MALAYSIA PUNYA 2 MOBNAS: KALI INI PERODUA! (YouTube Video)
Jadi di Malaysia itu mobil nasional itu tidak hanya Proton, tapi ada juga Pero 2 atau perusahaan otomobil kedua ya. Nah, Pero 2 kalau misalkan di Indonesia mungkin kita kenal dengan Daihatsu, tapi Pero 2 ini produknya adalah rebatch dari Daihatsu. Jadi mobil-mobil yang ada di Dehatsu Indonesia itu berubah namanya dan bentuknya pun juga berubah. Jadi tidak hanya sekedar tempe logo. Nah, sekarang kita lagi dari Penang ya. Salah satu itu apartemen kita, ternyata dekat dari apartemen kita ada Pero 2 Auto Wangi ya. Dan uniknya di sini, jadi kalau di Indonesia itu mobil test drive-nya sedikit, mobil display-nya banyak, tapi di Malaysia berbeda ya. Karena mobil displaynya di dalam itu cuma satu, tapi mobil untuk test drive-nya banyak. Nih contoh. Kalau di Indonesia sama Dehasus dan Toyota ini namanya Rocky dan Rise. Di sini menjadi attiva ya. Ini test drive bisa dibawa jalan. Terus ini enggak ada nih. Jadi ini basicnya adalah Agia Aya ya. Aia kalau di sini tapi dijadikan sedan namanya jadi beza ya. Ini mobil test drive juga. Nah ini namanya Aksia ya. Aksia ini basisnya kalian tahu sendiri dari desainnya apa ya? Agia dan aa terbaru. Dan kalau kalian tahu Sirion ya, dau Sirion adalah satu-satunya produk CBU dari Malaysia ke Indonesia dan di sini namanya jadi Myvi ya. Nah, sama jagoan kita nih Avanza Senia. Di sini namanya Alza ya. Dan generasi pertama dari Alza ini itu unik karena dia adalah Sirion yang dipanjangin. Tapi di Alza generasi kedua itu ngambil dari basisnya Xenia dan Avanza. Nah, terus ini ada aksia lagi. Nah, ada yang kayak Ras dan Terios namanya Aruz ya. Dan ini semua mobil tadi kita udah izin boleh kita videokan. Nah, kita pengen lihat dulu yang paling ini dulu nih yang paling dekat. Jadi Attiva ini kan Rocky Rise ya, tapi bagian belakangnya itu sebenarnya sama persis kecuali logo di bagian sini ya, agak sedikit berbeda. Dan di bagian bawahnya ini yang gear up. Jadi ada varian yang dengan eksoris tambahan bisa kelihatan dari bawahnya dapat body kit tambahan ya. Kalau kalian lebih suka mana bentuk belakangnya yang versi Ativa atau Rocky Rise. Dan yang paling membedakan itu di bagian spoilernya ini dia lebih ramai ya. Terus pelegnya bentuknya seperti ini dan masih drum brakes ya, belum pakai dis brake. Dan bedanya adalah ini mobil semua rakitan Malaysia, enggak ada yang diimpor dari Indonesia. Jadi emang benar-benar Malaysian matade. Belakang sama Oh, enggak bisa dimasukin. Nah, ini bagian depannya bentuknya kayak gini nih. Yang gear up dia ada tambahan body kit di depan. Grillnya sih yang kelihatan berbeda sekali dengan Rocky dan Ryze ya. Lebih mirip sama Rocky sih dibandingkan dengan sama Rize ya, Race. Terus kita cek yang beza. Ini beza. Biasanya gua kalau ke Malaysia mobil ini yang gua sewa karena murah. Bic RM100 atau RM10 ya, tergantung kurs. Kalau sekarang lagi hampir 4.000 sekitar Rp400.000 kalau kita sewa sehari. Dan dia punya pilihan mesin ada dua, 1000 cc dan 1300 cc. Nah, kita biasa sewa ini. Gua pikir pas pertama kali nyoba rasanya bakal sama kayak Agi Aa enggak? Ini rasanya jauh lebih enak. Gua suka suspensinya ya. Meskipun kalau kita bawa kencang agak sedikit terbang. Nah, tapi interiornya lega, suspensinya enak ya. Surprisingly enggak terasa seperti Agia aa sih. Ini much better dan bentuknya juga bagus ya. Tapi kalau masuk Indonesia mungkin ya di sini emang orang masih suka sedan ya. Kalau di Indonesia kan sedan udah mulai jarang ya. Ya ini salah satu yang gua suka kalau misalkan kita ke Malaysia biasanya gua sewanya beza pero 2 beza warna merah lagi bisa samaan gitu ya. Nah, ini dia agi aanya atau yang disebut dengan aksia tadi. Seperti yang gua bilang, e tampangnya lebih ke dehatsu dibandingkan dengan yang Agia dan ini versi yang ada body kit-nya juga. Bahkan dia itu ada ininya sekarang nih. Tuh, dia ada dua buah kamera. Jadi kalau e Toyota dan Toyota Safety Sense ya, ini ada yang lengkap. Jadi kurang lebih sama kayak kita bawa Toyota Rise Race. Ya, itulah Toyota Race dia ada semua dan termasuk juga e Terios di sini Arus dia juga ada kamera di atas dua buat land keeping assist lartur warning adapt cruise control semuanya ada. Jadi mulai dari tipe terendah ini kan tipe terendah nih sampai tipe tertinggi dia semuanya ada. Jadi seperti yang gua bilang tadi kita udah masuk ke dalam showroom dan di dalam showroom cuma ada satu mobil sebenarnya yang benar gitu sih. Jadi test drive-nya banyak yang di display cuma satu. Kenapa? karena orang lebih senang buat test drive dibandingkan cuma ngelihat mobilnya lagi statis gitu. Dan di sini juga semua browsernya itu di-download ya. Jadi kalian bisa scan QR code di sini ada yang seperti ini ya. Jadi enggak nyampah. Nah, terus di sini ada Pero 2 Ativa atau Rocky Race-nya versi Pero 2. Luarnya kita udah lihat tadi seperti apa ya. Termasuk juga ada dua buah kamera di bagian atas udah ada DVR-nya juga ya. sama ini wipernya bagus ya bentuknya ya wiper yang sudah model aero-aero begitu ada dekit-depit dan dia enggak pakai body kit yang jirf tadi kayak di bagian depanah yuk kita masuk ke dalam nah masuk ke dalam ini interiornya masih sama persis ya ini tuh kayak bahannya kayak karet gitu ya bukan kulit ya dan door trim-nya ini plastik semua ada power window ini tombol-tombolnya semua sama dengan Rocky race ya ke bagian sini. Nah, ini lebih kayak Rocky ya. Ada merah-merahnya gini ya. Sama race yang tipe rendah kayaknya. Auto high beam ada ya kan. Terus buat forward collision warning, stability control ini juga. Oh, ada auto start stop-nya. Jadi kalau misalkan lagi lampu merah dia bisa mati juga sama parking sensor dia sudah auto ya lampu depannya. Lihat nih, tombolnya lengkap sama seperti tombolnya race ya yang ada TSS-nya. Jadi dia ada buat ngatur jarak, ada cruise controlnya, land keeping assist-nya, mode di sini sama buat nyalain cruise control. Dan di sini ada buat power mode sama mengatur entertainment system. Yang sebelah kiri itu buat ngatur speedometer. Speedometernya sama persis dengan Rocky race ya. Setirnya juga sama cuma logonya beda nih P di sini ya. Nah, untuk AC-nya dia enggak seperti race yang pakai bunderan ya, pakai e ada tombol putar ini semuanya tombol sentuh semua. Ini kurang lebih sama kayak punyanya e Rocky yang tipe rendah sama race yang tipe rendah sih. E push start engine button. Head unitnya enggak tahu nih ini sama apa beda ya, tapi kurang lebih bentuknya seperti itu. Sama di bawah ada HDMI. Oke, jadi bisa colok PlayStation sama ada buat USB. Gimana cara bukanya nih? Oh, ini digeser denges ternyata caranya. Nah, untuk USB-nya seperti ini sama colokan 12 volt. Dan di sini ah ini penting nih. Ini buat unlock sama lock ada di sini. Karena di race sama Rocky itu di sini enggak ada. Ini dikasih tambahan. Kok menarik ya? Ya, karena di Rocky sama Race enggak ada. Terus ini bagian tengahnya kurang lebih mirip ya, tapi atasnya dikasih empuk-empuk tapi dari bahan karet lagi. Joknya warna merah seperti ini. E udah pakai DN ya, tapi enggak ada elektrocromatik. Sama ini buat seat belt belakang. E bagian sini ada kaca tapi sepertinya enggak ada lampu ya. Oke. Sama buat karpetnya. Kalau untuk display dikasih tulisan display di sini. Jadi kalau kotor-kotor gak apa-apa nanti dia ada sediain yang baru kalau mobil ini laku. Nah, sekarang kalau ke belakang ya kurang lebih miriplah ya kayak Rocky dan Race. Enggak ada bedanya sih kalau belakang ya. Gitu-gitu aja. Ininya plastik ya, dia enggak dikasih empuk-empuk lagi sama sekali. Jadi semuanya plastik dan karpetnya lagi-lagi ada tulisan display. Jadi karpetnya tidak untuk dijual. Nah, ini belakangnya sama persis. Masih. Ah, ini karpetnya nih yang aslinya tanpa tulisan display. Kayaknya bodinya sedikit lebih tebal ya. Iya kan? Iya loh. Lebih mantap ya dibandingkan dengan Rocky Race ya. Iya kayak lebih tebal gitu. Nah sama ini nih aksesoris katalognya juga ada di sini. Nah ini yang gear up-nya ya. Tadi gua bilang ada body kit depan samping belakang. Ini udah kayaknya itu doang. Nah, ini ada spoiler yang tadi gua bilang juga. Nah, ini ada accessoris extension wire harnessnya. Jadi, setiap kayak lampu yang terpasang di sini tuh dikasih wire harness langsung ya, bukan disobek-sobek gitu kabelnya. Ada seat covering grid ringgit. EM itu apa? WM EM itu apa? Nah, scuff plates ada harga juga. Floor lightning. Oh, ada lampunya di bawah. Luggage net, luggage trayar bumper protector, food insulator coil match ya. Coil match RM10. R0 dikali 4 berapa tuh? Sekitar hampir Rp800.000 ya. Nih gear up Smart TPMS. Ini TPMS-nya dia pakai HP ternyata. Locknut juga ada. Sama ada chart seat. Ini dia chart seat-nya. Nih electronical aksesorisnya dikasih ginian nih. Oke. Blind spot monitor. Oh, tapi ini kaca kecil. Hydrophobic film. Silicon wiper, maintenance free battery, smart tracker. Tuh, ada kabel jumper juga, artis, slipm, sunfiser, luggage, dan kawan-kawan ya. Jadi, kurang lebih itulah. Di sini enggak ada Dehatsu karena semuanya jadi Pero 2. Tapi yang lucu adalah barang niaganya kayak Grand Max, Grand Max pickup, Luxio, itu malah enggak ada. FPV pun juga enggak ada. Nah, Proton malah lucunya dia pernah nge-rebatch R3 menjadi Proton R3. Kayak gini bentuknya R3 lama ya. Jadi itulah Pero 2 e perusahaan otomobil kedua dari Malaysia, brand dari Malaysia. meskipun mobil-mobilnya adalah reb dari mobil-mobil dehatsu yang ada di global maupun di Indonesia. Sebenarnya Indonesia pun juga ada yang seperti itu. Sekarang lagi mulai bangkit ya kayak Polron bikin Polron G3 itu aslinya dari eh Skywell. Terus juga ada Aletra yang aslinya itu dari Mepel buatan Cina. Jadi begitulah emang bikin mobil itu enggak gampang ya. Jadi buat teman-teman coba bagaimana komentarnya silakan taruh di bawah. by
