MENJALANKAN BISNIS KELUARGA MEMERLUKAN LEBIH DARI SEKEDAR STRATEGI (YouTube Video)
Gimana caranya nih Pak Peter dengan saudara-saudara nih bisa benar-benar tuh legacy-nya pas turun ke anak itu ee bisa dapat nih anak-anaknya kayak Pak Stepen contohlah salah satu yang dibawa hari ini ya legasynya itu tetap kontinuitasnya itu enggak sampai break gitu loh enggak sampai putus >> ya dari awal dari awal papa ngajarin itu dulu yang setiap weekend selalu kumpul lalu yang kita ajarkan norma-norma keluarga jadi kalau sama keluarga tuh jangan sampai ribut. Kalau dalam meeting silang pendapat biasa tuh, tapi tetap harus ada penentu. >> Misalkan contoh kata saya sebagai direktur yang menentukan ya saya nentukan yang benar ini ya anak saya nurut, yang benar anak saya yang lain nurut gitu. Jadi netral. Kalau IT sudah bikin netral umumnya >> ricuan di bawah tuh biasa enggak ada masalah. di meeting meja di meja tuh e adu argumen biasa tapi setelah itu ya udah jalan berdasarkan keputusan meeting. >> Apapun yang diputusin meeting jalan semua >> enggak dibawa ego ya. >> Iya enggak ada egonya gitu. Itu penting. >> He. >> Dan kita enggak boleh istilahnya mentang-mentang ini anak ini ponakan kita belain masing-masing. Enggak. Kita semua netral. Yang benar ya benar, yang salah ya salah gitu. >> Saya juga sering disalahin bila karyawan kalau karyawan punya input benar kenapa kita mesti bawa ego kita? ikutin dong yang baik gitu loh. Bahkan kadang-kadang saya sendiri salah keputusan mereka bilang komplain ini salah nih gini kita mesti mundur bahwa kita mesti mesti benar b menyatakan ini salah kita jalanin yang lain yang benar kita di sini 60 tahun masuk legendaris ya kalau kita hitung orang Jepang kayak kikom ya kyomen tuh saya pernah >> merasa banget saya pernah ketemu sama bos-bos mereka tuh >> saya pernah ketemu dan saya mah enggak ditanya ini angke sudah mur saya waktu itu masih udah 55 tahun saya bilang saya baru 55 tahun kayaknya saya senang gitu mencar bahwa 50. Begitu saya tanya kalau Ken berapa? Enggak kita mah cuman baru 400 tahun 17 generasi >> enggak ada apa-apanya terkenal itu kita masih ngikutin mereka >> kulturnya luar biasa. H
