Jungkat

MASIH ANGET!! Hape 5G 3 jutaan resmi terbaru dari motorola.. (YouTube Video)

  • 07/10/2026

In the situation, nyari HP PUBG terbaru budget 3 jutaan bisa dapat yang kayak gimana ya? Ya yang kayak gini. Bismillah alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi setelah ngerilis flagship Razer Fold 2 bulan lalu, sekarang giliran entry level yang dirilis Motorola yaitu G37. Salah satu yang unik dari Motorola itu adalah experience pas unboxing. Kenapa? Nah, kalau biasanya kita dikasih case itu kan di buku terpisah. Nah, Moto G37 ini casing-nya udah posisi kepasang di HP-nya. Kayaknya cuma Motorola ya yang begini. Dan untuk paket penjualan lainnya termasuk lengkap ada SIM ejector yang juga unik ya dibungkus seperti ini. Terus ada kabel USB A to C dan juga charger. Sama udah include kartu perdana dari IM3. Nah, untuk anti gores dia belum terpasang dari bawaannya jadi bisa teman-teman siapin sendiri. Untuk sebuah HP entry level Moto G37 punya tampang yang ini ngejual banget. Ngambil style abangnya si G86 atau bahkan Edge series yang hitungannya itu mid range premium. Looks-nya kayak HP 4-5 jutaan ke atas lah. Kalau dimensinya ini mirip HP 6,7 inci lain pada umumnya yang perlu di notice adalah bobotnya dia nyampe 191 gram. Padahal back door-nya, frame-nya ini dari polycarbonate. Tapi sisi positifnya ini dipegangnya wah, rigid bin solid. Pokoknya udah kokoh banget. Build quality-nya ini juga rapi ya. Pilihan warna Pantone-nya juga cakep khas Motorola banget. Ada Capri, Nautical Blue dan Impermeable. Yang gua pegang ini warna Impermeable. Tampilannya lebih kalem tapi tetap punya karakter. Solid bukan asal solid. Setidaknya udah ngantongin sertifikasi standar militer 810H sama IP rating IP64. Sekali lagi ini lumayan banget terutama buat yang suka ceroboh pas lagi megang HP. Satu lagi, eh dua ding. Yang perlu disyukuri adalah masih adanya jack audio dan slot micro SD dedicated. Ini adalah dua fitur penting yang mulai langka di HP entry level zaman now. Ketika nyalain HP-nya ada dua hal bertentangan yang gua rasain yang menyenangkan dan kurang menyenangkan. Yang menyenangkan adalah ketika lihat UI-nya ini bersih, bahkan scrolling app drawer-nya itu cuma perlu sekali aja dia udah mentok saking enggak banyak apps yang ke-install. Tapi bukan berarti enggak ada bloatware, tetap ada kayak DMS Plus, Mister Aladin, Motion Pay, Kompas, Vision Plus sama folder games juga. Tapi ini hitungannya masih termasuk acceptable lah. Dan di app drawer ini juga ada tab news feed buat stream berita yang bisa kita set ya isi kontennya itu tentang apa aja. Kustomisasi tampilan khas Motorola juga ada ya, bisa ganti tema, ganti font, ganti shape icon aplikasi, pilihannya enggak banyak tapi better than nothing. Intinya UI-nya ini bersih, versi Android-nya 16. Untuk AI paling yang tersedia secara native itu adalah circle to search. Untuk kebutuhan multitasking berat, RAM 4 GB yang dipakai ini jadi salah satu hal yang perlu diperhatiin ya, sesekali masih suka terasa micro stuttering terutama pas banyak aplikasi aktif barengan. Tapi di sini Motorola nyediain fitur RAM boost ya, dia up to 12 GB kalau seandainya memang dibutuhkan RAM yang lebih gede. Nah, kalau dari sisi chipset justru lumayan menarik. Moto G37 dia udah pakai MediaTek Dimensity 6300 yang bikin HP ini otomatis sudah 5G ready. Karakter performanya juga cukup familiar, kurang lebih punya feel stabil dan efisien kayak Helio G99 yang udah terkenal banget di kelasnya. Bedanya clock speed Dimensity 6300 dia lebih tinggi 10% dan karena cukup identik dengan Helio G99 jadi gua amat sangat yakin teman-teman udah hafal banget ya se-irit dan se-stabil apa performanya, termasuk kalau dipakai main game kompetitif. Balik soal layar lagi, bezel-nya nah ini memang masih cukup kelihatan ya terutama di bagian bawah. Tapi seenggaknya kamera depannya sudah pakai model punch hole, jadi secara visual masih ada unsur modernnya. Panelnya IPS HD Plus, tapi Motorola ngasih refresh rate sampai 120 Hz. Brightness-nya up to 1050 nits lewat high brightness mode dan Gorilla Glass 7i sebagai pelindung layarnya. Buat streaming film juga makin greget ditemenin stereo speaker Dolby Atmos. Untuk dukungan HDR 10, di unit yang gua coba ini opsi HDR-nya di YouTube belum muncul. Kemungkinan ya ini masih bergantung dari aplikasi atau dukungan kontennya. Terakhir kita geser ke kamera yang menganut sistem ilusi ya. Jendolannya ini ada empat, tapi yang ada isi kameranya itu cuma satu, yang kiri atas. Kamera utamanya 50 MP dengan auto fokus dan advance two in one light sensor. Bisa ngasih dua kali zoom dengan kualitas yang relevan. Termasuk mode portrait-nya juga bisa pakai opsi 24 atau 35 mm. Memang belum ada kamera ultra wide di sini ya, jadi fokus Motorola memang lebih banyak diarahin ke kamera utamanya yang 50 MP ini. Tapi untuk perekaman videonya ini lumayan. Gua kira bakal mentok full HD 30 aja, tapi ternyata bisa full HD 60 fps atau 2K 30 fps. Di kamera depan juga bisa rekam full HD atau 2K, tapi mentoknya di 30 fps aja. Untuk hasil fotonya menurut mata gua sih ini oke ya. Gua coba motret di dalam rumah cahaya standar aja, noise-nya bisa kejaga. Warnanya masih bisa keluar, enggak pucat. Kalau dipakai motret dengan sumber cahaya yang cukup ekstrem dari belakang, eksposurnya memang perlu sedikit diperhatiin, tapi dalam pencahayaan outdoor yang normal ya, detail dan warna yang dihasilkan masih cukup enak dilihat. Dan buat tone warnanya juga tergolong bagus kayak pas gua coba motret buah-buahan, ini enggak terlalu banyak miss dan yang paling penting enggak jadi pucat warnanya. Termasuk pas motret area gelap dengan lampu warna-warni, warnanya ini keluar dan pendaran cahayanya bisa di-handle dengan baik. Jadi, buat yang punya budget mepet tapi nyari HP yang kelihatan mahal, desainnya cakep ala seri Edge, punya durabilitas standar militer 810H, Gorilla Glass 7i, dan IP64, sudah 5G, UI khas Motorolanya yang clean, ada stereo speaker Dolby Atmos, refresh rate 120 Hz, kamera 50 MP yang bisa rekam video 2K, plus ada microSD, dan audio jack yang sekarang mulai jarang ini handphone sangat menarik. Memang masih ada beberapa kompromi ya, kayak layarnya masih HD Plus, terus juga lensa ultra wide-nya dia enggak ada, RAM fisiknya cuma 4 GB, tapi menurut gua Motorola di sini masih cukup pintar buat milih bagian mana aja yang perlu di prioritasin, yang bikin HP ini jadi masih oke ya buat dipakai sehari-hari. FYI, Moto G37 ini bakal resmi launching 7 Oktober dengan launch special price di 3,799 juta ya, lumayan ya. Bisa dapatin benefit up to 2 juta dari IM3, Vision Plus, Mister Aladin, dan DMS Plus. Produknya sendiri mulai bisa dibeli per 10 Oktober, bisa online ataupun offline. [musik]

Lihat di YouTube