Mid Range rasa Flagship ?!! Rekomendasi Hape 5jutaan (YouTube Video)
Punya HP yang sesuai kebutuhan itu emang impian. Karena gak cuma untuk dipamerkan, tapi pas pakainya kita pun juga merasa aman dan nyaman. Nah, buat kalian nyari HP impian di harga R jutaan, sini sini kita tunjukkan. Ya udahlah ya, enggak usah sok tampan. Selamat menonton yang timnya masih kalah. [Musik] Hai Andika, guys di sini. Di video kali ini kita akan membahas HP rekomendasi di harga R5 jutaan, jadi 59. Cuman karena banyak yang komen, "Mas Dika pensiun aja ganti Azula." Ya udahlah ya di video kali ini sesuai request kalian, jadi yang bakalan tampil adalah Azura. Hai Andika, Guys. Di sini eh salah ya, openingnya beda. Hai semua, aku Azula. Sesuai apa yang diomongin sama Mas Dika tadi, jadi hari ini kita bakalan ngomongin soal rekomendasi HP R jutaan yang paling worth it menurut TKID. HP R jutaan akhir-akhir ini ada banyak, cukup banyak sih yang lilis ya. Jadi ini kita kurasi, kita pilihin HP-HP yang beneran paling worth it di kelas harga R jutaan biar kalian enggak ketipu sama sal. Nah, kalau kita ngomongin soal rekomendasi dan apa yang kita sebut sebagai paling worth it, berarti ada ketentuan atau kriterianya ya. Yang pertama, HP baru lilis resmi di Indonesia. Dua, lilis minimal mulet 2025 sampai sekarang. RAM 8 gig storage-nya 256. Dan yang keempat harga maksimal R jutaan. Ya udah daripada kelamaan kita langsung aja bahas dari yang paling lama rilis. Yang pertama ada HP Samsung A36 rilisnya di bulan Maret 2025. Di rekomendasi R jutaan kemarin ada itu yang versi SKU-nya 8 GB RAM-nya, terus storage-nya 256 GB. Kalau yang sekarang itu yang di 12 GB RAM dengan storage 256 gig. Nah, kalau daya tariknya dari HP ini itu tuh karena dia itu udah mirip bentuknya sama Vol 7. Desainnya ini premium. Terus layalnya Super AMOLED 120 Hz yang udah diproteksi Gorilla Glass Victus Plus. Dari performance Snapdragon 6 G3 yang ada di HP ini yang dikombinasiin sama RAM 12 GB plus storage 256 udah cukup buat daily use dan gaming santai. Si HP ini skola tutunya ada di sekitar Rp630.000-an gitu. Main Gin bisa dapat average FPS di 38 FPS artinya masih playable ya. Mungkin enggak ssmooth sama kompetitor lainnya yang memang tujuannya buat gaming gitu. Tapi ya untuk daily use ya udah ok lah ya. Tapi kalau untuk multitasking sehari-hari, browsing, sosial media, dan editing ringan ini udah lebih dari cukup. Kelebihannya HP ini tuh udah 50 megapel buat kameranya dan udah ada OIS-nya. Terus untuk foto dan videonya itu udah sama-sama konsisten gitu. Ada IP6C, support eim NFC, stereo speaker. Bahkan dia itu kasih update software sampai 6 tahun ya. Ini emang kelebihannya Samsung ya, yaitu di software-nya gitu. Dan jarang banget di kelas harga segini ada yang ngasih update sampai 6 tahun loh. Jadi buat kalian yang nyali HP buat jangka panjang itu HP ini cocok banget sih. Cuman ya pasti ada kekurangannya gitu ya karena apalagi harganya cukup affordable. Nah itu kekurangannya ya mungkin dari performa dia bukan yang paling gede gitu kan bukan yang paling kencang performanya. Terus charging-nya itu cuma dapat 45 watt yang itu cukup lambat dibandingin sama kompetitor lain yang ada di kelas harganya dan enggak ada charger di dus jadi enggak input charger gitu. Terus kamera ultrawide-nya itu juga biasa aja bukan yang kayak surprising sangat bagus outstanding gitu enggak. Tapi overall Samsung A36 ini emang ngincer user yang care sama desain, kamera dan ekosistem software yang solid. Nah, kalau kalian ngerasa Samsung A36 tadi itu kayak performanya kulang nendang, ini ada lagi nih kakaknya yaitu Samsung A56 yang mungkin bisa jadi jawaban dari kebutuhan kalian. Poin menarik di sini ada di Exino 1580 yang skor anutunya lebih dari Rp900.000-an. Gaming bulat kayak Genin bisa dapat rata-rata FPS di 44 FPS jadi lebih lancar daripada A36. Layalnya juga gak main-main. Super AMOLED 120 Hz plus Gorilla Glass Fictus Plus di depan dan di belakang. Kameranya 50 megap plus OIS, jadi hasilnya itu stabil di foto maupun video. Untuk selfie, 12 megapel-nya bikin wajah kelihatan natural, cocok buat yang suka bikin konten. Kelebihan lain ada di desain karena desainnya ini lebih tipis dan ringan dibanding A36. Jadi lebih nyaman dipakai lama-lama. Ada fitur-fitur hsung kayak heptic feedback yang mantap, AI bawaan yang bikin pengalaman lebih mantap, dan tentunya OS-nya itu simpel. user friendly, banyak fitur dan update OS yang panjang. Kalau kekurangannya ini masih mirip-mirip sama Samsung A36 kayak charging-nya lambat, terus yang include di kotaknya itu sedikit, Ultra wide kameranya juga hasilnya kurang konsisten. Nah, kadang suhunya tuh juga bisa agak hanget kalau kita paksa di mode performa cukup lama. Nah, di HP yang ketiga ini bisa dibilang HP gaming budget. Di kelas harga R jutaan. Performa dari HP ini monster sih dan tentunya aja nembus sampai 2 jutaan lebih, yaitu IQ Neo 10. Ini yang sempat vilal karena senggol-senggolan sama HP yang lain. HP ini harganya udah sedikit turun. Awal rilis itu ada si sekitar 599 terus sekarang udah jadi 5499. Saling point-nya jelas sih, yaitu ada di prosesornya yang kencang Snapdragon 8s Gfall, plus ada tambahan super computing Q1 chip yang bikin gaming-nya jadi lebih stabil. Hampir fullata di 60 fps loh. Layalnya AMOLED 144 Hz, resolusinya udah 1,5K bikin visualnya tajam plus smooth. Apalagi baterain ini gede banget 7.000 mAh. Kelebihan lain speakelnya tuh udah seleo, NFC ada bypass charging ada desainnya juga cakep dan OS-nya enggak ada iklan. Plus kalau dipakai main game lama-lama dia enggak begitu panas. Tapi untuk kekurangannya yaitu IP lighting-nya itu masih di IP65 terus dia belum support eim dan refresh rate 144 Hz-nya itu belum bisa jalan di semua aplikasi. Kalau HP selanjutnya ini itu saingannya IQ Neo 10 tadi yang sempat aku teaching-tising sedikit dan sempat dikompel juga sama Mas Jika yaitu Poco F7 HP R jutaan yang performanya enggak kalah monster dari IQ Neo 10 sama-sama pakai Snapdragon 8s Gen 4. SkolaTunya juga lebih dari R jutaan. Tapi buat main game Genin Impact average-nya itu rata-rata cuma di FPS. Soalnya suhu dari Poco F7 ini bisa dibilang cukup anget. Bahkan di beberapa scenario benchmark itu dia sampai overheat. Ya untungnya sih cuman di benchmark aja ya overheat-nya. Kalau di game belat sih dia masih aman-aman aja. Refresh set-nya itu udah 120 Hz. Sudah ada proteksi coning Gorilla Glass 7i. Desainnya cakep, build quality-nya solid plus udah pakai frame metal. Dan IP rating-nya itu udah di IP6. Jadi kalau kena basah-basahan tuh ya aman aja. Baterainya lumayan gede di 6500 mAh. Terus chargernya di 90 watt jadi lebih gede daripada yang tadi. Terus speakernya stereo dan ada IR blaster. Kekurangan lainnya sih ada di kamera karena untuk kelas harga R jutaan itu kamanya masih agak kuleng. Terus dia belum support isim. EOD-nya cuman tahan beberapa detik aja, belum ada bypass charging, terus suhunya dia itu udah lumayan tinggi gitu ya. Dan untuk bodinya itu juga lumayan tebal dan agak belat gitu. Terakhir ada Oppo Leno 14F yang dia ini tuh banyak yang bilang cukup overprice karena di harga 599 dia itu masih pakai Snapdragon 6 Gen One yang itu tuh udah cukup lama gitu. yang skola tututunya aja masih di Rp600.000-an dan buat Genin Impact average-nya itu cuma di 31 fps. Mirip-mirip lah ya kayak Samsung A36 yang tadi ya. Cuman fokus HP-nya ini bukan ke performa tapi lebih ke lifestyle karena selling point-nya ada di desain yang udah cakep kayak Oppo Leno versi regul yang harganya lebih mahal dari ini. Terus dia udah dual IP rating yaitu IP 68 dan 69. Jadi kalau kalian mau main celup-celupan itu juga aman gitu. Celup-celupan? Hah? Maksudnya? Maksudnya kalau kecelupai sebal. Makanya HP ini berani ngasih fitur underwat photography yang hasilnya juga cakep. Hasil kamera dari HP ini itu hampir semua lensanya udah cakep. Baterainya bahkan udah lumayan gede. Ada di 6000 mz. Terus layarnya ini udah AMOLED 120 Hz. speakelnya steleo, ada NFC-nya, dan kalau OS-nya juga banyak fitur. Tapi untuk kekulangannya ya berdasarkan fitur-fitur tadi ini masih bisa dibilang cukup overprice lah ya. Terus masih ada kamera gimik, charging-nya cuma 45 watt dan chipset plus performanya masih bisa dibilang kurang untuk di kelas harganya. Oke, jadi itu aja rekomendasi HP R jutaan versi DKID ya. Kalau kita lihat memang masing-masing HP yang tadi kita sebutin itu ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing ya. Jadi sesuaiin aja sama budget dan kebutuhan kalian. Kalau butuh performa kencang ada IC Ne dan Poco F7 dengan kelebihan dan kekurangan yang masing-masing. Terus kalau butuhnya buat jangka panjang yang OS-nya terjamin, desain cakep tapi enggak butuh performa yang kencang banget, ada Samsung A36 dan A56. Nah, kalau butuhnya itu kamera cakep buat nemenin ngonten, udah aman kalau kecelup air, tapi budgetnya tuh cuman mentok di Rp juta, ada Oppo Leno 14F. Jadi, ya pilihan tergantung kalian, tapi saran aja sih kalau beli HP itu sesuai sama fungsi, jangan cuman gengsi. Ya udah gitu aja. Semoga bermanfaat. Aku Aza, sampai jumpa. Ev.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















