MITSUBISHI DESTINATOR | Zenix Killer Berkedok SUV? (YouTube Video)
Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobi. Enggak ada voice over karena enggak sabar pengin menyampaikan langsung tentang mobil ini. Ini merupakan mobil yang hah kami suka. Kenapa? Mobil ini enggak ada lawan. Ini adalah SUV yang harga range harganya itu enggak ada lawan yang terdekat dengan dia. Seven seater pula pakai turbo pula dan bentuknya keren pula. Mitsubishi Destinator kalau ngelihat tampangnya ini mirip sekali dengan saudaranya yaitu Mitsubishi XForce. Ee namun sebenarnya ini bukan XForce yang dibesarkan karena ini adalah platform sendiri. Platform yang berbeda dengan Xforce. mereka men-develop platform baru dan ini dirakit di Indonesia, world premiere-nya juga di Indonesia. Jadi ee ada rasa bangga gitu dengan mobil ini karena pertama kali lahir di dunia ini di Indonesia. Grillnya model kaca begini. Dynamic shield desain barunya Mitsubishi yang e enggak jelek sebenarnya. Terus yang di Balik Kesin lihat nih. Kami suka turbo. 1500 cc turbo bertenaga 163 PS dengan torsi maksimal 250 Nm yang kemudian menyalurkan tenaganya ke roda depan melalui e transmisi CVT. Sayang sekali ini hanya front wheel drive ya, tidak all wheel drive. Enggak apa-apa sebenarnya kebutuhan masyarakat Indonesia ya front wheel drive saja cukup. Banyak daerah yang minta, "Wah, harus ada rear wheel drive dong karena banyak tanjakan di sini." Selama tanjakannya enggak licin, percaya deh front wheel drive cukup kali kalau tenaganya gede. Dan biasanya mesin tuh ada covernya. Kalau ini enggak, enggak ada cover, terbuka aja. Jadi, kita bisa lihat-lihat ini pakai water to air intercooler ya. Kecanggihan sebenarnya udah lama ada di bumi ini, cuma eh sudah banyak dipakai untuk mobil harian. Mobil harian. Mobil ril, mobil umum. Kalau dulu awal-awal tuh buat mobil balap gituan. Per mana tadi? Oh, ya. Enggak tahu. Nah, kami sekarang berada di Rancabuaya. Kenapa kami sampai sini pakai mobil Mitsubishi Destinator? Itu ada ceritanya sendiri di channel Om Mobi. Dan pada video itu tentu kami tidak sendirian. Makanya pada review kali ini kami mengajak juga mamang-mamang itu untuk ikutan di review ini. Mang, Mamang. Kenapa gua lagi yang masuk sih? Enggak, [Musik] Mang. Ini loh, kalau udah ada dua host gini kan enak. I biasanya mamang yang jadi tumbal. Iya. Ini kenapa sendal terus pakai kaos kaki dalamnya? Biar enggak basah sendalnya. Enak hanget. Biar enggak basah sendalnya. Iya. Terus biasanya kalau pakai sendal emang kaos kakinya basah? Enggak. Kaki kaki gua basah suka basah terus sendalnya suka gitu. Oh, kakinya suka keringetan. Keringetan. Kutu air. Ini dirawat dengan baik. Terus ya kenapa pakai sendal? Kalau kena matahari belang. Jelek banget kaki gua. Oh, garis-garis. Iya, garis-garis. Heeh. Ya. Ah, ukur dulu. Ukur ah. Kayak bisa aja. Hm. Gini. Baik. Yah. Entar. 4.680 4,7 lah ya. Iya. Meter eh wheel base-nya lumayan panjang loh. 2.817. Padahal dia bukan bater bukan bukan mobil listrik combusion. Cuma mungkin jadi gaya-gaya zaman sekarang itu ee overh depan belakangnya di jadiin ditipisin tapi buas-nya jadi lebih panjang. Kalau kayak gitu Om keuntungannya adalah departure angle-nya bagus sama approach angle-nya juga. Approach angle-nya juga bagus. Enggak. Approach depan. Approach depur. Eh, balik narik. Ya, pokoknya depan belakangnya break over-nya jadi biasa aja. Break over angle ada. Iya, tapi kan wheel base-nya panjang dia. Iya. Jadi, jadi korban break over angle. Tapi enggak apa-apa. Ini ground clearance-nya 244. Tinggi. Ini paling tinggi dari semua. Eh, Pajor Sport aja kalah. Eh, makanya coba all wheel drive. Iya. Jadi bagus ya. Iya. Oh, nanti nanti ada facelift biasanya gitu. All wheel drive. All wheel drive ya. Nah, sekarang kan gini, Mitsubish enggak ngeluarin all wheel drive di Indonesia kecuali Pajero Sport. Iya, itu kan part-time enggak ada lagi. Iya, masih ya part-time dia masih ini magang. Iya, masih magang. Heeh. Peleknya 18 inch ya. Ee lebar ban 225. Tebal 55 tuh. Lumayan tebal bannya. Depan cakram, belakang cakram. Cakram juga tentunya. Tapi desain velegnya itu loh kenapa sih enggak suka veleg toone. Iya. Padahal kalau single tone bagus ya. Iya, bagus banget. Dengan body begini kan bodinya tuh udah two tone banget gitu loh. Terus dikasih lagi veleg toone. Iya. Iya. Enggak mestinya disilverin aja. Iya. Total mau disilverin total kayak atau gun metal gitu. Gun metal. Iya. Atau atau yang enggak desain gini mungkin desain yang jari-jari banyak gitu. Iya itu bagus. Pasti kayak model-modelnya itu loh, Outlander. Iya kan? Iya gitu. Simpel gitu aja. Silver. Simpel. Silver gitu. Ini ada Rof Ril. Rof rail. Beneran ya? Beneran. Beneran nih? Sininya enggak? Sininya beneran. Ah masa ada eh plastik. Oh iya yang penting bisa menurut situ. Ini bisa bisa. Ini ada pajangan. Pajangan doang ya. Enggak buat ventilasi AC apa-apa. AC ventilasi apa-apa. Ini ada ee fender-venderan. tambahan ada kesan gagah. Iya. Tambahan masel gitu. Ditel tambahan masel tapi enggak keluar rata dia. Iya. Ditempelin aja gitu ditempelin. Hm. Tuh. Terus ee ini bensinnya nih. Bensinnya nih ada tulisan. Ada tulisannya ya. Hah? Minimal RON 90. Iya ada tulisannya minimal Ron 90. Yaudah buka buka buka buka. Coba ini maksudnya nyuruh cuma enggak ngerti-ngerti aja dia. Ron 95 tapi minimal 90 bisa dan hanya bahan bakar tanpa timbal yang kita pakai timbal enggak kan? Enggak ada. Udah enggak ada lagi pakai timbal. Enggak ada kan? Ih belakangnya ya. Ini tuh modelnya yang ultimate plus jadi premium. Ee dapat electric seat, dapat power tail gate. Power gate sama audio Yamaha. Yamaha. Heeh. Portail gate itu sebenarnya zaman sekarang sih udah udah bisa dipasang after market ya biasanya ginya. Iya ada sih. Ada sih cuma lebih halus. Iya halus. Heeh. Bagasinya sangat luas sekali. Flat floor flat dengan row ketiga dilipat. Kalau row kedua dilipat flat langsung juga Oke. Rata. Mantap buat bawa-bawa barang. Mantap. Jadi konon katanya ini tuh kabinnya sendiri lebih luas daripada expander. Exp ya. Terus sudah gitu, Mang. Nih nih lihat nih. Ada tempat lagi bawahnya banyak banget. Bisa nyemen sepatu kotor nih sini nih. Iya ya kan sepatu bersih juga boleh. Heeh. Ini nanti disediain nih mestinya karoseri. Karoseri apa namanya? Apa? Aksesoris. Di sini pakai karet jadi tinggal diangkat gitu kalau ini kotor. Iya yang kotor. Iya benar. Plok. Tapi ini satu unit sendiri nih. Oh, jadi satu sama kursi enggak jadi satu. Ini hebat loh. Jok row kedua posisi mundur habis dan nyender habis tetap dengan leluasa kita bisa ngflat naik turunin kursi row ketiga tuh masih ada space buat itu. Ee ini yang kadang-kadang merek lain itu enggak mikirin. Iya udah begitu tuk. Bukan merek lain, mobil lain ya. Jan-jangan itu juga enggak bisa. Iya. itu juga enggak tahu makanya ini lebih lega nih. Ini poweril gate guna enggak sih? Ptail gate memang biasa aja enggak impress dengan adanya powertail gate jadi lama justru iya buka tutup ini kan cuma jeder gitu beres kan. Iya. Cuman kadang-kadang ada yang merubah estetik kenapa? Kalau enggak pakai kenapa coba Tangan kita tuh yang berminyak yang sini. Nah, kalau mobil udah jalan apagi warna hitam. Oh, jadi berdebu di sini tapak tangan. Oh, ini tergantung tangannya. Tergantung itu kaki aja udah basah enggak? Iya. Nih default-nya nih. Enggak enggak enggak. Ini tegak nih. Tegak tapi, tapi bawah paling mundur. Oke. Ini enggak kena sama sekali. Enggak kena. Tapi kalau paling mundur ini kena kena. Kena kenaudah kena. Ah. Nah, berarti kan bawah harus majuin dikit. Wahuh. Ini paling mundur. Gimana, Mang? Ini kena. Heh. Cuman enggak kena-kena amat gitu. Ngerti enggak sih? Nempel. Menyentuh gini. Eh, gitu nempel. Iya. Iya. Nempel udah enak. Eh, Mang. Belakang ada apa, Mang? Hah? Di belakang sebelah kiri itu ada colokan USBA, USBC, ada cup holder bisa nyimpan handphone. Sini juga cup holder atas. Di atas satu di atas, satu di bawah. Jadi di belakang itu bisa dua. Ada rahasia. Ada ventilasi AC di atas, ada blower double blower gitu ya. Double blower ke belakang. Iya, benar. Double blower. Heeh. Ada lampu dah sama kaca jendela yang enggak begitu gede-gede amat. Tapi ini lumayan lumayan gede duduknya. Gimana? Enak. Enak duduknya untuk di belakang enggak dengkrek sama sekali. P tersangga dengan baik. Oh karena jok atasnya ini tinggi tinggi. Jadi semakin dari depan ke belakang semakin tinggi. Oh bioskop gitu. Ini enggak dingklik gitu loh. Tuh lihat. enak. Sandarannya juga enak ya. Biasanya kan kayak bangku warung aja gitu pendek gitu kan. Iya seadanya. Biasanya SUV enggak gitu loh. Biasanya SUV seadanya di belakang seadanya. Iya. Asal ada aja. Asal ada jadi kayak 5 plus 2 gitu. Ini enggak. Ini enak. Itu lebihnya. Nah, di sini ada dua cup holder. Kalau ini dilipat. Nah, kalau begitu ada armr ini bisa itu ke belakang tembus. Ih, pegang-pegang paha. kan pam kan jadi tumbal. Ini harus dicoba mundur habis, Mang. Jangan dong. Coba dulu. Coba. Coba kalau dip. Nah, tuh. Ya, kalau mundur habis sih ya. Ya, habis. Emang habis kan. Tapi ini jarak dengkul dengan jok depan lumayan. Enggak sejengkal tapi lumayan lega. Kaki masih bisa masuk sangat leluasa di bawah nih. Padahal posisinya paling rendah apa ini? Si kakinya tuh masih enak loh. Kakinya masih bisa masuk juga. Masih bisa masuk ke dalam. Terus ini tuh joknya kan gede di belakang. Jadi kita bisa ngangkang. Duduknya masih enak sebetulnya. Oh, masih bisa. Masih bisa. Jadi masih bisa kalau mau dipaksain begini, mau dipaksain begini masih oke gitu. Ini kan ada perebutan lahan aja nih antara yang kedua sama ketiga. Iya betul. Perebutan perbutan ya. A headro aman banget SUV ya kan. Ini ada lampu baca yang kuning ya Mang? Kuning. LED tapi kuning. LED nih. LED tapi kuning. Bagus. Terus ada ee double blower-nya. Ventilasi belakang. OT bar. Ini menarik. Ada mejanya dengan cup holder juga. Jadi bisa sambil mamam ya, berhenti di kaki lima. Mamam ini apa ya? Buat gantungan ya? Oh, kalau gini jadi gantungan kali nih. Iya, itu buat gantungan tas. Oh, kanan kiri nih ada. Ini buat nyelipin handphone juga bawa belakang. Ini kantong biasa lah ya. Bawa bisa naruh botol banyak banget. E, ini keras tas tapi soft touch. Bukan soft touch lagi. Ini kulit lapis. Control double blowernya tuh ada di bawah. Gimana kalau kita kontak kontak nih? Nyala tuh. Tuh. Aduh, enak dingin. Eh, pengaturan blowernya ada berapa? Satu 2 3 4 5 6 7 del ada delapan. Ah, enak dari tadi kek. Ya, jadi kipas angangin doang mesinnya enggak nyala ya kan dingin. Ada dua buah colokan USB C dan USB A. USB C-nya masih kurang banyak kan jadi masih rebutan gitu. Cuma enggak apa-apa, setidaknya udah heading somewhere lah yang lebih modern lagi. Di tengah pos tidurnya kecil sekali ini. Ya, ya memang enggak wheel drive paling cuma buat corong knalpot doang cuma oke sekali. Oh, ini ada cover-nya lagi nih bawahnya tuh seat belt-nya buat apa ya? Biar enggak ketenang-tenang. Ini kan belakang ketenang-tenang. Ini kan apa sering enggak kalau misalnya kita lagi nyetir gitu orang belakang nyenggol-nyenggol ini sebel banget si bel kita kena-kena gitu. Oh. Dan biar enggak kotor kali. Kalau kotor mungkin cepat rusak nanti bahaya gitu. Oh gitu ya. Emang bisa keluar sendiri kan? Ah kan bener kan feeling mahal. Coba coba. Ih ih gampang tuh lega banget keluar masuknya. Lega. Eh, aduh, perut kenapa begini perutku? Perutku dulu tak begini. Connecting Apple CarPlay dia otomatis dia ada wireless Apple CarPlay dan Android Auto. Cuma sambil nungguin ini lama itu dashboard-nya itu plastik-plastik ini atas ya. Keras-keras ya. Keras-keras cuma ini tuh ini tuh kulit empuk. Empuk lapis kulit. Lapis kulit. Pintunya ini juga plastik keras tapi bawahnya plastik kulit juga. Ini paded-paded soft touch gitu. Paded. Paded kan namanya. Paded. Paded. Paded ya. Terus ini memang ee mirip sekali dengan XForce ya cuma enggak ada masalah. Keren juga. Nah ee ini sebenarnya dulu kan yang kita benci di Stargazer nih. Iya tebal ya kan ininya tebal. Cuma kalau yang ini tipis. ya. Lebih bisa dimaafkan gitu enggak sih? ini ya. Ini kan biasanya di sini ini mamang tuh suka yang ada tempat nyimpan lagi di sini loh. Buat naruh lagi. Buat naruh handphone. Handphone kek apa kek. Mama suka naruh-naruh situ ya. Tahu enggak itu bisa bikin baret kacanya itu? Enggak bisa naruh kunci kamar. Eh entar dulu. Case-nya kan yang lembut bahannya. Ini bukan enggak? Case case. Case handphone-nya. Jadi bukan hand bukan handphone kadang-kadang kunci kunci motor kita taruh cernahan. Oh enggak. Kalau itu enggak enggak pernah cuman handphone doang. Kali aja mamang iseng. Enggak marahin lagi. Oke. Ee layar tengah itu 12. 12,3. 12,3. Terus instrumen clusternya berapa inch? Ee 8 ya. Ini sekitar 89 Heeh. Tapi instrumen clusternya enggak sampai pinggir ya. Dia cuma tengahnya doang. Nih home dia ada home-nya. Terus ee geser ini. Ini adalah widget nih di luar nih. Kayak BMW nih. Dia modelnya widget-widget gini. Kita bisa geser-geser widget-nya nih, Mam. Kita bisa geser eh kita bisa gedein. Dan ini saking komplitnya dia ini kan ada ini nih. Ini adventurous nih. Tuh berarti ada GeForce-nya sampai altitudalte. Terus ini ada tilt angle ini sama begini. Heeh. Ya, ini kompas biar enggak nyasar ya kan. Terus reliable eh apa namanya? Reliable ya maksudnya reliable ya? Terus setir angle setir dia udah baca langsung. Mobil sekarang sih begitu sih angle dia dibaca emang sama-nya khas itu ada active yo control. Active yo control itu dia ee rumit sih yajelaskan ya. Jadi intinya tr factoring si Iya troring juga. Heeh. dia dia ngambil input dari steering angle, pedal gas, ngeremnya di mana gitu ya. Itu mah teknisnya sih. Iya. Traction controlnya apa? Traction control ini traction control itu kan yang kalau ngerem-ngerrem tak enggak ngegas dong. Sama sama ngegas juga. Ngegas aja. Ngerem ABS enggak? Kadang diimbangin sama rem udah enggak bisa. Emang gitu responsif. Responsif tuh. Oh ada boost meternya. pakai boost meter keren. Terus ada akselerasinya berapa G? Terus sama kehematan, driving ada driving score juga. Dinilai juga sama mobil kita ini bisa kita custom. Terus ee kalau kita kembali ke ini, ini kami suka tampilan ini nih kayak pesawat nih, Mang. Nih avionic. Nah, tuh avionic. Namanya juga avionic Banyak tuh. Nah, ini komplit jadi satu semua yang tadi indikatornya. Keren ya. Ini suka altitude nih. Ada grafik ketinggian kita. Lihat nih. Kita tuh turun gunung kemarin. Saya geser ke sana milih 10 km terakhir sih. Turun gunung kemarin. Dari ketinggian 300 m. Yang ini yang abu-abu suhu. Yang ini biru itu ketinggian. Ini keren ada data-datanya gitu. Keren. Data-data yang enggak penting. Enggak penting. Tapi cuma lucu aja. Ada driving skore ya. Balik lagi tadi. Avionik ini loh. Kenapa tadi hilang? Ini ada apa aja tuh? Ada brake. Coba rem, rem, rem, rem. Ada tuh, segitu. Ini segini udah 100%. Iya. Segimana ya? Enggak tahu kan ngerasain noh. Oh, itu enggak keras banget. Enggak keras banget. Itu kan brake terus ini engine temperatur. I injection nyemprotin bensin berapa cc per detik? Heeh. Tuh. Tuh. Kalau digas gitu berarti busnya naik. Torok naik. Torsi. Ada torsi ada. naik padahal tidak berakselerasi ya. Iya. Terus ini apa nih? Steering angle. Emang berapa derajat sih? Gua penasaran. Uh. Masa 533 derajat. 534 volt. 54 ada barometer ambientem. Tentu standar Ee audionya audionya tuh enak cuma dikit lagi enak banget. Iya, dikit lagi deh. Harus dicuning, dicun dikit lagi. Basnya dinaikin nih Yamaha. Enak. Cuma dikit lagi. Enak banget. Bisa buka sunroof dari sini, blind-nya dan sunroof-nya sekaligus Wah, air dah. Air, air tu plus bisa tilting dari sini juga. Kalau enggak mau enggak mau repot dari sini sebenarnya bisa sih ada tombol fisiknya. Mendingan tombol fisik ya kan. Heeh. di atas ini lucu aja tuh ada di layar e AC dia dual zone dual zone nih kayak di Xforce juga dan ini ada dry dry ini kalau kita aktifkan dia membuduh bakteri dalam mobil gitu enggak itu jadi kelembabannya jadi turun nih ini ini lembab nih I lembab kita kulit kita lembab gitu kan karena dari luar dia pakai dry kita menjadi kering tapi kan ada pel menjadi crispy crispy ya makud kan biasanya kan pakai pelembab gitu loh karena ini Kok dry? Enggak habis hujan, Om. Kalau habis hujan masuk pakai mode dry dryer emang dr. Jadi supaya kecucian gitu. [Tertawa] Shifter. Shifternya biasa PR RN D L buat dia RPM tinggi dan dia ee low gear lah itu. Terus ini, Mang, ada ini, Mang. Tombol ini coba ke itu sport. Iya. Ini tombol sport nih. Bukan dulu zaman dulu nih eh apa nam overdrive. Iya overdrive. Cuman sayang kalau dikasih pedle ship bagus aja. Iya. Coba ada pedle shift gitu. Ini kan walaupun CVT kan biasanya dibelah-belah tuh 8 speed Kay, 9 speed kayak, 5 speed K terserah dah gitu kan. Kalau dikasih pada shift lebih sempurna. Iya. Start engine button disempurnakan eh sempurna dimuliakan di sini. Ada rem tangan jari dan auto hold-nya. Drive mode ada banyak ada normal normal wet gravel tarm gravel tarmak ya ini mengatur segala hal ay c lah inilah itulah ee setir lingkaran kulit lapis kulit ini yang ini mendul-bendul yang ini mulus ee jempol kanan untuk cruise control ada adaptif cruise controlnya cuma dia enggak ada land keeping-nya dia enggak bisa megang l centering dia tuh enggak enggak megangin setirnya cuman Om adaptifnya smooth banget. Adaptifnya bagus. Adaptifnya keren. Adaptifnya bagus. Dan ini ada kamera 360 juga tuh. Ini enggak pernah dibuka sih. ngek. Kameranya sih biasa aja kualitas kameranya cuma ada. Baguslah ada. Eh, jempol kiri untuk ngatur instrumen cluster. Nah, ini instrumen cluster kita bisa mengatur banyak hal tampilannya tentunya ya kan. Nah, ini ada ada apa? Score driving sama kehematan. Halaman berikutnya itu active view control dan range bahan bakar. Range enggak, ini trip meter. Iya, trip meter. Nah, ini kompas Apa namanya? audio audio. Terus ini ee adasnya adaptif cruise controlnya. Nanti ada mobil depan ya, Bang. Ada. Iya. Terus ini warnings dan satu lagi setting. Nah, setting nih display-nya kita bisa ganti bisa yang kayak tadi atau bisa yang model begini. RPM-nya di bawah. RPM-nya di bawah, tapi ininya lebih gede. Sebelah kanan ada combination switch. Jadi ini headlamp-nya bisa auto. Terus ini ada auto high beam juga. Di sebelah kiri ada wiper bisa auto juga wipernya ngontrol wiper belakang juga di sini ini ada auto start stop engine-nya bisa dimatiin di sini portal gate sama naik manual leveling headlamp ini belum semuanya auto enggak enggak cuman yang driver doang hah cuma yang driver iya nih tuh naik yang lain enggak yang lain enggak even yang kiri juga ah sayang sekali enggak tapi ya biarinlah kita masih dapat tombol fisik-fisik mirror kami suka ng folding itu ada juga senter Locknya juga masih fisik-fisik semua. Iya, M suka enggak terus spion fisik di spion tengah auto day night keren. Eh, ini lampu baca terus ngontrol runih di sini Mitsubishi SOS button. Jadi ada Mitsubishi connect I dengan SOS button. Tuh, ini lampu LED juga. Tak ini kalau kita copot bisa dipanjangin enggak? Muka mamang hilang enggak bisa. Saya panjangin, panjangin itu loh. Kepraktisan kantong pintu muat sekali. Eh, muat sekali. Muat banyak sekali. Muat banyak loh ini. Ini iya air mineral bisa buat banyak banget. Ini banyak sekali. Bisa ngejejer berapa biji? Iya. Iya. Sini bisa naruh-naruh sesuatu lagi. Ada dua cup holder sini nih. Ini ada seperti wireless charging padahal bukan. Dan ini licin. Jadi bisa gledak-geluduk di sini barang 12 volt atlet. USB A eh A dan C sayang cuma sedikit colokannya sebenarnya muat banyak nih konsol tengah nih gede-gede terus ada BX ini jadi unres S opening enggak hah soft opening enggak ih closing soft closing ini juga soft closing dong I tapi cuma 2/3 itu kep pakai sesuatu sana isinya joknya anti panas dah gimana joknya anti panas posisi nyetir nah ini Kan dia paling rendah sayangnya dia bisa naik turun belakang dan naik turun depan. Komplit sebenarnya cuma ah kurang rendah. Tapi memang mungkin misibisi mendesain begitu biar lebih terasa SUV-nya. Iya ini kan SUV harus tinggi makanya tilt teleskopic. Nyetirnya oke. Joknya anti panas katanya. Joknya anti panas. Tapi benar kalau udah habis kejemur matahari panas hilang enggak? Tetap panas cuma hilang panasnya itu cepat. Oh itu kayak bolong-bolong ya. Apa? Iya, perforated gitu loh. Iya. Nih perforated harusnya ya ada pendingin jok ya itu enggak ada. Sayang banget tuh. Kita rindukan itu. Ini paling facelift-nya ada ya. Itu dia allel drive. All wheel drive ya. Keren banget. Mobil atau atau hybrid? Iya hybrid. Drive. Iya, makanya R juta enggak lak enggaklah enggak 800 lah paling nambah-dambah ini tahu enggak tahu enggak ini all wheel drive ini kebiasaan di Indonesia yang namanya all wheel drive 4x4 itu mahal gara-gara pajak zaman dulu tuh mahal untuk wheel drive jadi kebawa-bawa deh sampai sekarang ya Mang jalan, Mang ya. Oke, tungguin, tungguin. Tinggalin, tinggalin. Naik destinator. Aduh, indah banget. Dadah pantai. Dadah pantai. Oh, kita ke gunung sekarang, Mang. Jadi, ini tuh ee di jalan dilihatin orang Masih dilihat. Masih, masih dilihat karena baru. Nah, belum rame. Tapi akan rameai karena ini mobil lumayan laku ternyata. Ram. Iya. Waktu di GIAs juga lebih dari 3.000 ya lebih. Iya. Banyak, banyak yang beli. Banyak banget. Heeh. Ternyata diam-diam teng banyak yang beli. Iya, tapi udah udah diperkirakan sih mobil seven seater yang kalau udah ngomong di bawah 500 aja. pasti rame rame. SUV formatnya lagi. Iya. Tapi dan dapatnya paket lengkap begini enggak kurang lengkap sih. Cuma pendingin jauh sih. itu aja sih ya. Terus adasnya juga kurang lengkap. Adasnya ya. Enggak megang setir. Cuma kadang-kadang megang setir tu sebel, Mang. Ada sebelnya Mang. Lengket. Ada sebelnya bukan. Ya, dia ada lengket-lengket kalau mobil Cina biasanya lengket-lengket. Cuma dia tuh ter minta dipegang beberapa detik sekali, 5 detik, 7 detik sekali minta dipegang. Bukan dipegang loh, digerakin. Digerakin. Digoyangin. Goyangin. Ya mendingan dipegang sekalian. Apa gunanya itu gitu loh. Mendingan line apa ee land keeping assis aja. Eh kalau tidur ngantuk. Heeh. Eh, ditolak balik lagi dia. Ada blind spot. Kelihatan tuh motor. Nah, ini blind spot monitornya nyala. Benar berarti ngih tahu ada motor di sebelah kanan. Awas bl spot. Posisi nyetir tinggi. Sebenarnya ada enaknya juga. Kap mesinnya kelihatan. Iya kapasinnya karena tinggi. He. Kapesinnya enggak enggak enggak ngotaknya itu kan ada adaot gitu loh. Berot dashboardnya tuh rendah sekali di bawah. Kita banget. E ngelihat belakang jendela tuh gede-gede. He. Kalau dari luar tuh komposisi mobil ini tuh benar-benar SUV yang ee kacanya gede-gede tahu enggak? Bukan SUV sportsportin kan ada tuh jadi kecil-kecil kan. Iya. I. Nah, ini gede. Benar. Serius ee ee mendesain seriously jadi SUV. Iya, benar sih. Heeh. Nah, ini bikin kita ngelihat keluar juga lebih enak jadinya. Nah, posisi duduk. Posisi duduk ini. Enak. Enak, enak. Tapi, tapi saya gini loh, karena dia joknya tinggi, kita tuh dari sini dari jok ke lantai juga tinggi. Jadi kakinya tuh kurang selonjor. Jadi benar-benar tinggi kayak naik apa ya? SUV banget gitu kan, bukan yang sport. Iya iya iya. Okeah, ya. Oke oke oke sih. Oke. Heeh. Terus ee kekedapan sih biasa aja sih. Oke men oke oke aja enggak double enggak enggak double gas tapi oke. Kemarin pas lagi di mana ya yang berisik ya mamang yang pakai dalam kota banyak kemarin. Nah pakai dalam kota enak Om sebetulnya traffic no-nya oke-oke aja tapi ya traffic-nya oke. Suara mesinnya juga wah ini keredam suara mesinnya ya kan. I suara road noise-nya apa ban itu oke juga lebih dari oke gitu maksudnya. Ini cukup kedap kok ini. trafficnya. Kalau mamang bilang dari skor 1 sampai 10 eh 0 sampai 10 7,5 mam 7,5 kekedapan. Kekedapan. Enggak tahu. Belum belum pai dalam kotak. Overall overall. Overall aja. Overall. Overall kedapannya. Tujuh deh. Tujuh. Heeh. Karena belum tahu ya mana sih menilai kita tahu setengah. Iya. Jadi road. Oke. Ee suspensi. Hmm. Suspensi ini gini. Ini mobil jauh lebih enak dari Xforce secara kempukah. I kan leh Xforce itu Xforce kaku tuh. Kayak kayak X itu kayak ini loh kayak ini jangan-jangan yang ngecun Rivat Sungkar nih gitu. Jadi wah bisa stabil di tikungan gitu. Cuma yang terkorbankan pasti kenyamanan. Hm. Kalau ini lebih nyaman. Ini balance empuknya dapat ya. Tapi enggak empuk yang sempuk banget gitu Empuknya dapat, stabilnya dapat. Iya. Jadi ini pas di tengah-tengah ya. Pas di tengah-tengah. Biasanya kan ada yang dikorbankan gitu kan. Ada. Mau lagi Boderolnya ada. Cuma kalau begitu kita nikung-nikung yang kencang itu enak dia nahan bodol nahan. Iya. Kenapa ya? Enggak kerasa kebuang gitu loh. Enggak, enggak kerasa kebuang. Dan nge-grip gitu. Enak. Nge-gripnya enak. Benar itu sih. Benar. Empungnya masih dapat gitu untuk family SUV gitu masih nyaman. Jadi bawa kakek-kakek yang udah rentak gitu enggak patah tulang masih bisa lah. Kalau tadi patah tulang kalau gitu bawanya sih kena kan. Nyobain suspensi. Iya iya iya iya. Ini masih oke suspensinya enggak bisa dikomplain juga oke. Iya. Kemudian ee rasa setir. Rasa setir oke kok. Rasa setir. Ada berat-beratnya. Ada berat-beratnya dan ada feedback-feedbacknya. Eh ada sedikitlah. I kalau SUV memang enggak sefeedback kayak sedan gitu enggak kan. Iya. Tapi ini enak. Cuman ini ada enggak? Tapi ini enak. Rasanya ada gitu. Saya rasa enak. Tapi saya getar-getar kayak gini nih. Rasa juga di setir nih. Jalan agak keriting ini nyampai juga ke setir. Tapi mobilnya enakus. Iya ya. Masa belok? Enggak. Maksudnya kalau ada yang ada yang begitu loh mobil ini enggak antengnya gitu. Emang leather frame masih zaman ya? Enggak udah zaman. Kecuali 4x4 murni. Nah itu enggak apa-ap. Nah, dimaklumi pedal rem. Rasa remnya enak kok. Enak dia. Powernya pas, enggak terlalu sensitif dan karena ini bukan hybrid, bukan mobil listrik, jadi feel-nya natural. Iya, feelnya natural. Natural banget. Natural banget. Kita tuh kebanyakan lagi banyak ngetes mobil listrik dan mobil hybrid gitu ya. Jadi banyak susah ya ngjelasinnya. Bilangnya tuh natural jadinya. Iya, ini natural. He. Ee pedal gasnya. Gasnya juga ini secara tenaga ya. Ee 250 Nm. Benar. 250 Nm. Rasa nanjak-nanjak benar-benar effortless. Kita nyalip-nyalip effortless. Ee memang ada raungan mesin. Aku tahu kenapa ruangan mesin ya. Karena RPM-nya naik. CVT. Iya CVT. Tapi CV ni CVT-nya lucu. Jadi kayak ada ngoper-ngoper tuh. Ada ngopernya kayak ada ngoper giginya padahal ini CVT murni cuman kok ada ngoper-ngopernya. pernah yang kayak gini ada ya. Sama di Subaru WRX Wagen kita begitu ngoper gigi ada efek-efek ngoper giginya. E lucu si ya. Berarti gini, CVT sekarang tuh udah bisa ada efek-efek kayak mindain gigi. Sayangnya, Om, ini mobil padahal kalau ada efek perpindahan gitu kasih pedle shift enak banget nih. Oh, iya benar. Tanggung banget ya. Coba sekalian pedle shift ya. Ini enggak ada kan. Itu yang bikin ih padahal udah pindah bisa pindah-pindah gini ditambah sekalian aja. Iya itu lebih enak. Tapi dia nih ada ni sport. Ya, sport mode cuman ya kurang gitu feelnya. Kalau buat nyusul-nyusul di jalan provinsi gini kan yang berkelok-kelok enak banget pakai koper-ngkoper. Iya. Tapi kalau ini kan standby, Mang. Iya sih ya walaupun responnya cep stand RPM tinggi feedback-nya cepat sih. Apa namanya? Ee responnya apa kick down ya? Iya. Ya. Ya. Ya. Ini kalau kita tiba-tiba kick down nih RPM naiknya seberapa cepat. Entar tunggu jalanan agak datar. Kalau turunan agak ngeri. Oh, cepat. Kayak kayak ini mungkin ini lebih cepat daripada Expander nurunin gigi. Ini cepat responnya. Cepat CVT-nya. Keren. Keren CVT-nya. Sigap ya. Spoolingnya kan di data 2.500 ya turbonya ya. Cuman kayaknya di bawah itu deh ada spuling deh. Iya, du di bawah 2.500. Oh, enggak bukan spoingnya ee torsi maksimalnya. 2.500 sampai 4.000. ada dari bawahnya. Terus akselerasinya. Nah, ini kalau 0100 kita belum coba. Iya, nanti kita coba deh. Ini kalau kita coba nih footage-nya. Oke, sekarang udah enggak ada mamang kami sendirian. untuk tes 0 ke 100 km/h. Ee untuk itu kita harus matikan AC, pindah ke tarm mode. Kemudian ini hidupkan DS di sport jadi transmisinya lebih sport Nah, Mang Ini ini udah benar banget ya. Bisa jadi orang yang akan beli MPV di eh iya MPVD R00 juta, R00 juta bisa larinya ke sini. Bisa lari ke sini. Bahkan kemarin ada teman beberapa lah nanyain mending Zenix atau ini? Iya. Nah, bingung kan jawabnya kan yang ini kan full turbo banget. Tapi enggak sehemat ZX ini bicara kehematan ini mobil hematnya biasa-biasa aja. Borosnya juga biasa-biasa aja. Artinya ini mobil wajar sama tenaganya segini kayak matanya segini borosnya segini boros segini tapi enggak seboros mobil Cina. Turbonya Cina itu turbo Cina. Tapi Mang Itu turbo Cina yang generasi sebelumnya Iya. Sekarang? Sekarang sudah mulai ditambah hybrid, Om. Itu enggak, enggak. Jadi, Cina tuh kadang-kadang ada hybridnya, ya. Maksudnya motor listriknya malah ngebantu tenaganya si mesin. Iya, motor listrik bantu tenaga turbo sama turbo lagi. He. Iya. Itu kencang. Tapi in total enggak enggak boros. Enggak boros, Bang. Hemat mobil Cina sekarang benar deh. Hemat kencang. Tinggal reliable apa enggak aja. Nah, ini kalau ini kan Mitsubishi ya kan. Mitsubishi. Mitsubishi dealernya di mana-mana dan sudah proven gitu ya. Ee ya enggak tahu nih mobil Cina kita lihat aja akan reliable dan akan gampang spare part-nya enggak. Mudah-mudahan akan rel gampang sehingga persaingannya jadi makin ketat lagi. Kalau bersaing ketat tuh yang senang tuh konsumennya. Namanya positioningnya pas. Jadi kalau wah ini seru deh. Peperangannya bisa jadi peperangan SUV lawan MPV. Mending MPV atau SUV sekalian dengan fasilitas yang sama dengan MPV. Iya benar gitu. Ini mungkin lawan e Cina yang terdekat itu Tigo 8 Cigo CSH yang bisa menempuh 1300 1300-an kilometer Jakarta Bali enggak ngisi bensin itu mungkin ya. Heeh. Cuma e itu kan akhirnya itu dimensin lebih gede tu dimensinya lebih gede. Itu ini cuman 4,7 lah itu kan 4,8 somethings itu lupa. enggak deh kayaknya mirip-mirip aja enggak lebih itu 4,7 something-santing. Iya tapi kalau bentuk sih ini deh. Ini gagah sih. Ini lebih gagah jauh deh. Ini gagah kalau didandanin sama ban ATMT kayak gitu. W buluk gitu kan. Iya. Ini lebih oke, lebih gagah. Itulah lawan terdekat yang mungkin saat ini. Heeh. Tergantung fungsinya buat apa ya. Kalau buat enggak sih sama fungsinya itu dua mobil ini sama itu. Cuman kalau mamang sih kalau duduk di belakang ya row 3 lebih enak di sini duduknya daripada di ditigo. Benar. Mama benar. Overall mengenai mobil ini suka sih semuanya semuanya normal. Enggak ada yang enggak ada yang very special tapi good semua gitu. Iya maksudnya ini. Oke. Ini enggak ada yang bisa dibilang very good. ya. Untuk luar good, engine good, suspension good. Di dalam nyaman. Good. Nyaman. Buat keluarga bisa. Buat kerja bisa. Paling fuel consumption biasa gitu kan ya. Fel consumption tergolong irit lah untuk ice untuk mobil sekencang ini. A sekencang ini ya. Irit tergolong iritah. Makanya cocok untuk keluarga, cocok untuk ee pengusaha pakai driver karena belakangnya juga luga. Dan ini ada empat pilihan ee tipe ya dari yang paling mahal ini ultimate. Ultimate aja plus. Heeh. Ultimate plusimate aja. terus di bawahnya exit. Terus di bawahnya lagi ada GLS. GLS ya. Yang GLS boro-boro head unit ya. Tapi ya kalau buat dipakai nyaman gini sih oke oke a. Oh GLS aja mang. GLS sudah cukup buat kentor. Buat cukup buat kentor. Nah yang mana tapi setirnya belum kulit. Enggak enak banget dipegangnya. Nah sejak kapan Omi megang setir? Oh iya kalau beli mobilku kan relief. GLS cukup om ganti ban AT. Wah, udah gagah gitu ya, C pakai pelak berapa sih? Cek cek cek cek cek cek cek. K serit 300. 300an. 300 kecil gede. Iya 300 ya segitulah. Hah? Coba cek dulu, cek. Ih ih penasaran. Ampun ampun. Yaah. Terus kita bisa karena head unitnya bisa ganti-ganti bisa audio-audioin tuh. Harga mulai dari 385. Oh, 385 GLS yang ultimate Ultimate Plus 495.95 Ultimate biasa 450 di bawah itu dikit kalau enggak salah kayak tanggung-tanggung gitu. Eh, tanggung yang exit deh. Eh, eh tanggung yang ultimate deh. Beda harganya tuh kayak gitu-gitu. Menyebalkan. Udah itu saja videonya. Jangan lupa tekan tombol nyempol ke atas dan subscribe channel Mot Mobi Mobi dan ber share video ini ke seluruh dunia mel sosial media dan jangan lupa follow saya langsung cek. Eh e jangan lupa untuk follow Instagram. Oh ada Instagram baru kita ada balap mobi untuk khusus motor sport dan mobifiasi untuk urusan aviasi. Aviasi penerbangan. Yeah.
