MITSUBISHI TRITON ULTIMATE AT | Definisi Pria Jago Di Kantor dan Di Lapangan (YouTube Video)
Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobi Tritan. Mitsubishi Triton namanya lumayan tenar di Indonesia, terutama di dunia pertambangan. Kata Tritan itu kalau kami cek di Google Translate itu artinya kadal air. Tritan ini memang mobil pekerja sebenarnya. Tidak ada hubungan dengan kadal. Untuk mengangkut-ngangkut barang, kadal tidak bisa ngangkut barang. Namun juga muat untuk lima penumpang. Yes, bisa muat lima penumpang karena Tritan merupakan sebuah double cabin. Dulu sebelum ada nama Tritan, double cabin dari Mitsubishi dikenal dengan nama L200 dan dulu hanya dibuat single cabin saja atau pickup. Sedikit sejarah mengenai Mitsubishi Tritan. Generasi pertama Tritan ini lahir di tahun 1978. Nah, generasi pertama ini bentuknya mirip dengan Chevrolet Loof atau Datsun 510 Pickup. bentuknya ini universal dan di-rebase juga oleh Chrysler. Jadi, Chrysler D50 dan Dodge Ram 50 dan Playmout Arrow Truck. Walaupun berbentuk single cabin, Tritan awalnya ini dilengkapi dengan fourwhel drive pada tahun 1981. Lalu di tahun 1986 lahir kembali Tritan generasi kedua dengan bentuk single cabin juga. Namun tidak lama kemunculannya, versi extended cabin juga diproduksi. Sehingga bisa dikatakan Tritan double cabin sudah mulai sejak Tritan generasi kedua. Sayangnya, Tritan generasi pertama dan kedua tidak masuk Indonesia. Kemudian lanjut generasi ketiga. Ini lahir tahun 1996 dengan bentuk hmm familiar kan? Karena di Indonesia tenar dengan nama Mitsubishi L200 Strada. Namun masuk Indonesia baru tahun 2002 dan hanya tersedia satu pilihan mesin saja 2.500 cc turbo intercooler. Double kabin ini laku keras di Indonesia dan menjadi musuh sejati Ford Ranger yang sama-sama pekerja tambang. Kemudian generasi keempat Tritan masuk Indonesia tahun 2005 dengan bentuk seperti ini. Mesinnya masih sama namun tenaganya bertambah besar karena ada common rail turbo diesel. Lanjut, generasi kelimanya muncul tahun 2015 dengan bentuk yang mulai tidak terlihat kaku lagi dan upgrade sisi kenyamanan penumpang dan drivernya. Kemudian tahun 2019, Tritan generasi kelima ini mengalami facelift dengan moncong yang mirip dengan Pajero Sport. Dan yang kami bahas pada video ini adalah Tritan generasi keenam yang akhirnya dijual resmi di Indonesia tahun 2024 yang sebelumnya sudah dipamerkan tahun 2023. Ah, kami pernah membuat first impression review-nya. Namun, mamang-mamang itu memang yang bawain. Sekarang kami buat full review-nya. Bagaimana rasanya tritan baru ini? Nonton video ini sampai habis. Nah, ini dia yang terbaru. Sebenarnya ini sudah pernah di-review first impression oleh si Mamang. Heeh. Nah, sekarang sudah ada unitnya di markas baru kami. Ini namanya bukan kantor, proyek kantor. Di proyek kantor. Dan ini depannya itu enggak terlalu. Kami sih enggak suka sih bentuknya dari awal ngelihat tuh. Mamang pasti suka deh. Dia suka aneh nih. Yang sebelumnya malah yang sebelumnya bagus. Yang yang keren tuh malah sebenarnya kayaknya Hilux tuh lebih keren ya. Iya, lebih minimalis gitu loh. Kalau ini wuh ramai gitu. Grillnya segede gini. Lampu ada di sini, ada di sini. Terus ini chrome apa namanya? Dynamic apa namanya? Dynamic shield. Dynamic shield. Desainnya Mitsubishi agak terlalu ramai gitu depannya kalau menurut kami. Tapi mungkin Anda berpendapat berbeda silakan komentar kalau suka ya enggak apa-apa. Ini kan selera ya kan. Heeh. Tapi ini lampunya led semua keren. Fnya ada LED. Wah, fuk LED luar biasa. Nah, ini adalah seekor double kabin ya. Eh, banyak yang komentar di Instagram kami ketika kami posting foto ini. Ah, masa Triton begitu. Triton tuh harusnya baret-baret kotor. Ya, ini adalah Triton perkotaan karena ini adalah Triton yang paling mahal. Ini adalah Tritan Ultimate, jadi yang paling mahal automatic transmission dan mesinnya yes 4 silinder turbo diesel. em bertenaga 184 PS dan 430 Nm. Eh, cukup bertenaga ya. E menyalurkan tenaganya ke empat roda atau roda belakangan saja melalui gearbox 6 speed saja. 6 speed itu kurang banyak buat diesel karena ini red line-nya di 4.000. Wah, ini turbonya terpamerkan dengan baik. Tapi ini ada ada pelindung panasnya tuh. Ini kan dari turbo panas nih. Knalpot dilindungi lagi. Double kabin yang mewah. Entar kita ukur panjang dulu ya. 1 2 3 4 5. Uh, panjangnya 5.265 5 m lebih. Panjangnya panjang ke belakang doang. Tapi wheel base-nya 3.130 mm. Ground clearance-nya 222 mm. Jadi ee lumayan tinggi juga cuma mob bas panjang. K-kance segitu ya sos lah. Karena ini mobil panjang ya. Ini ada footstep-nya standar ya. Bisa buat ini kuat kan ya? Kok kayak enggak bergerak gitu mobilnya? Diinjak-injak gitu ya kayak kaku gitu. Karena ini mobil berat sekali mobil sasis tuh pasti berat sekali. Nah, enggak sabar tahu enggak keluar enggak sabar keluar yang Pajero Sport-nya buat ngisi diesel. Bannya dapatnya ban AT 18 inch. Kalau yang ultimate dapat 18. Kalau yang lain dapat 17. Ada yang dapat 16 untuk yang versi murahnya. Nah, ini dapat 18 inch. Ban 265 tebal 60 masih bisa dipasang ban yang lebih gede lagi, aman, santai, masih lega sekali. Dan rem belakangnya masih rem tromol. Nah, kami suka nih belakangnya ini ada ducttailnya lucu gitu jadinya lebih sporty. Terus di sini ada kameranya. Jadi ada kamera mundurnya ini. Tritan mobil proyek. Ada kamera. Oh, pas nih kita di kantor proyek. Mobil proyek. Heeh. Ini LED. LED ini bukan LED. Lampu sama lampu mundurnya. Masih bolam biasa. Nah, ini pintu bugnya itu enggak ikut central lock sayangnya. Jadi bisa dibuka at any time. Ini panjangnya 1475, lebarnya 1575. Kayaknya lebih panjang deh harusnya. Nah, ini tingginya 50 cent. Asik ya, Dek. Ini buat ngangkut orang banyak bisa nih. Terus ini ada ee ini bukan rbar ya. Inilah bisa buat naruh aksesoris lah. Atasnya kokoh gitu. Kalau yang di kalau yang di raptor kemarin kayaknya bikinan deh, enggak kokoh begini. Ini turunnya gimana caranya? Pegangin. Ah, ini ada cantol-cantolannya buat ngikat motor. Berat ya kan? Ini kalau kejepit sedap. Ini truck liner-nya bagus. Bed linernya kita duduk belakang dulu ya. Kan naiknya pakai footstepnya. Ada pegangannya di sini jarak dengkul dengan jok depan. Tinggi kami 174. Eh, enggak nyampai sejengkal, kaki ada sedikit bisa masuk. Headro-nya masih oke. Duduknya tegak karena ini ya mobil pickup ya kan. Tapi ada amrest-nya loh. Luar biasa. Ada AMRES dengan dua buah cup holder di sini. Ada head rest-nya di tengah jadi proper bisa bertiga. Ada 12 volt power outlet cuma enggak ada colokan USB sama sekali di belakang sini ya. Ada kantong di belakang jok depan. Terus ada kantong kecil-kecil di sini buat naruh handphone. Di kantong pintu juga bisa buat naruh botol. Proper gedenya sih oke. Masih oke. Masih enak. Sendernya tegak cuma masih oke juga. Ini ada she bar. Apakah lampunya LED? Bukan LED. C. Ini kulit-kulitan yah. Kulit-kulitan. Ini karbon-karbonan palsu. Sebel ngelihatnya. Karbon-karbon palsu. Ini piano black. Ini semuanya keras-keras. Dashboard-nya lumayan mewah. Jadi kayak agak ada nada-nada Xforce di sini. Ini pancnya seperti ini. XFce kayak gini enggak sih? Kayaknya enggak deh. Start stop engine button. Mobil pickup pakai startop engine button. Plastik-plastik keras di sini. Pintu ini plastik keras. Cuma ini ada empuk-empuk lapisan kulit-kulitan. Ini ada karbon-karbonan palsu lagi. Ada amresnya. juga di lapis kulit-kulitan diempukin. Ini kayak lapis kulit tapi iya ini ada lapis-lapis kulit head unitnya layar dengan dua putter-putteran. Asik dia masih pakai putter-putteran normal. Bisa Apple CarPlay ee pakai kabel. Kami nyobanya sih kemarin wireless-nya enggak bisa ini kalau enggak salah ya kan? Kami nyoba pakai wireless CarPlay enggak nyambung. Akhirnya dicolok dia nyambung CarPlay. Ee suara audionya sesuai dengan mobilnya pickup ya. Tuh, cuma asik adalah layar begini ada rasa mewahnya gitu. Jadi dari suatu pickup ini ACI AC nutupnya ke mana? Oh, nutupnya digeser habis tuh ada bunyi cekleknya. Nah, ini kontrol AC-nya seperti pada mirip seperti pada XForce dan ini dual zone. Pickup dual zone AC-nya luar biasa. Tetapi ini hanya ada di ultimate. Di bawahnya ultimate itu tidak dapat dual zone AC yang digital seperti ini. Nah, kami herannya ini 28 derajat kami set masih dingin. Gimana 18? Coba coba paling rendah berapa sih? Paling rendah berapa? 20 18 low ada di bawah 18 lagi low. Dan masih ada max cool lagi. Ini dua fur depan dan belakang gedein blower ini kecilin ini. Terus ada pengatur arah juga. Shifter. Biasa PRnd cuma kalau kita geser ke kiri jadi untuk manual shifting tanpa pedle shift. Ada tombol driving mode ada echo dan normal saja. Terus ini double gardan ya. Kok ini 4H? 4H time. Nah ini ada 4HC itu lock di tengah jadi 50-50 ke depan dan belakang. Ada bunyi cetek ya tadi. Nah kalackok tuh udah masuk tuh dia udah enggak kedip-kedip lagi di layarnya. Nah terus ada low gear-nya. Ini kalau ini driving mode. Nah driving mod-nya nambah nih. Normal. M S. Oke. Nah, sekarang kita coba log gear. Netral kan? Log gear sambil ditekan. Oh, langsung masuk logarnya mati semua tuh yang namanya traction control anti nabrak adasnya mati. Wuh, langsung miring gitu. Dimasukin D. Wah, driving mode-nya ada apa aja? Ini cuma normal sama rock aja driving mode-nya untuk yang eh 4L lock. Nah, kalau kita masih mau lock lagi, gardan belakang tuh masih bisa di-lock dengan tombol ini. Ada rear differential lock, R& lock. Bukan research and development, tapi rear differential. Ini kalau kita pencet rear differential lock. Coba itu kedip. Kita mesti gerakin dikit kali. Nah, tuh udah udah nge-lock nih sekarang. Jadi belok susah sekali. Udah diferensial tengah nge-lock, diferensial belakang nge-lock juga tuh. Jetek dia. Kedengaran 2H dah langsung 2A gitu aja. Enggak geredek-gedek pindah-pindah begitu. Nah, cuma dia masih pakai rem tangan otot gini. Hm. Nah, ini ada auto start stop engine-nya loh. Yang tombolnya ada di sini untuk matiinnya. Manual leveling headlamp dan ada untuk nerang gelapin ee pencahayaan interior. Luar biasa mewah sekali loh untuk ukuran double kabin. Setirnya mirip sama seperti XHC juga ya. Jempol kanan untuk urusan cruise control. sayang sekali ini ada cruise controlnya tapi bukan ada cruise control walaupun dia udah ada anti nabrak segala macam. Sebelah kiri untuk audio dan untuk conttrol mid. Ada apa aja di mid-nya? Ada untuk urusan kehematan, ada untuk urusan tire pressure. Nih dia akan dia harus jalan dulu untuk bisa menampilkan ya. Ini ada AWC-nya. Jadi ada all wheel control. Apa ya? AWC benar ya? Apa auto wheel control? Hm. Jadi bisa torque factoring untuk audio. Nah, ini ee anti nabrak sama blind spot-nya ada di sini. Settingannya bisa kita ee pencet juga. Exit. Nah, ini ada beberapa settingan sini, Mas. Assistance-nya. Ini kita bisa anti nabraknya kami tuh lebih senang mati cuma kalau nyiter ini tuh cenderung lebih santai ya kan emergency brake matiin tuh kecepatan. Nah, ini kehematan cukup komplit. Nah, combination switch-nya ya kanan untuk se. Nah, ini headlamp-nya ada autonya, wipernya ada autonya juga. Kita bisa diatur nih seberapa sensitif autonya. Keren enggak? Wiper belakang enggak ada karena memang tidak ada wiper belakang ya kan. Terus ini ada auto high beam juga komplit plit mirror auto up and down hanya di driver side. Oke, sekarang kepraktisan ya. Kantong pintu lumayan legal. Bisa naruh botol ini bisa naruh sesuatu lagi di sini enggak bolong ya. Ini bisa naruh sesuatu juga. Ada wireles charging-nya. Wireles charging eng nih? Enggak kelihatan. Gelap. Iya, wires charging. Ini ada dua buah cup holder. Konsol tengah yang enggak terlalu besar untuk ukuran mobilnya. Ini ada laci atas, laci bawah. Laci atas lumayan gede dan laci bawah lumayan gede juga. Spion tengahnya dong. Auto daynight. Hmm. Mobil mewah punya. Ada tempat kacamata buat kacamata mas-mas pekerja. enggak LED nih sayang lampunya nih enggak ada kacanya ini. Ada kacanya ada posisi nyetir gimana ini? Keren. Electric seat. Hah. Dan ini 1 2 3 4 5 6 7 8 way seat keren. Paling rendah segini nih. Kita bisa posisi rendah banget gini untuk intir pickup. Tapi kalau biar rasa agak lebih gagah dinaikin dikit segini. Setirnya bisa tilt dan teleskopik komplit. Senang banget komplit nih mobil. Hah. Jadi teringat Raptor mobil impian. Apakah ini mobil seimpian rapter? Kita jalan-jalan [Musik] dulu. Oke, suspensinya surprisingly enak untuk ukuran pickup ya. Surprisingly enak. Mm. Enggak bisa dibilang bagus sekali, tapi kalau dibanding sama double kabin-dobble kabin yang pernah kami cobain itu ya, seumur hidup ya, keculi rapter ini lumayan enak loh suspensinya. Memang kekedapan gitu-gitu biasa aja lewat biasa aja kedengaran. Ini jalan beton ada geder-geder ini khasnya. Khasnya leather frame memang ada geder-geder di gelombang yang halus ini. Tapi ini masih bisa diterima sekali. Kami bisa ini hari-hari naik ini enak. Cuma ya rasa setirnya tetap benar-benar rasa setirnya suatu pickup double kabin atau pickup biasa gini putaran putteran setirnya tuh serasa banyak sekali terus feel setirnya ada berat-berat berat-berat pickupnya. Nah, cuma begitu kita nginjek gas ah membahagiakan torsinya tuh terasa enak. Ini mobil ini kan pasti 2 ton lebih ya. Pickup double cabin. Itu ngangkatnya enak. Eforless kita nginjek gas itu. Karena kalau kita lagi jalan pelan santai gini lari 4 gitu di RPM di 1800 kayaknya. Aduh ngoper gigi dong, ngoper gigi dong. Tapi enggak ngoper-ngoper gigi. Segitu aja dia. Happy. Cuma tenang aja mobil ini enggak boros. Jadi untuk pemakaian normal sehari-hari apabila kecepatan rata-rata Anda kurang lebih 20 km/h itu masih dapat 12 km/l. Walaupun mobil ini sangat berat. Asumsi hanya sendirian ya, kita enggak ngangkut barang dan enggak bawa penumpang lain. Torsi dan remnya yang sangat rasa pakem itu sensitivity-nya juga lumayan sensitif. Jadi ada rasa pakemnya ini mobil. Jadi enggak terasa bahwa kita naik mobil yang panjang dan besar dan tinggi gini kita di atas RPM 1800 langsung bus. Turbonya spoing mobilnya langsung cing ngacir. Sebenarnya buat siapa ya mobil ini ya? Harganya harganya masih oke 500-an. Tapi kalau buat mining, buat tambang-tambang yang yang biasanya itu di tender pasti nyari harga yang lebih murah syaratnya 4x4 ini itu ini itu. Eh kadang-kadang ketemu spesifikasinya spesifikasi semacam yang ultimate ini. Tapi mostly sih enggak spesifikasinya di bawah yang ultimate. Terus pertanyaan yang ultimate-nya buat siapa? Apa buat yang level managernya? Buat yang level tingginya? Ya, bisa juga, cuma mungkin ada target market juga untuk orang hobi yang dipakai sehari-hari, dipakaiin ban MT, ditinggiin, dipakaiin bullb, dipakaiin winch bisa juga ya. Kenapa? Karena ini mobil masih enak untuk dipakai dalam kota nih. Jalan beton gereder-gereder ya kita goyang-goyang. Leather frame khas cuma sisanya enak. Enak. Kami suka nyetir ini. Kami mau nyetir ini sehari-hari dalam kota. Dan kalau kami pakai mobil double kabin pasti bugnya kami tutup. Takut ada anak sekolah loncat naik. Ini kalau kita pas macet-macet begitu berhenti auto start stop engine dia akan langsung matiin mesin. E cuma karena ini diesel ya ada getarannya matiin mesin tuh tuh. Pas kita ngelepas rem e ini enggak ada enggak ada tentu enggak ada auto hold-nya ya. Pas kita ngelepas rem itu getar juga karena nyetarter mesin diesel. Jadi agak bergetar-getar untuk urusan auto start stopnya. Cuma kalau kita mikir, hmm karena ini ada geter-geter diesel, tapi geter-geternya wah lumayan halus tapi tetap ada geter diesel. Rasanya lebih nyaman pada saat kita berhenti itu auto start stopnya aktif sehingga eh enggak geter pada saat berhenti. Tuh ngikutin traffic se traffic di tol yang e pada kenceng-kenceng ini enak aja ini. Santai. Kita bisa pakai cruise control yang sayangnya tidak adaptif. Tapi kalau kami punya mobil ini sih benar kepasang bulbar. Mukanya diubah dikit agak keramaian. Ini sambungan jembatan ya. Ada loncatnya. Cuma ini kan bugnya kosong. Biasanya mobil pickup bnya kosong tuh buar-baring. Enggak masih santai ngayunnya. Kalau lari 100 agak heboh sih setirnya. Ada ee getaran dari jalanan tuh nyampai ke setir. Jadi kita bisa tahu seberapa dikorupsi jalanannya. Dan Mitsubishi ini rata-rata eh lumayan dicari untuk dunia pertambangan karena emm bengkelnya tuh ada di mana-mana ya karena Fusulnya juga ee ada di mana-mana. Jadi servisnya tuh gampang dan mobilnya enggak rewel. Oke, saatnya kita tes 0 AC sudah kita matikan. Enggak ada sport mode, adanya normal mode. Kita coba sambil tahan rem sedikit. Aduh, auto start stopnya. Uh, spin spin dia. Wah, kencang ya. 100 9,3 detik. Startnya pakai wheel spin. Wow, wow, wow, wow. Luar biasa power-nya. ee seminggu. Jadi ee memang cocoknya ngetes mobil ini bukan hanya di jalanan di aspal seperti eh beton atau jalan raya biasa seperti ini. Yang cocok itu ngetes mobil ini offroad ya. Cuma ni kita bagi-bagi tugas sama si mama yang bagian offroad-nya sekarang kita serahkan ke si mamang ya. Berhubung kami enggak sempat sekarang Mamang yang nerusin offroad-nya. Gimana rasanya pakai Triton matic? Langsung masukin Pagedangan. Ini masih pakai two wheel drive aja karena mobil ini memang tangguh ya. Jadi enggak usah khawatir. Cuman di depan itu ada kubangan. Kayaknya agak-agak harus pakai four wheel sih. Four wheel. Hah. Nyantai banget ini mah. Ini mamang pakai 4 HLC. Itu artinya ada lockernya. Apalagi yang low LLC 4 LLC ya itulah artinya for low locker gitu loh. Tapi kalau pengen pakai yang for low harus pakai ini. Tapi enggak usahlah ya. Ini udah tangguh kok. Sensornya bunyi mulu. Matiin kali. Ah. Huh. Miring banget. Wuh. Eh, jadi gini ya. Ini Triton yang paling mewah yang bisa dipakai di kotak. Nyaman pakai matic gitu ya. Tapi sekalinya bisa offroad ini mobilnya capable untuk offroad. Dan ini bannya udah pakai AT. Maang nyeusin tadi becek-becekan juga sangat enteng sekali. artikulasinya cukup oke juga untuk Triton ini. Jadi mobil literally bisa ke mana aja. Mau dipakai di mall oke, mau dipakai camping juga oke. The best Triton emang ada ini ya maksudnya kalau cowok tuh dia bisa bekerja keras di kantoran, bisa kerja juga keras di lapangan. Keren. Jadi zaman sekarang tuh ya ya dulu kan identik kalau mobil offroad tuh harus pakai manual kopling. Sekarang dengan nyaman seperti ini matic gitu ya itu udah oke udah mumpuni asal tahu selahnya ya. Dulu juga yang pemakai matic offroad juga harsal tahu selahnya aja kalau pakai manual. Ya begitu juga sebaliknya lah. Jadi sekarang tuh enggak ada masalah. Mau matic, mau manual, bisa aja tembus-tembus offroad yang berat. S mobilnya memang capable aja. Nah, ini kelihatan ya sekarang ya artikulasinya seperti apa itu kelihatan. Ah, enteng sih ini Triton mah asik. Aduh, enteng banget ini mah. Mama enggak ada takut-takutnya pakai [Tepuk tangan] ini. Ini juga ada drive mode. Cuman drive mode ini lebih ke arah ke ee jalan. Cuman kalau misalnya kita aktifin ke for low, for high gitu ya, itu langsung keluar modenya. Ada sand, ada mod gitu. Jadi keluar ada option tambahan. Kita coba ya desain ya. Eh, Madeng, Mad. Oke. W. Ini mengerikan slop-nya nih. Menjebak sebetulnya kayak yang enteng. Cuman ini seharusnya berat itu karena bahaya banget tengahnya. Bisa miring banget mobilnya. Overall mengenai Mitsubishi Triton terbaru. Merupakan mobil pekerja yang sudah mulai ganteng. Namun menurut kami biasa saja agak keramaian. Apabila Anda cari yang ganteng ya menurut kami masih Ford Ranger Raptor. Aduh mobil impian itu. Sayang sekali Tritan tidak membuat versi yang bisa dijadikan mobil tongkrongan. dan ganteng seperti Ranger Raptor. Namun di luar itu semua, Triton merupakan double kabin yang mudah untuk dikenali. Untuk yang baru pertama kali nyetir double kabin akan mudah untuk mengenali dimensinya dan manuver mobilnya. Dan untuk harganya sendiri punya range sangat luas dari tipe yang entry level yaitu HDX double cabin. Harganya Rp435.850.000 Dan tipe termahalnya yaitu Ultimate Automatic Transmission dengan harga Rp537.750.000. Totalnya ada 4 trim double cabin ini. Tritan mana yang Anda suka? Ah, silakan komentar di bawah mana yang cocok. Semua ini adalah opening pribadi saya dan mungang itu. Kami tidak dibayar oleh siapapun dan apapun yang terlihat pada video ini. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motomobi, Omobi dan Mmobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media Anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek motomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton.
