Menjemput iPhone Air & iPhone 17 ke Malaysia ✈️ (YouTube Video)
itu gua coba bengkokin. Gila keras banget. Good morning sekarang jam 332 pagi. Kita bakal di airport. Kita udah di airport sih, cuma lagi diparkirin up. Habisnya kita mau siap-siap jalan ke Malaysia menjemput iPhone baru. [Musik] Kali ini bareng istri ikut dinas ya hari ini ya. Pesawatnya jam 66.00 pagi, Guys. Kita udah di airport jam .30 internasional gitu kan sih? Harus 3 jam sebelum. So, kita cekin dulu. Elektronik tetap dimatikan sampai ada berada di dokter. Oke, nyampai di Malaysia pesan Grab buat ke hotel. Enggak tahu bisa cekin atau enggak. Jadi mungkin gua akan ke App Store untuk ngelihat kondisinya kayak gimana. Let's go. [Tepuk tangan] Yeay. Bisa checkin. Padahal belum jamnya. Nyonya udah ngantuk sekali. Wis tuh TRX di seberang Apple Store-nya di sana. Oke, jadi ini hotelnya yang kita tinggalin namanya Liloids. E kita pernah tinggal di Bali hotel ini juga dan ada kayak dua lantainya gitu. Lantai duanya sih cuma kasur sama meja gitu sih. Cari makan dulu, habis itu kita mungkin mampir ke Apple Store ya. Ready. moncongnya. Oke, guys. Kalau kelihatan di belakang udah ada tulisannya tuh ya, TRX. Karena ya memang tempat hotel kita sama tadi kita makan dekat banget. Jadi kita sekarang mau mampir dulu walaupun sebenarnya gua punya jadwall itu jam sore ya. Ini baru jam 12.35. Jadi mesti nunggu tapi enggak tahu apakah bisa dicepetin jadwalnya. Kayaknya sih enggak bisa karena memang sebenarnya gua tuh flight-nya harusnya nyampai sini tuh sekitar jam . Makanya gua janjiannya jam .00 karena flight gua delay akhirnya gua harus reschedule ke pagi biar e enggak telat. Ya udah kita coba lihat ya kondisi Apple Store di hari pertama bukan bukan antri apa ya nih sotoy ini jalannya gak kelihatan ya di layar yah nanti di iPhone 17 akan lebih kelihatan ternyata ada pameran Samsung guys Z F sama Zflip sih harusnya inih tapi S25 juga deh oke itu dia Apple di lantai du makasi Mbak Ya, itu dia tempatnya. Wah, ini dua lantai, Guys. Ternyata ini lantai yang atasnya. Ternyata aslinya ada di bawahnya. Uh, wah, rame banget. Yang ngantri dong. Ngantri juga rameai. Jadi beda waktu dulu ee kita di Singapura itu yang bisa hari h masuk ke Appo itu cuma yang beli iPhone aja yang ada reservasi. Sekarang dia udah bisa buat yang on the spot pengen beli itu bisa ngantri. Jadi culture ngantrinya masih di masih ada di sini. Mau enggak mau gua gak bisa karena gua janjiannya jam . Jadi gua mesti balik lagi nanti jam Max is out of stock. 17 is out of stock to pick up right to pick up this one. Oh you have to come back around four. Can I join the queue early like 345 because it's a bit long still you can. But this one is actually for 12:30 to 12. Oh, oke oke. Thank you. Salah, guys. Ternyata yang rameai ini. Yang ngantri mau ngambil yang sepi ini yang ngantri yang mau beli on the spot katanya yang Pro Max sama yang 17 regular tuh sold out semua. Gila 17 regular tuh padahal kan warnanya banyak ya, semuanya sold out. Wow. Gimana, Ibu Apple Store-nya? Bagus. Pusing. Pusing. Rame banget. Ya udah, tunggu jam . Kita balik lagi yang casing air sama maxpat tipis. Oh, ini yang beachs. Oke, guys. Sudah. jam .00 hampir dan udah dikasih masuk untuk ngantri. Enggak terlalu banyak sih antriannya. Oke, kita udah kelar pickup dua iPhone ini. Yes, ini dia yang gua pesan. Jadi langsung aja kita next kita unboxing. Oke guys. Ini dia iPhone yang kita udah pick up ya. Jadi pilihan gua ada iPhone 17 dan iPhone 17R ya. Untuk iPhone 17 ini yang warna sage warna hijjaunya. Sedangkan yang iPhone Air ini kita pilih yang warna space black karena ya menarik sih gua warna hitam karena yang hitam kan enggak ada di pro gitu. Jadi kita mulai dari yang hijau dulu aja ya. Yes. Untuk yang warna sage ini tuh menarik karena gua juga lihat pada dibahas sama YouTuber-YouTuber gede MKBH, Mr. Who's the Boss, Carl Content dan banyak yang lumayan bahasin warna Sage ini. Nah, gua pilih yang varian 256 GB. Jadi, iPhone sekarang basic-nya itu semuanya udah start di 256 GB, which is ya good news sih di 2025 ini. Dan ya menurut gua 256 itu storage yang sweet spot karena gua sendiri pakai iPhone eh yang 16 Pro Max ini 512, tapi storage gua tuh rata-rata eh masih sisa 300-an GB gitu. Ee mungkin karena gua pakai iCoud tapi ya rata-rata kayak enggak pernah menyentuh lebih dari 256 gitu kali ya. Jadi ya istilahnya ngapain beli yang gede-gede. Kalau kalian pakai iCloud ya 256 GB mungkin udah bakalan cukup dan uh wjaunya cakep ya. Wah uh dan ringan banget sih. Gila, gua kangen banget pakai HP kecil jadi berasa beda banget dibandingin gua pegang si yang Pro Max. Gimana nanti yang R ini ya. Cuma yes ya. Hijjaunya keren banget ya. Benar-benar full ya dari frame-nya hijau. Belakangnya ini pakai seramic shield juga sekarang warnanya hijau. Yang mana ini katanya infus glass juga ya. Masih kurang lebih sama dengan yang iPhone 16 tapi kalau enggak salah ini udah ceramic shield tadi. Terus kalau kita lihat ke bagian bawah juga nih port USBC-nya ya. Ini pun juga dia sama, Guys. Warnanya tuh kalau kalian cek iPhone 17, dia semuanya tuh warnanya ngikutin warna body. Jadi, di color match gitu ya. Detail yang mantap banget ya. Oke, untuk tombol-tombol ada kamera control terus di sini untuk eh shortcut gitu-gitunya juga sama dan masih ada SIM card tray. Dan uh di bagian depannya inilah sebenarnya yang akan menarik banget ya layarnya yang mana sekarang ukurannya jadi lebih gede karena dia bezelnya makin tipis dan juga 120 Hz pro motion. Sisanya sih kurang lebih sama ya, ada kabel e ini USBC ke C udah braided kurang lebih sama dan ada SIM ejector karena dia masih ada SIM tray-nya. Yang mana HP berikutnya yang bakal kita unboxing ini dia enggak ada SIM tray-nya. Iya, karena dia udah full pakai e SIIM. Ini dia iPhone R space black 256 GB. Yap. Dan di atasnya ini kayak semua bahasa Vietnam ya. Apakah ini dirakit di Vietnam ya? Enggak. Sini tulisannya masih product of China. Jadi mungkin masih dirakit di China. Requires isim ya. Jadi membutuhkan eM karena dia udah enggak pakai SIM fisik lagi. Nah, kalau di iPhone 17 ini enggak ada ya, cuma tulisan termasuk iPhone 17 ya. Tidak tertulis requires isim ya. Product of China sih ini tulisannya. Jadi masih made in China bukan yang e kalau enggak salah digosipin kan ada beberapa iPhone yang udah buatan India. Kita buka yang R. Ini pull tap yang benar tuh seperti ini, Guys. Jadi kalau ditarik sekencang apapun dia tetap rata gitu ngelepasnya. Oke, ini dia iPhone R 1 Nah, ya sesuai dengan gambarnya yang tipis banget. Mari kita lihat sama-sama. 1 2. Nah, guys, ini dia. Uh, iPhone wah gila stealthy banget sih warna hitamnya. Kalau yang pengen minimalis sih ini warna terbaik sih. Gila, keren banget. Ini campuran jadi dia punya frame kamera atau dibilang Apple sebagai kamera plateau tuh dia kayak glossy ya, kayak kaca semua. Dan bagian bawahnya ini matte ya. Jadi kayak logo Apple-nya doang yang glossy. Uh. Cakep dan masih di tengah ya logo Apple-nya ya di iPhone 17 sama sini cuma Pro dan Pro Max aja yang enggak dan ya gila tipis sekali. Ini frame-nya masih pakai bahan titanium tapi memang beda nih finishingnya sama iPhone yang pakai Titanium sebelumnya di mana iPhone yang pakai Titanim kan sebelumnya kayak si 16 Pro Max, 15 Pro Max itu dia finishingnya matte ya. Jadi enggak terlalu gampang nempel sidik jari walaupun masih ada nempel juga sih menurut gua. Tapi yang ini ya karena dia glossy ya. Kita lihat nih apakah gampang nempel. Tuh lumayan sih ya. Ya not bad lah ya. Keluangan item sih mungkin akan lumayan samar. Tapi kalau yang warna terang enggak tahu nih. Gila, ini berandaran tipis banget sih ya. 5,6 mm emang tipis. Duh. Nih kita compare sama Pro Max ini kayak hampir setengahnya doang Wills. Kalau dibandingin sama 17 tipisnya tuh mantap jauh gitu loh. Jadi cukup kerasa distinction-nya ya memang ya dibandingin sama iPhone atau HP-HP Candy bar dan ya pada bilang juga kalau ini adalah cikalbakalnya iPhone lipat atau foldable iPhone gitu karena mereka pengin coba bisa bikin setipis apa dan ya Apple bisa achieve ini tuh sebuah engineering Marvel banget sih. Nah, ini dia untuk bagian layar dari iPhone yang ukurannya cukup gede sih ya. Bisa dibilang ini tuh di tengah-tengah antara iPhone 17 ke iPhone terus baru ke iPhone yang Pro Max gitu. 6,5 ke 6,7 dan ini 6,9. Itu tadi ya ukuran layar yang mana ya dia sedikit lebih gede. Tapi kalau kita tambahin si iPhone 16 Pro Max dia jadi Pro Max itu lebih gede lagi. Saking tipisnya Apple sampai enggak bisa nengahin ya si port USB type C-nya gitu. Ini HP pertama mungkin yang portnya enggak senter gitu ya. Dia lebih dekat ke belakang nih ininya kayak hampir rata ke body belakang. Uh. Oke, terakhir sebelum kita hidupin. Gua lupa nih cekin ini nih. Nah, sekarang ya kabelnya dapat kabel lightning C2C yang braided sama tapi enggak ada sim ejectornya karena tadi gua bilang ya dia full e sim ya. Cuma ada ini aja nih kertas manual. You no longer need a physical sim card. Anda tidak memerlukan lagi cut sim. fizikal berarti harus isim yang mana gua udah siapin. Nanti kita cekin sekalian gua nanti bakal bikin konten seharian sih pakai si iPhone R ini di Malaysia. Oke, kita hidupin sama-sama terus kita setup dulu. Oke, 1 2 3. There you go. Tuh, ya. Sambil nungguin setup, gua mau share nih aksesoris dari Nilkin yang bakalan bikin iPhone baru kalian aman dengan proteksi maksimal. Ada banyak pilihan case buat iPhone 17 series dan juga iPhone pastinya. Buat yang pengen sik tapi tetap aman plus kelihatan nih iPhone-nya apa ya, bisa pakai case Nature TPU Pro dari Nilkin. Terus kalau yang suka case-nya Griepy, wajib pakai kassen nilkin nih. Si Super Frosted Shield. Dan yang paling komplit proteksinya ada sampai ke kamera yaitu si Nilkin Camshield Pro. Sama juga buat air, ada tipe nature TPU transparan dengan proteksi bumper di sudut-sudut, terus super frosted yang juga gua suka banget. Jadi pas gitu ya gripnya di HP yang tipis ini dan ada juga proteksi maksimal sampai ke kamera di Camshield Pro. Nah, enggak lupa untuk perlindungan layar. Nilkin juga ada temper glass dua tipe ya. Ada H Plus Pro yang baseless dan CP+ yang full coverage. Ning lengkapnya akan gua taruh di kolom deskripsi di bawah. Oke, guys. Udah kelar setup kedua iPhone-nya. Ada update software segala macam tadi, tapi akhirnya udah beres. Dan gua juga udah selesai mandi. Segar banget karena dari tadi gua tuh keluar jam 3.00 subuh dari rumah jadi berasa kucol banget. Dan sekarang udah segar. Makanya gua pengen share kenapa gua pilih kedua iPhone ini. Kenapa gua enggak pilih Pro atau Pro Max? Oke, kita mulai dari yang iPhone 17 regular dulu aja. Jujur gua awalnya agak skeptis ya waktu iPhone, waktu Apple ng-rilis, gua pikir layarnya enggak bakal dapat upgrade yang kayak gimana lah. Pada bilang kan bakal Hz, gua pikir bakalan 90 Hz itu saking gua skeptisnya gitu kan. Karena di iPhone 16 tuh gua sebenarnya juga jujur e kurang terlalu tertarik untuk nyoba karena ya layarnya tadi 60 Hz layer itu buat gua tuh sangat-sangat penting karena gua tiap hari berinteraksi sama layar kan lihat konten di layar, ngedit konten di layar. Jadi kalau di HP tuh gua masih kayak kalau enggak 120 Hz tuh mata gua agak gatal. Gua visual banget kali ya cowok kali. Kan kalau di layar laptop gua masih oke. Gua pakai MacBook Air 60 Hz yang mungkin karena kita enggak terlalu banyak scroll atas bawah gitu kan. Kalau di HP kita ya mostly scroll atas bawah gitu. Makanya menurut gua setelah di-upgrade ke 120 Hz dan setelah gua ngelihat sendiri ya ini menarik banget sih untuk kalian istilahnya coba terutama mungkin buat kalian yang dari iPhone 13 Pro, 14 Pro, 17 reguler aja udah jadi bisa pilihan yang oke. Nah, selain tadi layarnya tadi ya dipakaiin promotion, Apple juga serius ya, enggak setengah-setengah. Layarnya juga dibikin gede dengan beel yang makin tipis ya, sekarang jadi 6,3 inci. Performance-nya pun juga di-upgrade dengan chip Apple A19. Kemudian baterainya pun juga di-upgrade ya dari sebelumnya itu cuma 20 berapa jam kalau gak salah. Sekarang jadi 27 jam. Makanya menurut gua kayak banyak banget yang di-upgrade dan Apple means bisnis gitu ya. Dia enggak mau setengah-setengah lagi ngasih upgrade dan ya terlihat di iPhone 17 ini. Makanya gua tuh sampai kayak rela mau downgrade ya tanda kutip ya dari 16 Pro Max ke iPhone 17 buat gua pakai jadi daily driver. Jadi stay tune kalau kalian yang penasaran sama review-nya nanti. Paling memang dari segi kamera yang gua bakal testing lebih jauh lagi ya nanti di video review. Nah, tapi sekarang gua pengin share aja paling perbedaan sedikit karena gua juga bawa iPhone 16 Plus ya yang ada dari tim Bas Indotch. Kita lihat kamera selfie-nya terutama ya karena kamera selfie dari iPhone 17 juga sekarang menggunakan sensor center stage tadi yang sama ya dengan e kakak-kakaknya dengan iPhone Air dengan iPhone yang seri pro di mana ya kita bisa capture lebih luas karena sensorata di kotak kita bisa foto horizontal di posisi selfie yang jadi lebih gampang dan stabilisasinya pun juga jadi harusnya lebih bagus dan kalian bisa lihat kayak gini ya perbedaannya gimana dan let me know gimana pendapat kalian soal perbedaan kamera perbandingannya dengan seriPhone 16 apakah jauh atau enggak silakan dikomen di bawah. Oke, lanjut ya. iPhone, iPhone tertipisnya Apple. Dan ya emang waktu megang ini ketika tadi setup tuh kayak berasa aneh gitu loh. Kayak kok bisa ya setipis ini ya? Walaupun memang ya feeling genggamannya jadi aneh sih in a way gitu. Kayak gua enggak biasa kayak aneh tipis banget semuanya. penempatan-penempatan tombolnya juga jadi kayak gua tuh kan kemarin pakai ZFT, bukan kemarin sih, sekarang masih pakai HP Samsung Galaxy ZFt 7 karena dia tipis banget juga itu bikin beberapa tombol kayak fingerprint sensor yang ada di sampingnya tuh jadi kayak agak susah untuk diakses kadang gitu karena saking tipisnya dan kalau kalian pakai in case ya jadi kayak gitu. Nah, untungnya sini sih dia pakai Face ID, cuma gua ngerasa kayak kamera capture kameranya ini kan kalau nanti dipakin case mungkin akan agak challenging. Tapi ya nanti kita coba sih lebih lanjut pastinya gua nanti ada konten gua pengen coba tes siksain HP ini seharian besok kebetulan gua besok itu mau jalan-jalan ke Genting ya. Kita bakal tes kayak semua Google Maps gua instal semua aplikasi nanti kita bakal bahas kontennya lebih lengkap. So stay tune. Tapi memang balik lagi secara spec-nya e menarik ya istilahnya. Ini memang segmen baru ya, nich baru di antara iPhone reguler sama iPhone Pro ya. Dibikinin si iPhone R ini dan Apple menurut gua strateginya oke banget sih ya karena ya kayak mereka ngasih sesuatu yang baru, sesuatu yang fresh. Di mana Apple punya datanya tuh yang peminat dari e tipe jenis iPhone baru gitu kayak di tengah-tengah dari Pro dan juga si regular. Cuma memang yang gua agak ngeri nih kameranya nih yang mana cuma satu tadi ya. Gua udah mention di beberapa konten kayak fitur-fiturnya karena dia enggak ada ultrawide ya. Ada beberapa fitur-fitur yang enggak ada bukan dikurangin enggak ada emang kayak ya foto makro video enggak ada. Spatial foto menurut gua enggak terlalu penting karena spatial udah bisa dibikin pakai AI AI aja. Cuma yang paling penting, yang paling nyesak menurut gua tuh enggak adanya fitur cinematic mode yang mana memang di sini jadinya ya terbatas. Padahal dia ada portrait mode sih ya. harusnya dia bisa cinematick itu kan istilahnya portrait di video gitu kan, blur di video dan itu enggak ada. Makanya agak yah challenging sih menurut gua. Oke, dari segi warna kenapa gua pilih space black? Karena ya ini stealthy banget dan menurut gua di antara warna-warna lain ya kalau kalian pengen go minimalis ya ini yang paling minimal sih ya. Benar-benar stealthy banget. Hitemnya tuh wah mantap banget. Dan di seri pro kan tahun ini enggak ada hitem. Jadi ini kayak the only black semi pro kali ya bisa dibilang ya. demen banget sama warna, sama finish, sama desainnya. Cuma memang mesti kalian hati-hati aja. Tadi kalian bisa pakai in case kalau kalian yang sering cerowoh, jatuh karena ya ini tipis banget. Orang banyak coba ngebengkokin. Nih gua sendiri tuh kalau kalian lihat ya. Tuh gua coba bengkokin. Gila keras banget ini. Dan gua ada lihat footage dari beberapa Tech reviewer kalau mereka itu pakai alat Apple tuh pakai alat untuk tindih si iPhone-nya untuk ngebengkokin dan setelah dia bengkok si iPhone-nya tapi balik lagi lurus lagi gitu. dan itu nandain seberapa kuat struktur dari si iPhone ini. Pro M4 pun juga sempat dites kan untuk band tesnya dan kuat banget gitu untuk ya mungkin Apple belajar lah intinya dari sebelumnya kasus-kasus sebelumnya ketika dia bikin iPhone yang tipis iPhone 6 ada bandate dan sekarang udah dijamin aman lah dari segi build quality-nya. Performance A19 Pro chip juga pakai chip yang sama-sama di seri pro. Jadi kayak gua bilang tadi ya, di tengah-tengah kan kalau yang semi pro tadi kali jadinya. Cuma beda di GPU core-nya aja yang e dikurangin satu ya atau bin chip kita bilangnya. Battery life juga ini yang menarik dicoba karena Apple ngeklaimnya ini bisa all day ya seharian intinya. Oke, kita bakal lihat besok kayak gimana. 27 jam klaimnya Apple dan bisa ditambahin sama Maxve batery-nya yang mana gua enggak beli karena menurut gua agak mahal sekali buat kapasitas yang dikasih dan gua yakin nanti brand-brand juga bakal banyak bikin aksesorisnya. Nanti gua juga bakal share aksesoris buat si iPhone Air. So, make sure juga stay tune. Si layar juga sama tadi ya, promotion 120 Hz ukuran 6,7 inci dan tadi kamera center stage-nya semuanya sama ya. Jadi benar-benar setara iPhone dari yang reguler ya. sampai ke yang R ke yang Pro menarik semua untuk dicoba tahun ini. Makanya ya kalian nanti stay tune aja konten-kontennya pasti bakalan lebih banyak lagi. Habis ini kita akan coba lebih lanjut si iPhone kita siksa, kita tes kamera, kita uji, kita compare sama yang lain. Gua juga ada bawa S25 Edge. Mungkin gua akan coba masuk-masukin sedikit nih ya comparison-carison kameranya. Buat kalian yang penasaran apakah jauh bedanya dari segi foto, dari segi video ya. Yes. Yah, itu sih untuk sementara ini ya. Banyak juga udah video-video ber kalau kalian pengin cek ee soal baterai segala macam. Cuma balik lagi baterai itu kan subjektif ya, tergantung kepenggunaan. Jadi kita lihat kalau penggunaan ala orang Indonesia yang pakai WhatsApp, Instagram, TikTok itu kayak gimana nanti dilihat di coming soon. Jadi stay tune, subscribe ke YouTube channel. Oke, paling itu dulu aja, Guys, buat konten menjemput iPhone 17 dan iPhone R ini. Semoga bermanfaat dan let me know kalau kalian ada pertanyaan lagi. Silakan dikomen aja langsung di bawah. Dan nanti gua juga pasti akan infoin pas gua balik Indo nanti pajaknya berapa difollow aja ke sosial media basic Ind. Nanti gua akan share di sana. Oke, itu aja guys. Thank you semua again. Nama gua Mafin. Like, comment, subscribe. Nanti konten-konten berikutnya segera dimasak. Coo.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















