri otomatis dia bisa efektifin bahan-bahan yang terpakai tentunya dengan bantuan ee manajemen konstruksi dari Majestti seperti itu ya. Yang ketiga tentunya klien-klien yang sifatnya personal bisa. Jadi kalau misalnya untuk korporat itu agak susah untuk ee apa pembangunan yang melibatkan government, pemerintah agak susah. Ini yang personal biasanya untuk bikin rumah sendiri ee apa vila sendiri itu masih masih oke, masih fine gitu. Itu kira-kira dia. Oke. Kalau misalnya mau konsultasi dulu bisa menghubungi lewat mana nih? Ya, untuk saat ini untuk swakelola lewat Majestti itu kita baru terbatas untuk klien-kliennya Imporio Arsitek aja. Oke. Karena kan komunikasi seperti yang saya bilang tadi, komunikasi antara perencana dan pelaksana di lapangan itu sangat penting gitu. Jadi kita masih membatasi untuk meng-handle kliennya dari Emporio dan itu aja udah banyak banget sebenarnya Oke, terima kasih banyak Pak Gusde. Obrolan hari ini sangat menarik banget. Jadi kita dapat insight baru ya, bahwa membangun rumah itu bukan hanya soal hasil akhirnya, tapi juga bagaimana agar prosesnya efisien, kemudian aman, dan juga bisa dikontrol dengan baik. Untuk pemirsa Majestti yang mungkin ingin lebih tahu Majesti lebih lanjut bisa mengunjungi website kami di Majesty Builder. Mungkin setelah ini kita akan lebih banyak konten-konten membahas Majesty Builder. Jika pemirsa Majesti punya pertanyaan, boleh langsung ditanyakan di kolom komentar supaya kita bisa jawab di konten berikutnya. Sampai jumpa di konten berikutnya. See you.
