Masih jadi RAJA 2 JUTAAN? | Infinix HOT 70 Indonesia (YouTube Video)
Dampak RAM dan storage mahal akhirnya mulai kerasa ya pas HP-HP baru dari Infinix juga ikutan naik harga kayak HP entry level terbaru mereka ini adalah Infinix Hot 70, apakah masih worth it buat dibeli? Bismillah alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi nih. Dilihat dari gaya dan bahasa desainnya juga dari materi promosinya udah jelas kelihatan kalau HP ini punya target market anak-anak muda. Dynamic Shine Design with Velvet Smooth Finish jadi tagline-nya dan dia punya ada enam pilihan warna yang gonjreng-gonjreng. Nah, untuk paket penjualannya dia masih lengkap ya ada casing transparan yang pinggirannya match sama warna HP-nya tapi jujur vibes-nya yaitu jadi kayak casing di ITC Roxy Mas gitu ya. Terus juga ada batok charger 45 watt dengan kabel USB A to USB C. Nah, untuk unit yang gua pegang ini warna Quiet Violet dia warna ungunya itu punya finishing matte dengan aksen kayak serat bunga gitu ya. Terus di atasnya ini ada bam kamera [berdehem] yang punya desain Crystal Moon Island. Kalau kena sorot cahaya itu ada refleksi warna yang cantik. Di dalam bam kameranya ini juga ada aktif halo lighting yang bisa kita nyalain kalau kita flip HP-nya, kita pakai buat main game ataupun pas ada notifikasi, pas ngecas, dan juga pas baterainya itu low. Nah, untuk back door-nya ini udah anti fingerprint jadi enggak bakalan ada bekas sidik jari yang mengganggu. Frame-nya punya desain flat dengan curve di setiap sudutnya ya. Di kiri ini ada SIM tray dual SIM plus ada slot micro SD. Kalau di kanan ada tombol power yang jadi satu sama sensor fingerprint dan satu tombol berwarna orange yang bisa kita atur nih fungsinya. Kalau di atas ada grill speaker dan di bawah ada satu mikrofon, ada port charging USB C, dan juga grill speaker. HP ini cukup bongsor ya panjangnya 16,7 cm, lebarnya 7,9 cm, tebalnya 7,49 mm dan bobotnya 195 gram. Jadi, masih termasuk aman ya kalau kita mau pegang pakai satu tangan, walaupun kayaknya buat dipakai daily tetap sih wajib pakai dua tangan. Walaupun ini HP entry level, body-nya udah ngantongin sertifikasi SGS 5 star drop resistance, tahan benturan, termasuk tahan air ya dan juga debu di IP65 rating-nya. Nah, layarnya nih pakai panel IPS 6,78 inch, resolusinya HD plus 720 * 1576 pixel. Refresh rate udah 120 Hz, peak brightness-nya di 700 nits aja, touch sampling 240 Hz. Nah, untuk bezel-nya, nah ini masih cukup tebal dengan punch hole kameranya ada di tengah. Kualitas layarnya ini ya khas HP-HP entry level, detail-nya masih enak sih dilihat walaupun tetap akan terlihat beda kalau dibandingin sama layar full HD. Cuma ya overall menurut gua ini masih enak dilihatnya, enggak kayak lagi ngelihat layar HP murah lah. Untuk speaker-nya dia udah stereo ya, ada di atas dan juga ada di bawah. Kualitasnya udah cukup baik apalagi kalau kita bandingin sama HP-HP sekelasnya yang masih mono. Dan untuk volume tertingginya ini masih terdengar cukup lantang dan enggak pecah. Untuk jeroannya, dia kembali pakai chipset legend MediaTek G99 Ultimate 6 nanometer di tandem sama GPU Mali G57 MC2. Yang gua pegang ini punya RAM 8 GB LPDDR4X, storage-nya 128 GB UFS 2.2. Di AnTuTu Benchmark 1112, overall score-nya 586.000-an, CPU score 222.000-an dan GPU score-nya di 49.000-an. Selama ngetes suhu HP ini naik 3,4 derajat Celcius, eh terus baterainya berkurang cuma 2% aja. Terus di 3D Mark Wild Life Stress Test, stability-nya tuh solid banget di 99,6%. Best loop score-nya 1442 poin, lowest-nya 1436 poin dan suhunya naik 4% dengan baterai berkurang sebanyak 4% juga. Jadi, ini handphone stabil banget dan daya tahan baterainya mantap. Untuk baterainya walaupun nih tipis tapi di dalamnya ada 6.000 mAh, ya ini kebetulan gua pakai sebagai secondary driver ya. Ini biasanya baru ngecas di hari ketiga. Nah, ngecasnya juga cukup cepat ya, dia 45 watt dan bisa reverse wireless charging juga di 10 watt. Kalau dipakai buat main game ringan kayak Clash Royale itu sudah aman banget ya dan respon layarnya pun decent ya, enggak mengecewakan. Nah, buat main Mobile Legends gua set di map quality ultra, efek quality high, frame rate-nya super dan resolusinya di standar karena kan ini layarnya masih HD plus ya. Nah, buat main game ini itu juga terasa solid enggak ada lag, frame rate-nya lancar, suhunya juga adem. Gua juga mau apresiasi buat OS-nya ya karena sebagai HP entry level yang sebenarnya chipset-nya enggak terlalu yang tinggi-tinggi amat, tapi XOS 16 berbasis Android 16 yang dipakai di dalamnya ini terasa effortless, terasa smooth banget. Jadi, benar-benar bikin kita nyaman untuk pakai HP ini sehari-hari. Kalau kita scroll-scroll kayak gini tuh terasa smooth banget ya buat chatting, buat medsosan itu lancar pakai banget ya ini melebihi ekspektasi gua aja gitu ya. Depth effect wallpaper-nya ini juga menarik. Untuk update-nya pun mantap ya, sudah dikasih 3 tahun untuk versi Android dan 5 tahun untuk security patch. Kemudian bloatware-nya ini juga enggak terlalu banyak dan bisa kita langsung uninstall aja dan ada one tap button. Nah, ini untuk single tap-nya eh berfungsi sebagai one tap flash memo. Di sini dia itu kayak eh bakal screenshot dan ngasih rangkuman dari screenshot tersebut. Untuk long press-nya kalau kita tahan lama itu ada beberapa fungsi yang bisa kita atur. By default fungsinya ini untuk manggil AI mereka yaitu Folex. Dan untuk AI-nya sendiri jujur ya, Infinix ini enggak pelit karena ya kita bisa lihat beberapa fitur AI yang biasa kita gunain itu ada di Infinix ini. Bahkan di galerinya juga ada AI Studio, beberapa fiturnya ada AI Flare Remover, Shadow Remover, Reflection Remover, AI Eraser, dan juga AI Extender. Setiap pembelian HP ini pun sudah bundling sama Google Gemini AI Plus dengan Google Drive Storage 2 TB selama 3 bulan. Dan mereka juga kerja sama sama Smartfren di mana setiap pembelian data package sebesar 30.000, kita sudah dapat bonus kuota setahun up to 48 GB ya. Enggak ketinggalan, NFC juga ada dan bisa dijadiin access card juga. Dan ada menu yang bisa cek sisa saldo uang elektronik tanpa kita harus instal aplikasi third party. Dan untuk respon unlock dari fingerprint reader-nya ini juga berasa cukup cepat. Nah, untuk kameranya dia punya resolusi 50 MP f/1.85 dan kamera depannya 8 MP f/2. Oke, ini perekaman kamera belakang di 2K 30 FPS ya, ini stabilisasinya tidak aktif teman-teman. Jadi kalau mau lebih stabil harus turun ke full HD di 30 FPS. Kita akan coba ya. Nah, ini dia harusnya lebih stabil ya, tapi resolusi turun ke full HD 30 FPS. Seperti ini ya. Dan kesimpulannya, HP ini akan dijual start dari 2,1 jutaan untuk varian RAM 4 GB. Ya, jujur performanya untuk daily use-nya sudah melebihi ekspektasi lah. Dan kestabilan untuk main game-nya juga sudah berasa oke. Walaupun [musik] ya, untuk harganya ini ada kenaikan tapi menurut gua masih cukup oke lah. Ya gua paham banget karena biasanya Infinix kalau ngasih harga itu terjangkau bahkan bisa dibilang kemurahan tapi kali ini dengan harga dolar naik ya terus juga harga memori naik makanya mau enggak mau akhirnya kita harus merasakan Infinix Hot Series termasuk Hot 70 ini juga naik harga ya mau gimana lagi tapi alasannya memang masuk [musik] akal.
