Jungkat

Mid range serba solid - Review realme 15 Pro Indonesia! (YouTube Video)

  • 08/10/2025

Halo guys, David disini, dan ada Realme 15 Pro. Kalau anda lagi cari HP midrange, budget sekitar 7 juta, ini salah satu HP yang harus anda perhatiin. Kali ini, Realme ngebawa HP yang berasa solid hampir di semua bagian. Desain mewah, tipis walaupun baterainya monster, layarnya bening, prosesor ngebut, fotonya cakep. Kurangnya jelas ada juga. Buat saya, ada 2 kekurangan yang harus diperhatiin dari HP ini. Nanti kita lihat bareng, dan anda bisa tentuin minusnya itu ngaruh atau nggak. Bikin males nggak? Atau nggak masalah, karena yang penting nilai plusnya kuat. Udah kecantol duluan sama desain Realme 15 Pro varian Flowing Silver ini, yang kelihatannya kayak batu marmer ya. Vibesnya mewah, kilaunya berkelas kayak baru dipoles, teksturnya juga halus, frame kameranya juga dibikin transparan ala kaca, biar kerasa nyatu sama desain bodinya, dan ring kameranya juga dikasih aksen emas, serasa lagi masuk rumah Jess No Limit lah. Kalau rumah anda pake meja atau lantai, yang desainnya marmer juga, mungkin HPnya bakal sering kamuflase ya. Mana dimensinya tipis lagi kan? Cuma 7.69mm, nice. Bobotnya juga enteng di 187 gram, karena bahan bodinya tentu aja bukan dari batu beneran. Dari backdoor sampe ke framenya nih, dia pake polikarbonat. Kalau misalnya anda nggak suka vibes yang rasanya kayak pengen mewah gini, ada casing bauan yang bikin kilauannya jadi burem. Atau ada varian lain, warna velvet green yang lebih polos, lebih kalem. Terus masih soal desain, hebatnya Realme 15 Pro ini, bentuk tipis dan entengnya itu nggak bikin speknya jadi ciut ya. Baterenya nggak jadi tumbal, malah jadi salah satu bagian yang sangat strong di HP ini. Si 7.69mm ini, bisa punya baterai 7000 mAh lho di dalemnya. Batak, buat nonton Youtube 1 jam, koneksi wifi indoor, dia cuma makan 5% doang. Buat main MLBB setting maksimal 120 fps, setengah jam makannya 7% aja. Genshin setengah jam, makan 10% doang. Realme emang lagi flexing banget sih, soal teknologi baterai mereka. Kemaren aja, mereka baru pamer HP konsep, yang bentuknya kayak HP biasa, tebelnya cuma 9mman, tapi baterainya bisa 15000 mAh. Soal ngecas pun, Realme 15 Pro ini kenceng. Kita dapetin charger 80W SuperVOOC, colok 10 menit, baterai 7000 mAhnya, udah masuk seperempat. Colok setengah jam, masuk 60% dan kurang lebih sejam, itu udah penuh. Ngomong ngomong soal colok, kita liat dulu tombol sama portnya sebentar. Di kanan ada tombol power dan volume, di atas ada lubang speaker, IR blaster, dan mikrofon, di kiri polos, dan di bawah ada port type C, mikrofon, SIM tray dual nano SIM, dan speaker lagi. Jadi sistemnya ini udah stereo, dan suaranya udah bagus. Kerasa balance, dia nggak terlalu tajem, dan ada bassnya tipis tipis. Fitur yang kurang dari HP ini, satu dari 2 kelemahan yang saya sebutin di awal, ada di mesin geternya yang kerasa geli geli doang. Nggak semurah HP sejutaan sih, tapi kurang oke aja buat HP yang harganya 7 juta. Padahal bagian lain udah cakep lho. Realme 15 Pro udah punya rating IP6869, yang tahan semprotan air panas, yang tekanannya tinggi. Cemplung air juga nggak masalah. Support bypass charging, fingerprintnya juga di dalam layar, yang ukurannya 6.8 inci ini. 6.8 inci, gede ya. Angka angka spek di display HP ini emang serba gede. Screen to body ratio sampai 94%, karena bezelnya tipis dan layarnya lebar. Refresh rate bisa up to 144Hz. Panel AMOLED 10 bit yang bisa ngeluarin 1.07 miliar warna, kaca Corning Gorilla Glass 7i, resolusi 1.5K, 1280x2800 pixel, dan peak brightness di 6500 nits. High brightness mode-nya juga terang, deketin flagship, sampai 1800 nits yang udah enak dipake di outdoor yang terik. Spek mesinnya juga asik. Realme 15 Pro pake chipset baru Snapdragon 7 Gen 4, 7 Gen 4, yang skor Antutu 10-nya udah tembus 1 juta lebih. RAMnya 12GB, LPDDR4X, dan storage-nya 256 atau 512GB. Udah tipe UFS 3.1 juga, yang speed baca tulisnya kenceng sekitar 2GB per detik. Buat navigasi aplikasi harian, udah gesit lah. Sat set, responnya cepet, serba mulus. Main game juga kenceng, kayak MLBB. Kita gas setting rata kanan ultra ultra, dia bisa ngasih frame rate yang hampir rata di 120 fps juga. Kadang dia cuman turun bentar ke 100 fps, terus langsung naik lagi ke 120. Buat Genshin Impact, baru keliatan nih, kalau kelas Snapdragon 7 Gen 4 emang bukan flagship ya. Di setting grafik medium, frame ratenya masih naik turun, mantul atas, mantul bawah kayak pingpong, antara 30-45 fps. Performa yang udah oke, tapi nggak wow. Bagian yang justru bikin saya wow, malah soal suhu HPnya, sama sekali nggak panas lho. Walaupun kita udah gas main game, titik paling tinggi cuma 41 derajat aja. Sebuah prestasi sih, kalau kita inget soal bentukan bodinya yang tipis kayak gini. Lagi lagi, di pikiran saya, HP ramping itu biasanya butuh tumbal ya. Kalau nggak baterai, ya sistem cooling. Tapi Realme 15 Pro masih bisa sleepin vapor chamber, yang ukurannya 7000mm persegi, dan efeknya berasa mantul. Lanjut ke kameranya! Nah, disini nih, minus kedua, dan jadi minus utama dari Realme 15 Pro. Dia masih ngasih 2 kamera aja, kayak generasi kemaren. Kamera wide dan ultra wide, yang keduanya punya resolusi 50MP. Di gambarnya ini ada satu lagi ya, kamera 50MP, cuma kalau diperhatiin, itu buat kamera depannya, bukan kamera belakang. Buat saya, ini minus, karena di pasar HP 2025, udah ada beberapa HP 7 juta, yang ngasih 3 kamera belakang. Kamera wide, ultra wide, dan kamera telephoto atau zoom. Kalau anda sangat mentingin kamera zoom, minus ini jelas bakal bikin mikir ya. Tapi kalau aman aman aja, foto yang di jepret 2 kamera Realme 15 Pro ini, termasuk bagus, kalau anda suka karakter gambar yang terang, yang bening. Post processingnya lumayan naikin brightness fotonya ya, sharpening juga lumayan berasa. Buat foto siang, foto malem, lensa wide, ultra wide, semuanya kerasa lebih cering gitu. Atau cring, atau cering gitu. Ya lebih gitu lah, cering. Oh iya, Realme 15 Pro juga punya beberapa fitur buat utak katik foto ya. Ada yang pertama kali, saya baru liat di sebuah HP. Kayak di dalam aplikasi galerinya, langsung ada fitur AI Edit Genie. AI Editor yang bisa kita kasih prompt, kita kasih perintah, pake suara doang, tinggal ngomong doang. Ubah latar belakang menjadi kota Paris. Cering dong, ayo. Wuuh, wow. Bagus ini. Woy, input pake ketikan juga bisa. Woy deh, monster. Lumayan asik, buat edit cepet, kita nggak perlu pindah pindah upload ke aplikasi lain, dan hasilnya buat eksperimen, lucu lucuan, gabut, ya oke lah, seru. Tapi kalau mau cari kualitas, yang hasilnya detail, itu sulit. Hasil editannya tuh lebih low res ya, dibanding foto aslinya yang tajem, dan sistem AI Edit Genie ini, bukan ngeditin spesifik bagian yang kita minta aja, tapi dia ngegambar ulang satu fotonya. Jadi misalnya kalau kita mau bersihin jalan dari mobil, yang diutak atik bukan jalannya doang biar kosong, tapi banner banner, gedung, pohon di sekitarnya, itu juga digambar ulang dan jadinya kurang real kalau diperhatiin. Mungkin ke depannya sistemnya bakal tambah canggih gitu, realme update sistem AI Edit Genie ini, biar lebih rapi lagi, lebih detail lagi, bisa jadi. Kalau AI yang nyambung ke cloud kan, dia tergantung sama servernya yang selalu bisa berubah. Kalau fitur yang lumayan simple tuh, yang prosesnya offline langsung dari HP, kayak AI Party Mode yang bisa ngubat titik cahaya jadi ada bentuk lucunya, itu baru tergantung sistem realmenya. Atau kayak AI Landscape yang sistemnya tuh simple, cuma naikin clarity foto biar warnanya lebih keras before afternya, bakal kayak gitu aja, konsisten aja. Kalau misalnya ada perubahan, paling sedikit aja, pas realme ngasih update software ke HP yang katanya bakal disupport sampai 3 tahun ke depan, security patchnya sampai 4 tahun. Sekarang kita lihat hasil perekaman kamera belakang dari realme 15 Pro di resolusi 4K 60 fps. Kalau tajem, pasti tajem, kalau mulus, pasti mulus, cuma anda perhatiin apakah autofocusnya agak nyedut nyedut, atau agak geter geter sedikit, karena biasanya itu yang jadi kelemahan dari HP mid-range ya. Emang tajem, memang nyedut, cuma fokusnya sama stabil kurang... mulus aja, kurang kecil aja, ada geter geternya gitu. Cek, cek, jadi ini adalah hasil perekaman kamera depan dari realme 15 Pro 5G Ini sesuatu yang spesial juga karena nggak banyak HP mid-range yang bisa ngerekam selfie kayak gini di 4K 60 yang tajem dan mulus. Jadi, ya lumayan beda dibanding yang lain kalau dari kualitas gambarnya sendiri, dia masih aman buat muka ditembakin ke matahari yang sangat-sangat terik, pagi ini, cerah, mantap, dan suaranya bisa anda dengar, gimana tangkapan dari mikrofonnya. Jadi gitu ya, realme 15 Pro. Desainnya ini yang bikin semuanya jadi lebih menarik. Tipis santeng, dan tetap bisa punya baterai badak. Tipis, dan performanya udah enak plus dingin lagi. Kamera yang fotonya terang, layarnya bening, HP yang serba solid kalau anda nggak mentingin kamera zoom atau mesin getar yang bagus. Silahkan ditimbang ya, antara HP kebutuhannya cocok atau nggak, kalau minusnya dibandingin sama yang lain kayak gimana. Ya, ada deritanya sendiri sih. Vivo, Xiaomi, Samsung, mereka ada derita masing-masing juga. Silahkan pilih aja. Demikian review GadgetIn buat realme 15 Pro. Like kalau anda suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yo! Closed Caption by @subbox.id Ini, selipin gini. Nggak sih, ini polos. Sekarang motif gini nggak harus batu ya. Bisa plus apa? Sticker ya bisa banyak sih.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Realme

Realme adalah brand teknologi dengan lini smartphone, tablet, wearable, dan AIoT berperforma tinggi. Realme menghadirkan perangkat stylish dengan harga terjangkau, baterai besar, dan fitur modern untuk gaming, hiburan, serta produktivitas harian.

Realme 15 Pro 5G

Realme 15 Pro 5G yang dipasarkan resmi di Indonesia hadir sebagai ponsel 5G dari Number Series. Di halaman spesifikasi Indonesia, konfigurasi memorinya ditulis hingga 12GB + 512GB. RAM yang dicantumkan adalah 12GB LPDDR4X. Penyimpanan yang dicantumkan tersedia dalam 256GB atau 512GB UFS 3.1.Perangkat ini juga mencantumkan fitur Dynamic RAM untuk...