Mini PC Kok Bisa SeKENCENG Ini? - ROG NUC 2025 (YouTube Video)
Orang yang mau punya PC dengan spek rata kanan tapi dengan form factor sekecil mungkin itu biasanya bakal rakit PC Mini ITX. Tapi PC Mini ITX tersebut part-partnya itu susah didapat dan sekalipun dapat harganya bakal mahal dan biasanya memakan waktu lebih banyak. Kira-kira malas enggak sih? Nah, buat kalian yang malas bisa juga untuk beli mini PC yang langsung jadi dan bisa langsung pakai. Tapi mini PC bukannya enggak sekencang itu ya? Nah, mini PC yang ini bisa jadi lebih kencang dari PC kalian di rumah. [musik] Ini adalah ROG NUC yang keluar tahun 2025. Salah satu mini PC paling powerful di dunia yang speknya juga enggak ngotak. Kita udah pernah review juga yang versi 2024-nya, tapi kali ini gak cuma refresh di spek aja, tapi juga dari bentuknya. Kita bisa lihat bahwa mini PC-nya sekarang makin tinggi, makin tebal, dan juga makin berat yang berarti makin enggak portable. kemungkinan karena ingin mengakomodir hardware yang lebih powerful yang di mana butuh cooling yang lebih proper. Bentukannya diubah jadi lebih gaming lagi sekarang dengan RGB di bagian depan dan juga di logo sampingnya. Di sebelah kiri hanya ada tulisan ROG aja dengan lubang-lubang intake untuk pendinginan utamanya. Di bagian standnya sekarang juga udah fix, enggak bisa dicopot-copot lagi. Jadi sekarang posisi berdiri ini sudah enggak bisa dibikin tiduran lagi. Buat upgrade pun sekarang sudah lebih gampang ngebukanya. Ini fix tooless banget. Jadi di belakang itu hanya ada satu sekrup aja yang bisa dibuka pakai tangan. Lalu kita tinggal slide aja bagian yang ada logo matanya dan udah kebuka deh. Percolokannya yang sekarang juga lebih banyak. Di belakang itu ada power port, 2 HDMI 2.1, dua display port, dan satu Thunderbolt di atasnya sedikit ada LAN port 2.5G dan 4 USB 3.2 Gen 2 Type A. Di bagian depan ada dua USB 3.2 Gen2 type A lagi dengan audio combo jack. Namun ketimbang naruh SD card reader di sini, sekarang mereka lebih prefer naruh USB 3.2 Gen 2 Type C. Nah, seperti yang tahun lalu, mini PC ini masih memakai Core Ultra 9. Namun tahun ini di-refresh ke Aerolex series. Perbedaan prosesor ini dengan yang sebelumnya itu cukup signifikan. Cor-nya ditambah 8 jadi 24 core. Dan karena udah enggak ada LP core lagi, jadi efficiency core-nya ada 16. Sekarang ditambah performance core-nya ada 8 dan prosesor ini bisa digas sampai 5,4 GHz. Gacor banget. Tapi enggak lupa juga ini akan dibarengin dengan naiknya konsumsi daya prosesornya yang bisa sampai 160 watt. GPU-nya di sini di-upgrade jadi RTX 5080 Mobile dengan TGP sampai 175 wat. Kalau di laptop mereka biasanya enggak bisa naruh TGP sampai segede gini. Ini juga salah satu enaknya memakai mini PC. RAM-nya berkapasitas 32 gig DDR5 Sodim, bisa di-upgrade sampai 96 gig. Sementara SSD yang dikasih adalah 2 TB PCI Gen 4X4 yang dipasangin hit karena slot ini sudah support dengan PCI Gen 5 juga dan apabila kurang masih ada satu slot PCI Gen 4 lagi yang bisa diisi. Kalau dilihat performanya di C the bench core Ultra 9 Aerox ini skornya naik jauh dari seri meteor-nya bahkan sampai dua kali lipat. Firestrike ultranya pun naik jauh karena SKU sebelumnya menggunakan 4070. Sementara yang ini sudah sampai 5080. Performa gamingnya juga lumayan jauh dan PC sekecil ini bisa mainin game Triple A dengan frame rate ratusan. Di resolusi QHD kita bisa main Cyberpunk sampai 200-an FPS di frame gate kali 4. Buat kali duanya bahkan bisa sampai 121 FPS. Monster Hunter WS pun bisa dapat sampai 137 FPS. Spider-Man 2 bisa 240 FPS. Doom The Dark Ages dilibas sama dia 100usan FPS juga. Game wibu yang berat juga bisa sampai 100 FPS walaupun sudah rate racing high. Memang sih 5080 itu harusnya levelnya di 4K gaming, tapi kita mau kasih lihat aja performa gaming-nya saat dia di 2K. Dan selain dari gaming, pastinya mini PC ini bisa dijadiin workstation kecil yang bisa dipindah-pindah dan enggak makan tempat. Video 4K H265 aja bisa dirender kurang dari 3 menit dan blender barbershop pun kalau pakai optics udah enggak sampai 1 menit lagi. Bisa disimpulkan kalau ROG NUC ini ngincer pasar profesional yang ingin performa kencang tapi enggak mau PC-nya makan terlalu banyak tempat. Makanya tahun ini ROG itu lebih menentingin performanya enggak nanggung tapi form factornya ya lebih gede sedikit. Bisa juga ROJ NUC ini dicopot pasang misal dipakai kerja di kantor terus di rumah dipasang sebelahan sama TV buat pain game. Kipas yang ada di ROG NUC ini ada tiga, di mana ada dua main fan di sebelah kiri. Sementara di sebelah kanan hanya ada satu additional fan kecil. Dan kipasnya sih sebenarnya lumayan berisik saat full load, tapi ini buat menjaga suhu CPU-nya itu stabil di 75 sampai 85 derajat celcius aja ya. Hanya mentok sekali di 98 derajat tapi itu langsung turun lagi. Dan di sini CPU-nya juga makan power enggak sampai 100 wat. Sementara buat GPU-nya, suhunya hanya mentok di 72 derajat aja walaupun stabil mengambil power 175 watt sesuai dengan TGP-nya. [musik] Ini membuat ROG NUC-nya hanya makan daya sekitar 330 wat saat full load dan 50 wat saat idle. Masih termasuk efisien mengingat performanya kencang parah. Dan kalau yang bisa diatur-atur di armory Crate kurang lebih sama sih sama laptopnya ROG. Bisa ngatur-ngatur RGB-nya di Aura Sync. Lalu ada usage profile antara silent, performance, dan juga turbo. Sementara di manual mode kita bisa atur PL1, PL2-nya CPU dan bisa OC memory clock GPU-nya juga. Walaupun kita enggak tahu kenapa TGP-nya GPU di sini secara default hanya di 115 watt aja. Jadi kalau berdasarkan data yang tadi kita sudah kasih lihat, kita bisa menyimpulkan bahwa performa CPU dan GPU dari ROG NUC 2025 ini peningkatan performanya jauh banget naiknya karena CPU-nya itu bertambah core-nya dan juga GPU-nya dari 4070 naik ke 5080. Dan kalau misalnya kita lihat sekarang juga fiturnya ada lebih banyak, ada USBC juga di depan. Tapi [musik] ada beberapa aspek yang gua lebih suka dari yang tahun 2024 daripada yang 2025 ini. Yang pertama itu adalah soal ergonomisnya. Jadi yang sekarang standnya itu fix tidak bisa dicopot-copot lagi. Jadi kita enggak bisa pakai orientasi horizontal seperti ini. Dan itu juga karena kalau kita pakai orientasi horizontal itu akan mengganggu airflow-nya yang sudah orientasinya itu udah seperti ini dari samping dan ke atas. Dan juga untuk kalian para SD card lovers di bagian depan itu sudah tidak ada SD card reader lagi digantiin sama USBC dan buat ya lebih baik atau enggak itu bergantung sama penggunaan kalian juga. Tapi kalau menurut kalian sendiri nih mendingan rakit PC Mini ITX atau beli mini PC kayak gini sih?
