Jungkat

Market Trends for Apartments: Valuable Time to Invest #PropertyInsight (YouTube Video)

  • 14/05/2023

Hai Property People, selamat datang di Property Insight! Masa depan investasi apartemen diprediksi makin menjanjikan di tahun ini. Hal ini disebabkan mulai pulihnya aktivitas perekonomian global, dan dimulainya kembali aktivitas bisnis normal setelah lockdown, kami memperkirakan demand tetap kuat. Database 99 Group telah berhasil mencatatkan tren berikut ini. Ketika pandemi melanda di tahun 2020, enquiries terhadap apartemen dijual dan disewa telah menurun signifikan. Pada Q1 2020, saat Jakarta dan kota lainnya mengalami pembatasan kegiatan sosial, enquiries menurun hingga -17,9% untuk apartemen dijual dan -19,7% untuk apartemen disewa. Penurunan enquiries terjadi lebih ekstrim lagi pada Q3 2020, merosot hingga -35,3% dan -37% untuk apartemen dijual dan disewa, secara berurutan. Pasar menikmati sejenak penangguhan di Q1 2021. Data internal kami menunjukkan 29,4% tren pembelian kembali dan ada 49,8% peningkatan pada enquiries penyewaan apartemen. Meskipun begitu, dengan adanya varian New Delta dan kembali diberlakukannya lockdown di beberapa negara, enquiries menurun lagi di Q3 dan Q4 tahun 2021. Karena pemerintah Indonesia meniadakan regulasi lockdown, sehingga menciptakan mobilitas lebih tinggi dari wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, dan enquiries pulih secara signifikan Pada Q3 2022, enquiries apartemen dijual membaik sehingga menyentuh angka 50%. Terlebih, enquiries apartemen disewa meroket hingga 79,5%. Dan jika dibandingkan dengan data 2022, puncak angka ini telah berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan apartemen pada 2022, yaitu sebesar 14,7% untuk apartemen dijual dan 55,4% untuk apartemen disewa. Enquiries terus bertumbuh stabil seperti yang kita lihat di Q1 2023, pertumbuhan yang terjadi adalah 24,2% pada apartemen dijual dan 46% pada apartemen disewa. Sangat penting bagi para stakeholders untuk menyadari bahwa jumlah enquiries telah pulih ke angka yang lebih tinggi daripada saat pra-pandemi. Kami juga menghadirkan riset dan informasi yang penting untuk potensi investasi properti Anda. Kunjungi channel YouTube kami, Rumah123dotcom sekarang! Property People, berdasarkan data yang kami miliki, demand terhadap apartemen sedang berkembang dan kami berharap akan terus berlanjut selama 2023 ini. Untuk memahami lebih jauh pemulihan demand ini, mari kita bahas di mana lokasi enquiries terjadi. Berikut adalah 5 kota yang berkontribusi signifikan terhadap pemulihan demand. Jakarta Barat dengan persentase sebanyak 18,1%, Jakarta Selatan 17,4%, diikuti oleh Jakarta Utara, Tangerang dan Jakarta Pusat. Di grafik ini kita bisa memahami bahwa demand terhadap pembelian apartemen masih terpusat di Jakarta dan Tangerang. Property People, kami yakin dengan padatnya demand di Jakarta ini disebabkan beberapa hal, di antaranya adalah yang pertama, kurangnya lahan untuk perumahan di area metropolitan Jakarta, yang kedua adalah demand atas mobilitas yang lebih mudah ke pusat kota dan perkantoran, dan yang ketiga adalah demand untuk perumahan terjangkau. Apartemen yang berlokasi di area metropolitan Jakarta menawarkan aksesibilitas yang lebih mudah ke kawasan pusat bisnis dengan waktu tempuh singkat. Apalagi, apartemen biasanya menyediakan beragam fasilitas untuk mendukung aktivitas penghuninya contohnya jarak yang dekat ke pusat perbelanjaan dan kebutuhan lainnya. Kita bisa simak lebih lanjut dengan melihat s. egmentasi pasar berikut ini. Data ini dapat membantu kita mengklasifikasikan enquiries berdasarkan preferensi harga. Di Jakarta Barat, kebanyakan enquiries berasal dari apartemen dengan kisaran Rp 400 juta - Rp 1 Miliar. Enquiries tertinggi kedua berasal dari apartemen dengan kisaran Rp 1 Miliar - 3 Miliar, diikuti oleh apartemen di bawah Rp 400 juta. Kami meyakini bahwa jumlah ini secara konsisten sesuai dengan standar penghasilan di masyarakat, yang sebagian besar penduduknya berada di segmen menengah ke atas. Di Jakarta Selatan, terdapat beberapa preferensi penting terhadap segmen menengah ke atas dan segmen atas. Enquiries di Jakarta Selatan didominasi apartemen Rp 1 Miliar - Rp 3 Miliar, dan ini konsisten dengan kesan Jakarta Selatan sebagai 'area kelas atas'. Terlebih, beberapa apartemen di Jakarta Selatan juga berlokasi di CBD atau dekat dengan CBD. Kami juga meyakini bahwa harga tanah di sini relatif tinggi, sehingga mempengaruhi harga yang ditawarkan ke pasar. Beberapa apartemen di Jakarta Selatan diminati sebagai akomodasi untuk para expatriates yang bekerja di area CBD. Jakarta Pusat mencatatkan tren yang serupa dengan Jakarta Barat karena enquiries tertinggi berasal dari apartemen dengan kisaran Rp 400 juta - Rp 1 Miliar. Selanjutnya diikuti oleh apartemen Rp 1 Miliar - Rp 3 Miliar. Jakarta Utara dan Tangerang nampak lebih populer bagi mereka yang mencari perumahan terjangkau, dengan enquiries terbanyak berasal dari apartemen di bawah Rp 400 juta. Di Jakarta Utara, sebagian besar proyek menargetkan segmen menengah ke bawah dan hal itu berpengaruh kepada preferensi harga di area tersebut. Sementara itu, karena lokasinya di luar Jakarta membuat Tangerang bisa menawarkan harga lebih rendah karena harga tanahnya juga lebih rendah. Property People, jika diamati, preferensi pasar kurang lebih tercermin dari harga median di listing kami. Apartemen di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat mencatatkan harga median Rp 1,2 Miliar dan Rp 1,4 Miliar secara berurutan. Namun yang menarik, Jakarta Selatan mencatatkan median tertinggi yaitu Rp 2,9 Miliar, sedangkan Tangerang justru memiliki median terendah, yaitu Rp 791 juta. Kebanyakan orang mencari properti dengan harga terjangkau menyesuaikan dengan preferensi yang paling mendominasi di area tersebut. Kita sudah melihat harga dan segmentasi, tapi apakah ada preferensi berbeda di antara apartemen disewa dan apartemen dijual di kota-kota tersebut? Mari kita lihat datanya! Hasilnya relatif sama dengan tren apartemen dijual, yang mana enquiries terpusat di Jakarta, dengan persentase tertinggi yaitu 22%, diikuti oleh Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Surabaya, yang dikenal sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta. Berdasarkan data kami, kami mencoba menganalisis preferensi enquiries pada harga untuk apartemen disewa yang ada di kota-kota yang telah disebutkan. Kami mengelompokkan harga ke dalam beberapa kategori seperti pada grafik berikut ini. Hasilnya menunjukkan bahwa Jakarta Barat dan Utara didominasi apartemen dengan harga terjangkau. Di Jakarta Barat, harga sewa dengan kisaran Rp 20 juta - Rp 50 juta mendominasi enquiries, diikuti oleh kisaran Rp 50 juta - Rp 100 juta. Dan untuk Jakarta Utara, harga sewa dengan kisaran Rp 20 juta - Rp 50 juta juga mendominasi, selanjutnya adalah kisaran di bawah Rp 20 juta. Di sisi lain, proporsi yang dimiliki Jakarta Selatan relatif unik dibandingkan area lainnya karena komposisi segmen menengah ke atas yang signifikan. Enquiries sebagian besar berasal dari kategori Rp 100 juta - Rp 500 juta per tahun. Apartemen disewa di Jakarta Selatan juga mencatatkan preferensi harga tertinggi dari penyewanya. Jika dibandingkan area lainnya, kategori harga tertinggi ini memiliki proporsi cukup unik, karena di area lain, proporsi dari kategori harga ini hanya mencatatkan kurang dari 1%. Mari kita lanjut ke Tangerang, yang pada umumnya memiliki tren mirip dengan Jakarta Barat. Kebanyakan enquiries terpusat pada apartemen disewa pada kategori Rp 20 juta - Rp 50 juta. Dan hasil yang sama juga terjadi di Surabaya. Property People, tren apartemen disewa ini secara umum selaras dengan tren apartemen dijual. Sehingga dapat disimpulkan bahwa area dengan preferensi harga jual tinggi juga mencatatkan preferensi harga sewa yang tinggi, begitu pun sebaliknya. Dengan adanya data internal kami, kini kami bisa mengelompokkan harga median untuk apartemen disewa seperti berikut ini. Jakarta Barat dan Jakarta Utara mencatatkan harga median Rp 64,4 juta dan Rp 50 juta per tahun secara berurutan. Sementara itu untuk Jakarta Selatan, harga median tertinggi adalah Rp 225 juta per tahun atau setara dengan Rp 18,8 juta per bulan. Tangerang dan Surabaya mencatatkan harga median paling rendah, yaitu Rp 45,3 juta dan Rp 40 juta per tahun atau setara Rp 3,8 juta dan Rp 3,3 juta per bulannya secara berurutan. Harga sewa dan harga jual di Jakarta terpantau cukup tinggi di beberapa area yang menjadi kawasan pusat bisnis. Karena inilah, demand menjadi berlimpah, termasuk dari expats dan orang-orang kaya. Dengan mempertimbangkan bahwa prioritas mereka adalah fasilitas, kenyamanan, kemudahan tinggal dan akses yang lebih mudah. Sebagian besar proyek di Jakarta Selatan juga merupakan proyek mewah dengan target kelas atas. Property People, untuk memberikan perspektif yang lebih baik dari potensi menghasilkan yield dari apartemen, kami mengumpulkan data dari listing apartemen disewa dan dijual untuk mendapatkan hasil rata-ratanya. Dari grafik ini, hasil rata-rata untuk apartemen adalah sebanyak 6% - 8%, dengan area Jakarta-nya dengan rata-rata 7,7%. Angka ini lebih tinggi daripada yield sewa yang dihasilkan rumah tapak, yang menurut data kami berkisar antara 3% sampai 4%. Ini mengindikasikan bahwa apartemen merupakan investasi ideal bagi investor yang ingin mendapatkan passive income dan yield, lebih baik dari berinvestasi pada rumah tapak. Jakarta Barat, Pusat, dan Selatan mencatatkan yield apartemen disewa sebesar 7,8%, 7,5% dan 7,5% secara berurutan. Walaupun Jakarta Selatan memiliki harga jual tinggi, yieldnya ada dalam rentang yang sama, yang menyiratkan harga sewa yang lebih tinggi diberikan kepada penyewa. Sementara itu, Jakarta Utara memiliki yield yang sedikit lebih tinggi di angka 8% karena harga beli yang relatif terjangkau. Berbeda dengan Surabaya dan Tangerang, mereka mencatatkan yield sebesar 6,3% dan 7% secara berurutan. Sejalan dengan pertumbuhan enquiries yang cepat, baik pada apartemen disewa dan dijual, pada Q1 2023 yaitu sebanyak 46% dan 24,2% per quarter secara berurutan. Pertumbuhan ini juga mengindikasikan preferensi konsumen terhadap apartemen yang sudah tinggi sejak 2022. Maka tahun ini bisa menjadi waktu yang berharga bagi investor untuk berinvestasi di unit apartemen. Property People, riset dan informasi yang berguna merupakan hal yang sangat penting untuk memberikan profit yang maksimal dari investasi properti Anda. Oleh karena itu, kami menghadirkan riset mendalam dan informasi yang akurat seputar bisnis properti. Hanya untuk kamu, karena Rumah123 Selalu #AdaBuatKamu. Saya Karina Basrewan, inilah Property Insight. Sampai jumpa di episode berikutnya!

Lihat di YouTube