MG Cyberster: Mobil Cina Termahal (YouTube Video)
Instan banget ini tenaganya. Mereka menghadirkan mobil listrik bisa dikatakan flagship bahkan mobil yang iconic. 0 sampai 100 km/h 3,2 detik. Kalau dicover tuh agak du kali gitu ayunan. [Musik] Nah, kalau brand China yang Anda tahu itu suka banget perang harga. Main-main di mobil murah di segmen di bawah R00 juta, kemudian perang harga dengan sama brand lain beda dengan MG. Mereka iconic. Ini dia mobilnya MG Cyberster. Sebuah roadster bermesin listrik dan bertenaga buas. Harganya hampir 2 miliar. Lantas seperti mobilnya ya. Mobil ini memiliki harga Rp1.704 juta dan hanya hadir dalam satu varian saja performance. Nah, sebenarnya semua detailnya sudah dijelaskan oleh e Mas Fitra waktu itu pada ajang peluncurannya ya, tepatnya pada ajang GIAs 2024 lalu. Sekarang ya saya penginnya sih langsung saja ee berkendara dengan mobil ini karena yang belum dijelaskan adalah bagaimana rasa berkendaranya tentu saja. Oke, tapi saya ee sedikit membahas ya ee mobil ini highlight-highlight-nya yang pertama adalah memang mobil MG itu bisa dikatakan blasteran ya. maksudnya antara merek Inggris dan juga merek China karena sudah diakuisisi sepenuhnya oleh Saik Motor. Nah, kenapa harga mobil ini bisa mahal? Wah, kok mobil Cina harganya R,7 miliar? Ya, karena memang mobil ini ya bukan sembarang mobil listrik biasa gitu ya. Jadi, benar-benar ini diciptakan supaya ee nama MG itu kembali ee kuat gitu ya. bukan lagi yang MG yang Anda tahu, MG4 yang memiliki harga yang murah, MGZs juga terjangkau. Nah, ini eh breed yang berbeda jika dibandingkan dengan model MG lainnya. Lantas kenapa mobil ini bisa mahal? Ya, MG yang kita tahu tuh kan yang ya harganya R300 jutaan, mobil listrik R00 jutaan. Kemudian SUV SUV-nya MJZs MJZV harga R00 jutaan juga. Nah, memang MG menevelop mobil ini supaya menjadi something special ya. bukan bukan mobil MC gitu ya. Dan memang yang terlibat dalam R&D mobil ini tuh cukup banyak. Jadi soal desain dia itu dari ee Eropa. Kemudian yang cukup spesial juga adalah bagian suspensinya. Karena MG mengklaim bahwa suspensi mobil ini didesain, dirancang oleh mantan mekanik eh salah satu pembalap F1 yaitu Michael Schumacher. Nah, jadi nanti kita akan rasakan bagaimana soal suspensinya, handlingnya karena tentunya akan ee sangat baik ya karena mengingat yang berdesain itu orang hebat. Kemudian, nah untuk pasar Indonesia jadi ada satu varian. Tadi saya sudah jelaskan. Kalau di luar negeri itu ada beberapa varian. Sedangkan yang di Indonesia yang dimasukkan tuh yang versi flagship yang paling ee kencang, yang paling bertenaga, dual motor. Oke, mobil ini dilengkapi dengan motor listrik bertenaga 536 horsepow serta torsi 725 Nm. Sangat kencang. Dia lebih kencang dibandingkan BYD Seal yang sekarang itu jadi EV yang apa ya? Ee bertenaga sekali gitu ya. Nah, ini lebih kencang dibandingkan BY diesel ya. Maklumlah harga juga lebih mahal kan. Kemudian baterainya itu berkapasitas 77 kWh dengan jarak tempuh mencapai 507 km se pengisian daya penuh. Wow, nice sih. Karena mengingat baterai itu enggak terlalu besar ya, 77 kWh kemudian tenaganya besar banget tapi dia menjelajah cukup jauh. Baterainya itu kurang lebih dia setara dengan Hyundai Ionic 5, tapi tenaganya lebih buas. Tenaganya hampir-hampir sama dengan Hyundai NI 5N ya. Enggak nyampe sih cuman dia di atas 500 HP lah inya. Begitu. Kemudian seperti kita tahu juga Cyberst adalah sebuah roadster. Bisa dilihat dia hanya two seater. Kemudian atapnya itu soft top. Pintunya pintu scissasor door atau pintu gunting yang dilengkapi dengan sensor. Nih, sensornya ada di bagian sini. Dia akan mendeteksi jika ada benda yang ee dekat pintu dan tidak memungkinkan pintu terbuka, nah dia akan mendetect dan tidak akan ee terbuka. Nih, kita contohin dikit deh. Ni misalkan kita tutup dulu kemudian kita buka. Ya, tuh dia enggak akan kebuka akan stop. Kemudian di atas juga ada sensornya. Hup. Nah, stop kan dia. Dan di sini juga tulisan emergency switch manual. Emergency manual switch maksud saya. Jadi ketika misalkan elektrik tidak berfungsi, Anda mau keluar dari dalam mobil tidak perlu khawatir. Karena tuas ee manualnya, tuas untuk buka pintu manualnya ada di bagian belakang sini nih. Ada dua untuk kiri dan bagian kanan. Dan ini dia bagian interiornya. Sudah dijelaskan juga sama Mas Witer sebenarnya. Ee enggak apa-apa deh saya jelasin dikit ya. Jadi ya Cyberster ini memang memiliki desain interior yang cukup apa ya? Cukup sporty ya. Bukan cukup sporty, sangat sporty sebenarnya. Lihat aja nih warna dalam merah. Eksterior warna merah, dalam juga merah. Kemudian yang menarik dari mobil ini adalah ini nih ee layarnya ada tiga di bagian sini dan ini semuanya berbeda informasinya dan ada layar tengah juga. Tidak hanya buat AC, tapi di sini juga untuk mengatur berbagai pengaturan ee berkendara. Di sini nih ada driving, ada seating. Jadi untuk mengatur lumbar support. Jadi mobil ini sudah dilengkapi dengan jok elektrik. Ada di bagian sini, tapi untuk lumbar supportnya ada di bagian sini untuk pengaturannya. Nah, kemudian lighting, ambient light semua diatur di bagian sini. Cluster. Cluster ini ada dua pilihan eh display-nya, mau yang dial atau yang seperti ini. Classic dan sport ya namanya di sini. Kemudian MG Pilot atau ADAS-nya juga bisa diatur di sini. Adasnya juga sangat lengkap tentunya door and lock, status dan lain-lain. Nah, di bagian si kiri ini, ini adalah layar untuk mengatur sistem entertainment. Jadi benar-benar untuk entertainment saja. Di bagian sini nih, anti auto, Apple CarPlay ada di bagian sini. Ini instrumen seperti biasa berbagai formasi juga ada di bagian sini. Tenaga segala macam. Dan di L kanan ini dia tuh ada informasi dari energi tapi kebanyakan di sini adalah informasi online. Online dalam artian ini nih MG service, MG dealer tuh. Kemudian account. Jadi mobil ini sebenarnya bisa terhubung online tapi saat ini tidak bisa diaktifkan karena belum ada belum karena ini mobil tes ya. Kalau misalnya Anda membeli mobil ini ya Anda bisa ee online dengan mobil ini. Berbagai informasi nanti akan ditampilkan di sini. Dan juga menarik ya, mobil ini dengkapi dengan kamera 360. Nah, biasanya kalau kamera 360 atau kamera mundur itu tampilkan di layar head unit atau system entertainment. Nah, ini ada di bagian kanan nih. Jadi kalau misalkan mundur, nah muncul di bagian kanan di sini nih. Tuh, 2D, 3D dan lengkap sih sebenarnya. Cuman agak gimana gitu ya pas pertama kali nyetir mobil ini karena ketika mundur loh kamera mundurnya mana? Oh, di kanan ternyata. Jadi lihatnya ke kanan bukan ke kiri. Nah, kemudian di setir setirnya juga ini keren flat bottom benar-benar flat ya. Bagian bawahnya dilengkapi dengan kulit berwarna merah seperti ini. Tombolnya banyak banget. Ada pedle shift, pedle shift kiri untuk regenerative breaking. Kemudian bagian kanan untuk mode berkendara. Mode berkendara mobil ini juga ada empat totalnya. Comfort, sport, custom, dan yang paling buas adalah super sport. Nah, nanti kita akan tes seberapa buas mode supersport ini dibandingkan mode sport. Karena mengingat mobil ini memiliki akselerasi yang sangat buas 0 sampai 100 km/h 3,2 detik. Artinya lebih buas dibandingkan BYD Steel Performance. Tapi top speet-nya hanya 200 km/h. Ya udah enggak apa-ap lah. Indonesia mau ke mana juga jalan tolnya kan maksimal kalau dalam kota 80 km/h. Kalau luar kota 100 km/h. Jadi ya enggak mungkin hampai 200 km/h. Dan oh ya ee saya sudah berkendara dengan mobil ini memang sebelumnya. Jadi ketika mobil ini menggunakan mode comfort itu hanya motor listrik belakang saja yang aktif. Jadi itu tentu gunanya untuk menghemat energi ya. Sedangkan ketika Anda masuk ke mode sport atau suport sekalipun, nah dia langsung motor listrik depan dan belakang yang bekerja. Kemudian posisi duduk ya memang rooster sih rooster tuh kadang kalau untuk tubuh orang yang tinggi gitu ya memang kadang-kadang jadi agak terbatas. Ergonomis sih ergonomis cuman ya bisa dilihat nih kaki saya agak nekuk. Kalau kelamaan bawa mobil ini rasanya akan pegal mungkin ya. Tapi tetap sih ini ergonomis tetap ya rasanya sporty. Kemudian joknya memang terasa kurang lebar gitu. Mesinya mungkin postur tubuh di bawah 175 cm dengan berat badan ya 60 kg mungkin ya akan pas bawa mobil ini. Kalau saya mungkin kegedean tapi enggak apa-apa sih masih rasanya sporty. Kemudian posisi berkendaranya memang ini cukup menarik karena dia tuh agak tinggi gitu ee posisi duduknya. Tidak seperti rer-roser kebanyakan ya misalkan BMW Z4 kemudian eh Mercedes-Benz SLC. Nah itu dia tuh biasanya tenggelam. Kalau ini di mobil ini agak tinggi gitu, sedangkan dashbornya rendah ya enggak apa-apa sih, visibilitas jadi rasanya baik gitu ya. Kemudian ya udah speaker bose after market suaranya juga cukup baik. Nah, saatnya kita jalankan mobil ini karena Mas Vitar sudah menjelaskan banyak sekali tentang mobil ini pada saat ajang GIs waktu itu. Yang belum menjelaskan benar-benar rasa berkendaranya saja. Sebelumnya kita tutup dulu atapnya karena ini siang hari panas banget. Tutup atapnya cepat ya. Dia hanya 12 detik sudah diukur oleh Mas Vitra tuh. Itu cuma 12 detik. Udah langsung saja tutup kaca. Let's go. Begitu berjalan dengan mobil ini, saya ingin sampaikan bagaimana posisi berkendaranya yang cukup unik. Ya, memang posisi berkendaranya tuh cukup menarik mobil ini ya. Jadi dia agak tinggi gitu. Enggak enggak umum di roster tuh punya posisi bergendara yang tinggi seperti ini. Tapi ya wajar ya. Mungkin ini rasanya rooster eh salah satu router pertama kali ya yang menggunakan motor listrik. Nah, jadi memang baterai itu kanan di bagian bawah ya. Jadi mau enggak mau ya posisinya akan seperti ini. Ini bisa dilihat memang lantainya tuh dia agak naik. Nah, mau enggak mau jadinya juga posisi juga ikut naik gitu ya. Tapi ya enggak apa-apa sih karena overall jadi visibilitasnya jadi enak sebenarnya. Jadi bisa dilihat dashbornya tuh rendah gitu ya. Kemudian nih bahu saya dengan door trim tuh bisa dilihat enggak yang seperti mobil ee rooster pada umumnya gitu ya yang tenggelam gitu. Ini udah paling rendah setelannya ya. Seperti ini aja udah. Tapi ya enggak masalah sih untungnya. Tapi memang bisa dilihat kalau Anda postur tubuhnya di atas 175 cm ya enggak terlalu leluasa lah. Tapi untungnya MG Cyberster ini memiliki ee bukan keunikan sih sebenarnya tapi memang jarang sekali terjadi di mobil asal Tiongkok ya. Ini mobil blasteran Inggris Tiongkok tapi yang lebih dominan Tiongkoknya yaitu soal feeling nyetirnya. Feeling setirnya gitu ya. itu enak. Mobil ini benar-benar direct tuh dan ada feel-nya berasa gitu enggak enggak yang enteng doang. Kemudian ada beberapa mode berkendara ketika Anda menggunakan mode berkendara yang lain tuh ee berat setirnya bisa diatur tapi ini ya enak feeling nyetir itu direct. Kemudian ya ada feel-nya lah ya intinya enggak seperti mobil Cina kebanyakan ya itu salah satu e kelebihan cyberster. Dia tidak hanya berperforma tapi juga dia real car gitu ya. enggak rasanya itu enggak artifisial untuk soal feeling berkendaraan. Kemudian, bagaimana dengan karakter suspensinya? Kemudian untuk bandingan suspensi memang ya dia bukan yang karakter super car gitu ya. Jadi kalau di mode convert seperti ini empuk. Nah, ini juga menarik karena eh MG tidak menyebutkan bahwa mobil ini adaptive suspension atau apa lah. Tapi ternyata eh dia adaptive suspension. Tapi adaptif surpensya juga menarik karena ketika di mode cover seperti ini kadang kalau melewati jalanan bergelombang gitu itu terlalu empuk tapi ketika masuk ke mode sport dia enggak berubah jadi yang sti gitu ya seperti misalkan di BMW gitu. BMW M2 dia justru malah lebih terasa lebih firm dan nyaman di mode sport. Kalau di comfort ini agak keempukan karena memang mungkin beban baterai yang berat ya. Jadi karakter mobil listrik sekali lagi emang suka kayak gitu tuh. Kadang mengayunnya tuh berlebihan gitu ya. Tapi untungnya mungkin karena B biasa panjang kemudian dimensi-nya kompak dia tuh. Nah, untuk handling sih fine-fine aja enggak khas rotser banget. Kemudian kita masukkan ke mode sport juga ya. Tuh, tuh direct emang eh handling-nya tuh kalau masuki jalan yang bergelombang ini ya tu nyamanan di sport sebenarnya dibandingkan di di Comfort. Kalau di Comfort tuh agak dua tiga kali gitu Tapi overall ya balance lah antara kenyamanan dan juga e keseporyan dari mobil ini dari sisi suspensi dan handling. Menjelma sebagai mobil listrik sport, berapakah konsumsi energi dari mobil ini? Nah, eh MG sendiri mengklaim bahwa mobil ini mampu jalan sejauh 503 km berdasarkan e metode CLTC sekali pengesian daya penuh. Karena memang baterai 77 kW, baterai yang cukup besar untuk mobil sekecil ini. Dan dengan performa yang gila, nah ternyata masih bisa di sudah menghitung ya ee kondisi baterainya, kondisi energi itu teriritnya mencapai 6,8 km/h. Langsung kita kalikan saja dengan kapasitas baterai yang mencapai 77 kW hour dan hasilnya adalah luar biasa loh ini 531 km. Itu berdasarkan metode kami pengetesan di malam hari kemudian di Indonesia ya tentunya seperti itu hasilnya. 531 km. Wow. Itu angka yang sangat fantastis untuk sebuah mobil listrik dengan tenaga motor listrik mencapai 531 horsepow. Wow. Selanjutnya kami pun penasaran seberapa cepat mobil ini dalam berakselerasi. Nah, untuk akselerasinya langsung saja kita tes ya. Dia ada launch control-nya menarik ini. Jadi, jadi di sini ada tulisannya nih eh launch mode. Tapi launch mode ini sebenarnya hanya untuk instruksi saja. Jadi, Anda harus ini nih ee masuk ke sport atau ke supersport. Supersport aja langsung. Ee kemudian ak eh nonaktifkan traction control. Sudah. Kemudian langsung aja deh e tekan pedal rem dan gas bersamaan. Nah, tuh muncul gambar roket di situ ya. Go. W. Ih. Udah 100. Udah 100 ini. 2011 m. Wow. Udah rem. Karena memang enggak terlalu panjang treknya ya. Jadi enggak bisa mencapai paras 2 m. Nah, oke. Jadi eh klaim MG itu menyebutkan bahwa mobil ini 0 sampai 100 km/h-nya tuntas dalam waktu 3,2 detik. Ya, ee kenyataannya mobil ini sanggup meraih angka 0 sampai 100 km/h-nya di 3,3 detik. ya beda 0,1 sih. Tapi ya udahlah ya memang tidak sesuai klaim tapi y udahlah enggak apa-apalah itu bisa ditolerir ya. Tapi memang dia untuk top speed-nya hanya memang mencapai 200 km/h ya. Jadi ya cepat untuk nyampai 200 km/h tapi ya udah gitu aja. Tapi ya mau ke mana sih emang 2 km/j tampaknya cukup. Kemudian untuk mode berkendara itu ada totalnya ada empat ya. Jadi ada comfort, ada sport, ada custom, dan suersport. Nah, superport ini gunanya adalah ketika misalkan Anda diajak ditantang gitu ya oleh lawan sebelah gitu ya. Jadi enggak perlu lagi ribet masukin ke mode sport apa. Tinggal pencet ini aja langsung deh bisa di W langsung. Wah. Kemudian juga kalau di gaspol gitu ya, di mode comfort beda sama dengan superport lebih kuat gitu suaranya ya. Tapi ini benar-benar saya enggak yang di belakang-belakangin itu ya. Ini benar-benar tuh benar-benar di jambak jin rasanya. Wuh. Wah, ada mobil ini. Instan banget ini tenaganya. Akan tetapi tentu mobil ini menyimpan beberapa kekurangan. Ya, sejujurnya tuh agak susah sih menemukan kelemahan di mobil ini, tapi ya ada satu sih yaitu itu sebenarnya posisi berkendara doang. Jadi coba kalau bisa dibikin lebih tenggelam gitu ya, lebih rendah itu rasanya akan lebih ee apa ya? Lebih sesuai nafasnya sebuah mobil roster gitu ya. Di mobil itu rasanya agak memang ketinggian gitu ya. Kurang roster aja gitu agak enggak umum gitu. Itu aja sih kelemahannya. Dan ada juga hal-hal menarik di mobil ini. Nah, untuk detail menariknya cukup banyak. Yang pertama adalah, nah kalau ee Anda bertanya berapa sih maksimal bukaan ee atapnya, maksimal kecepatannya gitu ya, bisa di berapa? Nah, keren nih mobil karena dia bisa sampai 50 km/h nih. Sekarang saya di entar ah saya di 30 km/jam. 40 deh. 45 gitu ya. Nih 46 47 masih bisa top down di 49 km/jam tuh 50 ya. maksimal di 50 dan juga ee atapnya ini juga ee mungkin banyak kenanya karena di Indonesia kan sebenarnya enggak terlalu ramah untuk mobil cabrio ya, untuk mobil convertibel. Apakah ee rapat gitu penutupannya? Ada bau yang masuk enggak ke dalam? Enggak sama sekali. Karena tadi saya waktu jalan ke sini ada motor yang ngebul banget gitu ya, yang udah ngebul asep seperti ring pistonnya kena. Itu benar-benar depan mobil ini dan benar-benar enggak ada bau yang masuk ke dalam kabinnya. Itu luar biasa. Eh, karena kalau di luar negeri kan mungkin enggak ada yang gitu-gitu ya. Kemudian ada satu hal lagi yang saya suka dari mobil ini adalah tombol fisiknya masih banyak. Jadi, ya ini mobil modern tuh enggak harus e buttonless gitu ya di mobil ini. Apalagi untuk menu-menu krusial ya, seperti AC, pengatur angin, mengatur suhu, kemudian mode berkendara itu semua masih secara fisik gitu. Memang ada beberapa pengaturan yang di harus diatur di layar tengahnya, tapi yang krusial-krusial itu ada di tombol fisiknya. Wow. Itu saya sih jujur lebih suka kayak gitu ya. Mungkin banyak dari Anda juga yang sukanya yang button lah, lebih modern. Oke, enggak masalah. Tapi menurut kami dengan adanya button-button seperti ini, tombol-tombol seperti ini, itu akan ee mereduksi kemungkinan kecelakaan. Jadi karena ke-distrack gitu ya, harus mengatur-ngaturnya melalui layar semuanya. Nah, mobil ini meminimalisir menurut kami. Well, sebagai kesimpulan ya memang mobil ini ee berat ya. Ketika Anda punya uang Rp1,7 miliar, Anda mainkan sebuah ras, mungkin agak jarang Anda berpikir untuk membeli MG Cyberster ini karena ada BMW Z4. Kemudian kalau Anda memiliki budget segituan, terus pengin punya EV yang buas, EV tenaga yang gede, itu ada IX 5N yang harganya murah. Kemudian ada juga EV6 GT ya. Jadi ini benar-benar untuk Anda yang menginginkan sebuah mobil roaster. Performanya gila dan tampil cukup bukan cukup sih sangat sangat attention seeker gitu ya. Karena mobil ini benar-benar kalau Anda parkir, kalau Anda menggunakan mobil ini di mana gitu ya di hotel atau Anda ke restoran yang fancy gitu ya, itu benar-benar menarik perhatian banget karena selain di arah cak brio kemudian pintunya dibukanya secara sasser gitu secara gunting ya. Jadi benar-benar orang tuh semua noleh mobil ini. Desainnya juga sangat atraktif ya. Tapi ya sekali lagi mungkin bagi Anda yang punya budget segitu 1,7 milaran ya. Kalau Anda pengin banget punya roster EV ya pilih mobil ini. Kalau Anda pengin punya roster aja bisa BMW Z4. Kalau Anda pengin punya yang high performance ya masih banyak pilihan juga ya. semua tergantung Anda. Oke, jadi begitulah hasil review lengkap kami terhadap MG Cyberster Performance. Klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila Anda belum, dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Main-main juga ke website kami di ww.odive.com odev.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye.
