Jungkat

MENCIPTAKAN DUNIA BERBEDA ALA SAVYAVASA, SURGA TERSEMBUNYI DI TENGAH KOTA (YouTube Video)

  • 16/06/2025

buyers-nya nih, Bu ya. Profil-profil buyers ya. Selebrities ada enggak sih yang beli? Enggak, enggak usah ngomong nama, tapi kan saya ada gitu. Pengin tahu atau pengin tahu banget? Pengin tahu sekali. E orang yang datang ke Safia Fasa katanya sih ya, Pak rumornya baru nyampai aja kayak udah di dunia lain katanya. Iya. Selected artis lah ya. Levelnya level artisnya udah yang top notch lah ya. Kalau yang baru-baru ya skuter-suter sih enggak lah ya. Iya. kayaknya podcastnya harus selesai sekarang. Takutnya ngomong kita gali terus, pancing terus siapa tahu kecepplosan nih. Oke, hai pot friends ya. Jumpa lagi dengan gua Bima di Grandevida Porty. Nah, kita kali ini ee kedatangan seorang bintang tamu C narasumber yang luar biasa yang memegang salah satu project apartemen mewah emm bergengsi di Jakarta Selatan dan areanya juga keren banget di area Dharmawangsa. Wah, emm kita mau ngobrol-ngobrol seputar projek tersebut sedang promo apa aja? Nah, siapa tahu ada pot friends yang minat atau teman-teman agen juga yang mau e bantu jualan. Nah, kita bisa langsung tanya-tanya ke Ibu Kristin Jo. Apa kabar, Ibu? Halo. Halo, Pak Lima. Selamat pagi. Pagi. Selamat datang di studio kami di Grand Poterti. Nah, kebetulan e Bu Kristin ini adalah eh sales and marketing director dari Savia Fasa. Nah, apartemennya ini emang keren banget, Bu Kristin. Dan teman-teman juga kita ya sebagai een semangat banget jualannya karena projjectnya kece. Emm, speknya juga keren banget, mewah. Seba, serba mewah semuah gitu ya. Tapi sebelum kita ngebahas soal Safia Fasanya, ee gua nih penasaran banget, Bu. Aku pakai aku-aku atau gua aja enggak apa-apa ya, karena meemang pasti kan ya, Ibu kan kita kayak seumuran. Jadi ee gue penasaran banget nih post Friends ya. Eh Bu Kristin ini kan ee sebelumnya pasti pernah di kantor lain gitu ya. Kara kita sempat chat dulu sebelum studio ini. Boleh dong kita pengin tahu nih background-nya Bu Kristin nih sebelum ee memutuskan untuk ke Safia itu apa sih Bu Kristin atau di mana gitu ya? Sebelumnya thank you banget sih sudah diundang ke studionya yang luar biasa. dan punya kesempatan nih podcast bareng Pak Bima idola saya idola. Padahal sebelumnya kita belum kenal juga ya, tapi banyak lihat review-review-nya. Saya melihat kontennya yang luar biasa. Akhirnya kesampaian kita ngobrol bareng ya. Ee saya sih sebelumnya ee ada di Alam Sutra. Oke. Dan memang ee untuk pengalaman properti ee sebelum di Alam Sutra ada di sebuah grup besar juga di Indonesia, developer besar di Indonesia. ee yang pegang projeknya juga enggak jauh-jauh dari sini, ada di Kembang Village dan ada di St. Moris pastinya tahu dengan siapa juga. Dan sebelumnya saya juga handle untuk project di Australia. Heeh. Bersama dengan Crown Group yang saat ini sudah berganti nama menjadi One Global Property. He. Dan sebelumnya saya seorang banker. Oh. Seorang banker yang akhirnya nyasar ke properti. Oke. Nah, ee kenapa Ibu memutuskan terjun ke dunia properti dari banker? Apakah lebih seru? Apakah lebih challenging atau apa? Ya, jadi sebetulnya nyasar aja sih ya. Karena sebetulnya dulu dari banker sempat mau enggak kerja, Pak, ya. Jadi sempat enggak kerja dan pengin jadi agen properti nih. Oh, ya. Sebetulnya mau daftar di Grandida. Grandida. Wah, mungkin dulu belum buka kita. Cuman ee sehingga cerita di saya tinggal di Semarang, Pak. Saya asli Semarang dan kebetulan ee kantor agency di tempat saya ingin menjadi agen adalah developer properti juga. Dan saat itu mereka sedang membangun sebuah project high rest pertama di Kota Semarang. He. Dan karena pengalaman saya di manajerial, jadi cukup menarik, akhirnya terjunlah di dalam manajemennya. Nah, di situlah awal ee untuk berpindah haluan ee ada di properti dan akhirnya ada di developer yang tadinya hanya ingin menjadi seorang cuma bertahan 6 bulan, Pak. Nah, terus ee setelah Ibu ee berarti sudah berapa tahun, Bu, di properti, dunia properti? Ee di propertinya sendiri kalau kita hitung sudah mm 15 tahun. 15 tahun. Wow, luar biasa. Nah, yang kalau boleh tahu yang bikin Ibu lebih akhir karena tidak sengaja atau kecemplung nih di dunia properti sehingga tidak mau balik lagi ke bengkir. Apa Bu serunya di properti? Ee karena tadinya kan ibu rumah tangga yang hanya ingin menjadi agen properti dan akhirnya kecemplung ee kecemplung lagi nih ee di e man developer managemennya. itu juga karena kebetulan ee kelahiran anak kedua saya sehingga saya pikirnya udah enggak mau kerja lagi di bank tersebut, udah enggak mau di kerja profesional lagi. Tapi ternyata properti ini sesuatu yang menarik ya. Karena kalau bank ya sudah banknya satu gitu. Pronya ya mirip-mirip ada time deposit mirip-miriplah gitu wealth management gitu. Tapi kalau properti sesuatu yang menarik dari project A kemudian kita harus punya ee seni art gimana dengan sesuatu yang berbeda lagi, tanah lokasi yang berbeda, kemudian konsep yang berbeda lagi. Itu menjadi suatu yang menarik buat saya. Dinamikanya lebih hidup dan lebih luas dibanding bank kali ya kayak gitu ya. Kalau bank tuh rutin itu aja programnya terus ya. Oke, sekarang ee yang memutuskan Ibu untuk mau nih atau ee ngebantu Safia Fasa tuh momentumnya apa sih, Bu? Gitu kalau sudah tahu? Karena kebetulan pengalaman saya di properti semuanya ada di highest residential. Jadi ee secara tidak sengaja gitu ya. sehingga boleh dikatakan ee kemampuannya terasah di situ dengan dunia highest residential penjualan yang cukup challenging terutama di Indonesia yang mana ee yang awalnya dulu booming dan sempat ee cukup apa namanya melandai di waktu-waktu tertentu sebelumnya itu mungkin juga dikarenakan banyak teman-teman developer yang lain mungkin akhirnya tidak bisa melanjutkan projjectnya karena penjualan yang cukup struggle. Hal itu membuat ee orang ee pasar semakin appetite untuk membeli high risk building itu kan semakin menurun kalau kita lihat ya. Itu yang menjadi challenge buat saya. Dan ketika saya melihat e Safia Fasa, ketika ada satu tantangan ee untuk posisi ini di Safia Fasa, saya melihat bahwa Safia Fasa ini satu projek yang berbeda di saat COVID di tahun 2020. Di antara seluruh developer yang ada di Indonesia yang tidak berani melanjutkan pembangunan saat itu, apalagi untuk sebuah high rest building, Safia Fasa dengan sangat komitmen melakukan pembangunan itu di saat COVID sebagai satu-satunya developer di Indonesia. Itu yang saya lihat karena berbeda rumah dengan highest ya, Pak ya. Karena kalau rumah ya udah kita bangun misalkan kita mau bikin satu kluster mungkin laku 10 ya kita bangun 10 enggak apa-apa. Iya. Tapi kalau residal kan kita gak bisa sekali naik kita harus naik terus. Dan saya lihat satu-satunya developer di Indonesia yang sangat komit adalah Safia Fasa itu. I see. Oke, sekarang ngomongin Safia Fasa, Bu. Em mungkin langsung ya. Jadi apa sih keunggulan Savia Fasa dibanding eh let's say apartemen lain ee secara luas ee di Jakarta dan secara ee lebih mengecil di area Jakarta Selatan gitu loh. Eh secara singkat Savia Fasa ini kita bangun dengan eh quality without compromise I think ya. Jadi kita benar-benar mikirinya, materialnya, kita mikirin bagaimana layoutnya dengan punya standar luxury internasional, tapi enggak cuman sampai di situ. Itu yang sangat menarik. Jadi quality tidak hanya pada material, quality apa yang bisa kita lihat, apa orang kalau layout kan bisa dirasakan, oh i layout-nya ini enak, kamarnya di sini, ini living dining-nya memang spacious dan sebagainya sesuai dengan konsep arsitekturalnya misalkan. Tapi ee saya melihat bahwa Safia Fase punya satu konsep gimana sih orang yang tinggal di Safia Fase ini hidupnya bisa meningkat gitu. Kebetulan karena project kita adalah high end and luxury ya. Jadi sebuah tempat tinggal material yang high end ya harus karena memang pasar kita adalah high end and luxury gitu. Ee tapi bagaimana dengan orang-orang yang tinggal di sana yang sudah biasa merasakan sebuah luxeri itu menjadi lebih baik lagi? He stresnya berkurang. He ngambil keputusan sejak tinggal di Safia Fasa kok lebih enak karena pulang itu rasanya nyaman. Terus neighborhoodnya, facility-nya dan semuanya yang yang menurut saya itu adalah keunggulan yang mungkin ee tidak semua apartemen memiliki dan memikirkan hal itu. I see. Ee apakah ini juga sama dengan ee bersinergi dengan konsep yang harmoni dengan alam gitu ya? Karena kan kita lihat ee dari 2,8 hektar ya, Bu ya, total areanya sekitar 1 hektar itu ee greenes-nya. Jadi betul ee dan sangat blend in dengan konsep rumah-rumah Jakarta Selatan sebenarnya Bu ya kan yang yang konsepnya banyak greeneris-nya gitu. Iya. kita ee dari 2,8 hektar kita hanya bangun 30%-nya as building sisanya kita biarkan sebagai lahan terbuka dan lahan terbuka hijau. Ee jadi memang konsep kita memang menyatu dengan alam, Pak. Jadi kita mau memberikan sebuah resort living experience kepada orang-orang yang tinggal. Karena kalau ee Bapak mungkin beberapa kali ke Safia Fasa dan juga ee orang yang datang ke Safia Fasa katanya sih ya, Pak rumornya baru nyampai aja kayak sudah di dunia lain katanya. baru nyampai marketing galerinya gitu. Karena sekarang cukup sulit ya. Even kita ada di Dharmawangsa yang memang e surroundinya adalah rumah yang besar-besar dengan taman dengan garden. Rata-rata mereka rumah-rumahnya punya garden. Tapi pohon-pohon yang ada di Safia Fase adalah pohon-pohon yang sudah matur. Karena kan dulunya kita juga driving range yang pohonnya memang kita maintain gitu. Jadi itu yang membuat berbeda. Tapi tidak hanya oh pohonnya gede-gede hijau gitu, tapi kita ciptakan bagaimana itu bisa menciptakan sebuah sustainability. Makanya kita mengguna ee bekerja sama dengan Car Prinik. Dia satu firma landscaping yang ada di Bali dan banyak mengerjakan untuk hotel-hotel internasional di ee Bali. bagaimana landscape ini diciptakan menyatu dengan alam tapi juga e friendly. Eh kemudian semuanya itu bisa memberikan harmoni yang berbeda. Makanya di public facility itu, Pak, di taman-taman tersebut kita itu chair friendly. Hm. Jadi kita enggak ada ee posisi ee tangga gitu supaya mungkin bisa bawa orang tua jalan-jalan. mungkin ee anak e mungkin anak didorong dengan stroller, dengan menikmati, mengelilingi jogging track, mengelilingi garden, facility semuanya itu membuat kita pasti tinggal lebih nyaman dan itu sulit ditemukan saat ini di Jakarta. Iya, itu sangat jarang banget dan very salah satu memang pada saat saya kalau misalnya lagi ke sana bawa klien gitu. Jadi memang ee hal yang paling saya highlights untuk ke klien tuh salah satunya ini mau di mana lagi dapat sebuah apartemen dengan green yang seluas dan sebesar ini. Naturnya tuh dapat banget sih Bu ya. Betul. E nah untuk lokasi sendiri itu ee di Dharmawangsa itu kan memang lahannya juga udah jarang kan Bu ya. Ee mungkin Ibu sebelum ee masuk atau pas sudah masuk juga ee sempat dapat informasi kenapa akhirnya sebuah projek Safia Fasa bisa mendapatkan lahan tersebut atau dalam arti memilih lokasi tersebut lah gitu Bu. Kalau kita bicara Dharmawangsa ini sesuatu yang cukup unik sih Pak karena Dharmawangsa itu di Jakarta Selatan dia ke mana-mana dekat. Iya. Ke Kemang dekat, SBD dekat, ke Senayan dekat, ke Senopati dekat. Jadi ee dia memang lokasinya strategis dan kalau kita lihat Dharmawangsa kita bisa dapat lokasi itu memang boleh dikatakan itu satu hidden jam ya. Jadi orang udah mungkin yang sering lewat situ, ini tanah gede banget nih, buat apa ya gitu. Akhirnya baru dikeluarin nih, akhirnya baru dikeluarkan untuk projject Safia Fasa gitu. Jadi mungkin kalau mau cari yang kedua lagi ya enggak ada lagi because this is the only one gitu. Karena kita di e lahan itu kita juga nempel dengan di situ ada greeny yang akhirnya dekat ke arah prapanca itu ee yang memang itu adalah eh green dedicated. Jadi memang jalurnya hijau gitu. I e kita serahkan ke pemda dan itu memang membantu kita untuk lahan hijaunya lebih gede lagi gitu ya. Jadi kalau kita bicara Dharmawangsa itu cukup unik sih, Pak. Karena dia lokasinya tuh ke mana-mana dekat. He he. Jadi dengan strategis ee juga areanya sekarang semakin berkembang, tumbuh banget ya dan juga ee banyak area small cafes commercial itu juga semakin menjam. Kemarin customer ke tempat kita mereka bilang loh ini di Wijayaah nih dari ujung sampai ujung sekarang ada spa, ada restoran, kafe semuanya. Jadi mulai shifting bahwa orang mungkin ya zaman dulu berapa tahun yang dulu mungkin saya waktu kuliah kayaknya Jakarta kalau enggak hingar-binger di kota enggak Jakarta gitu kan. I mulai bergeserah mungkin ke arah dekat SBD dan sekarang mulai ke tempat kita bahwa lifestyle gitu ada di sekitar Wijaya dan Darawangsa dan semua enaknya e within walking distance loh. Betul. Em dari apartemen juga mungkin ada beberapa fasilitas tentunya kan ya mungkin ada komersilnya juga tapi kalau misalnya dirasa, "Ah, gua pengin ke sini kafe yang ini ada di luar walking distance jalan aja mau olahraga mungkin walking the dogs ya atau bawa petnya jalan." Iya. dan tempat spy juga dekat apa segala gitu. Jadi itu salah satu e benefit juga. Dan em satu lagi yang ngomongnya soal tadi fasilitas nih tadi mention fasilitas fasilitas-fasilitas apa aja sih Bu yang diunggulkan dari Safia Fasa ini yang bisa ditawarkan ke customer misalnya gitu dan yang mungkin kita izin juga bisa, "Pak, fasilitas yang ini tuh enggak ada di tempat lain loh. Jadi cuma ada di Siapasa nih." Iya. Yang pertama kita punya jogging track 1 km. Wow. Oke. Easa adalah kolaborasi antara dan GSI di mana eh swire properties dari Hongkong itu sangat pengalaman dengan luxury properties dengan komersial dengan hotel dengan apartment dengan mall untuk luxury class dan juga GSI Jakarta Setiabudi yang sangat berpengalaman dalam hospitality. di antaranya kita punya Andas Bali, Hayat Regency, Hayat Bali. Jadi memang pengalaman kita itu mengkolaborasikan kita menjadi eh yang tadi saya katakan hunian yang resort living experience gitu, luxury but resort living experience ya. Jadi makanya kita sangat memperhatikan bahwa dikelilingi pohon-pohon punya jogging track 1 km, Pak. Jogging tracknya ada di dalam Savia Fasa. Dan yang kedua adalah Pet Friendly Tower. Saat ini ee cukup susah untuk kita mendapatkan karena saya kemarin baru aja ketemu mereka bilang ee mereka harus downgrade di apa salah satu apartemen yang ada di Simat Tupang gitu. Karena karena pet-nya ini gitu karena mereka enggak no choice gitu. Padahal sebetulnya mereka mau di daerah Kebayoran dan SBD gitu. I sehingga ini menjadi sesuatu yang ee sangat menarik sekali. Kemudian kita juga punya kolam renang ya, ada tiga. Ada indoor pool, kita punya semi olimpic pool juga kita punya laser pool dan tentunya kita punya gym yang cukup besar gitu. Nanti ada personal trainernya dan segalanya. Jadi udah enggak usah keluar-keluar lagi juga. Kita punya Turkiss and Hamam Spa. He ya. Jadi itu sangat bukan jarang lagi kayaknya enggak ada ya pertemen-departemen mewah pun yang punya SP seperti itu ya. Kita ada co plans juga. Kita ada tennis cord pastinya. Ee kemudian kita juga ada ee pickle ball. Wah, ini satu pickle ball. Kenapa enggak padel, Bu, yang lagi hen? Mungkin nanti ya. Iya, habis ini soalnya pickel yang jadi tren. Oke. Jadi, buat opsi juga mungkin yang hobi pickel ee enggak usah jauh-jauh. Departemen Safia Fas juga ada tuh ya gitu. Oke, sekarang ee ngomongin soal segmen, Bu. Segmen market dari atau target market dari eh Safia Fasa tuh siapa aja sih, Bu? Atau ee range-nya di mana gitu? Iya. Kalau target market sendiri sebetulnya kita multigen genererasi sekali ya, Pak ya. Karena kan kita dari dua bathroom sampai dengan empat bedroom kita punya semuanya tergantung dari ee kebutuhannya. Dan ee di dalam merancang ee Safia Fasa sendiri secara keseluruhan konsep untuk tinggal kita ee buat dari anak-anak sampai mungkin ee yang profesional, family, family with kids, even juga senior. Senior kita juga eh semuanya itu kita sediakan dan itu membuat mereka bisa menikmati semuanya. Contohnya kayak tadi kita punya e yang ada di jogging kita, yang ada di facility all garden kita, ada di facility ground floor itu tidak ada tangga unda-undaan. Jadi bisa pakai ware jadi mereka yang family with kids bisa. Kemudian kita ee apa namanya juga punya kalau masih single tinggal di situ apakah cocok ya gitu. Kita ada juga unit yang dua bathroom yang memang mengakomodir biasanya yang profesional. Iya. Tapi pastinya adalah highend and luxury market. Karena Safia Fasa ini adalah benar-benar luxury private residential. Jadi all the facility yang kita buat juga hanya closely dan eksklusif untuk tenan saja. I see. Nah, contohnya kita punya kafe dan restoran, dia hanya serve untuk tenan aja. Oh, gitu ya. I jadi open tidak tidak open for public tapi misalkan tenan kita ada tamu dan mungkin pastinya karena kan kita private residential jadi mungkin enggak pengin dibawa ke unitnya kita bisa bisa mungkin ketemu di kaf kita bisa ngobrol-ngobrol di kafe. Oh tapi harus invited by the by tenant ya by oke by pemilik. Nah, em oke sekarang dari segi penjualan eh Bu Kristin kan oke let's say saya ngelihat di COVID aja bisa survive banget dan penjualannya bagus gitu ya. Ee nah sekarang ngelihat kondisi ekonomi yang ya kita sama-sama tahu nih udah mulai it's slowing down lah gitu ya. Tapi saya ngelihat kayak penjualannya kayaknya stabil-stabil aja gitu ya. Itu kuncinya apa? atau memang ada challenge tertentu yang yang apa justru challenging sekarang gimana? Iya. Ee honestly selama saya ada di properti ya mungkin dulu juga e di bank juga ee sebuah industri yang enggak berbeda, enggak jauh dengan properti masih dalam satu lini juga di customer-customer kita. Kemudian kita juga ada pembiayaan di properti. Saya melihat ini sebuah satu anomali sih Safia Fasa karena ee teman-teman terutama akhir-akhir inilah ya mereka HRS sangat ngeluh sekali ya. Itu yang tadi saya katakan karena kepercayaan pasar cukup menurun terhadap high rest residential karena mungkin terlambat takutnya atau mungkin enggak jadi dibangun dan sebagainya gitu ya. Sehingga mereka aduh penjualan ee agak seret nih yang seperti Pak Bima tadi katakan. Tapi di Savia Fasa justru penjualannya sangat bagus. He. Tower satu kita justru ee yang unit-unit yang gede tuh ya, Pak ya. Itu kita terjual habis. Nah, kita terjual habis. Itu yang harga berapaan tuh, Bu? Biar kita price range-nya 26 sampai dengan 37 M. 37 M. Oke. Justru itu eh sold out dan banyak waiting list. Ee dan saat ini di tower kedua dan tower ketiga kita yang dua bathroom sampai dengan 4 bathroom, mungkin Bapak juga ada di dalam bagian kita sebagai ee agen melihat bahwa kok jualan terus gitu ya. Ee saya melihat karena saya juga langsung turun menemui customer kita, calon pembeli kita, hal yang membuat mereka memutuskan untuk membeli Safia Fasa adalah mereka lihat sebuah komitmen sih, Pak. He yang mereka lihat banyak tamu kita yang sudah datang 2 tahun yang lalu. Tanpa kita undang kembali mereka datang lagi dengan sendirinya. Baik menghubungin agen-nya ataupun datang ke tempat kita. Karena mereka melihat yang mereka beli tidak hanya sebuah fisik gitu. He. Karena untuk sebuah produk luxury ee pastinya kalau membeli apartmen bukan aset satu-satunya. Betul. Betul. Iya. yang mereka beli adalah komitmen. He. He. Karena mungkin di level buyer kita, di a level buyer kita itu sama kayak saya dan anak saya. Kalau beli di Shopee, anak saya cuma mau yang R.000, Rp20.000 karena mereka melihat bahwa ini satu dia mampu beli. Dia tidak memikirkan durability-nya karena dia experience gitu. Tapi in my age saya adalah saya enggak bisa ee eksperimental. saya harus tahu. Saya benar-benar mau experience-nya. Saya membeli iya 10 kali lebih mahal enggak apa-apa. Karena saya tahu brand itu bagus. Karena saya tahu dia punya durability yang bagus, quality yang bagus. Demikian juga mereka. Saya mau kembali lagi. Betul. Jadi kalau Bapak tanya kenapa penjualan, bagaimana ee Bapak melihat penjualan bagus? Saya lihat karena komitmen sih, Pak. Iya. karena ee enggak bisa dipungkiri juga trust kepada pembeli e sebuah apartemen itu juga kan menurun ya dalam beberapa tahun terakhir ini. Karena mungkin juga ah sekarang apartemen udah enggak visible untuk kita invest atau apa segala gitu. Jadi, tapi dengan Safia Fasa sendiri mungkin orang ngelihat kan weight and se-nya. Oh, berdiri nih udah udah sampai berapa lantai jalan terus nih ya kan. Orang kan akan ngelihat ya dari ya sering kita lewat-lewat situ karena kan areanya kita sering lewatin. Betul. pergerakan orang pembangunannya itu masih jalan terus enggak ada berhenti. Itu kan orang yang khawatirkan itu. Karena kan memang e the luxury eh brand dan luxury apartment itu kan juga tadi ibu bilang butuh komitmen yang pasti bahwa ini terjamin pembangunannya deliver terdeliver dengan baik ke ee pembeli kan. Jadi mungkin yang 2 tahun lalu baru ngelihat, "Oh, nah saya yakin nih sekarang sudah bangun." Jadi saya oke deh saya mau ngambil gitu. Benar sekali. Akhirnya 2 tahun lalu kalah cepat sama ya mauinit yang dia mauin kalah cepat ya. Betul. Betul sekali. Nah, ee dari ee produk yang Safia Fasa tawarkan ee tadi kan kalau misalnya kita dari perbedaannya ya dengan apartemen-partemen yang lain itu apa sih Bu yang yang kita bisa tawarkan ya selain juga misalnya ya greenes yang greenes yang banyak apakah service ada ee servis jugaah pertemennya gitu ataukah ada pelayanan-pelayanan lain yang tidak ditawarkan di departemen yang lain gitu. Iya. Ee saya rasa kalau kita bicara hanya bangunan semuanya mungkin punya kelebihan dan kekurangan ya, Pak ya. Karena layout A mungkin ada yang suka, ada yang sukanya layout B dan sebagainya. Tapi kalau ee saya melihat ee yang berbeda adalah satu konsep kehidupan yang ditawarin di Safia Fasa yang enggak cuman kli oh ya kalau beli apartmen ya enggak gedung aja pasti ada kehidupan di dalamnya. Fasility ada kolam renang dan sebagainya. Tapi bagaimana ee Safia Fasa ini sebagai sebuah ee satu tempat tinggal yang luxury dan semuanya itu saling support each other, punya neighborhood yang bagus dan mereka bisa tinggal di sebuah lingkungan dengan padatnya kota Jakarta tapi mereka bisa merasakan sebuah tempat tinggal yang sangat nyaman dengan Resort Living Experience. He itu ya living experience it Iya. Jadi kayak ada di sebuah dunia yang berbeda dengan Jakarta karena mereka sudah cukup capek, Pak di kantor dengan di building yang tinggi mungkin menuju kantor, pulang dari kantor mereka udah rasanya itu stressful pengin ee pulang. Jadi ya mungkin untuk sebagian orang termasuk saya yang susah tidur agak insom insom gitu ya kalau dengar suara gitu ya apa gitu agak kalau udah bangun susah tidur lagi gitu Pak. Nah itu banyak juga yang dialami oleh banyak orang di usia-usia tertentu ee apalagi kalau mereka tinggal di apartmen yang mungkin juga ada di tengah kota, mungkin space untuk yang lain tu enggak gede gitu, Pak. Jadi ee mereka enggak ee enggak kurang nyaman untuk itu. Jadi ya udah tidur ya gitu. Jadi enggak bisa dapat benar-benar quality yang enak gitu. Nah, sedangkan di Safia Fasa 2,8 hektar 30% aja yang kita bangun dan kita sampai berpikir secara detail. Even kita cuma bangun 30%, kita enggak ada di jalan yang kayak di mungkin di Sudirman atau di mana, tapi kita kasih double grass. Oke. Nah, jadi benar-benar mau nyaman semua ya, Bu. ee dalam selama Ibu memegang Safia Fasa ya, ada enggak sih experience pembelian atau penjualan tercepat gitu yang lihat saya, "Halo, saya mau ngelihat D, oke saya langsung DP ya." Banyak banget, banyak banget. Bukan lagi ada lagi ya, banyak ya. Banyak. Lihat langsung beli. Lihat langsung beli ya. First impression langsung beli gitu ya. Langsung. Bahkan ee ya kalau beli di Safia Fasa kita sudah tahu bahwa ada di certain level memang ini luxury class gitu ya, bukan pastinya bukan properti pertama atau kedua gitu. Bahkan dia belum pernah punya apartmen karena memang enggak suka dengan highest. He. Ee semuanya landed, tanah dan sebagainya. Lihat Safia Fasa dia bilang, "Saya sih enggak senang apartmen. Ada anaknya tapi anaknya mungkin biasa tinggal di luar negeri, anaknya mau, ya sudah langsung ambil." Karena dia lihat walaupun saya enggak suka apartmen, tapi saya lihat ini sebagai sesuatu yang berbeda. Berbeda. Hanya vertikal saja. He he. Bangunannya, tapi rasanya seperti rumah. Rumah itu yang ditawarkan. Beda dari yang lain ya. Oke. Nah, kalau misalnya ee let's say yang beli? Mm enggak enggak usah ngomong nama, tapi kan saya ada gitu. Tahu. Pengin tahu atau pengin tahu banget? Pengin tahu sekali. Ada pastinya. Karena kita tahu juga sih ya di sekitar Dharmawangsa itu kan juga banyak rumah-rumah pejabat pastinya. Ee mereka sudah sangat tahu, kita semua sangat tahu orang yang memilih Dharmawangsa secara profesi, secara buying class itu ya ada di kelas-kelas Dharmwangsa yang saat ini mereka tinggal. Mau artis ada ee ya selected artis lah ya levelnya artisnya sudah ya. Top notch lah ya. Kalau yang baru-baru ya skuter-suter sih enggak lah ya. Iya. Iya. Kayaknya podcastnya harus selesai sekarang. Takutnya ngomong kita gali terus pancing terus siapa tahu kecepplosan nih. Nah ee dari untuk yang jualan nih Bu ya ee jualan save Faasa agen-nya nih banyakan inouse atau em luar Bu? Ee sampai saat ini sih balance ya. Kalau kita ngomong secara garis besar in kedua e ag yang ketiga kita juga banyak dari buyer get buyer. Oh gimana tuh? Iya buyer refer to another buyer. Jadi kalau saya lihat ee kenapa ee bukan cuma kecap nomor satu ya, Pak? Karena ada di Savia Fasa. Tapi saya melihat kalau sebuah produk apapun itu menurut saya produk itu akan ada di level yang paling tinggi ketika ee itu adalah hasil referensi user ya user to user gitu. Karena mereka sudah merasakan experience-nya. Apalagi untuk di luxury and high end class itu enggak semua orang mau river kan Pak. He karena eh value itu bukan sesuatu yang sangat ee material, tapi justru mereka ingin berbagi hal yang baik kepada orang-orang yang mereka kenal. I jadi berarti mereka sudah experience untuk mendapatkan ee sesuatu yang positif, positif insight buat mereka. Mereka sudah merasakan benefitnya sehingga mereka mau membagikan kepada orang-orang yang mereka kenal. Betul gitu. Seperti mungkin Ibu bisa mereferensikan grandvida properti utama itu. Jadi kita pengalaman jasa yang nyaman pasti terus pasti sesama orang jualan ya Bu saling kalau teman-teman agen juga kita banyak banget Pak. Bahkan ee saya juga heran tidak hanya di Jakarta Selatan, een-agen di Jakarta Selatan, ada di sampai di barat kita ada closing juga. He. Jadi mereka punya customer, mereka refer ke kita. Jadi ee untuk dengan teman-teman agen sih sangat luas, tapi pastinya dengan tetangga sendiri sih ya. Heeh. Yang harus banyak jualannya tetangga sendiri. Harus, harus harus. Nah, Bu ee terkait promosi Safia Fasa sendiri ee Ibu mengguna kan the marketing-nya juga kan program-program atau ee strategi marketing yang Ibu terapkan tuh apa sih, Ibu yang mungkin ee apakah Ibu menggunakan Instagram juga kali ya atau misalnya media sosial atau apa semua gitu, Ibu. Dan itu apakah efektif? Ya, saat ini ee kita menggunakan banyak platform ee pastinya dengan sosial media juga sama seperti Grand Devida juga. I kita dengan Google, kita juga dengan Meta juga. Ee kemudian kita juga bekerja sama dengan partner-partner kita, Pak. Ee seperti dengan bank-bank pendukung kita nih contohnya salah satu yang ada di sini juga. Jadi ee kita bekerja sama dengan mereka untuk ee apa namanya? Digging customer-customer prioritas mereka sehingga menggunakan fasilitas bank-bank tersebut. Jadi ee kalau Bapak nanya bagaimana marketing kita secara luas, tapi yang paling besar peluangnya sebetulnya adalah word of mouth. Dan word of mouth itu adalah agen menurut saya. Oke. Sehingga kitaak enggak bisa lepas dari peranan yang sangat kuat. Karena kan satu kantor seperti Bapak punya sekian banyak, kantor kedua, kantor ketiga, when everybody talk about Safia Fasa itu adalah hal yang sangat strong. Iya. Daripada hanya sekedar mungkin sosial media. Memang sosial media dan Google sangat membantu kita karena mereka tidak ee borderless dan timeless juga. Jadi kapan aja orang bisa ng-reach gitu ya. Tapi semuanya pasti harus dikombinasikan dengan baik. Tapi menurut saya dalam hal ini teman-teman een punya peranan yang cukup besar. I see karena mereka direct customer, Pak. I. Nah, ee dari promosi ini dari karakter buyersnya atau bukan karakter ya eh profil buyers itu ada expart expart enggak sih Bu yang beli gitu atau berapa persen? Dan karena tadi mungkin menggunakan yang media sosial tadi itu rich reach out to them enggak sih? Apakah Ibu pernah nanya Bapak tahu dari mana? dari agen kah apa dari itu saya lihat dari Google atau apa gitu ee banyak Pak jadi ada embassy juga beli sama kita bahkan enggak cuman sewa gitu ya ee ee mereka dapat dari mana kebanyakan dari teman-teman agen dan ada juga yang walk in ke kita. Hmm. Oke. Heeh. Jadi cukup banyak expat Pak Asian, European, American cukup banyak walaupun saat ini masih didominasi oleh lokal. Oke. Pembeliannya di tempat kita masih didominasi oleh lokal. I seeing ya. Nah, oke. Kita sekarang mau nanya harapan Ibu ya ee terhadap Safia Fasa untuk 5 sampai 10 tahun ke depan gitu ya, Bu. Let's say eh Ibu sudah reach the target sold out within this year maybe. Amin ya. Amin. Amin. Berarti kan eh tadi Ibu sebelumnya berbicara sustainability dari kelingkungan hidupnya, lingkungan eh savia fasanya dan 5 tahun 10 tahun ke depan tuh apa sih Bu kalau boleh tahu? Ya, yang pertama kalau eh hari ini saya mengatakan ingin memberikan Safia Fasa berdampak orang tinggal di Safia Fasa menjadi lebih baik. Saya ingin 5 sampai 10 tahun ke depan itu benar-benar proven. He. Benar-benar. Jadi mungkin hari ini saya enggak bisa lihat buktinya karena mereka belum tinggal tapi 5 sampai 10 tahun lagi saya mengharapkan itu proven. Yang kedua adalah Safia Fasa bisa jadi benchmark buat project lain. Karena on the other side cukup sedih juga dengan banyak teman-teman developer yang mungkin akhirnya membuat kekecewaan pasar terhadap highest gitu ya. Dan saya pengin Safia Fasa menjadi salah satu benchmark. Selain karena eh projectnya, konsepnya, living experience-nya, tapi juga komitmennya supaya nanti ke depannya eh development high rest ini akan menjadi lebih baik dan pasar akan lebih percaya gitu. Karena kita kan enggak bisa landed terus ya, Pak ya. Karena kan tanah juga semakin sempit gitu. Kita juga butuh hunian vertikal yang lebih banyak lagi gitu. I dan saya berharap juga menjadi satu 5 sampai 10 tahun ke depan menjadi satu ee kita terus bisa mempertahankan dan terus meningkatkan menjadi lebih baik. I see. Oke. Eh, nah untuk segi ee promosi mungkin pricing ada diskonah ataukah ada skema pembayaran yang menarik kah itu al gitu enggak sih, Bu? Kalau ee pricing kita sudah menempatkan di posisi yang paling pas gitu ya, paling tepat. Makanya kenapa penjualan kita terus membaik? Karena pasar melihat bahwa kita bukan sebuah developer yang punya strategi pricing dinaikin kemudian kasih disun gitu. Itu it's not our strategy. Kita lebih eh to the point to the market supaya market bisa menilai bahwa kita ada di harga yang sangat menarik gitu ya. Tapi pastinya ee buat para pembeli kita, kita bekerja sama dengan bank-bank yang saat ini kita ada bunga-bunga spesial. Kalau I kalau mereka ingin menggunakan ee layanan untuk bank gitu. He. Dan kita juga ee bisa memberikan cicilan developer 3 sampai 6 bulan. Oke. Mungkin ada perbedaan ini enggak sih, Bu? Diskon. Misalnya kalau beli cash diskonnya lebih besar, kalau PA diskonnya ya biasa aja gitu. Iya. kita ya tadi sekali lagi sih Pak kita memang tidak ada strategi diskon karena itu bukan sebagai ee kita menilai itu bukan sebagai satu turning point untuk ee customer kita memutuskan membeli atau tidak pada sebuah properti, tapi kita sudah menempatkan strategi pricing kita ada di tempat yang pas itu jatuh ke customer, customer akan melihat bahwa ini memang pas buat saya. Jadi lebih ke situ juga membantu untuk teman-teman inhouse, teman-teman agen melihat bahwa ini harga yang sangat bisa diterima di pasar bukan harga gimik yang pasar melihat bahwa ada sesuatu yang kita bisa dapatkan kurang dari itu gitu. I see. Eh, untuk project Safia Fasa sendiri eh is it recommended buat investor, orang yang memang mau investasi, apakah ee lebih layak buat yang ee ya and user gitu? Oke. Ee dua-duanya sih tepat ke saya mungkin bicara investor dulu ya. Kalau investor sangat tepat sekali karena di Dharmawangsa itu sekarang untuk supply di luasan ee 150 sampai 200-an itu cukup sulit sih, Pak. Yang ada di Dharmawangsa sekarang yang existing di projject yang lain itu di 300 400-an. Padahal untuk mereka sewa baik itu maupun lokal sewa itu kan enggak ada yang selamanya kan, Pak. Bapak pernah enggak sewa orang? Saya mau sewa seumur hidup saya. Walaupun mungkin ada ya orang yang tinggal mungkin kita ngomong selamanya mereka sewa gitu, tapi mereka selalu shortterm kan ada batasan-batasan waktu sehingga mereka mungkin tidak mau yang size itu memang tergantung kebutuhan, tapi biasanya yang lebih funsional dan luasan itu cukup sulit didapatkan dan kita memiliki dan kita sediakan itu. Selain itu juga kita bekerja sama dengan banyak bank untuk para investor ee kalau mereka mau untuk disewakan dengan mereka membayar untuk loya mungkin ee dengan bank itu akan berimbang juga sehingga investasinya cukup menarik. Selain pastinya capital gain yang cukup bagus. Kenapa capital gain yang bagus? Tadi kita sudah bahas Safia Fasa satu-satunya saat ini yang memungkinkan di Dharmawangsa. Mungkin kalau dari ee Safia Fasa ingin membuat Safia Fasa kedua di situ pun sudah enggak ada lokasi lagi. Benar. Benar. Karena ini adalah satu-satunya yang sangat menarik gitu. Jadi sesuatu yang menarik banget dan ee mungkin saat ini kan kita lagi mau handover nih, Pak. Jadi kan kita memang belum belum belum benar-benar operasional. Jadi buat para investor sih sangat menarik ya karena kita masih dapat pressing point yang menarik. Luar biasa. Bocoran dikit nih, steel dikit nih. Tower satu sold out itu ngantrinya udah banyak banget tuh ya. Pod friend Friends. Udah ada yang ngantri dan udah ada yang mau udah ada yang punya ada yang mau ada yang mau jual itu Mi King price-nya juga luar biasa dan waiting list juga. Luar biasa. Iya buat tadi mungkin buat N user ya pastinya sangat menarik karena memang Dharmawangsa itu hunian ya. Akrab sampai hari ini adalah sesuatu memang orang mau tinggal. Iya. Iya. Oke, last questions. Eh, ada reward menarik enggak sih, Buat agen-agen seperti Grandevida mungkin yang lebih biar semangat jualannya? Reward menarik pasti e sampai hari ini para, teman-teman agen terus kerja bareng kita. Mereka mau bantu jualan kita pastinya ada sesuatu yang menarik gitu ya. Kalau pengin tahu seperti apa pastinya bisa langsung ke Pak Bima, Grand Devida atau ke Kristin. Yes. Oke, ya. Wah, Bu Kristin, thank you banget udah mampir ke Pot Pertih e with a nice chat. Informasinya luas e banget dan luar biasa. Dan buat pod friends yang eh mau ngintip-ngintip atau langsung lihat Safevas hubungi tim sales Grandida. Yes, harus ya. Jangan lupa grand devida. Iya. Nah, itu dia binya sore udah ganggu dan kita happy banget Ibu mau mampir-mampir ke pot mung kita bisa kerja sama lagi kolaborasi lagi di event-event berikutnya mungkin ya. Sukses terus buat Grand. Terima kasih. Oke, P friend Friend sampai jumpa. Bye. [Musik]

Lihat di YouTube