Jungkat

MINI John Cooper Works E 2025 : Lebih Kencang dari Versi Bensinnya (YouTube Video)

  • 23/05/2025

Kalau berbicara JCW pasti kita harus ngomong performanya dulu karena ini adalah Mini yang paling berperforma di [Musik] jajarannya. Mini punya fanbase sendiri. Jadi JCW ini bukan untuk orang yang mencari hot headch elektrik atau mobil elektrik yang kencang, tapi ini adalah untuk konsumen mini yang menginginkan performa terbaik di mini mereka. Sejak pertama kali Mini mengeluarkan versi elektrik untuk model iconic mereka, sebenarnya bagi kami Petrol Head tinggal menunggu waktu saja kapan mengeluarkan versi kencangnya yaitu JCW. Dan gak pakai lama. Begitu berganti model ke model J01 ini, akhirnya Mini mengeluarkan versi terkencang mereka dalam format all electric. Inilah Mini JCWi. Jadi 2025 ini adalah tahunnya JCW. Karena selain m-launching Mini JCW ini, ada empat model JCW lainnya yang diluncurkan. Ada Countryman JCW. Kemudian ada Bini yang threeoor seperti ini JCW. Kemudian ada yang Cabrio JCW. Itu semua bermesin bensin. Dan satu lagi ada juga yang all electric. Itu adalah yang mini Aem. Mini JCW Aementem. Jadi ada lima model JCW yang masuk di 2025 ini. Tapi di video kali ini kita akan melihat dua model. Satu mewakili yang all electric, satu yang mewakili mesin internal combustion turbo. Tapi kita fokus ke mini JCW ini dulu karena inilah pertama kalinya JCW hadir dalam format full elektrik. Harganya dulu, harganya tidak terpaut jauh dengan Mini Cooper SE. Mini Cooper SE itu di 1,117 miliar. Sedangkan Mini JCW ini harganya Rp1,283 miliar. Artinya tidak sampai Rp170 juta bedanya. Tapi bukan hanya Anda mendapatkan mesin yang lebih bertenaga, performa yang lebih baik, eksterior yang lebih atraktif, tapi juga interior yang jauh lebih sporty dibandingkan model biasa. Kalau berbicara JCW pasti kita harus ngomong performanya dulu karena ini adalah mini yang paling berperforma di jajarannya. Nah, penggeraknya sama-sama elektrik. Baterainya itu di 54 kWh gross-nya, tapi dia ada buffer di atas dan di bawah. Jadi netnya yang terpakai itu sekitar 49 kWh. Kalau di Mini Cooper SE biasa itu menghasilkan tenaga 160 kW atau sekitar 214 HP. Sedangkan di motor listrik ini menghasilkan 170 kW atau sekitar 228 HP. Terjadi kenaikan 14 HP. Mungkin Anda bertanya, "Loh, kok sedikit banget naiknya?" Oh, tenang. Khusus untuk yang di JCW ini, Anda punya satu tombol di pedle shift kiri di setir tulisannya boost. Dan ketika itu Anda tekan, tenaganya akan meningkat 20 kW atau secara HP total dari 228 HP menjadi 255 HP dan torsinya 350 Nm. selama 10 detik. Nanti setelah 10 detik kita bisa pencet lagi. Bisa. Jadi untuk pemakaian sehari-hari kan kita enggak pakai tenaga maksimum itu kita bisa ee pakai dengan 228 HP yang mana itu jauh ee lebih dari cukup. Tapi ketika kita membutuhkan, kita tinggal tarik bus, dia akan langsung keluar 255 HP, torsi 350 Nm yang bisa melajukan mobil ini 0 sampai 100 km/h dalam 5,9 detik untuk yang varian tiga pintu. Kalau untuk yang varian Aement, dia membutuhkan waktu lebih lama karena dia bobotnya lebih berat eh sehingga sekitar 6,4 detik. Nah, bicara bobot karena ini adalah elektrik sudah pasti bobotnya lebih berat dibandingkan yang internal combustion. Internal combustion ini untuk yang cooper biasanya yang tiga pintu yang atap keras itu bobotnya 350 kg kira-kira lebih enteng dibandingkan yang JCW ini. Artinya memang kelebihan tenaga itu dipakai untuk mengkompensasi beratnya tapi tetap 5,9 detik. Lebih cepat daripada yang versi bensin. Nanti yang versi bensin kita akan ee bahas juga. top speed. Nah, ini top speed untuk yang elektrik memang tidak bisa secepat yang versi internal combustion engine karena motor listrik itu harus dibatasi eh speed-nya. Jadi, top speed-nya hanya 200 km/h. Well, tapi tetap kencang sekali 200 km/h. Oke, performa adalah hal yang penting untuk JCW. Tapi JCW juga sangat mengedepankan masalah penampilan eksterior. Well, secara body panel memang enggak jauh berbeda dengan Cooper SE, tapi Anda bisa lihat permainan stikernya dan warnanya sekali. Mobil ini benar-benar menunjukkan spirit of racing-nya. Bahkan itu di belakang ininya apa? Motonya make the road your race track. striping merah merah atap merah khas JCW. Kemudian ini juga spionnya merah kemudian ada aksen merah juga di bumpernya. Dan ini karena elektrik jadi dia tertutup grillnya hanya sebagian kecil bawah yang terbuka untuk pendinginan baterai yang tidak terlalu membutuhkan angin banyak. Kemudian ada emblem John Cooper Works di sini. Kemudian ketika kita buka pintu sini ada welcome light-nya John Cooper Workks yang mana ini eksklusif hanya untuk model elektrik. Untuk yang model internal combustion engine dia bukan John Cooper Works tapi mini biasa. Kemudian ini yang paling saya suka di Mini elektrik ini yang JCW adalah spoilernya. Spoiler belakangnya tuh terintegrasi ada model-model yang e tidak biasa gitu. Biasanya kan spoiler tuh hanya mengambang di atas ini benar-benar kokoh sampai ke bawah. Ada emblem John Cooper Works-nya juga. Lampu ini sama seperti mini generasi terbaru, baik di depan DRL-nya maupun di belakang. Ini bisa ada tiga mode. Dan kalau untuk model ini kayaknya yang paling pas adalah eh model yang JCW. Kemudian di sini juga ada stiker-stiker bulat-bulat bukan bulat ya. Ini seperti oval-oval seperti ini subtle gitu loh. Ini warnanya tuh hitam dove. Enggak terlalu ee mencolok tapi kelihatan mahal. Kemudian tulisan coopernya ini di balik e panel piano black-nya ada John Cooper Works-nya juga di sini. Dan bumper belakangnya beda dengan yang SE terutama di bawah sini. Anda bisa lihat ini walaupun ini bukan bolongan-bolongan asli ya, tapi membuat penampilan jadi sangat sporty. Kalau untuk bagasi ya enggak ada bedanya dengan Mini Cooper SE biasa. Bagasinya kecil nih. Di sini Anda hanya bisa bawa satu travel back medium. Memang ini mobil ini bukan untuk berjalan jauh. Kalau Anda ingin berjalan jauh atau kepraktisan yang lebih, Anda bisa pilih yang varian Aementem. udah empat pintu, bagasinya juga lebih besar. Tapi inilah pure-nya sebuah JCW itu adalah di varian tiga pintunya. Jadi, Anda bisa lihat eh modelnya itu klasik, modern, dan extrovert. Veleg ini sama baik yang varian elektrik maupun yang internal combustion. Ini bannya menggunakan ukuran 22540 R18. Jadi ini ukuran yang normal ya. Mencari replacement tire-nya juga sangat gampang. Ada rem besar, ada big break dari John Cooper Works juga. Looksnya keren sekali terutama di bagian belakang karena bentuk spoilernya yang unik. Enggak perlu isi bensin untuk JCW yang ini karena ya full elektrik. Dan dia baterainya itu bisa menjalankan mobil ini sejauh 371 km klaimnya. Memang bukan jarak yang cukup jauh, tapi ya ini mini. Tempat buat baterainya juga mini, enggak gede-gede amat. Jadi masih cukup jauhlah 371 km ini. Nah, untuk charging-nya dia bisa AC dan DC. AC itu bisa di 11.000 watt. Sedangkan DC itu bisa di 95.000 1000 watt atau 95 kW yang mana kalau misalnya kita ee charging dengan fast charging DC itu 10 sampai 80% tidak sampai setengah jam. Wah, dalamnya juga trim-trimnya sangat berbeda. Anda bisa lihat ee permainan warna merah di sini ada belt dengan jahitan berwarna merah. Kemudian jahitan berwarna merah juga ada di setirnya. Kemudian ada belt berwarna hitam dan merah juga. Ada emblem John Cooper Works. Joknya ini keren sekali. Bahan joknya ini mirip seperti ada yang ee bahan yang ada di dashboard dengan paduan fabrik leather perforated pula dengan jahitan-jahitan merah dan aksen merah di sini. Serta juga di panoramic roof-nya ini ada ambiance light-nya dan ini kita bisa ubah jadi warna merah sehingga sesuai dengan nuansa keseluruhan dari mobil ini. Secara desain tidak berbeda dibandingkan Mini yang bukan JCW. Kemudian untuk tampilan layarnya juga sama. Kita juga bisa pilih tampilan layar yang gokard mode itu juga tidak berbeda dengan Mini Cooper SE. yang berbeda justru bukan di elektroniknya, tapi di material-material fisiknya. Ini posisi menyetir sama seperti Mini Cooper lainnya sangat ergonomis. Walaupun mungkin buat tangan saya yang enggak terlalu gede, ini lingkar setirnya agak kegedean gitu genggamannya gitu ya. Kalau lebih kecil mungkin lebih pas, tapi eh lingkar setir yang besar ini bikin rasa itu jadi mantap gitu. Nah, ini tombol boost yang saya bilang ini ada di sebelah kiri. Jadi, ini kita pencet dia akan menambah 20 kW menjadi 190 kW atau 255 HP selama 10 detik. Setup display sudah menjadi standar. Kemudian fitur radar juga sudah ada, tapi fitur radarnya bukan fitur radar yang lengkap. Jadi, ini fitur radar yang untuk mencegah tabrakan sistem keamanan aktif. Tapi seperti line keep assist atau adaptive cruise control itu belum ada. Sebenarnya enggak penting juga ya karena mini JCW ini memang peruntukannya adalah pengendaraan yang dinamis, bukan pengendaraan yang santai di tol. Audio sudah Harman Cardon. Kemudian untuk bagian belakang saya sudah pernah coba di Mini Cooper SE juga. Enggak jauh berbeda sama malah cukup sempit. Jadi kalau orang dewasa mau duduk di belakang, kita harus agak majukan sedikit. E headro juga agak terbatas. Tapi memang Mini Cooper Tror ini bukan untuk mengangkut orang empat orang dewasa secara nyaman untuk perjalanan jauh. Tapi minimal orang dewasa masih bisa duduk walaupun bukan untuk perjalanan yang jauh. Dan kursi ini sudah electric seat kanan dan kiri. Yang kanan dengan memori yang kiri tidak. Dan kursinya ini dia semi bucket ya. Jadi ee badan itu tersangga atau terjaga cukup baik pada saat kita menikung. Apalagi kemampuan menikung mobil ini bukan di versi JCW-nya saja itu sudah sangat baik. Nah, di JCW ini masih ditambah lagi dengan teknologi elektronik yang menjaga traksi roda itu optimal di berbagai kondisi serta suspensinya itu secara mekanikal bisa mengatur kekerasannya sendiri tergantung kontur jalan yang dilewati. Sehingga mobil ini mestinya cukup nyaman di jalan raya, tapi ketika dibawa ke trek mestinya dia juga cukup ee dinamis. Dan saya belum pernah coba emang ini mobil, tapi kalau dari pengalaman dari Mini-mini sebelumnya tidak pernah mengecewakan kalau dibawa ke TRK JCW ini. Untuk penyimpanan ya, dia hanya ada di konsol tengah ini, tapi di sini sudah ada wireless charging, ada dua buah USB slot juga, ada dua buah cup holders, dan ada e ini tempat penyimpanan untuk penjaga barang-barang yang mudah lepas supaya tidak berantakan ke mana-mana bisa dimasukkan ke kotak ini. Untuk glove box-nya sudah soft opening walaupun ya kapasitasnya enggak terlalu gede. Dan di pintu juga ada tempat penyimpanan hanya setengah ke depan ya, jadi enggak terlalu besar. Cukup praktislah untuk mobil kecil. Tapi memang mini dibeli bukan untuk kepraktisannya. Mini dibeli untuk bersenang-senang untuk eh fun to drive, faktor fun to drive. Dan tentunya yang terbaik memberikan hal itu semua adalah varian JCW. Yes, itulah kira-kira detail dari Mini JCW full electric. Dan satu yang fakta menarik adalah ini harganya tadi kan saya bilang Rp1,283 miliar dan itu ternyata lebih murah dibandingkan yang varian bensin tiga pintu hardtop seperti ini. Yang varian JCW bermesin internal combustion itu harganya Rp1,291 miliar. Artinya lebih mahal Rp8 juta dari varian yang elektrik. Nah, tapi sekarang kita lihat lebih mending yang mana. Nah, ini adalah yang varian bensin. Memang bukan yang 3or coupe, tapi ini lebih yang cabriole tapi penggeraknya sama. Kita akan buka. Nah, Anda bisa lihat ini beda bukaan kap mesinnya. Di sini bukaan kap mesinnya hanya sampai ya di kap mesin saja, tapi tidak sampai ke sparbard. Karena memang basis mobilnya untuk mini generasi terbaru ini berbeda antara yang elektrik dengan yang internal combustion. Makanya ini kode bodinya adalah J01. Sedangkan yang ini adalah F66 untuk yang varian tiga pintu dan untuk yang varian cabriolenya F67. Jadi dia dengan basis yang berbeda dan basis berbeda ini sangat menguntungkan ya karena dia bisa optimal untuk internal combustion engine dan dia juga bisa optimal untuk penggerak elektrik yang membutuhkan penyimpanan baterai motor listrik yang berbeda dibandingkan mesin internal combustion. Nah, oke sekarang kita lihat ini mesinnya sama dengan yang digunakan mini JCW 3 Door yang internal combustion 2000 cc dengan turbo 4 silinder yang menghasilkan tenaga 231 HP. Artinya dia secara tenaga di bawahnya Mini yang full elektrik. torsinya tapi lebih besar 380 N met bobotnya sekitar 350 kg lebih enteng dibandingkan yang listrik. Tapi untuk performanya ternyata tidak sekencang yang elektrik. 0 sampai 100 km/h untuk yang varian threeoor coupe itu adalah 6,1 detik. Artinya 0,2 detik dibandingkan varian body yang sama dengan penggerak full elektrik. Untuk yang cabrio karena dia lebih berat, dia butuh ee besi tambahan untuk menjaga rigiditasnya karena hilangnya atap. Maka 0 sampai 100 km/h-nya adalah 6,4 detik. Masih angka yang cukup cepat. Namun yang unik dari varian yang bensin ini ada juga di Mini Countryman. Jadi mini JCW Countryman. Dan itu walaupun mesinnya sama 2000 cc, 4 silinder turbo, tapi output tenaganya jauh lebih besar. Tenaganya mencapai 317 HP dan torsinya 400 Nm sehingga 0 sampai 100 km/h mini Countryman JCW itu bisa mencatatkan angka 5,4 detik yang artinya terkencang dari semua varian JCW yang diluncurkan di Indonesia saat ini. Untuk varian Cabrio ini harganya Rp1,4 miliar kira-kira. Karena pada saat kami syuting ini untuk yang cabrio ini belum fix harganya. Namun kalau misalnya nanti udah ee launching, kami akan sampaikan harga seluruh varian dari Mini JCW yang diluncurkan di Indonesia. Ada lima varian. Anda bisa lihat gambarnya di tabel ini. Oh ya, untuk transmisinya juga ada perubahan. Kalau sebelumnya itu 6 speed, sekarang menjadi 7 speed DCT dual clutch transmission yang artinya perpindahannya akan lebih presisi, halus, dan cepat. Dari eksterior sama-samavert-nya baik yang elektrik maupun yang internal combustion. Anda bisa lihat di sini tetap ada John Cooper World striping merah. Tapi memang grillnya dia lebih banyak bolongan karena untuk mendinginkan mesin. Tapi ada satu yang unik. Ini yang unik sekali di bagian belakang. Oke, di sini ada diffuser, tapi yang menarik perhatian adalah knalpotnya satu di tengah. Jadi, benar-benar sangat sporty. Tapi sebenarnya knalpotnya enggak satu. Knalpotnya ada dua. Yang satu lagi di sini tapi tidak di tongolkan. Jadi yang kelihatan hanya satu tapi ada satu lagi di bawah sini. Dan itu tidak selalu aktif. Dia hanya aktif kalau kita pakai mode ee gokard gokart fill. Jadi mode gokard mode yang paling agresifnya dan di atas 3.000 rpm baru dia ee membuka katupnya untuk menghasilkan flow udara yang atau flow gas buang yang lebih lancar sehingga mengoptimalkan performa. Nah, ngomong-ngomong performa sama seperti yang varian elektrik, di sini juga ada tombol boost dan tombol boost-nya ini barengan dengan pedal shift. Kalau di varian elektrik kan dia tidak ada pedle shift ya. Dia hanya ada tombol boost saja. Tapi ini ada pedle shift. Tapi kalau pedle shift yang kiri kita pencet sekian detik jadi agak lama dia akan berubah menjadi boost mode. Jadi boost mode itu tidak menambah tenaga, tapi dia akan langsung memasukkan mobil ee ke mode yang paling agresifnya yaitu ke gokart di mode mana pun Anda berada sehingga Anda langsung mendapatkan tarikan serta performa yang paling agresif. hanya dengan menekan satu tombol ini dan ini baru untuk ee JCW. Untuk interiornya sangat mirip ya semua varian material yang digunakan di joknya, aksen-aksennya juga ini sama, audionya juga sama, serta fitur radarnya juga sama. Tapi emang ya yang cabrio ini cakep banget loh bentuknya. Apalagi pelipatan atapnya. Anda lihat ini atapnya tidak disimpan di bagasi tapi masih kelihatan seperti ini. Jadi ada ada kesan retronya gitu. Dan Mini itu kan memang mobil yang memiliki sejarah yang panjang. Walaupun memang terjadi revolusi yang besar sejak diakuisisi oleh BMW, tapi Mini itu rot-nya dari tahun bahkan 50-an akhir, tahun 60-an sehingga bentuk-bentuk retronya tuh masih kental dan heritage itulah yang dijual. oleh Mini. Kalau kita bicara logika, kita bicara spek dengan harga R,2an miliar, di situ di kendaraan elektrik ada Ionic 5N yang tenaganya bahkan 650 HP. Ada simulasi gearbox juga di situ. Tapi mini is mini. Mini bukan untuk dicompare dengan merek lain. Mini bukan untuk dicompare tenaganya 01-nya. Mini adalah style. ini adalah punya fanbase sendiri. Jadi, JCW ini bukan untuk orang yang mencari hotge elektrik atau mobil menginginkan performa terbaik di mini mereka. Kalau misalnya Anda tetap ee berpikiran konvensional, tetap tersedia yang internal combustion engine ini. By the way, kapasitas tangki bensinnya 44 L yang kalau misalnya kita asumsikan ketika mobil ini berjalan 19, 110 gitu ya ee di kondisi dalam kota artinya kan range-nya bisa sekitar 400-an km. Artinya enggak terlalu jauh range-nya sama ini. Tapi ya memang bedanya ini bisa diisi ee bahan bakar lebih cepat. Tapi kalau misalnya Anda menginginkan torsi yang instan ee rasa yang berbeda dengan performa yang lebih kencang dibandingkan yang varian bensin, maka ini ada yang elektrik. Di mana Anda enggak perlu mengeluarkan polusi, Anda enggak perlu ke apa bensin. Anda tinggal taruh di rumah, charge di malam hari, pagi hari, udah penuh setiap hari. Anda bisa menikmati ee tenaga dan torsi instan dengan style yang tetap exrovert, agresif, dan memiliki nilai historis yang kental. Apalagi itu spoiler belakangnya keren sekali. Nah, jadi itu kira-kira yang bisa kami sampaikan tentang mini JCW terbaru. Total ada lima varian. Anda silakan datang ke showroom ini kalau ingin melihat lebih jelas dan rasanya tidak sabar untuk menunggu varian yang elektrik dan varian yang bensin ini ada unit tesnya untuk segera kami tes di jalan untuk tahu lebih detail mengenai impresi berkendaranya, bagaimana performa sesungguhnya ee konsumsi listriknya, konsumsi bahan bakarnya, kemudian kelebihannya dan kekurangannya itu nanti pada saat kami melakukan tes dalam jangka yang lebih panjang. panjang. Tapi untuk sekarang sekian dulu first impression-nya. Luar biasa Mini Indonesia langsung mengeluarkan lima varian JCW sekaligus. Jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini, komentar di bawah dan subscribe ke channel Auto Driver jika Anda belum. Main-main ke website kami di www.otodriver.com serta download aplikasi kami Autodriver di Google Play Store. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye. [Tepuk tangan]

Lihat di YouTube