Jungkat

MENANG HADIAH 🥳 + Hasil 8.8 | MEGA UNBOXING Eps. 33 Agustus 2026 (YouTube Video)

  • 17/08/2026

Wow, look at that. Wah, gila. Tapi keren habis sih ya. Kan depannya enggak kelihatan nih. Kita tinggal pup bisa beberapa gitu katanya sekaligus nih. Tuh. Oke, jadi kayak gini, Guys. [tertawa] Kayak tongkat airnya. Uh. Wuh. Adem, Guys. Dingin. Paket. Ah, ini baru satu. Ada satu yang gede banget. Waduh, waduh, waduh. Bentar, ada TV [musik] sok. Ah, [tertawa] gila enggak muat. Mana gambarnya? [musik] Oh, di atas. Jadi taruh bawah dulu aja ya. Oke. Oke. Yo, what's up, guys? Welcome back to Bas YouTube channel sama gua Malvin dan yes, Mega Unboxing is back. Dan as usual mega unboxing kita ada beberapa barang yang dikirimin, beberapa barang jajanan habis mega unboxing dan ada hadiah nih yang paling gede ini ya. Anes sama Roy menang door price ceritanya kemarin di acara. Kita bakal unboxing bareng-bareng tanpa basa-basa lagi. Kita mulai videonya. Let's go. Anes pasti penasaran ya pengen buka yang gede. Jadi langsung aja ya. Ya, jadi ini sih sebenarnya kemarin menang ini sih door price yang diputar-putar. Jadi jadi ya the wheel itu ya. Iya. Pure hoki inih kita enggak menang sama sekali. Masukin nama aja. Oke. J ini hadiah utama atau ada beberapa hadiah doorpress. Jadi ada banyak hadiah dan ini yang paling gede. Oh ini yang paling justru paling utamanya. Tadinya bahkan udah kayak niat mau pulang kayak udahlah enggak akan menang. Ternyata yang terakhir dapat gitu. [tertawa] [terkesiap] Boleh cerita enggak Nas ini kok dia bisa kasih ini? Emang ini yang kemarin dirilis atau gimana? Iya, ini baru rilisan baru. Oh, berarti tahun baru tahun 2026 ya? Heeh. Banyak dia kemarin ngerilis dan ini salah satu yang diomongin banget juga selain dia juga ngerilis kipas sama PSU. Kipas? Oh, kipas PC berarti. PC Cooler Master ya. He, ada kipas PC-nya. Ada CPU cooler juga. Oh, oke. Kalau teman-teman ingat, kita juga pernah bahas ya Cooler Master waktu itu PC ITX-nya NES NR2 tuh. Wah, itu legend sekali. sekali. Kalau ini yang gede dong ya. Cing PC ATX ya berarti ya. Cuma ini kelebihannya nih dia ada layarnya. Uh. Dan dia dikasih dikasih stage gitu. Jadi buat yang suka ee Bunda-Tigo ini bisa ditaruh. Oh my God. Oke, jadi ini mau jadi secondary display bisa. Kalau enggak kita naruh misalnya naruh gitu ya. Jadi gila keren banget. [musik] Oke, Cooler Master 360 stage LCD master frame ya. Ini berapa liter sih case-nya? Tahu enggak? 59 L kayaknya. Buset dah. Kalau ITX itu paling biasa 11 sampai belasan liter doang. Ini berarti sekitar lima kali lipatnya. Thanks for the wih baru sih, Guys. Emang gres banget. Cuma gede banget ini. Oke. Noh, masih gede coy. Oh, ini yang bawah. Oh, oke oke. Nah, nah, oke. Wow. Wow. Look at that. Wah, gila. Tapi keren habis sih ya. Oke, jadi ini layarnya. Terus ini ada lampu nih, N. Ternyata, Nas. Atasnya I ada. Wah, ini kayak chamber-nya gitu ya. Jadi ya kalau kalian yang ada Gundam atau Hot Toys gitu ya, Iron Man lah. Case-nya sih cukup simpel sebenarnya kalau dari samping ya. Ada tombol-tombol di bagian atasnya ini nih. Ada dua buah USB, satu buah USBC, sama tombol on off-nya di sini. Temper glass ya kiri kanannya. Bawahnya ini ada tombol juga mungkin buat ganti-ganti kali ya. Kalau tampilan-tampilannya dari sini ya atau lampu-lampunya ya. [musik] sama ini karena dia enggak ada apa ee iya depan jadi dia ditinggiin nih jadi ngambil udara dari bawah. Oh, intake-nya semua dari bawah jadi ya. Oke, menarik cukup simpless sih. Memang biasa kan kalau PC ada beberapa kayak dari depan kayak misalnya kayak steam machine tuh dia kan banyak ngambil udara dari depan ya. Wah, kita sudah tidak punya PC gede. [tertawa] Tapi nanti kita coba lihat ya. Mungkin ada teman-teman atau dari brand-brand yang ingin men-support kita ngerakit PC ini. Silakan Yanes ya. Coba kita cari deh habis ini nih. Kira-kira kalian pengen build-nya apa? Tim biru, tim merah, tim hijau. Oh, ini paling sisanya cuma kayak perkabel-kabelan gitu kali ya. Harganya berapa nih, Nes? R5 juta ya. Sisanya ini dalamnya cuma ini doang sih. Kabel-kabel. Oh, dapat ini. Nes. Riser. Riser PCI ya. Biar VGA-nya bisa berdiri juga ya. Huh, menarik. Wah, kita pertama sudah gong sekali ya dengan case PC paling gong di 2026 nih ya. Kita lihat nanti build-nya kayak gimana. So, itu dia. Thank you, Anes. Ditunggu build. Wah, ini sih harus gong banget sih ini. At least 5090 ini. Itu dia yang pertama. Langsung kita lanjut ke yang berikutnya. Ini masih ada urusan sama permonitoran kali ya. [musik] Aduhuh sakit. Kena besi-besiya dari tadi. Ini barang incran gua yang kemarin di keranjang itu lama banget. Gua tungguin harganya turun turun turun turun. Akhirnya [musik] turun juga pas ee mendekati Paydal. Jadi kalau kalian yang belajar di e-commerce biasanya tuh ditunggu di tanggal 25 apa 26 gitu ya. biasa ada diskon, ada kupon ekstra kayak gitu dan e sama sekali lagi pas tanggal kembar biasanya. Nah, itu kalau gua kayak beli pampers, beli susu buat anak itu lebih murah pas tanggal segitu, Guys. Jadi belanja bulanannya biasa di tanggal itu. Oke, kita buka yang ini, ya. Ini agak cantik deh, dikirimnya pakai Pos Indonesia gitu loh. So, here we go. Wuh, dalam box ada box lagi. Iya, dari You perfect. Kamu sungguh sempurna. Sempurna. [musik] [tertawa] Jadi, ini gua pertama kali beli monitor portable ya di Indonesia. Sebelumnya gua pernah beli [musik] cuma udah lama banget waktu itu di US, Amazon. monitor OLED cuma eh akhirnya jarang kepakai ya karena agak ribet waktu itu posisinya masih colok banyak kabel ada kabel HDMI, ada kabel power [musik] USBC jadi at least kayak mesti dua kabel. Nah, sekarang katanya monitor-monitor portable baru itu tuh udah enggak perlu pakai dua kabel, cukup satu kabel aja untuk nge-power sekaligus jadi extended monitornya gitu. Dan ini salah satu yang brand yang sering banget ya gua lihat di promote juga di YouTube ya, yaitu dari U Perfect. Nah, ini untuk speknya ya, work from home, entertainment, travel, design, dan music creation ya. Jadi memang cocok untuk jadi extension [musik] tambahan dari layar laptop gitu-gitulah istilahnya gitu. Nah, gua sendiri pemakaiannya nanti gua akan share ke kalian kayak gimana. Ini dia untuk monitornya ya. Kita geser dulu. Nah, kita dapat. Oke, kabelnya ee ini apa mini apa micro ya? Micro HDMI kali ya ke HDMI ya. Jadi agak sedang bukan yang paling kecil ukurannya. Ada manu, ada kabel lagi. Wuh, dapat tiga kabelnya ya. Jadi USBC ke USBC yang ini ya. Terus ini adalah USB B deh USBC-nya banyak benar. Oh, ini for power only. Ini adalah yang kayak lebih kuat nih. Nah, tuh ada [musik] U4K-nya. Oh, 3.1 gen 2 ya. Jadi ini yang katanya bisa dicolokin satu kali aja. Dia udah bisa provide power 100 watt sama data 10 GB/ dan 4K 60 Hz. Dapat baut buat Vesa mount ya. Jadi monitor ini bisa dimounting juga. Ada lagi. Oh ini charger ya. Dapat chargernya tapi tulisannya data kabel. Agak bingung ya kabel lagi. Ternyata charger doang. Oke chargernya sekitar 24. Apa benar ya? Bisa [musik] dicolokin USBC doang bisa di power ya? Coba nanti kita tes saja ya. Sekarang kita langsung aja lihat monitornya. Uh, oke. Slim banget. Nah, jadi kita tuh dapat case-nya juga. Dan ini dia untuk Loh, kok enggak sesuai gambar? Kemarin baselnya tipis kayaknya. Lah, ini tebal banget tuh, Guys. Mana ada nih. Gede banget. Gimana ini dua kali lipatnya tuh. beda. Nah, di bagian kanan ada port-portnya. Jadi, dia ada USBC, ada HDMI yang kecil tadi ya, sama USBC-nya ada dua. Terus yang kiri ini ada tombol dan [musik] ee ada 3,5 mm mungkin buat earphone ya. Terus ini ada OSD [musik] untuk kontrolnya ya. Terus ada oh ini power atau back-nya. Oke, kita coba kabel [musik] satu doang. Kabel bisa enggak ya? buat nge-power ini. Karena kemarin gua sempat nanya, dia bilang bisa. Oke, mari kita coba. Oke, tulisannya ada logonya ya, logo ungu. Nah, guys, bisa. Tapi gelap banget ya. What can you do? Coba bisa enggak kita geser terus kita? Oh, bisa deh. Nah, ini dia. Oh, not bad ah. Jadi ini monitor layarnya ukurannya sekitar 16 inci ya. Terus resolusinya juga sekitar 2K jadi lumayan tinggi. Dan kalau enggak salah refresh rate-nya ini 120 Hz. Iya betul nih 120 Hz sama 60 Hz. Jadi dia 2K resolusinya which is lumayan tajam gambarnya di mata ya. Nah, ini sebenarnya gua itu cari ukurannya kenapa yang 16 inci sebenarnya bukan buat jadi extended monitor buat si MacBook, tapi buat nanti di setup gua di rumah di mana sekarang gua pakai e si Apple Studio Display. Nah, ukuran tingginya gua tuh pengen kasih monitor ini tuh sebagai monitor vertikal di sebelahnya gitu. Targetnya seperti itu. Karena monitor vertikal gua yang ada sekarang tuh kegedean dan agak susah gitu ya kadang ngelihatnya. Jadi, gua pengen cari apakah bisa gua bikin e setupnya satu monitor biasa sama satu monitor vertikal, tapi ukurannya enggak usah gede-gede. Nah, untuk monitor ini sendiri dia sebenarnya banyak banget tipenya. Kemarin gua agak-agak bingung sejujurnya ya pilihnya, cuma karena ukurannya gua pas banget nyari ini, [musik] speknya juga oke dan bisa dipower pakai satu kabel aja. Akhirnya gua pilih ini. Ini U perfect 16 inci sekitar R2 juta lebih sedikit Rp2.100.000 R deh kemarin gua dapatnya sedikit di bawah itu karena pas lagi PID sale cuma harga normalnya sekitar 2,2,3. Terus case-nya ini cuma magnet doang sebenarnya dan [musik] dia ada si ini nih kayak semacam vesanya kali ya. Tapi vesanya cuma dua titik doang nih. Padahal bautnya dapat empat tadi. Yeay cuma satu kabel doang. Ada kiriman. [mendengus] Oh yey. Ini yang saya tunggu-tunggu Ini adalah Yes. Filter filter filter filter banyak banget wei. Terima kasih Star [musik] TC Indonesia mengirimkan filter-filter buat Insta 360 Luna Ultra. Ya, jadi kemarin di Gadget of the Mon kita habis ngebahas kamera ini. Karena kamera ini tuh lumayan banyak ditanyain sama kalian kemarin waktu gua vlog yang di London ZF 8 itu pakai ini. Kemarin juga kita di base Indo cards itu kita e bikin konten juga full pakai Insta 360 yang Luna Ultra walaupun sempat ada salah settingan yang bikin ee gambar sama suaranya agak-agak jelek. Nah, filter sebenarnya tuh salah satu yang penting banget menurut gua di aspek kita bikin video. Karena sekarang kalau kalian lihat ini juga kita ada satu filter namanya kayak black m yang mana dia bisa bikin kayak pantulan cahaya tuh jadi lebih soft gitu ya. Jadi lebih enak, lebih cinematik di mata kurang lebih kayak gitu. Nah, ini ada satu lagi banyak banget. Oh, ini tuh kayaknya case mungkin ya. Kita coba lihat. Yes. Jadi Star TC ini lengkap banget ya. Dia ada filter-filter, aksesoris-aksesoris juga buat si Luna Ultra yang mana eh sebenarnya case bawaannya si Luna Ultra juga udah bagus. Tapi kalau kalian pengin yang lebih heavy duty ya, karena kemarin gua sempat taruh di tas gua, tiba-tiba [musik] itu kayak mungkin karena dia kepencet jadi kebuka dan kameranya keluar dari tas kepontak panting gitu. Jadi mungkin ini aspek salah satu yang dia e bilang ke gua nih paling aman lah kalau kalian pengin pakai case dan ya namanya kamera juga kan agak ringkih ya dia kan ada gimbalnya tetap lebih penting untuk punya case yang aman. Nah. Oh ini ada temper glas gitu ya kayaknya ya. Sekaligus dibuka aja. Nah jadi dia juga ada aksesoris kayak temper glass buat si lensanya [musik] ya. Ini lensanya ini kecil banget dan layarnya nih ya. Kelihatan enggak nih ukurannya? kelihatan kali ya. Tapi yang layar menurut gua penting, cuma yang lensa gua agak ngeri-ngeri sedap ya, kadang karena dia bikin e ada kayak glare gitu takutnya di harusnya enggak sih ya. Moga-moga ya nanti kita coba pasang [musik] stiker-stiker juga semua lengkap dan filternya nih banyak banget. Oh, jadi dia itu mungkin ada dua macam ya. Jadi ada yang single, [musik] ada yang set nih. Ada kitnya. Kita buka dari yang single dulu. Oh, oke. Pas banget ini langsung dapat yang black miss. Oke, jadi ini dia untuk isinya ya. Jadi ada lima filter. Kalian bisa pilih satuan atau kalian bisa beli yang satu set yang mana kalau yang satu set isinya ada tiga nih ya. Jadi ada yang variabel ND [musik] ya. Bisa diputar-putar nih ya ND-nya ya. Ada level 1 2 3 4 sampai 5. Ada black m-nya juga nih ya. Udah include dipaket. Sama satu lagi ada CP atau circular polarizer. Biasa kalau kalian mau syuting-syuting yang kayak kaca ya, misalnya kayak gua syuting bas Indar dari luar mobil itu bisa buat ngilangin e pantulan refleksi dari cahaya. Nah, kalau yang satuan juga tadi sama ya. Jadi ada yang tiga komponen utama ini ya, CPL, MD, sama black mist ya. [musik] Atau kalian bisa pilih yang ini kalau mau tambahan ada UV. UV ini buat sebenarnya buat protection sih ya, sama mungkin buat ngurangin cahaya. Tapi kalau pengen ngurangin cahaya yang signifikan terutama pas malam ya, pas yang banyak lampu-lampu bisa pakai yang LPR ini. Apa sih katannya tadi? Light pollution poeduction. Light pollution reduction gitu. Jadi kalau yang buat syuting-syuting malam ya. Nah, ini dia sistem pakainya juga. Ini simpel banget kayak dia tuh pakai magnet di belakangnya. Nah, kita tinggal tempel. [musik] Uh, magnet menempel langsung. Dan ini menariknya sebenarnya dia tuh enggak cuma bisa satu, tapi bisa beberapa gitu katanya sekaligus nih. Tuh, ya. Jadi, misalnya kalau kalian lagi di luar kalian pengen pakai black mist bisa ditambahin si Andy plus kalian bisa tambahin [musik] kayak CPL-nya juga nih gitu ya. Jadi semua nempel tapi jadi gelap banget karena memang ini pakai ini sih triple gini ya. Dan yang gua suka juga adalah kalau kalian pakai filter begini sebenarnya di yang Insta 360 [musik] Luna ya, dia itu kalau kalian matiin filternya tetap bisa masuk ke dalam gitu. [musik] Jadi in this case misalnya kayak kalian pengen look cinematicknya tetap terjaga, black miss-nya dipasang aja terus gitu. Jadi kalau kalian pas syuting-syuting ya udah enggak usah dicopot lagi gitu. Dan di dalam case-nya pun juga ini bisa kalian pakai untuk taruh filternya ya. Dia ada dua slotnya ya sebenarnya. Ada black m tadi sebenarnya black miss-nya udah kepakai. Jadi kita bisa aja taruh nih si ee tambahan tadi ya si CPL sama ND. Jadi udah lengkap satu sistem, satu casing udah bisa buat semua. Nah, ini yang enggak ada nih di DJI Osmo Pocket 4P. Sayangnya [musik] audionya pun juga cukup bagus ya, cuma memang ada beberapa masalah di lock footage-nya yang mana kalau pakai auto [musik] ISO itu dia jadi soft gitu gambarnya. Jadi musihi gitu kayak belum di belum dibenerin. Sip. Thank you Star TC Indonesia ya. Nanti gua taruh linknya seperti biasa. Tapi kalau gua bisa rekomen mending langsung ambil yang set ini aja karena ini udah komplit ya. Black Miss, CPL sama ND udah buat berbagai skenario itu mantap. Kalau suka foto malam baru ambil yang LPR. Nah, yang biru ini paket tanpa nama, tanpa tulisan. Pas korek isinya kayaknya gua tahu. Jadi ya udahlah kita coba lihat bersama-sama. Nah, ada case dari Kaudabe. Ini adalah case Cudabe buat Yes. Samsung Galaxy S26 [musik] Ultra ya. Jadi, ada berbagai macam warna [musik] juga. Ada yang tipe sintesis, ada paragon, sama ada shih. Ini case-case-nya KW. [musik] Case casase terfavorit. Kalau di iPhone sekarang mereka juga banyak bikin buat Samsung. Semoga bikin buat C juga ya. kayak super one nih kita nih. Oke, jadi ini dia guys untuk ketiga [musik] casing-nya ya. Ada yang shift yang kulit jeruk ya. Ini udah gua berapa kali bahas kalau di casing iPhone-nya. Enak banget. Sintesis. Ini clean banget sih. Gua suka banget desainnya transparan gitu ya. Pinggirannya [musik] ini yang gepy-gepy gitu ya. Uh, asik banget sih ini. Kayak ada titik-titiknya gitu. Kelihatan enggak nih di video? Kelihatan lah ya tombolnya semua metal ya. Ma, Max safe-nya. Dan ini kayak yang bukan matte, matte polos, tapi ini mapte yang bertekstur gitu loh. Dan ini dia Honda Super One. [tertawa] Yang mana udah pada ngecek belum harganya? Kalau belum cek di Instagram [musik] Bas Indocars karena bikin geleng-geleng ya harganya ya. Lumayan ya 400 38. Damn. [musik] Tapi ini cocok banget sih buat yang udah PO ya. Silakan, Guys. Koda S26 Ultra. Tapi kelihatan kayak jadi ini banget ya, lonjong gitu ya kelihatannya ya. Kayak case apa buat Xperia gitu loh. Sony gila ini case-nya keren banget dah ya. Dalamnya bluew tombolnya semuanya dia metal dipegangnya enak banget dan ini [musik] kayak mode hard case gitu sih gitu. Jadi kayak mix material dan Kuda Be. Kalau ngomongin soal clean andhetic, gua [musik] enggak bisa ngomong lagi ini kayak one of the best gitu. Kalau yang lain kan casing biasa mengutamakan fungsionalitas [musik] ya, desainnya kayak yang penting memproteksi. Nah, kalau ini tuh next satu level di atasnya. [musik] Estatiknya cakep, build quality premium, desainnya apalagi? Next. Uh. Tuh, ada brand case baru. Aduh, kepotong. Namanya adalah Case World. Nah, ini agak antik nih ya. Jadi, dia itu casing yang mana udah bisa langsung nempel filter dan filternya tuh magnetik. Mirip sama tadi ya di Insta 360 [musik] Ultra, tapi ini buat iPhone. Jadi, ada tiga jenis ya. Satu namanya reflection reduction CPL. ada soft [musik] glow effect atau black m dan satu lagi ada tambahan extended exposure atau n 32 ya kurang lebih kayak tadi sih ya oke kita coba check it out oh modulnya doang ya oh gitu ok jadi ini dia ya bentuknya tuh ternyata adalah dia itu kayak semacam [musik] e plate ya jadi dia kayak kayak nempel di kamera pletu ya. Jadi kalau kita buka nih kayak gini nih dia bentuknya. Nah, jadi kita tempelin si pleto ini ke iPhone kita dan posisinya enggak tahu ya apakah nanti setelah pakai ini kita bisa pakai casing ya. Semuanya dapat ya kalau kalian beli satu-satu nih dapat si pletonya. Terus kita tinggal tempel. Oke, sudah rapi ya. Jadi sebenarnya enggak terlalu kelihatan sih ya e posisinya kalau kalian pakai ini. Dan si filternya tadi kalian nanti tinggal tempel aja. Jadi dia ada urutannya gitu ya. Ada belakangnya nih. Kan depannya enggak kelihatan nih. Kita tinggal pup gitu. Nah ada tulisannya nih dari samping dia. Kalau ini tuh ND [musik] 32 ya. Jadi kalau kalian yang pengen shoot misalnya gua kita sekarang tuh kalau shoot podcast pakai iPhone guys. Kamera tengahnya, kamera white-nya ya. Jadi kadang menurut kita penting untuk tadi kita punya fitur black m gitu. Jadi biar [musik] soft gambarnya enak kalau kita lihat yang lebar. Dan dengan pakai ini sebenarnya jadi asik banget sih ya secara e penggunaan gampang banget tinggal copot aja magnetnya. Nah, yang kedua ini kita ada. Oke, ini yang black M4at nih. Sama nih ya, kita tempel dulu aja. Ini ada tulisannya tuh ya, black miss 1/4 yang mana juga [musik] gua lupa bilang ini juga yang gua pakai adalah black m 1/4at. Dan yang terakhir ini dia ya, CPL atau circular polarizer. Jadi kalau kalian tadi ee kayak gua bilang kalau mengurangi [musik] refleksi pakai CPL. Kalau pengen bikin gambar jadi lebih cinematic, lebih soft, pakai black m. Kalau kalian terlalu terang pengen bikin [musik] shutter speed-nya itu rendah, biar motion blur-nya itu natural, pakai si MD [musik] filter. Cuma memang ini sih mesti nempel di case-nya. Nah, coba kita pakai ini bisa enggak, ya? Oh, ternyata bisa ya. Jadi enggak terlalu masalah selama case-nya punya ini yang kebuka ya. Harusnya enggak enggak pusing. Cuma ini kita coba tempel nih. Oh, dia tetap bisa nempel juga filternya walaupun udah pakai case. Kebetulan gua ada satu case yang bisa kita share. [tertawa] Ini case iPhone 18 sebenarnya nih. Kelihatan enggak angka 18 nih ya. 18. 18. Dan ternyata ini muat [musik] di iPhone 17. Jadi artinya secara ukuran bakal kurang lebih sama. Gua dapat bocoran nih. Cuma [tertawa] case modelan [musik] kayak gini bisa enggak kita pakai? Oh, ini enggak bisa nih, Guys. Ya, jadi kalau case kalian ada penutup di bagian kamera pletow dia enggak bisa ngekunci gitu loh. Oh, ada di luar ketabrak ininya. Iya. Jadi kalau kayak gini nih misalnya Oh, iya bisa ya. Kalau pakai ini tetap bisa cuma nempelin ininya nih. Jadi dia agak kesenggol nih di ininya nih kayak besinya nih. Tuh. Jadi dia kayak enggak enggak rapat gitu loh. Tuh. Ya mungkin tetap bisa sih. Harusnya [musik] enggak terlalu ngaruh. Cuma enggak tahu deh agak berbahaya. Agak berbahaya karena bisa masuk debu segala macam. Nih menarik juga ya konsepnya ya. Nanti kita akan coba eksekusi dan mungkin tadi kita coba slip-slipin dikit ya e perbedaan pakai filter sama kalau enggak pakai filter biar nanti kebayang nih kurang lebih hasilnya [musik] tuh kayak gimana. Oke, pakai lem dia Nes. Ada stikernya ya. Tapi lemnya leml double tipe biasa doang sih sebenarnya cuma sayangnya warna ini ya kalau saya pakai jadi warnanya ini dong. Jadi [tertawa] iya juga ya. Kocak. Lucu juga sih ini. Menarik menarik. Good ideas banget sih ya sebenarnya implementasi yang bagus biar kita tuh gak usah pakai yang model-model jepit gitu atau model yang mesti digonta-ganti ya. Ini udah sesuai jadi bentuknya enggak gede banget dan kadang kalau kalian nempel kayak aksesoris-aksesoris lain kan dia bisa nabrak gitu. Oke. Oke. Terakhir kita dapat kiriman case lagi nih ya. Ini buat X9 Ultra Hidden Circuit. Endorse endorse. Ah, oke. Sekarang kita ada case-nya si Yong Kit ya. Yongkit sendiri akhir-akhir ini lagi bagus-bagus banget menurut gua secara case-nya. Cuma memang desainnya dia lebih kayak ke anak muda, ke Jenzy gitu ya yang sirkuit sama yang polos warna putih. Nah, emang case buat Find X9 Ultra tuh kayak lumayan jarang-jarang gitu loh di pasaran ya. Kemarin tuh gua sampai harus beli ke Ali Express buat e dapetin case alternatif yang cukup oke gitu secara bentuk. Sebenarnya enggak oke sih, lebih tepatnya case-nya tuh case polosan gitu. Oke. Nah, ini dia untuk case-nya ya. Jadi yang ini putih matte polos. Kalau yang ini tuh ada kayak [musik] 3D printed-nya gitu loh di bagian dalamnya ya untuk ngelihatin kayak isi dari motherboard PCB atau chipnya gitu. Tapi di belakangnya sebenarnya polos sih di dalamnya. Nah, gua kemarin di AliExpress nyari case yang kayak gini nih polosan ya. Sebenarnya ini case sejuta umat lah bisa dibilang ya. Dan kemarin juga gua beli ini si temper glass-nya yang matte ya. Karena gua suka pakai si Find X9 Ultra jadi kamera foto sekarang. Eh, sebelumnya gua pakai ini sebagai [musik] driver juga. Dan ya ini kita lihat ya si Nah, kalau dipakaiin yang ini jadi agak terang ya ke dalam case-nya yang gelap. Tapi memang ini lebih kayak premium gitu sih berasanya ya. Tombol-tombol semua ada dan ini juga metal ya cliknya. Oke, kirinya ada tombol buat si-nya juga. Yang kedua yang sirkuit ya kurang lebih kayak gini. ini justru lebih oke sih ya [musik] look-nya ya kelihatannya ya sama HP-nya ya cocok ya ya tombol-tombolnya kurang lebih sama kayak bahan metal gitu juga dan di depan kurang lebih kayak gini gitu. Nah, Yongkit ini harganya biasanya rata-rata cukup terjangkau sih ya. Ee yang mana nanti gua taruh aja ee harganya di sini. Jadi kalau kalian lagi nyari case buat HP-HP yang sebenarnya agak jarang ya, Vivo, Oppo ee itu si Yongkit biasanya dia ada dan desainnya juga cakep-cakep. Sip. Siapin snack buat ronde du. Ciao. Cluter dua hasil belanjaan tanggal kembar kemarin. Ada 1 2 3 4 5. Kecil-kecil aja. Kita mulai dari yang mana nih? Yang orange sendiri aja ya. Iya. Ada case Sunil buat Pocket 4P. Yes. Jadi [musik] kalau kemarin kita bahasnya Insta 360 Luna dan Ultra, waktu syuting [musik] mobil GIAs ya kita itu ternyata butuh satu kamera lagi. Dan gua akhirnya beli si [tertawa] DJI Pocket 4P yang mana sekarang itu gua tuh lagi pakai case eh apa sih ini? 3D print ya. Jadi kita kemarin 3D print gua ada mesin 3D print bambu lab. Dulu gua pernah bahas di Gadget of the M. Kalau pengin di-review [musik] mungkin boleh dikomen di bawah. Dan ya emang case ini tuh agak terbatas sih ya. Dia cuma buat si e barangnya aja. Enggak bisa ditaruh kayak mic [musik] atau filter atau segala macamnya gitu ya. Jadi benar-benar e cuma buat si bodinya which is sebenarnya oke sih. Kayak dia ada tempat buat kayak ngikat talinya terus bodinya dilipat begini terus tinggal diselipin ya. Ada selipannya dan kita bisa kayak ditarikin nih dia punya Lard-nya [musik] untuk ngunci gitu. Jadi kayak ya aman gitu walaupun agak ngeri-ngeri sedap sih bisa kayak lepas begini. Makanya gua kemarin lihat akhirnya udah ada yang ngejual case-nya nih dari [musik] si Suni. Sununi ini Suni warnanya ini orange karena kemarin kayaknya agak sedikit [musik] ya pilihan warnanya. Nah. Uh gede juga cuy gede banget ya. Tapi sesuai sih ya sama ukuran ininya ya. Naja di case ee DJI Osmop Pocket ini memang PR-nya tadi enggak ada case-nya. Makanya kalian harus cari dan agak terbatas nih pilihannya. Dan uh oke. Gede nih ya. Karena dia ada tempat buat kameranya sekaligus ada buat si filter-filternya juga nih di atasnya. Bisa 1 2 3. Oh, ada kayak lining-nya buat layarnya biar enggak pecah. Dan tadi cara pakainya cukup simpel sih ya. Dipencet kebuka dia langsung ya. Agak beda sama Insta 360 kan. Insta 36 dipencet langsung kebuka gitu ya. Nah, jadi sistemnya kayak gini. Uh, benar-benar snak fit banget gitu ya. Kayak benar-benar pas gitu langsung ya. Nah, yang atasnya ini gua juga ada beli filter. Jadi nanti kita bisa pakai kemungkinan ke depan kamera gede-gede kayak gini yang kita lagi pakai tuh cuma buat di studio aja. Kalau [musik] kita keluar, kita bisa syuting pakai ini. Karena kualitasnya hasilnya juga udah oke banget. Kayak kemarin gua GIAs itu pakai Insta 360 [musik] e Luna Ultra. Pas di Fol 7 juga itu gua banyakan pakai. ada di AOS M Pocket 3 waktu itu gua masih pakai dan si Luna Ultra juga. [mendengus][musik] Oke, jadi kayak gini, Guys. [tertawa] Kayak tongkat buat pertolongan gitu kali ya. Kalau dari jauh kelihatan ya, warna kuning-kuning gitu. Oke, kalau kita lihat di atas nih ada tempat filter-filternya tadi ya. Nanti kita lihat ya. Gua udah beli filter-filternya Kita banyak perfilter-filteran kali ya di episode mega unboxing ini ya. Mungkin karena memang kita harus belajar men-filter, Guys, apa yang masuk ke dalam diri kita, gitu. Which this one adalah filter dari small Rick. Yesmoric buat si DJI Osmo Pocket 4P dan satu set ada [musik] 1 2 3 karena I untuk filter sendiri Smoric memang baru bikin buat yang di smoke gua enggak tahu gua gak lihat yang kalau dia tuh kayaknya [musik] enggak ada buat si insta Luna kalau Luna tadi gua rekomen yang si Star TC itu juga oke banget karena gua juga udah pakai dari zaman DJ M pakai 3. Nah, kalau yang small oric mungkin agak lebih premium ya bisa dibilang ya. Harganya juga emang lebih pricey dikit ya. Nanti gua share [musik] juga harganya. Nah, ini tuh ada tiga macam filter di satu set ya. Nah, jadi mirip sih kayak yang tadi sebenarnya. Jadi dia ada filter ada black m 1/4 ya. Jadi bisa bikin yang [musik] gambar soft CPL sama VND ya. Jadi variabel CP kurang lebih sama kualitas gambarnya gua kemarin nonton ini ada ada yang review katanya gambarnya bagus ya cuma gua baru ngetis nih ada bentuk yang kayak kabur-kabur gitu ya. Jadi kita coba lihat perbedaan gambarnya. Ini yang pakai black m kalau CPL itu buat kalau shoot dari luar ya biar pantulannya agak hilang gitu ya. Sama kalau pakai VND, variable ND. Ini juga cocok kalau kalian shoot di tempat terang. Kemarin kita enggak ada nih, jadi kita kayak shutter-nya mesti diadjust-adjust. Tapi ya kalian udah dapatlah gambarannya. Kita udah kasih beberapa contoh kali ya penggunaan filter ini. Paling yang gua penasaran bisakah kita masukkan langsung ya? Oh jadi sistemnya itu bukan magnet. Kalau ini tuh guys dia di ada lubangnya emang dia nyolok ke dalam gitu. Jadi e jadi bukan [musik] nempel secara magnetik. Aku balik coba. Oh iya, ada ada aturannya. Jadi lensa yang gede itu di kanan, yang kecil di kiri. Nah, kayak gitu, Guys. Kalau ini tuh gua berasa pocket tuh atasnya agak lebih berat dibandingin Luna. Luna tuh kayaknya balance-nya lebih stabil, tapi secara software ya jelas DJI lebih matang gitu karena udah lebih lama ya. Kayak untuk zoom-zoom-nya kayak jauh lebih gampang sih pakai ini. Tapi kalau Luna itu kita bisa pencet. Oh iya diginiin klik gitu. Jadi ini kayak gini tuh ya dalamannya ya. Jadi dia itu modelnya diginiin. Klik. Jadi kita gesernya itu diklik ke bawah baru [musik] diangkat. Jadi dia enggak pakai ada magnetnya juga sih sebenarnya ya. Nih ada kayak [musik] pentol besinya gitu ya. Tuh ini kita bisa langsung pakai yang benar enggak nih? Nah, mana yang 3x, mana yang 1x? Oh, beda nih. Kalau kebalik dia enggak bisa masuk ya. Ada nyangkut tuh. Tapi kalau kita posisinya benar, dia langsung bisa masuk. Tuh, klik itu dia. Nah, jadi kayak gini, Guys. Bentuknya agak beda ya jadinya ya. Agak gepeng gitu. Terus kalau [musik] kita muter balik bisa enggak? Nah. Uh, kok warnanya lebih soft-soft gitu sih. Tapi at least kalau dikayak giniin bisa kita masukin. Oke, enggak masalah sih ya. Jadi [musik] ini bisa disimpan ini. Jadi pas banget sih secara [musik] tempat dia lengkap ya. Bisa CPL, VND mungkin ini ditaruh buat yang filter ultrawide-nya. Bukan ultra white si apa ultra white lens-nya. Jadi bisa satu gini lengkap tinggal diklik aja. Cuma memang sayangnya tuh enggak ada tempat untuk mikrofonnya. Tapi mungkin kita bisa tambahin sendiri kali ya. Uh, ada kiriman paket charger dari Kip Wireless ya. 1 2 3. Dan ada kabel. Kabelnya sih kita udah berapa kali bahas ya si ML ini ya. Jadi dia bisa nempel magnet kayak gitu langsung. enggak usah pakai kabel T segala macam, dia bisa jadi bulat, jadi lebih rapi. Ya, bisa lihat belakangnya kayak gini. Jadi kalian enggak berantakan lah kabelnya. Gua suka banget. Gua ada beberapa pakai di rumah. Kemudian charger. Jadi ada yang charger 30 watt, 67 watt, dan ada 65 watt plus kabel, ya. Jadi, udah include ada retractable kabel. Kita coba buka semua. 1 2 3 sep. Yes, ini dia chargerchargernya dan ya kita mulai dari yang tadi ya. ada T30 sama T67 kodenya ya ini ya. T67W di mana sekarang ya terutama yang charger 67 watt ini tuh jadinya kayak semakin kecil ya. Ini kecil banget loh kayaknya zaman kita awal-awal gua ngonten charger tuh 65 watt aja tuh gede gitu dan sekarang udah kayak bisa dibilang turun 30% kali secara ukuran ya. Jadi lumayan kecil, bisa tiga port ya kalau yang 67 watt. Kalau yang 30 watt ini cuma satu port USB type C aja ya. Ini untuk ukurannya. Perbedaannya compact cuy. Yang 67-nya udah kecil banget. Terus yang nah ini yang menarik nih yang gede sekarang yang 65 watt tapi udah bisa ada kabelnya di dalamnya integrated ya. Jadi kalian udah enggak perlu bawa kabel lagi ya. Ini yang gua suka banget sih sebenarnya. Sekarang gua enggak usah ribet bawa kabel. Di charger selalu ada kabelnya. Jadi kalian tinggal cemplungin aja ini di tas. [musik] Enggak ada kabel berantakan ya. Dan kalian bisa ngecas tadi ya up to 65 watt, ada tiga buah port lagi ya. Dan ini semua ya udah ada tinggal colok USB type C aja. Karena sekarang since semua udah rata-rata hampir pakai USB type C ya. Tapi kalau kalian pengen rapi tetap dan bawa kabel ya, ini bisa jadi kabel yang menarik karena kalian lihat ya simpel banget ya bentuknya. super duper kecil dan ini juga bisa nempel ya kalau enggak salah nempel di HP dan dia [musik] bisa ya dibawa dan tetap rapi di dalam tas enggak bakal ke apa namanya berantakan dan kalau pengin dibuka dia bisa kayak gini bisa lurus juga tinggal diputar-putar dikit ya tuh lurus tapi kalau mau dilipat nah juga gampang keduk keduk keduk keduk keduk oke ok jangan kebalik aja magnetnya sebentar ya nah t gampang banget jadi simpel banget, rapi semuanya buat yang OCD. Gua sendiri semakin tua kayaknya semakin penginnya rapi gitu ya. Enggak pusing, enggak berantakan kan. Dan ini bisa jadi solusi yang menarik. Harganya kalau KIP pastinya harganya affordable. Garansi juga harus gua akuin oke. Cuma memang dia ngejual dengan harga yang bisa dibilang lebih terjangkau dibanding yang lain. Dan inovasinya banyak banget ya. Gua tuh banyak banget juga pakai aksesoris-aksesoris yang retractable dari KIP ya. Kabelnya juga ada yang retractable. Itu juga salah satu yang paling slim, paling kecil. Jadi enak masukin ke dalam tasnya. Oke, next. Ini belanjaan bapak-bapak ya. Jadi gua tuh e kemakan iklan enggak kemakan sih, sebenarnya udah lama banget iklannya. Mungkin kalian semua juga nanti kalau kita udah buka barangnya bakalan tahu. Berat juga. Multipurpose Rchet set [musik] ya, 24 in1 ini tuh katanya obeng model baru ya. Gua itu ee nukang di rumah ya. Jadi karena gua suka, jadi gua suka ngoleksi beberapa jenis obeng-obeng yang gua ngerasa tiap kali gua mesti nukang itu kebantu gitu sama obengnya. Dan oke kita buka. Nah, tada. Yes. Jadi ini obeng yang sudah gua incer lumayan lama ya kemarin akhirnya nemu dengan harga yang cukup e bisa dibilang terjangkau. Jadi [musik] cara kerja obengnya tuh lumayan unik ya. Dia tuh terdiri dari tiga bagian ya bisa dibilang ya. Jadi ada si putterannya yang mana ini tuh kayak bentuknya T ya. Jadi enggak kayak obeng pada umumnya. Dan dia tuh bisa dibuka-buka juga, Guys. Tuh, jadi ada kayak berapa? Empat malahan totalnya nih. Karena nanti kalian itu bisa pakai ini di posisi yang beda-beda. [musik] Misalnya kalau kalian mau pakai yang dari bawah nih, terus mesti kayak ngebautin meja gitu misalnya. Nah, ini bisa dipakai [musik] buat put tret tret trut. Terus ini kita bisa atur beloknya kiri apa kanannya. Nah, atau kalian butuh pegangan samping ya. Kalau dari samping ini juga bisa kayak gini nih. Jadi dia tuh ada multiple position. Kemarin gua lihat di TikTok-nya tuh kayak seru banget ya. Bisa kita eh apa namanya? Adjust-adjust. Dan ini juga kayak semacam ada tinggi pendeknya agak beda gitu [musik] ya. Satu yang lebih gede nih biasa buat di sampingnya bisa sama yang ini buat di bawahnya. Nah, jadi kita bisa putar tuh. Jadi ada retnya ya istilahnya gitu ya. Sama bisa buat obeng kayak biasa juga. Ini bisa. Jadi lumayan menarik sih ya inovasi yang ditawarkan sama obeng ini. Walau memang gua ngerasa e nanti kepakainya sama obeng biasa sih ya kurang lebih bakalan sama aja sih. Cuma di kondisi-kondisi tertentu sih gua lihat. Terutama di tempat-tempat yang agak sempit kali ya. Karena beberapa kali gua kalau pakai obeng yang ukuran normal itu kan rada gede. Kadang kita di tempat-tempat yang sempit tuh enggak bisa lurus banget. Nah, dengan pakai ini dia itu bisa di tempat-tempat yang sempit gitu. Gitu. Kalau rumahnya sempit mungkin ini bisa jadi alternatif obeng yang menarik. Harganya kemarin gua beli di Rp10.000-an. Gua ngerasa ini tuh dropshipper ya. Jadi padahal harganya tuh bersaing kalau ada yang 190, [musik] ada yang 200. Tapi kemarin pas 88 tuh sekitar Rp10.000-an ribuan [musik] yang gua rasa cukup okelah walaupun sebenarnya ya masih mahal tapi balik lagi. Innovation ya obeng T 24 inone kepalanya juga cukup lengkap jadi bisa jadi alat peralatan senjata kita nukang di rumah. Yes. Terakhir. Nah, ini ada kiriman yang gua sebenarnya tunggu-tunggu banget ya. Dan ini juga sebenarnya nanti bakal dikontenin. Jadi ada yes, tada kipas angin. Yes. Dari brand baru nih sebenarnya namanya adalah Iuli ya. Jadi kipas Iuli ini tuh cukup terkenal kemarin ya karena mereka bikin inovasi kipas angin portable yang bisa ngeluarin air atau miss gitu ya. Kayak semacam embun-embun gitu ya. Jadi biar kalau kalian di kondisi Indonesia yang panas terutama itu tuh pengaruhnya lumayan signifikan. Nah, gua pengen coba ngerasain ini tuh yang tipe lebih terjangkaunya. Harganya lebih terjangkau nih Rp300.000-an. Tapi ada juga yang versi ultranya bisa dibilang ya versi premiumnya. Nanti kita juga bakal adu sama kipas ultra lain yang kita punya. Oke ya, sesuai namanya nih portable highspeed misting fan [musik] ya. Jadi dia ada cold air, ada airnya. Tapi [tertawa] enggak ini maksudnya cold airnya udara sih ya. Oke, ini yang hitam warnanya. Dan ini untuk speknya nih ada tombol dan dia punya ada untuk isian air ya, air water [musik] tank gitu di bagian bawahnya ini gitu. Jadi tempat isi airnya ada di bagian bawahnya dan dia juga ada tombol untuk ngeluarin si airnya. Long battery life, easy clean. Adjustable levelnya ada lima, ada smart LED dan long [mendengus] lasting cooling miss, gitu. Oke, langsung saja kita ceki. Uh, packaging-nya cakep [musik] juga ya. I cool. Nah, ini dia make every adventure cool. Asik. Nah, kita coba [musik] buka. Uh, ada aksesories box dua biji. Dan ini [musik] dia untuk kipasnya. Kita keluarin dulu kipasnya. Kita lihat nanti sambil gua kasih kisi-kisi dikit. Ini [musik] ada lubang untuk airnya tuh. Ya, sekarang kita lihat aksesories box-nya. Dapat apa nih? Oh, ada kuas buat bukan buat make up ini ya, tapi buat bersihin. Tapi buat make up juga bisa kayaknya. Terus ada apa nih? Sticker. Oh, oh ini tuh kayak 1 fahenheit 1 Celsius kali ya. Thermometer ya dikasih ya. Coba lihat satu lagi. Oke, satu lagi aksesories box-nya. Ternyata cuma kabel dan ada Lyard. Dah. Nah, ini dia, Guys, untuk kipasnya ya. Sebenarnya enggak tergolong terlalu gede. Mirip sama kipas portable pada umumnya. Cuma memang bawahnya aja sih kayaknya agak [musik] lebih gambot ya, lebih uh itu dipegang. [tertawa] Ada port USBC di bagian kanan. Di sini ada tombol ya, ada power tuh. Ada gambar eh display power 1, power 2, power 3, power 4, power 5, which is gua lebih prefer ya karena kalau kalian kadang pakai yang persentase 0 sampai 100 tuh ngadjustingnya lumayan ribet gitu kadang. Jadi kalau kayak gini tuh udah kayak 1 2 3 4 5 aja gitu. Oke, anginnya cukup kencang. Walau memang bukan yang [musik] paling kencang banget, tapi gak masalah karena ada ini nih. Nah, [musik] ya. Kita bisa buka si tangki airnya. Oh, keras. Nah, guys, ini dia tangki airnya, ya. Nah, jadi yang menarik di sini dia itu memang kunciannya di tengah nih, ya. Jadi, dia kayak lebih kedap harusnya dan enggak bocor ya. Harusnya sih ya. Karena air kalau kena elektrik kan bisa constrat gitu. Nah, terus dia ada sedotan dua nih yang mana gua gak tahu kayaknya sambungannya harusnya berbeda sih ya. Ada titiknya sih di bawah [musik] itu. Terus nyambung ke sedotannya. Kita coba isi aja langsung ya. Coba Ris isi Ris kita sudah isi [musik] kena air sedikit tapi mari kita buktikan. Oke kita hidupin. [musik] Nah ini terus kita pencet si airnya bisa enggak? Oh gitu. Oh. Wah, adem, Guys. Wah, dingin. Wah, kelihatan enggak airnya? Tuh, enggak kelihatan ya? Tuh, ada sedikit sih kalau kalian ini di udara. Terus kalau kita kenain ke ini deh. Coba tuh. Kena air tuh. Tuh airnya langsung Kelihatan enggak ya? Tuh airnya ya. Gila enak loh. Adem banget. Wah fix fix. Ini adem banget. Pakai kipasnya cukup level 1 aja. [musik] Dia udah adem gitu. Ini legit banget sih. Jujur gua sangat-sangat happy dengan kipas ini. [musik] Mungkin ini akan menggantikan kipas yang gua pakai dan kita akan testing ya. Terutama juga nanti kita akan ada satu lagi yang lebih [musik] mantap ya, lebih canggih. Tapi gua tuh sejujurnya banyak pengalaman dengan kipas portable ya. Karena waktu itu Zio anak gua yang pertama tuh suka banget sama kipas portable. Gua pernah beli kipas yang kalau kalian tahu tengahnya tuh ada besi-besinya ya yang biar bisa kayak peltier cooling biar [musik] dingin ya. itu gua pikir bakal adem, tapi ternyata enggak. Tapi emang enak kalau ditempelin kayak ke badan yang panas gitu ya. Emang karena dingin. [musik] Tapi ini menurut gua lebih mantap lagi dan paling mantap di antara yang lain karena benar-benar tadi ya dengan air yang mungkin di suhunya adem gitu keluar kena angin jadi lebih adem. [musik] Ee dan mungkin gua juga bisa nanti kasih sedikit lihat kali ya kalau kalian kipas [musik] ke tangan yang kondisinya panas tuh kayak gimana gitu suhunya. Dan ya itu sih menarik banget buat kalian coba. Harganya pun menur gua masih oke di Rp300.000-an [musik] ini ya. Jadi ya menarik kalau kalian yang sering outdoor di luar ya, butuh udara yang dingin atau kalau mungkin misalnya suka olahraga gitu kan di lapangan badminton lah, lapangan padel atau di tenis ya yang outdoor ya pasti ini bakalan kepakai banget. Oke, sip. Itu dia barang terakhir di mega unboxing episode 33. Thank you so much for watching. I'll see you guys on the next video. You close it with a bang. Senang banget. Bye. Saatnya nabung lagi buat mega unboxing berikutnya. Subscribe, jempol komen.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.