MCLAREN 750S, PENYEMPURNAAN 720S YANG JAUH LEBIH BUAS (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang di channel Fitrais. Selamat datang lagi di Evans Motor, tempat mobil-mobil impian Anda berada. Dan saya yakin yang di sebelah saya ini banyak yang memimpikannya. Karena ini adalah McLaren terbaru yang lebih buas, lebih ekstrem. Inilah McLaren 750S. McLaren 750S adalah penerus dari McLaren 720S. Ada dua tipe yang dimasukkan. yaitu yang coue dan yang spider. Dan untuk yang coue ini diklaim adalah yang pertama kali masuk ke Indonesia dan dengan warna iconic dari McLaren, warna papaya. Walaupun sebenarnya nama asli dari warna ini adalah Elite Venture Orange, tapi ini sama seperti warna kebanggaan McLaren di F1 sekarang. Dan anda tahu di 2025 McLaren sudah menyabet gelar juara dunia konstruktor dan juga sangat besar kemungkinan menyabet gelar juara dunia drivernya. Dan kalau Anda pecinta F1 apalagi supporter McLaren, cara terbaik untuk merayakan kemenangan McLaren adalah dengan produk terbaru. Ini bisa dibilang McLaren 750s ini adalah versi facelift dari 720S. Tapi sebenarnya kata-kata facelift itu mungkin terlalu terlalu merendahkan mobil ini. Karena yang dilakukan McLaren tidak sekedar mengubah tampilannya, tapi secara performa ini meningkat cukup signifikan. Jadi, McLaren bilang bahwa mobil ini 30% komponennya mengalami ubahan. 30% tuh artinya hampir sepertiga mobil ini mengalami ubahan dan 30 kata-kata 30 ini cukup magic di mobil ini karena banyak perbaikannya itu serba 30. Kita mulai dari mesinnya dulu. Mesinnya tenaganya meningkat dari 720 PS menjadi 750 PS kenaikan 30 PS. Kemudian torsinya meningkat jadi 800 Nm yang mana itu kenaikan sebesar yes 30 Nm. Hasilnya mobil ini menempuh 0 sampai 100 km/h dalam 2,8 detik. Hanya 0,1 detik lebih cepat dibandingkan McLaren 720S. Tapi di akselerasi 0 sampai 200 km/h, kalau 720S itu membutuhkan waktu 7,9 detik yang mana itu sudah sangat-sangat kencang, Meklar 750S hanya butuh 7,2 detik. Jadi akan terasa perbedaan tenaganya itu di putaran-putaran tengah. Sedangkan kalau startnya mungkin sama aja karena mungkin terlimit ee traksi roda ya. Apalagi dia hanya rear wheel drive, tapi 0 sampai 200-nya lebih kencang secara signifikan. top speed-nya di atas 330 km/h kalau Anda berani. Mesin memang dibandingkan rival-rivalnya dia tidak tergolong yang paling tinggi lagi. Kita masih ingat pada saat 720S keluar itu tenaganya setara dengan Lamborghini Aventador yang sekarang Aventador sudah berubah menjadi Revelo. Sekarang Aventador sudah menjadi Revelto dengan tenaga 1000 HP lebih. Ferrari SF90 juga sudah 1000 HP lebih. Dan kalau kita lihat dari ininya harga jualnya McLaren ini rivalnya sekarang adalah 296. Ferrari 296. Walaupun 296 tenaganya dekat ke 800 HP. Jadi tetap lebih kencang juga. Tapi McLaren ini, ini adalah salah satu yang masih paling pure. 296 sudah menggunakan hybrid. Revwelto sudah menggunakan hybrid. Sf90 sudah hybrid. Ini masih mesin mekanikal tanpa elektrifikasi yang membuat dia akan terasa lebih murni. Kalau kita naik 296, naik Revelor, naik SF90, tenaga segitu kencangnya dan segitu mudahnya, segitu effortlessnya. Tapi di sini Anda akan bisa merasakan bagaimana mesin 4000 cc V8 twin turbo itu bekerja keras dengan turbo boost mencapai 2,55 bar untuk melajukan mobil ini. Yang walaupun mungkin sekarang tidak selaju rival-rivalnya yang sudah elektrifikasi, tapi dia pasti akan memberikan feel yang terbaik. Bahkan McLaren juga menambah kekakuan dari engine mounting di mobil ini dibandingkan 720S supaya ada sedikit getaran lebih eh masuk ke dalam kabin dan ada sense of involvement, rasa kita lebih terlibat dalam proses mobil ini menghasilkan performa sehingga akan terasa lebih mudah untuk menyatu dengan mobil. Dan di dunia supercar angka itu bukan segalanya. Angka akselerasi itu bukan segalanya, tapi F itu juga sangat penting. Dan dengan konfigurasi masih nonektrifikasi, saya yakin ini akan menjadi salah satu superc yang paling mengasyikkan untuk dibawa baik sehari-hari maupun di TRK. Dan bicara sehari-hari, McLaren melakukan ubahan di suspensinya. Jadi, suspensi depan ini dibuat lebih empuk sedikit supaya lebih ee nikmat di kendara atau bukan nikmat lah ya, mungkin nikmat kata yang terlalu ee tinggi tapi lebih fleksibel untuk dibawa sehari-hari. Dan ee mobil ini juga memiliki lifter. Jadi, suspensi depannya itu bisa diangkat kalau kita mau lewat polisi tidur atau jalan yang bergelombang. Dan proses pengangkatannya itu hanya butuh waktu 5 detik, mobil sudah mencapai ketinggian yang paling tingginya. Walaupun ini facelift, tapi sebenarnya cukup terlihat perbedaannya. Ini bumpernya dibikin lebih smooth, lebih aerodinamis. Kemudian eh lampu di 720s. Tadinya dia One Piece satu lampu gitu menyatu. Sekarang ini menjadi two piece. dia atas bawah. Kalau misalnya latar belakang atau background-nya ini hitam, dia terasa seperti 720S aja. Tapi karena ini diwarnai dengan warna oranya yang sama, dia langsung terlihat kontrasnya di sini. Dan di sini ada dua buah lampu. Kemudian juga ada sirip di sini yang sebelumnya tidak ada di 720S. Kemudian bodinya walaupun rangkanya terlihat sama tapi dia dibikin dari ee carbon fiber dengan teknologi terbaru. Jadi ini lebih rigid lagi eh monocoknya atau eh carbon cage-nya itu lebih rigit lagi. Kemudian sayap besar di belakang ini juga lebih besar dibandingkan yang ada di 720S dan dia bisa dinaikkan dan diturunkan. baik menuruti kecepatan atau kita naikkan secara manual lewat tombol elektrik di dalam. Nah, semua perubahan ini bukan hanya menambah tampilan yang lebih ekstrem, tapi juga membuat koefisien drag-nya menjadi lebih baik. Lebih baik berapa persen? Yes, lebih baik 30% menurut McLaren dan semua perubahan-perubahan tadi masih diiringi juga oleh penurunan bobot dari mobil ini. Terutama karena carbon cage yang baru ini juga lebih enteng. Beratnya turun berapa kilogram? Yes, turun 30 kg dibandingkan sebelumnya. Tenaga meningkat, aerodinamika membaik, bobot menurun. membuat mobil ini memiliki performa yang semakin buas. Bicara buas, kenapa enggak kita dengerin mesinnya dulu? Oke, kita masuk dulu. Bismillahirrahmanirrahim. Oke, ini kuncinya udah ada. Kuncinya pun pakai orange yang sama. Kemudian engine start stop-nya juga dengan latar belakang orange yang sama. Seat belt juga orange. Sekarang kita dengarin suaranya. Suaranya tuh suara super car sekali ya. Suara mesin balap. suara yang seolah-olah udah enggak sabar pengen melajukan mobil ini. Dia ada soft limiter kalau mesin masih dingin, dia soft limiter di 4.000. Tapi itu aja suaranya udah sangat responsif dan buas cepat gitu. Cepat V8-nya tuh cepat sekali ee ee naik RPM-nya ya. Karena dia pakai ini ya, pakai Fred plane crank chef gitu ya, jadi bukan cross plane. Jadi suaranya memang lebih ke arah superc. Ini sih sudah kebayang betapa responsifnya nih mobil nih dan betapa buasnya kalau kita launch. Bahkan dia juga punya satu tombol dedicated untuk launch control di sini. Nanti kita akan balik ke dalamnya lagi untuk mendukung tenaga yang buas. Dan karena McLaren itu tidak hanya dibuat untuk tidak pernah dibuat hanya untuk kecepatan, tapi juga untuk pace dan handling yang memukau di TRK. Makanya dibutuhkan ban yang memang spesial dibuat untuk mobil ini dan ini cukup besar 30530 ZR20 untuk di belakang dilengkapi dengan carbon ceramic brake dengan break caliper warnanya juga orange yang sama. Kemudian di depan ini ukurannya 24535 R19. Jadi belang ya dengan karbon ceramic brake juga. Serta ini entengnya mobil ini juga disumbang oleh ee makin entengnya veleg. Veleg ini secara total lebih enteng 13,8 kg dibandingkan sebelumnya. yang membuat bukan hanya bobot mobil secara keseluruhan itu ee berkurang, tapi veleg ini termasuk kategori unsprang weight, berat yang tidak dipegaskan. Jadi, berat yang tidak bisa dipegaskan itu ee tidak bisa diantisipasi oleh bagusnya suspensi karena dia di luar sistem suspensi ban ini. Suspensi hanya memegaskan yang ada di atasnya. Jadi mengurangi unsprang weight itu akan cukup signifikan dalam memperbaiki handling mobil. Sesuatu yang tidak bisa diantisipasi oleh suspensi dientengkan supaya mengurangi momen inersia, mengurangi beban, dan yang jelas ee mobil akan semakin terasa menempel ke aspal. Seberapa menempel? Enggak tahu, belum pernah nyoba. Siapa tahu kalau Anda yang beli mobil ini mau bawa ke Mandalika ngajak saya. Ayo. Oke, kita lihat bagian depannya. Tapi ini lihat dulu butterfly door-nya masih dipertahankan. Dan mobil ini bentuknya benar-benar superc. Benar-benar seperti mobil yang siap dihajar ke trek. Tapi dia masih ada penyimpanan yang cukup besar di depan ini. Koper medium juga masuk. Dua atau tiga backpack masuk. Atau kalau misalnya Anda pengin ke satu tempat dan enggak pengin susah gitu ya bisa masukin lemari es di sini karena di sini juga ada power 12 volt ada lampunya. Jadi ini adalah tempat penyimpanan yang cukup berguna di mobil ini. Karena kalau di dalam ee kabinnya ya udah hampir enggak ada ini. Hampir enggak ada tempat penyimpanan ya. Bensinnya minimal round 98. Sekarang kita masuk ke dalam. Ini kursinya bucket seat. Jadi dia tidak bisa lagi direclining, tapi dia masih bisa maju mundur. Dan ini mekanikal ya. Enggak perlu ini memang enggak perlu yang elektrik. Hanya menambah bobot. Interiornya ini yang paling berbeda adalah instrumennya. Kalau di 720S instrumennya itu model lipat elektrik. Dia bisa tegak, dia bisa tiduran. Nah, ini dia hanya bisa tegak seperti ini. Dia hanya bergerak kalau misalnya kita naikkan atau turunkan setirnya. Nah, dia ikut naik dan turun. Begitu juga maju dan mundur dia ngikutin kolom setir. Cuman memang dia enggak sedramatis yang ada di 720S. Namun satu dengan tampilan yang lebih bagus dan dengan adanya desain seperti ini, tombol untuk mengatur apa? performa engine dan karakter suspensi itu langsung berada di sini dan ini bisa langsung diakses dengan mudah tanpa melepaskan pegangan tangan ke setir. Kalau dulu tuh kita harus di sini nih nyetelnya tuh di sini semuanya. Kalau di sini sekarang gampang. Di kiri ini untuk handling, di kanan ini untuk mesin. Hasilnya tombol yang ada di konsol tengah itu berkurang. Berkurang berapa persen tombolnya? Yes, berkurang 30% menurut McLaren. Jadi lebih simpel dan eh audionya juga sekarang sudah menggunakan teknologi Apple CarPlay. Jadi lebih mudah untuk dibawa sehari-hari. Yang lainnya tetap sama model ee button-nya tapi jadi lebih rapi karena ee lebih sedikit juga ininya apa ee tombolnya. Serta posisi duduk sama seperti di 720s sempurna. Kaki benar-benar bisa lurus ke depan. Kerebahan dari jok bucketnya ini juga pas. Dan Anda setir juga langsung pas juga sudut tangannya. Ini bagus sekali posisi berkendara dari McLaren 750S ini. Nah, di sini juga ada ini ada pedle shift agak agak terlalu kecil ya sebenarnya. Pedle shift yang gede tuh enggak ada enggak ada yang salah gitu dengan padle shift yang gede gitu. Jadi lebih drama gitu ya. Tapi ya secara fungsional kecil juga cukup dan mungkin dengan pedle shift kecil bisa menambah eh bisa mengurangi bobot juga. Nah, ini semuanya Alcantara carbon black Alcantara ini warnanya. Kemudian material semua tidak ada yang terlihat murah sama sekali di sini. Material mahal semua dan ini untuk memudahkan hidup Anda. Masih ada sensor parkir di sini. Ada kamera parkir enggak ya? Coba kita lihat. Kalau kita masukkan ke mundur, ada kamera parkirnya ada di sini di layar dan di sini ada radar yang mendapatkan ee data dari sensor parkir. Jadi nanti ada tanda-tandanya di sini. Terus ee ada cruise control di sini di kanan dan di kiri ini untuk tombol audio dan voice comand. Sebenarnya voice comen buat apa ya? Tapi ya sudahlah. Ini ada tombol lifter ada di sebelah kanan. Audionya menggunakan Bowers and Wheel kins. Ya, enggak perlu-perlu amat sih sebenarnya karena lebih enak ngedengerin berisik suara mesinnya. Tapi ya namanya mobil seperti ini ya enggak ada salahnya pakai yang terbaik. Ini juga enak loh buat nyandarin tangan di sini. Dan kalau kita mau buka tuasnya tetap mekanikal. Bukan tuas elektrik. Sebenarnya tuas elektrik ya. cuman tetap ditarik secara seolah-olah mekanikal. Padahal ini sebenarnya tuas elektrik. Setir juga alcantara. Pengen dengerin klaksonnya McLaren enggak sih? Klaksonnya kayak gini bunyinya Tapi okelah bisa dimaafkan. Ini McLaren ini mungkin seperti orang yang suaranya enggak merdu tapi ganteng banget gitu termaafkan langsung. E masukin gigi juga ee menggunakan pedle shift-nya ya. Nah, cuman ini untuk menetralkan dia tidak bisa seperti Ferrari atau Lambo yang dua-duanya di tarik karena ini kanan dan kiri terhubung. Jadi untuk menetralkan ya kita pencet N lagi. Nah walaupun ini sebuah super car tapi surprisingly kalau Anda lihat ke spion ternyata bidang pandangnya tuh cukup luas visibilitasnya karena di sisi kanan di atasnya itu ada kaca. Jadi kita bisa ngelihat cukup cukup cukup banyak sudut gitu. Kita bisa lihat blind spot-nya enggak sebanyak super car biasanya. Aduh, ini lihat pilar A-nya juga dari karbon. Huhu, simpel tapi berkelas. Bayangin sih Anda ke sampai ke satu tempat dengan Mekelaran 750s dan pintunya itu membuka ke atas seperti ini pasti menarik perhatian orang. Nah, yang penting sekarang bagaimana cara Anda turun untuk terlihat elegan. Karena ketika Anda sampai ke satu tempat itu mata tuh semua memandang ke Anda. Jadi jangan sampai keluar dari mobil ini tuh malu-maluin gitu. Dan buat orang yang panjang seperti saya sebenarnya enggak terlalu cara yang salah keluar seperti itu. Anda akan ee berkurang wibawanya. Jadi cara keluarnya itu memang harus latihan. Bahkan kalau misalnya Anda agak ragu, mundurkan saja ke belakang supaya Anda bisa keluar dengan masih kepeleset, masih berkurang kewibawaannya. Oke, sampai harus kan tampang biasanya ada angkuh-angkuhnya dan sebenarnya bukan angkuh ya, tapi kayak kita tahu orang itu ngelihatin tapi kita sok enggak ngelihatin orang lain [tertawa] gitu. Sok enggak enggak dilihatin orang lain gitu. Jadi kita harus cool. Nah, berusaha untuk cool dengan turun dari mobil seperti ini itu membutuhkan latihan. Oke, kita coba Ah, seperti itu kira-kira. [tertawa] Enggak apa-apa saya latihan. Latihan dulu aja punyanya belakangan. Kalau itu pun kalau punya. Amin. Amin. Amin. Nah, ada satu lagi nih yang bikin mobil ini jadi lebih sangar. Ini knalpotnya pindah dari tengah dia dipindah ke atas. Dan tadi yang satu yang saya lupa, sayap yang lebih besar ini membawa down force yang lebih besar. Berapa persen besarnya? 30%. Wah, pada akhirnya angka 30 itu juga bukan angka yang main-main. 30% itu besar. 30 kg itu juga cukup signifikan mengentengkan mobil ini. Jadi, ini mungkin tidak layak disebut hanya sebagai facelift, tapi ini sebagai penyempurnaan luar dalam, penyempurnaan kecantikan luar dan inner beauty-nya dan juga kebuasannya di saat bersamaan. Ini adalah produk yang mungkin tidak sekencang Ferrari atau Lamborghini yang sudah elektrifikasi, tapi ini masih salah satu yang paling pure dan dibuat oleh perusahaan yang memenangkan kejuaraan dunia F1 2025. Bagi Anda yang ingin melihat mobil ini atau tertarik mencari info lebih lanjut, silakan datang ke Evans Motor di Arteri Pondok Indah, Jalan Sultan Iskandar Muda atau DM ke Instagram mereka di sini. Tapi untuk sekarang videonya sampai di sini dulu. Terima kasih Anda sudah menyaksikan. Jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini. Komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra jika Anda belum. Follow Instagram saya @fitra. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.
