Mazda CX-80 2025: Inilah Mazda Termahal di Indonesia | Otodriver (YouTube Video)
Otomatis dia bisa menjadi sebuah mobil listrik ataupun mobil hybrid. Untuk pertama kalinya saya tuh bisa menggeber-geber di netral ya motor listrik sebuah mobil dan bisa di CX80 ini yaitu jerky dan agak sensitif. Jadi Anda harus membawa mobil itu mungkin beradaptasi agak lama gitu ya supaya bisa membawa mobil ini secara halus. [Musik] Mazda sekarang punya SUV pluckin hybrid. Yes, ini dia Mazda CX80. Harganya Rp1.199 juta. Nyaris R,2 miliar. Dan dia memiliki sejumlah kehebatan. Bisa menjadi mobil listrik, bisa menjadi mobil hybrid. Yes, kami sudah membuatkan e video first impression-nya membahas lengkap tentang kelengkapan dari mobil ini. Anda bisa klik linknya di atas. Dan saat ini saya akan berfokus kepada rasa berkendaranya. Seperti apa kehebatan teknologi PHV-nya dan juga seberapa irit dan juga performaanya. Ya, tentu kita harus tahu. Tapi saya akan bahas sedikit-sedikit dari mobil ini. Yang pertama adalah soal desainnya ya. Kalau dari depan memang dia tuh desainnya sangat mirip ya. Ma itu meang semuanya tuh ee yang namanya kode desain tuh memiliki bahasa desain yang serupa. Jadi kalau misalkan lihat benar-benar bagian depan gitu ya, benar-benar ee enggak lihat sampingnya, Anda mungkin akan susah gitu membedakan antara CX80 dan juga CX 60. Jadi benar-benar lampunya mirip, grillnya mirip, bumpernya berbeda memang dengan CX60 dia lebih soft gitu ya, lebih bukan lebih ke arah ee agresif. Kemudian yang perbedaan ada ini nih, ada ornamen sini nih. Ornamen di grill-nya tiga buah sini nih. Nah, ini adalah yang membedakan antara CX60 dan juga CX80. Kemudian ada dua varian di CX80 yaitu Kuro dan juga elite. Semuanya sebenarnya sama tapi hanya perbedaannya itu di permainan warna di e warna velek kemudian di warna interior. Sekarang kita lihat bagian mesinnya. Dan yang paling menarik adalah ini dia mesinnya. Karena dia pakaian hybrid, otomatis dia bisa menjadi sebuah mobil listrik ataupun mobil hybrid. Dan mesin bensinnya dia sebenarnya basically sama dengan milik CX5 yang memiliki kapasitas 2.00 cc dengan tenaga mencapai 191 PS serta torsi 261 Nm dan dibantu dengan motor listrik bertenaga 175 PS serta torsi 270 Nm sehingga menghasilkan tenaga keseluruhan mencapai 327 horsep serta torsi 500 Nm. Nah, tapi ada yang sedikit berbeda kalau misalkan di Lexus RX itu ya yang pernah kita tes juga di pakaian hybridnya dia menggunakan e motor listrik tapi transmisinya CVT eVt. Sedangkan di mobil ini dia menggunakan transmisi 8 an percepatan otomatis dan layoutnya itu penggerak belakang ya layout mesinnya. Tapi sebenarnya allwheel drive. Jadi motor listrik itu dia berada di e dalam transmisinya. Jadi bukan bukan mesin transmisi, kemudian ada motor listrik gitu ya seperti penggerak roda depan atau ee fourwheel drive lainnya yang layoutnya seperti front wheel drive mesinnya. Nah, di mobil ini sedikit berbeda. Jadi ee motor listriknya itu dia bisa ada beberapa pilihan speed gitu, beberapa pilihan gigi gitu. Jadi kalau misalkan Anda menggunakan EV mode, nanti kita akan tes. Dia tuh seperti mengoper-ngoper gitu, itu cukup menarik. Kemudian mobil ini bisa dicharge eh tempat pengisian daya ada di sebelah kanan, sedangkan bagian kiri adalah tempat pengisian eh bahan bakar. Kemudian kapasitas baterainya mencapai 17,8 kWh dan klaim dari Mazda, mobil ini bisa menjadi sebuah mobil listrik murni dengan jarak tempuh mencapai 60 km yang mirip-mirip dengan Nexus RX. Dan bagian sampingnya seperti ini. Jadi dia kalau lihatnya ya bongsor sekali, panjang sekali ya. Karena mobil ini dimensi panjangannya mencapai 4.990 mm. Nyaris 5 m. Tapi dia secara dimensi memang pastinya lebih pendek dibandingkan CX90. Kemudian jika dibandingkan dengan Hyundalisate dia sedikit lebih pendek. Tapi karena mungkin bentuk membulat ya, jadi rasanya tuh benar-benar gambot gitu. Benar-benar besar banget kelihatannya. Padahal sebenarnya lebih kecil daripada Palisate. Dan sebelum bahas bagian interiornya ini sebenarnya ada yang menarik. Untuk pertama kalinya saya tuh bisa menggeber-geber di netral ya motor listrik sebuah mobil dan bisa di C80 ini. Jadi ini sekarang di V mode nih ya. Kita gas kalau kedengaran itu suara motor listrik bukan mesinnya. Kalau mesinnya suaranya seperti ini ya. Biasa mesin biasa ya. Cuman itu hal yang menarik karena kayaknya enggak pernah gitu ada mobil hybrid atau mobil listrik sekalipun yang bisa digeber-geber seperti itu. Nah, ini kita masuk ke ee mode normal. Nah, ini baru mesin nih. Nah, beda kan suaranya ya? Cukup menarik memang. Kemudian, nah, ruang tower seperti ini. Jadi, e dia perbedaannya dibandingkan dengan varian elite. Kalau elite tuh dominasin warna putih. Sedangkan kuro ini sama dengan CH60 ya. dia didominasi oleh warna orange seperti ini nih, warna konyek seperti ini. Kemudian bagian interior sebenarnya sih mirip banget ya dengan CX60. Jadi benar-benar luarnya mirip, dalamnya mirip ya bahasa desain mobil Mazda ya seperti ini. Kemudian caster digital kemudian juga ada head unit yang sudah paling baru ini ya OS-nya. Kemudian, nah saya tidak akan bahas banyak soal kelengkapannya karena udah dibahas. Yang menarik dari mobil ini adalah yang pertama mode berkendara. Nah, mode berkendaranya ada empat. Jadi ada offroad, EV, normal, sport. Offroad karena mobil ini mobil fourwheel drive ya, allel drive dia. Kemudian ada EV. Nah, EV. Jadi, mobil ini sangat cocok Anda gunakan ketika misalkan Anda komputer sehari-hari ya. Misalkan Anda dari rumah ke kantor, kantor rumah baik lagi dengan jarak yang sudah terprediksi 60 km. Tidak lebih dari 60 km menurut saya. Nah, jadi Anda tiap hari tuh hanya tinggal mengisi daya saja, tidak perlu lagi mengisi bahan bakar. Dan mod normal nih ini masih ini saat ini masih mesinnya mati. Tapi ketika Anda berjalan ya nanti kalau misalkan throttle Anda lebih dari 50% dia mesinnya akan menyala dan menjadi sebuah mobil hybrid. Dan ada juga mode sport. Mode sport ada mode yang ketika Anda ingin berakselerasi gitu ya. Kemudian ada juga yang menarik ketika Anda misalkan aduh ee lupa nge-charge itu ya. Nah, Anda bisa menggunakan charging mode di sini. Nah, langsung nyala kan. Dan Anda bisa charge target di set gitu berapa 1% sampai 5 sampai 20%. Jadi, mesin bensin ya di ketika di charge mode ini dia akan menyala terus-menerus untuk mengisi daya baterai ya. Ya memang di charge mode ini dia enggak terlalu cepat sih ngisi dayanya. Berbeda dengan ketika Anda mengisi daya baterainya menggunakan charger itu maksimal dayanya 6,6 kWh AC ya. Jadi, kira-kira sampai full itu 1 2 jam lebih lah ya kurang lebih. Kalau di sini kayaknya agak lebih lama untuk mencapai 100%. Kemudian tapi memang secara overall mobil ini memiliki kualitas interior yang sangat baik. Ini benar-benar semuanya tuh soft touch dan detail-detailnya juga cantik gitu ya. Benar-benar berkelas benar-benar mewah gitu. Mazda lah. Hasnya Mazda banget. Kemudian tuas visnya seperti ini yang udah model terbaru juga seperti CX60. Kemudian dia ada fitur heal des control, kamera 360. Sangat wajib ini karena mobil ini besar banget. Jadi harus punya fitur ini. Dan posisi berkendara ya Mazda udah pasti enak, udah pasti ergonomis, bisa diatur til, teleskopic. Ee joknya juga bisa diatur secara lasa. Benar-benar enak. Terus juga dia ada fitur headup display, ada berbagai informasi yang ditampilkan dan ya udah ada panoramik juga. Oh ya untuk ee belakang jok belakang memang ya enggak perlu dites lagi karena udah dites waktu itu eh udah dijelaskan juga oleh Bang Monte pada saat first impression layoutnya tuh. Jadi untuk baris keduanya dia captain seat. Kalau Anda ingat ini mirip dengan Mazda CX8 sebenarnya ya layoutnya. Jadi tengahnya ada semacam konsol tengah, ada tempat penyimpanan, ada dua buaup holder dan bagian belakang ada jok baris ketiga. Ya udah kita langsung jalankan mobil ini untuk mengetahui ya itu tadi apakah mobil ini apakah mobil ini performanya baik, apakah kualitas berkendaranya baik dan yang paling mungkin Anda tunggu-tunggu ya suspensinya. Karena isu di CX60 adalah soal suspensi. Apakah di mobil ini membaik? Nah, langsung kita tes aja. go. Sebelum kami menyampaikan tentang impresi berkendaranya, kami lajukan terlebih dahulu mobil ini ke SPBU Shell untuk diisikan bahan bakar berkualitas yaitu Shelfie Power Nitro Plus. Shff power Nitro Plus adalah bahan bakar oktan 98 dengan standar Euro 4 yang bisa menjadikan mesin lebih bertenaga dan akselerasi lebih cepat. Performa kendaraan pun tetap maksimal, baik dalam kondisi jalan yang lancar maupun saat terjadi kemacetan. Selfie Power Nitro Plus dirancang untuk membersihkan 100% endapan di bagian vital mesin dan 100% melindungi bagian vital mesin dari penumpukan endapan di masa mendatang. Serta memberikan perlindungan tak terkalahkan dari korosi. Shelfie Power Netro Plus mesin lebih bertenaga, akselerasi lebih cepat. Semakin sering mengisi bahan bakar di sell, Anda juga bisa mengumpulkan poin program loyalitas sell yang bisa Anda gunakan untuk diskon pengisian bahan bakar berikutnya. Jangan lupa download aplikasi Shell Asia dan lakukan registrasi member Shell Go Plus untuk bisa rasakan manfaatnya. Oke, kita mulai bahas impresi dari CX80 ini dari karakter suspensinya. Dimas CX60 yang merupakan adik dari CX80 ini mempunyai isu yaitu soal bandingin suspensinya di mana dia tuh karakter suspensinya tuh ada yang gejala enggak umum gitu ya, yaitu mantul-mantul gitu. Nah, apakah terjadi juga di Mazda CX80? Well, sebenarnya kalau dirasa-rasa, ini karakter suspensi itu mirip dengan CX60, tapi dia dikemas dengan dimensi yang lebih besar. Kemudian bobot juga lebih berat jauh dia PV ada baterainya. Nah, sehingga dia tuh terasa lebih mantap gitu ya. Memang ada sedikit gejala mantul-mantul. Anda akan rasakan itu ketika di kecepatan tinggi di tol di sambungan beton, kemudian tol-tol yang jalan yang tidak rata. Ya, mungkin Anda akan merasakan di situ. Tapi tidak se ee mengganggu di CX60. Jadi overall ini much better lah dibanding CX60. Kemudian so handling. Nah, Mazda. Kelebihan di sini handingnya sih juara ini nih. Tuh. Ini untuk sebuah SUV dengan panjang 4,9 m ya. Ini rasanya mantap sekali. Handlingnya agile tuh ada sedikit gejala body roll tapi enggak yang gimana-gimana banget gitu ya. Kemudian di kecepatan rendah di pos tidur juga ya in between lah rasanya antara empuk dan keras gitu ya. Jadi cukup pas. Tapi kalau dibandingkan Palisate yang mungkin menjadi salah satu rival dari mobil ini ya memang kalau kenyamanan lebih ke arah paliset dibandingkan CX80 ini. Lantas bagaimana dengan kegedapan kabinnya? Dan untuk soal kekedapan kabin mobil ini kami merasa juara lah. Masda tuh enggak pernah bohong lah soal kekedapan kabinnya. Dia mengklaim bahwa ee merek ini premium. Ya, rasanya memang seperti mengendarai sebuah mobil premium. Apalagi soal ee soal kekedapan kabin. Padahal di CS80 ini dia tidak dilengkapi dengan double gas. Jadi kaca normal biasa. Tapi tuh tadi kan ada suara motor kalau kedengaran ya. ketika ditutup tuh ya layaknya mobil mewah, mobil premium saat Anda berada di balik lingkar kemudi atau di dalam kabin dari mobil ini. Menyandang teknologi PHV, bagaimanakah sistem hybrid dari mobil ini? Dan seperti ini mekanisme hybridnya ya, mekanisme PHV-nya. Ini sekarang saya berada di mode normal dan seperti saya sebutkan juga sebelumnya ya. Jadi dia motor listriknya itu letaknya berbeda dengan mobil dengan penggerak atau layout from wheel drive ya. Di mobilnya itu. Jadi, jadi motor listriknya tuh seolah-olah berganti gigi juga gitu. Tuh, ada hmm turun-turun dikit gitu ya. Dan di mode normal ini dia kalau Anda menekan pedal gas 10%, 20%, 30%. Nah, dia berada di EV mode ketika baterainya terisi ya. Tuh, seperti ini. Ini di mode full. Kemudian kalau di mode, ya udah kalau di mode sih benar-benar Anda menikmati mobil ini layaknya sebagai sebuah mobil listrik tuh. Jadi kalau digaspol pun tapi lumayan loh tenaganya ada busnya tuh. Weh, gede tenaganya rasanya lumayan gede. Nah. Kemudian juga kalau di mode sport, nah kalau di mode sport, nah dia akan berganti semua ee dia motor listriknya akan menjadi asis dari ee tenaganya. Jadi kalau kita gaspol tuh, nah tuh responsif sekali. Jadi dia perpaduan antara mesin bensin dan motor listriknya melutupkan semua tenaganya seperti itu. Kemudian dia juga memiliki dua regenerative breaking ya, dua level. ada yang kuat dan ada yang normal. Ini sekarang saya berada di normal. Lantas dengan teknologi hybrid yang canggih, berapakah konsumsi bahan bakarnya? Nah, lantas bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Nah, ini yang cukup menarik karena untuk rute dalam kota, oh ya e sebagai catatan ya, kalau kita mengetes mobil park hybrid itu kita habiskan dulu baterainya. Jadi kita tes ketika ia menjadi sebuah mobil hybrid gitu ya. Karena normalnya mobil PV ketika baterai habis masih bisa ee menjadi mobil hybrid. Nah, untuk dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/h, CX80 ini masih mampu meraih angka 14,6 km/l. Kemudian jika dibanding ee kemudian jika diout dengan kecepatan rata-rata 90 km/h masih di angka 14,1 km/l. Nah, pertanyaannya apakah angka tersebut bagus gitu ya? Baik gitu angka segitu ya kalau dibandingkan dengan mobil pakan hybrid yang saya tes sebelumnya yaitu Lexus RX memang terasa lebih boros untuk konduksi bahan bakarnya. Tapi memang kalau kami rasa-rasain gitu ya memang agak berbeda. Ketika baterai mobil ini habis itu motor listrik itu bekerjanya sangat minor. Berbeda dengan di Lexus RX. Le RS itu kalau baterai habis ya, jadi Anda seperti membawa sebuah Jang Innova Zenix atau mobil hybrid hotel lainnya ya. Benar-benar hybridnya tuh pure hybrid gitu. Motor listrik itu bekerja di kecepatan rendah maupun misalkan Anda menekan pedal gas ee 5 sampai 15% sampai 20% lah di kecepatan rendah di bawah 80 km/h. Selebihnya di kecepatan tinggi motor Drk berubah menjadi asis gitu ya. Nah, di Mazda CX80 ini menariknya ketika baterainya habis itu benar-benar kinerja motoristik itu minor banget. Jadi kalau Anda menekan pedag 10% gitu ya di kecepatan Anda pun nah musim bensinn nyala lagi. Nah, itu mungkin yang menyebabkan kenapa konsum bakarnya tidak sehebat Lexus RX. Tapi ya udah enggak apa-apalah yang penting kan PHV-nya. Jadi, Anda membeli mobil ini lebih mungkin ke arah komputer, ya. Komputer dalam artian Anda ee menggunakan di dalam kota untuk dari rumah ke kantor, rumah kantor anak sekolah. Nah, itu rasanya lebih ee lebih enak gitu, lebih pas dengan jarak yang terprediksi. Jadi enggak perlu lagi isi bahan bakar dengan jarak yang Anda gunakan komuter atau nah mobil ini punya satu kelebihan yaitu charge mode ini. Ketika Anda charge mod, nah charge target berapa bisa 100%. Misalkan nih Anda mau keluar kota gitu ya, mudik misalkan deh mudik Anda dari Jakarta e habisin dulu baterainya terus dengan jarak yang lumayan gitu ya. Nah, Anda tinggal charge mode ini. Nah, baterai akan mengisi. Nah, ketika Anda berada di kampung halaman misalkan atau daerah sesuatu gitu ya, daerah daerah mana, nah Anda bisa menikmati mobil ini sebagai sebuah mobil listrik lagi gitu. Jadi lumayan kan menarik itu. Itu adalah SC sebuah mobil PV di mana dia memiliki jarak tempuh yang sangat jauh karena dibantu dengan baterai berkapasitas yang lumayan besar dan juga masih ada bantuan dari bahan bakar untuk mesin bensin konvensionalnya. Sebagai line up termahal Mazda, tentu mobil ini dilengkapi dengan fitur radar ADAS. Dan sistem radar Adas mobil ini pastinya lengkap karena ini merupakan Mazda yang termahal ya di Indonesia. Jadi enggak mungkinlah enggak ada fitur radar. Jadi dia ada Mazda radar cruise control, ada adaptif cruise control, kemudian juga masih ada lane keeping assist, kemudian masih ada lane departure warning dan masih rare record traffic alert bind spot monitoring. Jadi ini udah e paket lengkap ya untuk akselerasi memang cukup baik tapi memang bobot mobil ini berat ya karena baterainya besar tentunya dan kami sudah mengetes 0 sampai 100 km/h menggunakan alat berbasis GPS hasilnya adalah 7,7 detik. Ya, cukup cukup impresif lah untuk sebuah mobil yang berat dan gambot ini. Akan tetapi, Mazda CX80 ini tidak luput dari beberapa kelemahan. Dan pasti mobil ini punya kelemahan ya. Memang agak susah sih menemukan kelemahan mobil ini karena mobil ini adalah mobil yang kunciannya Mazda lah istilahnya karena dia tipe tertinggi ya. Tapi ada beberapa kelemahan. Yang pertama adalah ee yaitu soal ini nih ee gejala jerky. Jadi kalau suspensi dibandingkan C10 ini sudah terasa mantap. Nah, sekarang masalah jerkynya. Jerya. Jadi, masih terasa juga di ee mobil ini. Dan Jerky itu lebih ke arah ketika e motor listrik itu beralih ke mesin bensin gitu ya, itu agak cukup terasa gitu transisi mesin bensinnya menyala gitu ya. Jadi agak ngegek gitu, agak menyentak dikit gitu ya. Tapi cukup berasa. Kemudian yang kedua adalah pedal gasnya yang menurut kami ee agak sensitif ya. Apalagi misalkan kecepatan rendah gitu, enggak terlalu sensitif tapi entah kenapa tidak bisah mobil lain gitu. Jadi rasanya tuh ya itu jerky dan agak sensitif. Jadi Anda harus membawa mobil itu mungkin beradaptasi agak lama gitu ya supaya bisa membawa mobil ini secara halus. Tapi selebihnya sih mobil ini enggak ada kelemahan lain sih. Ini mobil ya mobil termahal Mazda saat ini ya. Harusnya dia perfect. Terlepas dari kelemahannya, ada yang menjadi daya tarik tersendiri untuk mobil premium Mazda 1 ini. Dan juga mobil ini memiliki beberapa detail menarik di tengah gebrakan mobil modern yang tanpa button, buttonless semua. Nah, Mazda ini masih mempertahankan button bahkan dia tidak bisa di touch screen gitu ya untuk bagian eh Mazda connect-nya. Tapi enggak apa-apa karena dia dilengkapi dengan knop putar yang terasa lebih intuitif dan mudah gitu ketika mengoperasikannya. Itu menurut saya hal yang positif dan tombol fisik itu di bagian AC kemudian di mode ee mode berkendara ya masih banyak gitu. Itu itu merupakan hal yang menurut kami sangat positif dan mengurangi resiko kecelakaan menurut kami ya. Ya, tombol fisik itu memang pro kontra sih. Ada yang suka, ada yang enggak gitu loh. Tapi masalahnya sekarang banyak banget mobil modern bahkan mobil sekelas Mercy dan BMW itu sudah menghilangkan tombol fisik. Bukan hanya mobil asal China. Setelah mencoba mobil ini dalam waktu yang cukup lama, kami bisa menarik kesimpulan dari Mazda CX80 ini. Wah, secara kesimpulan memang CS80 ini menurut kami ya ini lebih word to buy dibandingkan CX60 tapi memang orientasi agak beda. Kalau CX80 ini mungkin ee Anda yang masih menggunakan jasa pengemudi, nah ini lebih cocok dibandingkan CX60 karena Anda bisa menikmati kenyamanan ee jok baris duanya yang sudah capten seat. Dan soal PHV-nya juga eh bekerja cukup baik. Enggak enggak cukup baik sih, sangat baik. Jadi 60 km Anda bisa menggunakan mobil ini sebagai mobil listrik. Selebihnya Anda menggunakan mobil ini secara hybrid. Jadi untuk komputer tidak masalah, untuk jarak jauh juga tidak masalah. Tapi ya itu 1,2 miliar ini perbandingannya sebenarnya agak berat karena tentu pertimbangannya adalah sebuah mobil 1,2 miliar seperti ini sudah PV bisa dicharge tapi percuma karena Anda tidak bisa melewati gajil genap. Ayolah pemerintah ayolah. Kasihan maksudnya orang ah beli mobil mahal tapi enggak dapat ee kelebihan bebas ganjil genap. itu buat apa coba enggak bisa dapat privilege itu. Aduh. Jadi memang pesaingnya ya lagi-lagi adalah mobil listrik seperti misalkan BMXON mungkin ya yang harganya mirip-mirip dengan ini tapi sudah bebas ganjil genap. Kemudian mobil-mobil asal China lainnya by diesal se bebas ganjil genap dan dia merupakan EV murni dan harga lebih murah. Ya itu pesaing-pesaingnya sebenarnya dibandingkan Uniapiset atau sekelasnya. Jadi, begitulah hasil review lengkap kami terhadap Mazda CX80. Klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila Anda belum, dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Main-main juga ke website kami di www.odriver.com fotodriver.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye.
