Mana Lebih Worth It?! POCO X8 Pro Max vs iQOO 15R (YouTube Video)
Ini ngasih value yang gila banget. Lebih murahnya jauh ya, tapi ngasih layar lebih gede. Yes, ada dua HP yang lagi panas-panasnya [musik] nih ya diperdebatkan sama netizen dan teman-teman mendangming ya. Mana yang kira-kira mendang-mending? Ada IQ 15R di ring sebelah kiri gua dan ada Poco X8 Pro Max yang memang secara performance pada gila-gilaan di kelas harganya ya. flagship killer bisa dibilang buat gaming mantap banget dan dari kemarin lumayan banyak menggemparkan dan banyak ditanyain sama kalian semua. Makanya di video kali ini gua pengen share comparison yang udah kita lakuin testing ya di studionya Besinotch baru aja nyampai ya ini HP ya ini HP juga udah lumayan lama so far menarik banget memang karena ngasih harga yang dengan performance yang oke banget tadi jadi langsung aja kita mulai comparison antara Poco X Pro Max versus IQ [musik] 15R sip langsung kita mulai dari harganya dulu aja karena memang Memang perbedaannya lumayan kelihatan sebenarnya di sini ya. IQ 15R waktu dirilis itu starting dari 7299 juta untuk varian yang 8256. Dia ada varian di atasnya juga yaitu varian 122 256 GB yang mana harganya itu Rp8 juta kurang 1000 dan 1212 GB yang harganya Rp9 juta kembali Rp.000. Tapi sekarang gua cek untuk yang kita pakai ini yang basic 8256 harganya tuh udah Rp7 juta kecil di mana Poco X8 Pro Max menggemparkan sekali karena harga startingnya yang cuma Rp6.699.000 untuk varian yang 256 dan Rp7.199.000 untuk yang 512 GB yang mana sekarang gua cek itu harganya [musik] dapat R,7 juta itu gua udah dapat yang 512 GB. Jadi diskonnya gila entah itu dari platform apa dari e-commerce-nya gua juga bingung. Cuma ya sebenarnya harganya lumayan jomplang ya gitu. Tapi bedanya balik lagi sedikit. Tapi kalau yang Poco udah dapat 512. Kalau IQ baru yang 256. Oke, untuk unboxing-nya sendiri ini kurang lebih isinya sama ya, ada HP-nya, dapat [musik] case-nya juga walaupun case-nya desainnya agak beda-beda tipis. Kemudian dapat charger dan lain-lainnya yang mana chargernya sama-sama 100 watt. Tapi kalau kita cek portnya ya di IQ itu portnya udah USB type C. Sedangkan [musik] di Poco itu portnya masih USB type A khasnya Xiaomi ya. karena protokol charging-nya yang berbeda. Jadi menarik nih karena charging si IQ itu bisa juga dipakai buat nge-charge laptop kalau kalian ada charger laptop karena dia udah kompatibel sama power delivery. Benefit lainnya kalau kita cek juga langsung ke bagian HP-nya sendiri [musik] ukuran IQ nih yang sekarang memang kelihatan lagi ngetra lagi ya. Yaitu ukuran compact di mana layarnya ini 6,59 inci aja dibandingin Poco yang 6,83 inci. Tapi memang walaupun lebih kecil IQ layarnya refresh rate lebih tinggi 154 [musik] Hz dibandingin Poco yang 120 Hz ya. E sebenarnya enggak terlalu beda banget, tapi yang beda utama sebenarnya ada di perlindungannya di mana di Poco itu adalah proteksinya Corning Gorilla Glass 7ii. Dan di Iku ini gua belum ketemu perlindungannya kayak gimana. Perbedaan berikutnya ada di prosesor di mana ini juga salah satu yang menarik ya. IQ 15R pakai prosesor dari Snapdragon yaitu 8 Gen 5 di mana Poco menggunakan Diamondity MediaTek ya Mediatch Diity [musik] 900S yang mana itu juga bisa dibilang kelas flagship. Perbedaan lain kalau gua langsung cepat aja, Poco itu ada EIM untuk yang varian Pro Max ya, sedangkan IQ enggak ada. Tapi Poco yang X8 Pro itu juga enggak ada isimnya. Baterai juga beda di sini. Poco 8500 mAh, sedangkan IG 7600 mAh dengan charging tadi sama-sama 100 wat. Gimana nanti penggunaan sama durasi charging? Nanti kita juga akan share di testing kita. Secara fitur, keduanya sama-sama ada IR remote yang mana ini sekarang posisinya menarik ya. Dia itu udah integrate sama flash kameranya. Speakernya sama-sama stereo di mana si Poco kompatibel sama Dolby Atmos tapi IQ enggak. Sayangnya Poco juga ada fitur menarik yaitu LED notification di kameranya. Yes, it's back. It comes back again. [berteriak] Yang mana gua suka banget cuma ya balik lagi tergantung ke penggunaan. Mungkin kalian yang pakai dari zaman Blackberry akan merasa bermanfaat itu walaupun memang posisinya di belakang ya. Kamera sendiri megapelnya sama 50 megapel utama, 8 megapel ultrawide. Selfie-nya beda tipis. Tetapi penggunaan kameranya nih ada yang berbeda, yaitu di bagian lensanya nanti kita bahas IP rating sampai IP69. Nice. What do you mean by that? Langsung aja sudah di-set up ya. Dan ini kita akan adu di software update terbaru di awal April 2026 ini. Di mana IQ menggunakan origin OS6 [musik] sedangkan Poco itu udah di Hyper OS 3.0.2. Ada update tipis-tipis tapi overall harusnya kurang lebih bakalan kayak gitu. So, kita langsung aja mulai dari adu benchmark. Yang pertama pastinya apalagi kalau bukan Antu. Yes, buat Antu dia. Ini dia hasil tes benchmark dari kedua HP ini. Poco X8 Pro Max mendapatkan skor 2,7 jutaan. Sedangkan IQ 15R itu tembus Rp3 juta ya. Perbedaannya kurang lebih sebesar 13% ya. Jadi lumayan ya bukan lumayun gitu. Jadi e Snapdragon masih menunjukkan tajinya di sini. Dari segi panas gimana? Nanti kita tes di gaming. Lanjut, kita ada di Geekbank 6 ya untuk ngetes CPU-nya lagi. Di sini kalian bisa lihat single core dan multiore-nya di mana perbedaannya juga cukup signifikan ya untuk single core perbedaannya sekitar 300 poin. Sedangkan multiore bedanya 1.000 poin lebih. Jadi lumayan juga tetap berasanya. Cuma buat penggunaan day jujur kalau gua sendiri gua tidak terlalu terasa perbedaan yang signifikan. Cuma kalau kita bandingin di speed test nanti kita akan lihat ya perbedaannya kurang lebih kayak gimana. Next kita bahas untuk graphics benchmark di mana kita tes 3D Mark Wildlife. Nah, ini yang menarik di mana Poco skornya itu bestnya dapat di 16.863. [musik] Tapi sedangkan IQ best loop-nya itu di 10.29 aja tapi stability-nya IQ lebih tinggi jauh. Walaupun memang tadi ya Poco hasilnya jauh lebih tinggi bedanya sekitar 6.800-an poin. Next untuk quick speed test-nya kita langsung aja masuk untuk booting ya. dari awal ngidupin HP-nya di mana IQ di sini butuh sekitar 14 detik aja dibandingin Poco yang 19 detik. Dan untuk buka aplikasi kita langsung cek ya. Untuk buka aplikasi files buat ngecek L Explorer IQ lebih cepat. Untuk buka kamera Poco lebih unggul tapi tipis banget ya. Kemudian buka Gojek IQ lebih cepat. YouTube IQ lebih cepat lagi. TikTok IQ lebih cepat lagi. Instagram ini sama-sama tapi ya beda tipis. IQ kayaknya lebih cepat sedikit ya. Tokopedia sama IQ juga lebih cepat. Nah kalau buka Shopee ini barengan. Jadi kalau mau belanja di Shopee ya gak pusing ya. [tertawa] Kemudian Wering waves ada Ikiku nih ya lebih cepat lebih cepat masuk ke lobinya dan Zizizi ya Zenle Zone Zero. Poco lebih cepat nih ke lobinya. Akhirnya Poco lebih unggul terakhir di game ini. Dan pas balik lagi kita coba cek semua aplikasi ya. Buka lagi itu semuanya masih aman. Enggak ada [musik] yang ke-restart karena kapasitas RAMnya juga udah kegolong gede. Next kita uji aplikasi editing ya. Sekarang kita lagi suka pakai Instagram edits. Kita pakai sequence 4K 60 fps dengan durasi 1 menit 13 detik. Di Poco HDR-nya ini enggak muncul ya. Kemudian di IQ HDR-nya muncul tapi pas di export dia itu selesai di 20 detik aja untuk Poco jauh lebih cepat ya. Sedangkan di IQ karena tadi mungkin pakai HDR dia jadi selesainya di 45 detik. Dan kalau kalian sama-sama HDR-nya off ini hasilnya. Next, kita langsung tes ke gaming aja ini. Dan ini juga direquest sama kalian untuk tes game Zizi Zenless Zone Zero. Karena memang grafisnya ini bagus ya menurut gua untuk sebuah game mobile. Dan kita tes di sini main selama kurang lebih 30 menit dan ini settingan high 60. Kedua HP ini kayak udah santai aja, aman banget. Kita bisa lihat di sini hasilnya ya. Dalam segi pengetesan memang untuk IQ stability-nya dia smoothess-nya lebih tinggi 97% sedangkan PO 95%. Bedanya sedikit banget. Kalau kalian lihat di grafisnya sendiri ini ada dips itu karena kita ada kayak pindah ruangan ya, kayak masuk ke ya ganti map segala macam. Kelihatan di sini kalau IQ memang lebih banyak karena kita lebih banyak pindah ruangan waktu itu was main ya. Dan secara temperatur sendiri emang di sini juga e si IQ sedikit lebih tinggi 39 derajat dibandingin Poco beda sekitar 1,2 derajat doang. Jadi enggak terlalu signifikan dengan power yang kurang lebih sama di 4 watt lebih sedikit. Nah, untuk baterainya sendiri itu berkurang sebesar 8% sama di kedua HP ini ya. Nah, bedanya cuma di suhunya aja di mana suhu permukaannya untuk Moko itu lebih adem di 33 derajat, sedangkan Iku sedikit lebih panas di 35 derajat Celcius. [musik] Oke, game kedua game yang paling mainstream ya, Mobile Legends. Bang, Bang. Dan ini kalau kita cek juga dari segi Poco sama IQ, perbedaan utama adalah di settingan. Kenapa? Karena IQ mungkin karena dia udah lebih lama, settingan full FPS 144 Hz-nya itu kebuka ya. Jadi, kalian bisa lihat di sini dari segi grafis ya. Perbedaannya kalau di Poco itu settingan 120 Hz-nya cuma kebuka pas di menu aja. Jadi pas kalian mulai masuk ke game, dia turun ke 90 FPS. Tapi semuanya udah bisa rata kanan. Jadi aman banget ya. Mobile Legends memang tergolong game yang cukup ringan bisa dibilang gitu. Nah, untuk suhu sendiri ini agak aneh karena kalau kita cek di rekaman data kita ya suhu di IQ sedikit lebih panas ya karena memang tadi sebelumnya dia lebih panas. Tapi pas kita cek di permukaan dia suhunya IQ sedikit lebih adem. Bedanya sedikit [musik] sih cuma 1 derajat mungkin. Heat dissipation-nya yang lebih bagus ya. Jadi penyebaran panas yang lebih bagus. Cuma secara keseluruhan mungkin kalau dirasain di rear world-nya enggak terlalu berbeda banget. Next, kita juga cobain buat emulator game PC yaitu [musik] Game Hub. Di mana kali ini sayangnya anehnya kita setting itu enggak ketemu ya, enggak kebuka game GTA 5. Sebelumnya kita pernah tes dan kebuka di IQ, tapi kali ini entah kenapa mungkin ada update driver. Nanti kita akan coba lagi untuk testingnya. Cuma di Poco sendiri masih belum bisa kemungkinan karena driver dari Mediatch R City 9500S-nya itu [musik] masih belum kompatibel. Next kita tes charging di mana kedua HP ini cukup menarik karena dia punya [musik] charging watt-nya sama ya 100 watt. Nah, untuk charging awal ini Poco agak sedikit lama 2 menit baru nyala IQ langsung nyala duluan pas awal charging. [musik] Nah, untuk 10 menit pertama Poco dapat 13% IQ udah 15%. Lanjut 20 menit IQ udah 31% Poco masih 26%. Lanjut lagi IQ 30 menit 46% Poco 39%. Tapi pas sampai full nih ya, di sini kelihatan memang IQ sedikit lebih cepat ya. Pas sudah 100% itu sebenarnya di 1 jam 1 menit. Jadi sebenarnya 1 jam udah full. Cuma kalau beneran full-nya itu baru tulisannya itu 1 jam 6 menit. Dan si Poco sendiri dia full-nya di 1 jam 15 menit. Lanjut sekarang kita cekin ke multimedia di mana ini yang menarik ya. Ada Poco dan IQU. Kita tes nonton One Piece durasi 1 jam dengan volume 50%. Poco X8 Pro Max itu berkurang 6%, tapi dia itu kompatibel sama Doby Vision. Sedangkan IQ itu dia cuma berkurang 3% tapi dia enggak kompatibel sama format Dolby Vision. Jadi memang HDR-nya agak berbeda nih ya bakalan ya. Kemungkinan memang karena fitur Dolobby Vision itu dynamic range-nya lebih tinggi, dia bakal makan daya lebih. Tapi di IQ karena dia enggak bisa Dob Vision, cuma punya HDR 10 Plus aja yang mana kadang beberapa movie itu enggak kompatibel. Dan kalau kalian lihat sendiri juga untuk layarnya itu lebih terang di IQ ya pas kita cek. Terutama kalau kita bawa ke outdoor. Tetapi Poco sendiri layarnya tuh kayak lebih enak dilihat mungkin karena warnanya yang lebih warm kurang lebih kayak gitu. Dan ya overall secara layar menurutnya sama-sama bagus cuma ya tadi ukurannya lebih gede di Poco. Nah, lanjut untuk speakernya sendiri kalau kita cek di sini Poco itu bisa ada settingan sampai 400% yang bikin suaranya jadi lebih kencang ya sampai-sampai kadang tuh jadi kerasa distorsinya lumayan di mana IQ itu enggak ada kayak gitu-gitu dan emang secara kualitas menurut gua IQ punya detail yang lebih kedengaran gitu ya. Jadi secara overall experience kalau kalian buat nonton, buat mungkin dengerin lagu yang akustik-akustik kayak speaker bawaan IQ lebih nyaman di kuping. Tapi kalau kalian pengin yang kencang suaranya ya itu bisa di-etting pakai fitur volume 400%-nya si Poco. get [musik] used to drives Next, ini dia untuk part yang enggak kalah menarik bagian kameranya. Karena kedua HP ini pakai setup kamera yang bisa dibilang mirip-mirip ya. Ada dual kamera aja, kamera utama dan kamera ultrawide. di mana konfigurasinya itu 50 megap plus 8 megap, tapi sebenarnya sensornya berbeda. Kalau di IQ dia pakai Sony Lia 700 ya sensornya. Sedangkan di Poco dia itu pakainya Omnivusion Light Fusion 600. Kemudian ada bedanya juga di mana Poco ini lensanya tuh kayak lebih dekat di 26 mm sedangkan IQ lebih white di 23 mm. Nah, kalian bisa lihat di sini. Nah, kalian bisa lihat di sini foto pertama kita foto cup ice cream [musik] di mana jepretan IQ itu lebih lebar, lebih white ya. dan warnanya juga lebih terang. Plus kalian bisa lihat ini di jaketnya itu detailnya lebih tajam ya, lebih terang juga dan warnanya tuh lebih akurat. Di mana di Poco ini saturasi warna jaketnya tuh lebih tinggi ya, kayak lebih ke orange kayak gitu. Jadi untuk foto main kamera menurut gua lebih bagus di IQ. [musik] Lanjut ke ultrawide. Di sini warna gua ngelihat Poco cukup natural ya. Bisa dilihat dari ada shadow ya di pohon hijaunya itu lebih gelap di mana di IQ tuh kayak exposure-nya semua daerah gelap dinaikin dan ada sharpening juga. Walau memang secara ketajaman gua ngelihat emang lebih bagus di IQ. Oke, ini mode portrait 2X. Di sini kita sama-sama auto jepretnya ya. Kita gak ganti settingan, cuma kita matiin aja yang II-nya. Dan terlihat di Poco itu memang gak seboke di IQ. Mungkin nanti settingannya kita akan ganti untuk foto yang indoor portrait. Cuma sejujurnya gua lebih suka hasil jepretannya di Poco di mana warnanya tuh lebih warm ya, skin tone-nya juga lebih enak di mata. Dan background-nya pun juga masih ke-capture. Di mana di IQ itu awannya jadi over expose ya, jadi putih doang dan kerasa pucet jadinya gambarnya. Tapi memang secara detail kalau kita lihat ke muka memang lebih tajam di IQ terutama kayak e detail-detailnya tadi karena sensornya memang lebih bagus ya dan secara cuttingan juga udah rapi. Nah, kita tes juga di indoor portrait di mana settingan bokehnya kita udah samain di sini ya. Dan kelihatan banget yang gua bilang tadi ya, Poco warnanya cenderung ke warm dan IQ itu lebih ke cool. Tapi secara detail memang lebih bagus di IQ. Dan kalau ditanya ready to post menurut gua ya Poco udah lebih enak di mata. Sedangkan IQ mungkin mesti di twik-twik dikit. Tapi secara basis foto dia lebih bagus karena lebih tajam. Next kita bahas untuk bagian foto malamnya juga. Ini kita foto beberapa dan yang gua notice sebenarnya yang pertama adalah kalau di Poco dia itu kayak lumayan ngeredam kalau kita foto tempat-tempat yang terang ya, lampu yang biasanya agak overpose sama mereka tuh kayak dibalance ya. Jadi secara foto mungkin lebih enak ngelihat di Poco walaupun memang ini kayak udah diproses gitu dibandingin di IQ yang cenderung lebih natural. Cuma memang karena karakter warna Iiku yang lebih kekol ya, lebih kebiruan. Ngebikin kondisi malam itu jadi berasa kayak kurang enak gitu di mata ya. Kayak kurang ready to post, kayak mesti diwik-twik sedikit gitu untuk dapetin ambience yang lebih nyaman. Terutama kalau ada banyak-banyak lampu nih ya kayak di ICO itu kayak jadinya over expos gitu ya. Lampu-lampunya kayak jadi overblown. Terutama kalau kalian foto cafe ini ya. Jadi tulisan namanya udah enggak terlalu kelihatan. Sedangkan di Poco ini masih kelihatan cukup jelas gitu. Dan untuk selfie-nya sendiri ini kalian bisa lihat perbandingannya yang mana yang di notice pertama memang di IQ itu lebih tajam karena memang megapelnya itu dia lebih gede di 32 megapel. Sedangkan Poco ini cuma 20 megapel dan hasilnya juga menurut gua memang secara detail lebih tajam di kamera selfie-nya IQ ya. Dan secara tangkapan luas sendiri kurang lebih sama 21 mm. Oke, ini dia untuk hasil perekaman video dari kedua smartphone-nya. Di kiri ada Ico 15R dan di kanan ada Poco X8 Pro Max. Dan di sini kalian bisa lihat tangkapan di mana IQ lebih lebar ya sedikit ya dibandingin sama Poco. Tapi jujur enggak terlalu signifikan. Cuma ini gua di resolusi full HD. Kenapa gua diresolusi full HD? Karena di resolusi ini baru kita bisa pindah lensa. Nah, ini dia ya untuk hasilnya. Dan gua ngerasa entah kenapa nih preview yang ada di IQ ini kayak lebih soft ya. Kayak resolusinya lebih rendah dan lebih tajam yang ada di Poco tuh. Gimana menurut kalian sendiri? Dan sekarang gua coba bawa lari ya. Pindah ke 1 X. Kita lari sama-sama. Oke. Mana yang menurut kalian lebih stabil? Silakan dikomen di bawah. Oke, sedangkan ini untuk kamera selfie di video ya, di mana ada satu perbedaan signifikan yaitu resolusinya. di mana IQ ini bisa sampai resolusi 4K 60 fps untuk kamera selfie. Sedangkan Poco sayangnya enggak bisa, cuma sampai full HD aja. Dan ya ini bisa dibilang jadi deal breaker ya buat beberapa dari kalian karena banyak banget suka alo protes kalau kamera selfie cuma full HD ya. Dan kalian bisa juga resolusinya juga jadi karena lebih tinggi ya lebih tajam di IQ dan kalau kestabilan kita coba cek ya. Oke, kayak gitu, Guys. Gimana kestabilannya? Silakan dikomenin di bawah. Setelah ngadu kedua HP ini, gila sih gua harus bilang memang Poco X8 Pro ini ngasih value yang gila banget. Lebih lebih gede, baterai lebih gede, performance terbilang setara. Walaupun memang ada beberapa [musik] aspek ya, kayak misalnya emulator sama mobile games itu belum optimal karena masih baru. Kekurangannya gua lihat ada di bagian kamera aja terutama memang kamera selfie-nya di 2026 ini yang masih belum bisa record video 4K ya. IU sendiri juga sebenarnya enggak jelek ya. Performance Snapdragon 5-nya stabil di body yang kompact, baterainya badak ya. Kameranya juga lebih niat ya. Cuma memang dari segi harga nih ya, gara-gara ada Poco X8 series ini tuh ngebuat IQ jadi kerasa mahal gitu ya. Karena lumayan bedanya terutama di varian yang tertingginya 512 GB itu bedanya kalau gua cek awal-awal tuh hampir R juta. Kalau sekarang gua cek sekitar R,5 jutaan lah. Jadi ya kurang lebih kayak gitu guys. Gimana pendapat kalian soal kedua HP ini? Boleh ditulis di komen di bawah kita ngobrol, kita diskusi bareng di sana. Karena seru banget ya ngelihat akhirnya pasar smartphone walaupun harganya lagi pada naik cuma tetap kita dapat offer atau penawaran yang bagus dari brand-brand kayak gini. So, let me know apa pendapat kalian dan kalau kalian suka video kayak gini boleh banget kasih tombol jempol ke atas. Jangan lupa subscribe ke B YouTube channel dan hidupin notifikasinya karena next masih banyak nih ya battle-battle dari HP-HP yang baru rilis yang akan kita bahas di YouTube channel Basinotch. Itu aja nama gua Mafin. Thank you so much for watching. I'll see you guys on the next video. Ciao
Video Lainnya
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
POCO X8 Pro Max mendadak jadi perbincangan hangat di pasar gadget setelah dua bulan perilisannya karena fenomena harga yang justru merangkak naik, sebuah anomali...
Membawa ponsel berspesifikasi garang ke dunia nyata selalu memicu rasa penasaran, terutama saat menguji baterai monster 8500 mAh milik POCO X8 Pro Max dalam...
POCO X8 Pro Max hadir menggebrak pasar dengan kapasitas baterai monster 8500 mAh dan performa paling kencang di kelasnya, namun di balik spesifikasi di atas kertas...
Fenomena HP "ghoib" kembali memicu rasa penasaran lewat POCO X8 Pro Max, sebuah perangkat yang langsung memikat perhatian berkat spesifikasinya yang di atas kertas...
Keriuhan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah lini terbaru POCO yang dibanderol di angka enam jutaan memicu perdebatan sengit akibat isu suhu ekstrem yang...
Persaingan ponsel di kelas harga 7 hingga 8 juta rupiah kini memasuki babak baru yang semakin membingungkan sekaligus menarik bagi konsumen. Pertarungan sengit...
Klaim baterai badak berkapasitas 8500mAh pada POCO X8 Pro Max jelas memicu skeptisisme di tengah tren ponsel modern yang sering kali mengorbankan efisiensi demi...
POCO kembali mengguncang pasar smartphone tanah air lewat gebrakan terbarunya yang menembus batas ekspektasi kelas menengah. Di saat harga komponen global sedang...
POCO kembali mengacak-acak pasar kelas menengah dengan meluncurkan POCO X8 Pro yang membawa spesifikasi ekstrem di harga empat jutaan kecil. Lewat performa chipset...
Kehadiran POCO X8 Pro Edisi Spesial Iron Man Avengers ini siap menggegerkan pasar smartphone kelas menengah dengan perpaduan performa impresif dan desain yang...
Langkah POCO yang kembali menggebrak pasar melalui POCO X8 Pro Global Version ini sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gadget. Berbekal paket...
Pasar smartphone kelas menengah bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini yang digadang-gadang sebagai calon POCO X8 Pro Max. Menariknya, perangkat...
Menanti suksesor salah satu lini ponsel paling fenomenal di kelas menengah selalu membawa ekspektasi tinggi sekaligus tanda tanya besar. Kali ini, sorotan tertuju...

















