Jungkat

Makin Tipis, Premium, dan Canggih dengan Fitur AI! - HUAWEI MatePad Air (2026) (YouTube Video)

  • 10/09/2026

Ini adalah Huawei Mate Pad 2026, tablet baru dari Huawei yang super tipis, ringan, premium, dan makin canggih dengan fitur-fitur AI-nya. Layarnya 12 inci OLED dan pakai teknologi paper mat display yang antiare dan anti reflection. Ini pertama ya untuk seri Mate Pad. Baselnya super tipis dengan screen to body rasio 92%. Ini lega banget buat nonton atau buat kerja. Aksesoris pendukungnya juga lengkap. Ada stylus, ada keyboard, dan ada juga mouse yang langsung disertakan dalam paket penjualan. Kira-kira seperti apa kemampuan lengkapnya? Langsung aja kita kupas tablet yang satu ini. Oke, MPAD A setelah terakhir tuh dirilis tahun 2023. Ya, ini seharusnya diposisikan di bawah Mateepad Pro Max tapi tetap berada di kelas premium. Untuk Mepad Promx sendiri udah pernah kita bahas ya. Kalau belum nonton mungkin kelewatan karena mungkin belum subscribe. Jadi tahulah ya harus ngapain biar enggak ketinggalan. Oke, balik lagi ke MPAD R ini dan langsung aja kita mulai bahasannya dari paket penjualannya. Di dalamnya tentunya ada unit tabletnya, kemudian ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya. Nah, di sini ada charger 66 watt Huawei Superchge. Kemudian ada kabel USB C2C, ada Huawei glide keyboard, dan ada paket dokumen. Kemudian ada juga Huawei M Penil Pro dan juga ada mouse yang ditempatkan dalam bok terpisah. Nah, untuk desain tablet ini menggunakan desain unib body yang tipis dengan tampilan minimalis tapi tetap elegan. Bagian belakangnya tuh pakai proses ecoating yang menghasilkan efek pear machine ya. Jadi, ada semacam efek glitter yang membuat bodinya terlihat berkilau kalau kena cahaya dari sudut tertentu. Nah, desain kamera belakangnya juga dibuat baru dengan konsep yang disebut Star Orbit Deco. Ini katanya terinspirasi dari bintang yang mengorbit di Galaxy. Untuk frame-nya, tablet ini menggunakan desain melengkung yang disebut contoured edge. Bentuk ini membuat ternyata terasa lebih nyaman saat digenggam dibandingkan desain flat yang biasanya terasa tajam ya di pojok-pojokannya itu ya. Nah, untuk warnanya tbet ini hadir dengan opsi warna cerah dan fresh. Ada white dan ada airy blue. Lalu akan ada juga warna sakura pink yang akan segera menyusul. Nah, untuk dimensinya panjang 271,6 mm, lebar 182,9 mm, dan tebalnya hanya 5,3 mm. Sementara bobotnya itu 526 gr. Ini cukup ringan ya untuk sebuah tablet dengan ukuran layar 12 inci. Sekarang kita lihat sisinya di posisi horizontal seperti ini. Di atas ada dua mikrofon dan tombol volume up and down. Di kiri ada tombol power dan grill speaker. Di bawah kosong. Di kanan ada port USB C 3.1 gen one dengan grill speaker. Jadi grill speaker tablet ini ada di sisi kiri dan kanan dengan total enam speaker. Nah, untuk kata suaranya tablet Huawei sih tidak perlu diragukan walaupun bodinya tipis. Suaranya itu mantap dan lantang banget ya. Lanjut lagi ke sisi depannya. Ini adalah layar 12 inci flexible OLED paper mat display. Permukaannya pakai teknologi nano scaleching untuk anti dan anti reflection. Resolusinya 2800 * 1840 piksel 2,8K lah ya. Refresh set-nya adaptif up to 144 Hz. Pig brightness diclaim 12200 Nits. Tapi ini harusnya hanya di sebagian kecil layar dalam mode HDR saja. Sementara untuk kondisi indoor berarti maksimal ada di 610-an nits. Lalu untuk kondisi simulasi outdoor dia mencapai 820-an nitz. Untuk mode warna layar ada dua normal yang diarahkan ke 100% sRGB dan ada vivit yang diarahkan ke 100% dci P3. Bas layar tablet ini super tipis ya, cuma 4,6 mm saja dengan screen to body rasio yang 92% ini membuat layarnya jadi terasa sangat lega ya. Kamera depan ini 12 megapel, bukanya F2.4, fix fokus dan perekaman video sampai 1080p 30 fps. Beralih kei belakang ini adalah kamera 50 megap F1.8 autofokus tentunya perkaman video sampai 1080p 30 fps juga. Lalu di sini ada LED flash dan untuk fit-fitor kamera ada lumayan banyak ya dibaca aja di sini. Oke, lanjut untuk pengujian kameranya ya. Ini adalah hasil pengujian kamera dari Huawei MP Air edisi 2026 dengan kondisi lighting studio menyala. Resolusinya di sini 1080p 30 fps ya dan hasilnya kurang lebih seperti ini. Nah, sekarang lampu studionya kita matikan dan hanya menggunakan lampu ruangan aja. Kurang lebih hasilnya jadi seperti ini ya. Dapat dilihat bagian pojok area gelap jadi sedikit noise. Tidaknya bagian wajah masih dapat ditangkap dengan jelas di kameranya ini. Oke, sekarang kita lanjut ke kamera belakangnya. Resolusinya di sini juga bisa sampai 1080 P30 dan hasilnya kurang lebih seperti ini ya. Ini kita tes dengan kondisi lampu studio menyala dan kualitasnya kurang lebih seperti ini. Nah, sekarang lampu studionya ini dimatikan dan hanya mengandalkan lampu ruangan aja dan hasilnya kurang lebih seperti ini ya. Gimana nih kualitasnya? Masih oke kan? Nah, sekarang kita coba untuk tes meeting online dengan Google Meet dan hasilnya kurang lebih seperti ini ya. dapat dilihat kualitasnya di sini masih terjaga dan kita bisa juga memanfaatkan fitur-fitur yang ada di sini. Misalnya dengan nge-blur area background seperti ini bisa diatur juga atau memanfaatkan fitur background filter ada loading di sini. Nah, ini jadi kita bisa manfaatkan filter yang ada dan ada banyak juga di sini. Mau jadi kucing juga bisa nambahin kucing ya. Dan ini bisa berjalan dengan lancar di sini tanpa nge-lag. Oke, itu dia tadi pengujian kamera dari Huawei MP A yang satu ini. Secara keseluruhan kemampuan kamera terbilang mumpuni untuk mengabadikan momen ataupun untuk meeting online dan juga video call. Ya, kita lanjut lagi untuk spesifikasi internalnya. SOC-nya dia pakai Kirin T93C untuk RAM 12 gig storage-nya 512 GB. Ketika kita coba tes performanya, Antutu 11-nya dapat R,4 jutaan. Geekband 7 dapat single core di 930, multiore di 3.758. 3max sling shot unlimited dapat 11.11. Angkanya bisa kayak gini ya. Lalu untuk terima quad life stress test itu stability-nya ada di 91,7%. Nah, ketika kami tes untuk gaming hasilnya kita lihat nih ya PUBG Mobile setting frame rate terbuka sampai ultra ekstrem alias 120 FPS. Kalau dimainkan dengan preset grafic hasilnya bisa rata 120 FPS. Giro aiming-nya aman juga di sini. Lalu Mobile Legends, setting frame-nya terbuka sampai super alias 90 fps. Kalau dimainkan hasilnya juga bisa stabil terus di 90 fps tanpa ada masalah. Lanjut ke Gensin Impact. Kita coba di HS 60 fps selama setengah jam dan hasilnya ternyata rata di 60 fps. Untuk suhunya titik terpanas di bagian depan dan belakang itu sama-sama dikisaran hanya 37 derajat celcius saja. Jadi ini kencang dan adem. Baterainya 10.100 mAh dengan dukungan charging Huawei Supercharge 66 watt. Untuk hasil baterainya kita lihat di sini local video playback 1080p. Dia baru habis setelah 14 jam 45 menit. Lalu untuk tiktokan selama 1 jam baterai akan berkurang 9%. Main Gensin Impact HS 60 fps 30 menit baterai berkurang 8%. Nah, untuk charging-nya untuk mencapai 50% butuh waktu 33 menit. Sebentar dari kosong sampai penuh hanya butuh waktu 1 jam 18 menit. Ini kencang sih ya mengingat baterai besar sekali ya. Untuk konektivitas dia pakai Wii 7 dan Bluetooth versi 6. Untuk Bluetooth cordex tentunya ada SBC, AAC, LDAC, dan L2HC ada di sini. Nah, untuk USB OTG dan display output via USBC bisa di sini ya. Untuk sensor itu lengkap, yang jelas gyonnya juga hardware. Untuk keamanannya dia pakai face unlock aja di sini. Untuk OS dia pakai harmony OS 4.3 ya. Seperti biasa di tablet Huawei ini aplikasi Google masih belum bisa berjalan secara natif ya. Kalau kalian bisa menemukan aplikasi alternatif yang tersedia di AppG Gallery, menurut kami mending pakai itu aja ya. Enggak perlu dipaksa-paksa pakai akal-akalan segala ya. Atau e kayak saya aja pakai web base kalau perlu bisa. Bisa ya. Lanjut ke fitur unggulannya. Huawei menyediakan beberapa aplikasi bawaan untuk menunjang produktivitas. Contohnya ada PC level WPS Office yang sekarang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur AI. Mari kita mulai dari PDF AI. Di sini ada AI summary untuk merangkum artikel panjang atau notes hasil meeting. Jadi kita bisa langsung mendapatkan poin-poin penting tanpa harus membaca semuanya dari awal. Kalau dipakai untuk jurnal ilmiah dari bahasa asing ini juga bisa ya. Bahkan bisa langsung diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Kemudian ada Docs AI. AI di sini bisa membantu membuat draft berbagai dokumen mulai dari resume, skripsi sampai laporan meeting juga bisa. Cukup berikan instruksi kemudian AI akan membantu membuatkan draft-nya. Nah, setelah itu teksnya juga bisa kita kembangkan lagi menggunakan fitur AI edit atau AI polish. Misalnya untuk memperbaiki tulisan atau menyesuaikan gaya bahasanya. Pengaturan dokumen seperti custom margins juga tersedia di sini ya. Kemudian ada AI slides. Kita cukup masukkan prom singkat tentang file PPT yang mau dibuat. Lalu AI akan bisa membantu membuat slide presentasi secara otomatis lengkap dengan struktur dan elemen-elemen visualnya. Setelah selesai presentasi juga bisa ditampilkan ke layar eksternal menggunakan display output ya. Dan untuk navigasi slide kita bahkan bisa menggunakan air mouse dengan stylus-nya. Terakhir ada Excel AI. Di sini kita bisa melakukan collaboration jadi satu spreadsheet bisa dikerjakan bersama pengguna lain secara online. Misalnya untuk mencatat dan mengatur budget pengeluaran harian bersama pasangan. Ya, setelah datanya terkumpul kita bisa menggunakan AI juga untuk menganalisanya. lalu mengolah data tersebut menggunakan pivot table dan membuat chart agar hasilnya lebih mudah dibaca lagi. Nah, selain WPS Office di sini juga ada Huawei Notes. Aplikasi ini sekarang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang membuat aktivitas belajar dan bekerja jadi lebih praktis. Kita bisa mengimpor dokumen Word, PowerPoint, maupun PDF ke dalam aplikasi ini sehingga berbagai materi kerja atau belajar bisa langsung dikelola dalam satu aplikasi ini saja. Kemudian sekarang ada fitur AI speech to text yang bisa mengubah rekaman suara jadi teks secara otomatis. Menariknya fitur ini juga mendukung speaker identification sehingga percakapan dari beberapa pembicara itu bisa dibedakan ya, bukan cuma dua pembicara doang. Nah, kemudian kalau bisa mencatat menggunakan M pencil di sini ada AI handwriting enhancement yang bisa membantu membuat tulisan tangan jadi terlihat lebih rapi. Kayaknya saya butuh nih tulisan saya jelek soalnya. Untuk personalisasi catatan tersedia juga resource center yang berisi berbagai template paper, cover, dan sticker. Ada juga di sini magic memos dan ada toolbar untuk mengakses berbagai menu dengan cepat serta quick gestures untuk mempercepat pengoperasian saat mencatat. Dan yang menarik, Huawei Notes juga terintegrasi dengan GOTH. Ini adalah AI yang bisa bantu kita mengerjakan soal pelajaran. Jadi, tinggal masukkan saja soalnya ke aplikasi Huawei Notes dan kemudian gunakan laso Tool untuk memilih bagian soal yang ingin dikerjakan. Nanti Gut ini akan bantu mencarikan jawabannya. Nah, kalau yang ini adalah aplikasi menggambar yang dirancang oleh Huawei sendiri ya. Ini adalah GoPint. Di dalamnya tersedia berbagai jenis brush dan tools untuk menggambar termasuk 3D oil brush, rotation brush, dan efek seperti splatter. Ada juga fitur intelligent color card yang bisa membantu memilih dan mengatur warna. Lalu ada fitur animation untuk membuat animasi sederhana dari gambar yang sudah kita buat. Nah, untuk memaksimalkan aplikasi-aplikasi yang tadi, Huawei juga menyertakan berbagai aksesoris pendukung yang langsung disediakan dalam paket penjualan tablet ini. Yang pertama ada Huawei Smart Magnetic Keyboard. Keyboard ini sekaligus berfungsi sebagai cover tablet dan terhubung ke tablet menggunakan koneksi near link. Tingkat kemiringannya juga bisa diatur ke dua posisi seperti ini ya. Tombolnya juga cukup besar dengan travel distance 1,5 mm. Oh, ini dalam sih ya. Saat digunakan untuk mengetik, Feelnya juga terasa pas dan nyaman di sini. Sayangnya keyboard ini belum dikapi dengan touchpad, tapi untungnya ada mouse Bluetooth yang disediakan dalam paket penjualan juga. Kemudian ada Huawei M Pencil Pro. MPAD ini juga sudah mendukung stylus kelas tertinggi Huawei yaitu M Pencil Pro yang saya pegang dari tadi. Sama seperti keyboard-nya, stylusnya juga terhubung menggunakan near link. M pencil Pro ini kalian punya 16.384 pressure sensing level. Apa itu yang 4096? Ini 16.000-an loh ya. Jadi tekanan yang kita berikan saat menulis atau menggambar bisa dikenali dengan cukup detail. Satu coba perbedaan tekaran ini memang terasa dan bisa menghasilkan gorisan yang berbeda. Nah, palm rejection tentunya ada di sini dan bekerja dengan baik saat digunakan. Nah, menariknya ya di MatePad R ini Huawei juga menghadirkan varian M pensil yang berwarna pink yang akan tersedia khusus untuk bandling tabletnya yang warnanya pink juga ya. Nah, dengan tambahan keyboard dan stylus ini MPAD Air memang jadi lebih fleksibel ya. Bisa digunakan seperti laptop untuk bekerja atau dilepas dan digunakan sebagai tablet untuk mencatat maupun untuk menggambar. Kalau tablet keyboard dan stylus digabung, total bobotnya ini ada di kisaran 864 gr. Jadi masih cukup ringan ya untuk dibawa-bawa pergian ya. Jarang sekali ada laptop yang bobotnya bisa mencapai 864 gr loh. Kebanyakan sih laptop paling ringan itu masih di 900-an gr. Nah, untuk harga saat ini belum ada informasi berapa harga pastinya ya. Tapi katanya Huawei Indonesia harga tablet ini bakal ada di kisaran R jutaan. Nanti kalau ada harga resminya kita akan update di kolom deskripsi. Oke, kita masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan kalian tuh terikat ekosistem Google atau tidak. Karena aplikasi Google itu belum bisa berjalan natif di sini, ya. Nah, untuk solusinya kita bisa mengaksesnya itu lewat browser dan membuat shortcut-nya di home screen ya. Bisa masih dan itu tidak dilarang sama siapapun ya. Lanjut bentuk konektivitasnya ini Wii only belum support seluler. Solusinya ya kita tinggal pakai hotspot dari HP aja. Kalau kita butuh internetan di tempat yang enggak ada Wi-Fi-nya ya kan kita pasti bawa HP kan. Kemudian untuk keyboard-nya ini belum ada touchpad-nya ya. Ya emang sih dikasih mouse tapi kalau ada touchpad kan jadinya enggak perlu bawa-bawa mouse. Nah, kemudian dari si menariknya desainnya premium dengan body yang tipis dan ringan. Layarnya OLED dengan tampilan berkualitas dan teknologi papermate display untuk anti reflektif dan anti. Kemudian ada dukungan aksesoris berupa keyboard stylus dan juga mouse bluetooth dalam paket penjualan. Lalu seperti dibas tadi, bobot totalnya dengan keyboard dan stylus itu masih sangat ringan. Masih di bawah 1 kg bahkan di bawah 900 gr. Lalu kuota speakernya luar biasa mantap di sini. Charging-nya juga kencang dan udah pakai USBC 3.1 gen one ya jadi support display output. Dan terlepas dari skor anutunya gaming-nya lancar-lancar semua loh. Jadi tablet ini cocoknya buat siapa? Nah buat yang tertarik untuk mencari tablet tipis dari Huawei untuk produktivitas dengan pengalaman penggunaan ala laptop ini akan cocok banget. Aksesoris pendukungnya langsung disertar dalam paket penjualan. Enggak perlu beli lagi ya. Pastikan saja kalau aplikasi dan fiturnya udah sesuai dengan kebutuhan pekerjaan kalian. Lalu untuk yang nyari tablet untuk gambar, jelas ini cocok, layarnya lega, permukaan papermate-nya juga bikin pengalaman menggambar atau menulis tablet ini rasanya seperti di atas kertas. Stylusnya juga udah langsung tersedia dalam paket penjualan. Kemudian buat kebutuhan hiburan juga cocok, tampilan layarnya kelas atas dan speakernya juga mantap banget. Jadi kalau dicari adalah tablet Huawei dengan body tipis, set aksesoris lengkap, dan cocok untuk produktivitas serta hiburan. Mate R 2026 ini mungkin bisa dipertimbangkan.

Lihat di YouTube