Jungkat

MITSUBISHI DESTINATOR: DETAIL LUAR DALAM DAN RASA BERKENDARANYA (YouTube Video)

  • 20/07/2025

Halo semuanya, selamat datang di YouTube channel di Official Auto finally, Guys. Jadi, setelah kasih teaser-teaser gambar, lalu juga bikin mystery box kayak di KCIC, lalu juga di Sarina, Mitsubishi resmi meluncurkan SUV terbarunya. Ini adalah Mitsubishi Destinator SUV 7uh penumpang yang diraik khusus untuk pasar Indonesia. Kita akan bedah detail dan juga kita akan coba mobil ini bagaimana rasa berkendaranya. So, teman-teman cek di ya guys. Jadi mobil ini debut dunia ataupun world premier di Indonesia yang menandakan bahwa Indonesia itu jadi salah satu pasar penting untuk Mitsubishi. Dan menarik ini mobil sebenarnya mobil konsep pertamanya, tapi ketika dihadirkan secara mobil massal desainnya itu enggak terlalu berubah. ini juga menging kita seperti Mitsubishi Xpander ataupun juga Mitsubishi Xforce yang ketika mobil konsepnya seperti itu eh ketika lagi dijual ke Indonesia ataupun dijual ke konsumen dia punya e kemiripan yang cukup lumayan dan ini adalah salah satu produk yang cukup ambisius dari Mitsubishi menghadirkan SUV tu penumpang seperti ini. Oke, kita mulai dari bagian depan terlebih dahulu. Kalau teman-teman ingat memang desain ini mirip seperti Mitsubishi XForce dengan desain headlamp T-shape seperti ini. Lalu dengan bagian grill yang disebut sebagai dynamic shield. Tapi untuk punya karakter lebih ataupun juga membedakan dengan model XF tentu ada beberapa detail-detail yang berubah seperti pada bagian grill seperti ini. Ini desainnya dibuat glossy, Teman-teman. Tapi dia punya ornamen ataupun siluet-siluet seperti honeyom seperti ini. Lalu desainnya di sini menarik dengan kisi-kisi grill yang vertikal ataupun tegak lurus di bagian bawahnya. Di sini ada kamera karena sudah dilengkapi dengan round V monitor ataupun kamera 360 yang akan kasih visual dari bagian depan, sisi samping kanan dan juga di bagian belakangnya. Desain bumper seperti ini. Jadi memang cukup sporty ya, agak menyiku, tajam-tajam. Tapi secara garis besar desain SUV boxy-nya yang memang lagi ramai di pasar Indonesia juga diterjemahkan pada Mitsubishi Destinator ataupun model terbaru dari Mitsubishi ini. Saya suka sekali desainnya, lalu juga gagah, punya karakter yang khas sebagai mobil SUV urban. Kita geser ke bagian sampingnya. [Musik] Ya, seperti inilah bentuk panjang dari Mitsubishi Dessinator. Dia punya panjang di 4,6 m. Lalu juga lebar di 1,8 m dan tinggi di 1,7 m² dengan drillence yang cukup tinggi di ada di 214 mm yang rasanya akan kasih feel yang lebih percaya diri ketika Anda ngelewatin obstacle-obstacle yang tinggi. Nah, untuk memperkuat kesan kokoh SUV-nya juga ada beberapa pakem-pakem kayak aksesoris ataupun juga sudah emang template dari mobil ini adalah overfender dengan gradasi cekungan seperti itu. Lalu ada body cling, ada roof rail yang memang kokoh bisa dipasangkan untuk roof bags juga dengan profil ban yang cukup besar di 18 inci dengan bautan ban 255/55 rata depan dan belakang. Seluruh perengeman sudah dikasih disk brake. Jadi, di depan dan juga di belakang sudah e kasih pengereman yang rasanya akan maksimal untuk mengimbangi dengan perform mesin dari Mitsubishi Destinator 7 ini. Nah, Teman-teman, ini adalah tampilan belakang dari Mitsubishi Destinator. Jadi, memang seperti mobil XFC ya. Jadi bagian depan dan bagian belakang untuk lampunya ini dibuat mirip ataupun identik. Jadi, dengan T-sap seperti ini, lalu lampu malamnya seperti ini ketika nyala. Lalu ada titik-titik di atasnya. Ini juga second shell untuk lampu SE-nya. Nah, desain belakang ini memang kental sekali. Desain-desain yang sporty. Jadi, lekukan tajam ini cukup melandai ya. Jadi, cukup banyak di bagian atas sini. Di sini juga ada. Tapi ketika Anda ngelihat dari sisi samping memang ada aura-aura boksinya. Nah, di sini ada spoiler, ada rear combi lamp juga sudah ada, ada divoger dan juga wiper di bagian belakang sini. Nah, untuk bumper belakangnya seperti ini, Teman-teman. Jadi desainnya memang dibuat sekali lagi ya, desain koko dengan tumpuk-tumpukan ataupun floating seperti ini. Sekarang kita lihat ke area depan lagi. Jadi memang ini jadi salah satu mungkin highlight-nya dari Mitsubishi ya, karena dia pakai mesin yang baru dengan sokongan turbo. Sekarang kita lihat ya. Ini adalah layout dari engine e Mitsubishi Dessinator. Jadi dia sebenarnya e satu basis dengan Mitsubishi Egg Cross tapi dengan upgrade yang dibedakan terutama pada intercooler di bagian turbonya. Jadi dia pakai mesin 1,5 L dengan turbo charger with intercooler yang bisa kasih tenaga 163 HP dan torsi 250 Nm. Nah, waktu tadi disalurkan ke roda depan, jadi hanya penggerak front wheel drive aja. Nah, sekarang kita lihat ke bagian tata layout interiornya. Interior seperti ini. Jadi memang ada beberapa yang tadi kita review tuh akinya lagi soak. Jadi kita pindah ke unit yang lain. Jadi ada beberapa perbedaan terutama kayak fungsi-fungsi dari fitur ee electric seat. Jadi ini masih manual tapi selebihnya itu masih sama. Salah satunya adalah interiornya ataupun dashboard-nya yang dibuat serupa. Jadi ini sekali lagi mirip dengan Mitsubishi XForce yang dimensi seperti ini, desainnya seperti ini. Dia pakai 12,3 inci untuk head unitnya. Dia sudah bisa tersambung dengan Apple CarPlay ataupun juga Android Auto. Sementara untuk driver meternya ataupun cluster metornya ini berukuran 8 inci. yang sekali lagi ya ini mirip dengan ee Mitsubishi XForce dari tampilan ataupun visual dari e takometer, speedometer, dan informasi-informasi yang ada pada mobil ini. Seperti ini desain bagian panel tengahnya. Dia sudah ada electronic parking brake, ada auto hold juga, ada drive mode. Jadi dia ada lima drive mode ya, pertama normal, ada wet, ada gravel, ada tarmax dan mat lalu juga kedapatan active vi control mobil ini seperti di Mitsubishi Xpander ataupun juga XForce yang juga akan kasih sisi keselamatan dan juga kenyamanan lebih ketika e melewati jalan yang licin ataupun juga jalan berkelok. ketambahan 64 ambient light interior. Fel yang lebih mewah, lebih comfy, lebih humi ketika Anda duduk di interior dari Mitsubishi Destinator ini. Dan enggak kelupaan varian yang paling tinggi kedapatan fitur dari panoramic roof. Seperti ini tampilan head unitnya. Jadi ya sekali lagi mirip dengan Mitsubishi XForce ya. Jadi cukup menarik, ada gimmik-gimik informasi yang kita butuhin banget ketika lagi jalan-jalan adventure. Jadi ada kemiringan, lalu ada eh location, altitude, lalu juga ada tiht angle sampai dengan driving score. Ketika mobil ini e kita lagi berkendara sudah berhenti, dia akan kasih driving skore supaya kita bisa lebih ningkatin gaya berkendara, cara berkendara bisa lebih efisien ataupun juga lebih baik lagi. Pengaturan duduknya tadi cukup fleksibel. Pengaturan setirnya sudah tilt dan teleskopic. Nice. Jadi cukup panjang ya untuk teleskopiknya. Jadi kita bisa atur dengan posisi duduk yang paling relable dengan pengendaranya. Yes teman-teman. Ini adalah ketika penampakan ketika Anda duduk dengan tinggi badan di 175 cm. Orang dewasa duduk di bagian tengah ini supressingly masih kasih space yang lega. Karena ya sekali lagi dia punya wheel base di 2,8 m lebih yang tentu akan kasih ruang yang cukup besar. luas. Kisi-kisi AC di sini dia untuk pengaturan AC-nya kita bisa atur untuk level blower ataupun juga mematikan ataupun mengaktifkan fitur AC-nya. Nah, karena memang mobil ini diperuntukkan sebagai mobil keluarga, SUV keluarga. Jadi, ketika Anda lagi beraktivitas kayak misalkan makan, minum, ataupun juga buka laptop di sini bisa. Jadi, di bagian belakang jok di driver dan juga penumpang depan sudah dikasih dengan meja yang bisa kita lipat dan ini cukup kokoh. Jadi, bisa difungsikan ketika Anda ee sekali lagi bawa makanan ataupun minuman di bagian sini. Ada pocket di depan. Di sini juga ada. Dan amres-nya jadi seperti khas Mitsubishi Coco dengan dua cup holder. Jadi mirip seperti di Expander, lalu juga Expos. Ketika Anda ee aktifkan amres-nya, dia akan langsung kasih cela untuk masuk ke bagian belakang ataupun ketika Anda ingin ngambil barang di belakang ini bisa dimudahkan. Joknya sudah pakai leather kulit sintetis, cukup empuk, tebal juga. Lalu di sini ada lampu dan kisi-kisi AC. Di sini ada hand grip dan apalagi ya? Oh ya, untuk ee penyimpanan barang ini cukup menarik ya di Mitsubishi Theator. Karena banyak sekali penyimpanan ruang-ruang penyimpanan di door trim. Ada di bagian bawah, ada di pocket-poket tadi saya bilang juga ada. Jadi pasti ketika Anda bawa banyak barang di mobil ini, enggak akan khawatir harus pusing naruh di mana barang-barangnya. Sekarang kita cobain ke bagian belakang. Apakah akan jadi anak tiri ketika duduk di bagian baris ketiganya? Yuk, kita coba. Ini yang saya suka. Jadi, pelipatan bangkunya baik di sini dan di sebelah kiri juga fleksibel. Jadi, kita bisa mudah untuk masuk ke baris ketiganya. Oke, kita tegakin dulu bangkunya. Jadi, ini posisi duuk saya tadi ya. Ketika duduk di em bagian belakang ketika dengan posisi seperti ini ya. Jadi memang untuk tinggi badan 175 cm sebenarnya masih fine-fine aja, masih normal-normal aja. Walaupun memang sedikit agak kurang nyaman ketika ee dibandingkan dengan ketika duduk di bagian tengah. Jadi, kaki saya ini lututnya mentok ke bagian depan. Jadi, harus ee minta baik-baik ke penumpang depan untuk sedikit majuin joknya supaya bisa lebih nyaman di duduk di bagian belakang. Tapi ini enggak terlalu anak tiri, Teman-teman. Karena ada kisi-kes di sini. Lalu juga sini ada lampu dan tetap ke bagian kaca. Sekarang kita keluar karena panas sekali karena mobilnya enggak nyala, Teman-teman. Ya, kita lihat volume dari Cargo Space Mitsubishi Destinator. Jadi, informasinya itu nanti akan ada empat varian ya. Pertama ada yang GLS, ada yang exit, ada yang ultimate dan juga ultimate premium. Nah, ultimate premium itu entar dapat electronic portail gate. Nah, tapi enggak tahu entar seperti apa ketika nanti diumumkan di GIAs 2025. Nah, jadi ketika memang bangkunya rata ee baris ketiga dia punya volume space yang memang harus saya ini cukup besar lalu juga tinggi. Jadi, bisa bawa banyak barang di bagasi utama ketika memang harus direbakkan bagasi ataup maupun bangku ketiganya. Tapi ketika memang dia tegak ya memang enggak terlalu besar. Tapi cukuplah untuk naruh ee satu coper cabin size ataupun juga dengan travel back masih bisa. Di sini juga bisa dimanfaatkan untuk bawa-bawa barang sisi kiri dan juga sisi kanannya pasta juga ee sesuailah dengan tema mobil SUV eh seven seater yang memang di mana kokoh e kekar dari desainnya, tapi juga praktis untuk bawa barang khas sebuah mobil family ataupun mobil keluarga. Oke, langsung kita coba Mitsubishi Destinator. Durasi pekatesannya sangat singkat, tapi cukup ngegambarin kemampuan mobil ini lewatin obstacle dan TRK yang disediakan. Pertama, jajal akselerasinya dari posisi diam dengan drive mode normal. Mesin 1,5 L turbo water intercooler bertransmisi CVT-nya kasih respon yang cekatan, perpindahan giginya smooth, dan kerasa enteng buat bikin mobil ini melaju padahal beratnya nyaris 1,5 ton. Kita juga coba obstacle yang simulasiin jalanan licin, Destinator pakai penggerak roda depan. Saat lewatin TRK ini, ban depan memang ngalangin spinning, tapi ketika gas ditambah dan RPM mesin naik, otomatis sistem dan fungsi kontrol traksinya hidup bikin mobil ini kerasa mudah lewatin obstakle kayak tadi. Selain itu juga jajal artikulasi suspensinya. Lewatin jalan miring, gerak bebas suspensi mobil ini di luar ekspektasi. Suspensi depan dan belakang bikin penumpang di dalam kabin enggak kerasa terlalu milik. Lalu bodin juga rigid, gak ada bunyi aneh-aneh yang kedengaran saat lewatin obstacle kayak gini, Guys. Lanjut cobain akselerasi dengan drive mode Tarmax. Ini kayak drive mode sporty aja. Yap, ada perbedaan dari karakter mesin, output, tenaga, dan torsi seakan dibuka semua. Dan kalau kata Mitsubishi, engine mapping-nya juga ikutan berubah. Terakhir kita icip handlingnya lewatin kon zigzag. Buat ukuran SUV medium kayak gini lumayan stabil. Dia memang ada gejala limbung utamanya di bagian belakang, tapi masih dibatas normal. Apalagi mobil ini punya panjang 4.600 mm lebih, wheel base-nya 2800 mm dan gold kirang 244 mm. Yang kamerasin adalah posisi berkendaranya. Duduk sebagai driver kerasa comanding, tinggi khas SUV. Bagian kap mesin masih kelihatan dan bobot sipas juga minim koreksi. Catatan aja bagian belakang mobil kelihatan agak turun nih, padahal baru diisi empat orang dewasa. Penasaran buat coba ketika full diisi muatan? Kira-kira bakal mentok gak ya?

Lihat di YouTube