Mengapa Investasi kita tidak berkembang? By Bong Chandra (YouTube Video)
[Musik] ada pepatah yang mengatakan bahwa Lihatlah ke mana arus akan pergi dan tibalah di sana lebih dulu bicara mengenai Indonesia economic Outlook 2017 2018 dan 2019 Ke mana arah dari arus ekonomi Indonesia arus dari arah ekonomi Indonesia sedang bergerak menuju yang saya sebut dengan fenomena sharing ekonomi sharing ekonomi adalah sebuah kegiat ekonomi yang digerakkan oleh kaum kelas menengah di mana kita tahu bahwa dari 250 juta orang Indonesia ada 125 juta kelas menengah dengan pendapatan per kapita mencapai 3.000 us dolar per tahunnya nah mereka adalah orang-orang yang konsumtif yang biasanya menghabiskan 60% dari penghasilan mereka untuk gaya hidup seperti misalnya membeli barang-barang konsumtif atau hanya sekedar traveling nah kegiatan ekonomi dari anak-anak muda ini ternyata menggerakkan ekonomi Indonesia sehingga ketika ada krisis yang datang dari luar Indonesia tidak terlalu terpengaruh karena konsumsi dalam negeri yang begitu kuat kaum kelas menengah umumnya adalah orang dengan usia 29 atau 35 tahun atau kita biasa sebut dengan keluarga muda atau keluarga baru dan kalau kita ingin tiba lebih dulu daripada arus orang lain kita harus bisa melihat k mana kira-kira arus demografi dari anak-anak muda ini ternyata arus demografi dari anak-anak muda ini atau keluarga muda ini mereka pergi keluar dari kota Jakarta menuju Kota Baru yang saya katakan Kota Baru ini bukanlah Suburban City Suburban City dengan Kota Baru bedanya adalah Suburban City adalah kota penunjang di mana orang-orang yang tinggal di Suburban mereka tetap akan bekerja dan berkantor di kota Jakarta Nah tetapi berbeda dengan kota-kota baru kota-kota baru mereka tinggal di sana mereka kerja di sana kemudian mereka juga hidup di sana mereka belanja Mereka sekolah di sana Nah Kota Baru yang paling dituju adalah Alam Sutra Salah satu alasan kenapa banyak keluarga muda baru memilih Alam Sutra sebagai Kota barunya adalah karena alam sutra memiliki kegiatan ekonomi 24 jam nonstop berbeda dengan Jakarta yang kegiatan ekonominya banyak terhambat oleh macet banjir dan juga demonstrasi nah kemudian juga Alam Sutra merupakan kota yang disebut dengan smart city karena setiap 300 M atau setiap 200 m dari jalan-jalan utama diletakkan sebuah tiang merah dengan tulisan emergency button di mana setiap kejadian ketika kita sakit jantung atau diganggu oleh perampok kita tinggal menekan tombol emergency button yang juga dilengkapi oleh CCTV Sehingga nantinya ada sebuah ruangan yang disebut dengan command center yang dikelola oleh manajemen Alam Sutra di mana setiap comand center itu dapat melihat setiap CCTV yang dipasang setiap 300 m di jalan-jalan utama dengan demikian kita betul-betul bisa merasakan sebuah kota yang smart aman dan juga terkendali kemudian di sana juga ada alat transportasi umum yang disebut dengan sutr Loop di mana Sutra Loop Ini adalah sebuah alat transportasi yang lebih jauh modern dibanding dengan e angkot atau KWK atau metro mini dan lain sebagainya didesain dengan bentuk desain berwarna merah seperti bis yang ada di Boston Amerika Serikat dengan aplikasi yang sangat matang nah kemudian juga Alam Sutra memiliki master plan yang direncanakan dengan baik apa yang saya sebut dengan direncanakan dengan sangat baik setiap kota yang tidak direncanakan dengan baik akhirnya memiliki infrastruktur yang kurang baik Misalkan contoh jalanan Hanya dua padahal mobilnya banyak sekali di alam sutra jalan Jalan utam memiliki empat jalur mobil kemudian satu jalur sepeda dan satu jogging track bahkan jalur sepeda dicat khusus berwarna hijau sehingga tidak mengganggu atau tidak akan diganggu oleh kendaraan lain untuk pjalan kaki mereka dapat menggunakan yang namanya jogging track atau pedestrian nah ini adalah sebuah kota Mandiri yang kalau saya lihat satu-satunya kota yang paling menyerupai Singapura Kota Baru yang paling menyerupai Singapura adalah Alam Sutra salah satu kendala orang berinvestasi di alam sutra adalah jarak padahal banyak orang Jakarta berinvestasi di Singapura di mana untuk bisa pergi ke Singapura dibutuhkan waktu sekitar 2,5 jam kita tahu bahwa harga properti di Singapura tidak murah mulai dari 150 juta permer sampai ada yang 400 juta/m dan 60% dari orang-orang terkaya di Singapura ternyata adalah orang Indonesia yang sebagian besar orang Jakarta kalau kita bicara jarak yang lebih jauh lagi lebih jauh daripada Singapura hanya 2,5 jam salah satu pengusaha real estate terbesar di Amerika Serikat Donald Trump pun berinvestasi di Bali kita tahu bahwa jarak dari Amerika Serikat ke Bali adalah jarak yang jauh Jadi sebenarnya kendalanya adalah bukan jarak tetapi kendalanya adalah Apakah itu merupakan sebuah peluang sebuah opportunity atau tidak ada dua hal yang membuat kita akhirnya tidak berkembang yang pertama adalah menjadi first believer apa yang saya sebut dengan menjadi first believer jadi ketika ada sebuah kota baru yang masih penuh dengan rawa Rumput belum ada jalan kemudian kita melihat sebuah iklan di mana Kalau kita investasi sekarang tanahnya masih sangat murah kita bisa dapat keuntungan dan berlipat-lipat menjadi first believer tidak selalu baik ini akan menghambat kita untuk berkembang Kenapa karena uang kita akan mati dalam waktu yang lama mungkin nantinya Rawa tadi tanah kosong tadi akan menjadi sebuah properti yang luar biasa berkembang tetapi berapa tahun 5 tahun 10 tahun atau mungkin 20 tahun kemudian yang kedua adalah yang menghambat orang berkembang adalah berinvestasi di musim dingin Nah kalau yang menjadi first beliver itu investasinya terlalu awal terlalu cepat Tetapi kalau berinvestasi atau menanam di musim dingin ini terlalu lambat jadi artinya beberapa dari orang di Jakarta Pak saya lebih nyaman berinvestasi pada kota yang sudah jadi seperti Jakarta misalkan sudah jadi orang sudah berbisnis tanah sudah semakin dikit ada beberapa orang yang berinvestasi seperti itu Nah tetapi saya perlu perhatikan bahwa orang yang menanam di musim dingin adalah orang yang berinvestasi terlalu lambat nah boleh saya katakan Alam Sutra berada di tengah-tengah anda bukan first believer Kenapa karena alam sutra sudah memiliki banyak Anger tenan jalanannya sudah jadi kemudian smart city sudah jadi angker-anker tenan seperti Ikea decathlon juga sudah berinvestasi di alam sutra tetapi Alam Sutra juga belum menjadi seperti Jakarta jadi bisa saya katakan bahwa timing yang paling tepat untuk berinvestasi di alam sutra adalah sekarang saya mungkin salah 5 tahun dari sekarang kenapa karena mungkin saja waktu Winter Season sudah terjadi di alam sutra Tapi saat ini saat ini masih spring time untuk investasi di alam sutra salah satu projek yang menjadi pusat perhatian di alam sutra adalah the Smith dengan moto home of startup Company nih rumah bagi perusahaan startup Kenapa kita membuat konsep untuk startup karena kembali kepada sharing ekonomi tadi orang-orang kelas menengah para keluarga muda baru mereka adalah pelaku bisnis startup Di mana mereka memiliki rasa untuk efisien dan efektif untuk itu kita membuat mix use building di mana lantai paling bawah ada office kemudian Soho dan juga residensial di mana orang-orang bisa bekerja mereka bisa tinggal di saat yang bersamaan the Smith memiliki tiga konsep dasar yang pertama adalah status di mana ketika orang-orang yang membeli office atau Soho yang ada di the Smith di lobi utama kita akan Letakkan sebuah Giant screen atau Giant LED screen di mana setiap Kurang lebih 3 menit sekali kita akan putarkan company profile video anda jadi walaupun Anda hanya membeli office dengan ukuran 70 m kecil sekali tetapi Ketika anda mengundang klien dan melewati lobi utama klien Anda akan melihat company profile video Anda tepat di lobi utama seakan-akan anda sebagai pemilik gedung ini akan menaikkan status dari Para pemilik bisnis startup konsep yang kedua adalah profesional di lantai 3 dari gedung the Smith kita siapkan lantai fasilitas dengan luas 1500 m per di dalamnya ada 10 meeting room lengkap dengan teleconference multimedia dan juga operator Jadi jika anda punya kantor dengan ukuran 70 M mungkin tidak cukup Space anda untuk menyiapkan ruangan meeting Anda bisa menggunakan fasilitas bersama jadi ketika anda mengundang klien naik dari lobi menuju ke ruangan meeting klien Anda akan merasa ruangan meeting Anda begitu bagus ada resception-nya dan besarnya sampai 1500 m per padahal itu adalah milik bersama dengan cara seperti ini anda akan terlihat jauh lebih profesional kita juga siapkan konsep yang ketiga yaitu community kita siapkan business launch kemudian business center dan juga coworking Space jadi ketika anda sudah jenuh berkantor di atas karena kecil 70 m Start dari 70 m Anda bisa berkantor di ruangan kantor bersama yang kita sebut dengan coworking Space ruangan kantor tanpa sekat di mana anda bisa bercommunity anda bisa ba networking Anda bisa tukaran kartu nama anda bisa join Venture dengan Para pemilik Office yang lain saat ini the Smith merupakan number one best selling property di alam sutra yang juga dikembangkan oleh pengembang yang terpercaya yaitu Trinity property group di mana selama 8 tahun terakhir Trinity property group telah mengembangkan lebih dari 8 Tower Apartment di alam sutra untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi nomor yang ada di bawah saya atau kunjungi website kami di www.thesmith.co.id
