MITSUBISHI DESTINATOR akhirnya lahir di bumi ini (YouTube Video)
[Musik] Halo, YouTube, selamat datang di channel Motomobi. Yes, suatu SUV yang sepraktis MPV seven seater. Orang Indonesia suka sekali dengan seven seater. The Destinator. DST. Tadinya namanya DST. DST. DST. di konsep carnya juga DST. DST dan ini ternyata mirip sekali dengan konsep carnya DST itu bukan dan seterusnya tapi ternyata Destinator tentu ada beberapa varian ya ada yang varian entry ya pasti ada varian middle ada varian yang top yang lebih top lagi. Nah ini adalah varian yang top yang kita bahas sekarang harganya berapa ya? pada saat video ini dibuat harganya kami belum tahu sama sekali. Tapi nanti kalau sudah tahu kami akan taruh di description video. Kalau mau ngelihat langsung mobil ini ada di Senayan Park tanggal 18 19 sampai 20 ini. Pada saat video ini keluar, Anda bisa lihat langsung dan Anda bisa test drive. Tapi Anda juga harus kunjungi booth-nya Mitsubishi di GIAs 2025 karena mobil ini juga ada di sana. Anda juga bisa test drive di GIA 2025. Nah, kalau ngelihat mobil ini tuh menarik ya harganya itu kami belum tahu tapi konon katanya harganya bisa mengejutkan Indonesia. Penasaran sekali ini ganteng. Ada miripnya sama Xorce tapi ini bukan XForce yang dibesarkan. Ini adalah platform baru yang dievelop di Indonesia. Dan Destinator ini yang menjadi mother country-nya adalah Indonesia. Jadi World Premiere itu di Indonesia untuk Destinator. Iyalah, Mitsubishi di Indonesia sudah 55 tahun sudah senior di Indonesia. Moncongnya menarik. Ya, ini bukan XForce yang dibesarkan karena eh platform yang baru, benar-benar baru. Beda dengan XForce. Kenapa mirip? Karena memang bahasa desain Mitsubish aja. Ini termasuk bahasa desain Mitsubish juga. Dynamic Shield dengan hexagonal transparent desain ini kaca loh nih. Tu lampunya Tshape LED. Nah, kalau kita lihat dari sampingnya nih ya proporsional ini adalah suatu SUV yang proper itu loh secara bentuk roof rail-nya fender seperti ini menambah kemacauan ini dan belakangnya juga bagus tuh. Tuh, ini yang topnya ada destinator belakang tulisannya gede, ada spoilernya, wiper belakang. Nopotnya ngumpet gini bagus ngumpet ya. Lampunya juga keren, LED semua pasti. Sekarang kita ukur panjangnya. 4.680 mm. Hmm. Fal base-nya 2.17 mm. Ini size yang pas buat Jakarta ya. Enggak terlalu besar, masih bisa masuk-masuk. Lebarnya 1840 nih. Iya, pas masih bisa masuk-masuk. Enak. Seven seater masih bisa masuk-masuk, gang. Ground clearance-nya 244 mm. Not bad at all. Hah, 18 inch nih. Bannya 225 teb 55. Rem dis depan belakang suspension person belakang multilink. Nah, penasaran di balik kap mesin. Ini dia mesinnya 1500 cc turbo ya. Berkat turbo. Jadi menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi maksimal 250 Nm yang kemudian mengalirkan tenaganya ke dua roda depan melalui gearbox CVT. Dan ini mesin turbonya pakai intercooler tentunya tapi ini water to air intercooler nih. Udah canggih nih. Kadang-kadang ini tergantung cara bawanya ya. Kadang-kadang nih mesin begini bisa lebih irit daripada mesin hybrid dan tenaganya ya turbo ya kan. Nah, Mitsubishi katanya kami belum nyoba mobil ini cuma konon katanya dia dna Mitsubishi-nya ada di dalam mesin ini sehingga tenaganya enak. Penasaran peng nyoba kita lihat bagasinya. Ini row ketiga dibuka posisinya masih ada space yang lumayan di bawah tuh masih ada tempat naruh-naruh yang banyak sekali lega sekali kalau dilipat rata luas sekali kanan kiri masih ada tempat-tempat naruh-naruh n ini seed belt bisa diselipin sini yang belakang kalau kita lipat lagi jok row kedua ini rata lantai bisa dipakai camping. Mungkin ada yang nanya, "Ban serepnya di mana? Ban serepnya ada di bawah. Bukanya dari sini ke dalam bagian belakang untuk akses ke belakang ngelipat dan dia otomatis gini. Mudah aja. Ini di posisi jok row kedua paling mundur. Kalau dimajukan habis langsung ada space yang lumayan didengkul tuh kaki masih sedikit bisa masuk loh. Row ketiga loh. Dan ini di row ketiga posisi joknya itu lebih tinggi daripada row kedua dan row kedua lebih tinggi daripada row pertama. Jadi kayak tangga kayak nonton bioskop posisinya juga jadi enak ngelihat keluarnya jadi enak. Di belakang apakah kebagian AC? Ini kan kasa terendah dalam keluarga di belakang sini. Apakah kebagian AC? Apakah dingin di belakang? Dingin loh. Heeh. Ada dua ventilasi AC di atas dan ada cup holder tempat naruh handphone. Cup holder tempat naruh handphone dan enggak kehabisan baterai handphone karena ada dua buah colokan. Satu USB C dan satu USB A dan space-nya masih enak. Headro-nya juga ya rapat tapi masih bisa di belakang sini. Tinggi kami 174 by the way. Agak nempel sedikit. Gak apa-apa kan R ke kami enggak akan duduk belakang row ketiga gini di belakang sini nih. Row ketiga ukurannya tuh lebih gede daripada di Expander. Di Expander udah segitu lega padahal. Ini kalau di posisi di majukan habis di belakang posisi nyetir kami. Tinggi kami 174. Ini jarak tengkul dengan jok depan masih ada space kaki masih lega bisa masuk. Benar-benar lega. Senderan tuh bisa senderin sampai segini. Kalau kita mundurin habis. Nah, tuh kelegaannya hampir satu jengkal. Kaki tetap masih bisa masuk. Headroom-nya lega. Ada armr, armr-nya full satu jok setengah ini. Ada dua buah cup holder di armresr-nya. AC di platform ini ada lampu. Lumayan lega loh. Duduk bertiga juga enak ini. Ini di bawah ada polis tidurnya tapi kecil sekali. Masih empuk tuh tengahnya. Masih bisa nih. Ini bertuju ke luar kota proper bisa ada kontrol AC belakang untuk blowernya dan nyala matikan. Dua buah colokan USB ada C dan A ya. Jadi buat yang handphone-nya colokan masih USB A masih kuno gitu ya bisa kecharge di sini. Ada tempat naruh handphone nyelipin handphone di sini bisa ya naruh sesuatu juga yang lain bisa. Ada mejanya kanan dan kiri mejanya bisa taruh gelas juga di mejanya sambil makan atau main. iPad gitu. Di bawah masih ada kantong-kantong lagi buat nutup pintunya masih bisa naruh sesuatu. Di bawah kantong pintunya juga lega. Bisa naruh dua botol dong banyak. Nah, ini ada empuk-empuknya di sini. Ini empuk-empuk. Empuk-empuk ini plastik. Tapi ini empuk-empuk. Bagian yang kena badan kita tuh semuanya empuk-empuk. Habisatnya gampang. Orang tuh di Indonesia entah kenapa orang pada malas pakai sebar di belakangnya. Tapi sama pentingnya sama di depan sebenarnya. Enak kok. Nah, sekarang mode bos. Nah, ini dia mode bos ya. Enggak semua orang nyetir sendiri. Banyak juga yang masih pakai driver. Ngalangin spion enggak ya? Coba. No lagi duduk. Nah, ini apakah driver kita spion terhalangi? Kok enggak ngejawab? >> Terhalangi. >> Oh, terhalangi. Kalau gitu di sini >> Segini segini. Nah, segini bisa udah seenak. Ya udah turun lagi. Segini leganya nih. Tuh. Hah? Mode bos. Enak. Oke. Joknya karena tadi kami bilang kan makin ke belakang tuh makin tinggi. Yang di row kedua itu tersangga dengan baik paha kita. Walaupun kayaknya ini naik dikit lebih enak, tapi enggak apa-apa. Ini sudah cukup oke karena bisa selonjor begini kakinya jadinya. Nunjoknya tuh tinggi. Enak gitu. Kunci pintunya itu yang model dipencet ya. Jadi kunci tinggal dikantongin aja. Pencet buka tutup kuncinya. Wah, dashboard-nya. Dashboard-nya bagus. Ini empuk-empuk ini plastik. Tapi ini empuk-empuk juga di sini. Di atas ini empuk-empuk. Ini empuk-empuk. Di pintu juga empuk-empuk semua. Atasnya plastik. Tapi ini empuk-empuk. Bagian yang kena badan semuanya empuk-empuk. Ada ampres empuk-empuk juga. Ini desainnya oke. Dan masih ada tombol-tombol. Bukan masih ada malah banyak tombol-tombol. Kita nyalakan. Ini layar tengahnya 12,3 inch. Besar sekali. Di instrumen cluster itu layar 8 inch. Jadi enggak main jarum lagi. Nah, ini air conditioning-nya pakai tombol fisik. Enak ini. Bener ya. Kami suka tombol fisik. Kami tidak suka ngontrol AC di layar. Kami suka ngontrol AC pakai tombol fisik begini. Dan ini AC-nya ada memori lagi kalau lupa. Dual zone pakai memori climate control kan ada autonya nih. Ini mode air conditioning kita ke home. Home itu dia ada widget seperti ini. Clocknya kita bisa ganti-ganti modelnya tuh tergantung siapa yang lagi nyetir kali ya. Multimeter. Tapi kalau Anda suka ngelihat begini-ginian nih, Anda pasti suka dengan tampilan seperti ini. Weh, kayak pesawat kan ya. Ada tilt angle mobilnya, altimeter kompas tuh dia membesar steering angle ada active vi control. Jadi di varian top dan eh topnya lagi itu ada active vi control-nya. Traction control ada di semua tipe responsif nih. Ada boost meter. Jadi kita tahu seberapa e nge-bost turbonya, akselerasi berapa G, ada fuel ekonomi tentunya. dan driving score kita juga ada tampilan kayak begini jadi satu semua tuh pilihan-pilihannya. Nah, menarik lagi adalah dia pakai panoramic roof besar yang bisa dibuka bagian depannya. Buka tutupnya memang di sini sini tapi juga bisa buka tutup dari layar. Mau seberapa bukanya? Shat-nya segini aja deh. Atuh atau segini. atau pas di tengah biar sampai belakang bosnya enggak kesilauan. Bisa tutup total. Open. Open. Terus gelasnya bisa segede apa? Kita bisa atur tuh segini. Ah. Tuh di atur begitu. Terus comfortnya juga ada. Dia akan tahu comfort kita seberapa. Segini comfort kalau full open juga bisa. Hm. Close total. Nah, ini juga bisa Android Auto dan Apple CarPlay secara wireless. Ke-nya juga cukup gampang. Kam ini nyoba vehicle setting banyak yang bisa diatur sini kepanjangan kalau dibahas di video ini. Nanti kalau kita dipinjamin mobil tesnya aja kita pelajari lebih dalam layar tengah ini. Oke, bawah ini ventilasi AC. Tombol hazard dimuliakan di tengah. Shifternya gini. Konvensional PRNDL. Ya, kalau mau sport lagi shifting-nya ada tombol di sini untuk sportnya. Nah, tapi ini bukan driving mode. Ini untuk gearbox-nya. Driving mode-nya ada di sini untuk offroad ya. Ada normal driving mode, ada wet driving mode, ada gravel, ada taxac, ada mat. Nah, ini spesial karena ada termac-nya. Ini tarmac ini e lebih sport lagi. Jadi kita sport inin tarmac itu baru bisa seru. Rem tangan jari auto hold dan ada start stop engine button. Dimuliakan juga di tengah sini. Jadi enggak nyari-nyari. Kadang-kadang kita nyari-nyari sini karena waktu depan setir. Nah, ini gampang ada di sini. Setir lingkaran biasa ee jempol kanan untuk mengatur cruise control. Tapi cruise controlnya ini ada adasnya. Jadi ada adaptive cruise control untuk yang top dan topnya lagi. Bisa diatur berapa jauh juga jarak dengan mobil depan. Nah, di sini juga ada tombol untuk ting kamera 360. Ini ada kamera 360-nya. Mobil sekarang tuh kalau belum pakai kamera 360 tuh pasti kayak ada yang kurang gitu loh. Nah, jempol kiri untuk mengatur mid. Jadi instrumen cluster ada yang tampilan begini. Ada juga tampilan yang ada juga tampilan yang lebih memuliakan. RPM dan kecepatan. Tapi ini tetap ada mid-nya di tengah dan tatut-tatut itu bisa dimatiin. Dan kita bisa ganti suara efek suara tanda belok. Nah, ini buat e Adasnya. Jadi, ini mobil full Adas ya. Yes, ini Adas complete Mitsubishi Diamond Sense ya. Jadi bukan hanya adaptive cruise control, ada juga forward collision mitigation system, blind spot warning, rear cross traffic alert. Kalau kita mundur. Tapi enggak ngerem sendiri ya. Dia hanya ngasih warning aja pas kita mundur. Ada automatic high beam, ada lead car departure warning. Kalau misalnya kita lagi bengong gitu, lagi lampu merah udah hijau, mobil depan udah jalan, kita ngasih bengong, mobilnya enggak akan ngasih tahu. Suruh jalan ya. Ada auto headlamp, ada eh rain sensor auto juga. Jadi auto wiper dan auto headlamp. Dan ada multi around view monitor. Ini dia yang tadi. Nah. Nah, kalau misalnya terjadi apa-apa ini di atas ada tombol SOS ya. Kalau terjadi apa-apa akan tersambung ke misi-misi connect dan ya ada misi-misi connectnya. Kita bisa lihat posisi mobil kita, kita bisa macam-macam lah. Kalau misi-bi connect handphone Anda kalau Anda instal Misiubisi Connect itu bisa nyambung ke mobilnya. Intinya buat ngelihat range-nya sisa berapa, buka tutup kunci, nyala matiin AC, gitu-gitu. Headlamp-nya itu ada autonya. Wipernya juga ada autonya untuk yang di top ini. Spion tengah auto day night kacanya, lampu. Ini untuk indikator seat belting belakang. Oke, sekarang kepraktisan. Ini menarik nih. Nah, nih pintu nih biasa buat ngatur, buat buka jendela. Autonya di driver side buat ngelipat spion, ngatur spion, lock unlock dan kepraktisan. Kantong pintu ada ini, bisa di sini. Ini ini kantong pintunya bisa naruh botol beberapa sebenarnya. Terus ini bisa naruh-naruh lagi. Nah, ini untuk matiin auto start stop engine dan manual leveling headlamp juga penting sekali nih. Terus ini hampir kelewatan tadi. Ini ada auto high beam-nya. Nih penaruh-naruh di bawah lumayan lega. Celokan USB C dan USB A 12 volt power outlet. Ada dua buah cup holder. E by the way kuncinya seperti ini. Kunci standar Mitsubishi mau dikantongin. Ini konsol lumayan lega juga. Kemudian lacinya soft opening ya. 2/3 kepotong itu tuh ada sesuatu di sebelah sana. maksimum 3 kg di penyimpanan rahasia. Kemudian posisi nyetirnya ini bisa dinaik turunin ala Mitsubishi diputar. Kami lebih suka yang alam Mitsubishi begini karena kadang-kadang mobil tuh ada yang kalau dinaik turunin cuma bagian belakang doang, depannya agak-agak ketinggalan sedikit. Kalau ini full rameai-rame dia posisi naik turunnya enak. Setirnya itu tilt dan teleskopik menghasilkan posisi nyetir yang enak. Ini posisi nyetir SUV jadi agak tinggi kapesinnya masih kelihatan walaupun di posisi nyetir yang paling rendah. Sekarang saatnya kita jalan. Enggak, enggak jalan. Ini adalah first impression review. Gimana kalau ruangan ini kita matiin dulu lampunya sebentar. Nah, ini ada ambient light-nya. Ini juga ada cahaya dalam sini. Jadi kalau kita naruh sesuatu enggak ketinggalan kalau malam-malam. Ini ada ambient light-nya. Warnanya bisa kita atur warna biru, merah. Tuh banyak sekali. Ada berapa pilihan warna nih? 64 pilihan warna. Ambient light. Brightness-nya bisa kita atur juga. Ini ini dia kan tnya kalau begitu. Welcome mode, welcome warna ini, door open warna ini, incoming light incoming call. Ngasih tahunya juga dari ambient light juga bisa. Untuk yang varian top dan topnya lagi itu dapat en airbag. Di varian lain tetap dapat airbag yang banyak. Ada empat airbag varian yang lain. Untuk top dan topnya lagi en airbag. Nah, ini yang topnya lagi ya. Ini sama-sama dapat eh LED fog lamp ya. Dan top dan topnya lagi itu joknya premium leather seat sama top dan topnya lagi. Tapi yang topnya lagi ini electric seat. ditiakan electric seat-nya bukan cuma itu-itu doang, tapi eight way jadi bisa naik turun bagian belakangnya dan naik turun bagian depannya juga. Jadi posisi nyetirnya dijamin enak. Tuh joknya juga duduknya enak nih. Pak bilang tadi kan tuh. Dan ini menarik tuknya lagi ini dapat Yamaha Premium Sound. Kami udah tes suaranya dan bisa dites lagi sekarang sebenarnya. E please be on my side never know kan suaranya. Nah, premium sound ini dia bisa diset sound type-nya. Signature, library, powerful, relaxing, signature lah. Terus surroundnya kita bisa atur juga mau enggak pakai surround, low atau high. Ling positionnya kita bisa set juga di mana front atau driver. Staging-nya enak. Oke, cukup. Nah, bagasinya dapat power tail gate yang bisa dioperasikan pakai kaki. Hah. Hmm. Bagaimana dengan middle dan entry varian? Sini. Nah, ini dia yang middle. Tetap dapat LED fog lamp dan tetap dapat DRL. Tetap dapat veleg 18 inch. Bahkan yang entry pun dapat veleg 18 inch. Tapi bedanya yang needle sama entry dapatnya single tone seperti ini. Kami personally sih lebih suka yang single tone sih. Ini enggak ada silver-silvernya tapi tetap sangar ya kan. Dalamnya joknya tidak dapat jok kulit ya. Tapi ini udah oke. Kami dulu suka expander. Kami jok joknya juga bukan kulit. Enjoy-injoy aja enak kok. Ya, justru malah lebih keset ke celana, enggak lari-lari gitu loh. Head unitnya model begini lebih kecil layarnya tapi fungsinya tetap ee sama hampir sama lengkapnya dengan yang top dan top. Eh, iya kenapa dari tadi ngomongnya top banget ya? Tetap ada fungsi-fungsi begitu. Nah, cuma layarnya lebih kecil. Instrumen clusternya tetap sama kecuali yang entry. Yang entry instrumen clusternya pakai jarum ya kan. Ini yang middle sudah tetap dual zone AC-nya. Tombol-tombol auto climate dual zone ini loh luar biasa frame tangan jari dan pas nih di unit yang ini kita boleh nyalain mesinnya. Kita coba dengarkan suara mesinnya halus. Masih idle up. Kita gas dikit. Nah, di yang middle dan entry tentu enggak ada panoramic besar. Nah, tapi tetap kelegaan yang sama. Dan ini sebenarnya sudah cukup juga. Warna silver gini bagus lagi. Jadi yang kotak hitam kami temukan di GBK kemarin, inilah isinya Destinator dan kami sebenarnya sempat mencoba mobil ini. Rasanya itu jauh lebih baik daripada yang kami bayangkan. Anda harus mencoba sendiri. Nah, kalau Anda mau mencoba sendiri datang aja ke Senin Park tanggal 18, 1920 ini. Anda bisa lihat langsung, mencoba langsung di sana atau datang ke booth-nya Mitsubishi di GIAs 2025 atau simpel-simpel buka aja sekarang website-nya Mitsubishi ini. Oke, itu saja videonya. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motomobi Mobobi dan Subi apel bbum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media Anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram cekmotomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton Mitsubishi Destinator.
